cover
Contact Name
LA ODE ANHUSADAR
Contact Email
murhumjpaud@gmail.com
Phone
+6285241858344
Journal Mail Official
sadar.wanchines@gmail.com
Editorial Address
BTN BARUGA SARANANI LESTARI BLOK D2 NO.15 KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : -     EISSN : 27236390     DOI : 10.37985/murhum
Core Subject : Education,
Nama Jurnal : Murhum : jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Website : https://murhum.ppjpaud.org/index.php/murhum Publisher : PPJ PAUD Koordinator Sulawesi Terbit : 2 issues per Tahun Juli dan Desember Murhum : jurnal Pendidikan Anak Usia Dini merupakan jurnal yang menerbitkan artikel Hasil penelitian dan Pengabdian tentang Konsep keilmuan PAUD dibangun dari interdisiplin ilmu yang merupakan gabungan dari beberapa disiplin ilmu, diantaranya: 1. Psikologi Anak Usia Dini. 2. Fisiologi Anak Usia Dini. 3. Sosiologi Anak Usia Dini. 4. Ilmu pendidikan Anak Usia Dini. 5. Antropologi Anak Usia Dini. 6. Humaniora 7. Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini. 8. Neuro Sains atau ilmu tentang perkembangan otak Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 832 Documents
Hambatan Sosial-Emosional Anak Gifted dan Strategi Pendampingan: Sebuah Systematic Literature Review Ghianda Kahlia Solihat; Ernawulan Syaodih; Nur Faizah Romadona
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2212

Abstract

Anak gifted memiliki kemampuan kognitif di atas rata-rata, namun sering disertai dengan hambatan dalam perkembangan sosial-emosional yang memerlukan pendampingan khusus sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis temuan-temuan penelitian mengenai hambatan sosial-emosional anak gifted usia dini hingga awal sekolah serta bentuk pendampingan yang dibahas dalam literatur. Metode yang digunakan adalah systematic review dengan mengikuti pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dan ERIC terhadap artikel yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–April 2026 sekitar 535 teridentifikasi pada tahap awal. Hasil telaah terhadap dua belas artikel terpilih yang dianalisis secara tematik,  ditemukan dua tema utama yang relevan dengan rumusan masalah penelitian,bentuk dan karakteristik hambatan sosial-emosional yang dialami anak gifted pada masa kanak-kanak, dan peran lingkungan, khususnya keluarga dalam kaitannya dengan hambatan sosial-emosional tersebut. Penelitian ini tidak hanya memetakan bentuk hambatan sosial-emosional anak gifted, tetapi juga menyoroti pentingnya keterlibatan keluarga dan lingkungan pendidikan dalam proses identifikasi dini, pendampingan, serta pemberian dukungan sosial-emosional yang sesuai pada anak gifted usia dini, sehingga memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan layanan pendidikan dan pengasuhan yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak gifted.
Dinamika Komunikasi Hibrida Anak Usia Dini Generasi Alpha dalam Interaksi Sosial dan Digital Nurjanah Setyaningrum; Neneng Tasu'ah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2213

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika komunikasi anak usia dini Generasi Alpha dalam konteks sosial dan digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada 5 anak usia 5–6 tahun, 5 orang tua, dan 1 guru di KB-TK Siti Sulaechah 04 Semarang. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi anak berkembang dalam bentuk komunikasi hibrida, yaitu integrasi interaksi tatap muka dan interaksi digital. Media digital memengaruhi penggunaan bahasa, ekspresi verbal, dan kecenderungan imitasi konten digital, sedangkan interaksi langsung tetap menjadi fondasi utama perkembangan komunikasi interpersonal anak. Peran orang tua tampak melalui pembatasan durasi penggunaan gadget, seleksi konten, dan pendampingan komunikasi. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis melalui pengembangan konsep komunikasi hibrida dan scaffolding digital, serta memberikan implikasi praktis bagi orang tua dan pendidik dalam mendampingi komunikasi anak di era digital.
Pengembangan Media Magic Box untuk Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Qomariyatul Badriyah; Siti Farida
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Magic Box untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 5–6 tahun di TK Islam Al-Furqon. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 20 anak kelompok B, 1 guru kelas, 1 ahli materi, dan 1 ahli media. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan rumus persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Magic Box memperoleh nilai validasi ahli materi sebesar 97,72% dengan kategori sangat layak, validasi ahli media sebesar 71,66% dengan kategori layak, serta respon guru sebesar 100% dengan kategori sangat layak. Implementasi media juga menunjukkan peningkatan kemampuan bahasa anak pada indikator menyusun kalimat sederhana, menjawab pertanyaan, menyebutkan gambar, dan kemampuan komunikasi. Dengan demikian, media Magic Box dinyatakan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran bahasa anak usia dini.
Me Strategi Guru Dalam Mengembangkan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Bercerita Interaktif di Pendidikan Anak Usia Dini: Strategi Guru Fina Khoerunisa; Diana Diana
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2221

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun dalam berkomunikasi di kelas, yang di tunjukkan melalui sikap pasif, malu, dan kurang berani menyampaikan pendapat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam membangun kepercayaan diri anak melalui metode bercerita. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumenatasi terhadap satu guru, kepala sekolah, dan tiga anak usia 5-6 tahun. Analisi data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stategi bercerita yang interaktif, variative, dan adaptif mampu meningkatkan kepercayaan diri anak, ditandai dengan keberanian berbicara dan tampil di depan kelas. Faktor pendukung utama meliput penggunaan media, ekpresi guru, dan lingkungan belajar yang kondusif, sedangkan hambatan berupa rendahnya konsetrasi dan rasa malu anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan metode bercerita adaptif dan interakatif sebagai stategi komprehensif untuk meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini. Inovasi dari penelitian ini terletak pada kualitas elemen perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dari stategi bercerita yang tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keberanian berbicara, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan sosial-emosional dan komunikasi pada anak.
Efektivitas Media Pop Up Book 3D untuk Meningkatkan Kemampuan Atensi Anak Usia 4-5 Tahun Ester Lita Rosalinda Usmana; Cresensia Dina Candra K Dewi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran Pop Up Book 3D terhadap kemampuan atensi anak usia 4-5 tahun di Sekolah Minggu GKI Residen Sudirman Surabaya. Hasil observasi awal menunjukan bahwa kemampuan atensi anak kurang terasah dengan baik. Hal ini dikarenakan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik selama kegiatan bercerita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan jenis penelitian quasi experimental, sedangkan desain pada penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 10 anak dari TK A yang berusia 4-5 tahun. Jenis sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive sampling yakni untuk menentukan kriteria kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil analisis data Wilcoxon menunjukkan perbedaan pada hasil posttest 0,007 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan hasil antara pretest dan posttest, hasil menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Melalui hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan media Pop Up Book 3D memiliki pengaruh terhadap kemampuan atensi anak usia 4-5 tahun di Sekolah Minggu GKI Residen Sudirman Surabaya.
Canva sebagai Ruang Pengalaman Literasi Anak Usia Dini: Sebuah Studi Fenomenologi Rahma Ayu; Isti Rusdiyani
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2224

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam praktik pembelajaran anak usia dini dengan menghadirkan berbagai media yang lebih interaktif dan menarik secara visual. Salah satu media yang mulai banyak dimanfaatkan dalam kegiatan literasi awal adalah Canva. Aplikasi ini menawarkan beragam elemen visual, seperti gambar, warna, serta aktivitas berbasis permainan yang dapat membantu anak mengenali huruf dan menyusun kata secara lebih menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman literasi awal anak usia 4–5 tahun dalam penggunaan Canva di TK Suwitama Montessori. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif fenomenologi pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan melibatkan 14 anak kelompok TK A dan seorang guru kelas sebagai partisipan. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu daya tarik visual media bagi anak, proses tumbuhnya keberanian dalam menyusun kata, interaksi sosial yang terjadi selama kegiatan pembelajaran, serta pengalaman belajar yang diwarnai berbagai tantangan emosional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Canva tidak hanya berperan dalam mendukung perkembangan literasi awal, tetapi juga memengaruhi pengalaman sosial dan emosional anak selama proses pembelajaran.
Peran Guru dalam Mengembangkan Self-Help Skills Anak Usia 3-4 Tahun untuk Meningkatkan Kemandirian Faiqotur Rahma Nia; Neneng Tasu’ah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2231

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru dalam mengembangkan self-help skills anak usia 3–4 tahun, meliputi makan sendiri, mencuci tangan, memakai dan melepas alas kaki, serta merapikan mainan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus yang dilaksanakan di KB-TK Siti Sulaechah 04 pada April–Mei 2026. Informan penelitian terdiri atas 1 guru kelompok KB dan orang tua, sedangkan 10 anak menjadi subjek observasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengembangkan self-help skills melalui pemberian contoh, pendampingan, pembiasaan, penguatan positif, dan pemberian kesempatan. Anak menunjukkan perkembangan kemandirian yang baik, meskipun beberapa aktivitas masih memerlukan pendampingan dan belum konsisten di rumah. Novelty penelitian ini terletak pada temuan mengenai lima peran utama guru yang terintegrasi dalam pengembangan self-help skills anak usia 3–4 tahun, yaitu pemberian contoh (modeling), pendampingan, pembiasaan, penguatan positif, dan pemberian kesempatan melalui aktivitas kehidupan sehari-hari di lingkungan PAUD.
Pengembangan Video Tari Kreasi untuk Menstimulasi Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Stevani Stevani; Shofiyanti Nur Zuama; Sita Awalunisa; Didik Purwanto; Ririn Safitra
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video tari kreasi guna menstimulasi kemampuan motorik kasar anak usia dini serta menguji kelayakan dan efektivitasnya. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan motorik kasar anak kelompok B1 TK Al-Khairaat Tondo, Kota Palu, yang ditunjukkan oleh 73,3% anak belum mampu menirukan gerakan senam dengan tepat. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian berjumlah 15 anak usia 5–6 tahun. Validasi produk dilakukan oleh satu ahli media dan satu ahli materi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil validasi menunjukkan ahli media memberikan persentase 98,7% (sangat layak) dan ahli materi 98,6% (sangat layak). Implementasi video tari kreasi menghasilkan peningkatan signifikan pada aspek koordinasi tangan-mata, koordinasi kaki-tangan dalam meniru gerakan, keseimbangan, dan kelincahan tubuh. Sebanyak 73,33% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Simpulan penelitian ini adalah video tari kreasi efektif dan sangat layak digunakan sebagai media inovatif untuk menstimulasi motorik kasar anak usia dini.
Optimalisasi Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun melalui Bermain Kreasi Makanan Sehat Fauziyah Fauziyah; Abdul Muiz; Cucu Sopiah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan bermain kreasi makanan sehat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas anak dalam proses pembelajaran, yang terlihat dari kurangnya kemampuan anak dalam berimajinasi, mengembangkan ide, dan menciptakan karya yang bervariasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 14 anak usia 5–6 tahun di lembaga PAUD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kreativitas anak pada setiap siklus. Pada tahap pra siklus, anak yang mencapai kategori kreativitas baik sebanyak 6 anak (43%). Pada siklus I meningkat menjadi 8 anak (57%), dan pada siklus II meningkat signifikan menjadi 12 anak (86%). Peningkatan kreativitas terlihat dari kemampuan anak dalam mengombinasikan bahan makanan, menuangkan ide secara kreatif, serta menghasilkan karya yang lebih variatif dan menarik. Dengan demikian, metode bermain kreasi makanan sehat terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini.
Praktik Metakognitif Kepala Sekolah dalam Supervisi Akademik untuk Pengembangan Kompetensi Guru Barokah Desiyanti; Eka Sapti Cahya Ningrum; Prayitno Prayitno
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik metakognitif kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik untuk pengembangan kompetensi guru di TK Fawwaz Global Islamic School. Penelitian dilatarbelakangi oleh belum optimalnya praktik refleksi pembelajaran guru serta pelaksanaan supervisi akademik yang masih cenderung bersifat administratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru yang terlibat dalam pelaksanaan supervisi akademik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan praktik metakognitif dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi supervisi akademik secara berkelanjutan. Praktik tersebut dilakukan melalui pendekatan reflektif dan dialogis yang melibatkan guru secara aktif dalam proses evaluasi pembelajaran. Supervisi akademik berbasis metakognitif terbukti mampu meningkatkan kesadaran reflektif guru, memperkuat pengembangan kompetensi profesional, serta membangun budaya pembelajaran kolaboratif di lingkungan PAUD. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian supervisi akademik berbasis metakognitif dalam konteks pendidikan anak usia dini.