cover
Contact Name
Tohir Solehudin
Contact Email
jpg@uika-bogor.ac.id
Phone
+6282110975474
Journal Mail Official
jpg@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Sholeh Iskandar km 2 Bogor 16162 Jawa Barat, Indonesia Telp/Fax: 0251-8335335
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru (JPG)
ISSN : 27221504     EISSN : 27211002     DOI : 10.32832/jpg
Core Subject : Education,
Merupakan Jurnal Pendidikan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Ibn Khaldun Bogor. Ruang lingkup meliputi penelitian para guru terkait pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 232 Documents
PEMBIASAAN MENERAPKAN EMPAT KATA AJAIB UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER SOPAN DAN SANTUN DI MADRASAH IBTIDAIYAH Anriani, Titi; Sumedi
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 4 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i4.15747

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat memudahkan semua orang dalam mengakses informasi, begitupun dengan anak-anak sekolah dasar. Dan seiring berjalannya waktu kemajuan tersebut mengakibatkan kemerosotan moral atau karakter yang ditandai dengan menurunnya sopan santun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembiasaan menerapkan empat kata ajaib untuk meningkatkan karakter sopan dan santun siswa madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan langsung di MIN 3 Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Untuk memperoleh data yang akurat, dilakukan triangulasi data. Teknik pengumpulna data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data (reduction drawing), penyajian data (data display), dan verifikasi data (consullution drawing). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan telihat bahwa dengan melakukan pembiasaan empat kata Ajaib meningkatkan sopan santun peserta didik di MIN 3 Sinjai ini terlihat dari kesopansantunan sudah terlihat pada anak ketika mereka berbicara dengan guru atau orang yang lebih dewasa atau lewat di depan orang.
Perencanaan PERENCANAAN INOVASI KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DI MTS PERSIS 112 BOGOR Ilman Irwansyah; Maemunah Sa'diyah
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 4 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan dan Inovasi adalah bagaikan mata uang yang saling melengkapi satu sama lain, karena perencanaan adalah suatu yang menjadi dasar untuk melakukan aktivitas kerja, seperti membentuk struktur tertentu yang dibutuhkan juga hal lainnya. Sedangkan inovasi adalah proses untuk mewujudkan suatu produk baru atau pengembangan suatu produk, dan hal ini perlu direncanakan dengan baik, matang dan berorientasi pada tujuan pendidikan Islam di Madrasah. Kurikulum pendidikan Islam adalah seperangkat pemikiran pendidikan Islam yang tersusun rapi untuk mewujudkan generasi Islami dan peradaban Islam yang tinggi yang semua ilmunya berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits Nabi Saw dengan materi, media dan metode dalam pelaksanaannya. Generasi Islam zaman Nabi Saw. dan masa setelahnya adalah contoh yang baik untuk dilihat, dipelajari dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, mereka adalah prototype yang disiapkan untuk menjadi cerminan dalam kehidupan terbaik, termasuk dalam membangun pendidikan Islam yang ideal. Madrasah Tsanawiyah Persis 112 Bogor adalah lembaga pendidikan yang berusaha menawarkan dan memberikan kurikulum pendidikan Islam yang ideal untuk jenjang menengah pertama dengan tetap mendasari pada pendidikan Islam dengan melakukan inovasi dan pengembangan kurikulum pesantren Persis dan kurikulum Departemen Agama RI. Inovasi yang berusaha dilakukan adalah melakukan kerjasama-kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan tinggi, pemerintah daerah maupun masyarakat, sebagai suatu usaha integral kurikulum pendidikan Islam yang Rahmatan lil-Alamin dan dikenal dengan kurikulum khas tafaqquh fid-din. Kata kunci: Inovasi, Kurikulum, Pendidikan Islam
KOMPARASI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DAN KURIKULUM WASATIAH PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Ubaidah; Maemunah Sa'diyah
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 4 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum dipersiapkan dan dikembangkan untuk mencapai tujuan pendidikan, yakni mempersiapkan peserta didik agar mereka dapat hidup di masyarakat. Kurikulum tradisional dulu lebih banyak terfokus pada mata pelajaran dengan sistem penyampaian dan penuangan, lain halnya sekarang ini kurikulum lebih banyak diorientasikan pada dimensi-dimensi baru seperti kecakapan hidup, pegembangan diri, pengembangan ekonomi dan industri, era globalisasi dengan berbagai permasalahannya, jika berbicara tentang pendidikan dan tujuan pendidikan tidak akan jauh dari perkembangan kurikulum. Kurikulum adalah bagian terpenting dalam sebuah pembelajaran di dunia pendidikan. Jika dilihat dari kacamata standar nasional pendidikan, kurikulum adalah bagian dari standar isinya. Isi adalah pokokpikiran yang menjadi pijakan dan pedoman dalam menyusun kegiatan pembelajaran di sekolah. Tanpa adanya kurikulum, maka sekolah-sekolah akan bingung ke arah mana pembelajaran itu dibawa. Hal ini berkaitan dengan tujuan pembelajaran dan apa yang ingin dicapai. Tidak hanya perguruan tinggi saja yang memang harus memiliki kurikulum ini, namun setiap tingkatan pendidikan dari mulai PAUD, SD, SMP, dan SMA. Kurikulum merdeka adalah sebuah kurikulum yang baru diterapkan pada satuan pendidikan, menyusun kurikulum baru tidak mudah bagi setiap guru. Hal ini menjadi suatu problem yang sering dihadapi oleh para guru anak usia dini setiap kali kurikulum berganti. Namun, pada setiap Lembaga pendidikan kurikulum merdeka belum wajib untuk diterapkan khususnya pada pendidikan anak usia dini. Sedangkan kurikulum wasatiah ini idealnya diterapkan mulai anak usia dini agar nanti dapat menghasilkan lulusan yang unggul baik dari kualitas spiritual maupun keunggulan secara intelektual.
Perencanaan Keuangan Lembaga Pendidikan Islam (Studi di SMA Qur'an Wahdah Cibinong) Sholahuddin; Maemunah Sa'diyah
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 4 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i4.16177

Abstract

Perencanaan keuangan memiliki peran penting dalam kemajuan pada sebuah lembaga Pendidikan Islam, banyaknya dana tidak akan cukup jika tidak dilakukan perencanaan yang baik, begitu pula dana yang sedikit bisa mencukupi jika dilakukan perencanaan yang baik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis perencanaan keuangan di SMA Qur’an Wahdah Cibinong terkait sumber dana, proses perencanaan keuangan dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Dalam penelitian ini, peneliti memilih menggunakan metode kualitatif dengan mengedepankan pendekatan lapangan (field research). Dalam penelitian ini, peneliti mengamati objek penelitian secara utuh dan apa adanya, baik dengan pengamatan langsung, wawancara, maupun mengakaji objek penelitian sehingga memperoleh data secara mendalam terkait dengan perencanaan keuangan di SMA Qur’an Wahdah Cibinong Bogor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan keuangan di SMA Qur’an Wahdah Cibinong terdiri dari tiga tahapan, pertama terkait sumber dana yang berasal dari pemerintah, orang tua, zakat, dan wakaf. Tahapan kedua terkait proses perencanaan yang dilakukan dengan melibatkan seluruh bidang-bidang terkait dan dilakukan dengan mengedepankan prinsip-prinsip keuangan yaitu, keadilan, transparansi, efesiensi, akuntabilitas, tolong menolong, dan ibadah. Tahapan terakhir yaitu evaluasi sebagai bahan pertimbangan pada perencanaan keuangan di tahun ajaran yang akan datang.
Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Motivasi Belajar Siswa SD Ni Komang Diah Eka Parwati; Ni Komang Intan Cahyani Trinita; Ni Komang Mulyantini; Ni Komang Sri Rahayu; Ni Komang Sunia Tri Andani; Ni Made Ayu Basita Indria Nigraha; Basilius Redan Werang
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 4 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i4.16595

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terhadap motivasi belajar siswa di SD Negeri 2 Seririt menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, pengamatan langsung, dan studi literatur. Hasil observasi menunjukkan bahwa meskipun sekolah memiliki fasilitas fisik yang memadai, masih terdapat kendala utama terkait rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran masih terbatas, dan program literasi serta numerasi belum berjalan secara efektif. Namun, terdapat potensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan program literasi yang lebih terstruktur, penggunaan teknologi yang lebih efektif, dan peningkatan fasilitas serta lingkungan kelas yang lebih menarik. Dengan kerjasama antara pihak sekolah dan program Kampus Mengajar, diharapkan tantangan-tantangan ini dapat diatasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Kata Kunci : teknologi informasi dan komunikasi; motivasi belajar; literasi
ANALISIS TOPIK BINATANG SEBAGAI MATERI DALAM MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Rifqi Amalia; Betty Yulia Wulansari; Muhammad 'Azzam Muttaqin
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 4 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i4.17013

Abstract

Kurikulum merdeka (kumer) sebuah program pendidikan yang memuat berbagai pembelajaran yanoptimal sehingga diharapkan anak-anak mempunyai kemampuan dan keterampilan yang beragam. Guru juga memiliki hak kebebasan dalam menentukan materi belajar yang beragam, sehingga pembelajaran yang berlangsung dapat berjalan sesuai dengan minat dan bakat peserta didik. Topik binatang sering dianggap sukar untuk dicermati dan dipahami disebabkan konsep yang luas pada tpik binatang, serta kosakata asing atau latin sehingga mengakibatkan peserta didik kesulitan dalam memahami. Materi topik binatang merupakan hal yang dekat dengan lingkungan anak. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan materi topik binatang sebagai referensi guru dalam membuat modul ajar kurikulum merdeka. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur. Dari hasil analisis peneliti menemukan materi topik binatang yang meliputi: binatang cacing, moluska, serangga, ikan, amfibi, burung, dan mamalia dapat disampaikan pada anak usia dini dengan kata-kata yang mudah dipahami dan dicerna. Di samping itu pembelajaran topik binatang dapat di integrasikan dengan pembelajaran yang menyenangkan dan pengalaman belajar secara langsung. Sehingga anak-anak akan semakin tertarik untuk mengamati dan mempelajarinya.
Pengembangan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Digital Berbasis ICARE untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Efikasi Diri Cahyani, Ni Putu Candra; I Nengah Suparta; I Gusti Putu Suharta
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 4 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i4.17270

Abstract

This study aims to produce characteristics of digital learning devices and characteristics of the implementation of learning devices based on the ICARE model in improving students' mathematical problem solving ability and self-efficacy. This design research uses Plomp's research procedures. The product trial used the shifting method. The research subjects were students of class XA (limited trial), XC (field test I), and XE (field test II) at SMAN 1 Blahbatuh. The data collected from the research instruments were analyzed descriptively. The research results in the form of digital learning devices including teaching modules, digital student books, problem solving tests, and student self-efficacy questionnaires that are valid, practical, and effective. Validity uses expert test. Practicality uses the implementation sheet, student and teacher response questionnaires. Effectiveness using problem solving tests and student self-efficacy questionnaires at each meeting. The characteristics of the device obtained are digital; focus on improving students' math problem solving skills and self-efficacy; use the ICARE model; integrate technology; pay attention to the diversity of learning styles; self-efficacy questionnaire that can open students' minds; math problem solving test
PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN MELALUI PROGRAM LIFESKILL DAN PEMBIASAAN DI SEKOLAH KREATIF SD MUHAMMADIYAH BANGIL Sabilulhaq; Umiarso; Muhammad Yusuf
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 4 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i4.17445

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pembahasan proses pengimplementasian program Lifeskill dan Pembiasaan sebagai media penanaman karakter disiplin di Sekolah Dasar Kreatif Muhammadiyah Bangil Pasuruan menggunakan tiga tahapan internalisasi nilai sesuai dengan perspektif Thomas Lickona. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui cara observasi non partisipan, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Sedang analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Penelitian ini menemukan bahwa proses penanaman karakter disiplin yang dilakukan melalui program lifeskill dan pembiasaan di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah Bangil sesuai dengan tiga tahapan internalisasi nilai karakter menurut Thimas Lickona. Proses penanaman karakter melalui program tersebut ditemukan bahwa peserta didik dapat memahami nilai-nilai karakter disiplin yang diajarkan, kemudian mengembangkan perasaan mereka akan berkarakter baik, serta mampu menerapkan karakter disiplin tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Adapun temuan dalam riset ini adalah tertanamnya nilai karakter disiplin terhadap peserta didik, diantaranya adalah disiplin waktu, disiplin sikap, serta disiplin dalam menjalankan ibadah.
Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Ide Bunuh Diri Yang Dimediasi Oleh Resiliensi Pada Mahasiswa Gen Z Setiyawan, Drajat Setiyawan; Kamsih Astuti
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 4 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i4.17490

Abstract

Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental dan keinginan bunuh diri pada Gen Z, dapat menghambat hasil akademis dan psikologis dalam lingkungan pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran resiliensi dalam memediasi pengaruh dukungan sosial terhadap keinginan bunuh diri pada Siswa Gen Z. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan Revised Suicide Ideation Scale (R-SIS), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan Cannor-Davidsan Resilience Scale (CD-RISC) yang telah diuji validitas dan keandalan. Sampel penelitian terdiri dari 249 mahasiswa Gen Z Universitas Mercu Buana Yogyakarta yang dipilih melalui purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah PLS-SEM dengan program dukungan Smart-PLS v.3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap resiliensi. Ketahanan terbukti mempunyai dampak negatif yang signifikan terhadap ide bunuh diri. Dukungan sosial yang solid dapat meningkatkan ketahanan siswa, yang pada gilirannya dapat mengurangi keinginan untuk bunuh diri. Besarnya variasi perubahan (R-Square) pada variabel keinginan bunuh diri sebesar 0,452 atau 45,2% dipengaruhi oleh dukungan sosial melalui mediasi resiliensi.
PENERAPAN PROBLEM BASE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN SIKAP DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA Muhammad Yanuar Akbar Prasetyo; Sunaryo, Sunaryo
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 4 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v5i4.17533

Abstract

Pengembangan manusia yang unggul melalui pendidikan adalah contoh pengembangan sumber daya manusia jangka panjang. Pendidikan yang menarik, memotivasi, dan merangsang secara intelektual sesuai dengan pasal 19 Peraturan Pemerintah tahun 2005. Kurikulum merdeka saat ini mendorong siswa untuk menerapkan keterampilan, minat, dan pengalaman unik mereka untuk mengatasi masalah global. Enam Kompetensi Inti yang diuraikan dalam profil pelajar pancasila adalah salah satu cara di mana Kurikulum merdeka meningkatkan pendidikan karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dampak dari penggunaan paradigma pembelajaran berbasis masalah untuk mengajarkan bahasa Indonesia kepada siswa kelas dua sekolah dasar dan untuk menarik kesimpulan tentang keberhasilan pembelajaran tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik siswa dapat berpikir kritis dan memecahkan masalah dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis masalah. Survei sikap dan ujian penilaian pembelajaran berbasis masalah digunakan untuk mengumpulkan data. Setelah pembelajaran berbasis masalah diimplementasikan, penelitian ini menemukan bahwa sikap dan hasil belajar siswa meningkat secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan hasil belajar klasikal dari siklus I adalah 73,40 dan meningkat menjadi 88 pada siklus II. Demikian pula, peningkatan rata-rata dalam pengamatan sikap adalah 68,51 pada siklus I dan 90,92 pada siklus II.