cover
Contact Name
Siti Munawaroh, S.IP., M.I.P
Contact Email
siti.munawaroh@lecture.unjani.ac.id
Phone
+6285200811989
Journal Mail Official
carakaprabu@unjani.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Achmad Yani Jl. Terusan Jenderal Sudirman PO. Box 148 Cimahi 40531
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
ISSN : 25974890     EISSN : 27464741     DOI : https://doi.org/10.36859/jcp.v4i1.204
Core Subject : Social,
Jurnal Caraka Prabu, publish by University of Jenderal Achmad Yani, for information and communication resources for academics, and observers of public affair, governance issues, and public policy. The published paper is the result of research, reflection, and actual critical study with respect to the themes of governance, social, and political science. The journal publication includes articles, research notes, notices on conferences, workshops and seminars, and book reviews. Jurnal Caraka Prabu is published on July and December every year and first published in December 2017. The journal is a focused on the study of: Public Affair, Governance Issues, Public Policy, Citizenship and Public Management, Civil Society Movement, Community Welfare, Government, The State.
Articles 121 Documents
TRANSFORMASI DIGITAL LAYANAN PUBLIK KOTA MEDAN: BAGAIMANA SMART CITY MENINGKATKAN EFISIENSI DAN TRANSPARANSI Yupi Sasmita Dewi; Anwar Fuad Alamsyah Lubis; Amalia Rahmadani Ilham; Grace Desy Hanatasha Ginting
Jurnal Caraka Prabu Vol 9 No 2 (2025): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v9i2.4714

Abstract

EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN BERBASIS WEB DI KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Amrah Amrah; Muhammad Nur; Muhammad Rais Rahmat Razak; Aman Darmawan
Jurnal Caraka Prabu Vol 9 No 2 (2025): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v9i2.4775

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi sistem informasi penggajian berbasis web di Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang dengan menggunakan Model Keberhasilan Sistem Informasi DeLone dan McLean. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem telah berhasil meningkatkan akurasi data penggajian, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan. Namun, masih terdapat tantangan pada aspek kualitas sistem terkait kompleksitas antarmuka dan keandalan operasional. Kepuasan pengguna tercapai tinggi karena sistem mampu menjamin integritas data dan transparansi, meskipun terdapat resistensi terselubung akibat kesulitan adaptasi teknologi. Sistem ini terbukti efektif meningkatkan produktivitas dan efisiensi administrasi, sejalan dengan prinsip e-governance dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN KENAIKAN TARIF PARKIR DI KOTA BANJARMASIN Arif Rahman Hakim; Ajwa Syabina Aulia
Jurnal Caraka Prabu Vol 9 No 2 (2025): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v9i2.4778

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kepuasan masyarakat terhadap kebijakan kenaikan tarif parkir kendaraan roda dua dan roda empat di Kota Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan penyebaran kuisioner kepada 109 responden yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan kenaikan tarif parkir dinilai kurang efektif. Mayoritas responden menyatakan ketidakpuasan yang dipengaruhi oleh keberadaan parkir liar, fasilitas dan pelayanan yang belum memadai, serta keraguan terhadap kontribusi kebijakan ini terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Faktor utama yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam menggunakan lahan parkir meliputi lokasi, perbedaan tarif, dan waktu penggunaan. Temuan ini menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh atas implementasi kebijakan serta kajian lanjutan untuk merumuskan strategi pengelolaan parkir yang lebih adil, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.
IMPLEMENTASI DYNAMIC GOVERNANCE SEBAGAI INOVASI TATA KELOLA DALAM PERCEPATAN PENCEGAHAN STUNTING DI KABUPATEN LAMONGAN Cindy Dyah Ika Puspita; Diana Hertati
Jurnal Caraka Prabu Vol 9 No 2 (2025): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v9i2.4814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Dynamic Governance dalam percepatan pencegahan stunting di Kabupaten Lamongan. Fokus kajian berada pada tiga kapabilitas utama, yaitu berpikir ke depan, berpikir ulang, dan berpikir lintas yang digunakan pemerintah daerah dalam merumuskan, menjalankan, serta menyesuaikan kebijakan penurunan stunting secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thinking ahead terlihat melalui pemanfaatan data pemantauan tumbuh kembang anak sebagai dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan jangka panjang. Thinking again tercermin pada mekanisme evaluasi rutin, forum refleksi, serta kemampuan menyesuaikan program berdasarkan kondisi di lapangan. Sementara itu, thinking across tampak jelas dalam penguatan kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah desa, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan pihak swasta dalam penyediaan intervensi gizi dan edukasi masyarakat. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Dynamic Governance berkontribusi signifikan dalam menurunkan angka stunting secara efektif, terukur, dan berkelanjutan di Kabupaten Lamongan.
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI DI DESA AGUNG MULYA KECAMATAN TELAGA ANTANG KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR Saifudin Saifudin; Farid Nofiard; Amanda Clara Aprilia
Jurnal Caraka Prabu Vol 10 No 1 (2026): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v10i1.4787

Abstract

Implementation of the Direct Cash Assistance Program in Agung Mulya Village, Telaga Antang District. This research was conducted with the aim of determining how the direct cash assistance program is implemented in Agung Mulya village. The research method used is a qualitative research approach with a descriptive research type, utilizing Policy Implementation Theory. The results of this study indicate that the implementation of the direct cash assistance program in Agung Mulya village, Telaga Antang sub-district, East Kotawaringin district, is not yet optimal. This can be seen from the less-than-optimal distribution and evaluation processes, where there are still delays in the fund distribution process, and the evaluation process is only carried out once a year, so problems that arise with each fund distribution are not immediately addressed. Meanwhile, the data collection and monitoring processes are already optimal because the data collection is carried out from the bottom up and decisions are made based on the results of discussions. For monitoring, representatives from the village's BPD (Village Consultative Body) are always involved in every activity of the program. Advice to the village government: It is necessary to conduct regular evaluations after the fund distribution process to identify obstacles and find solutions. To the recipients of the aid, it is best to use the aid funds as business capital, for example, for a chip business.
IMPLEMENTASI PROGRAM LAYANAN TERAPUNG KEAGAMAAN (LANTERA) PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LINGGA KEPULAUAN RIAU Nurhadiyanti Nurhadiyanti; Agus Saputra; Rika Apriati Ningsih; Firman Abriansya
Jurnal Caraka Prabu Vol 10 No 1 (2026): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v10i1.5508

Abstract

This paper discusses the Implementation of the LANTERA Program in Improving Public Services at the Ministry of Religious Affairs Office in Lingga Regency. The LANTERA program is a strategic initiative designed to improve service quality, accelerate administrative service processes, and increase public satisfaction in obtaining religious and administrative services. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies on the implementation of the LANTERA program. In general, the results of this study indicate that the implementation of the LANTERA program in Lingga Regency has been running well and has brought a number of significant improvements in public services. These include increasing the speed of the service process, reducing bureaucratic obstacles, and increasing the transparency of service information to the public. This program has also succeeded in creating a more integrated and systematic service mechanism through the use of information technology, thereby improving the quality of interactions between service officers and the public.
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) KOTA AMBON DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH (STUDI PADA PEMILU KOTA AMBON TAHUN 2024) Roynaldo Samuel Noya; Ani Martini
Jurnal Caraka Prabu Vol 10 No 1 (2026): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v10i1.5556

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi politik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Latar belakang penelitian berangkat dari data KPU yang menunjukkan adanya kecenderungan penurunan partisipasi pemilih di beberapa wilayah, termasuk di Kota Ambon, misalnya pada Pemilu Presiden 2024 yang turun sekitar 0,43 persen dibandingkan tahun 2019. Kondisi ini menuntut KPU untuk merumuskan strategi komunikasi politik yang lebih kreatif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan karakter pemilih, khususnya pemilih muda. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan komisioner dan staf KPU, tokoh masyarakat, serta pemilih, serta studi dokumentasi terhadap data partisipasi pemilih dan dokumen resmi KPU Kota Ambon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Kota Ambon menerapkan kombinasi strategi komunikasi tatap muka, pemanfaatan media massa dan media sosial, pendidikan pemilih berbasis segmen (pemilih pemula, kelompok perempuan, dan disabilitas), serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Strategi tersebut berkontribusi dalam mempertahankan partisipasi pemilih pada level tinggi, tetapi belum sepenuhnya mampu mengatasi disparitas partisipasi antar kecamatan. Faktor pendukung utama meliputi ketersediaan data, jaringan kemitraan, dan kreativitas penyelenggara, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan anggaran, jangkauan sosialisasi di daerah pinggiran, dan rendahnya literasi politik sebagian pemilih.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS EKONOMI KREATIF DI KAMPUNG WISATA PURBAYAN, KOTAGEDE, YOGYAKARTA Muhammad Lukmanul Hakim; Ardiyati Ardiyati
Jurnal Caraka Prabu Vol 10 No 1 (2026): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v10i1.5571

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis ekonomi kreatif di Kampung Wisata Purbayan, Kotagede, Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis ekonomi kreatif serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang diterapkan adalah teori pemberdayaan masyarakat dari Jim Ife (1995), yang mencakup peningkatan kapasitas masyarakat, partisipasi masyarakat, akses terhadap sumber daya, dan kemandirian ekonomi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pemberdayaan masyarakat dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan di beberapa bidang, yaitu kesadaran wisata, pelayanan pariwisata, pemasaran digital, pengembangan UMKM, kerajinan perak, batik, serta kuliner. Upaya ini mendorong pertumbuhan pariwisata yang berbasis pada ekonomi kreatif melalui pengelolaan paket wisata budaya, wisata edukasi, kerajinan perak, kuliner tradisional, serta kegiatan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat secara aktif. Faktor yang mendukung meliputi potensi budaya dan sejarah, keterlibatan masyarakat, dukungan dari pemerintah, serta promosi melalui media digital. Sementara itu, faktor yang menghambat meliputi keterbatasan sumber daya manusia, modal usaha, rendahnya minat dari generasi muda, persaingan dari sektor pariwisata luar, serta keterbatasan fasilitas wisata.
KERANGKA PENGAWASAN PADA PROYEK PINJAMAN LUAR NEGERI: ANALISIS IMPLEMENTASI NATIONAL URBAN DEVELOPMENT PROJECT (NUDP) DI INDONESIA Widuri Parinduri; Agung Firman Sampurna
Jurnal Caraka Prabu Vol 10 No 1 (2026): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v10i1.5576

Abstract

Pengawasan terhadap proyek yang bersumber dari pinjaman luar negeri (PLN) merupakan instrumen vital dalam menjamin akuntabilitas keuangan negara dan ketercapaian tujuan pembangunan yang terukur. National Urban Development Project (NUDP) adalah pinjaman IBRD senilai USD 49,6 juta (Loan No. 8976-ID; Project ID P163896) yang disetujui World Bank pada 11 Juni 2019 guna memperkuat kapasitas perencanaan perkotaan terpadu di 13 kota prioritas Indonesia, dengan tiga kementerian pelaksana: Kementerian PUPR, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kementerian Dalam Negeri. Proyek ini diperpanjang hingga 31 Desember 2025 melalui restrukturisasi 2024. Berbeda dari kajian sebelumnya yang mengkaji pengawasan PLN secara umum, penelitian ini merupakan upaya pertama yang secara sistematis memetakan kerangka pengawasan NUDP melalui perspektif tiga pilar dan merumuskan Model Kerangka Pengawasan Integratif (MKPI) sebagai solusi konseptual atas gap koordinasi yang teridentifikasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan Framework Analysis (Gale et al., 2013) terhadap dokumen primer World Bank dan regulasi nasional periode 2019–2025. Hasil kajian mengungkap bahwa pengawasan NUDP beroperasi melalui tiga pilar: pengawasan internal kementerian oleh Inspektorat Jenderal; pengawasan eksternal negara oleh BPKP dan BPK; serta fiduciary oversight World Bank melalui IFR dan Implementation Support Mission. Tiga gap koordinasi struktural teridentifikasi: ketiadaan forum koordinasi antarlembaga, inkonsistensi standar pelaporan nasional-internasional, dan keterbatasan kapasitas APIP daerah. MKPI yang dirumuskan menawarkan solusi sistemik melalui FKPPL, SIMP terpadu, dan program penguatan kapasitas APIP yang dapat menjadi model bagi proyek PLN multilateral lainnya di Indonesia.
OPTIMALISASI KEWENANGAN MEDIASI CAMAT DALAM MITIGASI SENGKETA TANAH DI KECAMATAN WATANG PULU KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Rahmini Rahmini; Muhammad Nur; Andi Nilwana
Jurnal Caraka Prabu Vol 10 No 1 (2026): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v10i1.5650

Abstract

Camat melalui kewenangan delegatifnya berperan dalam menangani konflik pertanahan di tingkat kecamatan, namun fenomena sengketa lahan di Kecamatan Watang Pulu masih menunjukkan peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis praktik mediasi menggunakan kerangka Christopher W. Moore, mengidentifikasi faktor penghambat, dan merumuskan langkah strategis agar hasil kesepakatan lebih berdaya hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan penelaahan dokumen resmi. Analisis data dijalankan secara interaktif melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Temuan diperkuat melalui strategi triangulasi sumber dan teknik, pengecekan anggota, serta diskusi teman sejawat. Hasil penelitian mengungkap bahwa Camat Watang Pulu telah menerapkan dua belas tahapan Moore secara adaptif dalam fase diagnostik, intervensi, serta formalisasi. Meski demikian, keberhasilan perundingan sering kali terganjal oleh benturan nilai antara ekonomi dan harga diri (sirik), intervensi pihak ketiga, serta keandalan data administrasi desa yang lemah. Agar fungsi mitigasi ini berjalan optimal, penelitian ini menawarkan strategi berupa pendaftaran hasil kesepakatan sebagai Akte van Dading di Pengadilan Negeri untuk menjamin kekuatan eksekusi, dukungan teknologi GPS untuk akurasi batas lahan, serta pelibatan tokoh senior sebagai pemegang memori sejarah tanah.

Page 12 of 13 | Total Record : 121