cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
HOTEL RESORT DI KAWASAN KUTA MANDALIKA LOMBOK TENGAH TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Muhammad Alimuddin; Lalu Mulyadi; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel Resort di Kawasan Kuta Mandalika merupakan tempat peristirahatan para wisata. Kuta Mandalika sebagai destinasi pariwisata bekelanjutan karena memiliki keindahan alam yang menjadi salah satu potensi dan daya tarik para wisata. Kuta Mandalika saat ini memang di gencar dengan pembangunan Hotel untuk persiapan MotoGP Mandalika 2021. Dengan melihat realita tersebut, maka di butuhkan sebuah tempat penginapan seperti hotel yang bisa memfasilitas dan mewadahi keinginan pengunjung untuk melihat lebih lama keindahan alam. Pendekatan desain arsitektur yang digunakan dalam Perancangan Hotel Resort ini adalah dengan pendekatan Arsitektur Neo Vernakular untuk menfaatkan serta menerapkan elemen-elemen fisik pada bangunan tradisional Lombok yang ada di NTB. Serta memanfatkan lingkungan sekitar dan untuk mengangkat nilai kebudayaan dari Pulau Lombok sehingga menghadirkan suasana yang nyaman bagi pengguna. Metode perancangan yang akan di terapkan dalam perancangan Hotel Resort ini dengan Studi Literatur, Studi Lapangan, dan Studi Banding. Supaya bentuk konsep bangunan bisa mempertahankan dan memperkenalkan kearifan lokal kepasa wisatawan.
WISATA EDUKASI PENGOLAHAN SAMPAH DI KAB. MALANG TEMA: GREEN ARCHITECTURE Khoirotul A’yun Azizah; Bambang Joko Wiji Utomo Utomo; Debby Susanti
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Peningkatan jumlah sampah di TPA kian meningkat, hal ini dipengaruhi karena adanya pandemi. sampah yang didominan dengan sampah rumah tangga hal ini karena diberlakunya work from home. Pemerintah telah melakukan upaya pengurangan tumpukan sampah yang semakin menggunung dengan melakukan pengolahan. Sebenarnya masayarakat sendiri dapat membantu pengurangan jumlah sampah dengan melakukan pengolahan sampah yang dihasilkan rumah tangga sendiri. Tujuan dari pengangkatan judul “Wisata Edukasi Pengolahan Sampah Di Kabupaten Malang” agar pengunjung yang datang berkunjung teredukasi mengenai proses daur ulang apa saja yang dapat dilakukan pada sampah rumah tangga. Tidak hanya berlibur namun juga mendapatkan ilmu baru yang dapat diterapkan dirumah. Pengolahan limbah yang ada di wisata edukasi ini menuju pada pengolahan limbah rumah tangga yang tiap hari dijumpai. Diharapkan dengan adanya wisata edukasi pengolahan sampah ini masyarakat lebih peduli terhadap sampah. masyarakat dapat memanfaatkan dengan baik sampah, karena sampah pun masih emiliki manfat apabila ita tau bagaimana mengolahnya. Pegetahuan mengenai green architecture juga dibilang baik agar masyarakat lebih menghargai sumber daya alami, dan memanfaatkanya dengan baik.
GEDUNG PERTUNJUKAN TEATER KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Sultan Achmad Jamaludin Akbar; Adhi Widyarthara; Ghoustanjiwani Adi Putra
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Pertunjukan Teater Kota Malang merupakan fasilitas gedung pertunjukan teater bagi masyarakat dari berbagai kalangan. Namun seiring berkembangnya zaman kesenian tradisional pun semakin tertinggal, oleh karena itu didukung dengan fasilitas memadai dan mampu menarik minat masyarakat. Pendekatan desain arsitektur yang digunakan dalam Gedung Pertunjukan Teater Kota Malang dengan tema Neo-Vernakular bertujuan mempertahankan gaya atau ciri khas suatu budaya tradisional atau bisa diambil dari karakteristik yang ada di Kota Malang. Penataan dan desain pada Gedung Pertunjukan Teater Kota Malang yang disesuaikan dengan ciri khas Neo-Vernakular digunakan sebagai dasar dalam merancang sehingga muncul karakteristik tertentu baik pada ruang maupun pada bangunan. Penataan ruang luar yang ditata sedemikian rupa dengan memunculkan karakteristik memanfaatkan ruang terbuka hijau sebagai pendukung serta menarik minat masyarakat dalam mengunjungi fasilitas ini. Diharapkan fasilitas ini mampu menjadi wadah tontonan/pertunjukan dan mempunyai fasilitas umum yang memadai dalam melestarikan budaya kesenian teater di Jawa Timur khususnya yang ada di kota Malang.
PUSAT REHABILITASI NARKOBA DI KOTA BATU TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Mohammad Delvi Saputra; Gaguk Sukowiyono; Suryo Tri Harjanto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan narkoba adalah masalah global yang tingkat penggunanya terbilang cukup tinggi di Indonesia. Untuk mengatasi masalah tersebut, pentingnya pusat rehabilitasi narkoba yang berperan sebagai wadah untuk membantu para penyalahguna sembuh dari ketergantungannya. Sedangkan tempat rehabilitasi dari pemerintah dan swasta yang telah ada belum cukup untuk menampung bahkan kurang memadai. Dari masalah tersebut, pentingnya perancangan bangunan pusat rehabilitasi narkoba yang dapat membantu proses penyembuhan dengan penerapan tema arsitektur perilaku guna kenyamanan yang akan membantu mempercepat proses pemulihan. Metode perancangan diawali dengan pengumpulan data, survey, studi literatur, melakukan analisa dan konsep perancangan. Dengan penekanan hierarki human needs diharapkan kebutuhan rehabilitan dapat terpenuhi serta menciptakan rasa nyaman serta tidak merasa tertekan pada saat menjalani proses pemulihan.
PERANCANGAN ISLAMIC CENTER DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR MODERN Satria Pramadhanu; Breeze Maringka; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang adalah pusat dari kota-kota kecil disekitarnya dan juga pusat dari pemerintahan, memiliki potensi kuat untuk dijadikan tempat kegiatan keagamaan yang berskala kotamadya dikarenakan mayoritas beragama islam jadi kegiatan keagamaan yang dominan adalah kegiatan agama islam. Maka dari itu sangat tepat jika di malang dibangun Islamic Center yaitu sebagai pusat dari seluruh kegiatan agama islam yang ada di malang (kabupaten Malang dan sekitarnya). Bentuk Islamic Center yang ada di kota-kota lainnya kebanyakan belum mencerminkan aktivitas ibadah sekaligus pendidikan begitu pula dengan tata ruang dari kebanyakan Islamic Center yang ada di Indonesia. Sarana tersebut merupakan pengembangan lebih lanjut dari fungsi masjid yang mampu menampung berbagai kegiatan pengajian, pembinaan dan pengembangan agama serta kebudayaan yang bersifat non formal. Pendekatan desain yang diterapkan pada Islamic Center ini adalah pendekatan Arsitektur Modern. Prinsip-prinsip dari arsitektur modern akan digunakan dalam pendekatan bentuk bangunan Islamic Center. Sehingga nantinya akan menghasilkan bentuk –bentuk ruang yang fungsional, bentuk fasad yang simetris dan seimbang, penerapan fleksibilitas ruang pada bangunan, perencanaan bentuk massa bangunan disesuaikan dengan adanya kondisi lingkungan sekitar, dan menciptakan bangunan yang nyaman dan juga menggunakan material-material yang sesuai dengan jaman sekarang. Perancangan ini menggunakan metode kualitatif yang sumber datanya didapat dari studi literatur dan juga studi banding. Kesimpulannya, bangunan ini diharapkan dapat mengakomodir segala aktivitas manusia dengan manusia begitu juga antara manusia dengan tuhannya dengan baik dan nyaman.
CITY HOTEL DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR MINIMALIS Ahna Dhia Athari; Lalu Mulyadi; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berjalannya waktu peradaban dan kepadatan penduduk semakin meningkat dikarenakan peningkatan populasi manusia yang terjadi setiap tahunnya. Saat melakukan perjalanan keluar daerah orang-orang terutama para pembisnis tentunya membutuhkan tempat persinggahan sementara seperti Hotel sebagai tempat peristirahatannya setelah melakukan berbagai macam kegiatan dan survey selama berada di luar kota. Dengan begitu dalam pembuatan bangunan perhotelan dimana City Hotel yang dibangun diperuntukkan untuk para pembisnis yang melakukan survey ke luar kota dimana kegunaan, fasilitas dan kebutuhan untuk para pembisnis yang menginap di City Hotel lebih diperhatikan dalam pembangunan City Hotel ini. Selain itu dengan menerapkan tema Minimalis yang digunakan pada bangunan agar bangunan City Hotel ini dapat difungsikan sesuai dengan fungsinya itu sendiri tapi tidak menghilangkan keminimalisan dari bangunan itu sendiri. Dengan begitu City Hotel ini dapat dibangun dan digunakan bagi para pembisnis yang akan melacong ke kota Malang.
PERANCANGAN MUSEUM KERAJAAN ISLAM INDONESIA TEMA: ARSITEKTUR METAFORA Almas Ilham Lubis; Adhi Widyarthara; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan museum kerajaan islam indonesia mempunyai arti tentang sebuah konsep perencanaan museum yang secara khusus fokus pada koleksi dan edukasi yang berhubungan dengan sejarah peninggalan kerajaan islam indonesia, kemudian selanjutnya adalah tentang kata “Indonesia” yaitu mengarah pada cakupan museum yang direncanakan akan berskala nasional. Adapun metode yang di gunakan adalah metode perancangan dengan pendekatan isu permasalah yang ada, prosesnya dimulai dari ide gagasan dimana tujuan nya adalah membangun tempat edukasi tentang pengetahuan sejarah peninggalan kerajaan islam yang ada di Indonesia, kemudian mengidentifikasi masalah yang ada guna merumuskan masalah dari ide gagasan tersebut, kemudian mencari pengertian fungsi terkait judul yang akan di rencanakan bisa diambil dari studi literature, studi objek komparasi sejenis, maupun langsung dari studi lapangan, Setelah itu menentukan lokasi yang sesuai dengan fungsi dan tujuan perancangan, kemudian langkah selanjutnya pemilihan tema hal ini bertujuan untuk mengerti batasan batasan yang di perlukan dalam merancang sebuah bangunan, hingga yang terakhir adalah program analisis perancangan hal ini bertujuan mengumpulkan semua data yang sudah di dapat kemudian di olah dan di analisa. Dari semua proses metode perancangan nanti nya muncul ide konsep berupa konsep tapak, konsep bentuk, konsep ruang, konsep struktur, dan konsep utilitas. Dari ide konsep kemudian di aplikasikan ke rancangan sehingga menemukan hasil rancangan berupa bentuk merupakan analogi dari orang bersujud, sirkulasi ruang menggunkan sirkulasi linear, struktur utama menggunakan struktur rangka dan space frame, utilitas air terdapat dua sumber yaitu sumur dan PDAM, untuk utilitas elektrikal menggunakan dua sumber yaitu genset dan PLN.
ASRAMA HAJI KABUPATEN JEMBER TEMA: ARSITEKTUR MODERN Ferdinal Hidayatulloh; Lalu Mulyadi; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asrama Haji menyediakan jamaah sebagai akomodasi atau tempat istirahat dan digunakan sebagai tempat untuk melatih atau mempersiapkan prosesi haji. Tetapi faktanya masih banyak bentuk bangunan dan tata ruang asrama haji yang saat ini sangat kurang dan belum di definisikan dengan baik. Padahal setiap tahunnya jamaah haji selalu didominasi dengan jamaah yang berusia lanjut, sehingga pendekatan desain arsitektur yang akan diterapkan pada pembangunan asrama haji di Jember ini melalui sistem utilitas dengan pendalaman kenyamanan pada setiap ruang. Sistem utilitas yang tepat dan sesuai digunakan sebagai acuan dasar untuk proses perancangan asrama haji ini. maka dari itu dengan menerapkan prinsip-prinsip arsitektur modern diharapkan dapat mewujudkan bentuk bangunan dan tata ruang asrama haji yang representatif di kabupaten Jember.
PUSAT KERAJINAN TENUN LOMBOK TIMUR TEMA: ARSITEKTUR METAFORA Herman Farozi; Gatot Adi Susilo; Debby Budi Susanti
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat kerajinan tenun Lombok Timur merupakan sentra pusat produksi dan penjualan kain tenun yang ada di Lombok Timur tepatnya di Kecamatan Pringgasela. Pusat kerajinan tenun ini mempunyai tujuan untuk mempromosikan dan memperkenalkan produk kerajinan berupa kerajinan tenun. Fasilitas ini juga menyediakan berbagai macam fasilitas penunjang berupa kegiatan pariwisata dan edukasi melalui workshop untuk para pengunjung yang ingin belajar unruk membuat kain tenun. Metode pendekatan digunakan dalam perancangan pusat kerajianan tenun Lombok Timur ini melalui sistem pendekatan bentuk desain yakni banyak mengambil bentuk dan motif kain tenun untuk diaplikasikan pada setiap detail dan ruang bangunan baik itu ruang dalam maupun ruang luar. Selain itu juga tetap kami memperhatikan sistem sirkulasi dengan pendalaman mengenai penataan dan karakter ruang sehingga sistem sirkulasi dapat dengan tepat dan sesuai karakter serta fungsi bangunan. Dengan demikian diharapkan fasilitas ini mampu menjadi penjembatan bagi para pengerajin khususnya daerah Lombok Timur serta menjadi wadah dalam mengembangkan usahanya.
PUSAT KEBUDAYAAN SUKU SASAK DI LOMBOK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR TEMA: NEO VERNAKULAR Muhammad Agung Bahroni; Debby Budi Susanti; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya Sasak yang terdapat di pulau Lombok merupakan sebuah karya seni manusia yang terbentuk dari kebiasaan dengan mempelajari secara menyeluruh dari masyarakat, sehingga tebentuk sebuah kebiasaan yang bernilai budi pekerti yang kemudian diturunkan kepada generasi selanjutnya secara genetis. Beberapa contoh budaya suku Sasak seperti upacara Rebo’ Bontong (ritual adat menolak bala) di kecamatan pringabaya, tradisi bau Nyale (Putri Nyale) di Lombok tengah, Peresean (kesenian bela diri khas Lombok), tradisi Nyongkolan (arak-arakan pengantin) dan lain sebagainya. Dengan demikian dibutuhkan suatu wadah atau pusat kebudayaan untuk menghimpun budaya dan tradisi suku Sasak sebagai mana mempermudah informasi bagi wisatawan untuk melihat dan mengenali kebudayaan suku Sasak. Pendekatan arsitektur tradisional yang digunakan dalam Pusat Kebudayaan Suku Sasak melalui sistem pengolahan ruang yang disesuaikan dengan masa kini. Aspek kebudayaan suku Sasak meliputi adat kesenian, tradisi dan bangunan suku sasak. diharapkan Pusat Kebudayaan Suku Sasak bisa dijadikan sebagai wadah edukasi dan sarana berbagi ilmu tentang kebudayaan suku Sasak, dapat dijadikan suatu ikon bangunan yang megah dan mencitrakan budaya suku Sasak dan ramah bagi wisatawan lokal maupun mancannegara.