cover
Contact Name
Astri Ayu Purwati
Contact Email
astriayu90@gmail.com
Phone
+6282283109433
Journal Mail Official
astriayu90@gmail.com
Editorial Address
Jalan Karya 2 Pasir Putih, Perum Peputra Raya Blok Y 369. Pekanbaru, Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
ISSN : 27454428     EISSN : 2745441X     DOI : -
Core Subject : Humanities,
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kapada Masyarakat is a scientific publication in the field of community service and empowerment by strengthening the fields research in applied science and social science.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 330 Documents
Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Digital Pada Bidang Perizinan Infrastruktur dan Sosial di DPMPTSP Kabupaten Garut Miruhi, Dhiya Fildza; Anggara, Dimas; Aulia, Cindy; Pratama, Moh Rezky; Alamsyah, Kamal
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1731

Abstract

Penelitian ini mengkaji inovasi pelayanan publik berbasis digital pada bidang perizinan infrastruktur dan sosial di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Garut. Latar belakang penelitian didasarkan pada tuntutan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas layanan publik seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Aplikasi Sistem Jemput Perizinan Online (SIJEMPOL) menjadi objek kajian utama, yang dirancang untuk mempermudah pengajuan perizinan non-OSS secara daring, mempercepat proses, meningkatkan transparansi, dan meminimalisasi maladministrasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menganalisis data menggunakan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Teori Inovasi Rogers dalam Hutagalung (2018) digunakan sebagai kerangka analisis, meliputi dimensi Relative Advantage, Compatibility, Complexity, Triability, dan Observability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi pelayanan memberikan keuntungan relatif yang signifikan, serta menunjukkan tingkat kerumitan yang rendah berkat penggunaan antarmuka yang sederhana. Pelaksanaan pelayanan publik berbasis digital di DPMPTSP Kabupaten Garut masih menghadapi berbagai hambatan, meliputi keterbatasan literasi digital masyarakat, infrastruktur jaringan internet yang belum merata, resistensi terhadap perubahan sistem, kendala teknis aplikasi, serta keterbatasan dan adaptasi. Inovasi pelayanan publik berbasis digital melalui OSS dan SIJEMPOL di DPMPTSP Kabupaten Garut terbukti meningkatkan produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas, sekaligus memberikan keunggulan relatif berupa efisiensi, transparansi, serta kemudahan akses layanan, meskipun masih menghadapi tantangan literasi digital dan infrastruktur.
Penguatan Kapasitas Literasi Kewirausahaan Bagi Generasi Muda Sari, Meita Sekar; Surya, Andi; Reny WA, Armalia; Surya, M. Renandi Ekatama; Desmon, Desmon; Masthuroh, Masthuroh; Kumalasari, Nety
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1736

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini difokuskan pada peningkatan literasi kewirausahaan siswa SMK Swadhipa Natar, Lampung Selatan. Program ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan hidup, kapasitas diri, dan kesiapan kerja lulusan, serta adanya kesenjangan antara kurikulum pendidikan kejuruan dengan tuntutan industri yang menyebabkan mayoritas siswa berorientasi sebagai pencari kerja. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis kewirausahaan siswa, melatih kemampuan perancangan ide bisnis dan manajemen usaha, serta memperkuat peran guru sebagai pendamping. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dan aplikatif, meliputi ceramah interaktif, workshop, diskusi kelompok, dan simulasi bisnis yang melibatkan 40 siswa dan 5 guru. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan sebesar 45%, dari nilai rata-rata 54,2 menjadi 78,6. Peserta berhasil menghasilkan beragam ide bisnis inovatif berbasis potensi lokal dan menunjukkan peningkatan motivasi berwirausaha. Secara keseluruhan, kegiatan ini terbukti efektif dalam membangun kapasitas kewirausahaan siswa serta menciptakan ekosistem kewirausahaan di lingkungan sekolah.
Literasi Keuangan Pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Desa Pandau Jaya Hanafi, Imam; Dianto, Iyoyo; Ariyanto, Sanusi; Mimanda, Arika; Ayatullah, Firman; Zein, Fiqri Hakim
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1705

Abstract

UMKM mempunyai peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mandiri dan memiliki kemampuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan. UMKM sangat perlu untuk dibekali dengan keterampilan literasi keuangan dalam menghadapi tantangan keuangan yang semakin kompleks. Fokus kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yakni memberikan pemahaman literasi keuangan serta melakukan pendampingan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dilakukan di desa pandau jaya. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk seminar dan diskusi. Para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai literasi keuangan, yang mencakup pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak dan dapat memiliki tabungan usaha yang terpisah serta menerapkan strategi keuangan seperti permodalan ulang atau pengalokasian laba. Metode kegiatan PkM diawali dengan pembukaan materi yang bertujuan untuk menginformasikan kepada para pelaku usaha terkait pentingnya memiliki pengelolaan keuangan usaha yang benar kemudian dilanjutkan dengan diskusi terkait solusi yang akan diberikan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Berdasarkan hasil PkM yang dilakukan terhadap pelaku UMKM di Desa Pandau Jaya, dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan merupakan faktor krusial yang memengaruhi tingkat kemandirian finansial pelaku usaha mikro. Sebagian besar pelaku UMKM di desa ini memulai usahanya dengan pendekatan tradisional, minim pengetahuan manajerial, dan belum menerapkan praktik keuangan yang sistematis. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa pencatatan keuangan belum dilakukan secara rutin, arus kas tidak terkontrol, dan keuangan pribadi seringkali bercampur dengan keuangan usaha. Akibatnya, pelaku usaha kesulitan dalam mengidentifikasi kondisi usaha secara objektif, baik dari sisi keuntungan maupun kerugian.
Edukasi MSDM dengan membudidayakan madu kelulut untuk menambah penghasilan keluarga di Desa Merempan Kabupaten Siak. Yusnelly, Arie; Sastraningsih, Ellyan; Sari, Yuliana Indah; Rahmadhani, Dwi Anita; Pramudya, Bayu
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1733

Abstract

Kegiatan pengembangan ternak lebah madu khususnya madu hutan skala rakyat sudah dilakukan di Desa Merenpam Kecamatan Mempura Kabupaten Siak Provinsi Riau. Daerah ini sangat baik bagi pengembangan lebah madu hutan yang ditandai dengan 85 % dari luas lahan merupakan perkebunan yang menghasilkan tanaman bunga sebagai sumber pakan lebah madu, adanya sumber air yang dibutuhkan lebah madu dan adanya bahan pembuatan sarang yang mudah untuk didapatkan. Peternak madu hutan telah mengenal madu kelulut karena harga jual relative lebih mahal, namun masih minim pengetahuan tentang madu kelulut ini, baik dalam aspek budidaya maupun dalam aspek ekonominya. Oleh sebab itu, perlu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kepada peternak madu terhadap peran budidaya madu kelulut dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Berdasarkan pada analisis situasi yang dikemukakan diatas, maka dapat diidentifikasi bahwa peternak madu hutan di Desa Merempan masih perlu pengetahuan dan keterampilan dalam teknik budidaya madu kelulut, karena kegiatannya baru dimulai serta pengetahuan bahwa madu kelulut lebih menjanjikan kedepannya. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan oleh tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Riau pada Tanggal 03 November 2025. Tema kegiatan adalah Edukasi MSDM dengan membudidayakan madu kelulut untuk menambah penghasilan keluarga di Desa Merempan Kabupaten Siak. Manfaat pengabdian ini: (1) Dapat membekali peternak madu untuk lebih memiliki pengetahuan tentang madu kelulut sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan pendapatannya sebagai peternak madu.; (2) Sumbangan pemikiran untuk lebih mengembangkan budidaya madu
Edukasi Pemasaran Madu Melalui Re-Packagin Untuk Meningkatkan Penjualan Pada Usaha Madu Nirwana (Budidaya Madu Kelulut) Di Desa Merempan Kabupaten Siak Sundari, Eva; Sari, Yuliana Indah; Yulyanti, Sinta; Sasi, Govalyan; Irfansyah, Irfansyah
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1734

Abstract

Usaha pengembangan ternak lebah madu khususnya madu hutan skala rakyat sudah dilakukan di Desa Merempan Hilir Kabupaten Siak. Daerah ini sangat baik bagi pengembangan lebah madu hutan yang ditandai dengan 85% dari luas lahan merupakan perkebunan yang menghasilkan tanaman bunga sebagai sumber pakan lebah madu, adanya sumber pakan yang dibutuhkan lebah madu dan adanya bahan pembuatan sarang yang mudah untuk didapatkan. Peternak madu hutan telah mengenal madu kelulut karena harga jual relative lebih mahal, namun masih minim pengetahuan tentang pemasaran terutama merek pada kemasan untuk produk madu. Untuk memasarkan produk dalam hal ini tradisional atau belum memiliki desain merek pada kemasan botol madu karena keterbatasan pengetahuan dan ketrampilan untuk merancang merek pada kemasan, kondisi ini menghambat untuk memasarkan produk. Adapun peranan merek dan kemasan akan mampu memberikan kepercayaan dan informasi tentang kualitas produk madu dari usaha tersebut. Berdasarkan pada analisis situasi yang dikemukakan diatas, maka dapat diidentifikasi bahwa peternak madu hutan di Desa Merempan masih perlu pengetahuan dan keterampilan merancang merek pada kemasan produk madu kelulut, karena usaha madu menjanjikan kedepannya. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan oleh tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Riau pada Tanggal 03 November 2025. Tema kegiatan adalah Edukasi pemasaran madu Melalui Re-packagin untuk meningkatkan penjualan pada usaha Madu Nirwana (Budidaya Madu Kelulut) di Desa Merempan kabupaten Siak. Manfaat pengabdian ini: (1) Dapat membekali peternak madu untuk memiliki pengetahuan tentang merancang merek pada kemasan madu kelulut sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan penjualan madu.; (2) Sumbangan pemikiran untuk lebih mengembangkan pemasaran produk madu dengan memberikan merek pada kemasan sehingga memberikan kepercayaan dan informasi tentang kualitas produk madu kepada pasar.
Pentingnya Pendaftaran Hak Merek Pada Usaha Madu Nirwana (Budidaya Madu Kelulut ) Di Desa Merempan Kabupaten Siak Dalam Memberikan Kepastian Hukum Sari, Yuliana Indah; Sundari, Eva; Yusnelly, Arie; Putri, Yossi Fadhilah; Erlianti, Litania
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1735

Abstract

Merek merupakan suatu tanda pengenal atas suatu produk, kehadiran merek dapat menumbuhkan rasa kepercayaan terhadap konsumen untuk membeli produk tersebut. Merek haruslah di daftarkan ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, yang saat ini bisa dilakukan secara online dengan login ke https://www.dgip.go.id/. Saat ini mitra menjual produknya tanpa adanya merek, hanya menggunakan botol bening saja. Permasalahan ini menjadi urgent karena tidak adanya kepercayaan masyarakat untuk membeli produk madu nirwana, berdampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Pelaku usaha Madu Nirwana meminta kepada Tim Pengabdian untuk mendaftarkan hak mereknya agar produk tersebut mampu bersaing dengan produk-produk lainnya, serta dapat meningkatkan daya beli masyarakat, dan dapat diperdagangkan di daerah-daerah luar provinsi Riau, serta mengangkat perekonomian daerah Siak. Tujuan pengabdian dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang Pentingnya Pendaftaran Hak Merek Pada Usaha Madu Nirwana. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan di Aula usaha madu nirwana di Desa Merempan Kabupaten Siak. Dengan menggunakan metode diskusi dan persentasi kepada para peserta. Adapun yang menjadi kesimpulan dalam kegiatan ini berjalan dengan lancar serta peserta memperhatikan secara seksama, dan memahami dengan baik apa yang disampaikan pemateri tentang cara mendaftarkan hak merek secara online.
Implementasi Program Kampung Iklim Dinas Lingkungan Hidup di RW 20 Desa Haurpanggung Kabupaten Garut Putri, Diva Agita; Arifana, Daffa Wisika; Kalimatussadah, Nabila; Nurzahra, Najla; Rosana, Mira
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Kampung Iklim (ProKlim) oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut di RW 20 Desa Haurpanggung Kabupaten Garut serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Kampung Iklim di RW 20 Desa Haurpanggung Kabupaten Garut telah dilaksanakan sesuai kerangka kebijakan nasional, yaitu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.84/MENLHK-SETJEN/KUM.1/11/2016 serta Surat Edaran Bupati Garut Tahun 2023. Meskipun demikian, capaian program masih berada pada kategori Pratama dengan skor 32,67%, melalui kegiatan adaptasi seperti biopori, urban farming, perilaku hidup bersih dan sehat serta kegiatan mitigasi berupa pemilahan sampah, Gerakan Tanam dan Pelihara Pohon (GTPP), dan Jumat Bersih. Efektivitas program masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, minimnya alokasi anggaran, rendahnya partisipasi masyarakat yang belum merata, serta kondisi geografis permukiman padat di bantaran sungai yang meningkatkan risiko banjir dan pencemaran. Di sisi lain, pelaksanaan Program Kampung Iklim didukung oleh budaya gotong royong, peran aktif KSM Sabilulungan, serta dukungan kelembagaan lokal dari RT/RW dan fasilitator. Program ini juga berdampak positif terhadap penurunan kebiasaan membuang sampah sembarangan dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Dengan demikian, keberhasilan Program Kampung Iklim di wilayah rentan seperti RW 20 Desa Haurpanggung Kabupaten Garut tidak hanya ditentukan oleh aspek regulasi, tetapi juga dipengaruhi secara signifikan oleh kapasitas organisasi pelaksana, tingkat partisipasi masyarakat, dan penguatan dukungan kelembagaan lokal.
Penyaluran Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Oleh Posyandu Di Desa Suci Kecamatan Karangpawitan Garut Mulyana, Yaya; Arriza, Zain Naufal; Viantoka K, Pasya; Fikryandri, Alfandito; Putri, Adinda Anindya
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1745

Abstract

Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan upaya pemerintah untuk menurunkan angka stunting dan gizi buruk pada kelompok rentan seperti balita dan ibu hamil. Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut dipilih karena tingginya jumlah penerima PMT yang mencerminkan masih adanya kasus gizi buruk dan stunting. Namun, mekanisme distribusi yang dilakukan secara door to door dinilai kurang efisien karena memakan waktu dan tenaga. Peneliti ini bertujuan untuk menganilis pelaksanaan program PMT, dampak terhadap status gizi penerima, serta kendala dalam distribusi dan pemantauan. Metode yang digunakan yaitu pendekatan partisipatif (Participatory AApproach) dengan melibatkan pemerintah desa, kader posyandu, dan masyarakat, serta pendekatan door to door sebagai saanan distribusi sekaligus pemantauan kondisi gizi secara langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan status gii pada balita dan ibu hamil, termasuk penerima yang sebelumnya berisiko stunting, serta responden masyarakat yang positif. Kesimpulan, program PMT efektif sebagai langkah preventif penurunan stunting, namun mekanisme distribusinya masih perlu diperbaiki agar lebih efisien dan berkelanjutan.
Psikoedukasi Mengenai Bangun Percaya Diri, Raih Prestasi dengan Teknologi Dewi, Fransisca Iriani Roesmala; Agnestiara, Asrianti Clara; Tiarti, Sri
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1746

Abstract

The psychoeducation program “Building Self-Confidence and Achieving Success through Technology” was implemented to enhance the self-confidence and technological self-efficacy of vocational high school students at SMK Negeri 1 Jakarta. The program was motivated by the condition that some students showed a sufficient level of confidence in using digital technology, which affected their learning motivation and academic engagement. The objective was to strengthen students’ confidence and readiness for digital learning demands. The methods included a needs assessment through observation, interviews, and pre-test; implementation through interactive lectures, digital application simulations, educational games providing mastery experiences, and group reflection; and evaluation using a post-test analyzed with the Wilcoxon Signed-Rank Test. A total of 37 students from three study programs participated in the one-day activity. The results indicated a significant improvement in self-confidence scores from 34.11 to 35.57 (p < 0,001), accompanied by positive behavioral changes such as greater initiative in using technology and increased participation. These findings confirm that experiential learning–based psychoeducation is effective in fostering vocational students’ confidence in digital learning. The program is recommended for continuous implementation and replication in other schools.
Pelatihan Penerapan Akuntansi pada BUMKep Mutiara Rokan, Desa Sekapas, Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir Yusrawati, Yusrawati; Halimahtussakdiah, Halimahtussakdiah; Suryani, Susi; Amri, Khoirul; Syafika, Nurul
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1748

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan pada BUMKep Mutiara Rokan di Desa Sekapas, Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir. Hasil identifikasi awal menunjukkan lemahnya pemahaman pengurus terkait pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta tidak adanya sistem akuntansi yang baku. Kondisi ini berdampak pada rendahnya akuntabilitas, sulitnya evaluasi kinerja usaha, serta keterbatasan akses permodalan. Melalui kegiatan pelatihan, tim memberikan materi mengenai konsep dasar akuntansi, siklus akuntansi, penggunaan jurnal umum, serta penyusunan laporan laba rugi, neraca, dan arus kas. Peserta juga dilatih menggunakan template akuntansi berbasis Excel yang disesuaikan dengan kebutuhan BUMKep. Kegiatan melibatkan pengurus BUMKep, perangkat desa, dan mahasiswa sebagai bagian dari implementasi MBKM. Evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam pencatatan dan pelaporan keuangan. Pendampingan lanjutan dilakukan untuk memastikan penerapan berkelanjutan dan penguatan tata kelola lembaga. Program ini diharapkan mampu mendorong akuntabilitas dan keberlanjutan usaha BUMKep secara profesional.