cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
PELABUHAN ANGKUTAN PENUMPANG DOMESTIK DI AIMERE TEMA: ARSITEKTUR REKREATIF Dafriandra Dwikurniawan Sose; Debby Budi Susanti; Sholeh, Moh Syahru Romadhon
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

NTT merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terdiri dari banyak pulau kecil, memerlukan transportasi antar pulau melalui akses maritim seperti pelabuhan penumpang. Kabupaten Ngada, khususnya Kecamatan Aimere, menjadi daerah strategis yang membutuhkan pelabuhan penumpang karena letaknya yang dekat dengan laut dan berada dalam kawasan pengembangan pariwisata pantai. Aimere juga menjadi titik penting untuk transportasi laut bagi Kabupaten Manggarai Timur di sebelah barat Ngada. Perencanaan pelabuhan di Aimere bertujuan untuk meningkatkan aktivitas di sekitar kawasan pelabuhan, menjadikannya tidak hanya sebagai tempat bongkar muat barang dan penumpang, tetapi juga sebagai area rekreasi publik. Desain pelabuhan ini menggunakan pendekatan Arsitektur Rekreatif, yang berfokus pada bentuk dinamis, unik, dan atraktif, dengan orientasi pada lanskap yang menarik dan penggunaan unsur-unsur alam. Diharapkan, desain ini akan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pengguna, serta mengintegrasikan kawasan pelabuhan dengan kawasan pariwisata pantai.
WOMEN’S SPACE DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR BIOFILIK Riffilia Asokawati Susanto; Debby Budi Susanti; Komang Ayu Laksmi Harshinta Sari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wanita 23% lebih tinggi mudah terkena stres daripada pria. Pekerjaan yang tidak sesuai dengan kapasitas menjadi salah satu pemicu terjadinya stress dan lingkungan keluarga yang tidak suportif. Stres dapat menyebabkan gangguan kejiwaan dan berdampak pada kesehatan fisik jika tidak ditanggapi dengan serius. Permasalahan tersebut yang menjadi dasar dari perancangan Women’s Space di Kota Malang. Tempat ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung wanita agar dapat dengan bebas mengekspresikan diri, berbagi pengalaman, serta melakukan kegiatan yang mereka inginkan agar bisa melepaskan rasa stres akibat kejenuhan terhadap aktivitas sehari-hari. Women’s Space dapat memberikan fasilitas kegiatan yang berhubungan dengan wanita dengan mempertimbangkan kenyamanan dan kebutuhan wanita agar dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Agar dapat tercipta suasana yang nyaman, perancangan Women’s Space menggunakan pendekatan Arsitektur Biofilik.
PUSAT PERBELANJAAN AGRITECH TEMA: ARSITEKTUR BIOKLIMATIK M.J Maulana Aliansyah; Suryo Tri Harjanto; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkurangnya lahan pertanian merupakan salah satu masalah yang telah terjadi, terutama di wilayah perkotaan. Hal ini terjadi karena meningkatnya urbanisasi yang mengubah alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pemukiman. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pangan penduduk perkotaan dan menurunnya produksi pangan dari tahun ke tahun. Maka diperlukan sebuah wadah yang berfungsi sebagai penghasil produksi pangan, terutama pada lahan sempit perkotaan. Metode perancangan yang digunakan adalah force-base framework, yang menganalisis dari konteks lingkungan, sosial serta aktifitas dari masyarakat yang mempengaruhi faktor dari desain. Pendekatan tema rancangan adalah tema bioklimatik dengan memanfaatkan kondisi iklim serta alam yang ada disekitar tapak. Hasil rancangan pusat perbelanjaan agritech ini mendapatkan konsep yang memanfaatkan lahan terbatas secara efisien dengan penanaman hasil pertanian secara vertikal dan konsep penggunaan hemat energi dengan memanfaatkan pencahayaan, penghawaan alami, serta penggunan energi baru biogas. Dengan perancangan ini diharapkan dapat menjadi sebuah inovasi untuk menciptakan wadah yang menghasilkan produksi pertanian di lahan yang terbatas.
HUMANIZING ARCHITECTURE DESIGN OF PSYCHIATRIC HOSPITAL DI KOTA MALANG, JAWA TIMUR TEMA: HEALING ENVIRONMENT Safina Nahla Navida Annur Rosyda; Suryo Tri Harjanto; Jarot Wahyono
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Psychiatric Hospital adalah sebuah Rumah sakit jiwa yang difokuskan kepada para penderita gangguan jiwa atau seseorang dengan masalah Kesehatan mental. Banyaknya penyandang Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) mempunyai resiko tinggi terhadap pelanggaran hak asasi manusia. Pada perancangan ini menggunakan pendekatan healing environment yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung penyembuhan pasien. Penggunaan metode dalam perancangan ini merupakan metode force-based framework untuk menemukan prioritas utama rancangan rumah sakit jiwa, melalui analisa yang akan memunculkan suatu konsep yang dapat diterapkan pada rancangan. Oleh karena itu, perancangan rumah sakit jiwa ini dapat membantu menciptakan lingkungan yang tepat bagi penyembuhan para penderita gangguan jiwa dengan memperhatikan kebutuhan psikologis maupun mental pasien diluar kebutuhan klinis, keamanan, dan kemanusiaan.
DEMENTIA FOR ELDERLY CARE CENTER DI KOTA BATU TEMA: THERAPEUTIC ARCHITECTURE Asa Hening Arista Putri; Debby Budi Susanti; Komang Ayu Laksmi Harshinta Sari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dementia for Elderly Care Center merupakan sebuah fasilitas pusat rehabilitasi yang dikhususkan pada penyandang demensia lansia. Badan Pusat Statistik Jawa Timur/ BPS 2021 menyatakan bahwa Jawa Timur telah mencapai 13,57% yang menandakan bahwa struktur penduduk Jawa Timur termasuk dalam golongan penduduk tua, hal ini menandakan bahwa demensia pada lansia semain meningkat. Dari beberapa pusat rehabilitasi yang telah berdiri, belum ditemukannya pusat rehabilitasi dengan berbagai fasilitas didalamnya yang menangani penderita demensia pada lansia khususnya di Jawa Timur. Pada perancangan fasilitas ini dilakukan dengan pendekatan therapeutic architecture bertujuan untuk menunjang proses penyembuhan karena memberikan pengaruh terhadap aspek psikologis dan fisik penghuni sehingga dapat membangkitkan suasana nyaman, tenang, dan dapat meningkatkan semangat hidup para penghuni. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode force-based framework dalam menentukan prioritas utama dalam merancang dengan melalui proses analisa yang selanjutkan akan menghasilkan luaran beru pa konsep yang akan diterapkan. Dengan demikian diharapkan fasilitas ini mampu memberikan ruang bagi penyandang demensia pada lansia serta dapat menunjang aspek psikologis dan fisik penghuni sehingga dapat membangkitkan suasana nyaman, tenang, dan dapat meningkatkan semangat hidup para penyandang.
Pusat Kebudayaan Di Kabupaten Malang Tema: Arsitektur Neo-Vernakular Allan Hermawan; Lalu Mulyadi; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai negara yang kaya akan budaya, Indonesia kini menghadapi tantangan dalam melestarikan warisan tradisionalnya. Di tengah arus globalisasi dan modernisasi, banyak budaya lokal, termasuk budaya Malang di Jawa Timur, mulai dilupakan. Malang yang dikenal sebagai tujuan wisata dengan kekayaan budayanya dan warisan arsitekturalnya, mengalami penurunan apresiasi termasuk nilai-nilai yang terkandung dalam arsitektur tradisional, karena generasi muda kurang menyadari pentingnya budaya tersebut dan lebih cenderung memilih budaya baru yang dianggap lebih praktis. Untuk mengatasi masalah ini, penerapan tema neo-vernakular dalam desain dapat menjadi solusi. Tema ini bertujuan untuk mempertahankan dan menghidupkan kembali budaya lokal dengan memadukan elemen-elemen desain modern ke dalam bentuk arsitektur. Sehingga nilai-nilai budaya tetap terjaga dan relevan dengan perkembangan zaman.
HEALING AND CREATIVE CENTER TEMA: HEALING ARCHITECTURE Muhammad Nazilul Badri; Lalu Mulyadi; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mental illnes adalah gangguan mental yang sering terjadi pada generasi sekarang yaitu generasi z. Blitar salah satu kota yang saat ini memiliki banyak kasus mental illnes yang menyebabkan bunuh diri. Menanggapi isu permasalahan tersebut maka perlu rancangan bangunan yang bertujuan sebagai tempat penyembuhan mental berupa healing and creative center. Metode perancangan menggunakan metode force based framework yaitu metode dengan pengumpulan data, pengelompokan data dan analisis data dengan konsep bentuk menyesuaikan fungsi. Pendekatan tema yang digunakan yaitu healing architecture, dengan memanfaatkan kondisi alam kedalam konsep rancangan. Dengan rancangan healing and creative center diharapkan dapat menjadi pusat penyembuhan mental illnes yang menerapkan prinsip pemenuhan aspek alam, psikologi, dan panca indera. Penyatuan unsur alam dan bangunan dapat mendukung penyembuhan terutama pada faktor kenyamanan dan ketenangan yang berpengaruh pada kondisi psikologi pasien.
PERANCANGAN MICE & E-SPORTS ARENA TEMA: KONTEMPORER: , , Randika Rafsa Chairul Akbar Prasetyo; Lalu Mulyadi; Suryo Tri Harjanto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan di Indonesia biasanya dirancang dan desain dengan peruntukan fungsi yang bersifat tunggal dimana perancangan ini menimbulkan beberapa problematika dan masalah pada nilai bangunan yang terkesan mati dan hanya terfokuskan pada acara-acara tertentu saja serta bangunan-bangunan terbangun ini biasanya hanya terpaku pada identitas bentuk yang bersifat umum, dengan demikian bisa diambil ide untuk adanya perancangan bangunan mixuse menggunakan tema kontemporer melalui metode concept based framework dengan memanfaatkan dua fungsi atau lebih yang saling berkaitan dan saling menguntungkan mau dari segi pemanfaatan fungsi ataupun fasilitas yang diusung pada bangunan yang diimbangi olah bentuk sebagai ciri/identitas bangunan, dengan ide ini maka bisa diambil ide perancangan bangunan mixuse MICE & E-SPORTS ARENA. Ide perancangan ini bisa diusulkan dikarenakan usulan ini selaras dengan latar belakang perancangan dan fungsi yang ingin dicapai.
EDUWISATA SAPI PERAH DI KOTA BATU TEMA: ARSITEKTUR BERKELANJUTAN Alga Lintang Pratama; Gaguk Sukowiyono; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Batu di Jawa Timur dikenal sebagai produsen susu utama, didukung oleh iklim dan alam yang ideal untuk peternakan sapi perah. Meskipun produksi susu menjadi pilar ekonomi utama, konsumsi susu per kapita di Indonesia masih rendah dibandingkan negara ASEAN lainnya. Tantangannya adalah meningkatkan produksi dan kualitas susu untuk memenuhi kebutuhan lokal dan memperluas pasar. Salah satu solusi adalah mengembangkan tempat pengolahan susu berbasis wisata edukasi, seperti Cimory Dairy Land di Lembang. Dengan menggabungkan pendekatan Force Based framework oleh Plowright (2014) yang mempertimbangkan konteks dan budaya lokal, diharapkan peternakan sapi perah dapat terus berinovasi dan meningkatkan kontribusinya terhadap kebutuhan susu di Indonesia.
PUSAT KEBUDAYAAN DI KOTA BIMA TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNACULAR Imam Hambali; Gaguk Sukowiyono; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebudayaan indonesia memiliki keberagaman nilai budaya local di masing-masing daerah. Pengaruh globasasi budaya berdampak buruk terhadap generasi sekarang. Salah satu pengaruhnya hasil budaya lokal kurang diminati oleh generasi sekarang. Kota Bima memiliki banyak kekayaan tradisi dan nilai-nilai budaya local setempat, namun belum ada sarana dan prasarana yang mewadahi kegiatan budaya yang dapat menarik minat generasi sekarang. Untuk itu dalam memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan budaya yang ada di Kota Bima perlu rancangan pusat kebudaayaan yang mencerminkan tradisi suku Bima. Metode perancangan yang di gunakan metode concept based framework, dengan konsep fungsi mengikuti bentuk. Pendekatan tema rancangan menggunakan pendekatan arsitektur Neo-Vernacular, yaitu merancang dengan menggabungkan arsitektur tradisional dan modern. Hasil rancangan ini yaitu untuk mempertahankan karakteristik yang menggambarkan arsitektur khas Bima sebagai icon baru budaya kota Bima serta pengembangan inovasi budaya Bima.