cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,473 Documents
Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter di Sekolah : Tinjauan Literature Review Nasir; Ridha Ichwanty Sabir; Andi Yurni Ulfa; Ahmad Imran; Anna Majid
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan karakter di sekolah. Nilai kearifan lokal seperti Siri' na Pacce (Harga diri dan empati), Sipakatau (Saling menghormati), Sipakalebbi (Saling menghargai), Sipakainge (Saling mengingatkan) dari Sulawesi Selatan yang memiliki relevansi kuat dalam mendukung pendidikan karakter utama (Kemendikbud) yang kontekstual dan bermakna. Jenis penelitian ini adalah Sistematik Literature Review (SLR) dengan tahapan yaitu (i) Merumuskan Question Research (QR) (ii) Proses pencarian artikel (iii) Kriteria inklusi dan eksklusi (iv) Quality Asesment (QA) (v) Analisis litertur yang diterima oleh QA (vi) Membuat kesimpulan. Proses pengumpulan data meliputi pencarian artikel dari berbagai sumber nasional yang terkait dengan topik pendidikan karakter berbasis kearifan lokal budaya Sulawesi Selatan. Penelitian dilakukan secara sistematis menggunakan Google Scholar dengan frasa pencarian: " Kearifan Lokal”, “Pendidikan Karakter di Sekolah” dan dibatasi pada artikel yang diterbitkan antara tahun 2023-2025. Analisis data dalam penelitian ini mengikuti panduan dari diagram PRISMA untuk memberikan transparansi dalam proses seleksi literatur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pendidikan karakter di sekolah memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa, meskipun terdapat kendala yaitu kurangnya sumber daya pembelajaran dan kolaborasi yang tidak memadai antara sekolah dan masyarakat sekitar terkait dengan kearifan lokal daeah setempat. Artikel ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan karakter berbasis nilai budaya lokal.
Analisis Kesiapan Peserta Didik dalam Pembelajaran Terhadap Media Literasi Digital Kelas VI Sekolah Dasar Lina Dwi Purwati; Tri Murwaningsih; Kartika Chrysti Suryandari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2543

Abstract

Pemahaman terhadap konsep sains, bukan hanya pengetahuan tentang konsep itu sendiri, diperlukan untuk mencapai tingkat pemahaman. Studi ini akan menganalisis beberapa aspek pengalaman siswa di Sekolah Dasar dalam menggunakan bahan pembelajaran digital. Secara khusus, penelitian ini akan meneliti (1) tingkat kesiapan di antara para siswa dan (2) beberapa faktor yang mempengaruhi kemampuan mereka dalam menggunakan media digital sebagai alat pengajara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan memahami dengan jelas dan ringkas bagaimana siswa kelas enam merespons instruksi yang menggunakan media literasi digital. Teknologi yang terus berkembang telah menjadikan media digital komponen penting dalam pendidikan sains modern di Sekolah Dasar; media ini digunakan dalam ketiga proses pendidikan. Secara rinci, para peneliti mewawancarai beberapa siswa dan beberapa guru dari berbagai sekolah Dasar serta melakukan observasi diam tentang mereka. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kesiapan didik dalam menggunakan media digital. Studi ini menunjukkan kemampuan tiga siswa yang berbeda dalam menggunakan berbagai alat digital, pemahaman mereka tentang beberapa konsep dasar, dan sejumlah faktor yang mendukung atau menghambat penggunaan media digital secara umum. Faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan tersebut meliputi keterampilan siswa dalam menggunakan teknologi, dukungan guru dalam proses pembelajaran digital, ketersediaan sarana prasarana, serta keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak menggunakan media digital secara bijak. Studi ini menyoroti variasi signifikan dalam kesiapan didik. Mayoritas siswa telah terbiasa menggunakan media digital dan menunjukkan tingkat minat yang tinggi. Namun, beberapa siswa lainnya menghadapi kendala karena kurangnya perangkat yang memadai dan dukungan teknis. Peran keluarga juga merupakan faktor penting dalam literasi digital siswa. Berdasarkan hal ini, dapat disimpulkan bahwa peningkatan jumlah siswa yang menggunakan sumber belajar digital untuk siswa yang melek huruf dapat dicapai melalui penyediaan fasilitas yang ramah pengguna, instruksi yang komprehensif, dan pembelajaran yang lebih terstruktur.
Hubungan Kepercayaan Diri Siswa dan Interaksi Teman Sebaya Terhadap Kecerdasan Emosional Siswa Sekolah Dasar Rahmad Maulana; Aprilia Tina Lidyasari; Setiawan Edi Wibowo; Octavian Muning Sayekti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2547

Abstract

Studi kasus ini mengkaji korelasi diantara kepercayaan diri dan hubungan teman sebaya terhadap kecerdasan emosional siswa sekolah dasar di wilayah Kecamatan Mandah, Provinsi Riau. Studi ini diarahkan untuk mengenali serta menganalisis secara simultan korelasi antara rasa percaya diri dan relasi antar teman sebaya dengan tingkat kecerdasan emosional pada peserta didik. Studi tersebut menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional, pengambilan bagian dari populasi dilakukan secara purposif terhadap 210 siswa kelas V sebagai subjek penelitian. Kuesioner berskala Likert digunakan sebagai alat utama dalam pengumpulan data yang telah dimodifikasi untuk relevansi konteks, pendekatan korelasi yang mengukur hubungan linear antara variabel dengan menggunakan rumus Pearson untuk menganalisis data yang terkumpul, baik parsial maupun ganda. Sebanyak 64,8% siswa tergolong memiliki tingkat kepercayaan diri yang dominan berdasarkan hasil distribusi data, kualitas interaksi dengan teman sebaya mencapai 68,1%, dan kecerdasan emosional sebesar 62,9%, yang seluruhnya berada pada karakteristik menengah atau sedang. Ditemukan koneksis yang bermakna secara positif antara variabel-variabel yang diteliti, berdasarkan hasil analisis statistik dengan signifikansi 0,000 (p < 0,01), yang mengindikasikan bahwa kepercayaan diri dan interaksi sosial secara simultan memberikan kontribusi bermakna pada kecerdasan emosional siswa.Temuan ini memperlihatkan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan diri serta semakin bagus kualitas hubungan sosial peserta didik, maka semakin besar pula potensi peningkatan kecerdasan emosional yang mereka miliki. Hal ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan program intervensi edukatif yang berfokus pada penguatan karakter dan keterampilan sosial siswa sekolah dasar. Dampak dari penelitian ini dapat berfungsi sebagai pijakan untuk merancang model pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan emosional peserta didik. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi praktis, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi untuk studi lanjutan yang menelusuri aspek lain dari kecerdasan emosional.
The The Social Dynamics of Student Brawls: A Theoretical Review of Causes, Impacts, and Interventions Edwin; Suma Ketut; Candiasa I Made; Jampel I Nyoman
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2556

Abstract

Student brawls reflect the complex social dynamics of adolescence and pose a critical challenge within the educational environment. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) to investigate the root causes, consequences, and intervention strategies related to student brawls. A thorough search of Scopus and Dimensions databases was conducted, focusing on publications from 2015 to 2025. Inclusion criteria required that studies be published in educational journals, explicitly address student brawls, and be available in full-text form in English. Data were extracted using a standardized form and analysed thematically, drawing on social control theory and social learning theory. The findings reveal that internal factors—such as identity crises and emotional instability—and external factors—like peer pressure, lack of family support, repressive school policies, and negative influences from social media—are primary contributors to student brawls. These acts result not only in physical harm but also in psychosocial trauma and disruption of the educational environment. Effective interventions require a holistic and preventive approach, including character education, family counselling, and the development of a supportive school climate. This study highlights the urgent need for integrated, humanistic strategies to cultivate a culture of peace in schools and address the structural roots of youth brawls.
Nilai-Nilai Akhlak dalam Kitab Hadits Arba’in An-Nawawi: Relevansi dan Integrasinya terhadap Pembelajaran Akhlak di Madrasah Nur Rifqah Nadiyah; Mohammad Zakki Azani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2573

Abstract

Pendidikan akhlak bertujuan membimbing individu kepada perilaku yang baik hingga menjadikannya kebiasaan. Sekolah berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai akhlak bagi peserta didik. Al-Quran dan hadits menjadi sumber utama dalam membangun akhlak mulia, salah satunya kitab hadits Arba'in An-Nawawi. Penggunaan kitab hadits Arba'in An-Nawawi dalam pembelajaran akhlak dapat menjadi salah satu cara untuk menanamkan karakter siswa sesuai ajaran Rasulullah saw. Penelitian ini berupaya untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan akhlak dalam kitab hadits Arba'in An-Nawawi, relevansi serta integrasinya dalam pembelajaran akhlak yang fokusnya pada Madrasah Tsanawiyah (MTs). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan dianalisis dengan teknik analisis isi, berupa pengumpulan, klasifikasi, dan interpretasi data untuk mengkaji nilai-nilai akhlak dalam Hadits Arba'in serta relevansi dan peluang integrasinya dalam pembelajaran akhlak di madrasah. Temuan penelitian mengidentifikasi terdapat 14 nilai akhlak dalam Hadits Arba'in An-Nawawi yang sebagian besarnya relevan dengan materi Akidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah, dan mengindikasi bahwa nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan dalam pembelajaran akhlak melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penilitian ini dapat menjadi dasar kuat dalam pembentukan karakter peserta didik sesuai ajaran Rasulullah saw. serta menjadi landasan pengembangan kurikulum pembelajaran di sekolah.
The Effect of Integrated STEM Quantum Learning on Mathematical Reasoning and Conceptual Understanding as Viewed from Gender Nurus Suhliyatin; I Nyoman Jampel; I Gede Ratnaya
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2580

Abstract

This study investigates the effect of the Quantum Learning model integrated with STEM Education on students' mathematical reasoning and conceptual understanding, with a focus on gender differences. The research employed a quasi-experimental design with Randomized Block Design involving 50 students of MTs SA Nurul Qona'ah in the academic year 2023/2024, divided into experimental and control groups. The experimental group received instruction through Quantum Learning integrated with STEM, while the control group followed conventional teaching methods. Data were collected using validated essay-type tests measuring higher-order thinking skills. The results showed that students taught with the integrated model achieved significantly higher scores in both mathematical reasoning and conceptual understanding compared to those taught conventionally. Furthermore, male students outperformed female students in mathematical reasoning, while no significant gender difference was found in conceptual understanding. The model also proved effective for both male and female students individually, with male students generally showing greater gains in reasoning and female students demonstrating better conceptual understanding in conventional settings. These findings suggest that integrating Quantum Learning with STEM creates a meaningful and equitable learning environment that supports higher-order thinking and addresses gender-specific learning needs. The implications of this research highlight the importance of adaptive, student-centered instruction supported by schools, and the need for continued teacher innovation in implementing interdisciplinary, project-based mathematics education.
Peran Guru ISMUBA dalam Penanaman Karakter Religius untuk Mencegah Dekadensi Moral Siswa M. Syahrul Qhodi Alam; Maemonah; Rahmadani Akbar; M. Faqih Syifa Rahman; Muhammad Fikri Noor Fadjri
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2586

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran guru ISMUBA di SMP Muhammadiyah Sewon Bantul Yogyakarta dalam mencegah dekadensi moral siswa melalui penanaman karakter religius. Permasalahan yang diangkat meliputi lemahnya internalisasi nilai keagamaan dan meningkatnya perilaku yang menyimpang pada kalangan peserta didik. Tujuan penelitian adalah memahami strategi dan praktik guru ISMUBA dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam (akidah‑akhlak, Al‑Qur'an‑Hadis, fikih, dan Bahasa Arab) serta membentuk kebiasaan keagamaan siswa. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan satu guru ISMUBA dan 15 siswa, observasi partisipan dalam proses pembelajaran dan rutinitas keagamaan, serta analisis dokumen ISMUBA dan RPP. Hasil penelitian menunjukkan tiga pendekatan utama: (1) integrasi nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran formal; (2) penerapan program pembiasaan keagamaan seperti sholat berjamaah dan tadarus Al-Qur'an; dan (3) keteladanan guru dalam perilaku islami. Secara sinergis memperkuat dimensi pengetahuan, praktik, pengalaman, dan konsekuensi religiusitas siswa menurut Glock & Stark. Partisipasi aktif siswa dalam kegiatan ibadah dan sanksi edukatif juga menjadi indikator peningkatan kedisiplinan dan kesadaran moral. Implementasi kurikulum ISMUBA yang holistik meliputi intrakurikuler, Faktor pendukung meliputi komitmen sekolah, dukungan orang tua, dan fasilitas ibadah, sedangkan faktor penghambatan, keterbatasan berkolaborasi dengan guru mata pelajaran umum serta pengaruh negatif lingkungan eksternal menjadi tantangan. Rekomendasi meliputi penguatan literasi digital berbasis moral dan kolaborasi lintas mata pelajaran serta dengan lingkungan eksternal. Meskipun terbatas pada satu sekolah dan fokus mata pelajaran akidah‑akhlak, penelitian ini memberikan model implementasi karakter religius yang dapat dijadikan acuan pengembangan program karakter di sekolah berbasis Islam.
Pengaruh Motivasi Membaca terhadap Kemampuan Literasi Membaca Siswa Sekolah Menengah Atas Johar Amir; Ambo Dalle; Syamsudduha
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2600

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh motivasi membaca terhadap kemampuan literasi membaca siswa kelas XI SMA Negeri se-Kotamadya Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 5 Makassar, SMA Negeri 21 Makassar, dan SMA Negeri 17 Makassar. Sampel penelitian ini yakni, 36 siswa dari SMA Negeri 5 Makassar, 36 siswa dari SMA Negeri 21 Makassar, dan 36 Siswa dari SMA Negeri 17 Makassar. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu motivasi membaca. Variabel terikat pada penelitian ini yaitu kemampuan literasi membaca siswa di SMA Negeri 5 Makassar, SMA Negeri 21 Makassar, dan SMA Negeri 17 Makassar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan dua macam statistik yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini yakni motivasi membaca memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi membaca siswa di SMA Negeri 5 Makassar, SMA Negeri 21 Makassar, dan SMA Negeri 17 Makassar.
Pengaruh Strategi Pembelajaran PBL, Strategi Pembelajaran Ekspositori dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar IPAS di Sekolah Dasar Fera Afrianti; Achmad Noor Fatirul; Agung Pramujiono
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2630

Abstract

Proses pembelajaran yang masih satu arah dan rendahnya motivasi belajar siswa menjadi masalah penting yang turut mempengaruhi hasil belajar siswa di SD Negeri Inpres Nabarua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penerapan strategi pembelajaran (Problem-Based Learning dan Ekspositori) dan motivasi belajar siswa (tinggi dan rendah) terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa Kelas IV SD Negeri Inpres Nabarua. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan desain factorial 2x2. Populasi dan sekaligus sampel adalah siswa Kelas IV SD Negeri Inpres Nabarua yang terdiri dari 120 siswa. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes pilihan ganda dan angket motivasi belajar yang memenuhi standar validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan Analisis Varians Dua Jalur (Two-way Anova) dengan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas Levene. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa berdasarkan penerapan strategi pembelajaran, motivasi belajar, dan interaksi antara keduanya. Penerapan pendekatan PBL lebih unggul dan lebih sesuai untuk meningkatkan hasil belajar siswa, siswa yang motivasi belajarnya lebih tinggi mencapai hasil belajar lebih unggul, lebih aktif, dan lebih mandiri, dan terdapat interaksi yang bermakna antara penerapan PBL dan motivasi belajar siswa-siswa yang diberi penerapan PBL sekaligus memiliki motivasi belajar yang lebih besar memperoleh hasil belajar yang paling maksimal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis mengenai penerapan PBL dan motivasi belajar untuk meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga dapat berguna bagi guru, siswa, dan para pemangku kepentingan terkait. Dengan demikian, proses belajar lebih bermakna, siswa lebih mampu mencapai tujuan pembelajaran, dan kualitas hasil belajar juga lebih maksimal.
Peran Komunitas Sekolah dalam Optimalisasi Sumber Daya Internal di Sekolah Dasar Sari Mahfiroh; Siti Wahyuningsih; Suko Lisnanto; Nurkolis
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2631

Abstract

Tantangan globalisasi menuntut sekolah mengoptimalkan sumber daya terbatas demi pendidikan berkualitas. Potensi komunitas sekolah, meliputi guru, siswa, orang tua, alumni, dan masyarakat, sering terabaikan padahal krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta menjadi sumber inovasi. Penelitian ini mengkaji peran kunci komunitas sekolah dalam optimalisasi sumber daya internal, serta strategi pelibatan efektif dan dampaknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mewawancarai guru, kepala sekolah, dan orang tua siswa di SD Negeri Jetaksari 1 untuk memahami dinamika interaksi komunitas dan dampaknya pada pemanfaatan sumber daya. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi kolaborasi, peran dalam ekstrakurikuler, dan dukungan finansial/material. Hasil penelitian menunjukkan komunitas SD Negeri Jetaksari 1 berperan vital dalam mendukung pendidikan, meningkatkan partisipasi orang tua, dan menciptakan lingkungan belajar positif. Program "Orangtua Mengajar" bahkan memperkaya pengalaman siswa. Strategi pelibatan efektif meliputi komunikasi terbuka, pelibatan masyarakat dalam kegiatan belajar mengajar, pelatihan, dan pemanfaatan teknologi. Optimalisasi sumber daya melalui komunitas ini berdampak positif signifikan pada peningkatan kualitas pendidikan, motivasi siswa, pengembangan karakter, serta hubungan harmonis antara sekolah dan masyarakat di SD Negeri Jetaksari 1.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024) Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 2 Mei (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 Februari (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 4 Nopember (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 3 Agustus (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 Mei (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 Februari (2022): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 4 Nopember (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 3 Agustus (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 Mei (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 Februari (2021): Didaktika Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 4 (2020): DIDAKTIKA November 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): DIDAKTIKA Agustus 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DIDAKTIKA Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DIDAKTIKA Februari 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): DIDAKTIKA Agustus 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): DIDAKTIKA Mei 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DIDAKTIKA Februari 2019 More Issue