cover
Contact Name
Ahmad Fatah
Contact Email
fatahkudus1@gmail.com
Phone
+6281228228123
Journal Mail Official
fatahkudus1@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Kudus Jl. Conge Ngembalrejo PO BOX 51 Telp. (0291) 432677 Fax. (0291) 441613 Kudus 59322
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian
ISSN : 16936019     EISSN : 24776580     DOI : 10.21043/jp
Core Subject : Religion,
Focus: Jurnal Penelitian fokus pada penyediaan artikel ilmiah sosial keagamaan berbasis pada tema-tema yang berkembang yang hadir melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. Scope: Jurnal Penelitian mengkhususkan diri dalam studi sosial keagamaan, yang meliputi islamic studies, tarbiyah, syariah, ushuluddin, dakwah, sosiologi agama, antropologi agama, serta disiplin ilmu lainnya yang terkait dengan disiplin keagamaan.
Articles 329 Documents
Pendidikan Nilai dalam Pembelajaran PAI dan Implikasinya terhadap Perkembangan Moral Siswa (Studi Kasus di SMA I Bae Kudus) Dzofir, Mohammad
Jurnal Penelitian Vol 14, No 1 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v14i1.7401

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada implemntasi pendidikan nilai dalam mata pelajaran PAI di SMA Negeri I Bae Kudus dan implikasinya terhadap perkembangan moral siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode kualitatif digunakan karena metode ini dapat menjawab permaslahan yang telah ditentujan secara komprehensif. Selain itu dengan metode ini akan diperoleh data yang lebih lengkap, lebih mendalam, kredibel dan bermakna. Adapun hasil penelitiannya adalah bahwa Pembelajaran PAI di SMA I Bae Kudus diarahkan untuk mencapai standar kompetensi yang mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Dan Pembelajaran nilai melalui mata pelajaran PAI memberi dampak bagi perkembangan moralitas siswa yang tercermin dalam perilaku keberagamaan mereka. Salah satu indikator yang dapat diukur adalah adanya perubahan dan kemajuan dalam perilaku keberagmaan siswa, seperti peningkatan komitmen keberagamaan siswa, tumbuhnya kepedulian social kepada sesama serta ketaatan dalam menjaga etika pergaulan.
Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Pendidikan Pondok Pesantren Ritonga, Anas Habibi; Jamil, Muhammad; Harvius, H.; Mukhlishin, Ahmad
Jurnal Penelitian Vol 12, No 2 (2018): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v12i2.4140

Abstract

Human resource management works in the area of an organization's processes and policies by managing the human resources in it. Islamic boarding schools are da'wah and da'wah institutions that require HRM to achieve their expected goals. A strategy is needed to achieve the intended goals, including setting the direction of the organization, making environmental analysis, formulating strategies, implementing starategi, and evaluating. The presentation in this report uses the Preliminary formation, discussion and closing. Data collection uses a qualitative-descriptive and analysis-critical approach. Data sources are extracted from the literature relating to the formulation of the problem.
TRADISI MENGEMIS: PERGULATAN ANTARA EKONOMI DAN AGAMA: Studi Perilaku Mengemis Masyarakat di Demak Saleh, Khairul; Riyanto, Riyanto; Mustaqim, Muhamad
Jurnal Penelitian Vol 8, No 1 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v8i1.1339

Abstract

Abstract THE TRADITION OF BEGGING: STRIFE BETWEEN ECONOMICS AND RELIGION (THE STUDY OF SOCIETY BEGGING BEHAVIOR IN DEMAK). This paper is the result of a research about the begging behavior which has been done by the villagers of village Asinan, Demak. Perpetrators of begging or known by the term “wama-wama” generally were affected by economic and religious motifs. This economic motivation deals with how to earn money easily, spend few modal as well as capital gain. While religious motivations related to the perception of the perpetrators who believe that what they do is part of the rituals of the religion. In terms of the mode and form of behavior “wama-wama” varies, as accompany a mosque dome in a process, using city kamal, bring proposals and envelope models. But in general that is widely used is a proposal model. The mode is bringing a proposal of mosque and boarding school building. They deposit an amount of money that has been determined by the organizers, while the rest was the right of the offender.
REGULASI UU NOMOR 41 TAHUN 2004 TENTANG WAKAF (TINJAUAN SEJARAH-SOSIAL) Hadi, Solikhul
Jurnal Penelitian Vol 8, No 2 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v8i2.840

Abstract

REGULATION OF UU (LAW) NUMBER 41/2004 CON- CERNING ENDOWMENTS: HISTORICAL-SOCIAL OVERVIEW. Regulation of  UU No. 41/2004 on Wakaf  or Endowment viewed from the socio-political, socio-economic and socio- religious terms is crucial issues for the society. This paper examines the approach of  political law and a review of  the problem in the social-historical perspective. By using the grounded research model and comparative analysis techniques, the result showed that in the review of political law, UU No. 41/ 2004 on Endowment is a political step from government. It is used to achive the success of  PROPENAS (National Development Program) in the field of development of national law. While in the economic outlook, UU No. 41/2004 on endowment has the background and purpose to empower the productive endowments for the social welfare. Then, in a religious review, UU No. 41/2004 on endowment is a new breakthrough in wakaf jurisprudence toward dynamic and contextual fikih wakaf paradigm.keywords: Regulation, Historical-Social Review, Endowments.Permasalahan yang diteliti dalam studi ini adalah bagaimanakah regulasi UU No. 41 Tahun Tentang Wakaf ditinjau dari latarbelakang sosio-politik, sosio-ekonomi, dan sosio-keagamaan. Studi ini menggunakan metode kualitatif  dengan pendekatan politik hukum  dan  tinjauan  permasalahannya  adalah  tinjauan  sejarah- sosial. Model penelitian yang digunakan adalah model grounded research.   Untuk teknik analisis data menggunakan analisis komparatif, yaitu analisis terhadap setiap data atau kategori yang muncul selalu dilakukan dengan cara memperbandingkannya satu sama lain. Dalam tinjauan politik hukum, UU No. 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf  merupakan langkah politis pemerintah dalam menyukseskan  PROPENAS  (Program  Pembangunan  Nasional) di bidang pembangunan hukum nasional. Dalam tinjauan ekonomi, UU No. 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf  memiliki latar belakang serta tujuan untuk pemberdayaan wakaf secara produktif guna kemaslahatan dan kesejahteraan sosial. Dalam tinjauan keagamaan, UU No. 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf  adalah suatu terobosan baru dalam fikih wakaf, menuju paradigma fikih wakaf yang dinamis dan kontekstual.kata kunci: Regulasi, Sejarah-Sosial, Wakaf.
PEMANFAATAN GAME MONOPOLI AYO MENGAJI DALAM MENINGKATKAN KEGEMARAN MENGAJI AL-QUR'AN Arifin, Zaenal
Jurnal Penelitian Vol 13, No 2 (2019): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v13i2.6239

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan untuk: 1) mengetahui pelaksanaan kegiatan mengaji Al-Qur’an di Masjid Al-Mustofa Sukobubuk Margorejo Pati, 2) mengetahui penggunaan media game monopoli ayo mengaji dalam kegiatan mengaji Al-Qur’an di Masjid Al-Mustofa Sukobubuk Margorejo Pati, dan 3) mengetahui kegemaran siswa yang mengaji al-Qur’an dengan menggunakan media monopoli Ayo Mengaji di Masjid Al-Mustofa Sukobubuk Margorejo Pati. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber primernya adalah guru mengaji, ta’mir masjid dan para santri. Sedangkan sumber sekundernya dalah orangtua santri dan masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan  wawancara observasi  dan dokumentasi. Teknik  pengolahan  dan  analisis data kualitatif menggunakan  3 tahapan yaitu 1) reduksi data, 2) display data, dan 3) pengambilan kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah bahwa 1) pelaksanaan pembelajaran mengaji al-Qur’an di Masjid al-Mustofa yaitu pengenalan huruf hija’iyah, cara bacanya, penyambungannya, tajwid dan gharib menggunakan kitab Yanbu’a (susunan yayasan Arwaniyah Kudus) yang terdiri dari 7 jilid. 2) Penggunaan media monopoli Ayo Mengaji dalam belajar mengaji merupakan terobosan dalam penggunaan metode yang bervariasi dalam belajar mengaji, sehingga siswa tidak merasa bosan dan selalu semangat dalam belajar. Pelaksanaannya disesuaikan dengan permainan monopoli hanya saja materinya disesuaikan dengan materi belajar al-Qur’an. 3) Peserta didik yang mengikuti kegiatan mengaji menggunakan media monopoli cenderung sangat antusias, senang dan merasa tidak bosan. Hal ini dapat dilihat pada kehadiran peserta didik dan antusiasme mereka dalam mengikuti kegiatan mengaji. Mereka secara bersama-sama bekerja sama dan saling mengingatkan untuk menjawab perintah yang mereka dapatkan dari kartu umum. 
PEMIKIRAN PENDIDIKAN KI. HAJAR DEWANTARA DAN RELEVANSINYA DENGAN KURIKULUM 13 Yanuarti, Eka
Jurnal Penelitian Vol 11, No 2 (2017): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v11i2.3489

Abstract

The progress in education side today, cannot be separated from the role of figures as the main actor. The figure who has a major contribution to the development of education in Indonesia and become a Father of National Education that is KI. Hajar Dewantara, This study is a library research by using content analysis approach. His thought about education is relevant to the K13, such as learning objectives, which are aimed at educational goals in four dimensions, physical, intellectual, spiritual and social objectives. The purpose of education is; equally directing educational goals relating to individuals and society, but in K13 the objectives itself are further related to the nation and state, even the civilization of the world. The role of educators according to KI. Hajar Dewantara as facilitator and motivator. Meanwhile, according to the k13 the role of educator itself as a facilitator in learning and as a learning partner for learners. Both agree that there are four competencies that must be owned by an educator, namely pedagogic, personality, social and professional. The principle of learning in theEka Yanuarti414 Jurnal Penelitian, Vol. 11, No. 2, Agustus 2017K13 also related to the Father of National Education’s learning principles. He stated that there are five principles itself: the principle of independence, the principle of nationality, the principle of culture, the principle of nature and the principle of humanity. Furthermore, in the learning materials both agreed that learning materials are taught in accordance with the level of development of the age of learners. Both of them put the subjects of education of Religion and Character in every level of the educational unit
TEOLOGI KONSTRUKSI DALAM MERESPONS BENCANA (STUDI PEMIKIRAN MAHASISWA STAIN KUDUS MELALUI MATA KULIAH IAD, IBD, DAN ISD) Amaliyah, Efa Ida
Jurnal Penelitian Vol 7, No 2 (2013): Jurnal Penelitian
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v7i2.818

Abstract

THEOLOGY OF CONSTRUCTION IN RES- PONDING TO DISASTER (THE STUDY OF STAIN KUDUS STUDENTS’ THOUGHTS THROUGH IAD, IBD, ISD COURSES). Indonesia has experienced various natural disasters. After some natural disasters stroke, there is no serious concern about the disaster and the consequences. Students as agents of  change is expected to take an active role in dealing with disasters through productive thoughts. The active role of students is one of  them realized through the course IAD, ISD, and IBD. This paper elaborates on the meaning of  the disaster among students and formulate theological construction that is able to influence him in the handling of  the disaster. Through the method of reviewing secondary data, observation, and interviews, it is concluded that there are ten reasons religious beliefs and practices have significant positions in disaster mitigation, that religion gives a positive view of the disaster, religion gives meaning and purpose in life, belief  systems of  religion enable someone’s ready to face the bad things that befall human life, religious give hope and motivation, religion provides the power personally, religion provides a sense of  control, religion provides examples of exemplary in the face of  suffering, religion provides guidance in making decisions, religion give answers to questions that are not able to be answered by the secular culture and science, and religion provide social support. Thus, students should be prudent in defining the disaster. Do not let them use the arguments that would discourage the victims.Keywords: Teological Construction, Disaster, Student Thought, IAD, IBD, and ISD Courses.Indonesia sudah mengalami bermacam bencana alam. Setelah beberapa bencana alam menimpa, tidak ada perhatian serius tentang bencana dan akibat yang ditimbulkannya. Mahasiswa sebagai agen perubahan diharapkan ikut berperan aktif  dalam menangani bencana melalui pemikiran-pemikiran yang produktif. Peran aktif mahasiswa tersebut salah satunya direalisasikan melalui mata kuliah IAD, ISD, dan IBD yang merupakan Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU). Tulisan ini mengelaborasi makna bencana di kalangan mahasiswa dan merumuskan teologi konstruksi yang mampu memengaruhinya dalam penanganan bencana. Lewat metode mereview data sekunder, observasi, dan wawancara, disimpulkan bahwa ada sepuluh alasan keyakinan dan praktik keagamaan memiliki posisi yang signifikan dalam mitigasi bencana, yaitu agama memberikan pandangan yang positif terhadap bencana, agama memberikan pemaknaan dan tujuan dalam hidup, sistem keyakinan dalam agama memungkinkan seseorang untuk  siap  menghadapi  kejadian-kejadian  buruk  yang  menimpa hidup manusia, agama memberikan harapan dan motivasi, agama memberikan kekuatan secara personal, agama memberikan sense of control, agama memberikan contoh-contoh teladan dalam menghadapi penderitaan, agama memberikan bimbingan dalam mengambil keputusan, agama memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang tidak mampu dijawab oleh kultur sekuler dan sains, serta agama memberikan dukungan sosial. Dengan demikian, mahasiswa harus bijaksana dalam memaknai bencana yang ada. Jangan sampai mereka menggunakan dalil-dalil atau argumentasi yang akan membuat kecil hati para korban.Kata Kunci: Teologi Konstruksi, Bencana, Pemikiran Mahasiswa, Mata Kuliah IAD, IBD, dan ISD.
Proses Penentuan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah di Indonesia: Sinergi antara Independensi Ilmuwan dan Otoritas Penguasa Arifin, Jaenal
Jurnal Penelitian Vol 13, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v13i1.4892

Abstract

Penetapan dan penentuan awal bulan qamariyyah adalah menempati posisi penting bagi umat Islam, karena disamping untuk menentukan hari-hari besar Islam, juga digunakan untuk menentukan awal dan akhir bulan Ramadan dan bulan Dzulhijjah, untuk itu masalah ini menyangkut ibadah Syar’i. Apalagi setelah lahirnya perguruan tinggi Islam di seluruh Indonesia yang pasti melahirkan percepatan keilmuan tentang disiplin ilmu tersebut. Bahkan sekarang ilmu falak di jadikan sebagai konsentrasi jurusan tersendiri di sebagian perguruan tinggi islam di Indonesia. Perdebatan masalah awal bulan Ramadan dan Syawwal merupakan persoalan klasik, tetapi senantiasa aktual. Dikatakan klasik, sebab sejak awal Islam masalah ini sudah mendapatkan perhatian dan pemikiran yang serius. Tapi, karena hampir setiap tahun menjelang Ramadhan dan Syawal, masalah ini menjadi actual disebabkan terjadi persoalan khilafiyyah yang terus menerus dan tak berujung. Otoritas Ilmuwan Falak Dengan Proses Penentuan Awal Ramadhan, Syawal Dan Dzulhijjah Di Indonesia merupakan hubungan sinergi pemerintah Indonesia yang memang sudah terjalin sejak masa sebelum masa colonial, masa kolonial maupun masa pasca kemerdekaan.
‘DIVA THE SERIES’ SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENANAMKAN NILAI SOSIAL DAN KEAGAMAAN BAGI ANAK Suciati, Suciati
Jurnal Penelitian Vol 11, No 1 (2017): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v11i1.2221

Abstract

AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengetahui nilai sosial dan nilai keagamaan yang ada dalam film kartun “Diva the Series’ serta mengetahui bagaimana pengaruh film kartun “Diva the Series” terhadap perkembangan anak. Subjek penelitian ini adalah film kartun “Diva the Series”. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif yang fokus pada content analysis (analisis isi) dengan subjek penelitian “Diva the Series” episode 1-50 . Dari hasil analisis menunjukkan bahwa nilai sosial yang terkandung dalam film tersebut adalah nilai ekonomi, nilai rekreasi, nilai perserikatan, nilai kejasmanian dan nilai watak dengan nilai watakdan perserikatan mendominasi dalam nilai sosial ini. Nilai keagamaan yang terkandung dalam  film kartun “Diva the Series” meliputi nilai keimanan, nilai ibadah dan nilai akhlak. Dan hasil ketiga menunjukkah bahwa film kartun “Diva the Series” memiliki pengaruh positif terhadap perkembangan anak karena mengandung nilai sosial dan keagamaan yang sangat tinggi sehingga anak menjadi lebih peka terhadap kondisi apapun.
Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Pembelajaran Konvensional (Studi Komparasi di MTs Al-Muttaqin Plemahan Kediri) Huda, Mualimul
Jurnal Penelitian Vol 10, No 1 (2016): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jupe.v10i1.1333

Abstract

Page 2 of 33 | Total Record : 329