cover
Contact Name
Lazuardi Imani Hakam
Contact Email
pdpmjournal@upi.edu
Phone
+6281320054001
Journal Mail Official
pdpmjournal@upi.edu
Editorial Address
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154 Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27226085     EISSN : 27224996     DOI : https://doi.org/10.17509/pdpm
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat (PDPM), with ISSN 2722-6085 (Print) and ISSN 2722-4996 (Online), is published by the Faculty of Economics and Business Education, Universitas Pendidikan Indonesia. Established on January 10, 2020, this journal was initiated by the management of the Postgraduate School to provide a scientific platform for the publication of community service activities carried out by lecturers, the UPI academic community, and other relevant stakeholders as part of the implementation of the Tri Dharma of Higher Education. PDPM is published twice a year, in May and November, and features original articles based on community service, empowerment projects, and development programmes aimed at solving real-life societal problems. The journal accepts community service-based research manuscripts from a wide range of fields, including but not limited to: Education and Community Empowerment Health and Well-being Technology and Social Innovation Environmental Sustainability Social, Cultural, and Economic Development Public Policy and Governance Local Wisdom and Indigenous Knowledge The editorial board welcomes submissions from academics, researchers, practitioners, students, policymakers, and others actively engaged in community service and development efforts. Articles may be written in Indonesian or English, and may apply a variety of methodological approaches including qualitative research, quantitative research, mixed-methods, participatory action research, and research and development (R&D).
Articles 64 Documents
CUCI TANGAN BERSIH MENGGUNAKAN SABUN Yayah Huliatunisa; Muhammad Dzikry Alfath; Dita Hendiati
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpdpm.v1i2.24027

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan hal mutlak yang harus dijadikan budaya oleh masyarakat, termasuk masyarakat sekolah. Sekolah selain berfungsi sebagai tempat belajar, juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit jika masyarakat sekolahnya tidak menanamkan nilai-nilai PHBS. Munculnya penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah (6-10 tahun) ternyata berkaitan dengan PHBS. Karenanya penanaman nilai-nilai tersebut dapat dimulai dari hal yang mudah seperti mencuci tangan. Penyuluhan cuci tangan bersih dapat dilakukan melalui promosi kesehatan dengan metode penyuluhan yang dievaluasi ketercapaiannya secara kontinu sebagai strategi dan upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui proses pembelajaran dan keteladanan yang diimplementasikan pada program-program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), yang bertujuan memberikan pemahaman dan mempraktikkan serta menerapkan budaya mencuci tangan bersih dengan menggunakan sabun, sebagaimana yang diterapkan di SDN Neglasari 1 Kota Tangerang. Hasil temuan sebelum dilakukan kegiatan bahwa disadari atau tidak, tidak semua anak usia sekolah dapat melakukan cuci tangan bersih dan benar dengan menggunakan sabun. Sehingga penting dilakukan penyuluhan secara kontinu, sebagai sarana edukasi dan penanaman nilai-nilai PHBS sejak dini. Agar masyarakat sekolah dapat mengaplikasikan perilaku ini dalam kehidupan sehari-hari dengan mandiri dan kesadaran akan manfaatnya. Hasil setelah penyuluhan dilakukan, siswa memahami dampak dan manfaat serta mampu mempraktikkan cuci tangan bersih menggunakan sabun dengan baik.
Penyuluhan Mengenai Pentingnya Parenting Dalam Membentuk Karakter Anak Cucun Sunaengsih; Dety Amelia Karlina; Maulana Maulana
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpdpm.v1i1.24004

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat (P2M) ini berupa penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para orang tua dalam mengasuh dan mempersiapkan anak-anak mereka menuju keberhasilan yang dilaksanakan di Desa Trunamanggala Kec. Cimalaka Kab. Sumedang. Penyuluhan ini fokus pada orang tua anak usia pra sekolah. Setiap orang tua menerapkan pola asuh yang berbeda. Ada yang menerapkan pola permisif, otoriter dan demokratis. Setelah penyuluhan selesai dilakukan diharapkan para orang tua mampu menerapkan pola asuh yang sesuai dengan tumbuh kembang anak, dimana hal tersebut nantinya akan berpengaruh terhadap perkembangan krakter anak di masa yang akan datang, karena setiap anak mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Teknik pengabdian yang dilakukan yaitu berupa penyuluhan yang bersifat interaktif, dimana orang tua dan pembicara dapat saling bertukar pendapat dan tanya jawab mengenai pola asuh anak.  Kata Kunci: Karakter Anak, Parenting, Pengabdian kepada Masyarakat.
Upaya peningkatan kepedulian masyarakat kelurahan legok terhadap warisan budaya situs Candi Solok Sipin dan sekitarnya Ari Mukti Wardoyo Adi; Nainunis Aulia Izza; Supian Supian
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpdpm.v2i1.27834

Abstract

Kajian ini membahas mengenai salah satu warisan budaya yang ada di Kota Jambi, yaitu Situs Candi Solok Sipin yang terletak di Kelurahan Legok. Kondisi Situs Candi Solok Sipin dan beberapa situs lain di sekitarnya saat ini sangat memprihatinkan karena lokasinya ada di tengah permukiman masyarakat. Sebagai upaya peningkatan kepedulian masyarakat Kelurahan Legok maka dibutuhkan upaya sosialisasi regulasi tentang cagar budaya. Tujuannya agar masyarakat mengenal dan memiliki kepedulian terhadap Candi Solok Sipin sebagai warisan budaya. Warisan budaya memiliki nilai penting bagi bangsa karena merupakan aset yang dapat mengungkapkan kehidupan masyarakatnya pada masa lalu. Selain itu, warisan budaya juga memiliki kerentanan dari berbagai ancaman kerusakan akibat dampak pembangunan yang tidak terkontrol. Hal ini dikarenakan warisan budaya memiliki sifat yang langka dan tidak dapat diperbarui.
Pembinaan keterampilan berbahasa sunda berbasis pendekatan pasanggiri biantara tematik aparat pemerintah kecamatan Sukasari kota Bandung Dingding Haerudin; Amanda Puspanditaning Sejati; Danan Darajat
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpdpm.v2i1.29784

Abstract

Latar belakang dilakukan pengabdian dan pembinaan keterampilan berbicara bahasa Sunda ini yaitu semakin jarang penggunaan bahasa Sunda dalam situasi formal di kalangan aparat pemerintahan. Kegiatan yang bertema Pembinaan Keterampilan Bebahasa Sunda Berbasis Pendekatan Pasanggiri Tematik Aparat Pemerintah Kecamatan Sukasari ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan perasaan bangga memiliki bahasa Sunda sebagai bahasa daerah; 2) meningkatkan kesadaran berbahasa Sunda; dan 3) memiliki keterampilan berbahasa Sunda aparat pemerintah Kecamatan Sukasari Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam Kegiatan pengabdian ini yaitu metode ceramah, metode latihan dan workshop, serta metode praktik/pasanggiri tematik. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah jajaran aparat pemerintah Kecamatan Sukasari memperoleh pengalaman berbicara bahasa Sunda yang benar dan dapat diimplementasikan penggunaannya baik dalam situasi formal maupun nonformal. Di samping itu mereka dapat menyusun naskah pidato (biantara) yang baik dan benar. Kegiatan pengabdian untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Sunda di kalangan aparat pemerintahan semakin penting dilakukan, karena pada umumnya mereka belum memiliki kemampuan berbahasa Sunda yang baik. Juga kegiatan ini penting untuk meningkatkan kesadaran aparat memiliki bahasa Sunda sebagai bahasa identitas daerahnya.
Menumbuhkan geliat literasi digital pada remaja di kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang Amanda Puspanditaning Sejati; Iwa Lukmana; Deddy Suryana; Amir Amir
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpdpm.v2i1.30039

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh dua hal yaitu perlunya penguasaan literasi digital dan minimnya kemampuan remaja dalam memilah informasi digital. Oleh karena itu, program PkM bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja mengenai kemampuan literasi digital. Metode yang digunakan ialah pelatihan dan pendampingan. Khalayak sasaran yang dilibatkan ialah remaja yang merupakan siswa sekolah menengah di Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Beberapa hasil yang dapat disimpulkan dari pelaksanaan program PkM ini ialah khalayak sasaran dapat memahami hal-hal berupa pentingnya penguasaan kemampuan literasi digital, ciri-ciri situs kredibel, cara mengidentifikasi hoaks, dan cara aman bermedia sosial. Secara tidak langsung, kesimpulan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital khalayak sasaran dapat dikatakan meningkat.
Pelatihan peningkatan profesionalisme guru melalui implementasi Kurikulum2013 kondisi khusus di disdik Kota Bandung Rusman Rusman
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpdpm.v2i1.34835

Abstract

Penerapan Kurikulum 2013 Kondisi Khusus di sekolah dasar telah ditetapkan pemerintah pada bulan Agustus 2020 oleh Kabalitbang dan perbukuan Kemendikbud. Implementasi Kurikulum tersebut diharapkan mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dan proses pendidikan pada setiap satuan pendidikan yang mengarah pada upaya peningkatan mutu pembelajaran dan pendidikan. Dilatarbelakangi oleh adanya penerapan kurikulum 2013 kondisi khusus tersebut, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini ingin menjawab permasalahan yang berkenaan dengan "Sejauhmanakah pengetahuan dan pemahaman guru tentang konsep kurikulum 2013 kondisi khusus? Bagaimana pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013 kondisi khusus? Bagaimana pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pendekatan saintifik dan penilaian autentik?. Setelah mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat para  kepala sekolah dan guru SD memahami konsep Kurikulum 2013 Kondisi Khusus, para peserta lebih memahami tentang bagaimana mengimplemetasikan kurikulum 2013 Kondisi Khusus, dan para peserta juga memiliki pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan pendekatan saintifik dan penilaian autentik dalam mengimplementasikan kurikulum 2013.
Management aksi masyarakat desa Guntur terhadap pembangunan bendungan bener kecamatan bener Purworejo Jawa Tengah Alam Mahadika
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpdpm.v2i1.27882

Abstract

Kegiatan pengabdian manejemen aksi pada masyarakat Desa Guntur Kabupaten Purworejo bertujuan menuntut keadilan atas lahan masyarakat Desa Guntur yang dibayar rendah untuk pembangunan Bendungan Bener yang terletak di wilayah Kabupaten Purworejo. Masyarakat yang tidak terima dengan kompensasi lahanya dibayar dengan harga Rp.60.000/meter sedangkan harga tanah saat ini mencapai kisaran Rp.150.000 – Rp.200.000/meternya. Metode pengabdian masyarakat yaitu menuntut keadilan dengan melakukan demonstrasi di Kantor Pengadilan Tinggi Negeri Kabupaten Purworejo disertai dengan pemberian metode penyelesaian konflik (resolusi konflik) pendekatan adjukasi kepada masyarakat pasca aksi. Hasil dari demonstrasi tersebut yaitu 1). Pihak Pengadilan Tinggi Negeri Purworejo tidak memberi tanggapan tuntunan keadilan masyarakat, 2). Ada indikasi kepada aktivis mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat yang terlibat unjuk rasa akan dihilangkan bahkan dibunuh. 3). Pasca unjuk rasa aktivis mahasiswa membuat forum grup diskusi untuk memberikan metode resolusi konflik pendekatan adjukasi agar memudahkan masyarakat menuntut keadilan tanpa membuat unjuk rasa. 
TOT perilaku sehat kader dalam memutus penularan Covid-19 Dian Saraswati; Nisa Noor Wahid; Rina Marliana
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpdpm.v2i1.28782

Abstract

Virus corona jenis baru, SARS-CoV2, telah menginfeksi lebih dari 200.000 orang di 152 negara dalam waktu kurang dari tiga bulan. Ketika tren infeksi di China terus mengalami penurunan, angka terinfeksi di negara-negara lain justru mengalami lonjakan termasuk Indonesia. Meski demikian, di masa pandemi COVID 19 seperti sekarang ini kegiatan di posyandu harus tetap dilakukan. Pengabdian Kepada Masyarakat Skema Kesehatan (PbM-SK) bertujuan untuk bisa menambah pengetahuan tentang memutus rantai COVID 19. Dengan memastikan orang-orang dalam organisasi posyandu mengevaluasi kembali pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bekerja, serta meningkatkan kapasitas pengetahuannya, lewat pembentukan pelatih-pelatih yang baik. Para pelatih atau trainer inilah (ibu ibu kader) yang nantinya menjadi agen-agen untuk memastikan hal itu dalam posyandu masing-masing. Untuk memecahkan permasalahan di atas maka kami melaksanakan Pengabdian di Desa Kalimanggis dan Desa Pasir Panjang dan kegiatan yang disepakati adalah: 1) Penyuluhan tentang COVID 19 dan cara penyebarannya; 2) TOT terhadap kader tentang bagaimana cara memutus rantai COVID 19. Dengan luaran Meningkatnya perilaku sehat kader Posyandu dalam memutus penularan COVID 19 dan Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan kesehatan sehingga masyarakat dapat menolong diri sendiri, anggota keluarga serta masyarakat sehingga terbebas dari masalah kesehatan dan atau penyakit.
Sosialisasi bahan ajar daring bagi guru-guru bahasa Indonesia SMP se-kabupaten Sukabumi Andoyo Sastromiharjo; Yeti Mulyati; Nuny Sulistiany Idris
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpdpm.v2i1.30564

Abstract

Dalam situasi pandemik covid-19, dunia Pendidikan mencari pemecahan masalah untuk tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menawarkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang tentu saja dianggap para guru masih awam sehingga penyiapan bahan ajarnya masih belum tertata dengan baik. Permasalahan yang diatasi melalui kegiatan ini adalah pemenuhan kebutuhan para guru SMP akan bahan ajar dalam pembelajaran daring bagi siswa di Sekolah Menengah Pertama. Tujuan pelatihan ini dimaksudkan untuk membantu para guru dalam meningkatkan kompetensi profesional para guru SMP, khususnya pembuatan bahan ajar dalam pembelajaran daring. Pembekalan materi ini diharapkan dapat mengatasi dan memperbaiki masalah bahan ajar di dalam kelas untuk sekolah menengah pertama. Kegiatan ini disambut baik oleh para guru yang dibuktikan oleh peran serta dan animo yang tinggi dari para peserta dalam mengikuti pelatihan ini. Kegiatan ini diikuti dengan penuh semangat. Banyak peserta yang terlibat aktif dalam kegiatan ini. Dialog interaktif, tanya-jawab, simulasi, mewarnai kegiatan ini. Para peserta memberikan respons yang positif terhadap penyajian materi ini. Bahkan, mereka mengharapkan kegiatan seperti ini dilaksanakan secara berkesinambungan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING MELALAUI YOUTUBE CHANEL Anna Permanasari; Heny Hendrayati; Epon Ningrum; Siti Aisyah
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpdpm.v2i2.29364

Abstract

Seiring berkembangnya revolusi industri, pada dunia pendidikan secara tidak langsung mengharuskan adanya pembaharuan pada konten kurikulum untuk mendidik siswa sehingga sekolah dapat membangun karakter siswanya lebih kuat dan matang dalam menghadapi berbagai tantangan pada industri 4.0 ini. Dalam pendidikan 4.0, pembelajaran harus mampu membuka jendela dunia melalui genggaman contohnya memanfaatkan internet of things (IOT). Berdasarkan permasalahan yang ada, maka solusi yang akan dilakukan adalah memfasilitasi sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Handayani 1979 mengembangan metode pembelajaran daring yang hemat dan efektif kepada siswa, yaitu dengan membuat channel Youtube. Teknik pengambilan data menggunakan angket kepada siswa yang difokuskan pada respon siswa terkait penggunaan youtube sebagai media pembelajaran. Skor angket menggunakan skala Likert. Analisis data untuk mengukur kategori keberhasilan dilakukan dengan menghitung rerata skor dan persentase tiap aspek yang ditanyakan. Kegiatan dinyatakan berhasil jika skor rerata yang dipertoleh tiap aspek dalam kategori baik atau sangat baik. Dari kegiatan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dapat disimpulkan bahwa pemahaman guru terkait pentingnya media pembelajaran menarik menyesuaikan keadaan saat ini sudah baik. Hal ini dibuktikan dengan telah berjalannya channel “YPH 1979 Official” dengan berbagai video pembelajaran dari guru-guru yang berada di lingkungan Yayasan Pendidikan Handayani 1979 yang semakin baik dan menarik.Seiring berkembangnya revolusi industri, pada dunia pendidikan secara tidak langsung mengharuskan adanya pembaharuan pada konten kurikulum untuk mendidik siswa sehingga sekolah dapat membangun karakter siswanya lebih kuat dan matang dalam menghadapi berbagai tantangan pada industri 4.0 ini. Dalam pendidikan 4.0, pembelajaran harus mampu membuka jendela dunia melalui genggaman contohnya memanfaatkan internet of things (IOT). Berdasarkan permasalahan yang ada, maka solusi yang akan dilakukan adalah memfasilitasi sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Handayani 1979 mengembangan metode pembelajaran daring yang hemat dan efektif kepada siswa, yaitu dengan membuat channel Youtube. Teknik pengambilan data menggunakan angket kepada siswa yang difokuskan pada respon siswa terkait penggunaan youtube sebagai media pembelajaran. Skor angket menggunakan skala Likert. Analisis data untuk mengukur kategori keberhasilan dilakukan dengan menghitung rerata skor dan persentase tiap aspek yang ditanyakan. Kegiatan dinyatakan berhasil jika skor rerata yang dipertoleh tiap aspek dalam kategori baik atau sangat baik. Dari kegiatan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dapat disimpulkan bahwa pemahaman guru terkait pentingnya media pembelajaran menarik menyesuaikan keadaan saat ini sudah baik. Hal ini dibuktikan dengan telah berjalannya channel “YPH 1979 Official” dengan berbagai video pembelajaran dari guru-guru yang berada di lingkungan Yayasan Pendidikan Handayani 1979 yang semakin baik dan menarik.