Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ICIECE) merupakan konferensi yang diadakan secara rutin setiap tahun oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tema yang dikaji dalam konferensi ini adalah tema-tema mutakhir yang relevan dengan pengembangan pendidikan anak usia dini. Kami mengundang pendidik, peneliti, praktisi, dan pemerhati pendidikan anak usia dini untuk mengirimkan artikel yang relevan dan mempresentasikanya dalam forum konferensi. Artikel terpilih yang telah diseminarkan akan dipublikasikan dalam bentuk prosiding (print dan online).
Articles
19 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education"
:
19 Documents
clear
Best Practice Manajemen Ekstrakurikuler Literasi Anak dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini
Syakuro, Moh. Abdan
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The decrease in children's learning interest is a problem that occurs within early childhood, thereby disrupting the learning comfort in school. This research aims to describe the best practices of children's literacy extracurricular management in enhancing the learning interest of early childhood. The research method employed is qualitative descriptive with a case study approach. The research subjects consist of four tutoring teachers, the head of the tutoring center, and seven tutoring participants aged 3-6 years. The data collection for this research utilizes interview, observation, and documentation methods. The research technique employs source triangulation and method triangulation. The results of this research indicate that the tutoring activities at Les Privat Kedatim provide significant benefits to the development of early childhood. Through tutoring, children enhance their learning motivation, acquire better repetition and understanding of teaching materials, and develop problem-solving skills. The comprehensive teaching materials cover all subjects taught in school and are delivered through various activities. The management of tutoring centers also plays a crucial role in the success of this program. Government support in the form of funding and facilities needs to be considered to enhance the institutionalization and sustainability of this program. Overall, tutoring at Les Privat Kedatim has a significant positive impact on learning motivation and early childhood development.
Game Edukatif: Aplikasi Quizizz Untuk Evaluasi Hasil Belajar Mahasiswa Terhadap Pemahaman Materi Pembelajaran
Kamil, Nurhusni
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penggunaan teknologi pada pembelajaran sudah banyak ditemukan. Salah satu aplikasi yang banyak digunakan saat ini adalah aplikasi quizizz. Kelebihan dari aplikasi ini adalah tampilan yang menarik karena fitur yang berwarna-warni tidak hanya itu saat membuat tugas pendidik dapat bebas memilih model tampilan yang akan digunakan. Selain itu ketika dalam pengerjaan aplikasi ini didukung oleh sound yang menyebabkan peserta didik tida jenuh saat menyelesaikan soal. Namun dibalik kelebihan tersebut, aplikasi ini juga mempunyai beberapa kekurangan seperti menggunakan jaringan internet yang stabil, kesempatan mengakses browser lain saat mengerjakan soal untuk mencari jawaban serta guru tidak mengawasi peserta didik secara langsung jika penugasan yang diberikan tidak pada satu tempat yang sama karena aplikasi ini bersifat online. Artinya dimana saja dan kapan saja aplikasi ini bisa diakses. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui apakah aplikasi quizizz dapat dijadikan sebagai bentuk bahan evaluasi belajar mahasiswa terhadap pemahaman materi pada mata kuliah sosial emosional. Tujuan dari artikel ini untuk mengetahui pemahaman mahasiswa terhadap materi yang telah diberikan yang dilakukan mulai dari bulan September sampai dengan November 2023 dengan tema pembelajaran berbeda setiap minggunya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta semester 3 menjadi peserta penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara,observasi dan dokumentasi. Temuan dalam penelitian ini memiliki beberap implikasi pada tahap awal pemahaman mahasiswa terhadap materi pada mata kuliah Sosial Emosional Anak Usia Dini. Mahasiswa memahami materi yang telah dipelajari dibuktikan dengan perolehan skor yang terus meningkat secara meningkat pada setiap pertemuan. Meskipun pada pertemuan terakhir performa kelas sedikit terjadi penurunan yang disebabkan salah satu partisipan tidak dapat menyelesaikan soal hingga selesai dikarenakan terkendala sinyal.
Peran Guru di Sekolah dalam Perlindungan dan Kesejaheraan Anak Usia Dini
Amalia, Nadia Farah
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kesejahteraan adalah kondisi pada kebutuhan hidup seseorang bisa terpenuhi. Guru memiliki peran penting seperti melakukan perlindungan dan kesejahteraan anak saat berada disekolah. Terdapat upaya yang dilakukan oleh guru agar menjamin kesejahteraan anak yang menjadi aspek pada perkembangan dan pertumbuhannya. Di Indonesia pada kenyataanya terdapat kasus kesejahteraan ataupun kekerasaan saat disekolah. Adanya kekerasan tersebut berarti pada layananan kesejahteraan dan perlindungan anak sedang mengalami sebuah resiko yang tidak baik pada tumbuh kembang anak. Pemerintah juga sudah mulai melakukan upaya untuk menanggulangi permasalahan mengenai perlindungan dan kesejahteraan anak. Anak merupakan generasi masa depan yang harus lebih diperhatikan kesejahteraanya. Salah satu yang harus diperhatikan mengenai perlindungan dan kebutuhan hak anak dalam undang-undang perlindungan anak dijelaskan bagaimana cara kita memperlakukan anak agar hidup sejahtera, mendapat perlindungan dan pemenuhan dalam hidupnya. Oleh karena itu,peneliti melakukan penelitian tersebut untuk mengetahui terdapat regulasi terbaru dari pemerintah yang menjelaskan mengenai pembentukan Tim pencegahan kekerasan di sekolah yang sejalan dengan peran guru dalam upaya memberikan perlindungan dan kesejahteraan anak. Metode yang digunakan yaitu kualitatif. Hasilnya adalah peran guru di TK Wijaya Danu dalam melakukan perlindungan dan kesejahteraan anak saat disekolah sudah mulai diterapkan seperti membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) yang dalam pembentukannya melibatkan guru dan perwakilan dari orang tua, peran guru untuk meningkatkan kesejahteraan dengan memperhatikan kesehatan gizi, perkembangan kognitif, sosial emosional, lingkungan belajar yang aman dan kerja sama dengan orang tua dalam proses pendidikan. Peran guru dalam melakukan perlindungan bagi anak usia dini memastikan anak merasa sehat, aman, nyaman, dicintai, didukung serta merasa memiliki kesempatan untuk berkembang dengan optimal.
Parenting Patterns Ala Rasullulah SAW pada Perkembangan Anak Usia Dini dalam Era Digital
Firdausy, Annisa Nur;
Noormawanti, Noormawanti
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keluarga merupakan sekolah pertama yang dimiliki oleh anak dalam awal pendidikan yang diterimanya. Setiap keluarga memiliki gaya atau pola pengasuhan dengan karakteristik yang berbeda beda sesuai dengan kemampuan orangtua. Parenting Patters atau disebut dengan pola pengasuhan,di setiap aspek-aspek perkembangan anak dalam pola pengasuhan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Di era digital saat ini, khususnya pada anak usia 3-6 tahun, pola asuh seringkali tercermin dalam penggunaan gadget sebagai respons cepat terhadap perilaku anak yang rewel atau menangis. Alasannya gadget yang diberikan kepada anak memberi respon anak seketika diam dan fokus terhadap gadgetnya. Akibat yang terjadi adalah akan menjadi suatu kemalasan secara intelektual dan minim interaksi sosial terhadap lingkungan sekitar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui parenting patters sesuai Rasullulah Saw terhadap perkembangan anak di era digital. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan tehnik pengumpulan informasi dari berbagai sumber yang tertulis. Berdasarkan hasil penelitian dari sumber yang didapat, ditarik kesimpulan bahwa Parenting Patters Ala Rasullulah dalam perkembangan anak di era digital adalah Pertama, sebelum usia anak memasuki 3 tahun dalam keterkaitanya dengan perkembangan anak. Kedua,sebelum anak memasuki usia 3 tahun, di dalam kandungan respon pertama anak adalah pendengaran. Ketiga, Memuliakan mereka dengan gelar. Nabi Muhammad adalah orang yang paling mulia akhlaknya.
Penerapan PAUD Inklusi dalam Menanamkan Nilai-Nilai Agama Anak Berkebutuhan Khusus Usia 5-6 Tahun di TK Islam Pembangunan
Sapitri, Ayi;
Hasanah, Hasanah
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Setiap warga Negara Indonesia berhak untuk mendapatkan pendidikan tanpa terkecuali, begitu juga anak berkebutuhan khusus. Masyarakat sekitar masih banyak yang tidak peduli dan memperhatikan pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus mengenai betapa pentingnya memberikan pendidikan akademik, jasmani, rohani, terlebih pendidikan agama pada anak berkebutuhan khusus. Permasalahan yang diangkat penelitian ini ialah kurangnya hak yang didapatkan anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam belajar dan kurangnya pemahaman anak berkebutuhan khusus mengenai agamanya. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber datanya adalah Kepala Sekolah, Guru kelas, dan orang tua. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam menanamkan nilai-nilai agama di sekolah anak berkebutuhan khusus terlihat cukup baik dengan indikasi-indikasi anak mampu mengikuti kegiatan shalat dhuha meskipun belum tertib, mampu mengenal huruf hijaiyah dengan cukup baik, mampu menghafal surat pendek meskipun tidak sama targetnya dengan anak reguler. Faktor pendukung adanya shadow teacher dikelas, dukungan orang tua dan teman disekolah, dan menjalankan terapi secara rutin. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan yang dimiliki anak berkebutuhan khusus dalam memahami suatu pelajaran, dan keterbatasan waktu disekolah.
Implementasi Metode Al-Husna dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Anak Usia Dini di Taud Homeschooling An Nashr Islamic School Tangerang Selatan
Aminah, Lala;
Hasanah, Hasanah
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan pembelajaran Al-Qur’an menggunakan metode Al-Husna yang dilaksanakan di Taud Homeschooling An Nashr Islamic School Tangerang Selatan. Al-Qur’an adalah kitab yang hadir melalui perjuangan nabi Muhammad. Oleh karena itu, sebagai generasi penerus kita harus mampu membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid agar hasil bacaannya baik dan benar. Kekhawatiran orang tua akan perkembangan zaman menjadi catatan bagi para pendidik dalam menentukan metode pembelajaran Al-Qur’an yang sesuai dengan anak usia dini. Pemilihan metode pembelajaran Al-Qur’an menjadi hal yang harus diperhatikan apalagi digunakan untuk anak usia dini. Salah satu metode yang cocok digunakan untuk anak usia dini adalah metode Al-Husna. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif analisis. Adapun teknik pengumpulan datanya meliputi: observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi metode Al-Husna dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di Taud Homeschooling An Nashr Islamic School Tangerang Selatan sangat baik, efektif dan efisien, dibuktikan dengan capaian hasil belajar anak dalam kurun waktu satu tahun sampai satu setengah tahun anak sudah mampu membaca al-qur’an dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah tajwidnya. Metode ini juga menggunakan sistem 3s yaitu scanning, story dan saying. Adapun faktor pendukung metode ini diantaranya buku yang full color dan bergambar, terdapat kode-kode unik, dan mudah diterapkan untuk anak usia dini, sedangkan penghambatnya adalah usia anak, tingkat kefokusan anak, dan anak yang jarang masuk sekolah. Kesimpulannya pembelajaran menggunakan metode Al-Husna dapat membantu dan memudahkan anak dalam memahami serta mempercepat waktu belajar al-qur’an.
Peran Teknologi Informasi Komunikasi pada Pembelajaran Anak Usia Dini
Novitasari, Nurul
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Anak usia dini merupakan masa emas (golden age). Pada usia ini masa perkembangannya adalah diamati. Media pembelajaran akan membantu keefektifan proses pembelajaran dalam penyampaiannya pesan dan isinya. Terkadang guru mengabaikan penggunaan media pembelajaran, padahal alat teknologi informasi dalam media pembelajaran khususnya media audio – visual dapat terapan. Penggabungan TI dalam pedagogi bertujuan untuk menumbuhkan motivasi anak-anak dan memfasilitasi pemahaman. Prosedur selanjutnya yang melibatkan pemanfaatan media audio-visual dalam instruksi mencakup persiapan bahan-bahan penting seperti notebook, proyektor, sistem suara, kabel, dan video presentasi. Selain itu, sangat penting untuk memastikan bahwa siswa duduk dalam posisi yang nyaman, memungkinkan mereka untuk sepenuhnya terlibat dengan konten video. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan teknik instruksional, kemudian memungkinkan siswa untuk melihat presentasi. Setelah ini, siswa diberikan pertanyaan tambahan yang berkaitan dengan konten video, sehingga mendorong pemahaman dan retensi pengetahuan.
Analisis Speech Delay pada Anak Usia 6 Tahun (Studi Kasus Di TK Aisyah 5 Parepare)
Ashari, Novita;
Misbar, Nurul Fadilah;
Nurzhafirah, Nurzhafirah;
Rading, Astira;
Sari, Astiara Amalia;
Syukri, Muftihatul Khaeriyah;
Zyaniah, Suryanita;
Mutiara, Mutiara
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ekolalia ialah suatu kondisi dimana terjadi pengulangan kata-kata, frase, atau kalimat pada tuturan kata dari orang lain. Kondisi tersebut menyebabkan terhambatnya perkembangan bahasa pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis speech delay pada anak usia 6 tahun (Studi Kasus di TK Aisyah 5 Parepare). Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menggunakan pendekatan studi kasus. Lokasi dari penelitian ini adalah di TK Aisyiyah 5 Parepare, subjek dari penelitian ini berinisial AN yang sekarang telah berusia 6 tahun dan berada di kelas B dengan jumlah siswa siswa di kelas AN sebanyak 30 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AN mengalami speech delay yang disebabkan oleh step. AN mengalami step pada umur satu tahun sampai usia dua tahun. Pada usia tiga tahun step tersebut tidak muncul lagi. Namun pada usia empat sampai lima tahun, AN kembali mengalami step. Pada usia lima tahun AN mulai sekolah di TK Aisyah 5 Parepare. Sejak saat itu AN tidak lagi mengalami step hingga saat ini.
Independent Curriculum In Early Children's Education
Farantika, Dessy;
Rachmah, Laela Lutfiana;
Setyowati, Rina Insani;
Sanjaya, Maulinda Sulistyani
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research was motivated by the start of the curriculum independence for driving schools at every level of education, including early childhood education. The independent curriculum is a new curriculum, and compiling a new curriculum is not easy for every educational unit. This is a polemic that is often felt by PAUD educators and their managers every time the curriculum changes. However, the independent curriculum is not yet mandatory for every early childhood education institution. There are three alternative options for implementation. It is important to carry out this research to provide an understanding of the essence and method of preparing an independent curriculum. This type of research is literature study research where the researcher examines and analyzes various theories and existing regulations related to the concept of an independent curriculum and how it is structured in early childhood education units. The research results show that the independent curriculum aligns with the concept of independent learning launched by the Minister of Education and Culture. When preparing an independent curriculum, what needs to be considered is the curriculum's basic framework and structure. National Education Standards as a reference and framework that has been translated into curriculum structure, learning principles, and assessment and learning outcomes. In the independent curriculum, the curriculum structure contains intracurricular activities to strengthen the profile of Pancasila students.
Penerapan Karakter Disiplin Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Literasi Digital di RA Al Quran Dina Padang Sidempuan
Harahap, Putri Rahayu;
Utami, Rahayu Dwi
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara penerapan karakter disiplin pada anak usia 5-6 Tahun melalui literasi digital di RA Al Quran Dina Padang Sidempuan. Metodel penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu anak usia dini 5-6 Tahun yang berada pada kelompok B di RA Al Quran Dina Padang Sidempuan. Sampel penelitian yaitu sebanyak 20 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, angket serta dokumentasi. Dari hasil analisis yang dilakukan penulis, bahwa penerapan karakter disiplin pada anak melalui literasi digital. Sellanjutnya penulis melakukan penyebaran angket anak dengan hasil akhir nilai rata-rata 81, dengan kriteria baik. Dimana dalam penyebaran angket anak didapat 2 anak memiliki kriteria cukup baik dengan persentase 10%, 12 anak memiliki kriteria baik dengan persentase 60 %, dan 6 anak memiliki kriteria sangat baik dengan persentase 30%.