cover
Contact Name
Yassyir Maulana
Contact Email
yassyir_maulana@uniska-bjm.ac.id
Phone
+6281545773317
Journal Mail Official
jieom.journal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No. 2, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM)
ISSN : -     EISSN : 26208148     DOI : -
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) merupakan Jurnal Ilmiah Teknik Industri yang diterbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan November. Bidang fokus Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) adalah sebagai berikut : Supply Chain Management Research and Development Design Layout Quality Control Industrial Simulation Ergonomy Production Management Design Product (Tool, machine, etc) Project Management Maintenance Productivity Service Quality Management
Articles 125 Documents
ANALISIS TATA LETAK PADA PT. BOGOR KOPI INDONESIA MENGGUNAKAN ACTIVITY RELATIONSIHP CHART (ARC) DAN TOTAL CLOSENESS RATING (TCR) Fauzan, Muhammad Yunus; Ahmadi, Muhammad Alcaritzy; Fitriani, Novi; Shalihah, Nadhira Nur; Zulfikar, Farrel Ziyad; Anggraini, Sanitianing; Husyairi, Khoirul Aziz
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang tata letak alternatif yang lebih baik untuk meningkatkan efisiensi proses produksi dan distribusi di PT. Bogor Kopi Indonesia, serta dapat menghemat waktu dan biaya operasional. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Data sekunder yang diperoleh dari berbagai literatur yang relevan untuk studi kasus. Metode penelitian yang digunakan yaitu Activity Relationship Chart (ARC), Total Closeness Rating (TCR), dan Layout Solution digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa ruang quality control merupakan fasilitas utama yang perlu diprioritaskan. Hal ini dibuktikan dengan nilai TCR tertinggi dibanding fasilitas lainnya yaitu sebesar 387. Nilai TCR terendah berada pada fasilitas toilet. Layout alternatif yang diusulkan memprioritaskan ruang quality control, ruang grading, dan ruang packing, serta penempatan ruangan lainnya untuk meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perubahan tata letak yang dapat meningkatkan dan memaksimalkan aliran produksi.Kata Kunci:  Activity Relationship Chart, Total Closeness Rating, Tata Letak
MENGATASI HOT SPOTS WALL RADIANT CABIN PLATE DENGAN METODE PELAPISAN MATERIALS HEAT INSULATION Sulardi, Sulardi
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.15764

Abstract

Permasalahan yang dihadapi adalah terjadinya hot spot pada wall radiant reformer furnace unit hidrogen proses yang berdampak pada kondisi sub standard dan unsafe condition peralatan proses unit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya masalah hot spot pada reformer furnace dan metode perbaikannya pada kondisi onstream. Metode perbaikan onstream dipilih dengan memasang material insulasi panas ceramic fiber dan fire brick refractory diluar wall radiation plate. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah dilakukan pemasangan material insulasi tahan panas ceramic fiber, fire brick refractory, wall radiation plate dan dimonitor paparan panasnya menunjukan 78oC lebih rendah dari batas maximum allowable wall temperature 90oC, dalam batas aman. Hasil penelitian ini selanjutnya merekomendasikan bahwa, metode perbaikan ini dapat di replikasi pada unit proses lain yang mengalami permasalahan sejenis.    Kata Kunci: Hot Spot, External Cabin Wall Radiant, Heat Insulation. 
RANCANGAN ALAT ANGKUT FLY ASH DAN BOTTOM ASH DENGAN METODE FUNCTION ANALYSIS SYSTEM TECHNIQUE (FAST) Irawan, Ade; Nurkertamanda, Denny; Mahachandra, Manik
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.15480

Abstract

Di Industri minyak goreng sawit, boiler digunakan sebagai pemasok kebutuhan energi dalam jumlah yang besar untuk menunjang aktifitas produksi. Pembakaran pada boiler menghasilkan dua limbah sisa pembakaran yaitu abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash). Pengangkutan FABA yang masih dilakukan manual dengan menggunakan karung dan hand pallet sehingga menghasilkan posisi kerja yang tidak ergonomis. Posisi tersebut menimbukan resiko kelelahan dan keluhan musculoskeletal yang dirasakan pekerja. Berdasarkan analisis postur kerja skor REBA (Rapid Entire Body Position) sebesar 10. Skor ini menunjukan level “high risk”, sehingga perlu adanya penyelidikan perubahan implementasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat angkut FABA yang ergonomis dengan mengunakan metode FAST (Function Analysis System Technique). Diagram FAST menghasilkan perancangan alat angkut FABA yang memiliki karakteritik nyaman, kapasitas yang lebih ringan, material yang ringan, kokoh, dan mudah digunakan. Selain itu alat angkut FABA yang dihasilkan aman digunakan dengan adanya bak yang tertutup dan chasis pada ban, berdasarkan pendekatan diagram FAST terdapat dua bagian utama alat angkut dan delapan subagian dari penyusun alat angkut FABA.Kata Kunci: Alat Angkut, FAST, REBA, Ergonomis
ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DENGAN METODE SCOR (SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE) DI PT. XYZ Sugiono, Mohammad Cipto; Luthfianto, Saufik; Nurwildani, Mohammad Fajar; zulfah, Zulfah; Siswiyanti, Siswiyanti; Hidayat, Toffik; Nugroho, Adityas Jati
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.11779

Abstract

Aktivitas rantai pasoknya perusahaan kerap mengalami masalah pada proses perencanaan. Pengukuran kinerja menggunakan metode supply Chain Operation Reference dengan focus penelitian pada Plan, Source, Make, Delivery, Return.  Proses perencanaan pada kategori sangat buruk atau sangat rendah dengan nilai pengukuran 32,6. Proses ini diperlukan perbaikan. Solusi perbaikan dapat dilakukan guna meningkatkan kinerja perusahaan dapat dilakukan penjadwalan perencanaan yang teratur untuk produk produk tertentu yang belum terdapat target harian. Proses pengadaan bahan baku pada kategori baik dengan nilai pengukuran kinerja 87,8. Proses pembuatan barang pada kategori baik dengan nilai pengukuran kinerja 87,8. Proses pengiriman pada kategori baik dan sedang dengan nilai pengukuran kinerja 81,2 dan 68,08. Proses pengembalian barang pada kategori baik dengan nilai pengukuran kinerja 91,9.Kata Kunci:  Rantai Pasok, Pengukuran Kinerja, SCOR
EFISIENSI BIAYA MATERIAL HANDLING DI GUDANG PT.XYZ DENGAN METODE CLASS-BASED STORAGE DAN ABC Riyanto, Naufal Hadziky; Komaro, Mumu; Dwiyanti, Vina
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16285

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang ulang tata letak gudang untuk meningkatkan efisiensi penyimpanan dan pengambilan barang. Permasalahan utama yang dihadapi adalah penempatan barang yang acak, tidak sesuai dengan frekuensi pergerakan, menyebabkan kerugian seperti proses kerusakan dan kehilangan barang. Penelitian ini menggunakan metode Class Based Storage dan Analisis ABC untuk mengklasifikasikan barang berdasarkan frekuensi pergerakan. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengukuran layout awal, kemudian dianalisis dan disimulasikan menggunakan FlexSim 2024. Hasilnya, barang dikategorikan menjadi tiga kelas: A (fast moving), B (medium moving), dan C (slow moving), dengan tata letak baru yang diusulkan untuk mengurangi jarak tempuh dan ongkos material handling. Simulasi menunjukkan waktu pengambilan barang menjadi rata-rata 75,93 detik dan total ongkos material handling sebesar $375, serta jarak tempuh 4.118,79 meter. Penerapan tata letak berdasarkan metode ABC dan Class Based Storage berhasil mengoptimalkan kinerja gudang, mengurangi biaya material handling, serta meningkatkan efisiensi operasional di PT.XYZ.Kata Kunci:  Analisis ABC, Class Based Storage, Gudang
DESAIN ALAT PENGUNTIP BRONDOLAN KELAPA SAWIT DENGAN MEKANISME MANUAL MENGGUNAKAN METODE DFM (DESIGN FOR MANUFACTURE) Wulandari, Dyah Sri; Maulana, Yassyir; Trianiza, Ice; Noor, Irawan; Ramadhan, Muhammad Ashri
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.17567

Abstract

Penguntipan brondolan kelap sawit secara manual memakan waktu yang relatif lama serta membuat para pekerja merasa lebih lelah karena harus terus membungkuk selama proses penguntipan yang mengakibatkan produktivitas kerja dan hasil panen menurun, hal ini dapat diatasi dengan menggunakan alat brondolan, masalah yang ditemui dilapangan adalah alat brondolan yang telah ada dan digunakan oleh berbagai industri kelapa sawit di Kalimantan Selatan dirasa masih belum maksimal dari segi kemudahan penggunaan, ukuran, bentuk dan biaya, oleh karena itu melalui penelitian ini dilakukan pembaharuan desain alat brondolan kelapa sawit dengan metode DFM (Design for Manufacture). Hasilnya setelah dilakukan analisis menggunakan metode DFM (Design for Manufacture), alat brondolan yang didesain dan dibuat memiliki keunggulan tidak lagi menggunakan sistem lempar namun menggunakan metode menguntip yang akan meningkatkan proses pengambilan brondolan sawit. Alat ini didesain dengan mengedepankan keringkasan dalam hal penggunaan dan easy assemble, agar mudah melakukan penggantian part yang mengalami kerusakan. Biaya produksi alat penguntip brondolan kelapa sawit lebih hemat dari pada alat penguntip brondolan kelapa sawit sebelumnya.Kata Kunci:  Alat penguntip Brondolan, Kelapa Sawit, Design for Manufacture
PERANCANGAN MESIN CETAK BRIKET UNTUK OPTIMALISASI PENGOLAHAN LIMBAH DI AROMA KAHURIPAN Adyatama, Achmad Reza; Yastica, Tiara Verita; Caesaron, Dino
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.15302

Abstract

Aroma Kahuripan merupakan sebuah brand yang bergerak di bidang minuman kopi siap minum di Jawa Barat. Setiap minggu, Aroma Kahuripan memproduksi konsentrat kopi untuk memenuhi permintaan dua store-nya. Setiap bulannya, Aroma Kahuripan menghasilkan sekitar 7760,5 gram limbah ampas kopi, dengan rata-rata persentase 40,64%. Limbah ini dikumpulkan dan dibuang di area produksi. Untuk mengatasi masalah ini dibutuhkan sebuah solusi yaitu merancang mesin cetak briket untuk mengoptimalkan pengolahan limbah ampas kopi menjadi briket. Metode yang digunakan adalah Quality Function Deployment (QFD) berdasarkan kebutuhan pengguna yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Penyebaran kuesioner QFD untuk mengukur tingkat kepuasan, kepentingan, dan harapan terhadap atribut produk dibandingkan dengan produk kompetitor. Berdasarkan hasil planning matrix didapatkan target spesifikasi dengan nilai contribution sebesar 4,95 dan nilai normalized contribution adalah 0,20 yang memfokuskan pada pengembangan penggerak produk mesin cetak briket.Kata Kunci:  Kopi, Limbah Ampas Kopi, Mesin Cetak Briket, Quality Function Deployment
PENGEMBANGAN MODEL BISNIS DENGAN PENDEKATAN LEAN CANVAS PADA KAFE TADASHI KOHI Jauhar, M. Wafi; Sulistyo, Budi; Prambudia, Yudha
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16316

Abstract

Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah UMKM terbanyak dengan jumlah sebanyak 1,49 juta unit usaha. Menurut Open data Bandung pada tahun 2022 terdapat 1.533 usaha dalam bidang makanan dengan 1.187 yaitu berupa kafe dan resto yang mana menjadikan Kota Bandung dijuluki sebagai salah satu surga kuliner di Indonesia. Pembukaan kafe menghadapi sejumlah tantangan, hal ini menunjukkan bahwa perlu untuk merencanakan berbagai strategi agar dapat bertahan menarik minat pelanggan serta mengimbangi persaingan dalam bidang usaha yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perancangan model bisnis untuk Kafe Tadashi Kohi guna mempersiapkan kafe yang akan dibukanya. Perancangan model bisnis diawali dengan melakukan pengumpulan data sekunder untuk selanjutnya dilakukan perancangan lean canvas. Hasil rancangan lean canvas selanjutnya akan diverifikasi guna memperkuat dasar pembuatan model bisnis. Selanjutnya dilakukan validasi dengan melakukan wawancara kepada early adopters. Solusi yang dihasilkan yaitu model bisnis yang baru sehingga pemiliki kafe lebih mengerti dan memahami apa yang perlu dipersiapkan dalam pembukaan usaha kafe baru.Kata Kunci:  Kafe Tadashi Kohi, Lean Canvas, Kopi, Pelanggan 
FRONT MATTER (COVER, DEWAN DIREKSI, KATA PENGANTAR DAN DAFTAR ISI) Jieom, Journal
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.17965

Abstract

PENJADWALAN INDUK PRODUKSI DAN IDENTIFIKASI KEADAAN KAPASITAS PRODUKSI DENGAN METODE RCCP PADA KEGIATAN PENYAMAKAN KULIT BUAYA PABRIK CV. XYZ Asaku L Tobing, Patrick Bito; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Mutaqqin, Prafajar Suksessanno
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v7i2.16214

Abstract

Industri manufaktur adalah industri yang membantu meningkatkan nilai tambah bahan baku, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, dan menjadi penyumbang devisa, pajak dan bea cukai terbesar. CV. XYZ pada 2023/2024, terlihat perbedaan antara realisasi dengan permintaan produk yang mencapai 6,67 persen. Produksi berdasarkan jumlah produk diterima dari koperasi. CV. XYZ memiliki permasalahan memakai hari sabtu sebagai hari produksi. Perbaikan dilakukan dengan menjadwalkan produk melalui peramalan permintaan terlebih dahulu untuk periode mendatang di tahun 2024. RCCP digunakan untuk mengidentifikasi kapasitas produk CV. XYZ yang mencapai 73%. Kemudian total biaya produksi keseluruhan menjadi sebesar Rp 5.892.646.000, dibandingkan dengan biaya produksi eksisting menimbulkan penurunan sebesar 73%. Penjadwalan produksi baru juga mencakup penambahan jam kerja dari September 2024 hingga Desember 2024.Kata Kunci:  Jadwal Induk Produksi, Lot Sizing, Rough Cut Capacity Planning

Page 10 of 13 | Total Record : 125