cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Tinjau dari Perspektif Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak (Studi Kasus di Wilayah Hukum Polres Metro Jakarta Selatan) Reza Ayu Pratiwi; Ika Dewi Sartika Saimima; Dwi Atmoko
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4795

Abstract

Abstrak Penelitian ini berfokus pada hambatan-hambatan yang dihadapi serta upaya perlindungan hukum oleh petugas kepolisian dalam melindungi korban kekerasan seksual anak di wilayah Kepolisian Metropolitan Jakarta Selatan. Penelitian ini juga meninjau perspektif Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016. Penelitian menemukan bahwa banyak kasus kekerasan seksual terhadap anak tidak dilaporkan atau direkam karena sikap masyarakat yang menganggap masalah tersebut sebagai masalah keluarga yang sebaiknya tidak diungkapkan kepada orang luar. Selain itu, penelitian menemukan bahwa pelaku kekerasan seksual terhadap anak biasanya adalah kerabat dekat, tetangga, atau kenalan korban. Modus operandi pelaku seringkali melibatkan paksaan, intimidasi, atau manipulasi. Penelitian juga menemukan bahwa terdapat kekurangan dalam kejelasan prosedur hukum dan regulasi untuk melindungi korban kekerasan seksual anak. Penelitian menyarankan bahwa perbaikan dalam prosedur hukum dan kesadaran masyarakat diperlukan untuk mengurangi jumlah korban kekerasan seksual anak. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Anak, Kekerasan Seksual, UU no 17 Tahun 2016
Analisis Determinan Belanja Modal dan Hubungannya Dengan PDRB (Studi pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi) Al Parok
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4796

Abstract

Abstract This study aims to analyze what are the determinant factors that influence capital expenditure and its relationship with GRDP. The determinant factors in this study consist of Local Own Revenue (PAD), Profit Sharing Fund (DBH), General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK), Other Legal Regional Income (LPS) and Remaining Surplus Budget Calculation (SiLPA). The object of this research is the Regency/City Government in Jambi Province. The method of analysis in this study uses panel data regression analysis. This analysis found that Local Own Revenue (PAD), Revenue Sharing Fund (DBH), General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK), Other Legal Regional Income (LPS) and Budget Calculation Overtime (SiLPA) simultaneously affect capital expenditure and partially only Regional Original Income (PAD) Revenue Sharing Fund (DBH), General Allocation Fund (DAU) and Budget Calculation Overtime (SiLPA) have no effect on capital expenditure. Correlation analysis shows that capital expenditure has no significant relationship with GRDP. Keywords: Determinants of Capital Expenditure, Capital Expenditure and GRDP
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Perlindungan dan Penegakan Hukum Untuk Menjamin Keadilan dan Kedamaian Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing pada Siswa Kelas XII IPS SMA Negeri 1 Tapa Srijanti Y. Mooduto
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4800

Abstract

Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perlindungan dan penegakan hukum dalam masyarakat untuk menjamin keadilan dan kedamaian dengan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing pada siswa kelas XII IPS SMA Negeri 1 Tapa. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun teknik pengumpulan data terdiri dari observasi dan pre-test yang diukur melalui pengamatan serta interpretasi data melalui analisis siklus 1 dan siklus 2 guna mengukur tingkat keberhasilan metode pembelajaran yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal itu terlihat pada Siklus I dimana, pembelajaran menunjukkan bahwa dari enam aspek kegiatan guru yang diamati, dua aspek (33,3%) dinilai sangat baik, sedangkan empat aspek lainnya (66,7%) dinilai baik. kemudian Pada siklus kedua, 85,7% siswa memperoleh nilai 7,7 ke atas. Oleh karena itu dapat disimpulkan, Secara keseluruhan, model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Perlindungan dan Penegakan Hukum dalam Masyarakat untuk menjamin keadilan dan kedamaian. Kata Kunci: Pembelajaran kooperatif Tipe Snowball Throwing, Siswa Kelas XII IPS, SMAN 1 TAPA
Kajian Kritis Oscar Lewis terhadap Pendidikan, Pola Asuh dan Kemiskinan Kebudayaan Studi Kasus Profil Kehidupan Pengemis Ibu Nurul Aini di Masjid Raya Al-Mashun Medan Osi Karina Saragih
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4801

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian kritis Oscar Lewis terhadap Pendidikan dan Kemiskinan Kebudayaan studi kasus profil kehidupan pengemis Ibu Nurul Aini di Masjid raya Al-Mashun Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi secara langsung dengan informan Kunci yakni Ibu Nurul Aini. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Awal mula Infoman kunci beralih menjadi pengemis atas kemauan sendiri,faktor pendidikan yang rendah, faktor malas, faktor diajak teman, faktor kemiskinan, disuruh orangtua, tidak adanya lapangan pekerjaan, terlilit masalah ekonomi merupakan alasan untuk mengemis. Untuk mendapatkan simpati para pemberi maka pengemis melakukan strategi seperti Kesan miskin dengan penampilan lusuh, menggunakan wajah yang memelas, mengemis dengan membawa anak. Selain itu, Lingkungan di mana mereka tinggal sangat berpengaruh dalam pembentukan kepribadian seorang anak (Pola Asuh). Anak-anak melihat bahwa lingkungannya dengan mudah mendapatkan uang dengan cara mengemis, tanpa menggunakan suatu ketrampilan apapun sehingga ia mulai tergiur dan mulai melakukan pekerjaan yang sama dengan lingkungan di mana ia tinggal. Mengemis bukanlah hal yang tabu, mereka secara turun temurun mengenalkan pekerjaan mengemis kepada generasi yang berikutnya. Mengemis yang dipertahankan menjadi sebuah pekerjaan/profesi , gaya hidup dan Pola bertahan hidup merupakan wujud dari kemiskinan kebudayaan yang diungkap oleh Oscar lewis. Kata Kunci: Kehidupan Pengemis, Pendidikan, Pola Asuh, dan Kemiskinan Kebudayaan
Perspektif Pendidikan Dalam Penggiat Seni (Studi Kasus di Desa Bandungrejo, Magelang, Jawa Tengah) Windi Susetyo Ningrum
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4802

Abstract

Abstrak Pendidikan adalah salah satu hal yang terpenting di Indonesia karena dapat merubah nasib dan menaikan status seseroang. Namun sayangnya prinsip tersebut tidak dipegang oleh semua orang karena melihat adanya persaingan dalam dunia kerja, setelah menempuh pendidikan yang tinggi. Jumlah lulusan dan lapangan kerja berbanding terbalik, sehingga mengakibatkan banyak pengangguran di Indonesia. Prinsip akan investasi sumber daya manusia dalam ranah pendidikan, kurang dirasakan oleh masyarakat pedesaan. Desa Bandungrejo yang berada di lereng gunung Merbabu, sebagian besar adalah penggiat seni (seni tari). Keeksistensian kelompok seni tersebut sudah merambah ke ranah nasional karena pernah di undang dalam acara tujuh belasan di Istana Merdeka. Meskipun mereka sudah berpetualang ke berbagai tempat, tidak menggugah mereka untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. Penelitian ini membahas mengenai perspektif masyarakat Bandungrejo dalam hal pendidikan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Kata Kunci: Pendidikan, Masyarakat Desa, Antropologi, Petani, Penggiat Seni.
Pengembangan Media Kuis Interaktif Berbasis Wondershare Quiz Creator di MA Ma’arif 7 Sunan Drajat Kabupaten Lamongan M. Syaeful Anam; Joko Sayono
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4803

Abstract

Abstrak Pembelajaran sejarah di MA Ma’arif 7 Banjarwati Kabupaten Lamongan diajarkan dengan gaya konvensional. MA Ma’arif 7 Banjarwati Kabupaten Lamongan bahwa fasilitas internet dan komputerisasi di sekolah sudah memadai tetapi belum maksimal didayagunakan dalam pembelajaran sejarah. Beberapa alasan disampaikan oleh guru matapelajaran sejarah diantaranya penggunaan media itu menyulitkan, media itu hanya untuk hiburan. Salah satu strategi mengatasi itu adalah penggunaan media yang dapat menunjang proses pembelajaran, diantaranya media yang berbentuk aplikasi kuis interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang digunakan sesuai dengan tujuan penelitian yang telah ditentukan. Model penelitian ini digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji efektivitas sebuah produk. Berdasarkan hasil uji validasi materi oleh ahli materi, menunjukkan tingkat kevalidan materi mendapatkan persentase sebesar 87,5%. Menurut kriteria kevalidan materi, materi yang digunakan dalam pengembangan kuis interaktif berbasis wondershare quiz creator dapat disimpulkan sangat valid. Berdasarkan hasil uji validasi media oleh ahli media, menunjukkan tingkat kevalidan media mendapatkan persentase sebesar 95%. Menurut kriteria kevalidan media, media yang digunakan sangat valid. Sedangkan, berdasarkan perhitungan rekapitulasi uji coba produk kelompok kecil atau terbatas, mendapatkan persentase sebesar 82,6%. Kesimpulannya, produk yang dikembangkan telah layak untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran sejarah. Kata Kunci: Pengembangan Kuis Interaktif, Wondershare Quiz Creator, Learning History
The Story Telling as a Solution of Student’s Difficulties in English Speaking at Islamic of Senior High School Sirojut Tholibin Nafa Wardana Lutfah; Kustiana Arisanti; Ririn
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4804

Abstract

Abstract Speaking is one of the most important of the four skills namely listening skills, speaking skills, reading skills and writing skills. Talking is one action to convey information and express ideas and feelings. This research is conducted to describe students' difficulties in speaking English lessons, factors that make it difficult for students to speak English, and students strategies to overcome their difficulties in speaking English lessons in twelfth grade MA Islam Sirojut Tholibin 2022/2023. This study uses a qualitative method. MA Sirojut Tholibin class XII IPA selected by the researcher as a sample consisting of 32 students. In collecting data, researchers used observation, interviews, and questionnaires. Data collected analyzed by reducing data, presenting data, drawing conclusions and verification. Researchers use the results of the pretest and posttest, to show reliability data. From the data analysis, the researcher found that each student was different difficulty in speaking, there is lack of vocabulary, poor pronunciation, nothing to say, lack of motivation, fear of being wrong, shy, using mother tongue. There are factors that cause difficulties in speaking English in English lessons. Other factors are internal factors, students do not have an interest in learning to speak, classroom conditions, student environment. Students have strategies for coping their difficulty in speaking. Students join English clubs or English courses for improve their speaking, so they can practice speaking English and ask them friend or teacher to improve their English. Students memorize vocabulary and write short stories to improve their speaking skills. Keyword: English Speaking, Student’s Difficulties, Solution
The Impact of Text to Speech Software on Pronounciation for Students Senior High School Silvia Qorunnada; Abd. Aziz Wahab; Shofiatul Hasanah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4805

Abstract

Abstrak Penelitian ini berjutuan untuk mengetahui pengaruh ucapan siswa melalui software text-to-specch ini dikembangkan di electrotechnical laboratiry, jepang pada tahun 1968. Penelitian inin menggunakan penelitian kuantitatif. Ini terdiri dari tiga langkah, yaitu pre-test, treatment, dan post-test. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas x sirojut thalibin senior high school. Tesnya adalah pengucapan kata yang terdiri dari 20 kata pre-test dan post-test. Temuan penelitian menunjukkan bahwa text-to-speech signifikan dalam meningkatkan pengucapan siswa. Hal ini dibuktikan dengan skor rata-rata sebelumnya adalah 49,33 dan skor rata-rata setelah diberikan perlakuan adalah 78,67. Presentase peningkatannya adalah 59.47%. Artinya ada peningkatan terhadap pengucapan siswa. Kata Kunci: Perangkat Lunak Text-To-Speech, Pengucapan, Diphtong   Abstract The purpose of this research is to find out the effect of the student's pronunciation using text-to-speech software. This software was developed in an electrotechnical laboratory in Japan in 1968. This study used quantitative research. It consisted of wooden stairs for pre-, treatment and post-testing. The subjects of this study were all x scattered students of Thalib High School. The test was a spoken word consisting of 20 words for a pretest and a posttest. The result of the study showed that the text-to-speech function is important to improve students' pronunciation. This was demonstrated by the mean score before treatment 9.33 and after treatment 78.67. The recovery rate was 59. 7%. This means that the student's pronunciation will improve. Keywords: Speech Conversion Software, Pronunciation, Diphthong
Upaya meningkatkan pendidikan indonesia berdasarkan nilai-nilai pancasila Mona lisa; Heri Kurnia
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4807

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keragaman budaya dan agama, yang tercermin dalam falsafah negara Pancasila. Namun, masih banyak permasalahan dalam sistem pendidikan di Indonesia, seperti rendahnya kualitas pendidikan, ketidak merataan akses pendidikan dan tingginya angka putus sekolah. Oleh karena itu, perbaikan pendidikan di Indonesia dapat dilakukan dengan penguatan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan. Penanaman nilai-nilai Pancasila ke dalam pendidikan dapat dimulai dengan memperkuat peran pendidikan dalam membentuk karakter siswa yang nasionalis, religius, mandiri, kooperatif, dan demokratis. Hal tersebut dapat dicapai dengan mengembangkan kurikulum yang menekankan pada pembentukan karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan melibatkan seluruh komponen pendidikan seperti guru, orang tua dan masyarakat untuk memantapkan penerapan nilai-nilai Pancasila tersebut. Selain itu, pendidikan Indonesia dapat ditingkatkan dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan para siswa. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan keterampilan siswa adalah dengan mengembangkan program pendidikan yang lebih menitikberatkan pada pembelajaran aktif, kreatif dan inovatif serta bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa berpikir kritis, kreatif dan inovatif. Hal ini dapat dicapai dengan memperkuat peran teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan, memberikan siswa akses ke sumber belajar yang lebih kaya lagi. Simpulannya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia. Penghayatan nilai-nilai Pancasila dapat membentuk karakter siswa yang nasionalis, religius, mandiri, kooperatif, dan demokratis. Selain itu, kualitas pendidikan dan keterampilan peserta didik dapat ditingkatkan dengan mengembangkan program pendidikan yang terfokus pada pembelajaran aktif, kreatif dan inovatif dengan penguatan peran teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Kata Kunci: Pendidikan, Pancasila, Implementasi
Strategi Pemerintah NTB Dalam Mencegah Konflik WNA dan Masyarakat Provinsi NTB Guna Mendukung Keamanan Nasional Shelvy Nujuliyani; Djayeng Tirto S.; Yulian Azhari; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih; Achmed Sukendro
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4808

Abstract

Abstrak Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang terkenal dengan keindahan alam yang memukau, sehingga menjadikannya sebagai destinasi wisata populer baik dalam skala nasional maupun internasional. Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu tujuan wisata favorit bagi wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Pertumbuhan sektor pariwisata di NTB memberikan dampak positif, seperti peningkatan pendapatan daerah dan ekonomi bagi masyarakat NTB. Namun, kedatangan wisatawan asing juga dapat menimbulkan konflik yang disebabkan oleh perubahan perilaku sosial oleh warga asing pada masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah perlu menyusun strategi yang tepat dan efektif untuk mencegah potensi konflik antara warga negara asing dan masyarakat NTB. Para peneliti telah meneliti lebih dalam tentang strategi yang digunakan oleh Pemerintah Provinsi NTB dan Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) dalam mencegah konflik melalui teori CEWERS. Kata Kunci: Ancaman, Konflik, Warga Negara Asing, Masyarakat NTB, Pemerintah. Abstract Indonesia is an archipelagic country renowned for its stunning natural beauty, making it a popular tourist destination both nationally and internationally. West Nusa Tenggara (NTB) is one of the favorite tourist destinations for both domestic and foreign visitors. The growth of the tourism sector in NTB has had a positive impact, such as increasing regional income and improving the economy for the NTB community. However, the arrival of foreign tourists can also cause conflicts due to changes in social behavior by foreign citizens towards the local community. Therefore, the government needs to develop appropriate and effective strategies to prevent potential conflicts between foreign nationals and the NTB community. Researchers have studied in more depth the strategies used by the NTB Provincial Government and the Foreigner Supervision Team (TIMPORA) in preventing conflicts through the CEWERS theory. Keywords: Threat, Conflict, Foreign Nationals, NTB Society, Government.