cover
Contact Name
Ansari Saleh Ahmar
Contact Email
mattawang@ahmar.id
Phone
+6281258594207
Journal Mail Official
mattawang@ahmar.id
Editorial Address
Jalan Karaeng Bontomarannu No. 57 Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27465233     DOI : https://doi.org/10.35877/454RI.mattawangv2i2
The mission of Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service. As our commitment to the advancement of science and technology, the Mattawang follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2024)" : 7 Documents clear
Collaboration of Shopee Indonesia and Tanjungpinang City PUSPA Forum in Digital Marketing Training for MSMEs in Tanjungpinang City: Kolaborasi Shopee Indonesia dan Forum PUSPA Kota Tanjungpinang dalam Pelatihan Digital Marketing UMKM di Kota Tanjungpinang Siti Utari, Diah; Desmayeti Arfa; Andi Wika Waryanti; Nadya Aisyah Gustirani
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2561

Abstract

Online product promotion training was carried out on February 26, 2024. Shopee Indonesia and the Tanjungpinang City PUSPA Forum collaborated to organize this activity. This basic class training is called "Sobat UKM Shopee" for MSME players in Tanjungpinang City. Millennials represent the vast majority of participants. The Tanjungpinang City PUSPA Forum, an alliance of 32 independent organizations, is a regional government partner supported by the Tanjungpinang City Women's Empowerment and Child Protection Service. This forum remains committed to serving the community and is open to collaboration with other parties. The dynamics of collaboration between non-state elements continue to develop and have become a characteristic of Collaborative Governance. This digital marketing training provides entrepreneurs with knowledge and skills for leveraging technology to expand product market share. Training is conducted online via Zoom meetings, followed by mentoring via WhatsApp Group, and Shopee Indonesia handles further training for participants who meet the requirements. Abstrak Pelatihan promosi produk secara online dilakukan pada tanggal 26 Februari 2024. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Shopee Indonesia dengan Forum PUSPA Kota Tanjungpinang. Pelatihan ini merupakan pelatihan kelas dasar dengan tema “Sobat UKM Shopee” yang ditujukan kepada pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang. Mayoritas peserta merupakan kelompok millenial. Sebagai mitra pemerintah daerah yang dibina oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tanjungpinang, Forum PUSPA Kota Tanjungpinang yang merupakan gabungan 32 organisasi independen terus berusaha berbuat untuk masyarakat dan terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pihak. Kolaborasi antar unsur non state ini menjadi dinamika kolaborasi yang terus berkembang dan menjadi ciri dari Collaborative Governance. Pelatihan digital marketing ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi wirausaha dalam memanfaatkan teknologi untuk memperluas pangsa pasar produk. Pelatihan dilakukan secara online melalui zoom meeting, dilanjutkan dengan pendampingan melalui WhatsApp Group, serta pelatihan lanjutan yang ditangani oleh Shopee Indonesia bagi peserta yang memenuhi syarat.
Sustainable Innovation: Repurposing Cooking Oil Waste into Aromatherapy Candles : Inovasi Berkelanjutan: Memanfaatkan Kembali Limbah Minyak Goreng Menjadi Lilin Aromaterapi Indiworo, Hawik Ervina; Meiriyanti, Rita; Indriasari, Ika; Supandi, Supandi; Ariyanto, Lilik
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2566

Abstract

Sustainable innovation is increasingly receiving attention in efforts to reduce negative impacts on the environment. One source of pollution that is often overlooked is waste cooking oil. This activity describes a community service project which aims to reuse waste cooking oil as a basic ingredient for making environmentally friendly aromatherapy candles. Through a practical and collaborative approach, we identified methods for extracting and refining used cooking oil, and designed safe and effective aromatherapy candle formulations. The result is an aromatherapy candle product that not only reduces wasted cooking oil, but also provides an environmentally friendly alternative for people to create an experience of relaxation and well-being. This project highlights the potential for collaboration between science and communities to create sustainable innovation for the common good. Abstrak Inovasi berkelanjutan semakin mendapat perhatian dalam upaya mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu sumber polusi yang sering diabaikan adalah limbah minyak goreng. Kegiatan ini memaparkan sebuah proyek pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memanfaatkan kembali limbah minyak goreng sebagai bahan dasar untuk pembuatan lilin aromaterapi yang ramah lingkungan. Melalui pendekatan praktis dan kolaboratif, kami mengidentifikasi metode ekstraksi dan pemurnian minyak goreng bekas, serta merancang formulasi lilin aromaterapi yang aman dan efektif. Hasilnya adalah produk lilin aromaterapi yang tidak hanya mengurangi limbah minyak goreng yang terbuang, tetapi juga menyediakan alternatif ramah lingkungan bagi masyarakat dalam menciptakan pengalaman relaksasi dan kesejahteraan. Kegiatan pengabdian ini menyoroti potensi kolaborasi antara ilmu pengetahuan dan masyarakat dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan untuk kebaikan bersama.
Workshop of Assessment Development in Curriculum Merdeka : Pelatihan Pengembangan Asesmen pada Kurikulum Merdeka Hindriana, Anna Fitri; Abidin, Zaenal; Setiawati, Ina
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2678

Abstract

Implementation of Curriculum Merdeka involves a shift in teachers’ mindset on assessment development which orientates to facilitating Students development of learning. For that reason, the development of assesment instrument requires abilities to determine assessment method in accordance with indicator of achievement standard in cognitive, psychomotor, and affective domains. Considering the demand of the Curriculum Merdeka, the aim of this social service program is to train and assist teachers to develop assessment following the needs of the curriculum. The aim of program will be realised as a workshop for determining assessment method in Curriculum Merdeka and creating assessment rubric for cognitive, psychomotor and affective aspects. The output of the program shows an increase in teachers’ understanding about choosing the proper assessment method as well as an increase in the quality of assessment rubric leading to proper assessment of students learning development. Abstrak Implementasi kurikulum merdeka memerlukan perubahan mindset guru dalam mengembangkan asesmen yang dapat memfasilitasi perkembangan belajar peserta didik. Pengembangan instrumen penilaian memerlukan pemahaman yang mendalam terutama dalam menentukan metode penilaian yang sesuai dengan indikator capaian pembelajaran baik pada aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikanpengetahuan dan pendampingan dalam mengembangkan asesmen pada kurikulum merdeka. Metode dalam kegiatan ini adalah pelatihan penentuan metode asesmen dalam kurikulum merdeka dan pendampingan pembuatan rubrik penilaian untuk aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap. Hasil pelatihan menunjukan adanya peningkatan pemahaman guru dalam memilih metode asesmen yang tepat sesuai dengan capaian pembelajaran dan proses pembelajaran, serta kualitas rubrik penilaian yang dapat menilai perkebangan belajar peserta didik.
Snack Love Bouquet Training: Creating Bussiness Opportunities for Housewives in Kedensari Village, Tanggulangin-Sidoarjo: Pelatihan Snack Love Bouquet: Ciptakan Peluang Usaha Ibu Rumah Tangga di Desa Kedensari, Tanggulangin-Sidoarjo Mufidatul Jariyah; Tiara Maharani Ivanka
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2719

Abstract

Bentuk usaha yang meletakkan konsentrasi utama pada keterampilan seni yang dimiliki dan juga di ciptakan oleh seseorang melalui sebuah pelatihan baik secara mandiri maupun dalam sebuah workshop menjadi kesempatan bagi seorang Ibu rumah tangga sebagai bentuk peluang usaha yang bisa dilakukan namun tetap bisa menangani kegiatan kesehariannya. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk Pelatihan pada Ibu Rumah Tangga di wilayah desa Kedensari, Tanggulangin-Sidoarjo. Bentuk kegiatannya dengan ceramah, tutorial dan diskusi. Tujuannya untuk menciptakan peluang usaha yang dampaknya bisa dinikmati sebagai hasil karya yang memiliki nilai ekonomis sehingga dapat ditekuni sebagai sebuah usaha dalam meningkatkan ekonomi keluarga.
Building Motivation to Increase Interest in College for Makassar National High School Students: Membangun Motivasi Untuk Meningkatkan Minat Kuliah Bagi Siswa SMA Nasional Makassar Fatwa, Inayanti; Haruna, Hasisa; Harjuna, Hariani; Hindi, Alfiah Nurfadhilah AM.
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2740

Abstract

Student motivation and interest is one of the supporting factors that can encourage students to continue their education to college. There are many factors that cause students to decide not to continue or continue their education at university, including extrinsic and intrinsic factors. The aim of this service activity is to broaden students' insight into the importance of continuing their studies after they have completed their upper secondary education. The method used is delivery of material, discussion and questions and answers during service activities. The results of discussions and questions and answers found that students' motivation and interest were very influential in continuing their studies at university. The obstacles to students continuing their studies are caused by several factors, as well as students' lack of knowledge regarding scholarships that can be used when studying later, where certain universities provide low funding schemes and scholarship schemes. Abstrak Motivasi dan minat siswa merupakan salah satu faktor pendukung yang dapat mendorong siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Banyak faktor yang menjadi penyebab siswa memutuskan untuk tidak melanjutkan atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi diantaranya yaitu adanya faktor ekstrinsik dan intrinsik. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini yakni, dapat menambah wawasan siswa tentang pentingnya melanjutkan kuliah setelah mereka menyelesaikan pendidikan tingkat menengah atas. Metode yang digunakan dengan penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab saat berlangsunganya kegiatan pengabdian. Hasil diskusi dan tanya jawab ditemukan bahwa motivasi dan minat siswa sangat berpengaruh untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi. Terkendalanya siswa melanjutkan studi disebabkan oleh beberapa faktor, serta kurangnya pengetahuan siswa terkait beasiswa yang dapat digunakan saat kuliah nanti masih minim, dimana beberapa perguruan tinggi tertentu menyediakan skema pembiayaan yang rendah dan skema beasiswa.
Improving The Quality of Mathematics Learning Using An Ethnomathematics Approach in Class IX Students of Private MTs Al-Hikmatul Bahri Ternate: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Etnomatematika Pada Siswa Kelas IX MTs Swasta Al-Hikmatul Bahri Ternate Likur, Fadhillah Abdul Halik; Nurdin R.; Baharuddin, Baharuddin; Sappa, Sri Rusmini A.; Alimuddin, Fauziyyah
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2769

Abstract

One thing that can bridge the gap between culture and education is ethnomathematics. Ethnomathematics is a form of mathematics influenced by or based on culture. Through the application of ethnomathematics in education, especially mathematics education, will bring better understanding of students about both knowledge and culture of theirs. This way will help teacher for teaching cultural values ​​in students so that cultural values ​​which are part of the national character are embedded from an early age of student. The formation of this new scheme should be from the scheme that already exists in the student. Therefore, in teaching formal mathematics (school mathematics), teachers should start with informal mathematics which is applied by children in society. If a child has a good schema about mathematics used in daily basis increase the existing knowledge the teacher strengthens the existing schema or forms a new schema based on the existing schema.
Training to Prove the Area of Circle Using Manipulative Media through Mathematics Learning Assistance: Pelatihan Pembuktian Luas Lingkaran dengan Media Manipulatif melalui Pendampingan Belajar Matematika Baharuddin; Ahmad Zaki; Khadijah; Asmaun
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2770

Abstract

Circles are a part of mathematics that is often found in the surrounding environment. However, the circle is still quite a difficult challenge for students, so many still get relatively low grades. The aim of this activity is to provide understanding and meaningful learning experiences to students in learning mathematics, namely proving the area of ​​a circle using manipulative media. The data collection method is a survey by giving questionnaires to students after the activity and documentation in the form of photos of the activity. The subjects of service were 40 class VIII students at Marioriawa 1 Middle School, Soppeng Regency. The results of the questionnaire showed that on average students responded >90% to all statements given, meaning that learning activities using manipulative media made students more confident in solving mathematics problems, especially the area of ​​circles and developed students' skills in solving problems. The final test results for students showed that there was a drastic increase in student scores compared to the initial test results. Abstrak Lingkaran merupakan salah satu bagian dari ilmu matematika yang sering dijumpai di lingkungan sekitar. Namun lingkaran masih menjadi suatu tantangan yang cukup sulit bagi siswa sehingga masih banyak yang memperoleh nilai tergolong rendah. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman dan pengalaman belajar yang bermakna kepada siswa dalam pembelajaran matematika yaitu membuktikan luas lingkaran dengan media manipulatif. Metode pengumpulan datanya yaitu survey dengan memberikan angket kepada siswa setelah kegiatan berlangsung dan dokumentasi berupa foto kegiatan. Subjek pengabdian yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Marioriawa Kabupaten Soppeng yang berjumlah 40 orang. Hasil angket diperoleh bahwa rata-rata siswa memberi respon sebesar >90% pada semua pernyataan yang diberikan, artinya kegiatan pembelajaran dengan media manipulatif menjadikan siswa lebih percaya diri dalam menyelesaikan soal matematika khususnya luas lingkaran dan mengembangkan keterampilan siswa dalam memecahkan masalah. Hasil tes akhir pada siswa menunjukkan bahwa terjadi peningkatan secara drastis terhadap nilai siswa dibandingkan dengan hasil tes awalnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7