cover
Contact Name
Marina Sulistyati
Contact Email
mktaniternak@gmail.com
Phone
+6222-7798241
Journal Mail Official
mktaniternak@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bandung Sumedang Km21, Jatinangor
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Media Kontak Tani Ternak
ISSN : -     EISSN : 26858843     DOI : https://doi.org/10.24198/mktt
Core Subject : Agriculture, Social,
Jurnal Media Kontak Tani Ternak adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya yang berhubungan dengan bidang pertanian, peternakan, perikanan dan biosains dalam arti luas, yang meliputi: budidaya pertanian, pengendalian hama, produksi ternak, nutrisi ternak, reproduksi ternak, animal welfare, kesehatan masyarakat, sosial ekonomi peternakan, sosial ekonomi pertanian, teknologi hasil peternakan, pasca panen, teknologi industri pertanian dan agroindustri, yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh Dewan Editor, sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Articles 71 Documents
Pelatihan Penyusunan Ransum Ruminansia dengan Metode Sederhana di Kelompok Tani Ternak Jaya Makmur Desa Sidamulih Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran Endah Yuniarti; Raden Febrianto Christi; Diky Ramdani
Media Kontak Tani Ternak Vol 3, No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v3i1.31622

Abstract

Pakan merupakan salah satu faktor utama dalam produksi peternakan karena pakan menghabiskan 60-70% biaya produksi. Pemberian ransum yang baik dan pemilihan bahan pakan yang tepat menjadi salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh peternak. Kemampuan tersebut diharapkan mampu menjadikan biaya produksi peternakan menjadi lebih efisien. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan adanya sebuah program yang dapat menjadi sarana transfer informasi terkait penyusunan ransum kepada peternak. Kelompok Tani Ternak Jaya Makmur Desa Sidamulih Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran merupakan kelompok peternak ruminansia yang mengalami kendala dalam teknis beternak terutama masalah pemberian pakan. Pelatihan penyusunan ransum dilaksanakan dengan harapan mampu membantu peternak menyelesaikan permasalahannya. Pelatihan ini dilaksanakan secara tatap muka dengan penerapan protocol kesehatan yang ketat. Pelatihah ini berjalan dengan lancer karena antusiasme peserta yang tinggi. Selain itu, setelah mengikuti pelatihan ini peserta menjadi paham perbedaan antara bahan pakan dan ransum, golongan bahan pakan, kebutuhan bahan kering ternak berdasarkan bobot badan, kandungan bahan kering pakan, serta cara menyusun ransum ternak yang baik. 
Penyuluhan Dan Pelatihan Tentang Menyikapi Wabah COVID19 Melalui Hidup Bersih dan Sehat Dengan Cara Mengolah Limbah Rumah Tangga di Kelompok PKK RT01 RW13 Padasuka Indah, Kelurahan Padasuka, Kota Cimahi Yuli Astuti Hidayati; Eulis Tanti Marlina; Wowon Juanda; Deden Zamzam Badruzaman; Ellin Harlia
Media Kontak Tani Ternak Vol 2, No 3 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v2i3.29373

Abstract

Pandemi covid19 menyebar dengan cepat dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Penyebarannya sangat cepat, sehingga hampir seluruh negara yang terjangkit wabah covit19, tidak ada yang mempersiapkan masyarakatnya untuk menghadapi hal tersebut. Kebijakan pemerintah mengharuskan masyarakat untuk stay at home, bahkan bekerja, sekolah dilakukan dari rumah, menggunakan metode daring. Sosialisasi dan penyuluhan tentang pemahaman covid19 serta hidup bersih dan sehat dengan mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk organik, perlu dilakukan agar masyarakat dapat bersikap positif dalam menghadapi pandemic covid19 ini.  Sebelum dilakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang covid19, masyarakat secara umum telah mengetahui mikroorganisme penyebab penyakit, cara pencegahannya dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat tetapi secara specific untuk kasus covid19, masyarakat masih belum sepenuhnya mengetahui, dan masyarakat belum melakukan pengolahan limbah dapur sebagai wujud pola hidup bersih dan sehat, hal ini tergambar dalam hasil pre-test dan post-test yang dilakukan pada ibu-ibu PKK. Kesimpulan sosialisasi dan penyuluhan yang dilakukan di RT01 RW20 Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi secara keseluruhan dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu PKK dalam hal penyebab penyakit, gejala covid19, tindakan preventif dengan melaksanakan hidup bersih dan sehat, serta melakukan pengolahan limbah dapur dan memanfaatkan kompos yang dihasilkan.
Pelatihan Pembuatan Jerami Padi Terfermentasi untuk Peternak Domba di Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon Diky Ramdani; Husmy Yurmiaty; Siti Nurachma; Nur Kholis; Fitriyani Fitriyani; Khofifah Ayu; Mulyati Binti Mustapa
Media Kontak Tani Ternak Vol 3, No 2 (2021): Mei
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v3i2.32448

Abstract

Pelatihan pembuatan jerami padi terfermentasi untuk peternak domba telah dilaksanakan di Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon dengan jumlah peserta 10 orang. Jerami padi terfermentasi dapat menjadi alternatif hijaun pakan domba menggantikan rumput yang ketersediannya semakin berkurang terutama pada musim kemarau. Pelatihan pembuatan jerami padi terfermentasi bermanfaat bagi peternak domba setempat karena hasil kuesioner menyatakan sebagian besar peternak belum mengetahui prosedur pembuatan jerami padi terfermentasi sebelumnya. Peternak juga belum mengetahui nilai manfaat teknologi fermentasi dalam meningkatkan kualitas jerami padi. Hasil kuesioner meyatakan peternak ingin mencoba membuat jerami padi termentasi untuk pakan domba mereka. Prosedur detail mengenai pembuatan jerami padi terfermentasi disampaikan dalam bentuk video yang dapat diunggah pada aplikasi Youtube. Peternak dapat melihat langsung contoh jerami padi terfermentasi dalam tong biru yang dibawa oleh narasumber.
Pengembangan Kewirausahaan Produk Pangan Asal Pertanian dan Peternakan di Desa Cileles Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang ELLIN HARLIA; Eulis Tanti Marlina; Yuli astuti
Media Kontak Tani Ternak Vol 2, No 4 (2020): November
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v2i4.30571

Abstract

Cileles Village has enormous potential, both from human resources and natural resources. The entrepreneurial atmosphere in Cileles Village has been formed with the emergence of home industry entrepreneurs such as banana chips, cassava chips, catering, resin sculpture, furniture business, farming / livestock business, bag convection business, and groceries business. Entrepreneurial activities carried out by the community in Cileles Village have various obstacles that can hinder the running of the business, including marketing, regeneration, knowledge of how to produce good processed food, use of labels, raw materials, and licensing. The marketing area carried out by entrepreneurs in Cileles Village is only around Jatinangor, so that their business is underdeveloped. Increasing knowledge of entrepreneurs in Cileles is needed, assistance to PKK members is one of them. The method used in this extension is through entrepreneurship training. The target is PKK members as many as 30 people. The training materials include simple bookkeeping with Google sheets, food safety training on good food processing, repairing packaging, repairing labels, choose an alternative product if raw material is difficult and assistance in preparing permits.
Penguatan Kelompok, Koperasi Dan Kewirausahaan Pada Peternak Sapi Pasundan Di Kabupaten Kuningan Munandar Sulaeman; Marina Sulistyati; Linda Herlina; Anita Fitriani; Unang Yunasaf; Hermawan Hermawan
Media Kontak Tani Ternak Vol 3, No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v3i1.31790

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai penguatan kelompok, koperasi dan kewirausahaan dalam rangka peningkatan pendapatan khususnya bagi peternak sapi Pasundan di kabupaten Kuningan. Permasalahan yang muncul adalah belum optimalnya pemahaman peternak mengenai peran kelompok, permintaan akan pendirian koperasi dan peluang meningkatkan usaha sapi Pasundan menjadi usaha mencirikan kewirausahaan.Pendekatan formal dan informal digunakan dalam pelatihan agar materi dapat diterima dengan mudah oleh peserta. Pelatihan dan penyuluhan dilakukan melalui tahapan: observasi awal, diskusi mengenai permasalahan dan solusi, pemaparan, serta evaluasi, namun terkait dengan pandemi covid maka materi disampaikan dalam bentuk video yang diunggah pada aplikasi youtube. Kegiatan dilaksanakan pada Kelompok Ciciap dan Jaksataruna di Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan. Jumlah Peserta yang diundang dalam kegiatan sebagai tokoh penyebar video materi PKM adalah sebanyak 20 orang. Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan peternak mengenai penguatan kelompok, koperasi, dan kewirausahaan. Selain itu, peternak, terutama ketua kelompok memberikan respon positif terhadap rencana pembentukan koperasi di wilayahnya. Strategi para peternak selanjutnya adalah merencanakan pendirian koperasi dari dua kelompok tersebut.Kata kunci: Sapi Pasundan, Kelompok Peternak, Koperasi, Kewirausahaan
INTRODUKSI PEMBUATAN PAKAN DARI BAHAN ALTERNATIF PERING KELAPA UNTUK MENUNJANG BUDIDAYA IKAN Kiki Haetami Haetami; Junianto Junianto Junianto; Abun Hasbuna Hasbuna
Media Kontak Tani Ternak Vol 2, No 3 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v2i3.25123

Abstract

Desa Margaasih terletak di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Desa Margaasih sebagian besar didominasi oleh lahan pertanian dan perkebunan. Luas wilayah perkebunan Desa Margaasih yaitu 22,00 Ha dan luas tanah sawah yaitu 121,05 Ha., diantaranya terdapat potensi peternakan dan perikananKegiatan pengabdian masyarakat bertujuann sosialisasi pemanfaatan limbah pasar dan pertanian yang selama ini belum diolah menjadi suatu produk yang memiliki nilai guna, melalui proses pengolahan menggunakan jasa mikroba yang berasal dari lingkungan untuk ternak dan ikan.  Hal tersebut memiliki arti penting, karena pakan alternatiif hasil biokonversi mikroba selain untuk mengatasi ketergantungan akan pakan komersial juga bernilai tambah sebagai prebiotik. Masyarakat cukup responsif dan antusias selama kegiatan, dapat dilihat dari keaktifan dan pastisipatif selama proses PPM terintegrasi berlangsung. Bahan pering kelapa mudah diperoleh sebagai limbah pasar yang lokasinya di lingkungan desa, hal ini direspon pula oleh salah satu pembudidaya ikan yang memiliki mata pencaharian utama sebagai pedagang di pasar.  Respon positif juga didapatkan oleh kelompok tani Sugih Mukti yang berpengalaman dalam bidang agroindusti di Desa Margaasih salah satunya dengan mencoba proses fermentasi alamiah dan mengintroduksikan pengolahan pering kelapa menggunakan ragi (Saccharomyces sp.) dan jamur oncom (Neurospora sp.).  Pengolahan limbah pering kelapa dapat dijadikan sebagai pakan alternatif untuk mengurangi penggunaan pakan komersil.
PEMBENIHAN MENGGUNAKAN TEKNIK HIPOFISASI SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGBIAKAN IKAN TAGIH (Mystus nemurus C.V.) Yuli Andriani; Irfan Zidni; Walim Lili; Ujang Subhan
Media Kontak Tani Ternak Vol 3, No 2 (2021): Mei
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v3i2.33096

Abstract

Kegiatan penyuluhan ini telah dilaksanakan di Kelompok UPR Karper Mina, Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang, Jawa Barat,  bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan dalam melakukan pemijahan buatan pada ikan tagih menggunakan teknik hipofisasi. Program ini dilaksanakan bulan Juli hingga Agustus 2008. Metode yang dilakukan pada program ini meliputi : survei dan observasi lapangan, sosialisasi, penyuluhan, penyiapan larutan hormon, cara penyuntikan menggunakan hormon dan pendampingan. Penyediaan benih selama ini dilakukan pada jenis ikan yang terbatas dan menggunakan teknik pemijahan tradisional, sehingga pembudidaya sebaiknya memiliki kemampuan memijahkan dengan teknik pemijahan buatan sehingga kapasitas dan kualitas produksi benih akan meningkat. Hasil survei dan observasi lapangan menunjukkan terdapat potensi sumber induk ikan serta sumber daya manusia yang dapat dioptimalisasikan untuk mendukung kegiatan perikanan diantaranya dalam teknik memijahkan secara buatan untuk meningkatkan produksi benih ikan. Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran terdiri para pembenih ikan yang tergabung dalam Kelompok UPR Karper Mina. Tahap pertama yaitu penyuluhan mengenai potensi dan peran penting ikan tagih sebagai sumber daya hayati Jawa Barat yang langka. Setelah dilakukan penyuluhan tentang cara pemijahan secara buatan menggunakan hormon dan alat bahan yang diperlukan,  selanjutnya dilakukan praktek memijahkan ikan tagih dengan teknik hipofisa. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat memahami cara memijahkan ikan tagih secara buatan dengan menggunakan teknik hipofisasi dan dapat meningkatkan produksi benih ikan secara mandiri.
Sosialisasi Pengolahan Limbah Ternak menjadi Pupuk Organik di Kelompok Peternak Medal Giri Bakti Desa Jatiroke Kabupaten Sumedang Eulis Tanti Marlina; D Zamzam Badruzzaman; Yuli Astuti Hidayati; Ellin harlia; Wowon Juanda
Media Kontak Tani Ternak Vol 2, No 4 (2020): November
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v2i4.30573

Abstract

Dalam mencapai  konsep zero waste dalam industri peternakan, pengetahuan peternak dalam teknologi pengolahan limbah ternak menjadi hal yang sangat penting.    Salah satu teknologi yang dapat diseminasikan kepada peternak adalah teknologi pengolahan limbah ternak.   Pelaksanaan  yang digunakan pada program pengabdian kepada masyarakat  ini adalah melalui penyuluhan   berdasarkan pendekatan kelompok melalui temu lapang (field day), ceramah, dan demonstrasi cara.  Mitra dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah kelompok peternak Medal Giri Bakti di Desa Jatiroke Kecamatan Jatinangor Sumedang.  Kelompok Peternak Medal Giri Bakti memelihara ternak sapi potong untuk pembibitan sebanyak 23 ekor.   Permasalahan yang akan dihadapi oleh mitra adalah persoalan limbah ternak sapi potong yang perlu ditangani secara tepat.  Di sisi lain, peternak harus menyediakan hijauan pakan ternak yang berkualitas dan kontinyu agar ternak sapi yang dipelihara dapat terjamin kualitas pakannya.  Pemanfaatan limbah ternak sapi potong sebagai pupuk organik dapat mendukung peternak dalam kemandirian pakan hijauan ternak.   Hasil pengolahan limbah ternak adalah pupuk organik cair dan pupuk organik padat  berupa vermicompost.  Anggota Kelompok Ternak Medal Giri Bakti sebagian besar belum menguasai teknologi pengolahan limbah secara terpadu.  Setelah program penyuluhan berlangsung selama 6 bulan, semua anggota relative menguasai walaupun belum mempraktekkan sendiri.  Diperlukan monitoring dan evaluasi yang berkesinambungan untuk mencapai target yang diharapkan.  
Pelatihan Berbagai Olahan Susu Sapi sebagai Upaya Pengawetan, Menambah Nilai Ekonomi, dan Konsumsi Susu Iin Susilawati; Wendry Setiyadi Putranto; Lizah Khairani
Media Kontak Tani Ternak Vol 3, No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v3i1.32501

Abstract

Susu dan produk susu dikenal sebagai bahan makanan bergizi tinggi dan baik untuk kesehatan. Berdasarkan data, konsumsi susu orang Indonesia tergolong rendah di Asia Tenggara. Kemudian ada juga orang-orang yang tidak bisa mengkonsumsi susu sapi murni karena menimbulkan diare. Selain itu susu merupakan bahan yang mudah sekali rusak sehingga perlu upaya pengawetan dengan mengolahnya menjadi berbagai produk. Pengolahan susu murni  misalnya menjadi yoghurt, pudding susu, es krim, susu goreng dan pancake,  bisa mengurangi kandungan laktosa susu sehingga mengurangi gejala laktosa intolerant, menambah nilai ekonomi sekaligus melakukan pengawetan sehingga daya simpan susu menjadi lebih lama. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat  mengenai kandungan nutrient susu dan  berbagai cara pengolahan susu yang baik, sehingga diharapkan konsumsi susu akan meningkat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara virtual dengan melakukan webinar menggunakan aplikasi zoom karena terjadinya pandemi covid-19 yang menyebabkan adanya pembatasan interaksi social. Peserta webinar diikuti 76 orang terdiri dari mahasiswa, masyarakat di sekitar tempat tinggal mahasiswa dan masyarakat umum lainnya.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta mengikuti webinar ini  dengan  baik dan antusias. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan para peserta serta terjadi diskusi yang cukup interaktif antara pemateri dan para peserta.
Pengolahan Limbah Peternakan Sapi Potong Menggunakan Bioaktivator Asal Limbah Rumah Tangga Organik sebagai Upaya Sanitasi Lingkungan di Kelompok Ternak Mulya Abadi Kertajati Majalengka Oki Imanudin; Dini Widianingrum; Aaf Falahudin
Media Kontak Tani Ternak Vol 2, No 3 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v2i3.26929

Abstract

Kelompok Ternak Mulya Abadi merupakan kelompok usaha  ternak potong yang berlokasi di Dusun Kertamulia, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Kertajati. Dua sampai empat ekor sapi potong dipelihara oleh para peternak kelompok ini sebagai mata pencaharian sampingan dari bertani. Pemeliharaan ternak bersifat intensif yaitu pola pemeliharaan sapi dengan cara dikandangkan. Pola pemeliharaan ini menghasilkan limbah peternakan sapi potong yang terkonsentrasi di sekitar kandang.  Di sisi lain, keluarga peternak pun menghasilkan limbah rumah tangga organik. Bila tidak ditangani dengan baik, kedua jenis limbah tersebut akan menjadi sumber pencemaran lingkungan yang berdampak pada kesehatan. Namun, limbah-limbah ini dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Pengolahan limbah peternakan sapi potong dan limbah rumah tangga organik dapat dilakukan secara terpadu melalui teknik pengomposan dengan memanfaatkan limbah rumah tangga organik sebagai bioaktivator untuk mempercepat proses pengomposan, sehingga sanitasi lingkungan tetap terjaga sekaligus terciptanya peternakan yang ramah lingkungan dengan mengusung konsep zero waste. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode demplot dan pembinaan Kelompok Ternak Mulya Abadi dan ibu-ibu PKK Desa Mekar Jaya Kecamatan Kertajati secara berkala. Pembinaan dan pendampingan dilakukan secara kontinyu dalam kurun waktu 3 – 4  bulan, melalui pertemuan, diskusi dan praktek pemilahan limbah rumah tangga organik, pembuatan bioaktivator dan proses pembuatan kompos.