cover
Contact Name
Delfiyan Widiyanto
Contact Email
jurnalkalacakra@untidar.ac.id
Phone
+6287838875519
Journal Mail Official
jurnalkalacakra@untidar.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapten Suparman No.39, Tuguran, Potrobangsan, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56116
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kalacakra
Published by Universitas Tidar
Core Subject : Education, Social,
We publish origin article research, review article, and case study Sosial Sciences and education. The scope of Journal Kalacakra are : Social Sciences; Culture; Citizenship; Character; Pancasila; Defending the Country; Education; (learning strategies, assessment, and evaluation of learning)
Articles 63 Documents
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN NILAI NASIONALISME MELALUI MEDIA FILM DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKN) esty rahmayanti
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v3i2.5608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan dampak pelaksanaan  pendidikan nilai nasionalisme melalui media film dalam pembelajaran PPKn di SD Negeri Giwangan Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah; guru kelas; dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian serta kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan nilai nasionalisme menggunakan film Tanah Surga Katanya dalam proses pembelajaran PPKn dilakukan dengan membuat perencanaan dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disupervisi oleh pihak sekolah, telaah media, dan telaah materi pembelajaran. Pelaksanaan pendidikan nilai nasionalisme dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai nasionalisme ke dalam materi PPKn terutama berkaitan dengan materi persatuan dan kesatuan dengan menggunakan film Tanah Surga Katanya yang diterapkan menggunakan metode inkuiri. Pelaksanaan pendidikan nilai nasionalisme melalui media film dalam pembelajaran PPKn berdampak dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih menyenangkan, memotivasi, inspiratif, dan bermakna. Selain itu, siswa terinspirasi untuk menghayati nilai-nilai nasionalisme seperti bangga sebagai bangsa Indonesia, rasa cinta terhadap tanah air, semangat juang dan sikap rela berkorban, serta memiliki rasa bela negara atau patriotisme.Kata Kunci : Pendidikan Nilai Nasionalisme, Film,  PPKn
Harmonisasi Hak dan Kewajiban Mewujudkan Warga Negara Bertanggung Jawab (Civic Responsibility) Firda Aulia Izzati; Novitasari Novitasari
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v4i1.7379

Abstract

Hak dan kewajiban merupakan dua hal yang saling berkesinambungan, saling berhubungan sebab-akibat yang bisa dipisahkan. Implementasi hak dan kewajiban warga negara dalam kehidupan diberbagai bidang sering mengalami ketimpangan dalam pelaksanaannya. Seringkali menuntut hak tanpa memperhatikan kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan untuk mendapat haknya. Jaminan hak dan kewajiban yang melekat pada warga negara bersamaan dengan kesadaran menjaga harmonisasi antara hak dan kewajiban dalam setiap lini kehidupan Pemenuhan hak dan kewajiban harus diikuti dengan rasa tanggung jawab sehingga kesadaran warga negara terhadap pola pikirnya tidak hanya berorientasi pada pemenuhan hak yang diberikan oleh orang lain kepadanya melainkan disertai dengan kewajiban yang harus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab baik dalam kehidupan pribadi, masyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam penulisan ini lebih menitik beratkan pada pemahaman tentang harmonisasi hak dan kewajiban dalan mewujudkan warga negara yang bertanggung jawab (civic responsibility). Penulisan ini memiliki makdus untuk memberikan referensi dan tambahan wawasan disesuaikan keadaan di era global mengenai eksistensi warga negara dalam mendapatkan hak dan menjalankan kewajibannya secara bertanggung jawab dan didasarkan pada kajian yang mendalam dari berbagai referensi yang relevan
IMPLEMENTASI SEMANGAT KEBINEKAAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Sukron Mazid, M.Pd; Ahmad Busrotun Nufus; Novitasari Novitasari; Delfiyan Widiyanto; Yasnanto Yasnanto
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v4i1.7302

Abstract

Kebinekaan merupakan sebuah perbedaan yang menyatukan, karena bangsa Indonesia terdiri dari multi agama, suku, budaya dan golongan. Bangsa Indonesia patut bersyukur karena keragaman yang universal memberikan warna dan keadaban. Masyarakat merupakan suatu golongan terkecil yang menjadi cerminan sebuah identitas nasional. Oleh karena itu, Kebinekaan menjadi sebuah pengikat perbedaan bagi bangsa. Maka, sebuah kebinekaan harus terus dijaga dan dirawat karena merupakan jati diri bangsa. Dirasa perlu bagi warga bangsa untuk selalu aktif, kritis, analitis dan demokratis dalam berbangsa dan bernegara. Terutama bagaimana penerapan semangat kebinekaan di masa pandemic saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep, urgensi dan implementasi semangat kebinekaan di masa pandemic Covid 19. Jenis Penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kepustakaan, sumber data terdiri atas sumber literatur dengan memilih referensi buku serta jurnal yang mempunyai hubungan kebinekaan di masa pandemi. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi semangat kebinekaan di masa pandemic Covid 19 adalah wujud tindakan dengan saling menghormati, menjaga, menolong, dan menghargai sesama. 
PENGGUNAAN QUIZIZZ SEBAGAI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI OLEH GURU DI SDN RANDUACIR 03 Annisa Tiara Widya Saputri
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v4i1.5669

Abstract

WHO (World Health Organization) atau yang biasa dikenal dengan Badan Kesehatan Dunia telah mendeklarasikan virus corona (covid-19) sebagai pandemic pada tanggal 9 Maret 2020. Dalam dunia pendidikan, pengaruh virus corona ini mengharuskan para pendidik mengubah system pendidikan menjadi pembelajaran daring. Dari hasil penelitian deitemui kelebihan dalam penggunaan aplikasi Quizizz sebagai media pembelajaran pada masa pandemi sebagai berikut: meliputi: 1) memudahkan guru dalam menilai, 2) obyektif, 3) menghindari unsur subyektif, 4) bahan materi luas, 5) siswa akan memiliki pertanyaan yang berbeda dengan siswa yang lain. Penggunaannya yang mudah, pemeriksaan penilainnya yang cepat, menarik sehinga bisa dikatakan bahwa aplikasi Quizizz merupakan media pembelajaran berbasis teknologi, sehinga mampu meningkatkan motivasi siswa dalam mengevaluasi belajarnya. Dalam penggunaaan aplikasi ini tentunya ada kelemahan yang menjadi kendala dalam pelaksanaannya, namun dapat ditutupi dengan kelebihan – kelebihan yang ada pula.
ANALISIS KASUS RASISME PADA MASYARAKAT PAPUA DALAM SUDUT PANDANG HAM Fitra Jati Lestari; Irawan Hadi Wiranata; Nur Salim
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v4i1.6430

Abstract

Riset ini bertujuan memahami serta mengkaji isu rasisme melalui sudut pandang Hak Asasi Manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dan metodologinya adalah studi pustaka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa prasangka rasial dan etnis tetap ada di seluruh masyarakat Indonesia sendiri kerap terjadi diskriminasi terhadap ras dan etnis suatu golongan. Indonesia memiliki peraturan yang dianggap efektif perihal penanganan serta penekanan kasus diskriminasi. Meskipun begitu, pengtahuan peraturan yang berlaku belum mencakup seluruh masyarakat sebab minimnya penyuluhan yang menimbulkan terjadinya penanganan namun belum kuat untuk melakukan pencegahan. Oleh karena itu, disarankan bagi pemerintah untuk mengedukasi masyarakat terkait peraturan-peraturan yang berlaku tentang peniadaan diskriminasi. Akibatnya, pelanggaran seperti menghina ras atau suku tertentu tidak lagi dianggap kecil, dan undang-undang ini berpotensi efektif.   
GANDHES LUWES PROGRAM IMPLEMENTATION AS STRENGTHENING CHARACTER EDUCATION DURING THE COVID-19 PANDEMIC Arif Surya Volta; Daffa Fakhri Maulana; Octavia Wulandari; Annisa Istiqomah
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v4i1.7060

Abstract

Gandhes Luwes become the flagship program of the Yogyakarta City Government to implement special values in everyday life through arts and culture, design, architecture and character attitudes of Yogyakarta. Within the education unit environment, this program is used as a medium for instilling character values in students. But during the Covid-19 pandemic the implementation gandhes luwes experience difficulty. There is one school that has run the program creatively amidst the limitations during the pandemic, namely SMPN 15 Yogyakarta. This study aims to determine the implementation of the program gandhes luwes at SMPN 15 Yogyakarta during the Covid-19 pandemic. The method used involves the principal, vice principal, teachers and students as resource persons in the interview. The data obtained was analyzed through the stages of data reduction, data presentation, then drawing conclusions that are described in accordance with the facts in the field. The findings show that program implementation gandhes luwes integrated into intracurricular and extracurricular activities in schools accompanied by the habituation of the special values of Yogyakarta. With this research, it is hoped that SMPN 15 Yogyakarta can become role model for other schools in implementing character education through gandhes luwes.
Pengaruh Lingkungan Sekolah Dan Lingkungan Sosial Terhadap Perilaku Kenakalan Pada Remaja Bilal Hibatulloh; Hesti Chandra Kusuma Wati; Nur Salimah
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v4i1.5427

Abstract

Di zaman sekarang kenakalan remaja sudah tidak asing lagi, para remaja banyak yang melanggar aturan-aturan. Terjadinya kenakalan remaja dapat disebabkan oleh banyak faktor, seperti interaksi dengan teman sebaya, pengaruh lingkungan tempat mereka berinteraksi setiap hari, dan pengaruh mereka sendiri. Pada masa ini, kaum muda telah mengalami perubahan dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Ada beberapa masalah pada perilaku remaja contohnya kekerasan pada remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa pengaruh lingkungan sekolah dan lingungan sosial terhadap perilaku kenakalan remaja. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada remaja yang ada di Yogyakarta sebanyak 54 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenakalan remaja dilingkungan sekolah dan lingkungan sosial cenderung memiliki dampak yang tinggi. Masa remaja sebagai masa transisi mendorong remaja untuk berusaha menemukan jati dirinya melalui berbagai aktivitas di sekitarnya dan perubahan perilaku, sikap, dan nilai selama masa remaja tidak hanya menunjukkan bahwa setiap perubahan terjadi lebih cepat pada masa remaja awal tetapi juga terjadi pada masa remaja akhir. Peneliti ingin remaja menyadari bahwa apa yang mereka lakukan akan merugikan diri sendiri dan orang lain.
Implementasi Pendidikan Karakter Pada Mahasiswa Di Perguruan Tinggi Umum Siti Halimatus Sadiyah; Febriyanti Arafah; Alvin Hidayatullah; Desi Fitriani; Imron Fauzi
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v4i2.6604

Abstract

Berdasarkan Pancasila, pendidikan karakter bertujuan untuk mewujudkan bangsa yang kuat, berdaya saing, bermoral, toleran, kooperatif, patriotik, berkembang pesat, dan berpusat pada ilmu pengetahuan dan teknologi adalah ciri-ciri bangsa ini. Iman dan ketaqwaan kepada Tuhan harus mendasari semua sifat ini. Untuk menumbuhkan siswa dengan kepribadian yang luar biasa, perspektif global, dan karakter yang tulus. Penelitian ini dirancang dengan metode kajian pustaka. Data yang dikumpulkan dalam penelitian diperoleh dari sumber pustaka atau dokumen, di ambil dari buku, jurnal dan artikel. Teknik pengumpulan data pada penyusunan jurnal menggunakan menyusunan catatan penelitian sesuai dengan tujuan yang di tentukan. Pembentukan karakter dianalogikan dengan ukiran batu, yang pelaksanaannya sulit. Pemahaman karakter berkembang menjadi tanda atau pola perilaku yang unik dari makna aslinya, pendidikan karakter memiliki tujuan utama pembentukan bangsa yang kuat.
MELELA DI TENGAH ISTANA HOMOPHOBIA REFLEKSI TEORI REKOGNISI AXEL HONNETH PADA KELOMPOK QUEER DI INDONESIA Laillia Dhiah Indriani
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v4i2.7503

Abstract

ABSTRAK Kehadiran kaum Queer di Indonesia masih terdengar tabu. Padahal, mereka talah ada dari sebelum Indonesia bisa berkata Merdeka. Queer telah menjadi semacam budaya yang juga melekat pada Indonesia. Hal ini tercermin melalui berbagai suku yang nyatanya mengakui keberagaman gender. Namun, seiring berkembangnya waktu dengan berbagai paparan isu, Queer mulai dipaksa hilang dari peradaban Indonesia. Tak jarang, penghilangan ini dilakukan melalui berbagai diskriminasi di ruang publik. Penelitian ini akan membahas bagaimana perjuangan kaum Queer dalam melela di tengah masyarakat homophobia di Indonesia. Adapun teori yang akan digunakan pada penelitian ini adalah teori rekognisi Axel Honneth. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendiskreditan Queer di Indonesia telah sampai pada ranah kebijakan pemerintahan. Masyarakat yang homophobia dan menjunjung tinggi heteronormatifiti telah membawa diskriminasi besar terhadap mereka yang berbeda. Akhirnya, unsur-unsur kemanusiaan menjadi terabaikan. Kata Kunci: Queer, Homophobia, Rekognisi, Heteronormatifiti. ABSTRACT The presence of queer people in Indonesia is still taboo. In fact, they have existed since before Indonesia could say Merdeka. Queerness has become a kind of culture that is also inherent in Indonesia. This is reflected in various tribes, which in fact recognize gender diversity. However, as time progressed and various issues were exposed, queers began to disappear from Indonesian civilization. Not infrequently, this disappearance is carried out through various discriminations in the public space. This research will discuss the struggle of queers to come out in the midst of a homophobic society in Indonesia. The theory that will be used in this research is Axel Honneth's recognition theory. The results of this study indicate that the discrediting of queers in Indonesia has reached the realm of government policy. A society that is homophobic and upholds heteronormativity has brought great discrimination against those who are different. Finally, the elements of humanity become neglected.Keywords: queer, homophobia, recognition, heteronormative.
PENGUATAN SIKAP TOLERANSI DALAM KEBHINEKAAN MELALUI VIRTUAL REALITY BERBASIS VIDEO 360 Murdiono, Mukhamad; Istiqomah, M.Pd, Annisa; Nurhayati, Iffah; Puspitasari, Chandra Dewi
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v5i1.8648

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa di beberapa universitas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, dan Universitas PGRI Yogyakarta. Terdapat dua jenis data yang diperlukan dalam penelitian pengembangan ini, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif meliputi data hasil rancangan model pembelajaran, instrumen penilaian model pembelajaran, validasi instrumen penilaian model pembelajaran dan analisis data validasi model pembelajaran. Data kuantitatif diperoleh dari data angket penilaian model pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) oleh ahli media, ahli materi dan tes hasil belajar dan lembar penilaian peserta didik. Sementara untuk mengumpulkan data, ada beberapa metode yang digunakan yaitu observasi, angket dan tes. Tujuan penelitian pengembangan ini yaitu: 1) mengembangkan model pembelajaran pendidikan multikultural berbasis VR; 2) mengukur implementasi model pembelajaran pendidikan multikultural berbasis VR untuk penguatan sikap toleransi dalam bingkai kebhinekaan.