Articles
446 Documents
KOMPLEKS MARKAS KEPOLISIAN RESOR TULUNGAGUNG TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR
Febri Galang Kurniawan;
Suryo Tri Harjanto;
Putri Herlia Pramitasari Pramitasari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kepolisian Resor atau Polres adalah struktur komando Kepolisian Republik Indonesia yang melasanakan tugas dan wewenang Polri di wilayah kabupaten / kota. Peran Polres Tulungagung sebagai pelayan publik hingga pemelihara keamanan di Kabupaten Tulungagung. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, Polres Tulungagung dituntut untuk meningkatkan fasilitas pelayanan, namun Mapolres Tulungagung terkendala lahan yang terbatas. Tema perancangan Arsitektur Neo Vernakular dengan menonjolkan karakteristik sejarah diharapkan nuansa lokal dirasakan masyarakat saat berkunjung ke Mapolres Tulungagung diharapkan mampu menjawab keinginan masyarakat yang ingin tetap ada unsur tradisi lokal dengan pelayanan yang modern. Dengan demikian diharapkan peningkatan fasilitas pada Mapolres Tulungagung dapat membantu pelayanan kepolisian pada masyarakat dan anggota Polri dalam meningkatkan memelihara keamanan di masyarakat Tulungagung.
REVITALISASI PUSAT KERAJINAN MUTIARA MATARAM CRAFT CENTER (MCC) TEMA: ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR
Muhamad Miladi;
Gatot Adi Susilo;
Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia adalah negara yang mempunyai budaya akan kekayaan alamnya, dan dapat dihasilkan dari daerah diindonesia memiliki ciri khasnya masing-masing. Nusa Tenggara Barat merupakan provinsi dari ibu Kota Mataram. Revitalisasi Pusat Kerajinan Mutiara Mataram (MCC) oleh pemerintah kota mataram, NTB. Pemerintah kota mataram mewacanakan revitalisasi mataram craft center (MCC) sekarbela, sehingga salah satu daerah yang memiliki keberagaman budayanya merupakan Kota Mataram khususnya di kecamatan Sekarbela. Kota Mataram memiliki keindahan ragam jenis mutiaranya. Dan sekarbela merupakan tempat pusat kerajinan mutiara, emas, perak terbesar yang berada di Kota Mataram khususnya dikecamatan sekarbela. Oleh karena itu dengan adanya revitalisasi bangunan ini dapat mengembalikan nuansa yang ada pada bangunan yang sebelumnya terberdaya atau menghidupkan kembali pusat kerajinan mutiara. Metode perancangan yang perlu diketahui bangunan tradisional Lombok merupakan bangunan tradisional yang memiliki simbol budaya. salah satunya adalah bale lumbung merupakan tempat menyimpanan hasil dari tani dan juga dapat dimanfaatkan sebagai gazebo atau berkumpul masyarakat sasak. Oleh karena itu tantangan saya dalam merangkai bangunan yang unik serta menarik.
AKADEMI DESAIN MODE TEMA: ARSITEKTUR HIJAU
Midarasta Kuswinda;
Gaguk Sukowiyono;
Debby Budi Susanti
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mode merupakan salah satu kebutuhan bagi setiap manusia, selain untuk melindungi tubuh dari pengaruh luar mode juga menjadi item untuk memperindah diri. Pesatnya perkembangan mode di dunia membuat banyaknya minat untuk menjadi seorang profesional dalam bidang mode. Kota Malang merupakan kota kreatif mode dan kota pendidikan yang dikenal di Indonesia. Pendidikan lanjut non-formal yang sedang tren pada masa kini yang lebih memerlukan keterampilan seperti halnya Akademi Desain Mode. Pendidikan desain mode melahirkan professional dibidang mode. Konsep arsitektur hijau atau biasa disebut dengan green building menjadi sebuah keharusan untuk meminimalisir penggunaan energi, ramah lingkungan dan dapat mengurangi polusi lingkungan. Perancangan bangunan pendidikan dengan konsep green building memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi listrik bangunan dan cahaya matahari sebagai pencahayaan alami dan angin untuk penghawaan alami. Dengan arsitektur hijau pada Akademi Desain Mode ini diharapkan dapat menunjang kenyamanan pengguna dalam melakukan kegiatan belajar mengajar. Selain itu juga menjadi bangunan ramah lingkungan dan membantu mengurangi penggunaan energi buatan.
PERANCANGAN PASAR KEBON ROEK AMPENAN DI KOTA MATARAM TEMA: ARSITEKTUR DEKONSTRUKSI
Fariz Hidayat;
Debby Budi Susanti;
Lalu Mulyadi
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masyarakat kota Mataram saat ini terkadang sering mengalami ketidaknyamanan dalam hal bertransaksi di pasar, hal itu disebabkan banyaknya pasar di Kota Mataram yang mengalami masalah terkait dengan fasilitasnya yang kurang sesuai dengan standar sehingga pedagang maupun pembeli mengalami beberapa kendala. Berdasarkan kondisi tersebut, pemerintah kota Mataram berencana untuk membangun pasar baru, salah satunya yaitu Pasar Kebon Roek. Diharapkan perancangan Pasar Kebon Roek Ampenan, dapat menciptakan sebuah pasar yang aman, nyaman, dan memiliki fasilitas standar dan lengkap dimana dapat menunjang aktifitas para pembeli dan penjual dengan baik. Karena kita tau, pada pasar Kebon Roek yang sebelumnya memiliki berbagai masalah menyangkut kondisi fisik bangunan yang membuat aktifitas masyarakat dalam bertransaksi dirasakan kurang nyaman dan kurang terfasilitasi. Disamping itu juga, perancangan pasar Kebon Roek Ampenan ini yang mengadopsi tema Dekonstruksi, diharapkan dapat menjadi bangunan yang ikonik dan dapat menarik perhatian masyarakat di Kota Mataram.
MAL PELAYANAN PUBLIK DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR MODERN
Farid Achmad;
Gatot Adi Susilo;
Muhammad Nelza Iqbal
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mal pelayanan publik merupakan pelayanan terpadu generasi ke tiga yang dinilai Langkah baru untuk system pelayanan publik di Indonesia, mal pelayanan publik dinilai lebih progresif dengan memadukan pelayanan pemerintah pusat, daerah, dan swasta dalam satu bangunan. Generasi pertama layanan terpadu di Indonesia adalah pelayanan terpadu satu atap atau PTSA dan berubah menjadi PTSP atau pelayanan terpadu satu pintu yang merupakan generasi kedua. Oleh sebab itu mal pelayanan publik (MPP) yang merupakan kantor layanan yang menyediakan pelayanan terpadu akan sangat memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi dan kebutuhan lainnya dengan cepat, aman, mudah, terjangkau dalam satu gedung. Dikarenakan belum adanya Mal pelayanan publik di kota malang, MPP ini bertujuan membuat masyarakat terbantu dalam hal pelayanan barang, jasa dan pelayanan administrasi. tujuan dari perancangan ini adalah untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam mengurus administrasi dan kebutuhan lainnya. Diharapkan dengan perancangan MPP ini masyarakat tetap nyaman dalam aktifitas pelayanan walaupun banyaknya masyarakat kota malang yang akan berkunjung pada di mal pelayanan publik ini.
PENGEMBANGAN TERMINAL PENUMPANG BANDARA INTERNASIONAL MOPAH MERAUKE TEMA: ARSITEKTUR MODERN
Asarias Ari Ayowembun;
Adhi Widyarthara;
Putri Herlia Pramitasari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perancangan ini merupakan pengembangan terminal penumpang di Bandara Mopah Merauke, yang membantu pengembangan kota Merauke sebagai etalase negara dibidang penerbangan. Pengembangan berfokus pada penyesuain dari terminal Mopah, juga merancang pada penataan letak ruangan yang strategis. Pengembangan ini memiliki dua fungsi keberangkatan Domestik dan Internasioanl, dimana masing-masih jalur memiliki standar proses penerbangan yang berbeda maka dari itu pengembangan ini membuat 2 jalaur standar keberangkatan yang terpisah agar prosesnya dapat berjalan dengan lancar. Pada saat kondisi pandemic covid 19 ini pengembangan terminal penumpang sangat perlu diolah untuk kenyamanan dan keselamatan penumpang, dengan tetap menggunakan standar domestic dan internasional, perlu ditambahkan ruang/lab kesehatan covid 19, yang bisa digunakan sebagai tes PCR dan sebagainya. Selain itu perancangan pada ruangan harus steril dengan penerapan dua jalur dengan menaati protocol kesehatan, Perancangan utilitas menyesuaikan dari terminal Mopah namun pada utilitas limbah menggunakan konsep Ipal. Perancangan ini adalah massa tunggal dengan menerapkan tema arsitektur modern.
MUSEUM SINGHASARI DI KABUPATEN MALANG TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER
Antika Achiyarini;
Gatot Adi Susilo;
Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Museum adalah bangunan yang digunakan untuk mengumpulkan, merawat, dan melestarikan warisan budaya maupun benda-benda koleksi yang memiliki wujud maupun tidak memiliki wujud. Museum merupakan sarana yang penting untuk menilai kemjuan budaya di suatu daerah. Namun semakin lama jumlah pengunjung museum mengalami penurunan yang disebabkan kurangnya daya tarik pada bangunan museum. Sarana dan prasarana fisik yang menjadi dasar fungsi permuseuman pun masih belum memenuhi syarat fungsi dasar museum. Museum di Indonesia rata-rata memiliki bentuk bangunan tipologi yang konvensional dan kuno. Hal ini dialami oleh beberapa museum yang berada di kabupaten malang. Sehingga pada perancangan Museum Singhasari di Kabupaten Malang ini dilakukan dengan menerapkan tema arsitektur kontemporer pada bangunan. Arsitektur kontemporer ini memiliki konsep bangunan yang kekinian dengan harapan dapat meningkatkan daya tarik museum.
VILLA AND RESORT KAWASAN EKONOMI KHUSUS (KEK) MANDALIKA LOMBOK TENGAH TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR
Lalu Abiwira Patuh Swaran;
Budi Fathony;
Muhammad Nelza Iqbal
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Villa And Resort KEK Mandalika Lombok Tengah merupakan fasilitas untuk wisatawan luar/dalam negeri saat berkunjung ke Mandalika Lombok Tengah. Fasilitas ini ditujukan untuk memberikan penginapan yang layak bagi wisatawan yang berkunjung ke pulau Lombok. Dengan adanya fasilitas Villa & resort ini dipercaya akan mampu untuk menarik minat wisatawan. Pendekatan desain Arsitektur pada Villa & Resort KEK Mandalika Lombok Tengah ini dibilang unik karena mengakat desain rumah adat tradisonal Lombok yang di modifikasi atau bisa dibilang dengan pendekatan Arsitekur Neo Vernakular. Dengan demikan Villa & Resort KEK Mandalika Lombok Tengah ini akan mampu menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke pulau Lombok sembari menikmati keindahan pantai dengan fasilitas-fasilitas yang nyaman dan layak sehingga dapat dikenal oleh wisatawan dalam maupun luar negeri.
PUSAT KREATIVITAS DAN PEMBERDAYAAN LANSIA DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU
Wa Ode Rindiyani;
Gatot Adi Susilo;
Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Diantara kelompok masyarakat ada kelompok tertentu yang membutuhkan perhatian serta dukungan lebih dari lingkungan sekitarnya, kelompok yang dimaksud adalah kelompok lansia. pada tahun 2020 Pemkot Malang berencana untuk menjadikan malang sebagai kota ramah lansia karena menurut Statistik Daerah Kota Malang jumlah lansia di malang terus meningkat sampai dengan 100 jiwa setiap tahunnya. Pusat kreativitas dan pemberdayaan lansia di kota Malang merupakan salah satu jalan keluar yang bertujuan sebagai tempat bagi lansia yang mengalami tindak kekerasan baik secara verbal oleh keluarganya maupun lansia yang ingin menghabiskan masa tua bersama dengan teman-temannya. Pendekatan desain menggunakan tema arsitektur perilaku dengan mempertimbangkan perilaku dan kebiasaan lansia. Metode perancangan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan fakta, keadaan serta variabel yang ada dilapangan agar mendapatkan data dan menganalisis data melalui observasi maupun literatur untuk menghasilkan solusi berupa ide desain perancangan. Diharapkan fasilitas ini mampu menjadi wadah bagi lansia untuk mendapatkan pemberdayaan dan pengembangan kreativitas dengan sisa potensi yang dimilikinya. Lansia dapat menghabiskan masa tuanya dengan membuka diri bersama lansia lainnya dengan macam-macam kegiatan yang bersifat produktifitas.
HOTEL RESORT KUTA MANDALIKA TEMA: NEO VERNAKULAR
Rahmad Hidayatullah Ramadani;
Suryo Tri Harjanto;
Bayu Teguh Ujianto Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kuta Mandalika merupakan sebuah daerah destinasi wisata yang terletak di daerah Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Yang merupakan salah satu Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ) Yang di tetapkan melalui PERMEN NO 52 Tahun 2014. yang mulai terkenal akibat adanya pembangunan Fasilitas berskala Internasional yaitu sirkuit Motor GP. Maka dari pada itu tujuan dari Perancangan Hotel Resort Kuta Mandalika ini adalah sebagai salah satu dari fasilitas-fasilitas Penunjang yang di tunjukan sebagi tempat menginap dari para wisatawan yang berkunjung ke Kuta Mandalika. Pendekatan desain arsitektur yang digunakan dalam Hotel Resort Kuta Mandalika adalah Arsitektur Neo Vernakular dengan memanfaatkan suasaan dan potensi daerah yang ada. Pemanfaatan potensi yang tepat dan sesuai dapat digunakan sebagai dasar dalam proses Merancang untuk menjawab permasalahan-permasalahan desain yang berfoukus pada Potensi-potensi yang dapat dimanfaatkan sehingga terciptanya sebuah rancangan yang dapat memaksimalkan potensi yang ada.