cover
Contact Name
Al-Iqra Medical Journal
Contact Email
iqra@med.unismuh.ac.id
Phone
+6282349735264
Journal Mail Official
iqra@med.unismuh.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar Jl.Sultan Alauddin No.259 Makassar, 90221
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
ISSN : -     EISSN : 2549225X     DOI : 10.26618
Core Subject : Health,
Journal of Medicine and Health Indonesia is a peer-reviewed journal of medicine and health. This journal is designed as a forum for disseminating information and knowledge which is published twice a year. It publishes original articles, review articles, and case reports. It comprises biomedical science, clinical medicine, public health science, and medical science education. This journal has been established since 2018 (Print ISSN 2085-4145, ISSN Online 2527-2950) which is managed by the Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah Makassar.
Articles 121 Documents
ARRHYTHMIA MANAGEMENT IN CARDIOVASCULAR INTENSIVE CARE UNIT (CVICU): A LITERATURE REVIEW LAKSONO, SIDHI; PUTRA, RAMI PRATAMA
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 7 No. 2 (2024): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v7i2.13541

Abstract

Arrhythmia is a disease that can be life-threatening. There are two categories of arrhythmias, namely tachyarrhythmias and bradyarrhythmias. Both can be found in the emergency department (ER), general ward, intensive care unit (ICU), or cardiovascular intensive care unit (CVICU). The prevalence of arrhythmia is around 1.5% - 5% in the world population and what is often found is atrial fibrillation. Arrhythmia cases can be a challenge for doctors or health workers, especially in critical condition patients, so they require a comprehensive management approach in therapy for the causes and comorbidities that the patient has. In this literature review, existing arrhythmia management approaches in CVICUs will be described
PERBANDINGAN GAMBARAN MAKROSKOPIK DAN MIKROSKOPIK BERCAK SPERMA BERDASARKAN KARAKTERISTIK OBJEK KAIN SESUAI DENGAN WAKTU PENGAMBILAN ISKANDAR, ANDI IQBAL
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 7 No. 2 (2024): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v7i2.14229

Abstract

Air mani manusia adalah cairan tubuh kaya protein yang diproduksi oleh organ reproduksi pria. Sesuai data yang telah dikumpulkan oleh komnasklPerempuanrtymencatatkan ada bahwa dari 13.428 kasus, tercatat 15.466 bentuk kekerasan. Terbanyak adalah kekerasan fisik, yaitu dicoba ditemukan dalamtyik6,784 kasus atau hampir 44%. Untuk pengaduan ke Komnas Perempuan, kasus kekerasan seksual terbanyak adalah sebanyak 2.228 kasus dari 5.831 kasus berdasarkan bentuk kekerasan, atau 38%. Analisis semen merupakan satu langkah pemeriksaan pertama yang dilakukan untuk mengetahui keberadaan sperma pada kasus kejahatan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran makroskopik dan mikroskopik bercak sperma berdasarkan karakteristik objek kain sesuai dengan waktu pengambilan. Analisis sperma dapat dilakukan melalui analisis secara makroskopis dan mikroskopis terhadap sperma manusia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan uji Fisher Exact. Pemeriksaan analisis sperma pada air mani pria merupakan suatu.analisis.lengkap.yang.penting.untuk.menambah keilmuan untuk dapat membedakan karakteristik sperma pada kain berdasarkan waktu pada pelaku kejahatan seksual . Penelitian ini dilakukan di Laboratorium patologi klinik RS Bhayangkara Makassar. Hasil.dari.penelitian ini menunjukkan.bahwa tidak didapatkan adanya perbedaan pada gambaran Makroskopik (Bau,PH,dan Warna) dan mikroskopik sperma pada kain dalam waktu pengambilan 24 jam dengan hasil uji fisher diperoleh P-Value 1,000>0,05, penelitian ini juga menunjukkan tidak adanya perbedaan pada gambaran Makroskopik (Bau,PH,dan Warna) dan mikroskopik sperma pada kain dalam waktu pengambilan 48 jam dengan hasil uji fisher diperoleh P-Value (Warna 1,000>0,05, Bau 0,167>0,05, PH 0,515>0,05), sedangkan tidak ditemukan adanya perbedaan pada gambaran Makroskopik (PH,dan Warna) dan mikroskopik sperma pada kain dalam waktu pengambilan 72 jam dengan hasil uji fisher diperoleh P-Value (Warna 1,000>0,05, PH 0,576 >0,05), dan terdapat perbedaam gambaran Makroskopik bau dan mikroskopik dalam waktu 72 jam dengan uji fisher diperoleh P-Value Bau 0,045<0,05. Setelah melakukan seluruh rangkaian penelitian makroskopik dan mikroskopik bercak sperma berdasarkan karakteristik objek kain sesuai dengan waktu pengambilan, maka dapat.disimpulkan.tidak.ada.perbedaan.yang signifikan antara sampel 24,48 dan 72 jam. 
THE RELATIONSHIP BETWEEN THE PARITY AND THE OCCURRENCES OF LOW BIRTH WEIGHT (LBW) MUHYIDDIN, HUSNUL AMALIAH
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 7 No. 2 (2024): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v7i2.15096

Abstract

The Infant Mortality Rate (IMR) is a key indicator for assessing infant health, reflecting the current state of child health. According to WHO, most IMRs (60-80%) are caused by low birth weight babies weighing less than 2500 grams. LBW infants have a higher risk of morbidity and mortality compared to normal birth weight infants. This study aims to understand the relationship between parity and the incidence of LBW in UPT RSUD Lamaddukkelleng, Wajo Regency. The research method used was analytic observational with a case control approach. The sample consisted of mothers who gave birth to LBW babies as cases and mothers who gave birth to normal birth weight babies as controls. Data were collected from medical records of Lamaddukkelleng Hospital and analyzed using Chi-Square test. The results showed a significant relationship between parity and the incidence of LBW in UPT RSUD Lamaddukkelleng Wajo Regency, with a p value = 0.000 < 0.05, thus rejecting the null hypothesis (H0).
PROFIL PENGGUNAAN TUMBUHAN SEBAGAI OBAT TRADISIONAL OLEH MASYARAKAT KECAMATAN BARAS SULAWESI BARAT AMIN, ASNI
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 7 No. 2 (2024): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v7i2.15415

Abstract

Keragaman hayati yang tumbuh di Sulawesi Barat, telah banyak  dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan obat tradisional untuk mengobati  berbagai jenis penyakit. Demikian pula  masyarakat di kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengumpulkan informasi tentang  tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional oleh masyarakat Kecamatan Baras. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional yang dilakukan pada 100 responden yang mengisi inform consent dan teknik purposive sampling dan snowballing sampling  di 6 desa kecamatan Baras dengan cara survey. Hasil inventarisasi diperoleh 48 jenis tumbuhan obat termasuk dalam  30 famili, dan ada 5 spesies famili Zingiberaceae yang sering digunakan, antara lain : kunyit, kunyit hitam, bangle, jahe, dan lempuyang. Terdapat 20 jenis penyakit yang sering diderita masyarakat yang diobati dengan tumbuhan obat, antara lain: penyakit demam, diare, sembelit,  diabetes, hipertensi, asam urat, batuk, dan lainnya,  dengan sumber pengetahuan tentang  tumbuhan obat berasal dari informasi kerabat/tetangga sebesar 66%, dan hanya 1% dari tenaga kesehatan. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan yaitu daun sebesar 66%, penggunaan dalam bentuk tunggal 87,5%, cara penyajian berbentuk rebusan, seduhan dan bubur pasta.
THE INFLUENCE OF SECRETOME THERAPY ON ERECTILE DYSFUNCTION AND D-DIMER LEVELS IN PATIENTS WITH TYPE 2 DIABETES MELLITUS DIGAMBIRO, REZA ADITYA
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 7 No. 2 (2024): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v7i2.15635

Abstract

Introduction: The study aimed to determine the therapeutic effect of adipose-derived mesenchymal stem cell (MSC)-derived secretome on erectile function and D-dimer level, a biomarker for vascular health in T2DM men.Methods: An RCT performed on men aged 40 to 70 years with both T2DM and ED. The subjects were randomly allocated to receive secretome or placebo. Erectile function was measured by the International Index of Erectile Function (IIEF) questionnaire. They also had D-dimer levels measured before and after the intervention (ie, at 12 weeks). The primary analysis investigated differences in change of IIEF scores and D-dimer levels between groups using statistical tests. Moreover, we calculated a Pearson correlation coefficient to examine the relationship of both outcomes.Results: IIEF scores in the treatment group rose a mean of 3.06 points, compared to only half that amount with an increase of 0.5 points observed for control groups (p This difference was significant according to t-test (t = 6.72, p = 1.92e-07). The treatment group also experienced a more substantial decrease in D-dimer levels (-0.32 µg/mL on average) compared with the control group (an average change of -0.09 ug/ml), with a t-test statistic being-6.41(p = 4.44e−07). A minimal and not statistically significant correlation was also observed between improvements in IIEF scores with changes D-dimer levels (correlation coefficient: -0.11, p = 0.69).Conclusion : secretome therapy has demonstrated a significant increase in erectile function and reduction of D-dimer levels among patients with type 2 diabetes mellitus. 
THE POTENCIES OF AUTOLOGOUS-CONDITIONED PLASMA FOR THE TREATMENT OF OSGOOD–SCHLATTER DISEASE: A LITERATURE REVIEW SANANTA, PANJI; PUTRA, YUDHA ANANTHA KHAERUL; FUZIANINGSIH, EKA NOVIYA
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2025): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v8i1.15814

Abstract

Osgood-Schlatter disease (OSD) is characterized by inflammation of the patellar ligament at the tibial tuberosity resulting from growth-related overuse. Traction apophysitis of the anterior component of the tibial tuberosity (ATT) happens when the quadriceps muscle contracts at the point where the proximal tibial apophysis attaches to the tibia. The recommended interventions include the administration of analgesics, the provision of instruction on physical activity, and the implementation of physiotherapy. However, the duration of signs and symptoms can be extended. Autologous-conditioned plasma (ACP) injections are increasingly being employed in treating various musculoskeletal diseases due to their elevated concentration levels of growth factors compared to whole blood. The Autologous Concentrated Platelets (ACP) solution consists solely of platelet-rich plasma (PRP) devoid of leukocytes. This concentrated PRP will be administered via injection into the affected trauma region. The present literature evaluation used the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) methodology. The current literature review demonstrates that autologous conditioned plasma (ACP) is a suitable alternative therapy for osteochondritis dissecans (OSD). The efficacy of OSD treatment can be enhanced by administering autologous conditioned plasma (ACP) into the affected region. Using autologous conditioned plasma (ACP) to treat orthopaedic and traumatological conditions, such as OSD and other musculoskeletal injuries, has much potential as a therapeutic intervention in orthopaedics and traumatology.         
LATE POSTPARTUM HAEMORAGE E.C PLASENTA RESTAN DI RSD K.R.M.T WONGSONEGORO SEMARANG 2024: A CASE REPORT DINA, UCITHA SEPTYA; PURWIANDARI, HERVYASTI
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 7 No. 2 (2024): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v7i2.15824

Abstract

Persalinan erat kaitannya dengan pendarahan. Perdarahan postpartum merupakan penyebab kematian terbesar pada ibu yang ditandai dengan kehilangan darah lebih dari 500 ml pada persalinan per vaginam. Salah satu penyebab pendarahan adalah plasenta restan yaitu peristiwa tertinggalnya plasenta di dalam uterus sehingga menyebabkan perdarahan dan perlu dilakukan penanganan segera. Laporan kasus ini melaporkan kasus pendarahan postpartum yang disebabkan oleh plasenta restan di RSD K.R.M.T Wongsonegoro, Semarang. Berdasarkan hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik maka Ny. K. didiagnosis dengan late postpartum haemorage e.c plasenta restan, syok hipovolemi, anemia, dan dehidrasi ringan-sedang dengan tatalaksana utama kuretase. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dengan mengeksplorasi masalah late postpartum haemorage e.c plasenta restan dengan syok hipovolemik di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang yang dilakukan  tanggal 22 Mei 2024 – 20 Juli 2024. Subjek dalam penelitian ini yaitu Ny. K. Teknik pengumpulan data didapat dari data primer dengan melakukan anamnesis dan pengamatan langsung terhadap status perkembangan kesehatan ibu.
PERBANDINGAN ANTARA EFEKTIVITAS TEKNIK JAHITAN FIGURE-EIGHT DAN SIMPLE INTERRUPTED DALAM PRAKTIK KLINIS HAKIM, FRANSISCO GREGORIUS; HANDOKO, MARCEL; ANGGAYANTI, NYOMAN AYU
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2025): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v8i1.17050

Abstract

Prosedur ekstraksi gigi adalah tindakan rutin yang dilakukan oleh dokter gigi. Meski demikian, sering kali ditemukan komplikasi seperti rasa nyeri setelah ekstraksi. Salah satu cara untuk meminimalkan komplikasi pasca pencabutan gigi adalah dengan melakukan penjahitan, yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Teknik penjahitan yang umumnya digunakan adalah simple interrupted. Namun, terdapat juga teknik penjahitan lain yang sering kali memberikan hasil penutupan luka yang lebih optimal yaitu figure-of-eight. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana perbandingan efektivitas dan efisiensi dalam proses penyembuhan luka setelah pencabutan gigi antara teknik penjahitan figure-of-eight dan simple interrupted. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kepustakaan, di mana berbagai jurnal online yang relevan dikaji untuk mengumpulkan data pendukung. Kajian literatur ini melibatkan penelaahan berbagai sumber ilmiah yang menjelaskan teknik penjahitan, hasil klinis, dan pengalaman pasien terkait penyembuhan luka pasca ekstraksi gigi. Terdapat perbedaan yang signifikan dalam pengukuran lebar soket, namun tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dalam skor rasa nyeri. Penjahitan dengan teknik figure-of-eight menghasilkan penutupan luka yang lebih baik dibandingkan dengan teknik simple interrupted.
PERBANDINGAN HASIL AKHIR PEMBELAJARAN DARING DAN LURING PADA MATA KULIAH CLINICAL SKILL LAB I MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UIN ALAUDDIN MAKASSAR SARI, JELITA INAYAH; DJAWIYAH, SITTI; JALALUDDIN, SYATIRAH; KEMALAHAYATI, ANNISA DWI
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2025): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v8i1.17177

Abstract

Latar belakang:Wabah Covid-19 adalah penyakit menular yang menyebar ke seluruh dunia, kondisi ini mempengaruhi semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan oleh karena itu Program Studi Penddikan Dokter UIN Alauddin adalah salah satu Lembaga yang memberlakukan metode daring, termasuk pada mata kuliah Clinical Skill Laboratory. Tujuan: Tujuan penelitin ini membandingkan metode daring dan luring dengan hasil akhir dari mata kuliah CSL di program studi Pendidikan dokter. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian komparatif  dengan jenis penelitian deskriptif yaitu membandikan dua kelompok atau lebih. Hasil: Hasil penelitian ini adalah motivasi belajar pada pembelajaran luring lebih baik dari pada pembelajaran daring. Mahasiswa lebih banyak melakukan persiapan belajar pada kelas daring daripada luring serta mahasiswa banyak yang lebih memilih metode pembelajaran luring dari pada daring untuk mata kuliah CSL. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan capaian nilai akhir mahasiswa lebih baik pada metode luring daripada metode daring                                                                                                                                       
GAMBARAN PELAKSANAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI-KASSI KOTA MAKASSAR PALANCOI, NAJAMUDDIN ANDI; KEMALAHAYATI, ANNISA DWI; ANABARWATI, ANDI
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2025): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v8i1.17955

Abstract

Latar belakang: Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) adalah program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan upaya hidup sehat dan bersih, mencegah penyakit yang berhubungaan dengan lingkungan. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan survei deskriptif untuk mengevaluasi pelaksanaan lima pilar STBM di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi, pengambilan sampel meenggunakan metode convinience sampling dengan total 62 KK. Hasil penelitian menunjukan bahwa 100% melakukan stop buang air besar sembarangan, 98% responden melakukan cuci tangan pakai sabun dengan baik, 100% mengolah makanan dan minuman rumah tangga dengan baik, 100% melakukan pengamanan sampah rumah tangga dengan baik dan 98% melakukan pengamanan limbah cair rumah tangga. Dari hasil pengamatan 5 pilar STBM, semua kelurahan melaksanakan STBM dengan baik diatas 98%.

Page 12 of 13 | Total Record : 121