cover
Contact Name
Nurhasanah Siregar
Contact Email
nurhasanahsiregar@unimed.ac.id
Phone
+6281370702461
Journal Mail Official
fibonacy@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 27463656     DOI : https://doi.org/10.24114/
Core Subject : Education,
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika berisi artikel-artikel mengenai pendidikan matematika yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah berupa diseminasi hasil penelitian yang dihasilkan oleh ahli, ilmuwan, praktisi, dan mahasiswa dalam bidang Pendidikan Matematika dengan lingkup: Desain Pembelajaran Matematika Pengembangan Bahan Ajar ataupun Model Pembelajaran Media Pembelajaran Matematika Alat Peraga Pembelajaran Matematika Analisis Kesulitan Siswa dalam Pembelajaran Evaluasi Pembelajaran Matematika Kurikulum Pendidikan Matematika Teori Belajar Matematika Sejarah dan Filsafat Matematika Analisis Penerapan Model/Pendekatan/Metode/Strategi Pembelajaran Media Pembelajaran berbasis IT Penelitian Tindakan Kelas Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran Matematika Lesson Study Pembelajaran Matematika
Articles 193 Documents
Analisis Metakognisi Siswa SMP dalam Pemecahan Masalah Pecahan Ditinjau dari Gaya Belajar Maria Kristina Bria; Kadek Adi Wibawa; Gusti Ayu Made Arna Putri
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/0zs0gs55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan dan proses metakognisi siswa SMP kelas VII dalam menyelesaikan masalah bilangan pecahan ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Penelitian ini penting dilakukan karena masih ditemukan siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami soal, menyusun strategi penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil pengerjaan pada materi bilangan pecahan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sembilan siswa kelas VII-D SMP Negeri 1 Kuta Utara yang mewakili tiga kategori kemampuan metakognisi dan tiga tipe gaya belajar. Instrumen penelitian meliputi angket gaya belajar, angket metakognisi, tes soal cerita bilangan pecahan, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa bergaya belajar visual cenderung memenuhi indikator awareness, regulation, dan evaluation secara lebih konsisten dibandingkan siswa auditorial dan kinestetik. Siswa auditorial menunjukkan kemampuan yang baik pada aspek awareness dan regulation, namun masih mengalami kendala pada aspek evaluation. Sementara itu, siswa kinestetik menunjukkan awareness yang cukup baik, tetapi masih mengalami kesulitan pada aspek regulation dan evaluation. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar memengaruhi karakteristik proses metakognisi siswa dalam menyelesaikan masalah bilangan pecahan.
Tinjauan Pustaka Sistematis Tentang Penerapan Konflik Kognitif Dalam Pembelajaran Matematika Kadek Dwika Maharta; I Made Ardana; Gede Suweken; I Made Suarsana Suarsana
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/swdzrx17

Abstract

Miskonsepsi matematis yang persisten memerlukan intervensi strategis untuk merekonstruksi pemahaman siswa, salah satunya melalui strategi konflik kognitif. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis penerapan strategi tersebut dalam pembelajaran matematika, dengan fokus pada dampak terhadap pemahaman konsep, pemecahan masalah, jenjang pendidikan, serta konteks materi. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 8 artikel dari database bereputasi. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa strategi konflik kognitif memberikan manfaat pada dua aspek sekaligus, yaitu mereduksi miskonsepsi secara signifikan sekaligus meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Strategi ini adaptif untuk jenjang SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi pada beragam materi seperti pecahan, akar kuadrat, aljabar, dan literasi spasial. Keberhasilan implementasinya bergantung pada peran pendidik sebagai fasilitator yang mengintegrasikan model pembelajaran inovatif dan interaksi sosial. Disimpulkan bahwa konflik kognitif merupakan katalis efektif bagi perubahan konseptual, namun memerlukan resolusi sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yaitu mencegah frustrasi siswa. Ke depan, penelitian perlu mengeksplorasi efektivitas penerapannya pada materi abstrak dan jenjang Sekolah Dasar (SD).
Systematic Literature Review: Tren Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills Amilah Munadziroh; Tia Purniati; Ririn Sispiyati
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/wjcd1037

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan matematika era Society 5.0 menawarkan peluang sekaligus tantangan bagi kemandirian kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren, platform, dan efektivitas AI dalam memfasilitasi Higher Order Thinking Skills (HOTS). Melalui metode Systematic Literature Review (SLR), 12 artikel Scopus terpilih yang diterbitkan antara Januari 2020 hingga Februari 2026 dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan pergeseran tren dari sistem tutorial prosedural menuju penggunaan Generative AI (seperti ChatGPT, Gemini, Mistral, dan DeepSeek) serta sistem cerdas berbasis komputasi (seperti WolframAlpha dan Artificial Neural Networks) sebagai mitra kognitif. Integrasi berbagai platform tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan HOTS melalui scaffolding adaptif, visualisasi konsep abstrak melalui sinergi dengan GeoGebra, dan pemodelan masalah kompleks. Temuan ini mengungkapkan bahwa efektivitas AI bergantung pada peran siswa sebagai evaluator kritis yang memverifikasi potensi kesalahan mesin. Hal ini menegaskan bahwa AI hanyalah alat bantu untuk memperkuat kapasitas intelektual, sementara keputusan akhir tetap didasarkan pada penalaran logis siswa.
Analisis Kesalahan Mahasiswa Pada Permasalahan Fungsi Kompleks Dengan Menggunakan Metode Newman’s Error Nadrah Afiati Nasution; Imelda Wardani Br Rambe
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/34k8nd47

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesalahan mahasiswa dalam proses menyelesaikan permasalahan matematika pada mata kuliah fungsi variabel kompleks materi transformasi linear menggunakan Metode Newman’s Error Analysis (NEA). Empat kelompok belajar diambil dari program studi pendidikan matematika sebagai subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tes uraian. Analisis kesalahan yang digunakan adalah Newman’s Error Analysis (NEA), yang mencakup lima tahap kesalahan, yaitu membaca soal, memahami soal, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan dalam membaca soal, memahami soal, dan transformasi masing-masing memiliki persentase sebesar 15,38%, sedangkan kesalahan dalam keterampilan proses mencapai 23,07%. Kesalahan tertinggi terjadi pada tahap penulisan jawaban akhir, yaitu sebesar 30,76%. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif guna meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah fungsi variable kompleks.
Pengaruh Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) Berbantuan Aplikasi GeoGebra terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Amelia Rosanti Siregar; Ely Syafitri
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bmjpq921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan aplikasi GeoGebra terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII MTs Ar-Rasyid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan RME berbantuan GeoGebra dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes uraian sebanyak lima soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan N-Gain, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kedua kelas dengan kategori sedang berdasarkan N-Gain, yaitu 0,523 pada kelas eksperimen dan 0,449 pada kelas kontrol. Namun, hasil uji hipotesis menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas (p = 0,110 > 0,05). Dengan demikian, model RME berbantuan GeoGebra maemberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa meskipun tidak berbeda secara signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional.
Analisis Kesalahan Siswa Menyelesaikan Soal SPLDV Berdasarkan Prosedur Newman Kelas VIII Dian Ully Pratiwi; M. Hasbi; Usman
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/n0s4sv94

Abstract

Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal merupakan penyimpangan yang dilakukan siswa ketika menyelesaikan soal matematika. Hal ini penting diselidiki agar memperoleh gambaran jenis kesalahan apa saja yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal. Salah satu cara dengan menerapkan prosedur Newman. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa SMPN 6 Banda Aceh dalam menyelesaikan soal SPLDV berdasarkan prosedur Newman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilaukan dengan teknik tes dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan mengikuti tahapan penyajian data, analisis, interpetasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal SPLDV berdasarkan prosedur Newman adalah kesalahan membaca, kesalahan memahami, kesalahan transformasi, kesalahan keterampilan proses, dan kesalahan penulisan jawaban akhir. Kesalahan dominan dilakukan pada tahap keterampilan proses dan tahap penulisan jawaban akhir, sedangkan kesalahan terkecil dilakukan pada tahap membaca. Secara umum, kesalahan tersebut dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman konsep, kebiasaan tidak sistematis dalam menyelesaikan soal, serta kecenderungan siswa yang terburu-buru dan lebih berfokus pada hasil akhir dibandingkan proses penyelesaian. Implikasi hasil penelitian ini adalah guru perlu menenkankan konsep dan memberikan prosedur penyelesaian SPLDV serta menjelaskan proses penyelesaian dalam pembelajaran matematika.
A Study on Mental Models and Geometric Strategies of Prospective Mathematics Teachers: Dynamics of Triangle and Quadrilateral Representations Muhammad Amin Fauzi; Nurhasanah Siregar; Yasifati Hia; Agus Priyatno
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/7v6mjf09

Abstract

This study aims to analyze the mental models and geometric strategies of prospective mathematics teachers in representing plane figures, particularly triangles and quadrilaterals. A qualitative descriptive method was employed involving 27 undergraduate students from Universitas Negeri Medan in the 2023/2024 academic year. Data were collected through a structured drawing task covering various types of triangles and quadrilaterals and were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that students predominantly rely on prototypical representations in drawing geometric figures, such as right, isosceles, and equilateral triangles, as well as squares and rectangles. Their partitioning strategies are also dominated by simple approaches, particularly vertical and horizontal divisions, which are considered cognitively efficient and easier to execute. These results indicate that students’ mental models are strongly influenced by prior learning experiences, visual prototypes, and cognitive load during problem-solving processes. Overall, students’ mental representations have not yet fully developed toward flexible and formal conceptual understanding in geometry.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) Berbantuan Media Wayground Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Ade Rismawati; Reza Muhamad Zaenal
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/9kehy752

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa masih menjadi salah satu tantangan dalam pembelajaran matematika. Banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep, menghubungkan antar konsep, serta menerapkan konsep yang telah dipelajari pada situasi yang berbeda. Kondisi ini menyebabkan siswa lebih sering menghafal rumus tanpa memahami konsep yang mendasarinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan media Wayground terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian dilaksanakan di MTsN 4 Kuningan dengan pendekatan kuantitatif melalui metode quasi experiment dan menggunakan desain Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji non parametrik Mann Whitney U. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan pemahaman konsep matematis antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah pembelajaran dilaksanakan. Selain itu, peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis pada kelompok eksperimen terbukti lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Respon siswa terhadap pembelajaran STAD berbantuan Wayground juga berada pada kategori positif dengan persentase sebesar 75%. Berdasarkan temuan tersebut, model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media Wayground efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.
Pengaruh Model Case Based Learning (CBL) berbantuan Autograph terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Materi Bangun Ruang Kelas IX SMP YLPI Pekanbaru Habib Syahlan; Rezi Ariawan
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/k70xn550

Abstract

Pembelajaran matematika abad ke-21 menuntut penerapan model pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan didukung teknologi agar siswa mampu memahami konsep secara lebih bermakna. Salah satu alternatif yang relevan adalah Case Based Learning (CBL) berbantuan Autograph, karena model ini mendorong siswa menganalisis kasus nyata serta memvisualisasikan konsep matematika secara interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Case Based Learning berbantuan Autograph terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi bangun ruang kelas IX SMP YLPI Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain Non-equivalent Control Group Design. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu kelas IX.1 sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model CBL berbantuan Autograph dan kelas IX.2 sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample T-Test. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,016 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa model Case Based Learning berbantuan Autograph berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa. Dengan demikian, penerapan CBL berbantuan Autograph dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi bangun ruang.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMPN 2 Sungai Penuh Pada Materi Kesebangunan Nayla Qanita Utari; Eline Yanty Putri Nasution
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/n509q057

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi esensial yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika, terutama pada materi kesebangunan yang menuntut pemahaman konsep serta kemampuan menggunakan perbandingan dalam menyelesaikan masalah. Namun, kemampuan tersebut masih menjadi tantangan bagi siswa karena melibatkan tahapan berpikir yang kompleks, mulai dari memahami masalah, merencanakan strategi, melaksanakan penyelesaian, hingga memeriksa kembali hasil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII A SMP Negeri 2 Kota Sungai Penuh pada materi kesebangunan berdasarkan indikator Wankat dan Oreovocz. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes tertulis yang terdiri atas empat butir soal pemecahan masalah, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui persentase ketercapaian setiap indikator, yaitu memahami masalah (understand the problem), merencanakan penyelesaian (devise a plan), melaksanakan rencana (carry out the plan), dan memeriksa kembali hasil (looking back). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator memahami masalah memperoleh persentase 45% (kategori sedang), merencanakan penyelesaian 100% (kategori sangat tinggi), melaksanakan rencana 55% (kategori sedang), dan memeriksa kembali hasil 25% (kategori rendah). Temuan ini menunjukkan bahwa siswa telah mampu menentukan strategi penyelesaian dengan sangat baik, namun masih mengalami kesulitan dalam memahami masalah secara mendalam, melaksanakan prosedur secara sistematis, serta melakukan evaluasi terhadap hasil akhir. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran profil kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menunjukkan ketidakseimbangan antarindikator, sehingga dapat menjadi dasar bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2024): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 2 (2023): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 1 (2023): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 2 (2022): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 1 (2022): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL FIBONACI: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika More Issue