cover
Contact Name
I Putu Suiraoka
Contact Email
jpms.jurnal@gmail.com
Phone
+6281236458425
Journal Mail Official
jpms.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sanitasi No. 1 Sidakarya Denpasar Selatan
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat
ISSN : -     EISSN : 26568268     DOI : https://doi.org/10.33992
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat ini mempublikasikan artikel hasil-hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan dalam bidang kesehatan yang meliputi bidang Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Gigi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Teknik Laboratirum Medis maupun bidang lain terkait kesehatan seperti kesehatan pariwisata, yang ditulis oleh dosen di lingkungan internal Poltekkes Kemenkes Denpasar maupun Perguruan Tinggi dari luar Poltekkes Kemenkes Denpasar.
Articles 129 Documents
Pelatihan Kader Kesehatan dalam Mempersiapkan Posyandu Integrasi Layanan Primer di Desa Ciamis Kabupaten Lampung Utara Kadarusman, Haris; Apriyani, Heni; Taufiq, Ihsan; Sutopo, Agus
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 3 (2025): JULI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i3.3916

Abstract

Posyandu memainkan peran penting dalam meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat desa. Kader  kesehatan  memiliki  peran  penting  dalam kegiatan Posyandu Terintegrasi atau yang dicanangkan pemerintah dalam integrasi  layanan primer. Kader Kesehatan berjumlah 15 orang perlu ditingkatkan pengetahuan dan ketrampilannya dalam integrasi layanan primer. Kegiatan pengabdian ini  bertujuan  untuk  meningkatkan kapasitas kader kesehatan di Desa Ciamis kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara, melalui pelatihan kader Kesehatan. Metode kegiatan berupa pelatihan dengan metode pembelajaran ceramah, diskusi, demonstrasi dan role play yang berisi materi ketrampilan kader posyandu. Hasil kegiatan bahwa kader mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam melaksanakan Posyandu Terintegrasi. Kesimpulannya,  peningkatan  kapasitas  kader  melalui  pelatihan berkelanjutan dan strategi kolaboratif dapat mendukung transformasi layanan primer yang efektif di tingkat  desa,  serta  memperkuat  peran  kader  dalam  kegiatan  promotif,  preventif,  dan  deteksi  dini masalah kesehatan masyarakat
PENYULUHAN KESEHATAN DAN PEMERIKSAAN KADAR CHOLINESTERASE PADA DARAH PETANI DI DESA WISATA PINGE KECAMATAN MARGA KABUPATEN TABANAN Widhya Hana Sundari, Cokorda Dewi; Sri Dhyanaputri, I Gusti Ayu; Sri Arjani, Ida Ayu Made; Kurniawan, Surya Bayu; Suryaningsih, Putu Ayu; Dwija Putra, I Gusti Ngurah
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i4.3793

Abstract

Pestisida merupakan bahan beracun yang dapat menyebabkan gangguan kesesehatan pada manusia dan mahluk hidup termasuk menimbulkan menimbulkan dampak negatif pada lingkungan. Pestisida masuk ke dalam tubuh  melalui kulit, saluran pernafasan dan pencernaan.   Pestisida meracuni manusia dapat terjadi mulai saat mempersiapkan bahan, penyemprotan, pencucian alat dan penyimpanan kembali pestisida. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan pestisida, penggunaan APD dan pemeriksaan kadar cholinesterase pada khalayak sasaran. Sebagai khalayak sasaran adalah para petani di desa wisata Pinge kecamatan Marga Kabupaten Tabanan berjumlah 40 orang. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, pendampingan praktik K3 dan pemeriksaan kadar cholinesterase.  Hasil pengabdian,  khalayak sasaran sebagian besar (60%) berjenis kelamin laki-laki dan berpendidikan SMA 37.5%. Setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan peningkatan pengetahuan petani tentang pestisida katagori baik dari 32.5% menjadi 90%. Hasil pemeriksaan kadar cholinesterase menunjukkan sebagian besar (92,5%) petani tidak mengalami keracunan. Disarankan para petani selalu menggunakan APD  pada saat mempergunakan pestisida
Strategi Edukasi Pola Asuh untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Balita di Desa Bresela Sumadewi, Komang Trisna; Yupardhi, Toddy Hendrawan; Suryadiningrat, Gede Wahyu
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i4.4893

Abstract

The growth and development of children under five in Indonesia still faces significant challenges, mainly due to inadequate parenting and a lack of parental knowledge about the importance of early detection of child growth and development disorders. The high prevalence of stunting and developmental delays is an urgent problem to be overcome. Based on the interviews, priority problems were obtained, including lack of knowledge of parenting, monitoring of children's growth and development, and the skills of the family of toddlers related to the growth and development of children. The service team offers solutions through training for parents in Bresela Village, in order to improve understanding and skills in monitoring children's growth and development using KMS and KPSP as a guide. The implementation method includes pretests, providing educational materials, monitoring demonstrations, and posttests to assess knowledge improvement. The results of the activity showed an increase in parents' knowledge by 50% about parenting and 40% about the growth and development of children after training. In addition, there is an increase in family skills in monitoring growth and development independently. In conclusion, this program has succeeded in increasing the awareness and ability of parents to optimize children's growth and development, but it needs to be continued with continuous assistance and socialization to overcome existing problems. Keywords: Toddler Growth, Toddler Development, Parenting Style
Edukasi Penggunaan Tablet Tambah Darah (TTD) untuk Pencegahan Anemia dan Pemeriksaan Hemoglobin pada Siswi SMPN 3 Abiansemal Badung Bali Ratih, Gusti Ayu Made; Wilan Krisna, Luh Ade; Suryaningsih, Putu Ayu
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i4.3782

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat sehubungan dengan prevalesinya yang tinggi dan dampaknya terhadap kesehatan. Remaja putri merupakan kelompok rawan menderita anemia karena dalam masa pertumbuhan dan setiap bulan mengalami menstruasi yang menyebabkan hilangnya zat besi. Menstruasi bulanan menyebabkan para remaja putri mudah mengalami Anemia Defisiensi Besi, yaitu kondisi dimana sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di dalamnya lebih rendah dari biasanya. Sehingga membuat tubuh lebih mudah lemas dan mudah untuk pingsan. Tidak berhenti sampai disitu, dampak anemia juga menyebabkan kondisi seperti: Penurunan imunitas; Penurunan konsentrasi belajar; Penurunan prestasi di sekolah; dan Penurunan kebugaran dan produktivitas. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan sasaran mitra tentang pentingnya mengkonsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin sebagai bentuk pencegahan penyakit anemia defisiensi besi. Metode Pengabdian yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini yaitu penyuluhan tentang anemia, pemeriksaan kadar Hb, pemberian informasi penggunaan TTD yang tepat dan pembagian TTD bagi siswi SMP. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Juni di SMPN 3 Abiansemal. Total sasaran yang menjadi responden dalam kegiatan ini adalah 40 orang siswi SMP kelas 8. Karakteristik  responden berdasarkan umur yaitu sebagian besar berada pada usia yaitu usia 14 tahun sebayak 35 orang (87,5%). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pemahaman tentang pentingnya mengkonsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin sebagai bentuk pencegahan penyakit anemia defisiensi besi.
Edukasi Pengendalian Vektor Aedes aegypti dan Pelatihan Pembuatan Kompos Sederhana di SD Genta Saraswati, Gianyar Sintya, Erly; Agung Aryastuti, Anak Agung Sri; Maha Putra, I Nyoman Gede
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v8i1.5037

Abstract

Background: Dengue fever remains a major public health concern in Gianyar Regency, Bali, with rising incidence strongly associated with Aedes aegypti as the primary vector. School environments are critical settings for early prevention due to children’s vulnerability and the presence of potential mosquito breeding sites. Integrating vector control education with environmental management is therefore essential to reduce dengue risk and promote sustainable behaviors.Objective: This program aimed to enhance knowledge and practical skills of students and teachers at Genta Saraswati Elementary School, Gianyar, regarding Aedes aegypti vector control and organic waste management through composting and vermicomposting.Method: The Community Partnership Program (PKM) was implemented through interactive education on Aedes aegypti biology, dengue prevention, identification of breeding sites, and hands-on composting and vermicomposting training using a Montessori-based experiential learning approach. Program effectiveness was assessed using pre- and post-tests.Result: Participants’ knowledge increased significantly, with post-test scores exceeding 70%. Simple composting and vermicomposting facilities were successfully established and utilized as learning media.Conclusion: Integrated vector control education and composting training effectively improved health awareness and environmental responsibility in a school-based setting. Keywords: Dengue prevention; vector control; composting; 
Empowering Cadres Through Education And Complementary Services: Biomassage In Increasing Body Immune Power In Hypertension Communities In Dauh Puri Kelod Village, West Denpasar Denpasar City Labir, I Ketut; Ribek, Nyoman; Ruspawan, Dewa Made
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i4.4188

Abstract

Background: Hypertension remains a major public health problem and contributes significantly to morbidity and mortality. In Denpasar City, the prevalence of hypertension is still high despite the availability of conventional medical services. Long-term pharmacological treatment often leads to low adherence, highlighting the need for complementary, community-based interventions to support hypertension control.Objective: This community service activity aimed to increase the knowledge of Posbindu cadres regarding biomassage and to assist cadres in providing complementary biomassage services to help reduce blood pressure among people with hypertension.Method: The activity involved cadre education and community-based biomassage services. A total of 45 Posbindu cadres participated in the training, while 142 community members received services, including 58 individuals with hypertension. Cadres’ knowledge was measured using pre-test and post-test assessments, and systolic blood pressure of hypertensive participants was measured before and after biomassage intervention. Data were analyzed using paired t-tests.Result: The results showed an increase in the average knowledge score of Posbindu cadres from 74.4 to 94 (p 0.05). Among hypertensive participants, the mean systolic blood pressure decreased from 148 mmHg before intervention to 126 mmHg after biomassage, with an average reduction of 22 mmHg (p 0.05).Conclusion: The activity demonstrated that biomassage education and services effectively improved cadres’ knowledge and contributed to a reduction in systolic blood pressure among people with hypertension. Biomassage may be used as a complementary approach to support community-based hypertension management alongside conventional treatment.
Animated Video Education of 3M Behavior to Improve Knowledge of DHF Prevention Among School-Age Children Sulisnadewi, Ni Luh Kompyang; Sipahutar, Ida Erni; Wedri, Ni Made; Suardana, I Wayan
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i4.4906

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a public health problem in tropical countries like Indonesia. School-age children are vulnerable due to limited awareness and hygiene behavior. The 3M behavior—draining, closing, and burying—is an effective preventive strategy. However, conventional health education is often less attractive to children. Animated video is a visual-audio medium proven to enhance children’s learning engagement.Objective: This community service aimed to improve children’s knowledge about DHF prevention through 3M behavior using animated video education.Method The activity was conducted at SD No. 1 Pesinggahan, Klungkung, involving 53 students from grades IV–VI. The program consisted of pre-test, animated video viewing, discussion, and post-test. The difference in knowledge before and after education was analyzed descriptively.Result: Before education, 60.4% of children had moderate knowledge, and 39.6% had good knowledge. After education, 94.3% showed good knowledge and only 5.7% remained moderate. Animated video education effectively improved children’s understanding of 3M behavior and DHF prevention.Conclusion: Animated video is an effective and attractive medium to increase school-age children’s knowledge about DHF prevention through 3M behavior. This program can be implemented sustainably through school-based health education. 
Pemberdayaan Kader PKK dalam Upaya Pencegahan Anemia Defisiensi Besi pada Ibu Hamil dan Remaja di Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri Ratih, Gusti Ayu Made; Ayu Swastini, I Gusti Agung; Wilankrisna, Luh Ade; Suryaningsih, Putu Ayu
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i4.4707

Abstract

Kejadian Anemia ibu hamil dan stunting di Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan masih ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Kediri 1 Tabanan. Masih tingginya kasus stunting dikarenakan beberapa faktor seperti rendahnya tingkat pendidikan orang tua dan kurangnya riwayat pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada wanita usia subur. Kader PKK belum memiliki pemahaman yang mendalam tentang Anemia Defisiensi Besi penyebab stunting. Hal ini menyebabkan kurang optimalnya partisipasi Kader PKK dalam mempromosikan kesehatan terkait bahaya Anemia Defisiensi Besi. Tujuan dari kegiatan Pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan pelayanan kesehatan pada sasaran mitra dalam mencegah anemia defisiensi besi pada ibu hamil. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan/pemberian edukasi tentang Anemia Defisiensi Besi, pemberian informasi penggunaan TTD yang tepat, dan pelatihan pemeriksaan Hb. Kegiatan dilakukan pada bulan Juni di Kantor Desa Banjar Anyar. Total sasaran yang menjadi responden adalah 20 orang kader PKK. Karakteristik  responden berdasarkan umur yaitu sebagian besar berada pada usia yaitu usia 39 tahun sebayak 11 orang (55%). Hasil pemeriksaan kadar Hb diperoleh bahwa sebanyak 3 orang (15%) responden memiliki kadar Hemoglobin rendah. Hasil pretest menunjukkan rata-rata score awal kader sebesar 69. Setelah mengikuti penyuluhan dan edukasi, nilai post test menunjukkan rata-rata score sebesar 88, dimana terdapat peningkatan pemahaman kader sebesar 27,53%. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pemahaman tentang bahaya Anemia Defisiensi Besi dan cara penggunaan TTD yang tepat.
Pemberdayaan Kearifan Lokal Seka Teruna Teruni Sebagai Kader Posyandu Dalam Mengatasi Masalah Kesehatan Remaja Komang Wiardani, Ni; Dewantari, Ni Made; Heny Achjar, Komang Ayu
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i4.4539

Abstract

Background: Various health and nutritional issues for adolescents in Bali require serious attention, such as obesity, malnutrition, and anemia.  The  efforts to prevent these health problems   are  needed through the adolescent  Posyandu  (Integrated Health  Care)  programObjective: The goal of this activity was to empower Seka Teruma Teruni as Posyandu cadres to address their health issues effectively.Method: The target was  Seka Teruna Teruni in Kesiman Kertalangu village, totaling 30 people, taken purposively in 6 banjars. The activity was carried out from June to October 2025. The activity was carried out through education and training in managing adolescent posyandu. The knowledge and skills of cadres were measured using questionnaires and skill checklists.Result:  The target group was 30 members of the Teena Teruni Youth Group), 63.3% of whom were female, 50.0% aged 15-18, with the highest education level being high school, and 26.7% were employed. Knowledge was measured before and after training at 79.33 and 91.66, respectively, with an increase of 15.5%. Skills, as measured, also increased by 9.16%.Conclusion:  Empowering cadres through education and knowledge can improve their skills and enable them to become Adolescent Integrated Health  cadres.

Page 13 of 13 | Total Record : 129