cover
Contact Name
Syahrial Ayub, M.Si
Contact Email
syahrial_ayub@unram.ac.id
Phone
+6281803711284
Journal Mail Official
geoscienceed@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No. 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27232905     EISSN : 27232913     DOI : https://doi.org/10.29303/goescienceedu
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceEd Journal): |e-ISSN: 2723-2913, p-ISSN: 2723-2905| diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun (Peride Juni dan Desember) dan dimulai pada bulan Juni 2020 oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram. Artikel dapat diterima dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. GeoScienceEd merupakan wadah publikasi penelitian pendidikan, sains, geologi dan geofisika. Cakupan dari jurnal ini adalah artikel ilmiah berupa hasil penelitian yang meliputi pendidikan, sains, kebumian, geologi dan geofisika.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,038 Documents
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sma Negeri Pada Mata Pelajaran Geografi Kamur, Sudarwin; Septi Andriani; Ahmad Iskandar; samsi awal; Gaby Nanda Kharisma
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.555

Abstract

This study aims to analyze the critical thinking skills of high school students in geography subjects in Mawasangka District. The type of research used in this study is descriptive research. The approach to this study is qualitative with a qualitative research method while the form of this research is qualitative descriptive. The instruments used were observation sheets and interview guidelines. The data analysis used is a qualitative data analysis technique according to Miles and Huberman. The subjects of this study are teachers and students of State High Schools in Mawasangka  district who are accredited A and B. Sampling techniques use random probability sampling. Data collection techniques with interviews, observations and documentation. Based on the results of the study, it can be seen that students' critical thinking skills from the five indicators that have been determined, namely analytical skills, synthesis skills, problem-solving skills, inference skills and evaluation skills in general, it can be concluded that students' critical thinking skills are quite good. This is evidenced by the indicators of problem-solving skills that students have are relatively less than other indicators. Meanwhile, students' skills that are classified as good are indicators of evaluating.  
Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Geografi Geografi SMA Negeri Di Kabupaten Kolaka Timur Kamur, Sudarwin; Reski Amalia; Eko Hariyadi; Nasarudin; Ahmad Iskandar; Gaby Nanda Kharisma
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.556

Abstract

Penelitian ini dilator belakangi  pentingnya bagi guru untuk memiliki kompetensi pedagogik, terutama guru geografi, karena kompotensi pedagogik adalah kemampuan yang berkaitan dengan pemahaman peserta didik dan tuntutan terhadap guru sebagai profesional. Kemampuan guru untuk mengelola pembelajaran yang mencakup memahami peserta didik, merancang dan melaksanakan pembelajaran, menilai hasil belajar, dan membantu peserta didik mencapai potensi mereka sendiri dikenal sebagai kompetensi pedagogik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kapasitas pedagogis guru geografi di SMA Negeri di Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan melibatkan 10 guru geografi di SMA Negeri Kabupaten Kolaka Timur. Hasilnya menunjukkan bahwa kompetensi pedagogis guru geografi secara keseluruhan tergolong dalam kategori "Baik" dengan presentasi deskriptif 85%.    
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran IPAS DI SDN 5 Bringin Difa Ristantyaning Widi, Nindya; Mubarok, Husni; Alie Muzakki, Muhammaad
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.560

Abstract

Abstract: Implementasi Kurikulum Merdeka pada peserta didik memerlukan pemikiran dari seorang guru agar menyediakan pembelajaran yang menarik dan bermakna. Mata Pelajaran IPAS yang merupakan mata pelajaran baru bagi peserta didik kelas 4 SD perlu diberikan berbagai kegiatan dan tahapan sehingga peserta didik mendapatkan pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara seorang guru dalam menerapkan kegiatan berdasarkan Kurikulum Merdeka dalam materi pelajaran IPAS. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian narrative research. Guru di kelas 4 di SD Negeri 5 Bringin sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi terkait hal-hal penelitian. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan SDN 5 Bringin sudah menerapkan kurikulum merdeka serta dinyatakan sebagai sekolah penggerak. Dalam penerapan kurikulum merdeka untuk mata pelajaran IPA serta IPS yang digabung menjadi IPAS, terdapat teknis khusus di mana setiap semester terdiri dari 2 bab IPA serta 2 bab IPS, berbeda dengan pendekatan sebelumnya yang memisahkan semester 1 untuk IPA serta semester 2 untuk IPS. Gabungan itu bertujuan untuk menghindari monotonisasi pembelajaran serta memberi kebebasan, dengan jadwal pembelajaran IPAS kelas IV di hari Senin serta Rabu, mulai pukul 07:00-08:45 serta 09:00-10:10 berturut-turut. Proses pembelajaran IPAS membutuhkan waktu sekitar 5 jam setiap minggunya. Pada perencanaan pembelajaran IPAS, guru mempergunakan modul pembelajaran sebagai panduan. Pembelajaran IPAS melibatkan banyak kegiatan kelompok, diskusi, serta presentasi hasil kerja kelompok peserta didik, menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih nyata pada konteks kurikulum merdeka.  
Analisis Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Fisik dan Perubahan Perilaku pada Anak Sekolah Dasar Landu, Mekson Fernandes; Ni Ketut Suarni; I Gede Margunayasa
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 1 (2024): February
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i1.561

Abstract

Gadget merupakan salah satu alat komunikasi yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia. Sehingga di era saat ini gadget tidak hanya dikonsumsi oleh kalangan orang dewasa melainkan juga oleh kalangan anak- anak. Maraknya penggunaan gadget pada anak dapat menghambat proses perkembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan fisik dan perilaku pada anak sekolah dasar. Metode dalam penelitian ini menggunakn metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara. Setelah data dikumpulkan kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terjadinya ketergantungan dan kecanduan yang mengakibatkan kemalasan terhadap anak dalam beraktivitas, terganggunya kesehatan dari segi fisik, dan konsentrasi belajar semakin berukarang.
Implementasi Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi di Sekolah Dasar Namira, Hafifah; Febria Ikasari; Feviona Septia Nasti; Fitria Nurfatiah; Fuad Ali Zam-Zam; Hananto Fachru Rohman
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.577

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) terhadap peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa di SDIT Al-Istiqomah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sejauh mana guru menerapkan pendekatan TaRL (Teaching at the Right Level) dalam pembelajaran dan apakah pendekatan ini dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan literasi numerasi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan analisis deskriptif yang melibatkan 4 orang guru kelas VI sebagai responden. Data dikumpulkan melalui angket yang terdiri dari 17 pertanyaan yang berkaitan dengan pengalaman, dampak dan tantangan dalam penerapan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar guru memahami konsep Teaching at the Right Level (TaRL), namun penerapannya kurang konsisten dan optimal. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan digital siswa, namun kesulitan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman mendalam tentang pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) pada beberapa guru, dan guru kesulitan menempatkan siswa pada level yang sesuai dengan kemampuannya. Penelitian ini menyarankan perlunya sosialisasi Teaching at the Right Level (TaRL) yang lebih intensif dan penilaian yang lebih tepat untuk mengoptimalkan penerapan pendekatan ini dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa.
Penerapan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas III SDN 42 Ampenan Mulyati, Suci; Wirawan, Bambang; Nurhasanah, Hj.
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi sejauh mana peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran berbasis proyek. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yakni “Bagaimana penerapan pembelajaran berbasis proyek dapat meningkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas III SDN 42 Ampenan” Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif yang bekerjasama dengan DPL, Guru pamong, guru kelas dan teman sejawat. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 42 Ampenan yang berjumlah 35 siswa, terdiri dari 19 siswa laki- laki dan 16 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tekhnik observasi dan hasil belajar yang dilakukan selama pelaksanaan PPL pada siklus I dan siklus II sedang berlangsung. Tekhnik analisis data yang dipergunakan adalah tekhnik kuantitatif dan kualitatif. Tekhnik kuantitatif untuk mengolah data kuantitatif hasil test. Sedangkan tekhnik kualitatif untuk menganalisis data kualitatif non test. Berdasarkan penelitian yang peneliti lakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model Project Based Learning pada kelas III SDN 42 Ampenan terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar mencapai 55% pada pra siklus, 65% pada siklus 1 dan meningkat hingga menyentuh angka 90% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut maka terjadi peningkatan hingga 35% dan telah melampaui persentase yang telah ditentukan sebelumnya yakni 80%. Sedangkan ditinjau dari hasil belajar peserta didik, terjadi peningkatan jumlah siswa yang mengalami ketuntasan pada mata pelajaran tematik. Pada pra siklus hingga siklus II peningkatan hingga mencapai 46% dengan perolehan nilai rata-rata mencapai angka 80 dan telah melebihi KKM yang ditentukan sekolah. Dengan demikian penggunaan model Project Based Learning efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas III SDN 42 Ampenan tahun pelajaran 2023/2024.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik Fase F Pada Materi Momentum Dan Impuls Di SMAN 6 Mataram Sari, Rosita; Hikmawati, Hikmawati; Kosim, Kosim; Rahayu, Satutik
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik pada materi momentum dan impuls kelas XI. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 6 Mataram yang berjumlah empat  kelas. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas XI.1 sebagai kelas eksperimen dan peserta didik kelas XI. 3 sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan berupa esai sebanyak 9 soal keterampilan berpikir tingkat tinggi yang telah diuji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran soal, serta daya beda soal. Hasil nilai rata-rata keterampilan berpikir tingkat tinggi posttest peserta didik diperoleh pada kelas eksperimen adalah 81,02 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 73,07. Data posttest yang telah diuji normalitas dan dilanjut dengan uji hipotesis menggunakan uji-t  polled varians dengan taraf signifikan 5%. Hasil uji hipotesis nilai thitung  2,367 lebih besar dari ttabel 2,002  maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan kriteria nilai thitung lebih besar dari ttabel maka Ho ditolak dan Ha di terima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model problem-based learning terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik Fase F pada materi momentum dan impuls di SMAN 6 Mataram.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Fluida Dinamis SMA Negeri 1 Kediri Hulwa, Jihan; Wahyudi; Ahmad Busyairi; Ahmad Harjono
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi fluida dinamis di SMA Negeri 1 Kediri. Penelitian ini meruapakan penelitian quasi eksperimen dengan desain Nonequivalen Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI di SMAN 1 Kediri tahun ajaran 2024/2025. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling ditentukan sampel dari penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 1 dengan jumlah 28 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 2 dengan jumlah 28 peserta didik sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa soal uraian. Sebelum instrumen tes diberikan terlebih dulu dilakukan uji coba instrumen yaitu uji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya pembeda. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing adalah 85,18 dan peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 79,49 Hasil pengujian hipotesis yang menggunakan uji-t, yaitu t-test polled varians dengan taraf signifikan 5% atau 0,05 dan di peroleh nilai t_hitung sebesar 2,31 dan  t_tabel 2,01. Jika  lebih besar dari t_tabel , maka maka H_0 ditolak dan H_a diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis  peserta didik.    
Meningkatkan Kemampuan Belajar Siswa Melalui Penerapan Metode Permainan Pada Mata Pelajaran Matematika Pokok Bahasan Pecahan Pada Kelas Ii Sdn 42 Ampenan Tahun 2023/2024 Apriani, Lilik; Wirawan, Bambang; Nurhasanah, Nurhasanah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.588

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas II SDN 42 Ampenan Tahun Ajaran 2024/2025 dalam pelajaran matematika dengan materi pokok pecahan. Berdasarkan data rata-rata nilai akhir matematika dari 32 siswa, sebanyak 17 (53,2%) siswa yang kemampuan matematika dengan materi pecahan belum mencapai kriteria ketuntasan minimum 60, dan sebanyak 15 (46,8%) siswa yang kemampuam matematika dengan materi pecahan sudah mencapai atau melebihi nilai 60. Katagori tersebut disebabkan pembelajaran yang di terapkan oleh guru cenderung monoton dan media yang digunakan guru tidak sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa serta kurang menarik untuk siswa. Guru belum bisa menerapkan model dan metode yang sesuai untuk pembelajaran matematika dengan materi pecahan. Untuk menguasai hal ini peneliti mengadakan upaya perbaikan menggunakan metode pembelajaran sambil bermain pada pembelajaran matematika dengan pokok bahasan pecahan. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan matematika siswa dengan menerapkan metode permainan pada mata pelajaran matematika dengan pokok bahasan pecahan kelas II SDN 42 Ampenan tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian tindakan kelas ini berlangsung dalam dua siklus dengan teknik pengambilan data menggunakan lembar observasi kegiatan guru, lembar observasi kegiatan siswa dan lembar penilaian unjuk kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan dengan perolehan nilai rata-rata kelas pada siklus 1 yaitu 67,03 dan meningkat pada siklus 2 dengan nilai rata-rata mencapai 73,87 dengan peningkatan nilai rata-rata sebanyak 6,84. Sedangkan ketuntasan klasikal 71,87% pada siklus 1 dan meningkat pada siklus 2 dengan ketuntasan klasikal 87,50% dengan peningkatan ketuntasan klasikal 15,63%. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa penggunakan metode permainan dapat meingkatakan kemampuan matematika siswa pada pokok bahasan pecahan kelas II SDN 42 Ampenan tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengaruh positif terhadap upaya peningkatan pembelajaran muatan pelajaran Matematika.
Analysis of Seismicity and Return Period of Earthquakes in South Pesisir Regency West Sumatra Province Using the Likelihood Method Husna, Azmi Asmaul; Syafriani; Hamdi; Letmi Dwiridal
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.589

Abstract

The South Pesisir area was one of the areas that was rocked by an earthquake on September 30, 2009. The earthquake that occurred caused damage and loss of life. Based on these conditions, the South Pesisir Regency area was identified as an earthquake-prone area. Therefore, it is necessary to research seismicity and return period in the regency. This research used the statistical likelihood method to determine the accumulated rock stress, seismcity and return period of eartquakes. The data used is earthquake data for the period 1934-2023 with a magnitude ≥4 SR and a depth of ≤300 km. The results of this research provided an overview of the seismicity and return period in the South Pesisir Regency. Seismicity was determined based on rock stress condition (b-value) and on the level seismic activity (a-value). Based on calculations showed that the a-value and b-value for the 20-year and 90-year intervals ranged between 6.16-10.9 and 0.953-2.17, respectively. Earthquakes return periods at intervals of 20 years and 90 years for the magnitude range 4.0-4.4 produced almost the same return period, namely less than one year. Meanwhile, earthquakes with magnitudes of 4.5-6 had recurrence periods ranging from 1 to 63 years.

Page 22 of 104 | Total Record : 1038