cover
Contact Name
Andhy Surya Hapsara
Contact Email
jurnalideguru@gmail.com
Phone
+628984400401
Journal Mail Official
jurnalideguru@gmail.com
Editorial Address
SMA Negeri 7 Yogyakarta, Jl. M.T. Haryono 47 Yogyakarta 55141
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru
ISSN : 25275712     EISSN : 27222195     DOI : https://doi.org/10.51169/ideguru
Core Subject : Education,
"Ideguru" means the overall thought conducted by teachers, in the form of classroom action research as well as scientific papers. The vision of Ideguru is to be one of the main references for teachers in planning, implementing and evaluating learning inovation in Yogyakarta Special Province (DIY), Indonesia. The mission of Ideguru is becoming a media for actualization and dissemination of scientific works for teachers in the region of DIY in particular and Indonesia in general.
Articles 964 Documents
Analisis Kemampuan Komunikasi Siswa dalam Ekstrakurikuler Drumband di Sekolah Dasar Nisrina Sofiliandini Sakinah; Irna Khaleda Nurmeta; Luthfi Hamdani Maula
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.1015

Abstract

This research aims to analyze the development of students' communication skills through extracurricular drumband activities in elementary schools. This research focuses on the school where the research is conducted, namely SDN Pakujajar CBM, Sukabumi city. With a focus on the research indicators of respect, empathy, and audible, this research uses descriptive qualitative methods to collect data through observation, interviews and documentation. The results show an increase in students' communication skills, with respect for the individual's role in the group, support between fellow members, and the ability to convey messages clearly. Apart from improving musical skills. Supporting factors such as the role of trainers, school support, student participation, and parental attention are the keys to the successful implementation of this activity. Therefore, this research suggests that drumband extracurricular activities have a positive impact on musical skills, and effectively shape students' communication skills, which are useful for success in various aspects of life.
Peran Pengorganisasian di Sekolah dalam Manejemen Bimbingan dan Konseling Aditia Kharisma Meliala; Uman Suherman; Fadhil Muhammad
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.1016

Abstract

The purpose of the study was to determine the role and tasks of the school organisation in the management of Guidance and Counselling. Organisational climate is a form of situation that occurs in an organisation that is formed by relationships between individuals. Many teachers complain about the discrepancies within their school hierarchy. For the school organisational environment to thrive and survive, mutual guidance is needed to create a supportive and effective environment. This research uses literature review research. Nazir (2003), revealed that literature research is a data collection technique by conducting a study of books, literature, records, and reports that have to do with the problem to be solved. In conclusion, the author recommends that school principals, understand the main tasks and functions of counsellors well and carefully, provide facilities and infrastructure for Guidance and Counselling teachers, so that Guidance and Counselling activities can be carried out properly. For subject teachers, they should collaborate with Guidance and Counselling teachers in socialising Guidance and Counselling services and participate in identifying students who are experiencing problems and help collect important information related to students' personal data.
Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Sejarah Rifa Shania Ramdhani; Didin Sarifudin; Wawan Darmawan
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.1017

Abstract

The diverse characters and abilities of students mean that every teacher must be able to think creatively in designing learning that takes into account the diversity of students. This is done so that the resulting learning is able to meet the learning needs of each student so that the expected learning objectives can be achieved. One type of learning that can meet students' learning needs is differentiation learning. The aim of this research is to determine the effect of differentiated learning on students' learning motivation in learning history. This research uses a Quasi Experimental research method with a non-equivalent group design (Pre-test and Post-test). The population and research sample chosen in this study was SMA Negeri 10 Tasikmalaya, class XI-8 as the experimental class and class XI-9 as the control class. The results of the research show that the average N-gain value of learning motivation in the experimental class is 0.47 in the medium category and the average N-gain value in the control class is 0.13 in the low category. Based on the results of these values, it shows that there is student learning motivation after being treated with differentiated learning in history learning, meaning that it can be concluded that there is an influence of differentiated learning on students' learning motivation in history learning.
Nilai – Nilai Tradisi Kesenian Terbang Gembrung Kampung Naga dan Marawis sebagai Alternatif Media Pembelajaran pada Mata Pelajaran Seni Musik di Sekolah Dasar Ayuningrum Ayuningrum; Ahmad Firdaus; Ila Rosmilawati
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.1023

Abstract

Kesenian rakyat atau tradisional seperti Terbang Gembrung dan Marawis mengandung nilai-nilai luhur warisan leluhur yang relevan untuk pendidikan karakter generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai tradisi pada kedua kesenian serta merumuskan model implementasinya ke dalam pembelajaran seni musik di sekolah dasar dengan mengaitkan kesenian Terbang Gembrung dengan kesenian Marawis. Kesenaian Marawis juga dikenal sebagai kesenian tradisional khas daerah pesisir utara Jawa dan Banten. Kesenian Marawis memiliki ciri khas tersendiri baik dari segi instrumen musik maupun lagu-lagu daerah yang dibawakan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus terhadap kesenian Terbang Gembrung Kampung Naga dan Marawis. Hasil studi menunjukkan nilai-nilai utama yang dikandung adalah religiusitas, pelestarian tradisi, pendidikan moral, gotong royong, dan cinta alam. Nilai-nilai tersebut selanjutnya dirumuskan implementasinya sebagai materi alternatif dalam pembelajaran seni budaya khususnya seni musik yang bersifat kontekstual dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar. Rekomendasi diberikan agar pemerintah dan sekolah berupaya melestarikan kesenian rakyat beserta nilai-nilainya melalui integrasi ke dalam kurikulum dan pembelajaran seni budaya di sekolah.
Peran Guru dalam Mendiagnosis Kesulitan Literasi Numerasi di Sekolah Dasar Negeri Pondok 01 Salsabila Adwitiya Sarwahita; Tri Sutrisno; Meidawati Suswandari
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.1024

Abstract

Peran guru penting dalam mengatur proses pendidikan siswa di sekolah. Hasil obervasi dan wawancara di SD Negeri Pondok 01, menunjukkan bahwa literasi numerasinya tergolong masih rendah, hasil itu diperoleh dari data siswa terkait nilai raport siswa, nilai ujian, nilai tugas harian yang masih dibawah kkm. Dalam wawancara dengan guru, siswa yang mengalami kesulitan literasi numerasi ada di kelas 2, 4, 5, dan 6 dengan jumlah keseluruhan siswa ada 7 anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, pengambilan sampel pada penelitian ini diambil dari siswa dan guru kelas di sekolah SD Negeri Pondok 01. Dalam penelitian ini membahas tentang peran guru dalam mendiagnosis kesulitan literasi numerasi. Kesulitan yang dialami oleh siswa pada materi operasi hitung pengurangan, operasi hitung perkalian dan bilangan desimal, pembagian porogapit, dan volume pada bagun datar. Pada masalah tersebut peran guru sangat penting dalam mengatasi permasalahan yang dialami oleh peserta didiknya, maka dari itu terdapat 4 langkah untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu identifikasi, diagnosis, prognosis, dan pemberian batuan atau terapi.
Peningkatan Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik melalui LMS Moodle pada Materi Dasar-Dasar Pemetaan Rendra Arjita; I Komang Astina; Syamsul Bachri; Tuti Mutia
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.1025

Abstract

Tujuan dari dilaksanakannya penelitian tindakan kelas (PTK) ini adalah untuk meningkatkan literasi numerasi peserta didik di kelas X.4 SMA Negeri Pesanggaran tahun pelajaran 2022/2023 melalui pemanfaatan LMS berbasis Moodle pada materi dasar-dasar pemetaan mata pelajaran Geografi. Penelitian ini diselenggarakan untuk mengatasi permasalahan rendahnya kemampuan litarasi numerasi peserta didik yang dilaksanakan dalam beberapa siklus. Jumlah peserta didik yang dijadikan sebagai subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X.4 dengan jumlah 35 peserta didik. Penelitian ini silakukan pada setiap siklus dengan langkah mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi pada setiap siklusnya. Proses pengumpulan data dilakukan menggunakan metode tes sesuai dengan indikator kemampuan literasi numerasi serta observasi pelaksanaan kegiatan pembelajaran oleh observer. Dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa telah terjadi peningkatan kemampuan literasi numerasi peserta didik melalui pemanfaatan LMS berbasis Moodle. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kemampuan literasi numerasi peserta didik kategori tinggi pada sebelum siklus dan siklus I sejumlah 1 (3%) peserta didik. Setelah diberlakukan tindakan, berdasarkan hasil observasi dan refleksi pada siklus II meningkat menjadi 19 (54%) peserta didik. Dengan demikian peningkatan kemampuan literasi numerasi peserta didik di kelas X.4 dapat disimpulkan telah memenuhi indikator keberhasilan pada siklus II, sehingga penelitian tidak perlu dilakjutkan ke siklus III.
Pengembangan E-Modul Berbasis Flipped Classroom Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Mufidatul Khusna; Priyono Tri Febrianto
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.1026

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan e-modul berbasis flipped classroom mata pelajaran IPAS bab 7 kelas IV Sekolah Dasar yang valid, efektif, dan menarik. Metode penelitian ini merupakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4D yang mempunyai empat tahap, yakni define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan), serta dissemination (penyebarluasan). Berdasarkan hasil penelitian, kevalidan ditinjau dari hasil validasi ahli desain pembelajaran, bahasa, materi, dan bahan ajar didapatkan rata-rata persentase 94,37% dengan kriteria sangat valid. Keefektifan dilihat berdasarkan hasil observasi guru sebesar 100% dan observasi aktivitas siswa 96,83% dengan kriteria sangat efektif, serta ketuntasan belajar klasikal sejumlah 100% dengan kriteria sangat baik. Kemenarikan ditinjau dari hasil angket respon guru sebesar 95% dan angket respon siswa sebesar 98,3% dengan kriteria sangat menarik. Dengan demikian, e-modul berbasis flipped classroom mata pelajaran IPAS kelas IV Sekolah Dasar terbukti valid, efektif, dan menarik sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi dalam mengembangkan bahan ajar yang inovatif.
Effectiveness of English Teaching Materials Based on the HOTS Integrated Hypertext Model on Students' Learning Outcomes Tatu Munawaroh; Yayat Ruhiat; Yudi Juniardi
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.1027

Abstract

An innovative approach to lesson planning incorporates the high order thinking skill (HOTS) model of learning with a strategy for identifying students' challenging words through hypertext. This study primarily evaluates the effectiveness of English language teaching materials utilising the hypertext integrated HOTS model on student learning outcomes. This study used a pre-test-posttest group design in its research technique, by involving 80 Class X pupils for the school year 2023/2024. Researchers utilised the snowball sampling approach to establish the necessary sample size. The students were assigned to Group A (experimental) and Group B (control). Subsequently, pupils take a pretest to identify any discrepancies between their knowledge levels. The research findings indicate that the observed T value is 8.313 and the significance value is below 0.05. Thus, it can be inferred that incorporating HOTS-based English teaching materials with the hypertext paradigm is effective in improving student learning results. This study is significant as it can enhance proficiency in the English language, particularly by emphasising the teacher's influence on the efficacy of HOTS-based English language teaching materials integrated with the hypertext model on student learning outcomes in English language acquisition.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik SMP pada Pemecahan Masalah Matematika Devi Kurniawati; Sarwo Edy; Fatimatul Khikmiyah
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.1028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kemampuan komunikasi matematis peserta didik pada mata pelajaran matematika dengan materi statistika ketika dihadapkan pada permasalahan matematika. Populasi penelitian ini adalah peserta didik yang berjumlah 32 yang terdiri dari 17 laki-laki dan 15 perempuan di Kelas IX A UPT SMPN 34 Gresik. Subjek pada penelitian ini diambil 9 peserta didik yang dibagi menjadi tiga kelompok yaitu tinggi, sedang dan rendah, pembagian kelompok berdasarkan penilaian matematika pada rapot. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan peserta didik dalam mengkomunikasikan ide matematika ketika bekerja dalam kelompok untuk memecahkan masalah matematika. Alat penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi instrumen tes tulis dan wawancara yang dirancang untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis peserta didik, tes tertulis sebanyak dua soal selanjutnya jawaban peserta didik dikomunikasikan dengan wawancara yang mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada uji tes tulis, subjek kelompok tinggi memiliki kinerja cukup baik pada soal nomor 1, sedangkan subjek kelompok menengah dan kelompok rendah memiliki kinerja baik dalam kemampuan komunikasi matematis pada soal 1. Pada soal nomor 2 subjek kelompok tinggi dan kelompok rendah memiliki kinerja baik dalam menyelesaikan masalah, sedangkan subjek kelompok sedang masih kurang baik dalam menyatakan argumentasinya terhadap komunikasi matematis pada pemecahan masalah matematika.
SEMAR sebagai Media Pembelajaran Orientasi Mobilitas Sosial Komunikasi (OMSK) untuk Meningkatkan Kemandirian Peserta Didik Tunanetra Nickita Kiki Praditya
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.1029

Abstract

This best practice aims to describe the use of SEMAR as a learning media for Communication Social Mobility Orientation (OMSK) which has an impact on increasing the independence of blind students when pouring water to make a drink. SEMAR means Sensor Aman Menuang Air Minum. SEMAR is a media created by the author to help blind students pour drinking water safely and independently. SEMAR is implemented in OMSK subject, on material to make a drink for class IX at SLB Negeri 1 Bantul. The method of best practices is a qualitative descriptive approach. The stages in this best practice activity consist of the preparation stage, implementation stage and evaluation stage. The author used a questionnaire evaluation of the use of SEMAR, then analyzed it and used it as a base of determining conclusions. Based on the results of the questionnaire, there is an increase in the independence of blind students in making a drink safely in OMSK learning using SEMAR media. Previously, students couldn’t make their own drink yet, it was because they were a little bit afraid of pouring drinking water, especially hot water. The presentation of students who had the independence to make a drink before using SEMAR media were only 50 then 73,75 after using five indicators for very poor, less, sufficient, good and very good (independent). Based on these indicators, it is known that students' independence in making a drink increased using SEMAR media. Thus, it can be concluded that SEMAR as a media that can increase the independence of blind students to make a drink.