cover
Contact Name
Marina Sulistyati
Contact Email
mktaniternak@gmail.com
Phone
+6222-7798241
Journal Mail Official
mktaniternak@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bandung Sumedang Km21, Jatinangor
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Media Kontak Tani Ternak
ISSN : -     EISSN : 26858843     DOI : https://doi.org/10.24198/mktt
Core Subject : Agriculture, Social,
Jurnal Media Kontak Tani Ternak adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya yang berhubungan dengan bidang pertanian, peternakan, perikanan dan biosains dalam arti luas, yang meliputi: budidaya pertanian, pengendalian hama, produksi ternak, nutrisi ternak, reproduksi ternak, animal welfare, kesehatan masyarakat, sosial ekonomi peternakan, sosial ekonomi pertanian, teknologi hasil peternakan, pasca panen, teknologi industri pertanian dan agroindustri, yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh Dewan Editor, sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Articles 71 Documents
Pelatihan Pengolahan Semen dan Teknik Inseminasi Buatan pada Domba Di Desa Genteng Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang Nurcholidah Solihati; Siti Darodjah Rasad; Nena Hilmia
Media Kontak Tani Ternak Vol 4, No 1 (2022): Februari
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v4i1.39237

Abstract

Desa Genteng Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang memiliki kelompok peternak Jaya Makmur yang masih mengelola sistem perkawinan ternak secara tradisional, sehingga penerapan program Inseminasi Buatan (IB) perlu diketahui oleh para peternak. Penerapan program IB membutuhkan suatu pengetahuan dimana terkait pula dengan metode deteksi berahi pada ternak, yang perlu juga dimiliki peternak, sehingga program ini dapat membantu meningkatkan populasi ternak dan diharapkan akan diperoleh keuntungan usaha yang lebih tinggi. Permasalahannya adalah para peternak di Desa tersebut belum memiliki pengetahuan tentang teknologi reproduksi yang dimaksud. Tujuan kegiatan ini yaitu diharapkan peternak dapat melaksanakan program sinkronisasi estrus dan IB secara mandiri sehingga pendapatan peternak dapat meningkat. Target yang ingin dicapai adalah dihasilkan modul pelatihan IB dan peternak memperoleh pengetahuan teknologi tepat guna program IB pada Domba. Metode pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah dan mencapai tujuan tersebut yaitu dengan cara melakukan pelatihan, difusi iptek dan simulasi iptek melalui beberapa langkah yaitu: metode ceramah, diskusi, tanya jawab, peragaan dan praktek. Kegiatan meliputi penyuluhan tentang program IB, pelatihan teknis IB terdiri dari perakitan alat penampungan semen (vagina buatan), penampungan semen, pengenceran, pelatihan SE meliputi teknis implan spons.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan peternak mengenai program IB dan sinkronisasi estrus pada domba baik dari segi tujuan, manfaat dan teknis pelaksanaannya, namun masih perlu pelatihan lebih lanjut. Disimpulkan bahwa metode pendekatan yang digunakan melalui pelatihan, difusi iptek dan simulasi iptek pada kegiatan ini telah berhasil mencapai tujuan dengan indikator peserta pelatihan telah memiliki pengetahuan baru mengenai program Inseminasi Buatan yang meliputi teori dan keterampilan.
DEVELOPMENT OF GROUP DYNAMICS FOR MEMBER'S BUSINESS SUCCESS (PPM activities at the “Pinter” Women Farmers Group in Cibiru Wetan Village Cileunyi District, Bandung Regency, West Java) Unang Yunasaf; Marina Sulistyati; Syahirul Alim
Media Kontak Tani Ternak Vol 4, No 1 (2022): Februari
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v4i1.39935

Abstract

The existence of groups, including the Women's Farmers' Group, is an important part of improving the quality of its members. This study aims to examine: (1) how the conditions of the Cibiru Wetan “Pintar” Women Farmer Group, Cileunyi District, Bandung Regency, West Java Province are seen from the implementation of their functions as a farmer group, and (2) how the implementation of PPM in “Pintar” KWT in maintaining dynamics in his group. The service activities carried out are aimed at helping Cibiru Wetan “Pintar” KWT in maintaining the dynamics of the group as part of the Hybrid integrative PPM for the January-February 2022 period. The main activities carried out are mentoring the implementation of smart expo activities, and Focus Group Discussion (FGD) developing group dynamics . The results of the study show that KWT seen from the function of the group has carried out its function, especially as a learning class, and a vehicle for collaboration. The PPM activities carried out at the “Pintar” KWT have helped the implementation of the Smart Expo activities well. The results of the FGD as an effort to develop group dynamics show that KWT “Pintar” is classified as having good group dynamics.Keywords: Group dynamics, farmer women, business success
PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK SEBAGAI PUPUK ORGANIK UNTUK MENGURANGI PENGGUNAAN PUPUK KIMIA Azmi Mangalisu; Andi Kurnia Armayanti; Bahri Syamsuryadi; Abdul Hakim Fattah; Khaeruddin .
Media Kontak Tani Ternak Vol 4, No 1 (2022): Februari
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v4i1.38106

Abstract

Usaha pertanian yang dijalani kadang mengalami kendala karena pupuk yang digunakan terbilang langkah dan mahal di Desa Bonto sehingga perlu penyuluhan dan pelatihan tentang pemanfaatan limbah ternak sapi terutama feses sapi untuk dijadikan pupuk organik padat yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman perkebunan para petani di Desa Bonto. Kegiatan ini diawali dengan proses identifikasi area sasaran yakni desa Bonto kemudian dilanjutkan dengan observasi dan wawancara langsung dengan warga. Jadwal pelaksanaan program pelatihan pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak dilakukan dengan mitra kelompok tani, disusun sesuai dengan rencana solusi yang ditawarkan dengan implementasi program. Hasil kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik untuk mewujudkan pertanian ramah lingkungan di Desa Bonto didasarkan pada respons peserta sebagai pelaku pertanian sangat tertarik terhadap materi pelatihan sesuai dengan sasaran dan metode pelatihan. Dampak positif yang diperoleh berupa meningkatkanya tingkat kesejahteraan masyarakat karena keberadaan kelompok tani yang menggunakan pupuk organik yang mampu memberikan stimulus kepada masyakat setempat untuk melakukan pembuatan pupuk organik dari limbah ternak, selain membuka lapangan pekerjaan baru, dengan adanya kelompok tersebut menambah tingkat pendapatan masyarakat meskipun itu bukan menjadi pekerjaan tetap melainkan pekerjaan sampingan tetapi memiliki asas manfaat yang sangat besar yaitu peningkatan pendapatan masyarakat yang ada di Desa Bonto Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai. Program pengabdian kepada masyarakat telah tepat sasaran. Dimulai dari survei lokasi, penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk organik dari bahan dasar feses sapi. Peserta pelatihan juga memiliki antusiasme yang tinggi untuk memperoleh pengetahuan tentang teknologi pengolahan feses sapi menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan.
Penerapan Teknologi Inseminasi Buatan pada Ternak Kambing Perah untuk Percepatan Pemenuhunan Kebutuhan Protein Hewani Masyarakat Ken Ratu gharizah Alhuur; Rangga Setiawan; Raden Febrianto Christi
Media Kontak Tani Ternak Vol 4, No 1 (2022): Februari
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v4i1.38216

Abstract

Ketersediaan ternak dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani semakin tahun semakin meningkat, Kambing perah dengan karakteristik prolific sangat berpotensi untuk mendukung peningkatan populasi ternak di Indonesia dan menjadi sumber pemenuh kebutuhan protein hewani di Indonesia. Sebagai salah satu cara untuk mengoptimalkan peningkatan populasi ternak tersebut, maka penerapan teknologi inseminasi buatan pada peternakan kambing perah perlu untuk dilakukan. Pelatihan bagi para peternak kambing perah maupun inseminator perlu banyak dilakukan guna memperkaya keilmuan dan juga kemampuan mereka. Pelatihan mengenai teknologi inseminasi buatan pada ternak kambing perah dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan juga zoom meeting. Sasaran utama dari pelatihan ini adalah para peternak kambing perah milenial dan para inseminator, namun terbuka juga bagi umum yang ingin menambah wawasan mengenai teknologi inseminasi buatan. Respon yang didapat dari para partisipan sangat baik, hal ini dapat terlihat dari antusiasme partisipan pada sesi tanya jawab dan hasil pre-test serta post-test. Harapan dari para partisipan adalah agar pelatihan ini dapat dilakukan secara luring sehingga dapat meningkatkan kemampuannya secara hard skill.
Sosialisasi Pangan ASUH (AMAN, SEHAT, UTUH, DAN HALAL) dan Jajanan Sehat Dalam Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat atas Kualitas Hidup Sehat Trianing Tyas Kusuma Anggaeni; Noormarina Indraswari; Budi Sujatmiko
Media Kontak Tani Ternak Vol 4, No 1 (2022): Februari
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v4i1.38627

Abstract

Kesadaran masyarakat terhadap kualitas dan keamanan pangan asal hewan meningkat saat masa pandemi Covid-19, mulai dari daging dan telur ayam, daging sapi, dan daging ikan yang termasuk ke dalam pangan asal hewan. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkan keamanan pangan di Indonesia adalah dengan menerapkan pola pangan ASUH (Aman, Sehat, Utuh, halal), yaitu pangan yang bebas dari kontaminasi berbahaya (kontaminasi fisik, kimia atau biologis), memiliki nilai gizi yang tinggi, tidak tercampur bahan lain, dan diolah berdasarkan syariat Islam sehingga halal untuk dikonsumsi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terintregasi, dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terkait kontaminasi berbahaya pada pangan asal hewan, sosialisasi konsep Pangan ASUH serta mengurangi angka keracunan makanan khususnya di sekolah dasar dan menambah pengetahuan bagi anak-anak agar mengetahui jajanan yang sehat. Kegiatan edukasi dilaksanakan kepada masayarakat, pedagang dipasar tradisional Pasar Resik dan Pasar Cileunyi, siswa sekolah daasar SD Negri Mekarsari, 15 pedagang produk olahan asal hewan, dan disosilisasikan lebih jauh melalui platform media sosial youtube dan Instagram. Konten yang disebarkan telah menjangkau 9.181 akun instagram dengan 78,8%nya berada di rentang umur 25-34 berdasarkan insight akun instagram.
Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik Menjadi Alternatif Bahan Pakan Ikan dan Produk Bernilai melalui Media Daring Yuli Andriani; Fittrie Meyllianawaty Pratiwy; Rusky I. Pratama; Muhammad Fatah Wiyatna
Media Kontak Tani Ternak Vol 4, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v4i2.42463

Abstract

Penyebab umum dari pencemaran lingkungan ialah berbagai jenis sampah termasuk di dalamnya sampah organik rumah tangga. Jenis limbah rumah tangga ini terdiri dari benda-benda atau bahan-bahan hasil aktivitas harian manusia seperti dedaunan kering, sisa-sisa sayuran dan buah-buahan yang telah tidak dapat dimanfaatkan lagi. Permasalahan yang masih belum teratasi dengan baik dan benar hingga saat ini ialah limbah rumah tangga organik. Volume sampah rumah tangga yang semakin tinggi dan kondisinya yang semakin hari semakin menumpuk menyebabkan pencemaran lingkungan sekitar yang tidak bisa dihindari. Berdasarkan hal tersebut, tindakan-tindakan lebih lanjut dalam menangani dan mengolah limbah organik rumah tangga sangat diperlukan. Diharapkan ke depannya sampah-sampah organik rumah tangga tersebut tidak akan menyebabkan pencemaran lingkungan sekitar sehingga tingkat status kesehatan manusia dapat terjaga. Sosialisasi pengolahan sampah terutama sampah rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna dan manfaat telah dilakukan melalui webinar “Pilah olah sampah jadi rupiah” dengan materi Pemanfaatan limbah organik sebagai alternatif bahan pakan dan Olah sampah organik jadi rupiah. Sosialisasi daring ini dihadiri dari berbagai latar belakang dan memiliki tingkat antusiasme peserta yang baik (Skor Likert: 85).
INTRODUCTION TO CORN CROP (Zea mays Saccharata L.) PRODUCING BABY CORN AND FORAGE WITH VARIETIES AND HARVEST AGES IN CILELES VILLAGE, JATINANGOR DISTRICT, SUMEDANG REGENCY Nyimas Popi Indriani; Heryawan Kemal Mustafa; Romi Zamhir Islami
Media Kontak Tani Ternak Vol 4, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v4i2.43394

Abstract

ABSTRACT The community service in Cileles Village aimed to increase insight through the knowledge and skills of farmers/breeders (Al Hikmah farmer group) about the use of corn plants as superior quality forage. The activity was carried out on Tuesday 19 July 2022 at Madrasah Al Hikmah RW 06 Cileles Village, Jatinangor District, Sumedang Regency. Community service was carried out using participatory empowerment methods which included counseling, mentoring and material assistance which actively involved the participation of the community in general and breeders in particular. The series of activities included: land preparation, planting and maintenance of corn plants. The corn used was a hybrid of various varieties of sweet corn (F1 Bonanza, F1 Janisa, F1Asia 86 and Sweet Lady). The corn seeds was planted in demonstration plots with a spacing of 70 cm x 20 cm. The conclusion from Community Service was that farmers/breeders became understand about the corn plants (Zea mays Saccharata L.) which produce baby corn and forage feed with various varieties and harvest ages. Farmers/breeders have planted the corn on the Al Hikmah farmer group’s fields.Keywords: Babycorn, forage,varieties, harvest ages
Edukasi Manajemen Pakan, Pemeliharaan, dan Penanganan Penyakit pada Kelompok Peternak Domba di Desa Nanggerang dalam Usaha Meningkatkan Pendapatan Keluarga Ken Ratu gharizah Alhuur; An An Nurmeidiansyah; Denie Heriyadi; Iman Hernaman; Siti Nurachma
Media Kontak Tani Ternak Vol 4, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v4i2.44399

Abstract

Edukasi mengenai manajemen pakan, manajemen pemeliharaan, dan manajemen penanganan penyakit yang sering menyerang ternak domba penting untuk dilakukan guna meningkatkan efisiensi peternakan domba yang dimiliki, sehingga pendapatan keluarga yang bersumber dari usaha beternak domba dapat ditingkatkan. Desa Nanggerang merupakan salah satu desa yang penduduknya cukup banyak berkecimpung di usaha peternakan domba. Sebagian besar peserta merupakan peternak lama, namun juga terdapat beberapa peternak baru dengan variasi jumlah ternak yang dipelihara kurang dari 10 ekor, 11-35 ekor, 36-50 ekor, dan >50 ekor. Edukasi mengenai manajemen pakan, pemeliharaan, dan penanganan penyakit ini dilaksanakan di areal peternakan milik salah satu peserta dengan metode penyampaian berupa ceramah dan diskusi terkait masalah ataupun tantangan yang pernah dihadapi oleh para peternak khususnya dalam manajemen pemeliharaan tersebut. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test pemahaman peternak terkait manajemen pakan, pemeliharaan, dan penanganan penyakit meningkat sebanyak 34,35 %, 28,3%, dan 27,6% dari yang sebelumnya 56,6%, 63%, dan 62,6%. Skor yang didapatkan peserta setelah mengikuti pelatihan ini adalah >80% dan termasuk ke dalam kategori baik.
Pelatihan Pembuatan Sosis Rendah Lemak sebagai Upaya Mendorong Diversifikasi Usaha Koperasi Serba Usaha Tandangsari dan Masyarakat Desa Cinanjung, Kabupaten Sumedang Dicky Tri Utama; Jajang Gumilar; Andry Pratama
Media Kontak Tani Ternak Vol 4, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v4i2.41689

Abstract

Produktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dapat ditingkatkan melalui upaya diversifikasi usaha atau diversifikasi produk yang dipasarkan. Pelatihan keterampilan produksi pangan sehat sangat diperlukan baik bagi pelaku usaha maupun masyarakat umum untuk membantu memulihkan perekonomian pasca pandemi Covid-19 dan wabah penyakit mulut dan kuku. Pelatihan keterampilan ini menyasar masyarakat yang berada dan bekerja di sekitar Koperasi Serba Usaha (KSU) Tandangsari, Kabupaten Sumedang dengan pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga (60%), karyawan (36,7%), dan pelajar (3,3%) yang berusia 20 sampai 58 tahun. Sebanyak 86,7% peserta menyatakan ingin memiliki pekerjaan tambahan untuk memperoleh penghasilan ekstra. Kegiatan ini menerapkan konsep training of trainer dengan menghadirkan perwakilan dari masyarakat yang berpengaruh di lingkungannya. Sebanyak 90% peserta menyatakan bahwa menambah varian produk, memperluas target pasar, dan melakukan promosi dapat meningkatkan penghasilan dari usaha. Modifikasi bahan penyusun makanan dengan mengurangi sumber lemak merupakan pilihan dari 93,3% peserta untuk menghasilkan pangan sehat dan rendah lemak. Pada akhir kegiatan, peserta pelatihan dapat membuat sosis rendah lemak, melakukan penyajian yang menarik dan memperoleh pengetahuan baru terkait literasi produk pangan hasil ternak.
Upaya Menciptakan Sanitasi di Lingkungan Peternakan Dengan Pendekatan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) ELLIN HARLIA; Yuli Astuti Hidayati; Eulis Tanti Marlina; Khairunnisa Nur Rahmah
Media Kontak Tani Ternak Vol 4, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v4i2.41835

Abstract

Pemerintah menerapkan sejumlah kebijakan untuk antisipasi penyebaran COVID-19,salah satunya adalah pengenalan protokol kesehatan 5M. Salah satu cara yang dapat dilakukan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh adalah dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di semua lingkungan termasuk  lingkungan peternakan.  Sasaran dari PKM ini yaitu   siswa SMPN 3 Jatinangor kelas 7 dan 9.  lokasi SMPN 3 berhadapan dengan peternakan sapi populasi 350 ekor dan sebagian siswa memelihara ternak di rumahnya. PKM dilakukan pada RW 11 dusun Cikeuyeup desa Cilayung Kecamatn Jatinangor Kabupaten Sumedang, Tujuan utama dari gerakan PHBS adalah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui proses edukasi sebagai bagian awal dari kontribusi setiap individu untuk menjalani kehidupan sehari-hari yang bersih dan sehat. untuk mencegah masuknya bibit penyakit di lingkungan peternakan, dan mendukung  tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Globals). Metode kegiatan yang dilakukan untuk PHBS melalui story telling, penyuluhan dan demonstrasi  pembuatan kompos dan biogas  kepada siswa SMPN 3 Jatinangor. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan descriptive statistics,  terdapat peningkatan pemahaman siswa mengenai PHBS setelah dilakukan sosialisasi. Pemberian materi dalam bentuk story telling, siswa menjadi lebih paham mengenai perilaku hidup bersih dan  sehat di lingkungan peternakan. Tindak lanjutnya yaitu melakukan donasi poster tentang sanitasi lingkungan, sanitasi individu, sanitasi pangan hasil ternak  kepada  SMPN 3.