cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 3,219 Documents
Bagaimana Implementasi Metode Bermain Peran dalam Meningkatkan Bahasa Ekspresif di TK Mawar Sidamulih ? Dian Indihadi; Edi Hendri Mulyana; Tita Puspitasari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3493

Abstract

AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi metode bermain peran dalam meningkatkan Bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Mawar Sidamulih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran bagaimana implementasi yang diterapkan dalam meningkatkan Bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun melalui metode bermain peran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara peningkatan ketekunan penelitian, triangulasi, diskusi. Teknik analisis data berupa koleksi data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan Bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun melalui metode bermain peran di TK Mawar Sidamulih mendapatkan hasil yang berbeda beda. Hal ini dikarenakan setiap anak menunjukan perkembangan sesuai dengan kemampuan masing-masing yang dimiliki anak. Saran yang dapat disampaikan adalah kemampuan bahasa ekspresif sangat penting diberikan sejak dini karena kemampuan berbahasa pada usia remaja akan sangat tergantung pada kemampuan bahasa pada waktu kecil. Keterampilan bahasa ekspresi juga dapat dikembangkan oleh guru diantaranya dengan penerapan metode bermain peran.Kata Kunci: Bahasa Ekspresif, Metode Bermain Peran, Anak Usia Dini AbstractThe problem in this research is how to implement the role playing method in improving the expressive language of children aged 5-6 years at Mawar Sidamulih Kindergarten. The purpose of this study is to obtain an overview of how the implementation is applied in improving the expressive language of children aged 5-6 years through the role playing method. This type of research is qualitative research. The research method used is descriptive qualitative method. Data collection methods used are observation, interviews, and documentation. For the validity of the data used in thisstudy is to increase research persistence, triangulation, discussion. Data analysis techniques in the form of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that the expressive language skills of children aged 5-6 years through the role playing method at Mawar Sidamulih Kindergarten got different results. This is because each child shows development according to the abilities of each child. The suggestion that can be conveyed is that expressive language skills are very important to be given from an early age because language skills at a young age will depend on language skills at a young age. Expression language skills can also be developed by the teacher, including the application of the role-playing method. Keywords: Expressive Language, Role Playing Method, Early Childhood
Bagaimana Penggunaan Kosakata Anak dalam Metode Karyawisata di TK Kartika IX-10 Cangkurileung ? Dian Indihadi; Heri Yusuf Muslihin; Karla Mahardika
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3494

Abstract

AbstrakPerkembangan bahasa anak perlu distimulus sejak dini salahsatunya yaitu dengan penguasaan kosakata, menurut KBBI kosakata merupakan pembendaharaan kata. Semakin banyak kosakata yang dimilki anak, semakin baik pula perkembangan bahasa anak. Metode pembelajaran karyawisata yaitu penyampaian pembelajaran yang dilakukan pendidik dengan membawa anak-anak langsung pada objek yang akan dipelajarinya, bisa dengan membawa anak keluar kelas atau lingkungan yang nyata sesuai dengan kehidupan dilingkungan sekitar yang disesuaikan dengan tema yang akan diajarkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis bagaimana pengunaan kosakata anak usia 4-5 tahun dalam metode karyawisata. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data pada penelitian ini berupa koleksi data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bagaimana penggunaan kosakata pada anak usia 4-5 tahun dalam metode kpembelajaran karyawisata dan ditemukan beberapa perbedaan penggunaan kosakata pada anak, karena setiap anak menunjukan perkembangan sesuai kemampuan dan situasi lingkunganya. Saran yang dapat disampaikan untuk pendidik dan untuk orang tua juga yaitu supaya dapat lebih memberikan stimulus berupa tanya jawab mendalam saat kegiatan di luar ruangan, khususnya untuk pendidik untuk mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang dapat merangsang anak untuk berbicara saat kegiatan karyawisata.Kata Kunci: Kosakata, Metode Karyawisata AbstractChildren's language development needs to be stimulated from an early age, one of which is vocabulary mastery, according to the KBBI vocabulary is vocabulary. The more vocabulary a child has, the better the child's language development will be. The field trip learning method is the delivery of learning carried out by educators by bringing children directly to the object to be studied, it can be by taking children out of class or a real environment in accordance with life in the surrounding environment which is adjusted to the theme to be taught. The purpose of this study is to analyze how the use of vocabulary for children aged 4-5 years in the field trip method. The research method used is descriptive analysis with a qualitative approach. The data collected by the researchers were observation, interviews, and documentation. The validity of the data in this study is in the form of data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed how the use of vocabulary in children aged 4-5 years in the field trip learning method and found some differences in the use of vocabulary in children, because each child showed development according to his abilities and environmental situation. Suggestions that can be submitted for educators and for parents are also to provide more stimulus in the form of in-depth questions and answers during outdoor activities, especially for educators to prepare questions that can stimulate children to talk during field trip activities.Keywords: Vocabulary, Field Trip Method
Penerapan Pendekatan TPACK Model Quiz Team Materi Pelestarian Sumber Daya Alam pada Siswa Kelas IV SDN Margorejo 1/403 Surabaya Oktaviana Anjar Sari; Rarasaning Satianingsih; Cholifah Tur Rosidah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3500

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh mahasiswa yang diposisikan sebagai objek, sehingga suasana belajar tampak kaku dan membosankan. Pencapaian tujuan yang akan diperoleh dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Tim Kuis TPACK dari pelaksanaan pembelajaran, respon siswa ketika mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Tim Kuis TPACK, kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa setelah menerapkan pendekatan Tim Kuis TPACK, dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi yang menggunakan lembar observasi sebagai alat penilaian, kuesioner menggunakan alat penilaian berupa lembar kuesioner respon siswa, wawancara menggunakan lembar instrumen wawancara dan tes menggunakan alat penilaian berupa lembar tes. Menggunakan metode analisis deskriptif sesuai dengan judul penelitian yaitu Penerapan Pendekatan TPACK pada Model Tim Kuis Bahan Konservasi Sumber Daya Alam bagi Siswa Kelas IV SDN Margorejo 1/403 Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan TPACK Quiz Team dinilai sangat baik dengan hasil rata-rata 92,1%. (2) Berdasarkan kuesioner sebanyak 88,8% siswa memberikan respon yang baik/senang, (3) Kesulitan yang dialami oleh mahasiswa saat menerapkan pendekatan Tim Kuis TPACK adalah mahasiswa tidak terbiasa karena baru mengenal model tersebut. (4) Dan memperoleh rata-rata tes hasil belajar, yaitu 87 dapat dikatakan sangat baik.perangkat lunak konferensi dikategorikan dengan sangat baik. Karena siswa hampir semua memenuhi kategori tersebut.Kata Kunci: Pendekatan TPACK, Model Tim Kuis, Hasil Belajar AbstractThis research was motivated by students being positioned as objects, so the learning atmosphere seemed stiff and boring. The  achievement of the objectives to be obtained in this study is to describe the application of the TPACK Quiz Team approach from the implementation of learning, student responses when participating in learning with the TPACK Quiz Team approach, the difficulties faced by students after applying the TPACK Quiz Team approach, and student learning outcomes. This type of research is quantitative descriptive. The data collection method used is observation which uses an observation sheet as a tool to asses, a questionnaire using an assessment tool in the form of a student response questionnaire sheet, interviews using an interview instrument sheet and a test using an assessment tool in the form of a test sheet. Using a descriptive analysis method in accordance with the title of the study, namely the Application of the TPACK Approach to the Quiz Team Model for Natural Resources Conservation Materials for Class IV Students at Margorejo 1/403 Surabaya Elementary School. The results of this study indicate that (1) The implementation of learning with TPACK Quiz Team approach is calassified as very good with an average result of 92.1%. (2) Based on the questionnaire as many as 88.8% of student gave a good/happy responses, (3) The difficulties experienced by students when applying the TPACK Quiz Team approach were students were not used to it because they were new to the model. (4) And obtained the average learning outcomes test, which is 87 can be said to be very good.conference software is categorized very well. Because students almost all meet the category.Keywords: TPACK Approach, Quiz Team Models, Learning Outcomes
Analisis Kesiapan Petugas PT. Gapura Angkasa dalam Upaya Peningkatan Keamanan dan Keselamatan Penerbangan di Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung Muhamad Syahrur Ramadhan Al-Firdaus; Andi Syaputra
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3501

Abstract

AbstrakPenelitian ini menggambarkan tentang bagaimana kesiapan petugas PT. Gapura Angkasa dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta kelancaran pengoperasian penerbangaan di Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung yang sebenarnya, secara rinci, lengkap, dan sesuai dengan fakta, kondisi, serta data yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sudah sejauh mana kesiapan petugas dan fasilitas/peralatan pendukung PT. Gapura Angkasa dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta kelancaran pengoperasian penerbangaan di Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang ditambah dengan metode pengambilan data kuesioner untuk memperkuat validasi dan keabsahan data. Data pada penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Proses analisis data menggunakan model yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Prosedur pengujian keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan mulai dari tanggal 19 Oktober hingga 19 November 2021. Penelitian ini dilakukan di PT. Gapura Angkasa cabang Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung. Hasil penelitian menunjukan bahwa petugas PT. Gapura Angkasa telah memiliki kesiapan dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta kelancaran operasional penerbangaan di Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung. Kesimpulan yang didapatkan pada penelitian ini adalah petugas dan fasilitas/peralatan pendukung PT. Gapura Angkasa telah memiliki kesiapan dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta kelancaran operasional penerbangaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.Kata Kunci: Kesiapan, PT. Gapura Angkasa, Keamanan, Keselamatan AbstractThis study describes how the readiness of PT. Gapura Angkasa in maintaining security, safety, and smooth flight operations at Bandung's Husein Sastranegara International Airport in detail, complete, and in accordance with the facts, conditions, and existing data. The purpose of this study was to determine how far the readiness of officers and facilities/supporting equipment for PT. Gapura Angkasa in maintaining security, safety, and smooth flight operations at Bandung's Husein Sastranegara International Airport. This study uses a descriptive qualitative method coupled with a questionnaire data collection method to strengthen the validation of the data. The data in this study were obtained through interviews, observations, questionnaires, and documentation. The data analysis process uses the model proposed by Miles and Huberman. The procedure for testing the validity of the data is done by triangulation. This research was conducted for one month starting from 19 October to 19 November 2021. This research was conducted at PT. Gapura Angkasa branch of Husein Sastranegara International Airport Bandung. The results showed that the officers of PT. Gapura Angkasa is prepared to maintain security, safety, and smooth flight operations at Bandung's Husein Sastranegara International Airport. The conclusion obtained in this study is the officers and facilities/equipment supporting PT. Gapura Angkasa is prepared to maintain security, safety, and smooth flight operations in accordance with established standards.Keywords: Readiness, PT. Gapura Angkasa, Security, Safety
Bagaimana Pola Asuh Orang Tua Muda dalam Memfasilitasi Kecerdasan Majemuk Anak Sulung ? Maudina Rachmania; Sumardi Sumardi; Aini Loita
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3502

Abstract

 AbstrakOrangtua muda yang memiliki anak sulung dengan istilah lain yakni anak pertama, memiliki berbagai kecerdasan majemuk. Anak sulung dalam aspek kecerdasan majemuknya lebih unggul dibandingkan dengan anak lainnya. Pembelajaran yang didapatkan di Sekolah, orangtua muda mengulang dan membimbing pembelajaran anak sulung mereka di Rumah. Melalui pola asuh yang tepat diharapkan orangtua mampu memfasilitasi kecerdasan majemuk anak sehingga anak dapat berkembang sesuai fitrahnya. Teori yang digunakan dalam skripsi ini teori kecerdasan majemuk yang dicetuskan oleh Howard Gardner. Dalam hal ini diharapkan dapat menggali informasi secara langsung dari orangtua muda dalam penerapan pola asuh dalam memfasilitasi kecerdasan majemuk anak sulung. Metode yang digunakan dalam penelitan ini ialah menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Dimana hasil pembahasan dari dari penelitian ini adalah penerapan pola asuh demokratis mampu menjadikan anak belajar bersama orangtua dengan penuh rasa nyaman,senang dan tidak ada paksaan dari orangtua,sehingga anak mampu memiliki berbagai aspek kecerdasan majemuk.Kata Kunci: Pola Asuh, Orangtua Muda, Kecerdasan Majemuk AbstractYoung parents who have the eldest child in other terms, namely the first child, have various multiple intelligences. The eldest child in the aspect of multiple intelligences is superior to other children. The lessons learned at school, young parents repeat in guiding their eldest child's learning at home. Through proper parenting, it is hoped that parents will be able to facilitate children's multiple intelligences so that children can develop according to their nature. The theory used in this thesis is the theory of multiple intelligences which was coined by Howard Gardner. In this case, it is expected to be able to dig up information directly from young parents in the application of parenting in facilitating the multiple intelligences of the eldest child. The method used in this research is to use a qualitative research approach with a case study method. Where the results of the discussion of this research are the application of democratic parenting is able to make children learn with parent full of comfort,happiness and no coercion from parents,so that children are able to have various aspects of multiple intelligences.Keywords: Parenting Style, Young Parents, Multiple Intelligence
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Emisi Karbon pada Perusahaan Carbon-Intensive Industry Rendi Wibowo; Saring Suhendro; Yunia Amelia; Tri Joko Prasetyo
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3511

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pengungkapan emisi karbon pada perusahaan intensif karbon yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2016-2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan studi pustaka baik di website perusahaan maupun di bursa efek Indonesia. Tekni pengumpulan data yang digunakan adalah purposive sampling untuk menentukan sampel pada penelitian ini. Sampel yang digunakan sebanyak 138 perusahaan dengan metode pengolahan data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, profitabilitas, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional memiliki pengaruh yang positif terhadap pengungkapan emisi karbon. Selain itu, dapat diketahui bahwa leverage perusahaan memiliki pengaruh yang negatif pada pengungkapan emisi karbon sedangkan total aset turnover, kinerja lingkungan, regulator, dan media exposure tidak memiliki pengaruh terhadap pengungkapan emisi karbon.Kata Kunci: Pengungkapan Emisi Karbon, Industri Intensif Karbon AbstractThis study aims to analyze what factors affect the disclosure of carbon emissions in carbon-intensive companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2016-2020 years. The method used in this study is a quantitative research method with literature studies both on the company's website and on the Indonesian stock exchange. The collection technique the data used is purposive sampling to determine the sample in this study. The sample used as many as 138 companies with data processing methods using analysis descriptive statistics, classical assumption test, hypothesis testing, and coefficient of determination test. Results of the research show that firm size, profitability, managerial ownership, and ownership institutions have a positive influence on the disclosure of carbon emissions. In addition, can it is known that the company's leverage harms the disclosure of emissions carbon while total asset turnover, environmental performance, regulators, and media exposure do not affect the disclosure of carbon emissions.Keywords : Carbon Emission Disclosure, Carbon Intensive Industry
Bagaimana Kemampuan Kreativitas Anak Dengan Masalah Obesitas Melalui Penerapan Media Buku Panduan Menggambar Tema Diriku ? Neli Vitriyani Syarifah; Risbon Sianturi; Sima Mulyadi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3512

Abstract

AbstrakPenelitian ini mempunyai latar belakang masalah pada kemampuan kreativitas dalam kegiatan menggambar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan bagaimana upaya meningkatkan kemampuan kreativitas anak dengan masalah obesitas melalui penggunaan media melalui buku panduan menggambar tema diriku. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah dua orang dari kelompok A, yaitu satu anak dan satu guru. Hasil penelitian yang diperoleh ialah penggunakan media buku panduan menggambar tema diriku diimplementasikan berdasarkan tahapan secara sistematis yang dilakukan selama 13 pertemuan dan diberikan treatment, sehingga dapat meninngkatkan kemampuan kreativitas anak dengan menggambar melalui bentuk dasar.Kata Kunci: Studi Kasus, Kemampuan Kreativitas, Treatment. AbstractThis research has a problem background on the ability of creativity in drawing activities. The purpose of this study is to describe how efforts to improve the creative ability of children with obesity problems through the use of media through a guide book for drawing the theme myself. The research method used in this research is quialitative with a case study approach. The subjects involved in this study amounted to two people from group A, namely one child and one teacher. The result of the research obtained are that the use of the self-themed drawing guide book is implemented based on stages systematically carried out during 13 meetings and given treatment, so that it can improve cihldren’s creativity skills by drawing through basic shapes.Keywords: Case Studies, Creativity Skills, Treatment.
Meningkatkan Motorik Halus Anak Hiperaktif Usia 6 Tahun Melalui Kegiatan Mozaik Sima Mulyadi; Risbon Sianturi; Gusmawati Gusmawati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3513

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan anak yang hiperaktif dalam perkembangan motorik halusnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan treatment pada anak hiperaktif, agar anak mengalami peningkatan dalam perkembangan motorik halusnya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini satu orang anak berusia 6 tahun di kelompok B TKA Nurul Huda Cibangbay Tamansari Kota Tasikmalaya. Hasil dari penelitian ini anak mengalami peningkatan dalam perkembangan motorik halusnya setelah diberikan 13 treatment melalui teknik mozaik oleh peneliti.Kata Kunci: Studi Kasus, Motorik Halus, Treatment. AbstractThis research is motivated by the problem of hyperactive children in their fine motor development. The purpose of this study is to provide treatment to hyperactivity children, so that children experience an increase in their fine motor development. The research method used is a case study using a qualitative approach. The subject of this research is one 6 year old child in group B TKA Nurul Huda Cibangbay Tamansari Tasikmalaya City. The results of this study showed that children experienced an increase in their fine motor development after being given 13 treatments through the mosaic technique by the researcher.Keywords: Case Study, Fine Motor, Treatment
Penggunaan Media Pembelajaran Busy Book Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Hiperaktif Usia 5-6 Tahun di Kober Sabina Sumardi Sumardi; Sima Mulyadi; Nunung Nurdiana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3515

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran Busy Book dalam meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak hiperaktif usia 5-6 Tahun di Kober Sabina. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Single Subject Research dan memiliki desain penelitian A-B-A. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik yang berinisial Y yang mengalami kesulitan dalam meningkatkan motorik halusnya. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media pembelajaran bussy book. Media bussy book merupakan media yang dapat digunakan untuk meningkatkan motorik halus karena berisi kegiatan seperti mengancing baju, meretsleting, melipat kain, menempel bentuk geometri, dan membuat rantai. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peningkatan perkembangan motorik halus anak hiperaktif dibuktikan dengan hasil penelitian sebanak 13 sesi. Fase baseline 1 (A-1) memperoleh rata-rata skor 48,6%, fase intervensi (B) rata-rata skor 67,2%, dan pada fase baseline-2 (A-2) rata-rata skor 90,1%. Data yang diperoleh pada fase tersebut memiliki kestabilan yang tinggi yakni 100%, sehingga dapat disimpulkan bahwa media busy book dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak hiperaktif.Kata Kunci: Media Pembelajaran Busy Book, Perkembangan Motorik, Anak Hiperaktif AbstractThis study aims to determine the use of Busy Book learning media in improving fine motor development in hyperactive children aged 5-6 years in Kober Sabina. The research method used in this study is a quantitative research method with a Single Subject Research approach and has an A-B-A research design. The subjects in this study were students with the initials Y who had difficulty in improving their fine motor skills. The media used in this study is a bussy book learning media. Busy book media is a medium that can be used to improve fine motor skills because it contains activities such as buttoning clothes, zippers, folding fabrics, sticking geometric shapes, and making chains. The results of this study indicate that an increase in the fine motor development of hyperactive children is evidenced by the results of a study of 13 sessions. The baseline phase 1 (A-1) obtained an average score of 48.6%, the intervention phase (B) an average score of 67.2%, and in the baseline-2 phase (A-2) the average score was 90.1 %. The data obtained in this phase has a high stability of 100%, so it can be concluded that busy book media can improve the fine motor development of hyperactive children.Keywords: Busy Book Learning Media, Motor Development, Hyperactive Children.
Sosialisasi Pentingnya Peran Orang Tua dalam Pemenuhan Gizi pada Anak Usia Dini di TK Terpadu Rejo Sari Maryumi Maryumi; Acani Wally; Hastati Hastati; Wa Harni; Suriyati Suriyati; Nursia Rumbia; Wa Ode Warti; Rusiana Rusiana; Nurhayani Nurhayani; Ode Yahyu Herliany Yusuf; Lanri Febrianty; Dino Rizadman Rahia
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3517

Abstract

AbstrakPemenuhan Gizi yang seimbang pada Anak Usia Dini masih dianggap sepele oleh orang tua terutama dalam menyiapkan sarapan anak. Padahal memberikan nutrisi dan gizi yang baik sangat mempengaruhi aktifitas fisik anak-anak sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar. Metode pelaksanaan program kreativitas mahasiswa ini dilakukan menggunakan tiga tahapan, antara lain: pelaksanaan kegiatan sosialisasi, tahap pelaksanaan, dan tahapan monitoring atau evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa semakin tinggi pendidikan terakhir orang tua akan makin baik pula cara pengasuhan anak sehingga perkembangan anak terpengaruh berjalan secara positif. Sebaliknya semakin rendah tingkat pendidikan orang tua akan kurang baik dalam mengasuh anak.Kata Kunci: Sosialisasi, Pemenuhan Gizi, Anak Usia Dini AbstractThe fulfillment of balanced nutrition in early childhood is still considered trivial by parents, especially in preparing children's breakfast. In fact, providing good nutrition and nutrition greatly affects the physical activities of children before carrying out teaching and learning activities. The method of implementing this student creativity program is carried out using three stages, including: the implementation of socialization activities, the implementation stage, and the monitoring or evaluation stage. The results of this activity show that the higher the last education of parents, the better the way of childcare so that the child's development is affected runs positively. On the contrary, the lower the level of education of parents, the less good it will be in parenting.Keywords: Socialization, Nutrition Fulfillment, Early Childhood