cover
Contact Name
I Putu Suiraoka
Contact Email
jpms.jurnal@gmail.com
Phone
+6281236458425
Journal Mail Official
jpms.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sanitasi No. 1 Sidakarya Denpasar Selatan
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat
ISSN : -     EISSN : 26568268     DOI : https://doi.org/10.33992
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat ini mempublikasikan artikel hasil-hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan dalam bidang kesehatan yang meliputi bidang Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Gigi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Teknik Laboratirum Medis maupun bidang lain terkait kesehatan seperti kesehatan pariwisata, yang ditulis oleh dosen di lingkungan internal Poltekkes Kemenkes Denpasar maupun Perguruan Tinggi dari luar Poltekkes Kemenkes Denpasar.
Articles 124 Documents
Edukasi Gizi Seimbang Dengan Isi Piringku Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Selama Pandemi Covid-19 Pada Orang Tua Murid Paud Di Kota Denpasar Ida Ayu Eka Padmiari
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 3, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v3i4.2046

Abstract

Di masa pandemi Covid-19, infeksi virus menjadi masalah kesehatan yang rentan terjadi pada anak-anak. Karena saat imunitas menurun, semua jenis virus dan bakteri bisa masuk ke dalam tubuh tanpa perlindungan. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh saat pandemi dapat dimulai dari gizi seimbang sesuai dengan kebutuhan anak. Selain asupan makanan, tetap mengikuti anjuran penanganan Covid-19 yaitu cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, dan memakai masker. Di media sosial banyak informasi yang membingungkan orang tua terkait iklan yang dapat meningkatkan kekebalan anak. Sehingga diperlukan informasi yang benar dari para ahli tentang Gizi Seimbang. Pemberian edukasi merupakan upaya alternatif bagi orang tua untuk memahami dan menerapkan Gizi Seimbang dalam meningkatkan imunitas anak di masa Pandemi. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Denpasar Utara, karena situasi pandemi Covid-19 maka kegiatan dilakukan secara online dengan fasilitas zoom meeting. Atas persetujuan orang tua dan izin pengelola PAUD, dipilih 50 orang tua PAUD berdasarkan status gizi anaknya. Hasil yang dicapai dari pemberian edukasi tentang isi piringku untuk meningkatkan imunitas anak PAUD pada masa pandemi Covid-19 di Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar yaitu berhasil meningkatkan pengetahuan dengan baik hingga 75%. Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi tentang isi piringku pada orang tua. Disarankan dilakukan sosialisasi yang berkesinambungan oleh pengurus PAUD dan pihak terkait lainnya agar orang tua bisa mempraktekan di rumah masing-masing.Kata Kunci: PAUD, imunitas, covid-19, isi piringku    
Pendampingan Bidan Dalam Pemakaian Deliver Chamber Di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Kota Denpasar Ni Wayan Armini
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 3, No 2 (2021): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v3i2.2041

Abstract

Kejadian Pandemi COVID-19 melanda hampir seluruh negara di dunia saat ini telah berdampak pada berbagai sektor kesehatan maupun nonkesehatan. Salah satu pelayanan kesehatan yang ikut menjadi garda terdepan adalah pelayanan kebidanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melakukan pendampingan secara kepada bidan dalam memakai delivery chamber saat melakukan pertolongan persalinan. Pelaksanaan berupa pretest, memberikan e-modul, link video/youtube  tentang petunjuk pemakaian delivery chamber, post test pengetahuan dan sikap bidan. Hasil pengamatan mengenai rata-rata pengetahuan responden sebelum dan setelah diberikan pendampingan yaitu 62,86 menjadi 82,86. Terdapat perbedaan bermakna pengetahuan responden sebelum dan setelah diberikan pendampingan  (pvalue=0,001) serta sikap responden sebelum dan setelah diberikan pendampingan (pvalue=0,013). Para bidan mengungkapkan desainnya sangat simple, cara penggunakannya mudah, nyaman buat bidan dan pasien, terbuat dari bahan yang ringan dan tidak mudah berkarat, tidak menghabiskan ruangan yang banyak untuk menyimpan, mudah dipasang dan dilepas, mudah dilakukan desinfeksi, mudah dipakai kembali serta yang paling penting adalah mampu melindungi bidan dari percikan droplet. Kepada unit bisnis Poltekkes Kemenkes Denpasar agar  memfasilitasi kegiatan marketing delivery chamber untuk tenaga kesehatan.    Kata Kunci: pendampingan, bidan, delivery chamber, covid-19
Penyuluhan Dan Penerapan Terapi Berbasis Emotional Freedom Techniques Untuk Meningkatkan Quality Of Life Bagi Korban Penyalahgunaan Narkoba Di Panti Hafara Bantul D.I.Y Evi Ni’matuzzakiyah
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 3, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v3i4.2047

Abstract

Pada tahun 2019 telah diadakan penelitian di panti Hafara tentang penerapan model terapi berbasis emotional freedom techniques untuk rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba. Hasil dari penelitian tersebut responden melalui terapi Emotional Freedom Techniques, yang semula merasakan ada beban emosi dan perasaan tidak nyaman, ragu, putus asa, pesimis, setelah dilakukan terapi terjadi perbedaan, hal ini ditunjukkan dengan menggunakan skala SUD (Subjective Unit of Discomfort) yaitu perhitungan skala 0 – 10. Setelah melalui serangkaian proses terapi Emotional Freedom Techniques kedua klien merasa lebih banyak perubahan positif, seperti merasa lebih nyaman, optimis, dan memiliki cita serta harapan untuk mandiri. Meninjau keberhasilan dari penelitian tersebut, perlu kiranya untuk menindaklanjuti dalam program penerapan terapi berbasis emotional freedom techniques untuk meningkatkan quality of life bagi pecandu narkoba. Ada hasil positif dari penerapan terapi berbasis hypno-emotional freedom techniques untuk meningkatkan quality of life bagi korban penyalahgunaan narkoba dalam rangkaian proses rehabilitasi.Kata Kunci: terapi, emotional freedom techniques quality of life, narkoba
PELATIHAN PENYEDIAAN GIZI SEIMBANG UNTUK BALITA Sarni Anggoro
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 4, No 2 (2022): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v4i2.1432

Abstract

Toddler period is a period of "anxiety" because growth is not as fast as the previous period or infancy. Nutritional problems that are often experienced by toddlers are Less Protein Energy, obesity (overweight), lack of vitamin A, Iodine Deficiency Disorders (IDD), iron deficiency anemia. Handling of nutritional problems must be handled individually according to the case suffered. Health and balanced nutritional intake according to their needs are the best prevention activities to overcome the emergence of nutritional problems. Community service activities are carried out by training on the provision of balanced food for toddlers in Bogem Hamlet, Caturharjo Village, Pandak, Bantul. The objective of this activity is to increase the knowledge and skills of mothers with children under five regarding the provision of balanced nutrition for their children. The target of the activity is mothers who have toddlers in Bogem Hamlet, Caturharjo Village, Pandak, Bantul. After finishing, the participants learned about balanced nutrition for toddlers and how to prepare it so that in the future children can become healthier.
SOSIALISASI LANGKAH CUCI TANGAN YANG BENAR GUNA MEWUJUDKAN SISWA SEHAT DI SDN LATUKAN KECAMATAN KARANGGENENG KABUPATEN LAMONGAN Aminur Rumaisyah; Riqqot Wasiilah Ishmat; muhamad ganda saputra
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v5i1.2254

Abstract

ABSTRACTWashing hands is a simple step that can be improve the level of health of oneself, family and community. World Health Organization (WHO) has provided rules regarding good and proper washing steps, whereby the Indonesian government is promoting its socialization especially in the school environment. Senior High School (SMA) Negeri 2 Sibolga is one of the randomly selected schools to carry out the right hand washing step socialization according to WHO. The level of student’s knowledge about the correct steps for washing hands has been shown increase after socialization. Keywords: Washing hands, Healthy, Socialization ABSTRAKCuci tangan adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk meningkatkan taraf kesehatan diri sendiri, keluarga dan masyarakat. World Health Organization (WHO) telah memberikan aturan mengenai langkah cuci tangan yang baik dan benar, dimana pemerintah Indonesia sedang menggalakkan sosialisasinya terutama di lingkungan sekolah. Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Sibolga adalah salah satu sekolah yang dipilih secara acak untuk dilakukan sosialisasi langkah cuci tangan yang benar menurut WHO. Tingkat pengetahuan siswa mengenai langkah cuci tangan yang benar terbukti meningkat setelah dilakukan sosialisasi. Kata Kunci : Cuci tangan, Sehat, Sosialisasi.
PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DENGAN MEDIA BOOKLET DAN PELATIHAN MENYIKAT GIGI PADA PASIEN DIABETES MILITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IV DENPASAR SELATAN TAHUN 2021 anak agung gede agung; i nyoman wirata
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 4, No 4 (2022): Oktober
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v4i4.2012

Abstract

Statistics show that dental and oral disease affects almost everyone, including people who have diabetes mellitus. Tooth brushing behavior is one of the most important and effective health behaviors for the maintenance of dental and oral health by preventing plaque from forming on the teeth. Brushing your teeth will reduce the contact of sucrose and bacteria so that it can prevent caries. This Community Service Method is this service is carried out by providing counseling and training on brushing teeth. The measurement of knowledge and behavior of brushing teeth was carried out by pre-posttest. Furthermore, the collected data were analyzed descriptively and analytically. Namely an increase in knowledge about dental and oral health after community service activities, namely before counseling most of the knowledge targets were categorized as lacking and after counseling their knowledge became good category. After the tooth brushing training activity, there was an increase in tooth brushing behavior from the poor category to the good category. The results of the statistical test showed that there was a significant difference in the knowledge, and tooth brushing behavior before and after the counseling and brushing training activities with a significant value of 0.000 (p 0.05). It is recommended to holders of non-communicable disease programs, especially chronic disease programs at puskesmas and related parties, to continue to provide promotive services in the field of dental health on an ongoing basis.
Assistance Efforts and Recognition of Students’ Body Posture Post Pandemi Covid -19 at SMA Negeri 85 West Jakarta Trisia Lusiana Amir; Muthiah Munawwarah; Syahmirza Indra Lesmana; Abdurrasyid Abdurrasyid
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v5i2.2483

Abstract

The process of learning from home during the Covid-19 pandemic, which is generally sedentary, causes changes in the basic functions of the body. In addition, lack of knowledge about movement and basic body functions and minimal checking of student body posture at school can have an impact on decreasing student fitness, concentration, and achievement. This can be seen when students began to be active again to carry out 100% learning from schools after the Covid-19 pandemic. The purposes of this community service activity are to provide preventive and curative efforts through educational assistance and examination of movements and basic body functions to increase student insigh about ideal body posture. This activity was carried out at SMA Negeri 85 West Jakarta with a target of 35 students, through four main activities: (1) preparation and production of educational materials about movements and basic body functions, (2) mentoring and delivery of material to the students, (3) examine movements and basic body functions, and (4) evaluate. The results achieved during the implementation showed the seriousness and enthusiasm of the students and based on the results of the examination, there were still students who had abnormal BMI and abdominal circumference. Likewise for body posture, examination of the upper extremities with a neck shoulder line test and examination of the lower extremities with true length and appearance length tests found dissimilarities between the right and left sides of the body. Furthermore, in the examination of body functions through isometric and prone plank tests, there are scores below the normal score, which means that there is a decrease in basic body functions like muscle strength and endurance. The results of this examination are evaluated and students will be able to recognize their body posture and take actions/steps that can maintain/ improve the posture to be better.
Edukasi PHBS Dengan Media Edukomik Dalam Upaya Meningkatkan Budaya Hidup Sehat Pada Anak Asuh Rumah BCC (Bali Caring Comunity) Desa Besakih, Kabupaten Karangasem Burhannuddin Burhannuddin; I Wayan Karta; Heri Setiyo Bekti
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v5i2.2538

Abstract

Pembentukan budaya PHBS pada anak-anak dapat melalui tatanan rumah tangga, sekolah, dan organisasi sosial kemasyarakat yang berkecimpung dalam peningkatan sumber daya manusia. Salah satu organisasi yang telah terlibat aktif dalam pengembangan dan pemberdayaan anak-anak adalah Rumah Bali Caring Community (BCC). Permasalahan prioritas yang dihadapi anak asuh di Rumah BCC adalah kurangnya budaya PHBS. Dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diberikan solusi prioritas diantaranya melakukan kegiatan pemberdayaan kepada anak asuh BCC melalui pelatihan PHBS menggunakan media edukomik PHBS.Hasil kegiatan menunjukkan anak-anak asuh BCC selama kegiatan dapat menerima dengan baik materi dan metode penyuluhan yang digunakan. Anak-anak asuh BCC mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan berpartisipasi dengan aktif. Tingkat pengetahuan anak-anak asuh tentang budaya PHBS mengalami peningkatan. Pengetahuan anak asuh tentang PHBS dengan kategori baik meningkat dari 17 % sebelum kegiatan menjadi 83 % setelah kegiatan dilaksanakan. Semua anak asuh setelah kegiatan dilaksanakan telah mengenal tentang PHBS dan sebagian besar telah mampu mencontohkan dan mempraktekkan perilaku yang termasuk penerapan PHBS. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah menghasilkan luaran berupa buku edukomik yang terdaftar HaKI, leaflet, drat artikel untuk publikasi dan peningkatan pengetahuan peserta 
Penyuluhan Diabetes Mellitus dan Pelatihan Pemantauan Kadar Gula Darah Mandiri pada Sekeha Serati Banten Desa Adat Cucukan, Desa Selat, Kabupaten Klungkung ida bagus suyasa
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v5i1.2299

Abstract

Salah satu isu strategis dari Kabupaten Klungkung adalah kecendrungan meningkatnya PTM. Program-program penanganan sangat penting dilaksanakan untuk mengantisipasi isu strategis tersebut. Penyakit Hipertensi dan Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang berada dalam sepuluh besar penyakit terbanyak penderitanya di Kabupaten Klungkung pada tahun 2019 dan 2020. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi dan penyuluhan diabetes mellitus dan upaya menghindari covid 19. Metoda yang digunakan pada pengabmas ini adalah penyuluhan, pemeriksaan gula darah, pelatihan penggunaan alat cek gula darah. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan kadar gula darah responden yang terbanyak adalah normal (97-131 mg/dL) sebanyak 11 orang (42%). Namun ada 6 orang (23%) memiliki gula darah tinggi (≥ 200 mg/dL).
MEMBANTU PENANGANAN MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN INTERPROFESIONAL EDUCATION (IPE) Mochammad Choirul Hadi; Anak Agung Ngurah Kusumajaya; Gusti Ayu Marhaeni; I Wayan Mustika; I Nyoman Gejir; Ketut Sudiantara; I Wayan Suardana; I Gusti Putu Sudita Puryana; Ni Nyoman Astika Dewi; Nur Habibah
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v5i1.2115

Abstract

An integrated manner of Community Engagement Activities done by using the concept of Interprofessional Education (IPE) engages health workers and village midwives in the work area of Puskesmas Kerambitan I as the target. This activity aims to apply the IPE to improve community health status in the working area of Puskesmas Kerambitan I Tabanan Regency. In the implementation of community service activities used several methods, such as structured interview methods to explore public health problems, methods of extension for giving some health materials as well as, and methods of direct practice to the community during the day of health services. This activity successfully involves the target of training of 30 people consisting of Village Midwife and Community Health Center Staff and Health Workers from 7 villages as many as 21 people, and target of public health service as much as 98 out of 100 people invited Community Service Activity with IPE method is completed by involving all departments in Poltekkes Kemenkes Denpasar.

Page 9 of 13 | Total Record : 124