cover
Contact Name
Yulida Amri, S.Pd., M.PKim
Contact Email
yulidaamri@unsam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mipakimia@unsam.ac.id
Editorial Address
Program Studi Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Samudra, Jalan Prof. Syarief Thayeb, Meurandeh, Langsa-Aceh, 24416
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Quimica : Jurnal Kimia Sains dan Terapan
Published by Universitas Samudra
ISSN : 27160963     EISSN : 27161218     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Quimica diterbitkan dua kali dalam setahun (April dan Oktober) oleh Program Studi Kimia, Fakultas Teknik Universitas Samudra. Jurnal Quimica menerima/memuat artikel-artikel yang berkaitan dengan kimia baik dari hasil penelitian atau review artikel. Ruang lingkup kajian meliputi Kimia Analisis, Biokimia, Kimia Organik, Kimia Fisik, Kimia Anorganik, dan Kimia Terapan. Artikel yang dikirimkan ke Jurnal Quimica belum pernah dipublikasikan atau dalam proses submit/review pada jurnal lainnya.
Articles 76 Documents
Pengaruh Waktu Penyimpanan Terhadap Kelembaban dan Asam Lemak serta Pengotor pada Crude Palm Oil (CPO) Wahyu Poncowaty; Harmawan, Tisna
JURNAL QUIMICA Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v5i1.7922

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh waktu penyimpanan terhadap kadar air dan fatty acid serta kotoran pada Crude Palm Oil (CPO). Pengolahan kelapa sawit merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usaha perkebunan kelapa sawit dimana hasil utama yang dapat diperoleh ialah CPO. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh waktu penyimpanan CPO terhadap kadar air dan fatty acid serta kotoran. Kadar air ditentukan menggunakan metode gravimetri dan kadar kotoran menggunakan metode penyaringan, sedangkan kadar asam lemak ditentukan dengan metode titrasi menggunakan larutan standar NaOH. Pengaruh lama penyimpanan CPO memberikan hasil analisa bahwa kadar air, kadar fatty acid dan kotoran adalah menurun, dimana kadar air CPO segar 0,24% menjadi 0,23% pada hari kelima, pada kadar fatty acid CPO segar 3,74% menjadi 3,67% pada hari kelima, dan kadar kotoran CPO segar 0,04% menjadi 0,03% pada hari kelima. Hasil analisa yang dihasilkan persentase kadar air dan kotoran memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-2901-2006, sedangkan kadar fatty acid tidak memenuhi SNI.
Aplikasi Montmorillonit Teraktivasi Basa pada Proses Purifikasi Garam Rakyat di Sentra Produksi Garam Kabupaten Aceh Timur Mutiara, Zessy; Wahyuningsih, Puji; Muslimah; Amri, Yulida
JURNAL QUIMICA Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v6i1.8022

Abstract

Garam rakyat dengan kandungan natrium klorida (NaCl) rata-rata 85 hingga 90% dan mengandung bahan pengotor seperti kalsium sulfat (MgSO4), kalsium sulfat (CaSO4), magnesium klorida (MgCl2), dan kalium klorida (KCl). Penelitian aplikasi montmorillonit teraktivasi basa pada proses purifikasi garam rakyat disentra produksi garam Kabupaten Aceh Timur telah dilakukan, yang bertujuan untuk mengaktivasi montmorillonit menggunakan aktivator NaOH 1,5 M dan mengetahui efektivitas pemurnian garam menggunakan montmorillonit teraktivasi dengan metode kristalisasi dan purifikasi pada garam rakyat. Sampel dimurnikan dengan montmorillonit teraktivasi NaOH 1,5 M sebagai pengikat impuritis pada proses kristalisasi. Karakterisasi terhadap montmorillonit tanpa aktivasi dan montmorillonit teraktivasi dilakukan menggunakan Fourier Transform Infra Red (FTIR), X-Ray Diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Kualitas produk garam hasil pemurnian ditentukan berdasarkan kadar logam Na. Hasil penelitian menggunakan instrumen Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) menunjukkan bahwa garam rakyat memiliki kadar logam Na 3032,5 ppm dan setelah diaplikasikan dengan montmorillonit teraktivasi NaOH 1,5 M kadar logam Na nya sebanyak 39353,55 ppm.
Analisis Kadar Serat Kasar dan Kadar Abu pada Tepung Beras (Oryza Sativa L.) Menggunakan Metode Gravimetri Tumangger, Juwita; Ulil Amna; Rahmatul Fajri; Yulida Amri
JURNAL QUIMICA Vol 3 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v3i2.8751

Abstract

Telah dilakukan pengujian tentang analisis kadar serat kasar dan kadar abu pada tepung beras menggunakan metode gravimetri. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui kadar serat kasar dan kadar abu pada tepung beras. Berdasarkan hasil analisis kadar serat kasar pada tepung beras dengan nomor pengujian 0031-1 dan 0031-2 menunjukkan bahwa kadar serat kasar sama yaitu sebesar 1,54%. Sedangkan uji kadar abu pada tepung beras dengan nomor pengujian 0031-1 sebesar 0,16% dan nomor 0031-2 sebesar 0,15%. Maka uji kadar abu pada tepung beras dengan nomor pengujian 0031-1 dan 0031-2 aman untuk dikonsumsi sesuai dengan SNI Tepung Beras 3549:2009.
Sintesis dan Karakterisasi Montmorillonit Terpilar Besi (III) Oksida Saragih, Yuni Sarma; Harmawan, Tisna; Fajri, Rahmatul
JURNAL QUIMICA Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v5i1.9191

Abstract

Montmorillonit adalah mineral yang memiliki struktur berlapis dan memiliki kemampuan untuk mengembang serta memiliki kapasitas tinggi untuk menukar kation. Namun, mineral ini memiliki permukaan dan volume pori yang kecil dan stabilitas termal yang rendah. Akibatnya, kemampuan montmorillonit untuk menyerap ion logam dan molekul organik menurun secara signifikan dan kapasitas penyerapannya menjadi rendah. Proses untuk memodifikasi struktur lempung dapat dilakukan melalui pilarisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis montmorillonit terpilar Fe2O3. FTIR digunakan untuk mengkarakterisasi dengan hasil pada bilangan gelombang 1022,27, yang menunjukkan adanya gugus Si-O-Fe yang membentuk oksida logam besi. Pada XRD, puncak yang paling jelas terlihat adalah puncak montmorillonit pada sudut puncak 7,2915. Sementara itu, ketebalan montmorillonit yang terukur menggunakan metode SEM memiliki ukuran terkecil sebesar 4,11 µm dan ukuran terbesar sebesar 18,81 µm. Sehingga berhasil dilakukan sintesis montmorillonit dengan menggunakan Fe2O3 sebagai agen pilarisasi.
Perancangan Pengolahan Air Limbah Laboratorium Pemurnian Crude Palm Oil (CPO) di Politeknik Negeri Kampar Niati, Sri Murda; Supraptiah, Endang; Ningsih, Aisyah Suci; Cahya, Gemala
JURNAL QUIMICA Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v5i2.9330

Abstract

Politeknik Kampar merupakan salah satu politeknik yang mempunyai laboratorium miniplan pengolahan CPO menjadi minyak goreng, biodisel dan sabun. Pada saat operasinya pengolahan ini menghasilkan limbah cair dan limbah padat. Limbah cair yang dikeluarkan oleh suatu sistem pengolahan harus dilakukan pengolahan sebelum dibuang kelingkungan. Berdasarkan percobaan yang dilakukan proses yang menghasilkan limbah adalah pada proses degumming dihasilkan air limbah sebesar 159 L per 1 kali proses dilakukan, dimana air limbah ini mengandung gum dan berwarna kuning. Pada proses netralisasi menghasilkan limbah padat yang mengandung soapstock sebesar 10,93 kg limbah per 1 kali proses dilakukan. Limbah padat ini dapat dijadikan bahan baku sabun dengan bilangan penyabunan sebesar 480,7 mgram KOH/1 gram zat uji. Air limbah yang dihasilkan dilakukan uji jartest di laboratorium menggunakan koagulan PAC (poly alumunium clorida) dan flokulan aqua clear. Berdasarkan percobaan uji jartest yang dilakukan didapat kualitas air hasil olahan sudah berada dibawah ambang batas lingkungan baik pH, warna maupun tingkat kekeruhan. Dosis ekonomis koagulan PAC adalah pada penambahan 60 g/L dan dosis aqua clear yang dibutuhkan adalah sebesar 1,2 g/L per 1 kali proses dilakukan. dilakukan pengecekan kadar COD pada air limbah, dari hasil laboratorium didapat kadar COD akhir sebesar 444,9280ppm dan efesiensi penurunan COD sebesar 63,41%. Berdasarkan hasil laboratorium dibuat perancangan unit-unit pengolahan limbah, didesain bak equalisasi, koagulasi, flokulasi dan sedimentasi. Pada penelitian ini perancangan dilakukan untuk bak sedimentasi yakni panjang 1,50m, lebar 3,20m dan tinggi 3,20m dan bak pembubuh dengan pertimbangan sudah memenuhi volume limbah cair yang diolah.
Analisis Kadar Vitamin C pada Brokoli Menggunakan Spektrofotometri UV-Vis Perdani, Elvara; Nur Afifah E.S; Seftiani Cahyaningsih; Elvara Natasya P.P; Louisa Elvaretta R.I
JURNAL QUIMICA Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v6i1.9528

Abstract

Brokoli (Brassica oleracea) adalah sayuran hijau yang memiliki manfaat sebagai daya tahan tubuh, dan memliki kandungan vitamin C yang aman digunakan sebagai bahan makanan. Pada brokoli terdapat vitamin C sebagai antioksidan dan mencegah masuknya bakteri di tubuh. Dilakukan pengujian untuk mengetahui kadar vitamin C didalam brokoli, prosedur kerjanya dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Didapatkan hasil pada sampel larutan sayuran hijau brokoli kemudian di gunakan sebagai analisis kuantitatif dengan metode spektrofotometri UV-Vis dengan syarat panjang gelombang maksimal 264 nm. Hasil pada sampel brokoli kadar vitamin C diperoleh dengan angka 15,4593%.
Analisis Kandungan Vitamin C pada Buah Belimbing Wuluh (Avierrhoa Blimbi L.) dengan Metode Spektrofotometri UV-Visible Amanda Amelia Putri Pratama; Nindyasiwi Arimbi; Ayu Afriliya; Nila Ulliyatun Nur Syarofah
JURNAL QUIMICA Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v5i2.9557

Abstract

Vitamin C salah satu vitamin yang diperlukan tubuh yang memiliki manfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Pengukuran kadar vitamin C pada Belimbing wuluh menggunakan spektrofotometri UV-Visible. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kuantitatif dan bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C Buah Belimbing Wuluh (Avierrhoa Blimbi L.). Hasil kadar vitamin C buah Belimbing Wuluh pada penelitian ini sebesar 47,71% dan termasuk kategori kadar vitamin C yang tinggi.
Penetapan Kadar Vitamin C pada Tomat Menggunakan Spektrofotometri UV-Vis Putra, Marzela; Rahmadani, Frieda Ardita; Boan, Margareta Debiyani
JURNAL QUIMICA Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v6i1.9608

Abstract

Tomat, atau Solanum lycoperaicum, memiliki banyak zat asam askorbat dan mineral yang membantu menjaga sistem imun tubuh manusia. Dalam penelitian ini, diukur zat aktif vitamin C berdasarkan pada tingkat kematangan tomat dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis untuk mengukur kadar sampel. Hasilnya menyatakan bahwa kadar zat aktif asam askorbat pada buah tomat mentah dapat disesuaikan dengan nilai absorbansi yaitu 0,168; buah tomat setengah matang 0,335; dan buah tomat matang 0,435. Kadar zat aktif vitamin C atau asam askorbat pada buah tomat matang lebih besar daripada buah tomat mentah atau buah tomat setengah matang.
Pembuatan Asam Oksalat dari Sekam Padi Menggunakan Proses Hidrolisis Dimas Hafidz Maulana; Jonathan Fayol Sinaga; Ni Ketut Sari
JURNAL QUIMICA Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v6i1.9708

Abstract

Produksi padi untuk memenuhi kebutuhan semakin meningkat setiap tahun yang menyebabkan banyaknya limbah sekam padi yang dihasilkan. Sekam padi pada penelitian ini mengandung selulosa 26,93% dan lignin 14,07%. Tujuan penelitian adalah untuk menemukan konsentrasi NaOH dan waktu lama pengadukan yang terbaik pada pembuatan asam oksalat dari sekam padi, serta mencari kadar asam oksalat yang dihasilkan dari sekam padi. Variabel peubah dalam penelitian adalah beberapa konsentrasi NaOH yaitu 2N, 3N, 4N, 5N, 6N serta waktu lama pengadukan yaitu 30 menit, 45 menit, 60 menit, 75 menit serta 90 menit. Penelitian ini dimulai dengan proses hidrolisis menggunakan NaOH, pengendapan menggunakan CaCl2, dilanjutkan pengasaman menggunakan H2SO4, lalu dilakukan analisa kadar menggunakan metode titrasi permanganometri. Setelah itu, hasil penelitian dilakukan proses optimasi dengan Response Surafce Methodology menggunakan Minitab. Konsentrasi NaOH dan waktu pengadukan terbaik yaitu pada konsentrasi NaOH 5N dan waktu lama pengadukan 75 menit dengan kadar asam oksalat yang diperoleh sebesar 11,661%.
Analisis Fitokimia Ekstrak Daun Bayam Duri (Amaranthus spinosus L.) dari Desa Meurandeh Situmorang, Yulia Theodora; Malida, Malida; Triyani, Nova Winda; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Mastura, Mastura; Amna, Ulil
JURNAL QUIMICA Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v5i2.10253

Abstract

Bayam duri (Amaranthus spinosus L.) merupakan salah satu tumbuhan liar yang dianggap gulma bagi tanaman lain. Bayam duri memiliki manfaat sebagai tanaman herbal, bagian akar dan daunnya untuk mengatasi penyakit diare, demam dan sakit tenggorokan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder pada daun bayam duri yang diperoleh dari Desa Meurandeh. Hasil skrining fitokimia mengungkap adanya sejumlah senyawa metabolit sekunder, termasuk alkaloid, terpenoid, steroid, flavonoid, dan fenol.