cover
Contact Name
Ansari Saleh Ahmar
Contact Email
mattawang@ahmar.id
Phone
+6281258594207
Journal Mail Official
mattawang@ahmar.id
Editorial Address
Jalan Karaeng Bontomarannu No. 57 Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27465233     DOI : https://doi.org/10.35877/454RI.mattawangv2i2
The mission of Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service. As our commitment to the advancement of science and technology, the Mattawang follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 314 Documents
Processing of Ginger Rhizomes and Moringa Leaves as an Effort to Maintain Body Health in the Village of Tarik Sidoarjo: Pengolahan rimpang jahe dan daun kelor sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Tubuh Di Desa Tarik Sidoarjo Arista Wahyu Ningsih; Ivan Charles S. Klau; Yani Ambari; Dewi Rahmawati; Bella Fevi Aristia; Khurin In Wahyuni
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1321

Abstract

Indonesia is also affected by the coronavirus or Covid-19. Not only multivitamins but these spices are also consumed by residents. Low public knowledge related to the use of herbal medicines can result in not helping to maintain the body's immune system in preventing Covid-19. From this background, Training and Assistance in Making Immune System Enhancement Products to Preventing Infections are needed. The community service stage in Tarik Village is carried out face-to-face by fulfilling strict health protocols with the bureaucratic stages of applying for permits to village officials, preparing consumables for counseling and workshops on making herbal tea for ginger rhizomes and Moringa leaves, counseling and workshops on making herbal tea for ginger rhizomes and Moringa leaves, assistance in making herbal tea for ginger rhizomes and Moringa leaves and evaluating the implementation of community service. From the results of the training and mentoring carried out, there was an increase in knowledge which was initially 21% to 68%, there was a decrease from the fair-know category which was originally 49% to 43% and a decrease in the less know category from 81% to 11%. The herbal tea training received enthusiasm from the participants and assistance in making herbal tea products to increase the immune system in preventing infections went smoothly and was characterized by an increase in the understanding of participants. Abstrak Indonesia juga terdampak dengan virus corona atau Covid-19. Tidak hanya multivitamin tetapi rempah-rempahan ini juga dikonsumsi oleh warga. Pengetahuan masyarakat yang rendah terkait dengan penggunaan obat herbal dapat berakibat tidak membantu menjaga sistem imun tubuh dalam preventif Covid-19. Dari latar belakang tersebut maka Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Produk Peningkatan Sistem Imun dalam Mencegah Infeksi sangat dibutuhkan. Tahapan pengabdian masyarakat di Desa Tarik dilaksanakan secara tatap muka dengan memenuhi protokol Kesehatan ketat dengan tahapan birokrasi permohonan izin kepada perangkat desa, penyiapan bahan habis pakai untuk penyuluhan dan workshop pembuatan teh herbal rimpang jahe dan daun kelor, penyuluhan dan workshop pembuatan teh herbal rimpang jahe dan daun kelor, pendampingan pelatihan pembuatan teh herbal rimpang jahe dan daun kelor dan evaluasi pelaksanaan pengabdian masyarakat. Dari hasil pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan terdapat kenaikan pengetahuan yang awalnya 21% menjadi 68%, terdapat penurunan dari kategori cukup tahu yang awalnya 49% menjadi 43% dan penurunan kategori kurang tahu dari 81% menjadi 11%. Pelatihan teh herbal mendaptakan antusias dari peserta Dan Pendampingan Pembuatan Produk Teh Herbal Untuk Peningkat Sistem Imun Dalam Mencegah Infeksi berjalan dengan lancar dan ditandai dengan terjadi peningkatan pemahaman peserta.
Strengthening Teachers' Capabilities in Learning and Writing Questions based on Higher Level Thinking Skills: Penguatan Kemampuan Guru dalam Pembelajaran dan Penyusunan Soal berbasis Keterampilan Berfikir Taraf Tinggi Anas Arfandi; Akshari Tahir Lopa
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1341

Abstract

The ability of students to apply higher order thinking skills is a challenge for teachers. These thinking skills are directed at the ability to solve problems. Students' is still difficult to connect the real situation they face. The community partnership program activities were carried out using lecture, discussion, question and answer, and practice. The steps taken are: (1) provide an understanding of learning and preparation of evaluation questions on learning outcomes; (2) provide counseling and evaluation of HOTS-based learning outcomes; (3) conducting HOTS-based question-making skills training; (4) conduct item analysis training. The results obtained show that the understanding of teachers at SMP Negeri 2 Tinambung has increased after being given training. Teachers have also been able to compile HOTS-based questions. Abstrak Kemampuan siswa dalam menerapkan keterampilan berpikir taraf tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi guru. Keterampilan berfikir tersebut diarahkan pada kemampuan memecahkan masalah. Pemahaman siswa masih sulit menghubungkan dengan situasi nyata yang mereka hadapi. Kegiatan program kemitraan masyarakat (PKM) kali ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan latihan. Adapun tahapan yang dilakukan adalah: (1) memberikan pemahaman mengenai pembelajaran dan penyusunan soal evaluasi hasil belajar; (2) memberikan penyuluhan dan evaluasi hasil belajar berbasis HOTS; (3) melakukan pelatihan keterampilan membuat soal berbasis HOTS; (4) melakukan pelatihan analisis butir. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pemahaman guru SMP Negeri 2 Tinambung meningkat setelah diberi pelatihan. Guru juga telah mampu menyusun soal berbasis HOTS.
Web Development and Web Management System Training in Kedung Aren Tourism Village, Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, Sleman Regency, Yogyakarta: Pelatihan Pembuatan Web dan Sistem Pengelolaan Web di Desa Wisata Kedung Aren, Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, Yogyakarta Rochmad Bayu Utomo; Zaenal Wafa; Ratri Paramitalaksmi; Qorry Rafika Ekasari; Intan Misel; Mushawir Mushawir
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1506

Abstract

Village tourism is one of the great potentials in improving the village. The use of online media to increase the promotion of village tourism has been used by pokdarwis to support the increase in village tourism. However, the human resources of Pokdarwis Tridadi members shining brightly Kalurahan Tridadi have not been able to create and manage online media websites properly. It is necessary to conduct a training for pokdarwis members in Kalurahan Tridadi. The purpose of this service is to create a web and provide training and assistance to pokdarwis members to be able to manage website-based tourist content. The participants in this service were as many as 10 pokdarwis members. The method of applying science and technology carried out is in the form of training and assistance in managing website-based tourist content. The results of the activity showed an increase in understanding of the potential of tourism villages. Abstrak Pariwisata desa menjadi salah satu potensi besar dalam peningkatan desa. Penggunaan media online untuk meningkatkan promosi wisata desa sudah digunakan oleh pokdarwis untuk menunjang peningkatan pariwisata desa. Namun SDM anggota Pokdarwis Tridadi Bersinar Terang Kalurahan Tridadi belum dapat membuat dan mengelola media online website dengan baik. Untuk itu perlu dilakukan sebuah pelatihan bagi anggota pokdarwis di Kalurahan Tridadi. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membuat web dan memberikan pelatihan dan pendampingan terhadap anggota pokdarwis untuk dapat mengelola konten wisata berbasis website. Peserta dalam pengabdian ini adalah sebanyak 10 anggota pokdarwis. Metode penerapan ipteks yang dilakukan adalah berbentuk pelatihan dan pendampingan pengelolaan konten wisata berbasis website. Pelaksanaan kegiatan pelatihan keterampilan ini akan dilakukan dengan ceramah, tanya jawab dan tentu saja praktek secara langsung. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan dengan melibatkan 10 peserta. Hasil Kegiatan menunjukan terjadi peningkatan pemahaman tentang potensi desa wisata.
PLC Outseal Training for PVTE Students at Sultan Ageng Tirtayasa University: Pelatihan PLC Outseal Bagi Mahasiswa PVTE Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Bagus Dwi Cahyono; Irwanto Irwanto
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1541

Abstract

Programmable Logic Controller is a device that can be programmed according to the needs of industrial processes. This activity is a service activity for lecturers of the PVTE Study Program at Sultan Ageng Tirtayasa University which is expected to be able to improve student skills in terms of becoming provisions in the world of work. This PLC Outseal Training activity is carried out face-to-face for 8 hours in the FKIP educational room at Sultan Ageng Tirtayasa University. The training method uses a practical based method. Includes material: Introduction to HMI and SCADA; Advanced PLC programming with Outseal PLC hardware; and PLC connection with upper layer. The evaluation results showed that students seemed interested and did not experience any problems when practicing PLC. Abstrak Programmable Logic Controller merupakan suatu perangkat yang mampu diprogram sesuai kebutuhan proses industri. Kegiatan ini sebagai kegiatan pengabdian dosen Prodi PVTE Universitas sultan ageng tirtayasa yang diharapkan mampu meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam hal menjadi bekal dalam dunia kerja. Kegiatan Pelatihan PLC Outseal ini dengan dilakukan secara tatap muka selama 8 jam di ruang edutaria FKIP Universitas sultan ageng tirtayasa. Adapun metode pelatihan ini menggunakan metode practical based methode. Meliputi materi: Pengenalan HMI dan SCADA; Programing lanjut PLC dengan hardware Outseal PLC; dan Koneksi PLC dengan upper layer. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mahasiswa terlihat tertarik dan tidk mengalami kendaa saat praktik PLC.
TOEFL Facilitation and Simulation for Senior High School Students throughout Pangkalpinang: Fasilitasi dan Simulasi TOEFL bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Atas se-Kota Pangkalpinang Septiawan, Yudi; Andreani, Andreani
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1216

Abstract

In the current era of globalization, English language skills are needed. The Test of English as a Foreign Language (TOEFL) is one of the instruments to measure English ability. The method used in this community service activity is a facilitation approach and TOEFL test simulation for High School, Vocational, and Islamic students throughout Pangkalpinang. This activity aims to equip and provide experience for students in facing the TOEFL test. Of the approximately 250 participants, almost 70% of the participants have never taken the TOEFL test at all. They do not know what the TOEFL test is and what materials are tested in the test. The test results showed that most of the participants still got TOEFL scores below 400, but some students got scores above 550. The location of this activity is at the Language Laboratory of the Atma Luhur Pangkalpinang Institute of Science and Business, which has a capacity of 24 seats and is equipped with the adequate equipment for the TOEFL test. Abstrak Di era globalisasi saat ini, kemampuan berbahasa Inggris sangat dibutuhkan. Test of English as a Foreign Language (TOEFL) merupakan salah satu instrumen untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris tersebut. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah pendekatan fasilitasi serta simulasi tes TOEFL bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Atas, Kejuruan, dan Madrasah Aliyah se-kota Pangkalpinang. Tujuan kegiatan ini yaitu membekali serta memberikan pengalaman bagi para siswa dalam menghadapi tes TOEFL. Dari sekitar 250 peserta, hampir sekitar 70% peserta belum pernah sama sekali mengikuti tes TOEFL. Bahkan, mereka tidak mengetahui apa itu tes TOEFL dan apa saja materi yang diujikan dalam tes. Hasil tes menunjukkan bahwa hampir sebagian besar peserta masih mendapatkan skor TOEFL di bawah 400, namun ada beberapa siswa yang mendapatkan skor di atas 550. Lokasi kegiatan ini bertempat di Laboratorium Bahasa Institut Sains dan Bisnis Atma Luhur Pangkalpinang yang berkapasitas 24 kursi, serta di lengkapi dengan peralatan memadai untuk tes TOEFL.
Assistance for the Preparation of Financial Statements and Taxes for MSMEs in Tegal City: Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan dan Pajak bagi UMKM Kota Tegal Dewi Indriasih; Dien Noviany Rahmatika; Setyowati Subroto; Aminul Fajri; Jaka Waskito
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1349

Abstract

One of the good economics of a country is supported by successful business management of MSMEs. Capital is the problem most often faced by business managers. MSME actors are still unable to get capital assistance even though the government has offered many credits through cooperation with banks. This is due to the inability of MSME managers to present precise, fast, accurate financial information and in accordance with generally accepted accounting standards (SAK – ETAP). In addition to these problems, MSME managers are also still unfamiliar with what is called taxation. The main problem related to the implementation of this community service is that it does not yet have the ability to prepare appropriate and accurate financial and tax information needed for business development. especially getting additional capital, while the market potential and production elements have been owned by MSMEs. The output achieved from this service activity is an increase in the understanding of MSME actors regarding the preparation of financial and tax reports for MSMEs. Abstrak Perekonomian suatu negara yang baik salah satunya ditunjang dari pengelolaan usaha pada UMKM yang berhasil. Permodalan merupakan permasalahan yang paling sering dihadapi oleh para pengelola usaha. Para pelaku UMKM masih belum bisa mendapatkan bantuan modal meskipun pemerintah sudah banyak menawarkan kredit melalui kerjasama dengan perbankan. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan pengelola UMKM untuk menyajikan informasi keuangan yang tepat, cepat, akurat dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum (SAK – ETAP). Selain masalah tersebut pengelola UMKM juga masih awam dengan yang namanya perpajakan. Permasalahan utama yang berkaitan dengan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah belum dimilikinya kemampuan untuk menyiapkan informasi keuangan dan perpajakan yang tepat, dan akurat yang diperlukan untuk pengembangan usaha, khususnya mendapatkan tambahan modal, sedangkan potensi pasar dan unsur produksi telah dimiliki oleh UMKM. Luaran yang dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman para pelaku UMKM mengenai penyusunan laporan keuangan dan pajak bagi UMKM.
Empowerment of Housewives of Fisherman through Training on Procesing Squid Production in Lamu Village Gorontalo Regency: Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Nelayan Melalui Pelatihan Pembuatan Olahan Cumi di Desa Lamu Kabupaten Gorontalo Herinda Mardin; Hapsawati Taan; Nur Mustaqimah
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1398

Abstract

Lamu Village, Batudaa Pantai District, Gorontalo Regency, which is included in the Tomini Bay area, has abundant potential for marine products such as squid. For this reason, we empower fishermen housewives through training and mentoring activities for fishermen housewives in making processed squid products in the form of squid sauce as an entrepreneurial opportunity in Lamu Village, Batudaa Pantai District, Gorontalo Regency. The purpose of this activity is to add insight and skills regarding the manufacture of processed squid products as a business opportunity and improve the community's economy, especially for fishing housewives in Lamu village. The method used is training and mentoring with an active participatory approach. The result of this activity is that fishermen's housewives already have insight regarding the manufacture of processed squid in the form of squid chili products. This activity provides new knowledge for fishermen housewives that squid sauce can be made into a product that can be marketed in the community and is an opportunity for MSME businesses. Squid chili products are accepted by the public from the aspects of color, taste, aroma and texture of chili in the likes category. The training activity for making processed squid was successfully carried out, seen from the participants who enthusiastically took part in the training activities and the acceptance of participants in the category of liking processed squid products. Abstrak Desa Lamu Kecamatan Batudaa Pantai kabupaten Gorontalo yang masuk dalam kawasan teluk Tomini memiliki potensi hasil laut yang melimpah seperti cumi-cumi. Untuk itu, kami melakukan pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga nelayan melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi ibu-ibu rumah tangga nelayan dalam membuat produk olahan cumi berupa sambal cumi sebagai peluang wirausaha di desa Lamu Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. Tujuan kegiatan ini adalah menambah wawasan dan keterampilan mengenai pembuatan produk olahan cumi sebagai peluang usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya bagi ibu-ibu rumah tangga nelayan di desa Lamu. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan berpendekatan partisipatif aktif. Hasil kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga nelayan sudah memiliki wawasan terkait pembuatan olahan cumi dalam bentuk produk sambal cumi. Kegiatan ini memberikan pengetahuan baru bagi ibu-ibu rumah tangga nelayan bahwa sambal cumi dapat dijadikan sebuah produk yang dapat dipasarkan di masyarakat dan merupakan peluang usaha UMKM. Produk sambal cumi diterima oleh masyarakat dari aspek warna, rasa, aroma dan tekstur sambal pada kategori suka. Kegiatan pelatihan pembuatan olahan cumi ini berhasil dilaksanakan dilihat dari peserta yang antusias mengikuti kegiatan pelatihan serta penerimaan peserta pada kategori suka terhadap produk olahan cumi.
Utilization of Solar Energy for Irrigation Pumps in Umbulrejo Village, Ponjong District, Gunungkidul Regency, Special Region of Yogyakarta: Pemanfaatan Energi Matahari Untuk Pompa Irigasi di Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Sentot Purboseno; Gani Supriyanto; Hermantoro Hermantoro; Nuraeni Dwi Dharmawati; Ruseno Adi
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1546

Abstract

Farmers in Umbulrejo Village in Gunungkidul Regency, Yogyakarta are facing difficulties pumping water for their agriculture due to low electrical power availability. One alternative is to use solar-powered pumps, but this causes environmental problems and higher production costs. The Faculty of Agricultural Technology INSTIPER Yogyakarta is working with PT. Virama Karya to introduce the Clean Water and Irrigation Program for Umbulrejo Village Farmers, which includes planning, construction, operation, and monitoring of a ground water irrigation system with solar-powered pumps. The program's implementation is planned for 4 years and will include the construction of wells, water tanks, solar power plants, irrigation networks, and maintenance of the system. After 4 years, the village will own the system with guidance from the Stiper Agricultural Institute of Yogyakarta. Abstrak Petani di Desa Umbulrejo di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta mengalami kesulitan memompa air untuk budidaya pertanian mereka karena ketersediaan tenaga listrik yang rendah. Salah satu alternatifnya adalah menggunakan pompa berbahan bakar solar, tetapi ini menimbulkan masalah lingkungan dan biaya produksi yang lebih tinggi. Fakultas Teknologi Pertanian INSTIPER Yogyakarta bekerja sama dengan Persero PT. Virama Karya untuk memperkenalkan program Penyediaan Air Bersih dan Air Irigasi untuk Petani Desa Umbulrejo yang mencakup perencanaan, pembangunan, operasional, dan monitoring sistem irigasi air tanah dengan pompa air tenaga surya. Pelaksanaan program direncanakan untuk 4 tahun dan akan mencakup pembangunan sumur, tandon air, pembangkit listrik tenaga surya, jaringan irigasi, dan pemeliharaan sistem. Desa akan menjadi pemilik sistem setelah 4 tahun dengan pendampingan dari Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
Posyandu Cadres Education for HIV/AIDS Prevention and Transmission to Increase Cadre Knowledge on Women's Reproductive Health: Edukasi Kader Posyandu untuk Pencegahan dan Penularan HIV/AIDS untuk Meningkatkan Pengetahuan Kader pada Kesehatan Reproduksi Wanita Nirma Lidia Sari
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1548

Abstract

In Asia, Indonesia is the 5th most at risk of HIV/AIDS. Women are 2.5 times more susceptible to contracting HIV than men. Women's access to information and education affects the level of knowledge about reproductive health, including about HIV/AIDS. The role of cadres in preventing HIV/AIDS transmission to women in society is very important. This activity using counseling method and is intended as an effort to increase cadres' knowledge about HIV/AIDS. To assess the knowledge of the cadres, we use pretest and posttest. As the result, there are 10 cadres who joined this activity and the assessment test result shows that the knowledge of cadres are increase to 90% from none of cadres who get a good knowledge score. Counseling about HIV/AIDS can be useful to increase the knowledge of cadres. To continue the improvement of the cadres’ knowledge, stakeholders need to conduct periodic counseling and training on health education. Abstrak Di Asia, Indonesia menempati urutan ke-5 paling berisiko HIV/AIDS. Wanita 2,5 kali lebih rentan tertular HIV dibandingkan pria. Akses perempuan terhadap informasi dan pendidikan mempengaruhi tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, termasuk tentang HIV/AIDS. Peran kader dalam pencegahan penularan HIV/AIDS pada perempuan di masyarakat sangat penting. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan dan dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang HIV/AIDS. Untuk menilai pengetahuan kader, kami menggunakan pretest dan posttest. Hasilnya, ada 10 kader yang mengikuti kegiatan ini dan hasil tes penilaian menunjukkan pengetahuan kader meningkat hingga 90% dari tidak ada kader yang mendapat nilai pengetahuan baik. Penyuluhan tentang HIV/AIDS dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan kader. Untuk melanjutkan peningkatan pengetahuan kader, pemangku kepentingan perlu melakukan penyuluhan dan pelatihan pendidikan kesehatan secara berkala.
The Reducing Household Waste by Utilizing Used Cooking Oil into Soap for Housewives in Pontianak City: Pengurangan Limbah Rumah Tangga Dengan Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Bagi Ibu Rumah Tangga Di Kota Pontianak Donna Youlla; Sri Widarti; Ellyta Ellyta
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1553

Abstract

Housewives (IRT) in the family have a very active role in their families. Used cooking oil or used cooking oil is waste left over from cooking activities carried out by housewives. So far, used cooking oil has never been used to make other materials, and is generally just thrown away so that over time it will damage the environment around us. This community service aims to utilize waste cooking oil into items that can be reused and have use value. The training on using used cooking oil in soap that was developed among housewives in Pontianak city, especially in Akcaya Village, South Pontianak District, is expected to be applied by IRT so that used cooking oil is no longer a wasted material, but can become a material that can be used. The soap produced can be used alone or later can also be traded so that it will increase family income. Abstrak Ibu-ibu Rumah Tangga (IRT) di dalam keluarga punya peran yang sangat aktif di dalam keluarganya. Minyak goreng bekas atau minyak jelantah adalah limbah tersisa dari aktifitas memasak yang dilakukan oleh para ibu rumah tangga. Minyak jelantah selama ini belum pernah dimanfaatkan menjadi bahan lain, dan umumnya hanya dibuang saja sehingga lama kelamaan akan merusak lingkungan di sekitar kita. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi barang yang dapat digunakan kembali serta mempunyai nilai guna. Pelatihan pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun yang dikembangkan di kalangan ibu rumah tangga di kota Pontianak khususnya di Kelurahan Akcaya, Kecamatan Pontianak Selatan diharapkan dapat diaplikasikan oleh IRT sehingga minyak jelantah tidak lagi menjadi bahan yang terbuang, melainkan dapat menjadi bahan yang dapat digunakan. Sabun yang dihasilkan dapat dipergunakan sendiri atau nantinya dapat pula diperjualbelikan sehingga akan menambah pendapatan keluarga.