cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,473 Documents
The Manajemen Strategik Membangun Brand Image Untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan: (Studi Multi Situs di SMPN 1 Basarang dan SMPN 2 Basarang) Ervina Lailaturrahmah; Aslamiah; Novitawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2713

Abstract

Pertumbuhan lembaga pendidikan yang semakin pesat di era modern. Meningkatkan persaingan dalam menyediakan layanan pendidikan yang memerlukan strategi bagi lembaga pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana manajemen strategik membangun brand image guna meningkatkan daya saing lembaga pendidikan di SMP Negeri 1 Basarang dan SMP Negeri 2 Basarang. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi yang hasilnya saling dibandingkan dan dikonfirmasi untuk memperoleh data yang akurat dan dapat dipercaya. Metode analisis data menggunakan model Miles & Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini dikaji formulasi, implementasi dan evaluasi manajemen strategik membangun brand image untuk meningkatkan daya saing lembaga pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategik membangun brand image dilaksanakan di kedua sekolah dengan membentuk Tim Pengembang Sekolah untuk melakukan analisis lingkungan, merumuskan visi, misi dan tujuan, menentukan Segmentation, Targeting dan Positioning serta menentukan brand identity. Dalam implementasinya sekolah melaksanakan program unggulan, pendidikan karakter, meningkatkan prestasi, menjalin kemitraan dan publikasi. Adapun kegiatan evaluasi dilaksanakan melalui penilaian program, pengukuran kinerja, dan penyusunan rencana tindak lanjut.
Peran Guru Akidah Akhlak dalam Mencegah Kenakalan Siswa di Madrasah Aliyah Reza Purwadi; Ahmadi; Sri Hidayati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2714

Abstract

Peran guru Akidah Akhlak dalam mencegah kenakalan siswa di MAN Barito Utara sangat penting karena tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga membentuk akhlak dan kepribadian siswa. Melalui nasihat dan bimbingan yang disampaikan dengan cara yang lembut, siswa di dorong untuk menyadari kesalahan dan berubah ke arah yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru akhlak aqidah dalam mencegah kenakalan siswa di MAN Barito Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, lalu prosedur pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian untuk mengecek keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Akidah Akhlak berperan sebagai pendidik, pembimbing dan contoh dalam membentuk sikap dan mental siswa, memberikan perhatian khusus dan mendekati siswa secara personal dengan berbicara dari hati ke hati, tanpa membuat siswa merasa dimarahi. Pendekatan ini membuat siswa merasa nyaman dan menganggap guru sebagai orang terdekat untuk bercerita. Lalu untuk mengatasi kenakalan, guru melakukan pengawasan, bimbingan rutin, dan pendekatan khusus kepada siswa yang bermasalah.
The Influence of School Culture on the Performance of Senior High School Teachers Dwi Liswantari; Maman Suryaman; Bambang Ismaya
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2725

Abstract

This study aims to analyze the influence of school culture on teacher performance at SMAIT Mentari Ilmu Karawang. A positive school culture is expected to improve teacher performance, which in turn will affect the quality of education in the school. This study uses a quantitative approach with a regressional survey method to analyze the relationship between school culture as an independent variable and teacher performance as a dependent variable. Data was collected through a questionnaire filled out by 35 teachers. The results of the analysis showed that school culture had a positive and significant effect on teacher performance, with a correlation coefficient of 0.719 and an R-Square value of 51.7%, indicating that more than half of the variation in teacher performance can be explained by school culture. However, this study also found that the dimension of teacher and student involvement in school activities still needs to be improved. The implication of this research is the importance of creating an inclusive and collaborative school culture to improve teacher performance. The suggestion for schools is to strengthen teacher and student engagement and provide greater space for participation in decision-making to improve school culture and support teacher performance improvement more effectively.
The Implementation of the SQ3R Strategy to Improve Reading Skill for Seventh Graders Muhammad Wira Satriawan; Lilia Indriani; Dwitiya Ari Nugraheni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2726

Abstract

This study aims to investigate the implementation of the SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review) strategy in improving the reading comprehension skills of seventh-grade students at SMP IT Ihsanul Fikri Kota Magelang. The research employed a classroom action research (CAR) design conducted in two cycles, with each cycle consisting of planning, action, observation, and reflection. Data were collected through reading comprehension tests, observation sheets, and student questionnaires. The results indicated a significant improvement in students' reading comprehension after the implementation of the SQ3R strategy. Students showed increased engagement, better understanding of texts, and improved ability to identify main ideas, details, and inferences. The findings suggest that the SQ3R strategy is an effective method to enhance reading comprehension among junior high school students.
The Effectiveness of AI Applications in Enhancing Students’ Learning Interest: A Case Study at Universitas Muslim Maros Rika Riyanti; Rizki Amalia Nur; Anna Majid
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2728

Abstract

This study aims to determine the extent to which students at Universitas Muslim Maros utilize Artificial Intelligence (AI)-based applications in the learning process, as well as to evaluate their impact on enhancing learning interest. The background of this research is grounded in the rapid advancement of digital technology, which has driven transformation in the field of education, particularly in how students access and manage information. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, questionnaires, and in-depth interviews. It also aims to analyze the relationship between the use of AI applications (variable X) and students' learning interest (variable Y), as well as to measure the effectiveness of AI in the context of higher education learning. The results of the study show that out of a total of 148 respondents, 44 students stated “agree” and 57 students stated “strongly agree” regarding the use of AI in learning activities. The percentage of agreement based on the index reached 53.5%, indicating that the majority of students support the use of AI applications as learning tools. Based on these findings, it can be concluded that the use of Artificial Intelligence technology significantly contributes to increasing the learning interest of students at Universitas Muslim Maros.
Implementasi Kebijakan PPDB Tingkat SMA Negeri di Jawa Barat dalam Perspektif Pemerataan Pendidikan Sidik panji pangestu; Asep Sumaryana; Dedi Sukarno
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2729

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA di Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan teori Hill & Hupe (2002), yang mencakup tiga dimensi utama: managing policy process, managing inter-organizational relations, dan managing internal and external contacts. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada tiga SMA negeri di lima kabupaten/kota. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PPDB masih menghadapi tantangan pada aspek struktural, teknis, dan sosial. Pendekatan top-down dan lemahnya koordinasi antarlembaga menghambat verifikasi data dan keadilan distribusi jalur afirmasi. Masyarakat cenderung hanya dilibatkan secara administratif, meskipun terdapat inisiatif lokal yang adaptif melalui kolaborasi dengan tokoh masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan bergantung pada sinergi antaraktor, adaptasi kontekstual, dan tata kelola yang inklusif. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan menyeluruh model Hill & Hupe yang dikaitkan dengan aspek input, output, dan outcomes dalam konteks pendidikan menengah di wilayah dengan karakter sosial-geografis yang beragam.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Puzzle terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik di Sekolah Dasar Annisaa Haq Maharani; Nurlev Avana; Aprizan
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2735

Abstract

Model pembelajaran Jigsaw berbantuan media puzzle adalah salah satu strategi pembelajaran kooperatif yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan dan kerja sama peserta didik dalam proses belajar dengan menggunakan media pembelajaran puzzle guna membangun semangat peserta didik untuk mencoba memecahkan masalah, karena media tersebut menarik dan mengajak peserta didik untuk menyesuaikan potongan gambar puzzle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media puzzle terhadap hasil belajar Matematika peserta didik kelas IV di SD Negeri 101/II Muara Bungo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pre-test dan post-test control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV A sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media puzzle dan kelas IV B sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data hasil belajar matematika dikumpulkan melalui tes tertulis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menggunakan uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media puzzle dengan peserta didik yang diajar menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,01<0,05 yang berarti ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan media puzzle terhadap hasil belajar Matematika peserta didik Kelas IV di SD Negeri 101/II Muara Bungo.
Analisis Kenaikan Biaya Pendidikan di Indonesia: Implikasi Sosial Ekonomi Handyka Oktra Rajagukguk
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2750

Abstract

Kenaikan biaya pendidikan di Indonesia menunjukkan pola yang sistematis dan berkelanjutan di seluruh jenjang, sementara alokasi anggaran publik 20% APBN/APBD belum sepenuhnya menahan pergeseran beban pembiayaan ke rumah tangga. Artikel ini mengkaji bagaimana eskalasi biaya Pendidikan, mencakup biaya langsung, biaya tidak langsung, dan biaya digital pasca-pandemi, berkelindan dengan ketimpangan akses, risiko putus sekolah, dan mobilitas sosial, sekaligus mengidentifikasi ruang koreksi kebijakan pembiayaan. Penelitian menggunakan desain systematic literature review dengan pendekatan kualitatif–interpretatif terhadap publikasi dan dokumen kebijakan periode 2019–2025 yang relevan dengan konteks Indonesia. Dari 146 dokumen yang ditelusuri melalui berbagai basis data, 26 publikasi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding untuk mengonstruksi tema dan pola hubungan antar dimensi biaya, kebijakan, dan konsekuensi sosial ekonomi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kenaikan biaya pendidikan menguat dalam tiga rumpun biaya dan meningkatkan proporsi pengeluaran pendidikan dalam struktur belanja rumah tangga, terutama bagi kelompok miskin dan kelas menengah rentan. Eskalasi biaya, termasuk biaya teknologi, berperan sebagai mekanisme seleksi yang memperdalam ketimpangan akses, mendorong berbagai strategi adaptif yang bersifat defensif, serta berkontribusi pada reproduksi kemiskinan dan terhambatnya pembentukan modal manusia. Berbagai skema pembiayaan publik (BOS, BOSDA, PIP, KIP, KIP Kuliah, dan beasiswa daerah) meringankan sebagian biaya langsung, tetapi belum menjangkau biaya terselubung dan biaya digital yang menjadi sumber tekanan utama, sehingga “krisis keterjangkauan” biaya pendidikan tetap bertahan. Artikel ini menegaskan urgensi rekonstruksi arsitektur pembiayaan yang lebih progresif dan berbasis kemampuan bayar, sekaligus memperluas perlindungan bagi kelompok rentan sebagai prasyarat pembangunan sosial ekonomi yang lebih inklusif.
Evaluasi Program Pembelajaran di Program Studi Pendidikan Agama Islam dengan Model Tyler Saepul
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2753

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Palopo berdasarkan Model Evaluasi Tyler, yang mencakup empat komponen utama: tujuan pembelajaran, pengalaman belajar, organisasi pengalaman belajar, dan evaluasi hasil belajar. Latar belakang penelitian ini adalah ditemukannya indikasi bahwa meskipun dokumen perencanaan pembelajaran seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS) telah tersedia, masih terdapat kendala dalam implementasi pembelajaran, keterbatasan sarana prasarana, serta variasi metode pembelajaran yang digunakan dosen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, angket, wawancara, dan observasi. Populasi penelitian adalah seluruh dosen dan mahasiswa aktif di Program Studi PAI IAIN Palopo, dengan sampel sebanyak 30 dosen dan 80 mahasiswa yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan RPS tergolong baik (92,9%), namun kelengkapan dokumen pendukung seperti SAP (71,4%) dan bahan ajar (64,3%) masih perlu ditingkatkan. Pengalaman belajar mahasiswa dinilai cukup baik, meskipun masih terdapat kekurangan dalam penerapan metode pembelajaran kreatif dan pemanfaatan media teknologi. Organisasi pengalaman belajar menunjukkan penyusunan materi pembelajaran telah terstruktur, namun implementasinya terhambat oleh sarana prasarana yang belum memadai, seperti kurangnya proyektor dan kualitas ruang kelas. Pelaksanaan evaluasi hasil belajar sebagian besar sudah dilakukan, namun mahasiswa masih menilai evaluasi cenderung bersifat konvensional dan kurang transparan, terutama terkait keadilan dalam pemberian nilai. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kelengkapan perangkat pembelajaran, inovasi metode pembelajaran, perbaikan sarana prasarana, serta penerapan evaluasi autentik untuk mendukung pembelajaran yang berkualitas. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan mutu pembelajaran di perguruan tinggi keagamaan, khususnya dalam konteks implementasi Model Tyler.
Kepemimpinan dalam Pendidikan Kolaborasi Model Salafi (Klasik) dan Khalafi (Modern) di Pondok Pesantren Ruslan; Muhammad Imam Khaudli
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pendidikan kolaborasi salafi dan khalafi di Pondok Pesantren Al Muaiwwanah Selatpanjang, Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan kolaborasi ini berada di bawah otoritas penuh seorang kiai sebagai pengasuh pondok pesantren. Kurikulum yang diterapkan merupakan perpaduan antara pendidikan kitab klasik (salafi) dan pendidikan formal (khalafi) dengan standar kompetensi yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Metode pembelajaran menggunakan berbagai teknik, seperti sorogan, bandongan, ceramah, diskusi kelompok, demonstrasi, eksperimen, dan multimedia. Sumber rujukan berasal dari kitab kuning klasik dan buku-buku kontemporer yang relevan. Sistem evaluasi diterapkan secara kombinasi antara sistem pondok dan sistem pendidikan formal, melalui ujian tengah semester dan akhir semester. Penerimaan santri baru dilakukan melalui tes baca Al-Qur’an, kitab, dan praktik ibadah. Sumber daya manusia (SDM) di pesantren terdiri dari ustadz yang memahami kitab kuning meskipun tidak disyaratkan memiliki ijazah formal, sementara pengajar di madrasah minimal berpendidikan S-1. Sarana prasarana yang tersedia mendukung proses belajar mengajar, termasuk ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, masjid, dan asrama santri. Sistem administrasi terintegrasi antara pondok dan madrasah, serta memanfaatkan media sosial dan media cetak untuk publikasi informasi. Implikasi dari penerapan model pendidikan kolaborasi salafi dan khalafi ini adalah peningkatan mutu pendidikan, ditandai dengan berbagai prestasi santri baik di bidang akademik, olahraga, maupun seni. Model ini dinilai mampu menjawab tantangan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue