cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,118 Documents
Penanaman Nilai-Nilai Multikultural dalam Mencegah Perilaku Bullying pada Siswa SMA di Kota Mataram Hamidsyukrie ZM; Muhammad Ilyas; Nurlaili Handayani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.382

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk penanaman nilai multikultural dan menunjukkan nilai-nilai multikultural yang ditanamkan dalam mencegah perilaku bullying pada siswa sekolah menengah atas di Kota Mataram. Kajian ini menggunakan metodologi fenomenologi kualitatif dan menggunakan teknik pengambilan sampel secara purposive dan snowball. Data dikumpulkan melalui berbagai metode, termasuk observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan fokus grup diskusi. Kemudian, data dikurangi, ditampilkan, dan ditarik kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai multikultural membantu mencegah perilaku menjelaskan sebagai berikut: 1) dilakukan secara terpadu dan terintegrasi dalam kegiatan intrakurikuler dan ektrakurikuler; 2) kerja sama, komitmen, dan kepemimpinan kepala sekolah sangat penting untuk menanamkan nilai multikultural; dan 3) bekerja sama dengan pendidikan multibudaya dan pendidikan karakter untuk menjunjung tinggi kesetaraan dan kesederajatan; 4) melalui pembiasaan dan keteladanan guru yang tercermin dari perilaku di lingkungan sekolah; 5) nilai multikultural yang ditanamkan kepada siswa termasuk nilai toleransi, demokrasi, solidaritas, kesetaraan, dan cinta damai. Nilai-nilai multikultural ini dipilih untuk diterapkan di lingkungan sekolah agar siswa tidak terlibat dalam perilaku bullying.
The Implementation of Technique Used by Teacher to Develop Students’ Speaking Skill: A Case Study at Muhammadiyah University of Surakarta in 2023/2024 Vina Novitasari; Endang Fauziati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.383

Abstract

Techniques are a way to assist students to explore and increase their ability. This study aimed to describe (1) the classroom techniques used by teacher and their purposes, (2) the teacher’s role in implementing the techniques, and (3) the elements of speaking improved in implementing the techniques. This research used a case study qualitative method. The subjects are English teachers instructing third-semester speaking classes in the English Education Department at Muhammadiyah University of Surakarta in 2023/2024. The researcher used observation, interview, and documentation to collect the data. The result of the research showed that teachers used some techniques in teaching speaking, such as conversation drill, debate, role play, and presentation. Debate and conversation drill is mostly used by the English teachers in teaching and learning speaking. Teachers’ role in implementing technique in teaching speaking are as controller and tutor. Elements that need to be improved in implementing techniques in teaching speaking, namely fluency and accuracy, then grammar, vocabulary, and pronunciation. The implementation of conversation drill and debate technique as a teaching technique developed the students’ speaking performance in terms of accuracy dealing with acceptable pronunciation, correct grammar, and appropriate word choice as well as making possible chance to students to work cooperatively, brainstorm ideas, develop vocabulary, and read to support an opinion. The researcher suggests that teachers use various techniques as it encourages students in speaking
Proses Penanaman Nilai-Nilai Moral Kristiani Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Asrama Putri St. Anna Gunungsitoli dan Asrama Putri Bintang Laut Teluk Dalam Dominikus Doni Ola; Megawati Naibaho; Blasius Superma Yesse
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.389

Abstract

Penelitian ini merupakan salah satu strategi untuk menanamkan nilai-nilai moral di Asrama Putri St. Anna Gunungsitoli dan Asrama Putri Starfish Teluk Dalam. Proses penanaman nilai-nilai moral Kristen sangat mendasar bagi pengembangan karakter generasi muda, khususnya bagi siswi asrama. Penelitian ini merupakan strategi untuk merenungkan fenomena kenakalan remaja yang mengancam masa depan mereka sebagai pewaris warisan bangsa. Kenakalan remaja merupakan indikasi kurangnya pemahaman dan penghargaan terhadap nilai-nilai moral. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan interpretatif-hermeneutik. Peneliti membatasi variabel penelitian pada Asrama Putri St. Anna Gunungsitoli dan Asrama Putri Starfish Teluk Dalam. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan studi dokumen yang relevan. Tujuan jangka panjangnya adalah menciptakan generasi muda yang beriman dan memiliki nilai-nilai moral Kristen. Sasaran khusus dari penelitian ini adalah menemukan model pengembangan karakter berdasarkan pendekatan personal dan komunal sesuai dengan ajaran Kristen. Peneliti meyakini bahwa kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu program terintegrasi, terencana, dan komprehensif sebagai strategi khusus untuk membina iman dan karakter generasi muda.
Pelaksanaan Pembelajaran Sosiologi Model Active Learning Berbasis Aplikasi Quizizz Mode True Or False di SMA Swasta Mujahidin Pontianak Iwan Ramadhan
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil implementasi pembelajaran Sosiologi menggunakan model Active Learning berbasis Quizizz mode True or False di kelas 11 IPS 3 SMA Swasta Mujahidin Pontianak. Pemanfaatan aplikasi Quizizz untuk melibatkan siswa secara efektif dan berperan aktif dalam kegiatan belajar. Hasil prariset yaitu kelas 11 IPS 3, guru menghadapi masalah pasifnya siswa dalam pembelajaran Sosiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sampel penelitian terdiri dari bebera siswa dan guru Sosiologi. Data diperoleh selanjutnya dianalisi berdasarkan tahapan reduksi, presentasi, gambaran kesimpulan dan verifikasi secara sistematis untuk mengidentifikasi pola atau hubungan siswa dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Active Learning melalui aplikasi Quizizz mode True or False memberikan dampak positif, sejalan dengan pelaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), terutama terkait dengan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sosiologi. RPP memuat runtutan dari pembukaan, kegiatan inti, hingga penutup yang terdiri dari 3 aspek penilaian yaitu kognitif, sikap, dan keterampilan. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan kemampuan mereka untuk memahami konsep-konsep sosiologi meningkat. Selain itu, interaksi antarsiswa juga terstimulasi melalui penggunaan model pembelajaran ini. Harapannya, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang berharga bagi para pelaku pendidikan, terutama dalam merancang strategi pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan tuntutan siswa di era digital saat ini. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi landasan untuk penelitian lebih lanjut yang berkaitan dengan penerapan model pembelajaran serupa dalam konteks pendidikan yang berbeda.
Development of Assessment Instruments for Fiqh Learning Based on Religious Moderation at Madrasah Tsanawiyah in West Java Muhammad Aditya Firdaus; Ulfah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.391

Abstract

This research was prompted by a preliminary study at MTs Cijaura, MTs Sirnamiskin, MTs Nurul Iman, and MTs Pulosari, which revealed that teachers have not been able to fully develop fiqh learning evaluation instruments that accommodate cognitive, affective, and psychomotor aspects for students with diverse understandings in Fiqh learning. The aim of this research is to develop a fiqh learning assessment instrument based on religious moderation at Madrasah Tsanawiyah. The research method utilized the R and D research ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), with data collection techniques involving observation, interviews, questionnaires, and documentation. Qualitative data validity testing assessed the truth and reliability of the collected data, while quantitative data analysis employed validity and reliability tests. The results of this study indicate that the Fiqh learning assessment instrument can be developed based on the value of religious moderation. The development resulted in the following: 1) Fiqh learning assessment instruments containing religious moderation values, namely tawasuth, tasamuh, tawazun, and I'tidal; 2) Fiqh learning assessment instruments accommodating affective and psychomotor cognitive aspects; 3) The instruments developed received assessments from three expert validators-assessment validators, religious moderation validators, and fiqh field validators-with an average assessment value of 86.24, categorized as highly suitable and ready for testing; 4) The validity test results for the questions showed the largest r score of 0.651 and the smallest of 0.357, while the largest R table is 0.334 and the smallest is 0.321. The data indicates that the tested questions have an r count value greater than the r table, affirming the validity of the questions developed in the field; 5) The reliability test results have a Cronbach's Alpha score of 0.713, exceeding 0.05, confirming their reliability.
Analisis Model Manajemen Sumber Daya Manusia di Persekolahan Katolik Se-Keuskupan Sibolga Paulinus Kanisius Ndoa; Sergius Lay; Bartolomeus Sihite
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.392

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tata kelola/manajemen sumber daya manusia di sekolah menengah Katolik yang tersebar di Keuskupan Sibolga. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan tujuan memahami tata kelola manajemen sumber daya manusia berdasarkan model yang ada. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) data menunjukkan bahwa sekolah-sekolah Katolik di Keuskupan Sibolga sudah memiliki perencanaan, analisis pekerjaan, rekrutmen, dan sistem pemilihan sumber daya manusia yang terdokumentasi dengan baik; 2) yayasan pendidikan, sebagai penyelenggara pendidikan, telah menerapkan sistem-sistem ini, meskipun hasilnya belum memenuhi harapan para pemangku kepentingan; dan 3) produktivitas pendidikan di sekolah-sekolah yang diteliti dikategorikan sebagai baik. Berdasarkan temuan ini, rekomendasi diberikan kepada penyelenggara/ yayasan pendidikan untuk: 1) melakukan sosialisasi tentang perencanaan, analisis pekerjaan, rekrutmen, dan sistem pemilihan sehingga semua anggota sekolah memiliki konsep/persepsi bersama mengenai seluruh sistem manajemen sumber daya manusia yang diterapkan di sekolah-sekolah ini; 2) secara periodik melaksanakan semua perencanaan, analisis pekerjaan, rekrutmen dan sistem pemilihan, serta produktivitas pendidikan; dan 3) untuk menjaga transparansi dalam tata kelola, semua perencanaan, analisis pekerjaan, rekrutmen dan sistem pemilihan, serta produktivitas pendidikan, harus dapat diakses secara terbuka untuk memudahkan semua pemangku kepentingan dalam memahami dan mempelajarinya.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Budaya Islam di SMP IT Hidayah Klaten Farhan Ramadhan Habib; Triono Ali Mustofa
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.399

Abstract

Meningkatkan budaya Islam berarti meningkatkan kehidupan keagamaan dari ajaran nilai-nilai keIslaman yang diwujudkan dalam sikap hidup siswa dalam bertindak serta berperilaku. Salah satu yang melatar belakangi Kepala Sekolah menerapkan budaya Islam ini karena krisis moral yang terjadi sekarang ini yang sudah melanda diseluruh lapisan masyarakat dari atas sampai kebawah maka inilah yang melandasi pentingnya menerapkan budaya Islam dilingkungan Sekolah untuk membentengi pribadi siswa dan lingkungan Sekolah dari krisis moral yang berkembang saat ini. Maka dari itu, peran kepemimpinan kepala sekolah sangat dibutuhkan dan orang yang sangat berpengaruh dalam meningkatkan budaya Islam di sekolah. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Pengambilan data pada penelitian ini yaitu observasi dan wawancara. Data yang dikumpulkan juga bersifat analisis deskriftif berupa tulisan atau data naratif. Penelitian ini dilakukan di Sekolah SMP IT Hidayah dengan subjek Kepala Sekolah SMP IT Hidayah Klaten. Wawancara dilakukan dengan Kepala Sekolah SMP IT Hidayah Klaten. Peneliti juga menggunakan metode studi pustaka. Berdasarkan temuan penelitian yang telah dilaksanakan oleh peneliti yakni observasi di SMPIT Hidayah Klaten. Penelitian ini membahas tentang Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Budaya Islam. Sekolah Islam SMP IT Hidayah Klaten, peran kepala sekolah sangat signifikan dalam meningkatkan budaya Islam. Upaya-upaya seperti menyambut siswa dengan budaya Islam, berpakaian sesuai syariat, mendorong literasi agama, melibatkan siswa dalam aktivitas keagamaan, dan membangun kebiasaan berdzikir serta berkomunikasi dengan budaya Islam, semuanya merupakan langkah konkret dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang Islami. Gaya kepemimpinan yang diterapkan kepala sekolah SMP IT Hidayah Klaten adalah gaya kepemimpinan yang kharismatik.
Analysis of Productivity Levels of Human Capital Investment in the Perspective of Education for Jenderal Soedirman University Graduated Sofiatul Khotimah; Meutia Karunia Dewi; Siti Aenandari Hadatul Aysi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.400

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of productivity levels in human capital investment in achievement, organization, and training on the work of graduates of Jenderal Sudirman University. The type of research used is quantitative research with multiple linear regression analysis, where the researcher analyzes the influence between several independent variables (independent variables) and the dependent variable (bound variable). The results showed that the productivity levels influence student achievement at Jenderal Sudirman University and did not affect the achievement of human capital investment based on job readiness and performance. The level of productivity in the organization and training influences the achievements of human capital investment in terms of readiness and job performance. While the other analysis obtained the results that the variables of achievement, organization and training together have a positive effect on the work variable. This is evidenced by the analysis results that are 8,278 (F-count) > 2.76 (F-table) and the significance value is 0.000 < 0.05.
Konstruksi Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi Berbasis Inclusive Citizenship Untuk Memenuhi Hak Politik dan Memberdayakan Difabel Agil Nanggala; Karim Suryadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.402

Abstract

Konstruksi pembelajaran PKn pada perguruan tinggi berbasiskan inclusive citizenship untuk memenuhi hak politik dan memberdayakan difabel, adalah paradigma baru, inovasi, dan aksi integratif, dalam mengatasi diskriminasi difabel yang kompleks, karena kajian PKn begitu holistik serta relevan untuk civic equality difabel, melalui pemenuhan hak politik dan pemberdayaannya, terlebih prinsip inclusive citizenship adalah spirit inklusivitas dan kesetaraan pada praktik kewarganegaraan, dan untuk penguatan civic competence milik mahasiswa. Riset ini berbasis pendekatan kualitatif, dengan metode studi literatur, analisis data, yaitu, reduksi, display, dan verifikasi. Hasil riset yaitu: 1) PKn selaku civic education, adalah wahana strategis untuk memberikan pemahaman holistik, elaboratif, valid, dan konstruktif, mengenai keunggulan dan jaminan hukum difabel, termasuk memberi pemahaman utuh, atas visi, konsep, model, juga praktik PKn pada perguruan tinggi, yang relevan dan kapabel mengatasi stereotip ableisme yang diskriminatif dan menjadi upaya akademik pemenuhan hak politik dan pemberdayaan difabel. 2) PKn selaku citizenship education, adalah wahana strategis pemenuhan hak politik dan pemberdayaan difabel, selaku praktik PKn langsung dimasyarakat, dengan melibatkan mahasiswa dan menjadikan difabel selaku subjek pembelajaran, sehingga mencerminkan civic philantrophy, civic virtue, civic movement, civic empowerment, civic engagement, serta service learning, maka menjadi aksi nyata, integratif, dan kolaboratif mewujudkan civic equality difabel dan civic competence mahasiswa. Kesimpulan, yaitu, realisasi konstruksi pembelajaran PKn di perguruan tinggi inclusive citizenship untuk memenuhi hak politik dan memberdayakan difabel, selaku novelty riset, yaitu, 1) literature review dan identifikasi masalah difabel, 2) pembagian deskripsi kerja, 3 validasi dosen pengampu, 4) penjajakan kolaborasi, 5) realisasi citizenship education, 6) evaluasi juga tindak lanjut, serta 7) civic campaign.
Analysis of Constraints on the Implementation of the Independent Curriculum in PAUD Level Mobilizing Schools in Situbondo District Fathor Rakhman; Miftahus Surur
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.405

Abstract

This study uses a qualitative research approach to discuss the obstacles to the implementation of the independent curriculum in PAUD-driving schools in Situbondo Regency. Qualitative research methods were used to collect data through in-depth interviews with PAUD teachers in kindergartens in Situbondo, including Nurul Anshor Islamic Kindergarten, DWP 1 Besuki Kindergarten, DWP 1 Asembagus Kindergarten, Kartika IV-71 Kindergarten, Nurul Huda Kindergarten, DWP 1 Jatibanteng Kindergarten, and Hasyim Asy'ari Kindergarten, direct observation in schools that were the object of research, and document analysis related to the implementation of the independent curriculum. The results of this study show obstacles. These obstacles include differences in students' learning styles and initial abilities, adaptation to the "All Day Without Mom" program, the use of less attractive worksheets, limited facilities and infrastructure, limited understanding of IT teachers, limited budget, and difficulties in preparing school documents. The recommendations proposed to overcome these obstacles are teacher training and support, cooperation with parents, development of interesting learning materials, improvement of facilities and infrastructure, IT training for teachers, efficient budget management, and support in the preparation of school documents. By implementing these recommendations, it is hoped that PAUD schools in Situbondo District can improve the effectiveness of the implementation of the independent curriculum and the quality of education for PAUD children holistically and sustainably.

Page 23 of 112 | Total Record : 1118


Filter by Year

2019 2026