cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
SMART SUSTAINABLE VERTICAL FARM TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Eko Debby Prasustiawan; Gaguk Sukowiyono; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian di Indonesia mengalami kemajuan yang pesat, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan. Namun, tantangan seperti penyempitan lahan akibat urbanisasi dan pertumbuhan populasi mengancam ketersediaan pangan. Sebagai solusi, hadirnya konsep bangunan pertanian vertikal yang mengintegrasikan teknologi modern seperti hidroponik, aquaponik, dan sensor tanaman. Bangunan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat produksi, tetapi juga sebagai pusat edukasi masyarakat tentang pertanian berkelanjutan. Desain bangunan mengusung arsitektur hijau, memanfaatkan bahan ramah lingkungan, dan teknologi hemat energi. Selain itu, bangunan ini diharapkan menjadi daya tarik wisata edukasi di Kota Surabaya, memberikan pengalaman interaktif yang mengajarkan teknik pertanian modern dan pentingnya keberagaman hayati. Melalui inovasi ini, Indonesia dapat mengatasi permasalahan lahan sempit dan mendukung keberlanjutan lingkungan serta ketahanan pangan.
OASIS RECOVERY GAMING DISORDER TEMA: HEALING ARCHITECTURE Nurghina Akifah; Hamka; Jarot Wahyono
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi yang didorong oleh transmisi informasi yang cepat melalui internet, telah mengubah perilaku manusia secara sosial, ekonomi, dan budaya. Termasuk game online, jumlah pemain game online meningkat antara 5% dan 10% setiap tahunnya. permasalahan yang terjadi meningkatnya kecanduan game online di Indonesia yang menempati negara ketiga dengan 94,5% pengguna internet pada rentang usia 16-64 tahun. Fokus penelitian adalah merancang tempat pemulihan kecanduan game online, dengan pendekatan pengobatan holistik. Dalam perancangan tempat pemulihan kecanduan game online, menggunakan metode force-based yang disesuaikan dan digunakan untuk mendukung proses pengembangan. Hasil dari tempat pemulihan adiksi game online menjadi tempat yang dapat membantu individu memahami dan mengelola perilaku kecanduan, mengembangkan mekanisme penanggulangan yang lebih sehat, dan mencapai pemulihan jangka panjang serta peningkatan kualitas hidup.
SENSORY PLAY SCHOOL FOR TODDLERS TEMA: NEURO-ARCHITECTURE Rina Sry Septiani Putri Yamin; Debby Budi Susanti; Jarot Wahyono
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stimulasi selama Golden Age sangat penting untuk perkembangan anak karena berfungsi sebagai dasar yang kokoh untuk pertumbuhan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Neurosains menawarkan pemahaman mendalam tentang bagaimana otak berkembang dan berfungsi selama periode kritis ini, menjelaskan bagaimana otak anak membentuk jutaan sinapsis (koneksi antar neuron) setiap detik, yang mendasari proses pembelajaran dan perkembangan kognitif. Karena banyaknya pengaruh terhadap perkembangan kognitif tersebut, maka metode berbasis forces dapat menampung dan memproses informasi banyak. Oleh karena itu, ruang belajar atau bermain yang efektif untuk merangsang perkembangan otak anak, terutama selama Golden Age, harus menggunakan warna-warna cerah dan kontras. Ini akan merangsang kemampuan visual dan meningkatkan daya tarik, membuat anak-anak lebih termotivasi untuk berinteraksi dengan lingkungan mereka. Mendesain Sensory Play School yang sesuai memberikan berbagai manfaat, seperti mendorong anak untuk aktif dalam berbagai aktivitas dan meningkatkan keinginan mereka untuk belajar dan bermain. Dengan mempertimbangkan manfaat ini, desain Sensory Play School dapat secara signifikan mendukung dan mempercepat perkembangan otak serta keterampilan anak usia balita, memberikan mereka dasar yang kuat untuk pertumbuhan di masa depan.
PUSAT PENCEGAHAN DEMENSIA PADA LANSIA TEMA: ARSITEKTUR SALUTOGENESIS Maulana Argya Hari Pratama; Debby Budi Susanti; Komang Ayu Laksmi Harshinta Sari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat pencegahan demensia bagi lansia merupakan sentra pencegahan kepikunan bagi para lansia, demensia artinya gangguan fungsi memori yang terjadi secara perlahan, serta mampu merusak kinerja serta kegiatan kehidupan sehari-hari pengidapnya. Tujuan dari pendekatan konsep salutogenesis ialah mencapai rasa koherensi, yaitu persepsi sehat seorang yang bekerjasama memakai keahlian seseorang dalam menghadapi stres dan menjaga syarat sehat di hayati. Konsep salutogenesis diterapkan di bentuk pada fasad bangunan, pola hubungan ruang yang menyatu dengan ruang luar, detail arsitektur serta pada interior yang mempunyai beberapa aspek diantaranya merupakan lingkungan yang bisa memberikan rasa koherensi pada lansia, pencayahaan alami, serta ruang–ruang buat yang “safety” untuk lansia. Metodologi yang di gunakan “Force-Based Design” karena metodologi ini dimulai dengan mengidentifikasi isu dan masalah, lalu menentukan kendala dan potensi. Selanjutnya, forces dihubungkan dengan pendekatan yang menghasilkan constrains, asset, dan pressure. Pada tahap refine, elemen kriteria arsitektur yang terintegrasi. Dapat disimpulkan perancangan pusat pencegahan demensia pada lansia adalah dengan sesuai fungsi ruang sesuai kebutuhan lansia serta penambahan fasilitas penunjang lain, sehingga lansia dapat dengan mudah melakukan aktivitas di dalam ruang maupun di luar ruang.
PUSAT KREATIF BAGI KAUM MUSLIMAH DI KABUPATEN MALANG TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Elia Rahmawati; Gatot Adi Susilo; Sholeh, Moh Syahru Romadhon
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam hal produktivitas, seorang muslimah hanya berperan sebagai ibu rumah tangga sehingga produktivitas seorang muslimah sangat kecil. Di Kabupaten Malang banyak dari kalangan remaja memutuskan untuk menikah muda sehingga membuat mereka kurang produktif dan kurang memiliki pengalaman dibidang industri maupun ekonomi kreatif. sehingga perancangan pusat kreatif bagi kaum Muslimah dapat membantu dan menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Dalam hal ini pendekatan arsitektur perilaku yang digunakan dalam perancangan pusat kreatif, dikarenakan pendekatan yang menggabungkan perilaku manusia dan lingkungan sekitarnya. Metode perancangan menggunakan force-based framework yang mana desain arsitektur dilihat secara formal berdasarkan pendekatan arsitektur perilaku. Pusat kreatif bagi kaum muslimah merupakan fasilitas publik yang dirancang di Kabupaten Malang yang dikhususkan untuk kaum muslimah yang mana akses untuk laki-laki dipisah sebagaimana perilaku perempuan yang harus menjaga batasan. Desain dibuat untuk akses laki-laki berada di depan dan dibatasi oleh bangunan. Akses masuk ke dalam bangunan yang dikhususkan untuk perempuan melalui area resepsionis.
PUSAT KEBUDAYAAN DI BANYUWANGI Tema: EXTENDING TRADITION Bagas Reyvaldy Nurwahid; Gaguk Sukowiyono; Komang Ayu Laksmi Harshinta Sari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyuwangi adalah daerah yang mempunyai ragam seni dan budaya, hal ini menjadikan minat wisatawan mancanegara terhadap budaya Banyuwangi sangat tinggi, maka dari itu pentingnya untuk melestarikan dan memanfaatkan budaya Banyuwangi. Namun, saat ini minat generasi muda terhadap budaya menurun, hal ini dikarenakan dampak krisis budaya yang semakin membahayakan kelestarian budaya. Dengan kondisi seperti saat ini, diperlukan langkah proaktif untuk menjaga warisan budaya Banyuwangi. Salah satu langkah penting untuk mengatasi krisis budaya serta memberi ruang bagi pelestarian warisan budaya ini untuk tetap lestari adalah dengan merancang pusat budaya dengan pendekatan "Extending Tradition". Perancangan pusat budaya ini didasarkan pada konsep rumah Osing dan unsur dari seni tari Gandrung. Konsep ini mengimplementasikan ciri khas rumah adat Osing seperti tata ruang dan bentuk atap rumah Osing. Oleh karena itu, perancangan ini menggunakan metode Concept Based dari Plowright. Metode ini melibatkan proses source domain sumber terhadap kualitas elemen arsitektur tangible rumah Osing dan elemen intangible seni tari Gandrung. Pusat budaya ini akan menjadi tempat bagi pengunjung untuk menikmati seni terpadu yang setiap elemennya saling melengkapi dan memperkuat pesan budaya yang disampaikan.
ECO WASTE CENTER KABUPATEN MALANG TEMA: ARSITEKTUR TROPIS Siti Fathimah; Gatot Adi Susilo; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eco Waste Center merupakan sebuah bangunan pengolahan sampah yang mana di dalam satu kawasan terdapat bangunan pengolahan, edukasi tentang proses pengolahan sampah dan juga tempat penjualan hasil produk daur ulang sampah secara langsung. Dengan Latar belakang permasalahan sampah yang terjadi dikabupaten malang dan masih kurangnya tempat pengolahan sampah daur ulang, serta kurangnya edukasi masyarakat mengenai daur ulang sampah yang mampu menghasilkan nilai jual, sehingga munculah ide Eco Waste Center. Kabupaten Malang berada dekat dengan daerah pantai, sehingga tema bangunan yang di ambil adalah arsitektur tropis. Dengan pengembangan metode consept-base yang di kembangkan dalam penyelesaian masalah bau yang mungkin terjadi karna tumpukan sampah dan bagaimana merancang bangunan pengolahan sampah di tengah pemukiman warga agar tidak mengganggu aktivitas warga. Data yngng di dapat dari survei, studipresedent dan juga studi literatur.
SEKOLAH DIGITAL ANAK USIA DINI TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Dina Silvi Sakinah; Gaguk Sukowiyono; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi era globalisasi berdampak besar terhadap dunia pendidikan. Yang dapat mempengaruhi pengembangan pendidikan kearah pendidikan berbasis digital. Hal ini berpengaruh juga pada penggunaan teknologi bagi anak-anak usia dini yang penggunaanya harus diatur dengan cermat dan baik agar tidak terpapar pada konten-konten yang bersifat negatif, sehingga perlu wadah belajar dalam menggunakan teknologi secara dini yaitu dengan merancang sekolah digital anak usia dini. Salah satu inovasi dalam pendidikan anak usia dini adalah sekolah digital yang mengintegrasikan teknologi canggih seperti ruang kelas interaktif dan laboratorium Sains, Technology, Engineering, Art, Mathematic (STEAM) untuk merangsang eksplorasi anak-anak. Metode perancangan yang digunakan adalah metode “force-based” dengan imengumpulkan, mengelompokkan, idan menganalisis idata iuntuk imemastikan ibahwa idesain bangunan isesuai dengan ifungsinya. Pendekatan tema yang digunakan arsitektur perilaku. Hasil perancangan ini ada dua konsep, yang pertama rancangan memanfaatkan teknologi digital berupa perangkat interaktif dan edukatif. Konsep kedua menciptakan desain ruang yang mendukung eksplorasi dan kreativitas. Dengan perancangan sekolah idigital anak iusia idini ini diharapkan pembelajaran berbasis teknologi ini jauh lebih terarah, fleksibel, interaktif dan menyenangkan.
SADE COTTAGE DI MANDALIKA NUSA TENGGARA BARAT TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Aji Abdul Halim; Adhi Widyarthara; Amar Rizqi Afdholy
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terletak di Pulau Lombok, Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika merupakan salah satu dari sepuluh lokasi pariwisata nasional. Situs ini menampilkan Sirkuit Internasional Mandalika serta pantai pasir putih sepanjang 7,5 kilometer. Saat ini, kawasan ini menjadi daya tarik utama bagi investor, dan diperkirakan akan tumbuh menjadi tujuan wisata utama. Akomodasi, seperti hotel yang menawarkan fasilitas dan kenyamanan lengkap kepada tamunya, diperlukan untuk memungkinkan hal ini. Desain yang diusung yaitu merancang sebuah cottage dengan menggunakan komponen fisik rumah adat yang secara alami ada pada masyarakat Sasak Lombok, memanfaatkan motif arsitektur neo vernakular. Metode pada perancangan ini menggunakan forced based. Hasil dari perancangan ini didapatkan sebuah rancangan yaitu cottage. Selain itu, lingkungan sekitar dimanfaatkan untuk meningkatkan signifikansi budaya Pulau Lombok dan memberikan pengalaman ramah bagi pengunjung.
PERANCANGAN WELLNESS RESORT DI UBUD BALI TEMA: ARSITEKTUR SALUTOGENESIS I Wayan Nicola Kurnia Sartika; Bayu Teguh Ujianto; Komang Ayu Laksmi Harshinta Sari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wellness resort merupakan tempat menginap bersifat sementara yang didasari oleh aspek pariwisata ataupun potensi kawasan yang memiliki tujuan khusus untuk mencari fasilitas maupun aktivitas yang dapat menunjang kesehatan yang bukan sekedar kondisi bebas dari penyakit, tetapi sebagai keadaan diri yang sejahtera dari sisi fisik, mental dan sosial. Dalam perancangan wellness resort, pendekatan salutogenesis digunakan dalam memberikan kondisi yang dapat membantu dalam mencapai keseimbangan secara holistik, baik dalam faktor kesehatan fisik maupun kesehatan psikologis. Perancangan dilakukan di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Metode perancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah concept-based framework. Wellness Resort berfokus pada pencapaian kesejahteraan penggunanya, sehingga kebutuhan fasilitas dan fungsi ruang sangat diperhatikan, seperti fungsi akomodasi, fungsi wellness area, fungsi penunjang, fungsi pengelola dan service. Perancangan bertujuan untuk mendesain resort melalui penerapan pilar wellness theory yang ditunjang dengan pendekatan arsitektur salutogenesis dan penerapan budaya lokal untuk menghasilkan rancangan yang disesuaikan dengan kriteria desain yang berfokus untuk memberikan fasilitas dan aktivitas yang memberikan kenyamanan terhadap respon ruang secara positif terhadap psikologis pengguna.