cover
Contact Name
Syahrial Ayub, M.Si
Contact Email
syahrial_ayub@unram.ac.id
Phone
+6281803711284
Journal Mail Official
geoscienceed@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No. 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27232905     EISSN : 27232913     DOI : https://doi.org/10.29303/goescienceedu
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceEd Journal): |e-ISSN: 2723-2913, p-ISSN: 2723-2905| diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun (Peride Juni dan Desember) dan dimulai pada bulan Juni 2020 oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram. Artikel dapat diterima dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. GeoScienceEd merupakan wadah publikasi penelitian pendidikan, sains, geologi dan geofisika. Cakupan dari jurnal ini adalah artikel ilmiah berupa hasil penelitian yang meliputi pendidikan, sains, kebumian, geologi dan geofisika.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,038 Documents
Peningkatan Kemampuan Numerasi Siswa melalui Media Flashcard pada Materi Bangun Ruang Kelas II SDN 32 Cakranegara Qolbuani, Lulu Qolbuani; Qomariah, Nur; Nisa, Hairun
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1343

Abstract

This study aimed to improve the numeracy skills of second-grade students at SDN 32 Cakranegara on the topic of three-dimensional shapes through the use of flashcard media. The research employed Classroom Action Research (CAR) with two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects of the study were 24 students. Data were collected through numeracy tests, observation sheets of student activity, and field notes, and were analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods. Pre-cycle results showed a learning mastery of 45.83% with an average score of 65.4. In Cycle I, after implementing flashcards, the average score increased to 73.2 with a mastery level of 70.83%, although student engagement reached only 78%. Improvements in Cycle II included adding real-object images to the flashcards and implementing group competition games. As a result, the average score increased to 81.5, learning mastery reached 91.67%, and student engagement rose to 91%. These findings indicate that contextual and interactive flashcards are effective in enhancing students’ understanding of three-dimensional shapes and increasing their engagement. This media is suitable as an alternative teaching tool for mathematics learning in elementary schools.
Efektivitas Les Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa SDN 2 Ampenan Qalby, Nurul; Astawa, I Made Suwasa; Khaer, Fikratul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1344

Abstract

This study aimed to examine the effectiveness of a reading literacy tutoring program in improving students’ reading skills at SDN 2 Ampenan. The subjects of the study consisted of 16 students, including 7 third-grade students, 5 fourth-grade students, and 4 fifth-grade students. The research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, with stages of planning, implementation, observation, and reflection. Research instruments included student activity observation sheets and reading skill tests covering five aspects: accurate word recognition, pronunciation accuracy, word completeness, reading fluency and proper intonation, and text comprehension. The results indicated a significant improvement in students’ reading skills, with the average score increasing from 56.4% in the pre-action stage to 85.2% in Cycle II, with the largest improvement observed in text comprehension (60%). Student activity also increased from 58.4% in the pre-action stage to 88.0% in Cycle II, moving from the “Adequate” to “Very Good” category. These findings align with previous studies in Indonesia, which emphasize that structured literacy instruction combined with intensive guidance can enhance students’ reading skills and learning motivation. Thus, reading literacy tutoring can be recommended as an effective instructional strategy to improve literacy in elementary schools.
Pemanfaatan Media Papan Kata dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Dasar dan Keaktifan Belajar Di Kelas I SDN 2 Ampenan Saputra, Sarjan; Astawa, I Made Sujwasa; Khaer, Fikratul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1371

Abstract

This study is a Classroom Action Research (CAR) conducted at SDN 2 Ampenan with the aim of improving first-grade students’ basic literacy skills and learning activeness through the use of word-board media. The study was motivated by the low level of students’ early reading skills, as many students still struggled to recognize letters and combine them into words. The research was carried out in two cycles, each consisting of the planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects of the study were 20 first-grade students. Data collection instruments included observation sheets, field notes, and reading skill tests. The results showed an improvement in students’ reading skills from Cycle I to Cycle II. In Cycle I, 12 students (60%) achieved mastery, while 8 students (40%) had not yet met the criteria. After revisions were implemented in Cycle II, the number of students who achieved mastery increased to 17 (85%), with only 3 students (15%) remaining below the standard. In addition, the use of word-board media was found to enhance students’ learning activeness, as evidenced by increased participation, enthusiasm, and confidence during reading activities. In conclusion, the use of word-board media is effective in improving basic literacy skills as well as promoting learning activeness among first-grade students at SDN 2 Ampenan.
Analisis Strategi Guru Dalam Penerapan Hak dan Kewajiban Siswa Pada Kegiatan P5 Qoirul Ananta, Agti Fiana; Ermawati, Diana; Pratiwi, Ika Ari
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menerapkan hak dan kewajiban siswa melalui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada siswa kelas III SD 3 Barongan dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan. Fokus penelitian adalah bagaimana guru mengintegrasikan pemahaman hak dan kewajiban ke dalam pembelajaran proyek pembuatan celengan dari botol bekas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran variatif seperti pembentukan kelompok kerja, pembagian peran, pendampingan aktif, dan penggunaan media kreatif. Strategi ini mampu meningkatkan partisipasi, rasa tanggung jawab, serta kesadaran siswa terhadap hak-haknya, seperti menyampaikan pendapat dan mendapatkan perlakuan adil. Namun, terdapat tantangan berupa ketimpangan pemahaman dan partisipasi antar siswa. Penelitian menyimpulkan bahwa strategi guru berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter dan pemahaman hak serta kewajiban siswa secara seimbang. Rekomendasi diberikan agar strategi pembelajaran lebih adaptif dan personal agar semua siswa dapat mengikuti dengan optimal. Dampak penelitian ini terlihat dari peningkatan sikap tanggung jawab dan kerjasama siswa dalam kegiatan pembelajaran, serta meningkatnya kesadaran siswa sebagai individu yang memiliki hak dan kewajiban dalam komunitas sekolah. Kegiatan P5 juga terbukti efektif sebagai sarana pembentukan karakter pelajar yang kreatif, mandiri, dan peduli lingkungan, yang menjadi modal penting bagi mereka dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Analisis Zona Rawan Bencana Tanah Longsor Menggunakan Pendekatan Fuzzy Analytical Hierarchy Proses (FAHP). Studi Kasus Daerah Barangin dan Sekitarnya, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat Setiawan, Budhi; Kurniawan, Deviyanto
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1191

Abstract

Bencana tanah longsor merupakan bencana alam dengan dampak yang signifikan bagi keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan, khususnya di wilayah dengan kondisi topografi curam seperti Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan memetakan zona rawan longsor dengan pendekatan Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP), yang mampu menangani ketidakpastian secara objektif. Empat kriteria utama dianalisis dengan masing-masing bobot akhirnya yaitu kemiringan lereng (27,86%), curah hujan (27,86%), jenis tanah (22,59%), dan tutupan lahan (21,70%). Setiap kriteria diberi bobot menggunakan pendekatan FAHP menghasilkan bobot relatif: kemiringan lereng 27,86%, curah hujan 27,86%, jenis tanah 22,59% dan tutupan lahan 21,70%. Peta tematik dari tiap kriteria diintegrasikan dengan teknik weighted overlay menggunakan ArcGIS untuk menghasilkan peta zonasi kerawanan longsor. Hasilnya pemetaan menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah termasuk zona kerawanan sedang, sementara zona tinggi terkonsentrasi di area lereng curam dan curah hujan tinggi.
Analisis Kestabilan Lereng Pit X dengan Metode Morgenstern-Price Setiawan, Budhi; Rio, Ferdinan; Rosihan, Pebrianto
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kestabilan lereng di Pit X, PT Bukit Asam, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dengan menggunakan metode Morgenstern-Price. Lokasi penelitian memiliki kondisi geoteknik yang kompleks akibat material hasil disposal yang heterogen dan tidak terkonsolidasi. Metode Morgenstern-Price digunakan untuk menghitung faktor keamanan (FK) pada empat penampang kritis, berdasarkan data geometri lereng dan parameter kekuatan geser dari hasil uji laboratorium. Hasil analisis menunjukkan bahwa penampang B–B’ memiliki nilai FK terendah sebesar 1,614 dan dikategorikan sebagai kurang stabil, sedangkan penampang D–D’ memiliki nilai FK tertinggi sebesar 3,357 dan tergolong sangat stabil. Penampang A–A’ dan C–C’ masing-masing menunjukkan kondisi stabil dengan nilai FK sebesar 1,813 dan 2,489. Variasi kestabilan lereng dipengaruhi oleh kombinasi geometri lereng, kohesi, sudut geser dalam, serta kondisi air tanah. Penelitian ini membuktikan bahwa metode Morgenstern-Price efektif dalam mengidentifikasi sektor lereng berisiko dan dapat menjadi acuan dalam perencanaan teknis lereng tambang terbuka.
Pengaruh Budidaya Rumput Laut Terhadap Pendapatan Masyarakat Desa Letekonda Kecamatan Laura SBD Mbaba, Karel Yesaya; Wohangara, Maria G.L.; Lero, Oni R.; Natara, Dion; Ngongo, Yansensius M.; Noka Wea, Eleonora Darius
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1222

Abstract

Masyarakat desa Letekonda membudidayakan rumput laut di pesisir pantai Katewela. Berdasarkan hasil survey mandiri yang dilakukan peneliti, jenis rumput laut yang dibudidayakan adalah Eucheuma cottoni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budidaya rumput laut terhadap pendapatan masyarakat Desa Letekonda. Pengumpulan data yang dilakukan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data diperoleh melalui pengamatan dan wawancara, dimana metode wawancara yang dilakukan adalah wawancara terbuka. Hasil penelitian diperoleh produksi rumput laut kering di Desa Letekonda, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, dari 18 petani rumput laut mencapai 1.704 kg dalam satu kali produksi. Dari hasil tersebut, total penerimaan mencapai Rp 18.744.000 per panen. Total pendapatan petani rumput laut untuk 528 bentangan adalah Rp 4.944.000 per panen, dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 13.800.000 dalam satu kali produksi. Panjang setiap bentangan berkisar antara 20-50 meter, dengan total panjang bentangan yang dimiliki petani antara 25 - 50. meter. Hasil produksi mencapai 1.704 kg/meter. Dari produksi tersebut, penerimaan petani rumput laut adalah sebesar Rp 30.281 per meter. Sementara itu, pendapatan petani rumput laut tercatat sebesar Rp 7.987 per meter, dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 22.294 per meter.
Analisis Geomorfologi Pada Daerah Napal Licin dan Sekitarnya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan Ismaryanto, Ismaryanto; Setiawan, Budhi; Rochmana, Yogie Zulkurnia
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1246

Abstract

Daerah Napal Licin dan sekitarnya memiliki bentang alam yang sangat menarik dan bervariasi. Namun, pembahasan mengenai analisis geomorfologi daerah tersebut belum dilakukan secara komprehensif. Analisis geomorfologi memberikan pemahaman mengenai dinamika dan evolusi bentuk lahan yang telah berkembang pada suatu daerah. Penelitian ini menggunakan metode observasi lapangan dan analisis studio untuk mengkaji komposisi, genesa, dan evolusi bentuk lahan dengan pendekatan morfografi, morfometri, serta morfogenesa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah studi memiliki variasi bentuk lahan yang terdiri dari 12 klasifikasi, yang meliputi Perbukitan Struktural, Perbukitan Karst, Perbukitan Rendah Denudasional Tererosi Lemah, Perbukitan Denudasional Tererosi Sedang, Perbukitan Denudasional Tererosi Kuat, Perbukitan Tinggi Denudasional Tererosi Kuat, Dataran Aluvial, Dasar Sungai, Dataran Banjir, Point Bar, Channel Bar, dan Channel Irregular Meander. Penelitian ini memberikan pemahaman penting tentang dinamika perubahan permukaan bumi yang dipengaruhi oleh faktor alamiah dan antropogenik, serta implikasi penggunaannya untuk perencanaan tata ruang dan pengelolaan lingkungan.
Kontrol Struktur Geologi Terhadap Distribusi Manifestasi Panas Bumi di Daerah Subang dan Sekitarnya, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Rastra, Rastra Yandra Satya Nugraha; Sutriyono, Edy; Gusti, Ugi Kurnia
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1254

Abstract

The influence of geological structures on the distribution of geothermal manifestations in the Subang area and its surroundings, Kuningan Regency, West Java Province, was assessed through an integrated approach combining lineament analysis based on Digital Elevation Model (DEM) imagery, fault and fracture density mapping, surface temperature analysis using Landsat 8 imagery, and surface geological surveys. The results indicate that three main hot spring points are closely associated with high-density fracture zones and active thrust fault systems. The primary geological structures controlling the system include the Ci Monte Fault and Situ Gede Fault, as well as the Ci Monte Syncline and Pamulihan Anticline, all trending east–west and formed due to compressive stress oriented north–south and northeast–southwest. These faults and fractures are strongly inferred to serve as migration pathways for hydrothermal fluids from the reservoir to the surface. The alignment of geothermal manifestations with geological structures highlights the critical role of active fractures and faults as the main controlling factors in the geothermal system. This conclusion underscores that geological structures function not only as natural permeable conduits but also as key indicators in geothermal exploration, especially in tectonically active regions.
Penggunaan Media Flash Card dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca Siswa pada Materi Aku Berperilaku Pancasila di Kelas II SDN 03 Mojo Fatkhi Fiddin, Abdullah; Purbasari, Imaniar; Rondli, Wawan Shokib
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1295

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of using flash card media on the reading literacy skills of second-grade students at SDN 03 Mojo in the topic "Behaving According to Pancasila Values." The study employed a quantitative approach with a Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest design. The research subjects consisted of 12 second-grade students. Data collection techniques included interviews, observation, and tests. The results showed a significant difference between the pretest and posttest scores after the implementation of flash card media, with a significance value of 0.000 < 0.05 based on the paired sample t-test. In addition, the gain test results showed an average increase of 0.6478, falling into the medium to high category. These findings demonstrate that flash card media is effective in improving elementary

Page 96 of 104 | Total Record : 1038