cover
Contact Name
Suryo Adi Sahfutra
Contact Email
suryaadisahfutra@gmail.com
Phone
+6281320443765
Journal Mail Official
alhadi@pancabudi.ac.id
Editorial Address
Fakultas Agama Islam dan Humaniora Universitas Pembangunan Panca Budi Medan Jl. Jendral Gatot Subroto KM. 4,5 Sei Sikambing 20122 Medan - Sumatera Utara - Indonesia Telp/Fax. (061) 845-5571
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Al-Hadi
ISSN : 2477524X     EISSN : 27743373     DOI : -
Jurnal Ilmiah Al-Hadi is a scientific publication that efforts to facilitate academic articles and scholarly writings of a number studies in empirical research in the field of Islamic Studies. Jurnal Ilmiah Al-Hadi is open to academics, students, researchers, and practitioners who are interested in contributing their thoughts, especially in the field of Islamic Education and Humanities perspective. The main focus of Jurnal Ilmiah Al-hadi is on the exploration of dynamics propagation in Islamic proselytizing, studies of social science, and the development of contemporary media in theoretical realm as well as practical one, especially the scope of local, national, and global. Sub themes and scope in the scientific publications of Jurnal Ilmiah Al-Hadi include: 1. Islamic Education 2. Islamic Studies in Social Sciences perspective 3. Humanities studies
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2022): Januari - Juni" : 10 Documents clear
PERSFEKTIF ISLAM, UNDANG-UNDANG 1945 DAN UNDANG UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2013 TENTANG HAK BURUH Arminsyah, Arminsyah
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 7 No 2 (2022): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v7i2.4250

Abstract

Kajian mengenai buruh dan hak-hak yang melekat padanya tak pernah sunyi, pasalnya masih banyak yang belum mengetahui hak-hak buruh dalam Islam dan Perundang-undangan di Indonesia, tulisan ini mendeskripsikan tentang hak-hak buruh dalam persefektif Islam, undang-undang 1945 dan Undang-undang nomor 13 tahun 2013, metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research dengan pendekatan Islam dan perundang-undangan di Indonesia. Penting dipahami hak-hak yang harus dipenuhi majikan/perusahaan/lembaga sebelum mempekerjakan buruh/pekerja.
WASIAT DALAM PERSPEKTIF HADITS AHKAM Nasution, Rusli Halil
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 7 No 2 (2022): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v7i2.4246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam konsep Hadits yang menurut peneliti perlu untuk diteliti adalah hadits-hadits tentang wasiat, yang hadits-hadits tersebut memberikan informasi kepada kita bahwa wasiat harus ditulis ketika usia kita telah lanjut, dan ketika memberikan wasiat tidak boleh lebih dari sepertiga harta. Permasalahan yang akan dicari jawaban dalam skripsi ini adalah bagaimanakah kualitas hadits tentang wasiat tersebut. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas hadits dan kandungannya dari hadits tentang wasiat tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), yang sifatnya termasuk penelitian deskriptif analisis. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan ada dua yaitu data primer yang secara langsung diperoleh peneliti dari sumber asli seperti Sunan An-Nasai‟, Sunan Ibnu Majah dan Sunan Abi Daud. Selain itu menggunakan data sekunder yang diperoleh dari buku-buku yang berkaitan dengan wasiat. Selain itu juga dalam menganalisa penulis menggunakan kritik ekstern dan intern. Istilah kritik ekstern (an-Naqd al-Khariji), yaitu kritik yang ditunjukan kepada sanad hadits. Dengan demikian fokus kritik ekstern dalam sekripsi ini adalah sanad hadits tentang wasiat yang telah ditakhrij dan kritik intern (naqad al-dakhili) yang ditujukan pada matan dengan menggunakan alat bantu Al-Maktabah Al-Syamilah.
PENGABULAN IZIN POLIGAMI DIKARENAKAN TELAH MENIKAH SIRRI (Studi Kasus Terhadap Putusan Pengadilan Agama Pariaman) Mahmudi, Elva
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 7 No 2 (2022): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v7i2.4251

Abstract

Studi ini mengkaji tentang Putusan Pengadilan Agama Pariaman Nomor 532/Pdt.G/2019/PA.Prm tentang Pengabulan Izin Poligami dengan Alasan Telah Menikah Sirri. Permasalahannya adalah suami mengajukan permohonan poligami karena telah menikah sirri dengan calon istri kedua, serta dikabulkan atas dasar Pasal 4 ayat (2) huruf a dan Pasal 5 ayat 1 UU No.1/1974. Studi ini menggunakan penelitian lapangan (field research). Data di kumpul melalui metode yuridis normatif yaitu pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelaah teori-teori, konsep, asas hukum serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan penelitian ini. Setelah data dikumpul diolah dengan cara menelaah data yang diperoleh dari informasi dan literatur terkait, mengklasifikasikan data dan menyusun berdasarkan kategori-kategori dan setelah data tersusun langkah selanjutnya adalah menarik kesimpulan berdasarkan data yang ada. Studi ini menemukan hasil pertimbangan utama majelis hakim dalam mengabulkan izin poligami adalah berdasarkan mashlahah yaitu kemaslahatan keluarga. Selanjutnya hakim mepertimbangkan Pasal 4 ayat (2) huruf a yaitu isteri tidak menjalankan kewajiban sebagai isteri dan Pasal 5 ayat 1, isteri pertama telah membuat surat persetujuan izin poligami. Di samping itu hakim juga mempertimbangkan adanya penyataan suami untuk berlaku adil kepada seluruh isterinya. Analisis penulis terhadap pertimbangan hakim adalah bahwa kemaslahatan yang dijadikan pertimbangan tidak realistis. Pertimbangan Pasal 4 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tidak sesuai dengan fakta di persidangan. Pertimbangan penggunaan pasal 5 ayat 1, terbukti dipersidangan bahwa isteri pertama sudah mencabut persetujuan atau izin poligami yang diberikannya. Sedangkan surat pernyataan suami untuk berlaku adil tidak ada jaminan untuk bisa direalisasikan. Sehingga menurut penulis hakim telah keliru dalam memberikan keputusan izin poligami pada perkara Nomor 532/Pdt.G/2019/PA.Prm. Disamping itu, menurut analisa penulis, seharusnya permohonan tersebut dinyatakan oleh majelis hakim tidak dapat diterima (NO) karena tidak memenuhi syarat materil. Karena kalau dilihat dari permohonan yang diajukan oleh pemohon maka sebenarnya permohonan tersebut tidak memenuhi syarat materil karena pada dasarnya permohonan izin poligami diajukan sebelum dilakukannya poligami tersebut. Sementara dalam perkara ini pemohon telah nyata melakukan pernikahan sirri sebelum adanya izin dari Majelis Hakim untuk melakukan poligami. Oleh karena itu jelas permohonan ini tidak memiliki dasar hukum sebagai permohonan izin poligami.
PENDIDIKAN DAN TA’DIB ANAK USIA DINI DALAM ISLAM Harahap, Abdi Syahrial
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 7 No 2 (2022): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v7i2.4247

Abstract

Tulisan ini menjelaskan pendidikan anak-anak merupakan sesuatu yang sangat diperhatikan dalam pembahasan tentang pendidikan Islam. Ini dapat dilihat dalam khazanah ilmiah silam yang banyak membahas masalah ini. Makalah ini mengumpul dan meneliti pandangan ilmuwan Islam silam dan kontemporari melalui karya-karya mereka yang berkait secara langsung dengan pendidikan kanak-kanak. Metode dokumentasi digunakan dalam pengumpulan data. Manakala metode analisis kandungan meliputi metode induktif, deduktif dan komparatif diterapkan dalam penelitian data. Beberapa aspek dilihat menjadi penekanan utama para ilmuwan Islam dalam pengamalan pendidikan anak-anak, antaranya melibatkan perihal kepentingan dan sejarah pendidikan anak-anak serta konsep, prinsip dan peringkat pendidikan kanak-kanak menurut Islam
PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA KHALIFAH HARUN AR-RASYID Manshuruddin, Manshuruddin
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 7 No 2 (2022): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v7i2.4243

Abstract

Tulisan ini mencoba membahas upaya Khalifah Harun ar-Rasyid dalam pengembangan intelektualitas dan pendidikan Islam serta implikasi pemikiran Khalifah Harun Ar-Rasyid terhadap perkembangan pendidikan Islam melalui pendekatan sejarah. Diantara upaya yang dilakukan oleh Khalifah Harun ar-Rasyid antara lain gerakan penerjemahan, mendirikan lembaga pendidikan Islam seperti Baitul-Hikmah yang kemudian diberi nama Khizanatul Hikmah, Kuttab/Maktab, toko buku, majelis sastra/salon, perpustakaan, masjid, rumah dinas. ulama, madrasah, pendidikan di keraton, dan ribath melalui pendekatan akulturasi peradaban Islam dan peradaban lain, khususnya Persia dan Yunani. Khalifah Harun Ar-Rasyid menciptakan sistem pendidikan Islam klasik dengan menerapkan konsep multikultural, nilai-nilai yang dikembangkan adalah semangat toleransi, keterbukaan, kesetaraan, kebebasan, keadilan, keragaman, dan demokrasi dengan beberapa komponen pendidikan yaitu: pendidik profesional dan karakter, metode pembelajaran seperti metode Qira'ah, lisan, ceramah, hafalan, diskusi, dan tulisan, materi pendidikan wajib dan pilihan, serta pembagian waktu mulai pagi hingga Ashar.
PENGEMBANGAN EPISTIMOLOGI PENDIDIKAN BERBASIS KONTEMPELATIF DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Ependi, Rustam
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 7 No 2 (2022): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v7i2.4248

Abstract

Tulisan ini menjelaskan Pengetahuan intuitif ditempatkan pada posisi yang layak. Pendidikan Islam sekarang menjadikan manusia sebagai objek material, sedang objek formalnya adalah kemampuan manusia. Pendidikan Islam sebenarnya secara spesifik terfokus untuk mempelajari kemampuan manusia itu, baik berdasarkan wahyu, pemberdayaan akal maupun pengamatan langsung. Kalangan pemikir Islam, intuisi tidak hanya disederajatkan dengan akal maupun indera, tetapi bahkan lebih diistimewakan daripada keduanya. mengaktivasi nilai-nilai spiritual dari dalam diri siswa melalui model pembelajaran tertentu perlu memiliki jiwa kepemimpinan spiritual. Jiwa kepemimpinan spiritual perlu dibina dan dikembangkan melalui praktik spiritual yang rutin, sehingga pada gilirannya menjadi karakter seorang guru
MAKANAN HALAL DAN MAKANAN HARAM DALAM PERSPEKTIF FIQIH ISLAM Lubis, Sakban
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 7 No 2 (2022): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v7i2.4244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam konsep makanan halal dan haram dalam persepektif fiqih Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan metode penafsiran tematik. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa makanan yang halal dan haram dan baik disebutkan dalam al-Baqarah ayat 168 dan al-Maidah ayat 88 mengandung dua aspek yaitu pertama, hendaklah makanan itu adalah makanan yang dzatnya dihalalkan oleh Allah artinya tidak diharamkan, selain itu didapatkan dengan cara yang halal sesuai dengan ketentuan syariat Islam, tidak memperolehnya dengan cara yang diharamkan oleh syariat Islam, seperti dengan cara paksa, tipu, curi, korupsi dan lain-lain. Kedua, makanan yang dikonsumsi hendaklah baik, tidak menjijikkan dan kotor serta mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh, secara jumlah takaran, mutu kualitasnya serta kandungan gizinya. Dari hasil penelitian penulis menguraikan unsur-unsur yang terdapat dalam QS. al-Baqarah/2: 168 yakni jenis makanan yang halal dan tayyib. Dari sini makanan halal merupakan sesuatu yang dibolehkan menurut syara’, selain itu makanan halal bukan hanya didapat begitu saja melainkan harus dilihat dari segi halalnya yakni: makanan halal secara zatnya, cara memperolehnya, cara prosesnya, serta minuman yang tidak halal. Sedangkan makanan haram sesuatu yang telah ditetapkan dalam al-Quran.
PENGARUH HUKUM ISLAM TERHADAP PERKEMBANGAN PERADILAN DI INDONESIA SEBELUM KEMERDEKAAN Dasrianto, Vito
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 7 No 2 (2022): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v7i2.4249

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang Pengaruh Hukum Islam terhadap perkembangan Peradilan di Indonesia pada masa pra kemerdekaan. Pada zaman kuno, di Indonesia telah berdiri kerajaan-kerajaan yang telah melaksanakan peradilan. Jenis penelitian ini merupakan (Library Reseach) yang mengandalkan data-data dari perpustakaan mengenai berbagai macam regulasi yang tertera dalam literatur sejarah dan yang tertera dalam aturan negara Indonesia sampai saat ini. Penelitian juga mendapatkan sumber data dari bebagai sumber dengan cara mengumpulkan referensi yang menunjang melalui buku, jurnal, majalah dan sumber lainnya yang mendukung penelitian ini. Dari penelitian ini ditemukan bahwa peradilan sudah diselenggarakan di dalam masyarakat Indonesia jauh sebelum Belanda datang ke Indonesia. Pada zaman kuno, di Indonesia telah berdiri kerajaan-kerajaan yang telah melaksanakan peradilan. Dari hal susunan dan bentuk pengadilan dari kerajaan-kerajaan di zaman purbakala, tidak banyak kita mengetahui. Akan tetapi, bahwa juga di zaman itu di kerajaaan-kerajaan yang pernah berdiri di Indonesia telah ada pengadilan, bagaimanapun juga wujudnya, tidak usah disangsikan, karena di mana sudah terbentuk suatu masyarakat di situ ada hukum dan di mana ada hukum harus ada hakim. Islam juga membawa pengaruh terhadap tata hukum masyarakat Indonesia, termasuk penyelengaraan pengadilan, karena Islam merupakan agama yang mewajibkan penyelengaraan peradilan oleh penganutnya. Meskipun pada tahap awal penyelenggaraan peradilan ini belum diselenggarakan secara resmi oleh penguasa, tetapi sejalan dengan perkembangan pengaruh Islam di Indonesia, peradilan Islam berjalan secara resmi. Peradilan Islam menjadi peradilan resmi kerajaan atau kesultanan-kesultanan Islam. Peradilan yang sudah ada sebelumnya adakala diganti dengan peradilan Islam yang menerapkan hukum Islam dan adakalanya tetap berjalan di samping peradilan Islam, selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Tidak hanya hukum di Indonesia yang mengalami perubahan tetapi perubahan juga terjadi pada lembaga Peradilan.
PROSES PEMBELAJARAN MELALUI INTERAKSI EDUKATIF DALAM PENDIDIKAN ISLAM Harahap, Muhammad Yunan
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 7 No 2 (2022): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v7i2.4245

Abstract

Penelitian bertujuan menjelaskan Interaksi edukatif sebenarnya adalah komunikasi timbal balik antara pihak yang satu dengan pihak yang lain, sudah mengandung maksud maksud tertentu. Yakni untuk mencapai pengertian bersama yang kemudian untuk mencapai tujuan. Interaksi edukatif yang harmonis antara pendidik dan peserta didik sangat memengaruhi keberhasilan pembelajaran. Namun kenyataannya, persoalan interaksi edukatif dewasa ini kurang mendapat perhatian stakeholder atau orang- orang yang terlibat dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk:1. Mengetahuiabagaimana hakikat interaksi edukatif antara pendidik dan peserta didik. 2. Mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan interaksi edukatif antara pendidik dan peserta didik. Adapun metode yang di gunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif melalui pendekatan kajian pustaka. Hasil dari penelitian menunjukkan 1. bahwa interaksi edukatif dalam peroses pembelajaran begitu urgen untuk di terapkan oleh pendidik dan peserta didik. 2. Perlu pemahaman yang sempurna bagi guru dalam menerapkan interaksi edukatif terhadap peserta didik. 3. Kajian kajian tentang interaksi edukatif harus terus di kembangkan demi terjaganya hubungan batin antara pendidika dan peserta didik.
Sistem Pelayanan Sirkulasi Pada Perpustakaan Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP Agro Nusantara) Medan Sunyianto, Sunyianto; Pasaribu, Ida Mariani
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 7 No 2 (2022): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v7i2.4468

Abstract

elayanan sirkulasi adalah kegiatan melayani peminjaman dan pengembalian buku-buku pepustakaan. Kegiatan ini juga dilakukan disemua jenis perpustakaan. Kesibukkan sirkulasi dapat dipakai untuk mengukur kegiatan suatu perpustakaan. Kegiatan sirkulasi dapat dilaksanakan sesudah buku-buku selesai diproses lengkap dengan label-labelnya seperti kartu buku, kartu tanggal kembali, kantong buku, dan call number pada punggung buku. Cara peminjaman disesuaikan dengan keadaan perpustakaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10