cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,473 Documents
Implementasi Metode PPP (Presentation, Practice, dan Production) dalam Pembelajaran Berbicara BIPA Level Pemula Rosa Lamria Mardiana Simbolon; Suci Sundusiah; Mochamad Whilky Rizkyanfi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2859

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan metode Presentation, Practice, and Production (PPP) dalam pengajaran keterampilan berbicara bagi pelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat pemula. Penelitian ini menggunakan desain single subject research (SSR) dengan pola A-B-A yang merupakan pola eksperimen tunggal, melibatkan tiga mahasiswa asal Uzbekistan sebagai partisipan. Metode PPP diterapkan melalui tiga tahapan sistematis: tahap presentasi untuk menyampaikan input yang mudah dipahami, tahap praktik untuk membiasakan pola bahasa, dan tahap produksi untuk menerapkan kemampuan secara komunikatif dan autentik. Alat ukur dalam penelitian meliputi tes kemampuan berbicara terstruktur, lembar observasi partisipasi, serta dokumentasi dalam bentuk audio dan video. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan membandingkan perubahan performa berbicara masing-masing subjek pada setiap fase (A1–B–A2) melalui teknik analisis visual grafik untuk menelaah tren perkembangan, tingkat capaian, dan kestabilan respons pembelajaran selama penerapan metode PPP. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan yang signifikan dalam seluruh aspek kompetensi komunikasi lisan para subjek. Tingkat kefasihan meningkat dari 35 menjadi 58 kata per menit (kenaikan 65,7%), tingkat akurasi bahasa dari 60% menjadi 82%, dan kecocokan pragmatik dari 40% menjadi 75%. Analisis longitudinal menunjukkan bahwa setiap tahap dalam metode PPP efektif dalam mendukung proses pemerolehan bahasa Indonesia. Temuan ini memberikan bukti empiris tentang keunggulan metode PPP dibanding pendekatan tradisional dalam pengajaran berbicara untuk BIPA level pemula. Penerapan metode ini juga berkontribusi pada pengembangan kerangka pembelajaran yang sistematis dan fleksibel untuk diterapkan dalam berbagai konteks lintas budaya. Model ini mendorong pengembangan pembelajaran yang lebih komunikatif, adaptif terhadap perbedaan budaya peserta, serta relevan untuk diterapkan oleh pengajar BIPA di berbagai konteks internasional.
Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Keagamaan dalam Membentuk Sikap Religius Anak Usia Dini Sopia Aprilia Ningsih; Achmad Muharram Basyari; Anie Rohaeni; Roni Nugraha
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2860

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan dalam membentuk sikap religius anak usia dini dengan mengambil studi kasus di KOBER-RA Tunas Harapan, Baleendah, Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai religius, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab dilakukan melalui strategi pembiasaan, keteladanan, dan integrasi nilai dalam aktivitas harian. Indikator perkembangan sikap religius diukur melalui observasi perilaku, seperti kemampuan sholat lima waktu, bersikap sopan, dan menunjukkan empati. Kendala utama dalam implementasi meliputi perbedaan latar belakang keluarga dan keterbatasan waktu pembelajaran. Keberhasilan program dipengaruhi oleh sinergi sekolah, guru, orang tua, dan lingkungan sekitar. Temuan ini menegaskan bahwa pembentukan karakter religius anak usia dini memerlukan pendekatan holistik yang menghubungkan pendidikan di rumah dan sekolah dengan dukungan pendidik yang kompeten serta kebijakan lembaga yang kondusif.
Nilai Keadilan Profetik dan Relevansinya dalam Memperkokoh Pendidikan Umum dan Karakter M.Hasyim Mustamin; Aceng Kosasih; Syihabuddin; Kama Abdul Hakam
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2861

Abstract

Spesialisasi pendidikan yang terlampau kaku menjadi salah satu faktor yang melatarbelakangi munculnya pendidikan umum dan karakter agar kepribadian dan seluruh potensi dan pengetahuan anak didik dapat berkembang dengan baik secara utuh dan kokoh. Penelitian ini berupaya menggali nilai keadilan profetik yang terkandung di dalam sumber ajaran Islam dan telah diajarkan oleh Nabi untuk menemukan relevansinya dalam mengokohkan kedudukan pendidikan umum dan karakter di perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat kepustakaan dengan mengumpulkan data-data dari sumber primer ajaran Islam maupun sekunder seperti jurnal, artikel, buku-buku, serta hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Analisis data menggunakan metode analisis isi untuk kebutuhan analisis tekstual sehingga didapatkan unit-unit yang terkodifikasi agar bisa mendapatkan satu kesimpulan. Hasilnya, relevansi nilai keadilan profetik dapat memperkokoh kedudukan pendidikan umum dan karakter karena bersifat transenden sekaligus imanen, dapat menghasilkan konsistensi dan keharmonian dalam diri individu serta mampu hidup dalam universalitas kemanusiaan global dan holistik penuh toleransi dan kedamaian.
An Evaluation Study on the Transparency of Secondary Education Financing Based on the Discrepancy Model (Provus) Arlen Orlando Lukas; Nurhattati Fuad; Rugaiyah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2862

Abstract

This study aims to evaluate the transparency of educational financing at SMPN 203 Jakarta by focusing on information availability, public involvement, accessibility, financial reporting, internal monitoring, and external auditing, using the Discrepancy Evaluation Model (Provus). A qualitative research approach was employed, involving 15 purposively selected participants comprising internal school stakeholders and external auditors. The findings reveal that the availability of financial information remains limited to offline formats, lacking support from digital platforms. Public involvement is primarily consultative, with restricted participation from the school committee and class coordinators. Information accessibility is suboptimal due to the absence of a digital information system. Financial reporting complies with existing regulations, internal monitoring is conducted by a designated team through regular inspections, and external audits are effectively carried out by the Regional Education Office II of East Jakarta and the Education Department. The implications of this study underscore the need to develop a digital information system and enhance public participation to bridge the transparency gaps identified. Furthermore, it emphasizes the importance of strengthening accountable and sustainable financial governance in education. These findings offer significant contributions to the theoretical and practical development of educational financing transparency in secondary schools.
Media Flipbook sebagai Inovasi Digital untuk Pembelajaran Matematika di Madrasah Ibtidaiyah: Studi Kuasi-Eksperimen Amarylis Chairunnisa; Budi Usodo; Yamtinah Yamtinah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2863

Abstract

Minat belajar dan hasil belajar matematika yang rendah masih menjadi tantangan utama dalam pendidikan dasar, khususnya di Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah rural seperti Kecamatan Bendosari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media flipbook digital terhadap peningkatan minat belajar dan hasil belajar matematika peserta didik kelas IV MI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen tipe pretest-posttest control group. Subjek penelitian berjumlah 207 siswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran berbasis flipbook, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi angket minat belajar dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan melalui uji-t dan MANOVA untuk menguji pengaruh perlakuan secara simultan dan parsial terhadap kedua variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flipbook berpengaruh signifikan terhadap peningkatan minat belajar dan hasil belajar matematika siswa. Rata-rata skor posttest dan minat belajar kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dengan nilai signifikansi <0,05. Penggunaan flipbook terbukti efektif dalam menyajikan materi matematika secara visual dan interaktif, sehingga membantu siswa memahami konsep abstrak dengan lebih mudah dan meningkatkan motivasi belajar. Temuan ini memberikan implikasi penting terhadap pengembangan media pembelajaran digital dalam konteks Kurikulum Merdeka, serta mendorong guru untuk berinovasi dalam menyusun strategi pembelajaran yang relevan dengan karakteristik peserta didik abad ke-21.
Fostering Critical and Creative Thinking Skills Using Differentiated Student Worksheet (LKPD) in Primary Science Education Septiana Anggraini; Banu Setyo Adi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2869

Abstract

The research study investigates the impact of differentiated student worksheets (LKPD) on the development of critical and creative thinking skills among fifth-grade students in elementary science learning (IPAS). The research employed a quasi-experimental design involving students from District IV, Klaten Regency SDN 1 Tambongwetan, Kalikotes District, Klaten Regency. Data were collected through pretest and posttest assessments using validated test instruments, and analyzed using both descriptive statistics and inferential analysis. The findings reveal a significant improvement in students’ critical thinking skills, with an average increase of 24.2 points, and in creative thinking skills, with an average increase of 26.03 points, following the implementation of differentiated LKPD. Furthermore, hypothesis testing using a multivariate test showed a significance value of 0.0001 (< 0.05), confirming that differentiated LKPD had a statistically significant positive effect on both critical and creative thinking abilities in simultanly. These results highlight the potential of differentiated learning materials to foster higher-order thinking skills in primary school students, supporting a more personalized and effective science education experience.
Hubungan antara Kualitas Desain Massive Open Online Course, Kemandirian Belajar, dan Keterlibatan dengan Ketercapaian Learning Outcomes Rumita Sihole; Pujianto Yugopuspito
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2872

Abstract

Karakteristik Massive Open Online Courses (MOOC) yang terbuka dan masif seringkali menyebabkan kurangnya intervensi dari Subject Matter Expert (SME), sehingga berkontribusi terhadap rendahnya tingkat penyelesaian courses dalam pencapaian learning outcomes yang sudah ditargetkan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara kualitas desain MOOC berdasarkan Quality Matters Rubric, kemandirian belajar, dan keterlibatan peserta didik dengan ketercapaian learning outcomes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan melibatkan 140 peserta didik sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring dan analisis data learning analytics pada platform ICE-I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas desain MOOC berpengaruh signifikan terhadap kemandirian belajar (β = 0,900; p < 0,05) dan keterlibatan peserta (β = 0,884; p < 0,05). Kemandirian belajar (β = 0.562; p < 0,05) dan keterlibatan (β = 0,403; p < 0,05) secara signifikan berpengaruh terhadap ketercapaian learning outcomes. Nilai R² sebesar 0,782 untuk kemandirian belajar, 0.809 untuk keterlibatan, dan 0,874 untuk ketercapaian learning outcomes menunjukkan model memiliki kekuatan prediktif yang tinggi. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan desain MOOC yang lebih efektif guna meningkatkan pengalaman belajar daring peserta didik.
Exploring Learner Contexts and Influencing Factors in Language Learning Strategy Research: A Systematic Literature Review Irhas Rahmat Syarif; Bambang Yudi Cahyono; Lestari Setyowati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2891

Abstract

This Systematic Literature Review explores the context, internal factors, and external factors that influence the use of Language Learning Strategies (LLS) in English as a foreign language (EFL) learners. This study aims to: (1) identify EFL learner contexts that have been studied in previous LLS research, and (2) analyze the internal and external factors that influence LLS use by EFL learners in various contexts. A total of 32 empirical articles published between 2021 and 2025 were analyzed using the Systematic Literature Review procedure guided by PRISMA 2020, which includes the stages of identification, screening, eligibility, and inclusion. The literature search was conducted in the Scopus and ERIC databases using a combination of keywords related to language learning strategies, learner contexts, influencing factors, and English language learning. Inclusion criteria included empirical journal articles in English, published between 2021 and 2025, focusing on EFL learners and referring to the Oxford (1990) taxonomy. The analysis revealed variations in learner contexts across five key dimensions: culture, social, educational, identity, and learning environment. The results showed that the majority of research conducted in that year focused on young university students (N=25), in face-to-face learning (N=26), located in Asia or the Middle East. Furthermore, internal factors such as motivation (N=10), language proficiency (N=7), and learning autonomy (N=6) were more influential than external factors such as strategy training (N=6) and academic context (N=4). These findings highlight the importance of extending research to learners at lower levels of education, with more diverse cultural backgrounds, and in online or hybrid learning models, to develop more inclusive and context-appropriate language learning strategies.
Implementasi Pembiasaan Moderasi Beragama Sebagai Pencegahan Sikap Intoleransi: Studi Kasus Sekolah Menengah Pertama Bima Purba; Daffa Fakhri Maulana; Anik Widiastuti; Moh Irsyad Fahmi MR
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2892

Abstract

Era teknologi saat ini mengancam penurunan karakter dan toleransi beragama peserta didik. Situasi ini berdampak pada peningkatan kerentanan akan sikap intoleransi peserta didik. Untuk menjawab tantangan tersebut, dibutuhkan pendekatan edukatif serta pembiasaan untuk menginternalisasi nilai-nilai moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi praktik moderasi beragama melalui pembiasaan moderasi beragama di SMP Negeri 8 Yogyakarta. Model penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah Wakil kepala sekolah urusan kurikulum, guru mata pelajaran PPKN, dan guru pendidikan agama. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan praktik moderasi beragama dilakukan melalui kegiatan pendidikan dan pengajaran, kegiatan ekstrakurikuler, peringatan hari besar keagamaan, dan pembiasaan secara kultural peserta didik. Disimpulkan bahwa pelaksanaan praktik pembiasaan dalam menumbuhkan moderasi beragama melalui giat keagamaan pagi sebagai pencegahan sikap intoleransi tergolong sangat baik dengan pelaksanaan yang efektif dalam menanamkan nilai toleransi, keseimbangan dan keadilan.
The Effect of Progressive Test Implementation on the Cumulative Grade Point Average (GPA) of Medical Students at FKKGIK, Universitas Prima Indonesia in 2024 Marshall Jeremia Nadapdap; Stevensen Eka Wijaya; Suandy
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2898

Abstract

Progressive Tests are structured, longitudinal formative assessments used globally to evaluate knowledge retention and cognitive development in medical education. While they are increasingly integrated into curricula, limited empirical data exists regarding their predictive validity within Indonesian private medical institutions. Evaluating their impact on academic performance is essential to refine assessment strategies and promote effective learning. This study investigates the influence of Progressive Test scores on the academic performance of medical students at the Faculty of Medicine, Dentistry, and Health Sciences (FKKGIK), Universitas Prima Indonesia during the 2024 academic year. A quantitative, cross-sectional study was conducted using academic records from 160 randomly selected preclinical students. Progressive Test scores were used as the independent variable, while Cumulative Grade Point Average (CGPA) represented the dependent variable. Pearson’s correlation analysis was conducted using SPSS version 27, with a significance level of p < 0.05. The average Progressive Test score was 40.58 (SD ±10.2), and the mean CGPA was 3.30 (SD ±0.28). A strong, positive, and statistically significant correlation was found between Progressive Test scores and CGPA (r = 0.757, R² = 0.573, p < 0.001). These findings indicate that Progressive Test performance significantly predicts academic achievement, explaining 57.3% of the variance in CGPA. Progressive Tests demonstrate strong predictive value for student performance and serve as an effective tool for curriculum monitoring and early academic intervention. Institutionalizing their use in Indonesian medical schools is recommended. Future multicenter and longitudinal studies are suggested to broaden applicability and assess additional influencing factors.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue