cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 1,162 Documents
Pengaruh Aksesibilitas Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Badan Keuangan Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Mokodongan, Erna Ningsih
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
Evaluasi Pengaruh Faktor-faktor terhadap Kinerja Supply Chain Management: Suatu Pendekatan Analisis Syamsuddin, Syamsuddin; Suhara, Ade; Iskandar, Andi Arifuddin; Rukmana, Indra Heri; Nedi, Laras Annisa Ulfitri
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel jurnal ini berjudul "Evaluasi Pengaruh Faktor-faktor terhadap Kinerja Supply Chain Management: Suatu Pendekatan Analisis" bertujuan untuk menyelidiki dinamika kompleks yang memengaruhi kinerja manajemen rantai pasok (Supply Chain Management/SCM). Dengan menerapkan kerangka analisis yang komprehensif, penelitian ini bertujuan untuk menilai berbagai faktor yang berkontribusi pada efisiensi dan efektivitas praktik SCM. Dengan mengevaluasi faktor-faktor ini secara bersamaan, penelitian ini bertujuan memberikan wawasan berharga untuk mengoptimalkan kinerja rantai pasok dan mengatasi tantangan yang dihadapi oleh sistem rantai pasok kontemporer. Analisis ini mencakup berbagai faktor kritis, termasuk kemajuan teknologi, struktur organisasi, hubungan dengan pemasok, dan akurasi ramalan permintaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mengkaji interaksi elemen-elemen tersebut dan dampak kumulatifnya terhadap metrik kinerja SCM. Dengan mengadopsi perspektif holistik, penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang hubungan kompleks dalam jaringan rantai pasok dan menyoroti area-area yang perlu perbaikan.
Analisa Kinerja Keuangan Selama dan Sesudah Pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Paru Kabupaten Karawang Darawati, Dayu; Hidayat, Budi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2509

Abstract

Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Hal tersebut digunakan untuk menilai keberhasilan suatu perusahaan dan sebagai dasar dalam penyusunan imbalan atau insentif dalam suatu perusahaan. Populasi penelitian ini adalah Sub Bagian Keuangan pada Rumah Sakit Khusus Paru Karawang, Sampel dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Rumah Sakit Khusus Paru Karawang pada masa selama pandemi covid-19 dan sesudah pandemi covid-19 Tahun 2020 sampai dengan 2022. Cost Recovery Rate (CRR) atau kemampuan perusahaan dalam membiayai operasional Rumah Sakit Khusus Paru Karawang tahun 2020 yaitu 120,27%, tahun 2021 153,07%, tahun 2022 23,20%. hasil perhitungan analisa kinerja keuangan menggunakan rasio sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor Per-34/PB/2014 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Badan Layanan Umum Bidang Layanan Kesehatan terlihat bahwa rasio peningkatan terjadi pada tahun 2020 ke 2021, dan mengalami penurunan dari Tahun 2021 ke 2022. Hal ini terjadi karena pengaruh masa selama pandemi dan sesudah pandemi di Rumah sakit Khusus Paru Karawang yang berdampak pada tingkat pendapatan rumah sakit selama pandemi di dominasi oleh pendapatan klaim pasien covid-19 sehingga kenaikan cukup tinggi terjadi saat puncak pandemi di tahun 2021.
Tinjauan Literatur : Keterlambatan Memulai Pengobatan sebagai Salah Satu Faktor Risiko Hasil Akhir Pengobatan Tuberkulosis yang Buruk Faralina, Mikyal; Wahyono, Tri Yunis Miko; Wijaya, Fikri
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dan literatur terdahulu menyatakan bahwa terlambat terdiagnosis atau memulai pengobatan dapat memperburuk penyakit, meningkatkan risiko kematian dan peluang penularan TB di masyarakat. Terdapat banyak penelitian terdahulu terhadap hubungan keterlambatan memulai pengobatan dengan hasil akhir pengobatan yang buruk, yang menunjukkan hasil yang bervariasi. Penelitian ini dilakukan untuk menelaah secara ilmiah efek keterlambatan memulai pengobatan TB dan TB RO terhadap hasil akhir pengobatan yang buruk. Penelusuran literatur dilakukan dengan dengan metode PICO (population,intervention, comparators and outcome). mengakses database elektronik yang bersumber dari Embase, Proquest dan PubMed. Tujuh artikel didapat setelah melalui tahapan inklusi dan eksklusi yang ditetapkan, dengan wilayah penelitian di wilayah Asia dan Afrika. Hasil telaah menunjukkan keterlambatan memulai pengobatan berhubungan dengan hasil akhir pengobatan yang buruk. Kondisi pasien dengan koinfeksi HIV menjadi faktor yang memiliki asosiasi signifikan yang paling banyak diikuti dengan laki – laki, usia lebih tua, pasien yang berobat di Rumah Sakit, status DM positif, Pendidikan rendah, smear negatif, resistan fluoroquinolon, pasien dengan riwayat pengobatan sebelumnya, tuna wisma, dan tidak bekerja. Terlambat memulai pengobatan dapat menjadi salah satu faktor risiko yang menyebabkan hasil akhir pengobatan yang buruk pada pengobatan TB maupun TB resistan obat Perlu ada intervensi dan upaya untuk mengurangi penundaan pengobatan dan meningkatkan hasil pengobatan,yaitu dengan mengatasi permasalahan yang teridentifkasi di atas, dan permasalahan lain termasuk pusat inisiasi pengobatan TB-MDR yang tidak memadai, sentralisasi inisiasi pengobatan, keterbatasan sumber daya manusia, kemampuan edukasi, dan jumlah/singkatnya interaksi antara petugas kesehatan dan pasien/keluarga pasien.
KAJIAN TEKNIS KINERJA SISTEM IRIGASI DI DAERAH IRIGASI NGLAMBANGAN Indriani, Yulia; Wicaksono, Bayu
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena perubahan iklim dan cuaca yang terjadi ditambah dengan kerusakan hutan yang ada, tentunya berpengaruh terhadap kondisi ketersediaan sumber daya air. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi pemerintah, karena sumber daya air merupakan hajat hidup orang banyak baik dalam kebutuhan air baku rumah tangga, industri maupun irigasi pertanian. Sebagian besar wilayah Kabupaten Bojonegoro, merupakan lahan pertanian. Dengan mencermati perubahan ketersediaan sumber daya air yang ada, maka perlu dilakukan peninjauan kembali terhadap kondisi masing-masing Daerah Irigasi yang menjadi kewenangan Kabupaten sehingga pelayanan pemenuhan kebutuhan air irigasi pertanian dapat dilakukan secara lebih optimal. Berdasarkan analisis kondisi Jaringan Irigasi Nglambangan Kabupaten Bojonegoro diketahui bahwa tingkat keruskan Baik, Rusak Ringan (<10%), dan Rusak Sedang (10% - 20%), terjadi pada beberapa bangunan irigasi. Hal ini perlu segera dilakukan perbaikan untuk meningkatkan kinerja operasi dan pemeliharaan Jaringan Irigasi Nglambangan. Untuk realisasi tanam serta intensitas tanam daerah Irigasi Nglambangan masih dapat ditingkatkan jika kinerja operasi dan pemeliharaannya dapat meningkat. Dari sisi pemenuhan kebutuhan air irigasi, system pemberian air irigasi Daerah irigasi Nglambangan pun golongan untuk mencukupi kebutuhan air tanaman. Berdasarkan analisis inventarisasi yang telah dilakukan, yang menjadi factor prioritas utama dalam peningkatan kinerja OP hulu, tengah dan hilir Jaringan Irigasi Nglambangan adalah Normalisasi saluran irigasi, Pembangunan bangunan sadap, Perbaikan saluran irigasi, Pemeliharaan Pompa. Berdasarkan analisis neraca air yang telah dilakukan, intensitas tanam di Daerah Irigasi Nglambangan sebesar 180%.
HUBUNGAN TINGKAT STRESS DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI TINGKAT AKHIR STIKES HAMZAR LOMBOK TIMUR Hariawan Junardi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.2513

Abstract

Abstrak : Menstruasi adalah perdarahan dari uterus yang terjadi secara periodik dan siklik, hal ini disebabkan karena pelepasan (deskuamasi) endometrium akibat hormon ovarium (estrogen dan progesteron) mengalami penurunan terutama progesteron, pada akhir siklus ovarium, biasanya dimulai sekitar 14 hari setelah ovulasi. Stress diketahui sebagai faktor-faktor penyebab (etiologi) terjadinya gangguan siklus menstruasi.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir STIKes Hamzar Lombok Timur.Metode: Metode penelitian observasi deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 47 mahasiswi terdiri dari S1 keperawatan, S1 kebidanan dan D3 kebidanan dengan teknik sampling yaitu total sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner perceived stress scale (PSS-10) dan dianalisa dengan Spearman Rank.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat stress dengan siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir STIKes Hamzar Lombok Timur dengan p-value 0,027 < 0,05.Kesimpulan: Ada hubungan tingkat stress dengan siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir STIKes Hamzar Lombok Timur. Kata kunci : Hubungan, Tingkat Stress, Siklus Menstruasi Abstract:Background: Menstruation is bleeding from the uterus that occurs periodically and cyclically, this is due to the release (desquamation) of the endometrium due to a decrease in ovarian hormones (estrogen and progesterone), especially progesterone, at the end of the ovarian cycle, usually starting about 14 days after ovulation. Stress is known as a causal factor (etiology) of menstrual cycle disorders.Objective: To determine the relationship between stress and the menstrual cycle in the final year of STIKes Hamzar, Lombok Timur.Methods: Descriptive observation research method with a cross sectional approach. samples were 47 people consisting of final year with the sampling technique of total sampling. The instrument used was the Perceived Stress Scale (PSS-10) questionnaire and analyzed by Spearman Rank .Results: The results of this study indicate that there is an effect of stress levels on the menstrual cycle in final year students of STIKes Hamzar Lombok Timur with p-value 0.027 <0.05.Conclusion: There is a relationship between stress levels and menstrual cycle in the final year of at STIKes Hamzar, Lombok Timur. Keywords: relationship, Stress Level, menstrual cycle
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN FINANCIAL TECHNOLOGY TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI PENGUSAHA MUDA DI KOTA BIMA Huda, Nurul; Pratiwi, Aliah; Fatimah, Siti; Awalia, Shafira
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.2516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat Apakah Literasi Keuangan berpengaruh terhadap Keputusan Investasi Pengusaha Muda di Kota Bima, Apakah Financial Technology berpengaruh terhadap Keputusan Investasi Pengusaha Muda di Kota Bima, dan manakah di antara variable Literasi Keuangan dan Financial Technology yang memiliki pengaruh dominan terhadap Keputusan Investasi Pengusaha Muda di Kota Bima. Penelitian ini dilakukan pada Pengusaha Muda di Kota Bima Selama 6 (enam) bulan. Metode penelitian dipakai adalah penelitian explanotory research dengan menggunakan pendekatan survey sampel. Secara konfensional, explanatory research digunakan untuk menjelaskan hubungan antara variabel-variabel dengan melalui pengujian hipotesis. Populasi dalam penelitian ini seluruh Pengusaha Muda di Kota Bima dengan Sampel penelitian sebanyak 107 Pengusaha Muda di Kota Bima dengan menggunakan teknik purposive sampling, dimana quesioner ini diuji validitas dan reliabilitasnya kemudian diolah menggunakan SPSS sehingga ketepatan alat analisanya bisa reliable. Hasil penelitian menunjukan bahwa Literasi Keuangan berpengaruh terhadap Keputusan Investasi Pengusaha Muda di Kota Bima sedangkan Financial Teknology Berpengaruh terhadap Keputusan Investasi Pengusaha Muda di Kota Bima, dan Variabel yang berpengaruh dominan terhadap Keptusan Investasi adalah Financial Teknology dengan nilai signifikansi terkecil (0.000).
ANALISIS FAKTOR PENGETAHUAN, KUALITAS PELAYANAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI BANK SYARIAH TERHADAP TRANSAKSI SECARA CASHLESS DI BANK SYARIAH INDONESIA KCP TANGERANG Mansah, Adi; Amelia, Ade Iola
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh dari Pengetahuan, Kualitas Pelayanan, Teknologi Informasi, dan Transaksi secara Cashless pada Bank Syariah Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dari 127 responden di Nasabah Bank Syariah Indonesia KCP Tangerang Parakan yang telah menggunakan produk Bank Syariah Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Purposive sampling, kemudian data diproses menggunakan apikasi SmartPLS 4. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial dan simultan terbukti bahwa Pengetahuan, Kualitas Pelayanan dan Teknologi berpengaruh secara signifikan terhadap Transaksi secara Cashless. Nilai dari Adjusted R Square nya adalah 50,3% semua variabel independen dapat menjelaskan sebesar 50,3% terhadap variabel dependen.
TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM TERHADAP PERNIKAHAN MUBARAKAH DI PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH BALIKPAPAN Abdurrahman, Abdurrahman; Andaryuni, Lilik; Noorthibah, Noorthibah; Ashar, Ashar
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui proses, akad, dan walimah dalam pernikahan mubarakah di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan; 2) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pernikahan mubarakah tersebut; dan 3) Mengetahui perspektif teori hukum tentang pernikahan mubarakah tersebut. Dalam penelitian ini, penulismenggunakan jenis penelitian sosiologi hukum yang bersifat empiris (realita). Metode pengumpulan datanya menggunakan dokumentasi, wawancara, dan observasi. Sifat penelitiannya adalah empirical research, dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologi hukum. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan mencakup reduksi data (data reduction), sajian data (data display), dan pengambilan kesimpulan (conclusing drawing). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, proses pernikahan mubarakah di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu pendataan, wawancara, penjodohan, proses ta’aruf, pelamaran, pembekalan, dan penandatanganan. Adapun rukun dan syarat pernikahan mubarakah, adalah: wali nikah; saksi yang meliputi wali mempelai wanita, warga Hidayatullah, santri Hidayatullah, dan tamu undangan; shigat akad nikah; dan mahar. Walimahtul ursy dalam pernikahan mubarakah diselenggarakan dengan sangat sederhana tanpa ada hiburan musik, apa lagi pesta yang berlebihan. Akan tetapi, suasana walimahtul ursy sangat berkesan baik,sakral serta tidak meninggalkan nilai-nilai Islam. Kedua, faktor-faktor yang mendorong munculnya pernikahan mubarakah di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan, adalah: a) keyakinan masyarakat tertentu berupa takhayul, bid’ah khurafat disekitar acara pernikahan; b) budaya menjalin hubungan antara laki-laki dengan wanita yang biasa dikenal dengan istilah pacaran yang tidak sesuai dengan budaya Islam; c) budaya penyerahan uang dalam jumlah besar yang dilakukan oleh pihak laki-laki kepada pihak keluarga wanita; dan d) pesta pernikahan yang menghabiskan dana puluhan juta rupiah bahkan ada yang sampai ratusan juta rupiah. Ketiga, berdasarkan perspektif teori living law, pernikahan mubarakahlahir karena adanya fenomena dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang sampai saat ini masih dipertahankan, baik budaya adat di masyarakat pedesaan maupun budaya modern yang mengurangi kesucian dari pernikahan. Berdasarkan teori semi-autonomus social field, Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan sebagai penyelenggara pernikahan mubarakah berhak membuat sebuah norma yang dilandasi dengan keadaan santrinya serta adat kebiasaannya, akan tetapi norma-norma yang dimiliki harus sesuai Undang- undang Perkawinan yang ada di Indonesia. Selanjutnya, perspektif hukum sebagai law as a tool of social engineering dalam pernikahan mubarakah digunakan untuk merubah budaya masyarakat, dan merumuskan usia pernikahan yang bersifat ideal. Budaya yang sampai saat ini dipertahankan baik budaya adat di masyarakat pedesaan maupun budaya modern (seperti: hitungan weton, pacaran, uang jujuran, dan pesta pernikahan mewah) dapat mengurangi kesucian dari pernikahan, karena dinilai tidak sesuai dengan syari‟ah Islam. Selain itu, ketentuan usia pernikahan sebagaimana termaktub dalam Undang-undang Perkawinan No.1 Tahun 1974 mengidap persoalan yang tidak mudah diselesaikan. Indikasi problematis usia pernikahan yang paling menonjol muncul ketika dihadapkan pada pasal 7 ayat 2 tentang dispensasi kawin yang wewenang yuridis untuk keperluan itu diberikan kepada Pengadilan atau Pejabat lain yang ditunjuk oleh kedua orang tua pihak laki-laki maupun perempuan sehingga dinilai mengurangi sakralitas pernikahan. Berdasarkan perspektif maqashid al-syari’ah, pernikahan mubarakah dilihat dari hifd al-din, akan membawa para santri yang sudah siap dalam melaksanakan pernikahan agar terhindar dari perbuatan asusila, seperti zina. Jika dilihat dari hifd al-nasl, perwalian anak perempuan menjadi jelas, begitupun juga dalam hal waris. Jika dilihat dari hifd al- nafs, pasangan suami istri yang menikah pada usia dewasa memiliki kesiapan psikologis/kejiwaan dalam membina rumah tangga. Jika dilihat dari hifd al-mal, pasangan suami istri yang memiliki kesiapan psikologis akan dapat mengatur keuangan rumah tangga dengan lebih baik. Dan jika dilihat dari hifd al-aql, pasangan suami istri yang sudah dewasa, otomatis caraberfikirnya pun lebih dewasa, sehingga dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul dalam rumah tangga akan lebih bijak dan tidak mudah stress.
ARBITRASE SYARIAH DALAM PERSPEKTIF UNDANG UNDANG NO 30 TAHUN 1999 Zamaludin, Riswan; Nuroni, Abdul Muiz
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arbitrase Syariah dalam Perspektif Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 memiliki potensi besar sebagai alternatif penyelesaian sengketa yang sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Artikel ini membahas latar belakang, metode penelitian, pembahasan, serta saran terkait pengembangan arbitrase syariah dalam konteks Undang-Undang No. 30 Tahun 1999. Selanjutnya, artikel ini membahas Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Gambaran umum, penyelesaian dan ruang lingkup, serta batasan dari undang-undang ini diuraikan secara rinci. Penjelasan tersebut meliputi tujuan undang-undang, proses arbitrase, pelaksanaan putusan arbitrase, serta pengecualian dan batasan dalam penggunaan arbitrase syariah. Dalam pembahasan, artikel ini menyoroti kelebihan dan tantangan arbitrase syariah dalam konteks Undang-Undang No. 30 Tahun 1999. Kelebihan arbitrase syariah meliputi fleksibilitas, kerahasiaan, dan kesesuaian dengan nilai-nilai hukum Islam. Namun, tantangan dalam implementasi arbitrase syariah mencakup pemahaman yang terbatas, kurangnya kesadaran masyarakat, serta perluasan ruang lingkup arbitrase syariah. Untuk meningkatkan efektivitas arbitrase syariah, saran-saran seperti sosialisasi yang intensif, perbaikan regulasi, peningkatan kapasitas para praktisi hukum dan arbitrator, serta kerjasama yang erat antara lembaga arbitrase syariah, lembaga hukum Islam, praktisi hukum, dan pemerintah diusulkan. Artikel ini juga memberikan gambaran tentang kasus-kasus dan praktik arbitrase syariah melalui studi kasus 1 dan studi kasus 2. Penjelasan mengenai pengalaman penggunaan arbitrase syariah dalam praktiknya juga disampaikan. Kesimpulan artikel ini menekankan pentingnya pengembangan arbitrase syariah dalam konteks Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 melalui pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif.

Page 66 of 117 | Total Record : 1162