Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PEMISAHAN EMAS DARI BATUAN ALAM DENGAN METODE REDUKTOR RAMAH LINGKUNGAN Dasna, I Wayan; -, Parlan -; Susiyadi, Dwi Mei
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memisahkan emas pada batuan alam menggunakan metode natrium bisulfit yang ramah lingkungan. Penelitian terdiri dari tahap-tahap: penetapan kondisi optimum metode natrium bisulfit menggunakan larutan standar emas dan penerapan metode natrium bisulfit pada batuan alam yang berada di salah satu wilayah Jawa Timur. Karakterisasi emas yang dihasilkan dianalisis dengan XRF dan EDX. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi minimum larutan emas yang dapat dipisahkan dengan metode natrium bisulfit adalah 400 ppm. Metode natrium bisulfit dapat memisahkan emas dari batuan alam yang diperoleh pada dua daerah di Jawa Timur dan menghasilkan rendemen sebesar 1,020% serta memiliki kemurnian sebesar 88,12%.
ISOLATION OF SULPHATE POLYGALACTAN FROM Eucheuma alvarezii Doty AND ITS ANTICOAGULANT ACTIVITY ., Sutrisno; ., Parlan; Al-Fath, Hanifah Nur
Indonesian Journal of Pharmacy Vol 24 No 2, 2013
Publisher : Faculty of Pharmacy Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Skip Utara, 55281, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.677 KB) | DOI: 10.14499/indonesianjpharm24iss2pp86-92

Abstract

A sulphate polygalactan carrageenan was isolated from Euchema alvarezii Doty with yield 54.36%. The sulphate polygalactan was fractionated with KCl (aq) 2.5% result of a sulphate polygalactan of soluble fraction with the yield 60.34% and a sulphate polygalactanof insoluble fraction with the yield 34.53%. Based on the properties and supported by IR spectrum, the sulphate polygalactan of soluble fraction is k-carrageenan, whilethe sulphate polygalactan of insoluble fraction is l-carrageenan. Anticoagulant activitiy of the carrageenans were based on their prolongation effects on Activated Partial Thromboplastine Time (APTT) and Prothrombine Time (PT) of sodium citrate. On the assays, the carrageenans exhibited promising anticoagulant activities.Key words: Eucheumaalvarezii Doty, k-carrageenan, l-carrageenan, anticoagulant activity, APTT and PT
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKn MELALUI TUGAS PROYEK BERBANTUAN WEBSITE DI SDN GEGUNUNG KULON, KAB. REMBANG Parlan - -
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : usat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v1i1.180

Abstract

Abstrakujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pembelajaran, mengetahui peningkatan prestasi siswa, dan mendeskripsikan perubahan perilaku siswa dalam pembelajaran PKn melalui tugas proyek berbantuan website. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 Siklus dengan subjek siswa kelas IV SD Negeri Gegunung Kulon, Kabupaten Rembang, semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Data penelitian dianalisis dengan metode deskriptif komparatif, membandingkan proses dan hasil belajar antara praSiklus, Siklus I dan Siklus II. Hasil penelitian yang dilaksanakan 2 Siklus menunjukkan peningkatan aktivitas siswa sampai 86 persen baik. Hasil belajar siswa juga meningkat ditandai Siklus I nilai rata-rata kelas 67,86 dan ketuntasan mencapai 57 persen. Siklus II nilai rata-rata kelas 78,57 dan ketuntasan 86 persen. Kesimpulan penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat dalam mengikuti pembelajaran serta ada perubahan perilaku siswa untuk mengikuti pembelajaran PKn melalui tugas proyek berbantuan website yang semula pasif menjadi lebih aktif. Semua siswa berminat dalam melaksakanan tugas dan memperoleh pengalaman yang menyenangkan dalam menjelajah website atau internet. AbstractThe objective of this research was to describe learning process, to know how students’ learning achievement improve, and to describe the change of student behavior on civics learning through website-assisted project task. The research was done through two cycles, with grade IV students in SD Negeri Gegunung Kulon throughout the second semester of school year 2014/2015 as the subject. Research data analysis was done using descriptive comparative method, comparing the learning process and result between pra-cycle, first cycle and second cycle. The result showed positive increase of students’ activities as much as 86 percent. The improvement of students’ learning achievement in cycle I could be seen by the class average grade of 67,86 and mastery learning of 57 percent, while in cycle II the class average grade was 78,57 and mastery learning of 86 percent. The conclusion was that students’ learning activities and achievement improved and there was also a changing in students’ behavior in learning civics through website-assisted project task, from passive learning to active learning. Every student showed interest in doing the project and gaining enjoyable experience browsing the internet.
PERJUANGAN PENETAPAN BATAS WILAYAH PERAIRAN LAUT DI INDONESIA Suparlan Suparlan
Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 24, No 1 (2011): Pebruari 2011
Publisher : Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1379.296 KB) | DOI: 10.17977/jppkn.v24i1.5484

Abstract

Abstract: Territory is an important element of a country. After the development of the territorial countries foundation, i.e. countries struggling for their boundaries explicitly, countries has tried to put some basis that can be accepted by all parties. Indonesia is a very broad archipelagic state consisting of thousands of islands joined by waters. The position of this country makes it have explicit and clear regulations. The government has struggled by many ways in order to unite thearchipelagic Indonesia. Therefore, Indonesia will not be harmed by other countries. The existing regulations are also hoped harmless for others. Archipelagic conceptions as territorial conceptions in the firther development prove to be the conceptions of institutional politics with wide dimension. It seizes not only geographical physical aspects, but also political, economic, socio-cultural, peacefulness, and forhess aspects. The success ofstruggling in creating archipelagic conceptions thesedays can be categorized asjuridical success. However, it can be a foundation for the development of this country in the future.
PEMISAHAN EMAS DARI BATUAN ALAM DENGAN METODE REDUKTOR RAMAH LINGKUNGAN I Wayan Dasna; Parlan - -; Dwi Mei Susiyadi
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memisahkan emas pada batuan alam menggunakan metode natrium bisulfit yang ramah lingkungan. Penelitian terdiri dari tahap-tahap: penetapan kondisi optimum metode natrium bisulfit menggunakan larutan standar emas dan penerapan metode natrium bisulfit pada batuan alam yang berada di salah satu wilayah Jawa Timur. Karakterisasi emas yang dihasilkan dianalisis dengan XRF dan EDX. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi minimum larutan emas yang dapat dipisahkan dengan metode natrium bisulfit adalah 400 ppm. Metode natrium bisulfit dapat memisahkan emas dari batuan alam yang diperoleh pada dua daerah di Jawa Timur dan menghasilkan rendemen sebesar 1,020% serta memiliki kemurnian sebesar 88,12%.
KAJIAN PENGETAHUAN METAKOGNITIF DAN KESADARAN METAKOGNITIF PESERTA DIDIK SERTA HUBUNGANNYA DENGAN PRESTASI BELAJARNYA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Parlan Parlan; Nur Aini Indri Astutik; Muhammad Su'aidy
J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia) Vol 4, No 1 (2019): J-PEK (JURNAL PEMBELAJARAN KIMIA)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.79 KB) | DOI: 10.17977/um026v4i12019p001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan metakognitif (pengetahuan deklaratif, prosedural, dan kondisional) dan kesadaran metakognitif peserta didik dan hubungannya dengan hasil belajarnya pada materi larutan penyangga. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan berupa 12 butir soal pilihan ganda (multiple choice) pada materi larutan penyangga, disertai tiga pertanyaan pengetahuan metakognitif dan angket MAI (Metacognitive Awareness Inventory). Penskoran kualitas pengetahuan metakognitif dilakukan dengan rubrik yang dikembangkan oleh Rompayom (2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) mayoritas pengetahuan deklaratif dan pengetahuan prosedural peserta didik di tingkat sedang, 2) mayoritas pengetahuan kondisional peserta didik di tingkat rendah, 3) ada hubungan antara pengetahuan metakognitif dan hasil belajar (r = 0,44), dan 4) tidak ada hubungan antara kesadaran metakognitif dan hasil belajar (r = –0,13). Skor pengetahuan metakognitif peserta didik merupakan prediktor hasil belajar yang lebih baik daripada skor kesadaran metakognitif peserta didik. Dalam pembelajaran kimia dengan karakteristik materi seperti larutan penyangga, maka guru perlu memperhatikan pengetahuan metakognitif peserta didik untuk memperoleh hasil pembelajaran yang lebih baik.
IDENTIFIKASI TINGKAT PEMAHAMAN KONSEP LARUTAN PENYANGGA ASPEK MAKROSKOPIK, SUBMIKROSKOPIK, DAN SIMBOLIK PADA SISWA KELAS XI IPA SMAN 3 MALANG TAHUN AJARAN 2013/ 2014 Yusria Izzatul Ulva; Santosa Santosa; Parlan Parlan
J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia) Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Pembelajaran Kimia (J-PEK) Vol. 1 No. 2 2016
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.483 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa kelas XI IPA SMAN 3 Malang pada materi larutan penyangga aspek makroskopik, submikroskopik, dan simbolik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes tertulis yang berjumlah 28 soal pilihan ganda yang dibagi ke dalam tiga aspek, yaitu aspek makroskopik sebanyak 8 soal, aspek submikroskopik sebanyak 6 soal, dan aspek simbolik sebanyak 14 soal. Berdasarkan hasil verifikasi, diperoleh validitas isi instrumen sebesar 95,23%. Reliabilitas instrumen yang dihitung menggunakan software program statistik anates ver 4.0.9 sebesar 0,94. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat pemahaman siswa pada materi larutan penyangga aspek makroskopik termasuk sangat tinggi (88,11%), (2) Tingkat pemahaman siswa pada materi larutan penyangga aspek submikroskopik termasuk sangat kurang (18,01%), (3) Tingkat pemahaman siswa pada materi larutan penyangga aspek simbolik termasuk sedang (52,99%). Kata kunci: makroskopik, submikroskopik, simbolik, larutan penyangga,  pemahaman siswa Abstract The purpose of this resarch was to determine the level of understanding of class XI IPA SMAN 3 Malang in macroscopic, submicroscopic and symbolic of buffer solution. Data was collected through purposive sampling technique. The instrument consists of 28 multiple choice questions divided into 8 of macroscopic, 6 of submicroscopic, 14 of symbolic. The validity of the instrument of 95.23%. Instrument reliability is determined using statistical software program anates ver 4.0.9 of 0.94. This study uses a quantitative descriptive design. The results showed that (1) the level of understanding of students on buffer solution is 88.11% of macroscopic, 18.01% of submicroscopic, and 52.99% of symbolic. Keywords: macroscopic, submicroscopic, symbolic,buffer solution, student understanding
Sintesis dan Karakterisasi Senyawa-senyawa Hidroksi Ester Minyak Jarak Cina (Castrol Oil) Parlan Parlan; Siti Marfu'ah; Yuyun Musabbikha
JC-T (Journal Cis-Trans): Jurnal Kimia dan Terapannya Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : State University of Malang or Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.006 KB) | DOI: 10.17977/um026v1i12017p001

Abstract

Pemanfaatan minyak jarak cina (castrol oil) sebagai pelumas sangat terbatas, karena hanya digunakan pada mesin hidroulik. Hal ini disebabkan oleh viskositasnya yang tinggi. Selain itu, ikatan rangkap dalam minyak jarak cina mudah teroksidasi karena penyusun utama minyak jarak cina adalah asam risinoleat (asam 12-hidroksi-cis-9-oktadekenoat). Pengubahan ikatan rangkap dalam minyak jarak menjadi gugus lain akan meningkatkan ketahanannya terhadap oksidasi. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis senyawa-senyawa hidroksi ester minyak jarak cina dengan mengubah ikatan rangkap pada asam lemaknya menjadi gugus hidroksil dan gugus ester. Penelitian ini terdiri dari dua langkah utama yaitu: 1) epoksidasi minyak jarak dengan asam peroksi format, dan 2) pembukaan cincin epoksida dengan asam format membentuk senyawa hidroksi ester. Analisis dan identifikasi senyawa hasil dilakukan dengan kromatografi lapis tipis dan spektrometri IR. Karakterisasi senyawa hasil sintesis menggunakan indeks bias dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa-senyawa hidroksi ester dapat disintesis dari minyak jarak cina melalui tahap pembentukan epoksida dan diikuti dengan pembukaan cincin epoksida dengan asam karboksilat. Berdasarkan karakter indeks bias dan viskositasnya diketahui bahwa senyawa hidroksi ester minyak jarak cina berpotensi digunakan sebagai pelumas Roda Gigi Industeri Standar AGMA (No. 8 untuk formil hidroksi ester dan  No. 10 untuk propionil hidroksi ester). The utilization of castor oil as a lubricant is very limited, because it was only used on the machine hydraulic. This is because their highly viscosity. In addition, the double bond in ricinoleic acid (cys-12-hydroxy-9-oktadecenoic acid) as the main constituent of castor oil is easily oxidized. The conversion of double bonds in the castor oil into another group will increase its resistance to oxidation. This research aims to synthesize the compounds of the hydroxyl ester derivatives of castor oil by converting the double bond in the fatty acid into hydroxyl and ester groups. This study consists of two main steps: 1) epoxidation of castor oil with performic acids, 2) opening of the epoxide ring with formic acid to form hydroxyl ester compound. Analysis and identification of the compounds is done by thin layer chromategraphy and infrared spectrometry. Characterization of compounds synthesized using the refractive index and viscosity. The results showed that the hydroxyl ester compounds can be synthesized from castor oil by epoxide double bonds and followed by ring opening of epoxides with carboxylic acids. Based on the character of the refractive index and viscosity is known that hydroxyl ester derivatives of castor oil could potentially be used as a lubricant of Gear Industries AGMA Standards (No. 8 for formic hydroxyl esters and No. 10 for propionic-hydroxyl esters).
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKn MELALUI TUGAS PROYEK BERBANTUAN WEBSITE DI SDN GEGUNUNG KULON, KAB. REMBANG Parlan - -
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v1i1.180

Abstract

Abstrakujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pembelajaran, mengetahui peningkatan prestasi siswa, dan mendeskripsikan perubahan perilaku siswa dalam pembelajaran PKn melalui tugas proyek berbantuan website. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 Siklus dengan subjek siswa kelas IV SD Negeri Gegunung Kulon, Kabupaten Rembang, semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Data penelitian dianalisis dengan metode deskriptif komparatif, membandingkan proses dan hasil belajar antara praSiklus, Siklus I dan Siklus II. Hasil penelitian yang dilaksanakan 2 Siklus menunjukkan peningkatan aktivitas siswa sampai 86 persen baik. Hasil belajar siswa juga meningkat ditandai Siklus I nilai rata-rata kelas 67,86 dan ketuntasan mencapai 57 persen. Siklus II nilai rata-rata kelas 78,57 dan ketuntasan 86 persen. Kesimpulan penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat dalam mengikuti pembelajaran serta ada perubahan perilaku siswa untuk mengikuti pembelajaran PKn melalui tugas proyek berbantuan website yang semula pasif menjadi lebih aktif. Semua siswa berminat dalam melaksakanan tugas dan memperoleh pengalaman yang menyenangkan dalam menjelajah website atau internet. AbstractThe objective of this research was to describe learning process, to know how students’ learning achievement improve, and to describe the change of student behavior on civics learning through website-assisted project task. The research was done through two cycles, with grade IV students in SD Negeri Gegunung Kulon throughout the second semester of school year 2014/2015 as the subject. Research data analysis was done using descriptive comparative method, comparing the learning process and result between pra-cycle, first cycle and second cycle. The result showed positive increase of students’ activities as much as 86 percent. The improvement of students’ learning achievement in cycle I could be seen by the class average grade of 67,86 and mastery learning of 57 percent, while in cycle II the class average grade was 78,57 and mastery learning of 86 percent. The conclusion was that students’ learning activities and achievement improved and there was also a changing in students’ behavior in learning civics through website-assisted project task, from passive learning to active learning. Every student showed interest in doing the project and gaining enjoyable experience browsing the internet.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP BAHAN AJAR CETAK PADA MATA KULIAH EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN NONFORMAL Rufran Zulkarnain; Parlan .
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.527 KB) | DOI: 10.32832/oborpenmas.v3i1.2986

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah tersusunnya Rencana Pembelajaran Semester(RPS) yang berorientasi peta konsep, terciptanya proses pelaksanaan pembelajarandengan peta konsep dan adanya peningkatan hasil belajar mahasiswa yang menggunakanpembelajaran dengan peta konsep pada mata kuliah Evaluasi Program PNF  di Prodi PNFFKIP UNIB. Metode yang digunakan dalam penelitian peningkatan kualitas pembelajaranadalah jenis penelitian tindakan kelas (Class Room Action Research). Prosedur dirancangmenggunakan dua siklus sesuai dengan tingkat permasalahan dan kondisi yang akanditingkatkan. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yang harus ditempuh, yaituperencanaan, tindakan, pengamatan  dan refleksi. Hasil dari penelitian ini ditemukanbahwa persiapan proses pembelajaran terstruktur dan bisa diikuti oleh mahasiswa dandosen, proses pembelajaran dilakukan secara lebih bermakna karena mahasiswadituntut untuk belajar secara rasional sesuai dengan peta konsep materi pada bahan ajarcetak dan peningkatan hasil belajar mahasiswa menjadi lebih bermakna,sistematis/terstruktur dan komprehensif.