cover
Contact Name
Yusri
Contact Email
yusri@unm.ac.id
Phone
+6285255602827
Journal Mail Official
yusri@unm.ac.id
Editorial Address
Pinisi Tower of Universitas Negeri Makassar, 10th Floor A.Pettarani Street, Makassar, 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
PENGABDI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27458466     EISSN : 27458474     DOI : https://doi.org/10.26858/pengabdi
PENGABDI merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Makassar. Jurnal ini menerbitkan artikel laporan hasil program pengabdian masyarakat yang bersifat multidisiplin, baik itu dalam bidang pendidikan, sosial ekonomi, budaya, dan bidang lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "PENGABDI : VOL. 1, NO. 1 (2020)" : 18 Documents clear
IbM Aktualisasi Tes Dan Pengukuran Keterampilan Permainan Sepakbola Pada SSB Julubori Kabupaten Gowa Irfan Irfan; Ramli Ramli; Ihsan Abbas
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i1.15721

Abstract

Masalah pengabdian kepada masyarakat ini, adalah sebagai berikut: (1). Pelatih dan Pemain SSB belum mengetahui tes dan pengukuran keterampilan permainan sepak bola.Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan (teoritis) bagi pelatih dan pemain tentang tes dan pengukuran keterampilan permainan sepakbola. (2) Untuk dapat meningkatkan pembinaan prestasi olahraga khususnya dalam permainan sepakbola pada jenjang usia dini, serta mempererat tali persaudaraan antar sesama pelatih dan pemain agar terjalin kerjasama yang baik . Kegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini dibagi atas dua kegiatan yaitu: (1) kegiatan penjelasan secara teori dilakukan selama satu hari yaitu menjelaskan cara pelaksanaan tes dan pengukuran keterampilan permainan sepakbola dan (2) kegiatan praktek, dilakukan selama 5 hari. mempraktekkan secara langsung tes dan pengukuran keterampilan permainan sepakbola. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa: (1) Peserta dapat menerima materi dengan bersemangat dan kemauan yang besar sehingga dapat diserap oleh seluruh pelatih dan pemain dengan baik dan mampu dipraktekkan dengan baik. (2) Motivasi peserta cukup tinggi mengikuti pelatihan tes dan pengukuran keterampilan permainan sepakbola. (3) Peserta menyadari bahwa materi yang diberikan adalah pengetahuan tambahan yang sangat bermanfaat bagi mereka untuk melakukan pembinaan prestasi olahraga sepakbola pada jenjang usia dini.
Peningkatan Profesionalisme Guru-Guru SMAN 5 Gowa Melalui Pelatihan Penyusunan Asesmen Berbasis Hots (Higher Order Thinking Skills) Jusniar Jusniar; Ahmad Fudael Majid
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i1.15726

Abstract

Penyusunan asesmen dan pembelajaran berbasis HOTS merupakan salah satu implikasi dari Kurikulum 2013 Revisi tahun 2017 serta penyiapan generasi emas di abad 21 yang memiliki keterampilan 4C (Communication, Collaboration, Crtical dan Creative thinking). Asesmen berbasis HOTS dapat diwujudkan oleh guru-guru dengan dukungan proses pembelajaran yang dapat menstimulasi HOTS. Guru-guru di SMAN 5 Gowa kondisinya sangat mendukung, oleh karena siswa-siswa sekolah tersebut tergolong kategori unggulan dengan sarana yang cukup lengkap untuk menerapkan model-model pembelajaran inovatif. PKM ini bertujuan memberikan tambahan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan dalam hal penyusunan perangkat asesmen berbasis HOTS. Metode PKM yang diterapkan berupa pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan asesmen berbasis HOTS yang diawali dari proses penjabaran kompetensi dasar (KD) ke indikator-indikator pencapaian kompetensi yang berbasis HOTS. Hasil PKM secara umum direspon “sangat baik” oleh peserta dan berharap keberlanjutan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan profesionalisme guru-guru.
AMMA’PRENEURSHIP: Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pembudidayaan Jamur Tiram Putih menggunakan Media Tanam Ampas Tebu di Desa Balangtanaya Tivannia Pricilla Narke; A. Khaerul Anam Haeril; Abd. Khalik; Nur Indah Jaya; Nursan Kamaruddin; Zulfiki Hidayat
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i1.15717

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah untuk meningkatkan produktivitas dengan memberikan pengetahuan kepada kelompok ibu PKK mengenai manfaat pembudidayaan jamur tiram putih dan membuat produk buku pedoman pelaksanaan program “AMMA’PRENEURSHIP” dan video animasi cara pembudidayaan jamur tiram putih menggunakan media tanam ampas tebu di Desa Balangtanaya. Terdapat 2 metode pelaksanaan, yaitu tahap persiapan dan tahap implementasi pelaksanaan program. Hasil yang telah dicapai antara lain buku pedoman pelaksanaan program, video pelaksanaan program, dan pelaksanaan mitra secara mandiri.
Pembelajaran Penggunaan Pola Kalimat Simpleks Pada Persatuan Guru Republik Indonesia Di Kacamatan Lembang Kabupaten Pinrang Mahmudah Mahmudah; Nurhusna Nurhusna; Aswati Asri
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i1.15732

Abstract

Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah PGRI Kecamatan  Lembang  Kabupaten Pinrang. Masalahnya adalah (1) PGRI Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang kurang memiliki sikap setia dan bangga terhadap bahasa Indonesia ragam resmi; (2) PGRI Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang kurang memiliki kesadaran akan norma bahasa Indonesia dalam penulisan karya ilmiah, khususnya penggunaan pola kalimat simpleks. Metode yang digunakan adalah metode tutorial, ceramah, diskusi, Tanya jawab, dan praktikum. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan tentang sikap setia dan bangga terhadap penggunaan bahasa Indonesia ragam, (2) mitra memiliki keterampilan terhadap penerapan norma bahasa Indonesia dalam penulisan karya ilmiah khususnya penggunaan pola kalimat simpleks.
Pemanfaatan Bahan Alami Untuk Pembuatan Ecoprint Pada Peserta Kursus Menjahit Yayasan Pendidikan Adhiputeri Kota Makassar Irmayanti Irmayanti; Hamidah Suryani; Rissa Megavitry
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i1.15722

Abstract

Yayasan Pendidikan Adhiputeri merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal yang menyelenggarakan berbagai macam kursus, salah satunya adalah kursus menjahit. Warga belajar kursus menjahit Yayasan Adhiputeri terdiri atas remaja putus sekolah dan ibu-ibu rumah tangga yang masih tergolong sebagai tenaga kerja produktif, dimana sangat memungkinkan untuk menambah keterampilan dan menjadikan ecoprint sebagai peluang usaha guna meningkatkan pendapatan keluarga. Adapun tujuannya pelatihan ini adalah selain untuk menumbuhkan kesadaran dan kemandirian dalam berusaha juga dapat memperluas lapangan kerja guna meningkatkan pendapatan keluarga dalam usaha mencapai keluarga yang bahagia dan sejahtera. Pemanfaatan bahan alami untuk pembuatan ecoprint merupakan usaha yang sangat mudah dikerjakan karena ecoprint memiliki keunggulan diantaranya yaitu ramah lingkungan, tidak menggunakan bahan kimia, proses pembuatannya mudah, bahannya mudah diperoleh karena berasal dari dedaunan, bunga maupun ranting tumbuhan serta tidaak memerlukan mesin sehingga dapat memberikan lapangan kerja yang baru bagi para masyarakat khususnya dalam hal bagi warga belajar Yayasan Pendidikan Adhiputeri. Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan praktikum. Hasil yang dicapai adalah : (1) mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan mewarnai dan mencetak motif di kain menggunakan teknik ecoprint, (2) mitra mampu mengisi waktu luang yang dimiliki dengan keterampilan mewarnai dan mencetak motif pada kain dengan Teknik ecoprint, (3) mitra sudah memiliki pengetahuan tentang cara membuat kerajinan tangan berupa cetakan motif pada kain dengan teknik ecoprint dan menerapkan pengetahuan dan keterampilan tersebut sehingga dapat dimanfaatkan untuk manambah penghasilan keluarga, (4) Hasil akhir dari karya mitra dapat dikategorikan cukup rapi meskipun masih diperlukan latihan guna menghasilkan warna dan cetakan motif tumbuhan (daun, bunga dan batang) yang semakin menarik
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Higher Order Thinking Skills (HOTs) Berbasis Personal Hygiene pada Kelompok Guru Sekolah Dasar Mantasiah R; Yusri Yusri; Andi Tenri Ola Rivai; Nur Abidah Idrus; Andi Alamsyah Rivai
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i1.14607

Abstract

Tujuan dari pelatihan ini yakni memberikan pemahaman kepada guru sekolah dasar terkait pengembangan bahan ajar HOTS  berbasis personal hygiene  yang dapat digunakan selama school from home sebagai salah satu upaya dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Program pelatihan pengembangan bahan ajar ini dibagi menjadi 4 tahap yakni tahap perencanaan, pelaksanaan kegiatan, observasi,  tahap refleksi dan evaluasi. Peserta dalam pelatihan ini yakni 25 guru sekolah dasar di Kabupaten Jeneponto.   Berdasarkan hasil analisis pelaksanaan program, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman guru dalam mengembangkan bahan ajar berbasis pendekatan HOTS. Pemahaman dalam hal ini adalah pemahaman dalam merancang, mengembangkan, megimplementasikan serta mengevaluasi bahan ajar yang diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas. Selain pendekatan HOTS, guru juga mulai memahami materi personal hygiene atau manajemen kebersihan diri dan pentingnya materi tersebut diintegrasikan dalam pembelajaran.
PKM Pelatihan Pengembangan Instrumen Tes Bagi Guru SDN Wilayah II Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru Kamaruddin Kamaruddin; Rasmi Djabba; Fajar Fajar
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i1.15727

Abstract

Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah guru SDN Wilayah II Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru. Masalahnya adalah: (1) guru lebih suka mengembangkan soal essay karena lebih mudah dibuat dibanding pilihan ganda, (2) masih ada guru yang belum mengetahui cara membuat rubrik penskoran untuk soal essay (3) instrumen tes yang dikembangkan untuk ujian, baik itu ujian mid semester, ujian akhir semester, dan ujian akhir sekolah hanya sampai sebatas validasi isi, tidak sampai pada uji coba dan mengukur validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, dan pengecoh. Sasaran eksternal adalah instrumen tes pilihan ganda dan tes essay dengan rubrik penskoran. Metode yang digunakan adalah: ceramah, tanya jawab, dan mitra pendamping. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra dapat mengembangkan tes pilihan ganda, (2) mitra dapat mengembangkan tes essay dengan rubrik penskoran, dan (3) mitra mengetahui analisis butir soal untuk membuat tes yang baku.
Pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Laboratorium IPA Kampus V Parepare UNM Ila Israwaty; Musfirah Musfirah
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i1.15718

Abstract

Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah Asisten Laboratorium IPA Kampus V Parepare Universitas Negeri Makassar. Masalahnya adalah: (1) Asisten laboratorium memerlukan tambahan pengetahuan tentang keselamatan bekerja dan pertolongan pertama terhadap kecelakaan dalam bekerja, (2) Asisten laboratorium memerlukan tambahan pengetahuan tentang penggunaan bahan kimia yang ramah terhadap lingkungan dan bagaimana memilih bahan kimia yang aman terhadap lingkungan, (3) Asisten laboratorium memerlukan tambahan pengetahuan tentang bagaimana mengelola limbah yang dihasilkan selama kegiatan praktikum berlangsung, dan (4) Asisten laboratorium memerlukan tambahan pengetahuan tentang bagaimana menggunakan bahan kimia berbahaya dan beracun serta cara memindahkan dan menyimpan bahan kimia tersebut. Metode yang digunakan adalah: pemberian materi da praktek. Hasil yang dicapai adalah: (1) Asisten laboratorium memperoleh tambahan pengetahuan tentang keselamatan bekerja dan pertolongan pertama terhadap kecelakaan dalam bekerja, (2) Asisten laboratorium memperoleh tambahan pengetahuan tentang penggunaan bahan kimia yang ramah terhadap lingkungan dan bagaimana memilih bahan kimia yang aman terhadap lingkungan, (3) Asisten laboratorium memperoleh tambahan pengetahuan tentang bagaimana mengelola limbah yang dihasilkan selama kegiatan praktikum berlangsung, dan (4) Asisten laboratorium memperoleh tambahan pengetahuan tentang bagaimana menggunakan bahan kimia berbahaya dan beracun serta cara memindahkan dan menyimpan bahan kimia tersebut.

Page 2 of 2 | Total Record : 18