Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi merupakan buletin ilmiah online yang mempublikasikan naskah empirik dan non empirik. Naskah emprik meliputi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat berbasis riset dalam bidang psikologi. Sedangkan naskah non empirik meliputi review teoritis dan pemikiran ilmiah dalam bidang psikologi. Naskah yang diterbitkan pada psikobuletin meliputi hasil karya di bidang Psikologi Pendidikan, Psikologi Perkembangan, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Sosial, Psikologi Klinis, Psikologi Islam dan Psikometri
Articles
141 Documents
Tinjauan Epistemologi Implementasi Tes Psikologi Dalam Bidang Pendidikan
Raja Aulia Pitaloka
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 3, No 2 (2022): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/pib.v3i2.16314
Tes Psikologi adalah serangkaian alat yang digunakan Psikolog untuk mengevaluasi seseorang berdasarkan tujuan dilakukan tes. Tes Psikologi kini banyak digunakan di berbagai bidang kehidupan, termasuk di bidang pendidikan. Hasil Tes Psikologi dapat digunakan sebagai alat bantu dalam memprediksi, mendiagnosa, memantau, dan mengevaluasi. Tes Psikologi dalam bidang pendidikan biasanya dilakukan untuk pemilihan jurusan, program bimbingan karir untuk jenjang pendidikan selanjutnya, dan untuk menangani kasus-kasus yang terjadi pada dunia pendidikan. Sekarang ini banyak ditemukan sekolah-sekolah yang melaksanakan Tes Psikologi untuk para siswanya. Hal tersebut dikarenakan tes Psikologi dinilai sangat penting bagi guru dan orangtua untuk memahami potensi, bakat, dan kemampuan siswa. Selain itu, hasil Tes Psikologi dapat digunakan siswa untuk meyakinkan dan meningkatkan kesadaran diri dalam mengembangkan kemampuan mereka di bidang tertentu. Mengingat urgensi dari ilmplementasi Tes Psikologi di bidang pendidikan tersebut, maka perlu dilakukan kajian kebenaran agar kualitas pendidikan semakin meningkat. Metode dari penelitian ini adalah kajian pustaka dan didapat hasil bahwasanya faktor-faktor yang berperan dalam pendidikan siswa dapat dilihat dari hasil tes inteligensi, tes bakat, dan tes kepribadiannya.
Pola Asuh Otoritatif dan Psychological Well-Being Pada Remaja
yuliana intan lestari
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 3, No 2 (2022): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/pib.v3i2.16914
Psychological well-being merupakan suatu kondisi dimana remaja mampu mencapai fungsi psikologis yang optimal sebagai hasil pengalaman hidup yang diperolehnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi psychological well-being adalah evaluasi terhadap pengalaman hidup seperti pola asuh yang diberikan orangtua, salah satunya yaitu pola asuh otoritatif. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara pengasuhan otoritatif dengan psychological well-being pada remaja. Penelitian ini melibatkan 154 remaja di Pekanbaru yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan skala psikologi yakni Psychological Well-Being Scale oleh Ryff (1996) dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,924 dan skala pola asuh otoritatif berdasarkan teori Baumrind (1991) dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,931. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa pola asuh otoritatif dan psychological well-being pada remaja berada pada kategori tinggi. Hasil analisis korelasi product moment diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar 0,656 serta sumbangan efektif pola asuh otoritatif terhadap psychological well-being sebesar 0,43 atau 43% yang berarti terdapat hubungan positif antara pola asuh otoritatif dengan psychological well-being pada remaja. Artinya semakin baik pola pengasuhan otoritatif yang diterapkan orangtua maka semakin baik pula psychological well-being pada diri remaja.
Pengaruh Kontrol Diri Rendah terhadap Perilaku Konsumtif Belanja Online Remaja
Ummi Aimen;
David Hizkia Tobing
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 3, No 2 (2022): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/pib.v3i2.9930
Di era digitalisasi ini, remaja rentan berperilaku konsumtif. Salah satu faktor yang menyebabkan remaja berperilaku konsumtif adalah rendahnya kontrol diri. Artikel ini akan mencoba untuk membahas mengapa remaja rentan untuk berperilaku konsumtif dan belanja secara online, juga pengaruh kontrol diri terhadap perilaku konsumtif remaja, dalam perspektif teoritis juga berdasarkan hasil dari penelitian serupa. Besarnya jumlah pengguna internet membuat berbagai perusahaan menggunakan internet sebagai wadah untuk memasarkan dan menjual produk mereka. Akibatnya, perilaku belanja mengalami perubahan dari belanja secara konvensional menjadi belanja online. Fenomena online shop dianggap lebih hemat waktu praktis dan dianggap lebih murah, sehingga lebih digemari oleh konsumen. Ciri khas dari belanja online ini dapat memicu perilaku konsumtif terutama bagi remaja
Konseling Religius Dalam Mengatasi Kesehatan Mental Pasca Pandemi Covid 19
M. Fahli Zatrahadi;
Herman Nirwana;
Mudjiran Mudjiran;
Yeni Karneli
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 3, No 2 (2022): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/pib.v3i2.17181
Religious counseling in dealing with mental health after the COVID-19 pandemic. I conducted this research using the library method used in this study using a qualitative approach (library research). Literature-based as study material is the object of research. The analytical technique used in answering the research problem is using content analysis techniques and strengthened by using the results of the Nvivo software coding. The results show that the spread of the COVID-19 virus impacts people’s mental health disorders. So that in reality it requires counseling help to reduce anxieties because of the news that the number of deaths has increased because of corona. Here, religious counseling can be carried out by bathing repentance, repentance prayers, remembrance, and other worship. Likewise, in dealing with the post-covid-19 pandemic so that past events do not happen again and always remember Allah SWT.
Hubungan Cyberloafing Dengan Prokrastinasi Kerja Pada Pegawai Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil
Nadia Edelwais Filasufiah
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 3, No 2 (2022): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/pib.v3i2.13121
Pegawai dituntut untuk menggunakan waktu seacara efektif sehingga dapat meningkatkan produktifitas. Pegawai bukannya kekurangan waktu melainkan melakukan aktifitas yang tidak berhubungan dengan pekerjaan yang menyebabkan perilaku menunda-nunda yang disebut prokrastinasi kerja. Salah satu yang menyebabkan prokrastinasi kerja ialah cyberloafing yakni menggunakan internet yang difasilitasi oleh instansi untuk keperluan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan cyberloafing dengan prokrastinasi kerja. Metode penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan alat ukur skala cyberloafing dan skala prokrastinasi kerja. Jumlah subjek sebanyak 78 orang pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif antar cyberloafing dengan prokrastinasi kerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kota.
Menentukan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Bayumas
Muhammad Marizal
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 2, No 3 (2021): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/pib.v2i3.18343
HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang merusak sistem kekebalan tubuh yang mengakibatkan tubuh akan semakin lemah, sehingga rentan diserang penyakit. Infeksi HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom). HIV/AIDS dapat menyerang segala kalangan. Pada kesempatan kali ini, penulis membuat hubungan antara kelompok umur, jenis kelamin dan jenis pekerjaan pada penderita HIV/AIDS di Kabupaten Banyumas. Dari data yang diperoleh, jumlah ODHA mengalami peningkatan dari tahun 2013-2015. Untuk mengetahui hubungan antara faktor tersebut digunakan uji independensi chi-square yang diperoleh terdapat hubungan antara Jenis kelamin terhadap umur dan atara Jenis kelamin terhadadp jenis pekerjaan
Pengaruh Tingkat Pengangguran dan Kemiskinan Di Indonesia Sebelum dan Saat Covid-19 dengan Path Analysis
Muhammad Marizal
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 1, No 3 (2020): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/pib.v1i3.18357
Salah satu permasalahan disetiap negara yang hingga saat ini masih menjadi sorotan dan persoalan yaitu kemiskinan. Permasalahan kemiskinan dihadapi oleh setiap negara di dunia, baik negara maju maupun negara berkembang, akan tetapi permasalahan yang dialami tiap negara berbeda-beda. Indonesia termasuk negara berkembang yang sejak lama sudah mengalami masalah kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung dari pertumbuhan ekonomi, tingkat pendidikan, IPM, investasi, jumlah penduduk terhadap pengangguran dan kemiskinan. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data BPS Indonesia tahun 2019 dan 2020 dengan menggunakan metode analisis jalur (path analysis). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2019 tingkat pendidikan dan jumlah penduduk memiliki pengaruh langsung terhadap pengangguran. Pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk dan pengangguran memiliki pengaruh terhadap kemiskinan. Dan pada tahun 2020 hanya tingkat pendidikan yang berpengaruh langsung terhadap pengangguran. Pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk dan pengangguran berpengaruh terhadap kemiskinan. Sedangkan IPM dan investasi tidak memiliki pengaruh terhadap pengangguran dan kemiskinan sebelum dan saat Covid-19
Gambaran Resilensi Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir yang Sedang Mengerjakan Skripsi Di Masa Pandemi Covid-19
Anggia Kargenti Evanurul Marettih;
Ikhwanisifa Ikhwanisifa;
Rita Susanti;
Laila Ramadhani
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 3, No 3 (2022): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/pib.v3i3.18771
Resiliensi akademik merupakan kondisi individu yang mampu bertahan, melewati serta berhasil dalam mengatasi hambatan-hambatan yang terjadi sepanjang kehidupan akademik. Salah satu hambatan yang terjadi dalam kehidupan akademik pada mahasiswa adalah pengerjaan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resilensi akademik mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Resiliensi akademik diukur dengan menggunakan The Academic Resilience Scale (ARS-30) yang disusun oleh Cassidy (2016) yang telah diadaptasi dan dimodifikasi oleh Kumalasari, Luthfiyanni, dan Grasiaswaty (2020). Sampel penelitian berjumlah 517 ditentukan dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa memiliki resiliensi akademik yang cukup baik namun belum optimal. Hal ini terlihat juga dari dari 3 komponen, Perseverance (Kategori rendah), Reflecting and adaptive help-seeking (kategori tinggi) dan Negative affect and emotional response (kategori rendah). Hasil independent sample t-test menemukan tidak ada perbedaan resiliensi akademik antara mahasiswa laki-laki dan perempuan (t=1,013, p=0,311). Artinya, baik mahasiswa laki-laki maupun perempuan memiliki resiliensi akademik dalam katagori yang sama. Resiliensi penting bagi mahasiswa, sehingga perlu dilatih agar dapat bertahan dan menghadapi situasi situasi sulit dan yang tidak menyenangkan tidak hanya dalam kehidupan akademik saja melainkan dalam kehidupan sehari-hari.
Hardiness Sebagai Prediktor Career Adaptability Mahasiswa dalam Menentukan Kesuksesan Karir
Sandy Pratama;
Cipto Hadi
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 3, No 3 (2022): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/pib.v3i3.17906
Career adaptability memiliki makna penting bagi mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi. Career adaptability yang tinggi dapat membantu mahasiswa dalam menyesuaikan diri dan mengantisipasi perubahan yang mungkin terjadi di lingkungan kerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi career adaptability adalah hardiness. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara hardiness dengan career adaptability pada mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Psikologi UIN Suska Riau. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 201 orang mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling yaitu nonprobability sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan skala psikologi yaitu Career Adapt-Abilities Scale (CAAS) oleh Savickas dan Profeli (2012) dengan reliabilitas 0,883 dan skala hardiness oleh Delfitriani (2019) dengan reliabilitas 0,905. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi Pearson Product Moment dibantu SPSS 23.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) 0,630 dengan signifikan p=0,000 (p<0,01) artinya hipotesis diterima, yaitu ada hubungan yang signifikan antara hardiness dengan career adaptability pada mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Psikologi UIN Suska Riau. Kata kunci :Career Adaptabilities, Hardiness, Mahasiswa Tingkat Akhir
Stres Kerja Dengan Perilaku Cyberloafing Pada Karyawan Administrasi
nurlaili hasanah;
jhon herwanto
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 3, No 3 (2022): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/pib.v3i3.16954
Cyberloafing merupakan perilaku karyawan yang sengaja menggunakan fasilitas internet milik perusahaan maupun milik pribadi pada jam kerja yang tidak berkaitan dengan pekerjaan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perilaku cyberloafing adalah stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan stres kerja dengan perilaku cyberloafing. Desain penelitian menggunakan kuantitatif korelasional, dengan subjek karyawan administrasi Universitas Islam Riau sebanyak 148 orang. Alat ukur penelitian menggunakan dua skala yaitu, skala perilaku cyberloafing yang dimodifikasi dari teori Lim dan Teo (2005) dan skala stres kerja dimodifikasi dari teori Robbins (2002. Teknik analisis data menggunakan analisis pearson product moment, diperoleh hasil sig. 0,000 (p<0,01) dan nilai korelasi sebesar 0,546 dengan sumbangan efektif sebesar 29,8%. Hasil ini menunjukkan bahwa stres kerja dapat menyebabkan terjadinya perilaku cyberloafing pada karyawan administrasi.