cover
Contact Name
Riki Ruspianda
Contact Email
r.ruspianda@gmail.com
Phone
+6281374246124
Journal Mail Official
jurnalplanologidansipil@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Islam Kuantan Singingi Jl. Gatot Subroto KM. 7 Jake, Telukkuantan Kec. Kuantan Tengah, Kab. Kuantan Singingi, Provinsi Riau
Location
Kab. kuantan singingi,
Riau
INDONESIA
Jurnal Planologi dan Sipil (JPS)
ISSN : -     EISSN : 26562960     DOI : -
Jurnal Planologi dan Sipil (JPS) menerbitkan naskah ilmiah berupa hasil penelitian maupun artikel studi kepustakaan pada bidang ilmu : 1. Perencanaan Wilayah dan Kota yang meliputi : Ilmu Perencanaan, Ilmu Wilayah, Tata Ruang, Pengembangan wilayah/Kawasan, Tata Guna Lahan, Perkotaan, Perdesaan, Ilmu Lingkungan, Geografi dan Pemetaan. 2. Teknik Sipil mencakup beberapa bidang ilmu yaitu : Ilmu Struktur, Sumberdaya Air, Arsitektur, Transportasi, Manajemen Proyek, Jalan raya, dan Geoteknik.
Articles 50 Documents
METODE PENILAIAN RUMAH TINGGAL DISUMATERA BARAT DENGAN STANDAR PENILAIAN INDONESIA EDISI VII-2018 dian wahyoni; Egi Susanto
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 3 No 1 (2021): JPS Volume 3 Nomor 1, Februari 2021
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memperoleh keyakinan dari bank atas dana yang diberikan berupa kredit, agunan merupakan salah satu hal paling diutamakan. Apabila terjadi kemacetan dalam pembayaran kredit, bank dapat mengambil agunan sebagai alternatif pembayaran. Barang yang dapat dijadikan agunan biasanya adalah real properti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai pasar rumah tinggal dengan metode pendekatan biaya perhitungan nilai pasar rumah tinggal didapat sebesar Rp.1.611.999.645 (satu milyar enam ratus sebelas juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu enam ratus empat puluh lima rupiah) yang terletak di jalan Parak Pisang I No. 6, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang – Sumatera Barat, nilai pasar rumah tinggal dengan metode pendekatan pasar perhitungan nilai pasar rumah tinggal didapat sebesar Rp.1.593.250.000 (satu milyar lima ratus sembilan puluh tiga juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) yang terletak di jalan Parak Pisang I No. 6, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang – Sumatera Barat dan metode pendekatan pendapatan perhitungan nilai pasar rumah tinggal dengan menggunakan metode pendekatan pendapatan didapat sebesar Rp. 633.300.000 (enam ratus tiga puluh tiga juta tiga ratus ribu rupiah) yang terletak di jalan Bariang Indah II No. 58, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang – Sumatera Barat. Dari nilai pasar yang ada maka pinjaman nasabah akan ditentukan oleh pihak perbankan sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia Republik Indonesia.
ANALISA KINERJA JALAN KARENA PENYEMPITAN OLEH PARKIR DI BADAN JALAN (Studi Kasus Jln. Sudirman, Lubuk Jambi) Gusmulyani Gusmulyani
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 3 No 1 (2021): JPS Volume 3 Nomor 1, Februari 2021
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan Sudirman Lubuk Jambi merupakan jalan nasional yang penggunaan lahan sekitarnya adalah pertokoan, pasar dan sekolah. Saat ini di jalan tersebut sering terjadi kemacetan bahkan karena adanya kendaraan parkir di badan jalan dan aktifitas pasar yang ramai, sekolah dan volume lalulintas yang tinggi terutama kendaraan berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kinerja jalan yang menyangkut kapasitas, derajat kejenuhan dan kecepatan serta menghitung tundaan karena adanya parkir dibadan jalan. Metode yang digunakan untuk menganlisa adalah MKJI 1997 dan pengambilan data dilakukan melalui survey yaitu data volume lalulintas, data kendaraan parkir, kecepatan arus bebas , kecepatan real dilapangan, dan tundan. Dari hasil analisa di dapatkan kesimpulan kapasitas jalan kapasitas jalan Sudirman tanpa parkir 2678,4 smp/jam dan derajat kejenuhan 0,25. Sedangkan dengan kondisi parkir dibadan jalan kapasitas jalan 2143,96 dan derajat kejenuhan 0,205. Dan kecepatan arus bebas 50,16 km/jam dan pada saat volume lalulintas di jam puncak dan akumulasi parkir tertinggi kecepatan di lapangan turun menjadi 11,16 km/jam dan terjadi tundaan sebesar 34,43 detik dari kecepatan arus bebas adalah 9,97 detik untuk jarak 250 m. Dengan adanya parkir di badan jalan pada jalan Sudirman, Lubuk Jambi maka berdampak terhadap kapasitas yaitu terjadi penurunan sebesar 534,44 smp/jam dan derajat kejenuhan juga meningkat sebesar 0,045 tetapi jalan masih dalam kondisi stabil. Terjadi penurunan kecepatan sebesar 38,9km/jam dan menyebabkan tundaan sebesar 34,43 detik. Karena itu untuk parkir di badan jalan harus di carikan solusinya dengan menyediakan tempat parkir di lokasi lain.
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA KETERLAMBATAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN PRASARANA PENGENDALIAN BANJIR BATANG TIMPEH KABUPATEN DHAMASRAYA dian wahyoni
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 3 No 2 (2021): JPS Volume 3 Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang sering mengalami bencana banjir terutama didaerah perkotaan dengan penduduk yang ramai. Hal tersebut banyak diakibatkan berbagai alasan antara lain tidak adanya lahan lagi untuk menyerap tanah, kurangnya pepohonan, serta sistem saluran drainase yang buruk disebabkan mulai dari perencanaan, pelaksanaan serta perawatan saluran drainase yang kurang maksimal sehingga funsgi saluran drainase tersebut tidak berjalan dengan baik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa faktor –faktor yang mempengaruhi penyebab keterlambatan pekerjaan pada proyek konstruksi dan Menentukan rangking dari faktor utama yang paling mempengaruhi keterlambatan penyelesaian proyek. Proyek Pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir Batang Timpeh Kabupaten Dharmasraya yang waktu pelaksanaannya selama 240 Hari Kelender. Proyek pengendalian Banjir ini akhir pelaksanaan tanggal 20 Oktober 2020 diharapkan mencapai 100% tapi terealisasi masih berkisar 81 % Masih tersisa bobot pekerjaan berkisar 19% lagi . Dari hasil Analisa dengan mempergunakan metode Analisa factor, maka didapat faktor utama yang paling mempengaruhi keterlambatan penyelesaian proyek, dengan menganalisa factor relative indeks yang mendekati 1adalah Keterlambatan pencairan anggaran berdasarkan termyn pelaksanaan dngan nilai RI = 0, 875,Tenaga Administrasi yang tidak terampil dengan nilai RI = 0.85,Tidak adanya kerjasama antara kontraktor dengan owner nilai RI = 0.843, Kesulitan Finansial nilai RI = 0.837, Adanya perubahan metoda nilai RI = 0.831, keterlambatan proses pemintaan dan persetujuan Gambar kerja oleh Owner nilai RI = 0.83, Jadwal pemakaian alat yang kurang efektif nilai RI=0.81, Operator peralatan (tidak ahli pada bidangnya) nilai RI=0.806.
ANALISIS POTENSI SUMBER DAYA ALAM (SDA) DI DESA KEPALA PULAU KECAMATAN KUANTAN HILIR Rahma Deni; Riki Ruspianda; Ria Asmeri Jafra
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 3 No 2 (2021): JPS Volume 3 Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya alam tidak pernah lepas dari berbagai macam kepentingan diantaranya kepentingan negara, pemilik modal, rakyat maupun kepentingan lingkungan itu sendiri.Sumber Daya di wilayah desa terdiri dari sumber daya alam yang dapat diperbaharui, dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui dan Sumber Daya Alam yang tidak pernah habis. Dalam penelitian yang dilakukan pada Desa Kepala Pulau Kecamatan Kuantan Hilir dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif ini ditemukan bahwa Desa Kepala Pulau memili sumber daya alam baik yang dapat diperbaharui, yang tidak dapat diperbaharu dan sumber daya yang tidak pernah habis, pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara mandiri oleh masyarakat Desa Kepala Pulau.
ANALISIS KETERSEDIAAN PRASARANA PERSAMPAHAN DI KELURAHAN BENAI KECAMATAN BENAI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI PROVINSI RIAU Triwidia Ningsih; Rikki Afrizal; Retni Pratiwi
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 3 No 2 (2021): JPS Volume 3 Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan prasarana persampahan masalah utama di Kelurahan Benai. Permasalahan sampah timbul karena tidak seimbangnya produksi sampah dengan pengelolaanya dan ketersediaan prasarana persampahan serta semakin menurunya daya dukung alam sebagai tempat pembuangan sampah. Pengelolaan persampahan belum dilaksanakan secara optimal, kurangnya ketersediaan prasarana persampahan di Kelurahan Benai, selain itu alat pengangkutan yang kurang memadai dan sering kali tidak tepat waktu dalam mengangkut sampah ke TPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ketersediaan prasarana persampahan (Pewadahan, Pengumpulan, Pengangkutan) dan juga untuk mengetahui bagaimana pengelolaan persampahan dalam aspek kelembagaan, aspek retribusi dan aspek hukum/peraturan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dan deskriptif. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan ketentuan SNI 19-2454-2002 dan SNI 3243-2008. Hasil penelitian ini adalah ketersediaan prasarana persampahan dalam bentuk pewadahan sampah dan pengumpulan sampah tidak memadai akibatnya masyarakat lebih memilih mengelola sendiri sampahnya. Ketersediaan prasarana persampahan dalam bentuk pengangkutan yaitu armada pengangkutan sampah menggunakan container yang dijadwalkan 1-2 kali seminggu namun sering terjadi keterlambatan sampah yang mengakibatkan sampah menumpuk dan berserakan. Pengelolaan persampahan dalam aspek kelembagaan yaitu kurangnya perhatian pemerintah dalam menindaklanjuti permasalahan sampah di Kelurahan Benai. Retribusi yang tidak berjalan dikarenakan masyarakat tidak mau membayar iuran kebersihan karena merasa tidak adanya pelayanan pengelolaan persampahan. Permasalahan yang timbul tersebut Belum ada hukum/peraturan undang-undang yang membahas mengenai pengelolaan persampahan khusus untuk kabupaten kuantan singingi.
ANALISA PROPORSI SEPEDA MOTOR TERHADAP KECEPATAN DAN DERAJAT KEJENUHAN JALAN PERINTIS KEMERDEKAAN , TELUK KUANTAN, RIAU Gusmulyani Gusmulyani
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 3 No 2 (2021): JPS Volume 3 Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda motor merupakan salah satu moda transportasi yang jumlahnya meningkat dari waktu ke waktu sehingga mempengaruhi komposisi lalulintas dan menyebabkan kesemrawutan terutama pada jam-jam sibuk. Penelitian proporsi sepeda motor terhadap kecepatan dan kinerja jalan tampa median ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh perubahan proporsi sepeda motor terhadap kecepatan kendaraan dan kinerja jalan pada jalan tanpa median. Penelitian dilakukan di jalan Perintis Kemerdekaan Teluk Kuantan. Data primer yang digunakan data kondisi geometrik eksisiting, volume lalu lintas, jumlah sepeda motor dan waktu tempuh kendaraan ringan di kumpulkan dengan cara survey. Data diolah untuk mengetahui proporsi sepeda motor, kecepatan kendaraan ringan dan derajat kejenuhan jalan dengan menggunakan metode MKJI 1997. Dari hasil analisa didapatkan pada saat proporsi sepeda motor terendah 14,32% pada hari Senin jam 15.00-16.00 wib kecepatan kendaraan ringan/penumpang sebesar 56,43 km/jam dan pada saat proporsi sepeda motor tertinggi 70,54% pada hari Minggu kecepatan kendaraan penumpang/pribadi 40,27 km/jam dan pada saat proporsi 50% kecepatan 46,1 km/jam. Kinerja jalan Perintis Kemerdekaan masih stabil (DS = 0,1) walaupun proporsi tertinggi sepeda motor mencapai 70,54%, dimana dari derajat kejenuhan untuk hari Senin DS= 0,03, hari Rabu DS = 0,09 dan hari Minggu DS = 0,04
EVALUASI KELAYAKAN PENERIMA BANTUAN PROGRAM RUMAH SEHAT LAYAK HUNI TERHADAP PEMILIK BANGUNGAN DI KECAMATAN SENTAJO RAYA Zulfika Zulfika; Ria Asmeri Jafra; Agus Candra
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 3 No 2 (2021): JPS Volume 3 Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mngetahui mekanisme atau tata cara penyaluran bantuan program rumah sehat layak huni di Desa Pulau Kopung Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Dan untuk mengevaluasi kesesuaian penerima bantuan berdasarkan kriteria rumah tidak layak huni berdasarkan Peraturan Mentri Perumahan Rakyat Republik Indonesia No 14 Tahun 2011 tentang pedoman pelaksanaan bantuan stimulan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan masyarakat yang tidak mendapat bantuan rumah layak huni yang dilaksanakan di Desa Pulau Kopung Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Metode yang di gunakan dalam Penelitian ini adalah Metode Deskriptif Kualitatif dengan menggunakan teknik anlisis data menggunakan Reduksi data, display data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil dan analisis data dapat disimpulkan bahwa tata cara penyaluran bantuan Program Rumah Sehat Layak huni di Desa Pulau Kopung Sentajo Kecamatan Sentajo raya kabupaten Kuantan Singingi berjalan sesuai mekanisme yang berlaku, sedangkan untuk kesesuaian penerima bantuan berdasarkan kriteria rumah layak huni berdasarkan persebaran penerima bantuan Program Rumah Sehat Layak Huni berdasarkan Peraturan Mentri Perumahan Rakyat Republik Indonesia No 14 Tahun 2011 tentang pedoman pelaksanaan bantuan stimulan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Desa Pulau Kopung Sentajo, dapat disimpulkan bahwa persebaran penerima Bantuan Rumah Shat Layak Huni cukup merata yakni dari 11 penerima, 5 penerima dari Dusun Cengkeh, 4 penerima dari Dusun Tanurai dan 2 penerima dari Dusun Narosa. Berdasarkan Persebaran calon penerima Program Bantuan Rumah Sehat Layak Huni dapat dikategorikan cukup merata, dimana dari 29 calon penerima bantuan, 8 diantaranya berada di Dusun Cengkeh, 8 di Dusun Tanurai dan 13 di Dusun Narosa. Sedangkan untuk kesesuaian kriteria penerima dari 11 yang menerima 6 penerima lebih sesuai kriteria sedangkan 5 lainnya tidak sesuai, sedangkan 18 rumah yang tidak menerima 11 tidak sesuai kriteria dan 7 sesuai kriteria.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR DAN INVENTARISIR DAERAH IRIGASI BANJAR BENAI Ade Irawan; Joko Triyanto
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 4 No 1 (2022): JPS, Volume 4 Nomor 1, April 2022
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah irigasi adalah kesatuan lahan yang mendapat air dari satu jaringan irigasi. Budidaya tanaman padi di Desa Banjar Benai masih terkendala oleh masalah kualitas sarana irigasi yang kurang menunjang, belum adanya data jaringan irigasi yang terbaru dan belum adanya jumlah kebutuha air yang diperlukan untuk setiap hektarnya. Pelaksanaan penelitian didesa Banjar Benai dilakukan dengan melalui proses identifikasi yang meliputi pengamatan, survey untuk pemetaan dan dilanjutkan dengan analisis kebutuhan air. Data yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu luas wilayah Daerah Irigasi Desa Banjar Benai sebesar 60 ha dengan kebutuhan air irigasi pola tanam padi - padi dimulai awal pengolahan lahan awal Bulan Agustus, maka pada perhitungan kebutuhan air irigasi maksimum didapat sebesar 0,16 m3/dt. Kemudian, untuk kebutuhan maksimum terjadi pada musim 1, pada bulan Januari tengah bulanan minggu ke-2.
EVALUASI TUGAS RUTIN DAN INSIDENTIL TIM AHLI BANGUNAN GEDUNG(TABG) DALAM REKOMENDASI TERHADAP IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI TAHUN 2021 Agus Candra; Ria Asmeri Jafra
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 4 No 1 (2022): JPS, Volume 4 Nomor 1, April 2022
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan gedung merupakan wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, sebagian atau seluruhnya berada di atas dan/atau di dalam tanah dan/atau air, yang berfungsi sebagai tempat manusia melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat tinggal, kegiatan keagamaan, kegiatan usaha, kegiatan sosial, budaya, maupun kegiatan khusus. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung sebagaimana diubah terakhir kali dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja memuat pengaturan mengenai fungsi bangunan gedung. Penelitian ini betujuan untuk mengevaluasi tugas Rutin dan Insidenti tugas TABG dalam rekomendasi IMB di Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2021. Judul Penelitian adalah Evaluasi Tugas Rutin dan Insidentil Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) Dalam Rekomendasi Terhadap Izin Mendirikan Bangunan di Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2021 Dari hasiil penelitian Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi pada tahun anggaran 2021 menetapkan target penerimaan PAD dari retribusi IMB sebesar Rp. 1.000.000.000,00,-.dan sampai ahir bulan Juli 2021 kontribusi penerimaan PAD dari penerimaan retribusi IMB atas dukungan TABG sebesar Rp.606.636.760,21.atau sebesar 60,66%.
PERKEMBANGAN SUBSEKTOR PERIKANAN TANGKAP BERDASARKAN JUMLAH PRODUKSI, ARMADA, DAN FASILITIAS DI KABUPATEN PESISIR SELATAN Wenny Widya Wahyudi
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 4 No 1 (2022): JPS, Volume 4 Nomor 1, April 2022
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberlangsungan subsektor perikanan perlu didukung perencanaan wilayah yang efektif dan efisien. Kajian seksama mengenai perkembangan subsektor ini dilakukan untuk menemukan dan mengenali kondisi dan potensi yang ada baik dari sisi fisik maupun dari para pelaku usaha tersebut, sehingga dapat menghasilkan arahan perencanaan pembangunan. sebagian besar kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan berdomisili di wilayah pesisir dan langsung bersebelahan dengan Samudera Hindia. Wilayah yang berdomisili di pesisir pantai terdiri dari 11 Kecamatan dari 15 Kecamatan yang ada. Keadaan yang demikian menyebabkan Kabupaten Pesisir Selatan memiliki potensi yang cukup besar di bidang kelautan dan perikanan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perkembangan subsektor perikanan tangkap di Kabupaten Pesisir Selatan berdasarkan jumlah produksi, jumlah armada dan jumlah fasilitas perikanan. Metode Analisis yang digunakan yaitu metode analisis kualitatif dan kuantitatif. perkembangan subsektor perikanan tangkap berdasarkan jumlah produksi di Kabupaten Pesisir Selatan yaitu kecamatan yang perkembangan produksinya meningkat selama 8 tahun terakhir yaitu Kecamatan Sutera. Jumlah armada perikanan di Kabupaten Pesisir Selatan sudah meningkat dalam beberapa tahun terakhir karena sudah adanya program pemerintah untuk pemberdayaan masyarakat nelayan dan sudah adanya bantuan armada perikanan yang di berikan pemeritah kabupaten kebeberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan. Analisis fasilitas perikanan tangkap di Kabupaten Pesisir Selatan sudah ada 6 kecamatan yang memiliki fasilitas dari 11 kecamatan yang berbatasan langsung dengan daerah pesisir atau laut.