cover
Contact Name
diah sudiarti
Contact Email
bbioshell@gmail.com
Phone
+6281236716433
Journal Mail Official
bbioshell@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kyai Mojo No. 101 Kaliwates, Jember 68133
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL BIOSHELL
ISSN : 23014105     EISSN : 26230321     DOI : -
Jurnal Bioshell bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara penelitian dan praktik, memberikan informasi, ide dan pendapat, selain ujian kritis kemajuan penelitian, pengajaran, pembelajaran biologi, Biologi, dan Pembelajaran IPA. Melalui cakupan kebijakan dan pengembangan kurikulum, hasil penelitian terbaru tentang pengajaran, pembelajaran dan penilaian biologi dikedepankan. Jurnal Bioshell menerima dan menerbitkan artikel dalam bentuk penelitian dan kajian (artikel ilmiah) di bidang pendidikan biologi dan pemanfaatan penelitian biologi dalam proses belajar mengajar. Semua artikel diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan menjalani proses penilaian sejawat. Ruang lingkup Jurnal Bioshell difokuskan pada penelitian / review pendidikan biologi, Biologi, dan Pembelajaran IPA.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress" : 12 Documents clear
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Booklet Bermuatan Etnosains pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Fase E SMA/MA Sugandi, Gita; Lufri, Lufri
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan terbuka adalah komponen penting yang berfungsi sebagai sumber belajar bagi pendidik dan peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang hasil analisis kebutuhan untuk pengembangan e-booklet yang memuat etnosains pada materi klasifikasi makhluk hidup kelas X Fase E di SMA Negeri 2 Lubuk Alung. Data penelitian menggunakan instrumen untuk studi pendahuluan yang terdiri dari lembar wawancara guru biologi mengenai kebutuhan pembelajaran, tantangan, dan angket observasi untuk peserta didik. Kemudian, 1 orang guru biologi dan 30 orang peserta didik kelas X Fase E menjadi subjek penelitian. Data yang diperoleh dari penelitian pendahuluan dianalisis dengan teknik analisis data statistik deskriptif kualitatif untuk mengetahui kebutuhan pengembangan e-booklet yang memuat etnosains pada materi klasifikasi makhluk hidup Fase E SMA/MA. Hasil analisis data peserta didik menyatakan 97,2% setuju terhadap pengembangan bahan ajar berupa e-booklet . Kesimpulan penelitian ini pengembangan e-booklet yang memuat etnosains dapat menjadi salah satu solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh guru dan peserta didik khususnya pada materi klasifikasi makhluk hidup Fase E SMA/MA.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Keterampilan Komunikasi Peserta Didik pada Materi Sistem Pernafasan Kelas XI di SMAN 3 Solok Suri, Oktavia Permata; Alberida, Heffi
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.4847

Abstract

Riset ini berupaya menganalisis sejauh mana penerapan Pendekatan pengajaran yang berfokus pada Inkuiri Terbimbing memengaruhi kemampuan komunikasi peserta didik topik sistem pernapasan di kelas XI SMAN 3 Solok. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan pengembangan keterampilan komunikasi sebagai salah satu kompetensi utama abad ke-21 yang dapat ditingkatkan melalui strategi pembelajaran aktif serta partisipatif. Pendekatan Dengan memanfaatkan metode eksperimen dan Desain Posttest Only Control Group, penelitian ini memilih sampelnya secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu (purposive sampling) di mana subjek dibagi menjadi dua kelas. Satu kelas (eksperimen) menerima perlakuan Inkuiri Terbimbing, sementara kelas lainnya (kontrol) menggunakan metode pembelajaran konvensional. Alat ukur penelitian mencakup lembar observasi serta angket keterampilan komunikasi. Data dianalisis dengan melakukan uji normalitas, homogenitas, dan pengujian hipotesis menggunakan Mann-Whitney Test. Dengan nilai signifikansi 0,000 (jauh di bawah 0,05), temuan ini mengindikasikan adanya perbedaan yang jelas dan berarti antara hasil yang dicapai oleh kedua kelas. Temuan Fakta ini menunjukkan bahwa penggunaan Pendekatan Belajar Inkuiri Terbimbing memberikan pengaruh yang baik pada peningkatan keterampilan komunikasi peserta didik. Siswa pada kelas eksperimen lebih aktif berdiskusi, mampu mengemukakan pendapat, serta menyampaikan konsep biologi secara terstruktur dan logis. Oleh karena itu, model Inkuiri Terbimbing layak dijadikan salah satu pilihan metode pembelajaran berhasil guna dalam memperkuat kemampuan komunikasi siswa, khususnya pada pembelajaran biologi yang menekankan pendekatan ilmiah dan kolaboratif.
Evaluasi Toksisitas Letal dari Kombinasi Antidepresan Fluoxetine dan Antihistamin Diphenhydramine: Sebuah Studi Kasus Maharani, Norika Aurelia; Aini, Anggun Qurrota; Putri, Rury Eryna; Kristianto, Sonny
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus kematian yang disebabkan oleh penyalahgunaan dan overdosis obat, semakin marak terjadi. Beberapa di antara obat yang sering ditemukan pada TKP berasal dari golongan antihistamin OTC dan antidepresan. Seseorang yang berkemungkinan mengonsumsi kedua golongan obat tersebut, memiliki peningkatan risiko toksisitas letal yang disebabkan oleh interaksi antara kedua obat. Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang risiko kombinasi toksisitas yang disebabkan oleh interaksi antara kedua golongan obat tersebut dan untuk membahas risiko terjadinya kasus yang serupa di Indonesia. Metode penulisan artikel ini didasarkan pada studi dari kasus kematian akibat kombinasi toksisitas. Dari kasus yang dibahas, dapat diketahui bahwa interaksi antara antihistamin OTC diphenhydramine dan antidepresan fluoxetine menyebabkan peningkatan toksisitas obat secara fatal di dalam darah korban, yang mengarah pada kematian korban. Komplikasi lain yang dapat disebabkan oleh interaksi antara kedua obat tersebut adalah sindrom serotonin. Studi lebih lanjut mengenai komplikasi lain yang disebabkan oleh interaksi yang dapat berakibat fatal antara kedua obat yang telah dibahas dan obat lain yang memiliki kemiripan dengan kedua obat tersebut masih diperlukan.
Feasibility Analysis of Essay Test Instruments to Assess Students’ Critical Thinking Skills in Contextual Learning Qadariah, Nosi; Nengsih, Rodiantifitri; Mairisiska, Titin; Rimin, Rimin; Kurniati, Rahmi; Qalbina, Putri
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.4842

Abstract

This study aims to analyze the feasibility of an essay-based assessment instrument developed to measure university students’ critical thinking skills in a contextual learning setting with local cultural integration. The instrument was constructed based on critical thinking indicators proposed by (Ennis, 2011) and embedded within environmental science content and the Kenduri Sko cultural tradition. Five expert validators assessed the instrument using a validation sheet covering five aspects: content relevance, item construction, language clarity, practicality, and cultural sensitivity. The results show that all aspects received an average score above 3.80, with an overall feasibility percentage of 96.15%, categorized as highly feasible. In addition, qualitative feedback from validators recommended minor revisions in question instructions and refinement of the scoring rubric. Overall, the instrument is considered suitable for use as an authentic assessment tool in culturally contextualized learning in higher education. Further empirical testing and reliability analysis are recommended for broader implementation
Pengaruh Pemangkasan Pucuk dan Jumlah Buah per Tanaman terhadap Produksi Melon Golden (Cucumis melo L.) pada Hidroponik Sistem Nutrient Film Technique (NFT) Amin, Ahmad Nur; Wahyuni, Endang Sri; Furoidah, Nanik; Arini, Silvia Fitri Mei
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.4849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemangkasan pucuk dan jumlah buah per tanaman terhadap produksi tanaman melon golden (Cucumis melo L.) dalam sistem hidroponik NFT. Penelitian dilaksanakan di Greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Islam Jember, pada bulan Januari hingga April 2025. Penelitian ini dilakukan menggunakan RAL faktorial 4×4 dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemangkasan (P) yang terdiri dari: P0 (tanpa pemangkasan), P1 (pemangkasan pucuk), P2 (pemangkasan tunas air), dan P3 (pemangkasan pucuk dan tunas air). Faktor kedua adalah jumlah buah per tanaman (B) yang terdiri dari: B0 (tanpa pembatasan), B1 (1 buah), B2 (2 buah), dan B3 (3 buah). Parameter yang diamati meliputi umur panen, berat buah, panjang buah, diameter buah, tebal daging buah, dan kadar gula. Data dianalisis dengan Analisis Varian dan uji lanjut Duncan pada taraf 5% menggunakan SPSS 27 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemangkasan tunas air (P2) memberikan hasil terbaik pada parameter diameter dan tebal daging buah. Perlakuan tiga buah per tanaman (B3) memberikan hasil terbaik pada parameter berat buah. Tidak ditemukan interaksi yang signifikan antara pemangkasan dan jumlah buah terhadap semua parameter yang diamati.
Hubungan Kadar Mioglobin Otot dengan Kemampuan Menyelam pada Beberapa Jenis Ikan Air Tawar Selvia, Selvia; Harahap, Fauziyah; Silitonga, Melva; Edi, Syahmi
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.5055

Abstract

Kajian literatur ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kadar mioglobin pada beberapa spesies ikan air tawar, (2) menjelaskan hubungan antara kadar mioglobin otot dengan kemampuan menyelam atau bertahan pada kondisi hipoksia, serta (3) mengidentifikasi spesies yang memiliki kadar mioglobin tinggi dan ketahanan menyelam paling lama. Hasil analisis literatur menunjukkan adanya perbedaan karakter struktural mioglobin antarspesies, yang memengaruhi kapasitas penyimpanan oksigen. Ikan gabus dan lele memiliki kadar mioglobin tinggi serta struktur mioglobin dengan afinitas oksigen kuat, memungkinkan keduanya menyimpan oksigen lebih banyak di jaringan otot dan bertahan lama saat hipoksia. Sebaliknya, ikan nila, gurame, dan ikan mas memiliki kadar mioglobin rendah–sedang sehingga daya tahan menyelam lebih rendah. Temuan ini memperkuat konsep bahwa mioglobin berperan penting dalam adaptasi fisiologis ikan air tawar terhadap kondisi oksigen rendah, dipengaruhi habitat, kebutuhan metabolik, dan struktur respirasi.
Pengaruh Pemberian Monosodium Glutamate (MSG) terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau Berdasarkan Panjang Batang dan Warna Daun Selvia, Selvia; Hasibuan, Hasni Periadi; Harahap, Fauziyah; Silitonga, Melva; Edi, Syahmi
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.5158

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan tanaman legum penting sebagai sumber karbohidrat dan protein. Peningkatan pertumbuhan tanaman dapat dilakukan melalui intensifikasi budidaya, salah satunya dengan penggunaan Monosodium Glutamat (MSG) sebagai biostimulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyiraman air dan larutan MSG terhadap pertumbuhan awal kacang hijau. Metode yang digunakan adalah percobaan dengan dua perlakuan, yaitu penyiraman air dan MSG, menggunakan media tanah dalam polybag. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang daun selama tujuh hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyiraman air menghasilkan pertumbuhan yang lebih stabil, sedangkan pemberian MSG mampu mempercepat pertumbuhan awal tetapi bersifat fluktuatif pada hari berikutnya. Oleh karena itu, penggunaan MSG perlu dikontrol agar tidak menghambat pertumbuhan tanaman. Rendahnya produktivitas ini disebabkan oleh penggunaan benih non-unggul, pemupukan yang kurang tepat, serta kondisi tanah yang kurang subur. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi kacang hijau melalui penerapan teknologi budidaya yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Namun, kajian mengenai pengaruh MSG terhadap pertumbuhan awal kacang hijau dalam skala polybag dan pengamatan harian masih terbatas.
Karakterisasi Ekstraksi Glukomanan Ampas Kelapa (Cocos nucifera) dan Pektin Kulit Mangga (Mangifera indica) Farid, Ulfa Maulida; Utami, Vita Kurnia; Putri, Fairuza Maulida; Romdhani, Ahmad Mundzir
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.5162

Abstract

Kelapa merupakan buah yang dikenal dengan sejuta manfaat bahkan limbah ampas kelapanya. Di sisi lain limbah buah tropis seperti limbah kulit mangga juga perlu dikelola lebih lanjut mengingat potensi nutrisi di dalamnya. Oleh karena itu perlu adanya karakterisasi ekstraksi ampas kelapa dan kulit mangga menjadi glukomanan dan pektin. Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi menggunakan pelarut aquades dan etanol 96% pada perbedaan suhu. Pengukuran karakterisasi meliputi uji rendemen, uji kadar air, berat dan pH. Karakterisasi hasil ekstraksi glukomanan ampas kelapa (Cocos nucifera) menujukkan nilai rendemen sebesar 8%, kadar air 5,92% dengan berat 0,655 gr dengan pH 7. dan pektin kulit mangga (Mangifera indica) menunjukkan nilai rendemen sebesar 15%, kadar air sebesar 12,33% dengan berat 0,876 gr pada ph 3. Hasil ekstraksi glukomanan ampas kelapa dan pektin kulit mangga menunjukkan perbedaan karakteristik berdasarkan nilai rendemen, berat dan kadar air yang dipengaruhi oleh perbandingan bahan baku dengan pelarut dan suhu ekstraksi.
Pengaruh Jenis Tanah pada Percepatan Perkecambahan Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Amanda, Putri; Tambunan, Diana Putri Kamila; Harahap, Fauziyah; Silitonga, Melva; Edi, Syahmi
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.4831

Abstract

Pertumbuhan awal tanaman, khususnya fase perkecambahan, sangat dipengaruhi oleh media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis tanah (humus, liat, dan pasir) terhadap percepatan perkecambahan dan pertumbuhan vegetatif awal kacang hijau (Vigna radiata L.). Desain yang digunakan adalah eksperimental sederhana dengan satu faktor perlakuan, dan pengamatan dilakukan selama tujuh hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah humus memberikan waktu muncul radikula tercepat (24 jam) dan plumula tercepat (48 jam). Keunggulan ini karena humus memiliki aerasi, bahan organik, dan kapasitas menahan air yang seimbang. Sebaliknya, tanah pasir menunjukkan waktu muncul paling lambat (radikula 48 jam; plumula 72 jam) karena retensi air dan hara yang rendah. Selain itu, tanah humus juga menghasilkan pertumbuhan awal terbaik, dengan tinggi rata-rata 11 cm dan 3 helai daun sejati pada hari ke-7, jauh melampaui tanah liat (7,5 cm) dan pasir (4,2 cm). Kesimpulan menunjukkan bahwa jenis tanah memengaruhi secara signifikan laju perkecambahan dan pertumbuhan awal; tanah humus adalah media tanam yang paling optimal untuk budidaya kacang hijau.
Pengaruh Jenis Air (Air Sumur, Air Mineral, Air EcoEnzim) terhadap Pertumbuhan Daun Tanaman Kacang Hijau Azhari, Muhammad; Pribadi, Koko; Harahap, Fauziyah; Silitonga, Melva; Edi, Syahmi
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.4869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jenis air terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau (Phaseolus radiatus). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya ketersediaan air sebagai jenis aktifator enzim dan hormon yang berperan dalam proses perkecambahan dan pertumbuhan tanaman. Metode eksperimen digunakan dengan membandingkan tiga jenis air, yaitu air eco-enzyme, air mineral (air galon), dan air sumur. Sebanyak dua belas polybag kacang hijau, masing-masing berisi enam benih, diberikan perlakuan dengan jenis air yang berbeda dan diletakkan pada tempat yang mendapat sinar matahari secara merata selama tujuh hari pengamatan. Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, ukuran daun, dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air eco-enzyme memberikan hasil pertumbuhan terbaik, diikuti air mineral, dan terakhir air sumur. Tinggi tanaman dan ukuran daun terbesar diperoleh pada perlakuan air eco-enzyme. Kesimpulannya, jenis air yang digunakan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau, dan eco-enzyme dapat direkomendasikan sebagai alternatif jenis irigasi ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas tanaman ini.

Page 1 of 2 | Total Record : 12