cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 3,219 Documents
Membuat Mainan Edukasi Menggunakan Bahan Alam dan Limbah Sampah Ode Yahyu Herliani Yusuf; Devi Andrianti; Ayu Selfia; Rustia Rustia; Nirwati Nirwati; Harida Harida
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3550

Abstract

AbstrakPKM merupakan program kreatifitas mahasiswa yang memiliki tujuan untuk memengoptimalkan kinerja mahasiswa dalam mengaktualisasikan program ilmu yang di pelajari kepada masyarakat umum. Dimana dalam prosesnya terdapat suatu pemecahan masalah yang terdapat pada suatu kelompok masyarakat, sehingga dapat menghasilkan suatu solusi yang tepat dan di butuhkan oleh masyarakat.kurang nya pemahaman akan pentingnya permainan edukasi, kemudian kurangnya waktu untuk meluangkan waktu bersama anak serta kendala ekonomi serta susahnya untuk mengakses penjual yang menjual permainan edukatif menjadi salah satu pemicu masyarakat sangat jarang memberikan mainan yang memiliki nilai edukasi kepada anak. Hal inilah yang menjadi landasan utama diadakanya workshop membuat mainan edukatif menggunakan bahan alam dan limbah sampah sebagai bentuk pengabdian kepaa masyarakat oleh mahasiswa dalam memberikan solusi dalam memperoleh permainan edukatif dan mengedukasi masyarakat tentang manfaat serta pentingnya permainan edukatif dalam proses tumbuh kembang anak. Sehingga para oraang tua mampu mengolah barang yang ada di sekitarnya menjadi sebuah permainan yang memiliki nilai edukatif dan bermanfaat serta menarik bagi anak dan tentunya dengan biaya yang terjangkau pula. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah dengan adanya kegiatan ini dapat mengedukasi masyarakat tentang manfaat serta pentingnya mainan edukasi bagi anak serta dapat memicu komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Selain tujuan utama ada juga tujuan lain yaitu dapat di publikasikan pada jurnal nasional.Kata Kunci: Anak, Permainan, Sampah AbstractPKM is a student creativity program that has the aim of optimizing student performance in actualizing the knowledge programs learned to the general public. Where in the process there is a problem solving that exists in a community group, so that it can produce an appropriate solution and is needed by the community. Lack of understanding of the importance of educational games, then lack of time to spend time with children as well as economic constraints and difficulty in accessing sellers who sell educational games are one of the triggers for people to very rarely give toys that have educational value to children. This is the main basis for holding workshops on making educational toys using natural materials and waste waste as a form of community service by students in providing solutions in obtaining educational games and educating the public about the benefits and importance of educational games in the process of children's growth and development. So that parents are able to process the goods around them into a game that has educational value and is useful and interesting for children and of course at an affordable cost as well. The expected outcome of this activity is that this activity can educate the public about the benefits and importance of educational toys for children and can trigger good communication between parents and children. In addition to the main goal, there is also another goal, namely to be published in national journals.Keywords : Child, Game, Trash
Konsep Penanganan Kasus School Refusal Taufiq Ridwanullah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3557

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian Studi Literatur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan beberapa konsep penanganan kasus school refusal yang telah dilakukan guna membantu pihak-pihak yang membutuhkan metode untuk mengatasi terjadinya kasus scholl refusal. Hasil dari penelitian bahwa penanganan kasus school refusal dapat dilakukan oleh dua pihak. pihak pertama yaitu para Praktisi seperti Guru, konselor atau Psikolog dengan cara: Mencocokkan Teori/Pendekatan Konseling dengan Beberapa Teknik, Metode Pembiasaan, dan metode layanan home visit. Sedangkan pihak kedua yaitu orangtua dapat dilakukan dengan cara: Tetap Mewajibkan Anak Untuk Berangkat Sekolah, Berusaha Untuk Tegas dan Konsisten, Bekerjasama Dengan Guru Kelas/Bimbingan Konseling atau pihak lain di Sekolah, Luangkan Waktu Untuk Berdiskusi atau Berbicara Dengan Anak, dan mengkonsultasikan permasalahan pada Psikolog/Konselor jika permasalah anak terjadi secara berlarut-larut.Kata Kunci: School Refusal, Konselor, Orang Tua AbstractThis research is a Literature Study. The purpose of this study was to explain some of the thoughts about school refusal by schools that needed a method of school refusal. The results of the study were two cases of school refusal. first party namely Practitioners such as Teachers, counselors or Psychologists by: Matching Theory / Methods of Counseling with Multiple Techniques, Habit Method, and methods of home visit services. While the second party is a participant, it can be done by: Keeping the Child Going to School, Trying to Be Firm and Consistent, Working with Class / Counseling Guidance Teachers or other parties at the School, Take Time to Discuss or Exchange with Children, and consult requests for assistance at Psychologist or counselor if the child's problems occur protractedly.Keywords: School Refusal, Counselor, Old
Upaya Meningkatkan Gerak Dasar Melalui Senam Irama Siswa Kelas V di Sekolah Dasar Negeri 29 Gelumbang Noviria Sukmawati; I Bagus Endrawan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3559

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan gerak dasar (ayunan tangan dan langkah kaki) dalam pembelajaran senam irama. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V (lima) Sekolah Dasar Negeri 29 Gelumbang yang berjumlah 30 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan memilih sumber data, jenis data, serta instrument yang digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa:  Melalui pembelajaran senam irama dapat meningkatkan gerak dasar pada siswa kelas V SD Negeri 29 Gelumbang. Peningkatan kemampuan tersebut dilihat dari pencapaian Keriteria Ketuntasan Minimum (KKM) siswa secara klasikal pada pra siklus sebesar 53,33%, siklus I adalah 70%, dan siklus II mencapai 90%. Berdasarkan hasil tes akhir telah terjadi peningkatan, sehingga dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan gerak dasar dapat ditingkatkan melalui senam irama pada siswa kelas V SD  Negeri 29 Gelumbang.Kata Kunci: Gerak Dasar, Senam Irama AbstractThe objective of the research is to know basic skills of motor movement (swing arms and footsteps) in rhytmic gymnastics learning. The population of  this research was the fifth grade students of state junior high school 29 of Gelumbang, that the total number of population was 30 students. Techniques for collecting the data were done by choosing source, type of data, and instrument which were used in the research. The results of this research could be concluded that : Through rhytmic gymnastics learning could increase basic motor movement to the fifth grade students of junior High school 29 of Gelumbang. Increasing ability was looked from the achievement of students minimum completenesss criteria (KKM) clasically on pre-cycle was 53,33%, the first cycles was 70%, and the second cycles reached 90%. Based on the result of post-test had occured enhancement, hence can concluded that basic skills of motor movement can be increased through rhytmic gymnastics to the fifth grade of state junior high school 29 of Gelumbang. Keywords: Basic Motor Movement, Rhytmic Gymnastic
تطبيق المنهج الدراسية للتعليم الإلكتروني في المدراسة النموذجية زين الحسن قنقون التي تواجهها في جائحة فيرورس كورونا Ainur Rofiq Sofa
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3560

Abstract

ملخصطال تأثير جائحة فيروس كورونا 2019-2020 النظمَ التعليمية في جميع أنحاء العالم، ما أدى إلى إغلاق المدارس والجامعات على نطاق واسع. في 16 مارس عام 2020، أعلنت الحكومات في 73 دولة إغلاق المدارس، بما في ذلك 56 دولة أغلقت المدارس في جميع أنحاء البلاد و17 دولة أغلقت المدارس داخل نطاق محدد. أثر إغلاق المدارس على مستوى الدولة في أكثر من 421 مليون متعلم على مستوى العالم، بينما عرض الإغلاق محدود النطاق  للمدارس 577 مليون متعلم للخطر. وفقًا للبيانات الصادرة عن اليونسكو في 10 مارس، فإن إغلاق المدارس والجامعات بسبب انتشار فيروس كوفيد-19 ترك واحدًا من كل خمسة طلاب خارج المدرسة على مستوى العالم.و تهدف هذه الدراسة إلى إيضاح واقع توظيف التقنيات في خدمة التعليم العام بمدارس في المدراسة النموذجية زين الحسن قنقون  . كما تهدف إلى  تسليط الضوء على صعوبات  توظيف التقنيات في خدمة التعليم في المدراسة النموذجية زين الحسن قنقون، وقد تم الحصول على المعلومات من أبحاث مختلفة تختص بالموضوع نفسه، ومن مقابلات مع بعض مديري المدارس ، ومن استبيان  استند إلى عينة عشوائية مكونة من 70 معلما من بعض  مدارس التعليم بالنموذجية زين الحسن قنقون ، ومن 100 طالبا وطالبة من الفصلين بالنموذجية زين الحسن قنقون وأظهرت هذه الدراسة النتائج التالية :1)              الوعي المعلمين بأهمية استخدام الوسائل التعليمية بشكل مستمر  وفي المقابل كانت نتائج بعض الاستجابات الخاصة بواقع استخدام التقنيات الحديثة بالمدارس غير مريحة إذ يجب أخذها بعين الاعتبار حصوصا في جائحة كورونا.2)              وعدم توفر الدورات  التدريبية للمعلمين التي تدربهم بكيفية إنتاج المواد التعليمية وتطويرها مما شكل هذا صعوبة عند محاولة المعلمين  توظيف التقنيات في خدمة التعليم ولقد ذكرت هذه الصعوبة خصيصا باعتبارها أكبر صعوبة تواجه المعلمين لأن عدم توفر  الدورات التدريبية تنبني عليها كل الصعوبات التي ظهرت من خلال الدراسة  فهي المنبع الأساسي للصعوبات إذا لم يتم مواجهتها فتستمر الصعوبات بالظهور من خلالها في المسئلة حاسوب.3)              وازدياد وعي الطلاب بمعنى الوسائل التعليمية كمثل الحاسوب وغيرها وأهميتها ولكن رغم ذلك نطمح إلى أكثر من ذلك من خلال توفير الأدوات والوسائل التعليمية داخل المدرسة ليستفيد منها الطلاب في العملية التعليمية ،ويتغلبون على الصعوبات التي قد تواجههم في المواد الدراسية ومرافق المدرسة مثل واي فاي ثم الإلكترونيات.الكلمات الرئيسية:تطبيق التعلم المناهج الدراسية, اللغة العرابية, جائحة فيرورس كورونا
Analisis Minat Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika di Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islam Moh Hafas Al-Ahdab Villa; Ainol Ainol; Athar Zaif Zairozie
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3561

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui minat belajar siswa dan upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran matematika. Jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui triangulasi yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah siswa kelas XI Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islam dan salah satu guru mata pelajaran matematika. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa mayoritas siswa memiliki minat belajar yang masih rendah. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni dari guru, keluarga, teman dan sarana prasarana yang memadai. Untuk mengatasi hal tersebut guru melakukan upaya dengan menciptakan pembelajaran yang menarik misalnya dengan menggunakan media pembelajaran saat pembelajaran berlangsung. Selain itu, orang tua juga perlu memberikan dorongan dan motivasi kepada anaknya sehingga minat anak dalam belajar semakin meningkat.Kata Kunci: Minat belajar, Pembelajaran matematika, Siswa AbstractThe purpose of this study is to determine student interest in learning and the efforts that need to be made to increase student interest in learning mathematics. The type of research used is descriptive-qualitative with data collection techniques through triangulation, namely observation, interviews, and documentation. The research subjects in this study were students of class XI Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islam and one of the mathematics teachers. Based on the results of the study, it was found that the majority of students had a low interest in learning. This is influenced by several factors, namely teachers, family, friends, and adequate infrastructure. To overcome this, the teacher makes efforts to create interesting learning experiences, for example, by using learning media when learning takes place. In addition, parents also need to provide encouragement and motivation to their children so that the children's interest in learning increases.Keywords: Learning interest, Math Learning, Student
Analisis Dasar Kebutuhan Pengembangan Media untuk Memfasilitasi Perkembangan Kognitif Anak pada Pembelajaran Geometri Edi Hendri Mulyana; Aini Loita; Ajeng Kania Trisnawati Sunandar
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3562

Abstract

AbstrakProgram pendidikan anak usia dini merupakan salah satu lembaga yang bertanggung jawab dalam memfasilitasi tumbuh kembang anak sesuai standar regulasi yang telah ditetapkan. Sehingga dalam hal ini, guru perlu menyusun perencanaan pembelajaran secara matang untuk menunjang pengoptimalan proses dan hasil belajar anak. Maka dari itu, perencanaan pembelajaran harus sesuai dengan karakteristik kebutuhan anak dan kebutuhan pembelajaran itu sendiri. Berdasarkan hal itu, penelitian dilakukan untuk mengetahui dasar kebutuhan pengembangan media dalam memfasilitasi perkembangan kognitif anak pada pembelajaran geometri. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Artikel ini hanya membahas tahap pertama yaitu tahap analisis. Pengumpulan data yang dilakukan pada tahap ini, yaitu melalui studi lapangan di Kober Tunas Kartika serta melakukan studi literatur untuk mengkaji landasan teori dan regulasi terkait. Berdasarkan hasil analisis yang menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan dari kedua fakta tersebut, maka dalam hal ini perlu adanya inovasi media sebagai pilihan solusi dari permasalahan. Data tersebut menjadi dasar kebutuhan sebagai acuan dalam membuat rancangan dan pengembangan media pada tahap selanjutnya.Kata Kunci: Perkembangan Anak, Perencanaan Pembelajaran, Dasar Kebutuhan, Pengembangan Media AbstractThe early childhood education program is one of the institutions responsible for facilitating children's development in accordance with established regulatory standards. So in this case, teachers need to develop a careful learning plan to support optimizing the process and learning outcomes of children. Therefore, lesson planning must be in accordance with the characteristics of children's needs and the needs of the learning itself. Based on this, the research was conducted to determine the basic needs of media development in facilitating children's cognitive development in learning geometry. The research method used is the development method with the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). This article only discusses the first stage, namely the analysis stage. Data collection is carried out at this stage, namely through field studies at Kober Tunas Kartika and conducting literature studies to examine the theoretical basis and related regulations. Based on the results of the analysis which shows that there is a gap between the two facts, in this case it is necessary to have media innovation as a solution to the problem. This data becomes the basis for the needs as a reference in making the design and development of media at a later stage.Keywords: Child Development, Lesson Planning, Basic Needs, Media Development
Implementasi ISAK No. 35 Atas Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba (Studi Kasus pada GMIM Bethesda Tatelu) Gracia Joylisti Turangan; Ivonne Helena Putong; Joseph Nugraha Tangon
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3563

Abstract

AbstrakGereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) merupakan salah satu entitas berorientasi nonlaba. GMIM adalah bagian dari denominasi gereja yang beragama Kristen Protestan dan anggota Persatuan Gereja Indonesia (PGI). GMIM di dalamnya terdapat Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) yang menyusun rencana-rencana dan realisasi kegiatan gereja termasuk kegiatan akuntansi yang menyajikan laporan keuangan gereja. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) No. 35 atas Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba pada GMIM Bethesda Tatelu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan di Jemaat GMIM Bethesda Tatelu disusun berdasarkan buku Pedoman Pelayanan Pengawasan dan Pengelolaan Perbendaharaan GMIM berupa pendapatan, belanja dan realisasi anggaran. Hal ini berarti, penyajian laporan keuangan Jemaat GMIM Bethesda Tatelu belum mengimplementasikan  ISAK No. 35 tentang penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba.Kata Kunci: ISAK 35, Entitas Nonlaba, Gereja Abstract The Evangelical Christian Church in Minahasa (GMIM) is a non-profit oriented entity. GMIM is part of a Protestant Christian church denomination and a member of the Indonesian Church Association (PGI). GMIM includes the Congregational Council Working Body (BPMJ) which prepares plans and realization of church activities, including accounting activities that present church financial reports. This study aims to implement the Interpretation of Financial Accounting Standards (ISAK) No. 35 on the Presentation of Financial Statements of Non-profit Oriented Entities at GMIM Bethesda Tatelu. The research method used is descriptive qualitative. The results showed that the presentation of financial statements in the Bethesda Tatelu GMIM Congregation was prepared based on the GMIM Treasury Supervision and Management Service Manual in the form of income, expenditure and budget realization. This means that the presentation of the financial statements of the Bethesda Tatelu GMIM Congregation has not implemented ISAK No. 35 concerning the presentation of financial statements of non-profit oriented entities. Keywords: ISAK 35, Non-profit Entity, Church
Bagaimana Dasar Kebutuhan Alat Permainan Edukatif Papan Alur untuk Kemampuan Membilang Anak Usia 5-6 Tahun? Indri Helpiani; Edi Hendri Mulyana; Dindin Abdul Muiz Lidinillah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3564

Abstract

AbstrakPemberian rangsangan pada anak usia dini melalui pengembangan aspek-aspek dalam perkembangan anak melalui pendidikan.salah satu upaya yang dapat dilakukan dan dioptimalkan yakni kemampuan kognitif salah satunya di bidang kemampuan membilang anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni Educational Design Research (EDR) tahap analisisdan eksplorasi yakni menggunakan teknik observasi dan teknik wawancara kepada guru kelompok B. Pengenalan lambang bilangan dan membilang pada anak merupakan salah satu perkembangan kognitif yang harus dikembangkan dan di optimalkan. Salah satu cara mengoptimalkan perkembangan kognitif anak yaitu memfasilitasi anak dengan alat permainan edukatif yang memiliki peran untuk memfasilitasi perkembangan anak. Alat permainan edukatif papanalur menjadi salah satu solusi untuk mengoptimalkan membilang anak karena permainan edukatif terdapat nilai-nilai stimulus perkembangan anak.Kata Kunci: Edukatif, Membilang, Anak AbstractThe provision of stimulation to early childhood through the development of aspects of child development through education. One of the efforts that can be done and optimized is cognitive ability, one of which is in the field of the ability to count children. The method used in this study is Educational Design Research (EDR) in the analysis and exploration stages, using observation techniques and interview techniques for group B teachers. The introduction of number symbols and counting in children is one of the cognitive developments that must be developed and optimized. One way to optimize children's cognitive development is to facilitate children with educational game tools that have a role to facilitate children's development. The groove board educational game tool is one solution to optimize counting children because educational games contain stimulus values for children's development.Keywords: Educative, Counting, Children
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Untuk Memfasilitasi Pengenalan Bentuk Geometri Pada Anak Kelompok A Usia 4-5 Tahun Di TK IT_Ar-Rasyiid Kecamatan Karangnunggal Maria Ulfah Sopany; Taopik Rahman; Edi Hendri Mulyana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3565

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media untuk memfasilitasi pengenalan bentuk geometri pada anak kelompok B usia 4-5 tahun. Penelitian ini dilakukan di TK IT Ar-Rasyiid Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode penelitian deskriptif merupakan suatu metode yang sering digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis dari suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpuan yang begitu luas. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan Langkah-langkah yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman dalam (Sugiono, 2009) yaitu: 1) Pengumpulan Data ( Data Collection), 2) Reduksi Data (Data Reduction), 3) Display Data (Data Display), 4) Pengambilan keputusan dan kesimpulan (Conclusion Drawing / Veryfing). Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran sangatlah penting bagi kegiatan belajar mengajar khususnya untuk pembelajaran anak usia dini, penelitian menunjukan bahwa penggunaan media pembelajaran pengenalan bentuk geometri untuk kelompok A di TK IT Ar-Rasyiid menggunakan LKS, poster, majalah, damn kertas crap, sesuai dengan pernyataan guru dalam wawancara media tersebut kurang memfasilitasi pengenalan bentuk geometri untuk anak karena media pembelajaran yang digunakan kurang menarik minat anak.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Media, Geometri AbstractThis study aims to analyze the use of media to facilitate the introduction of geometric shapes in group B children aged 4-5 years. This research was conducted at the IT Ar-Rasyiid Kindergarten, Karangnunggal District, Tasikmalaya Regency. The method used in this research is using a qualitative descriptive method. Descriptive research method is a method that is often used to describe or analyze research results but is not used to make broad conclusions. The data analysis used is using the steps proposed by Miles and Huberman in (Sugiono, 2009), namely: 1) Data Collection, 2) Data Reduction, 3) Data Display (Data Display), 4) Decision making and conclusion (Conclusion Drawing / Veryfining). The results of the study show that learning media is very important for teaching and learning activities, especially for early childhood learning, research shows that the use of learning media for the introduction of geometric shapes for group A in TK IT Ar-Rasyiid uses worksheets, posters, magazines, damn paper crap, in accordance with the teacher's statement in the media interview did not facilitate the introduction of geometric shapes for children because the learning media used did not attract children's interest.Keywords: Early Childhood, Media, Geometry
Pengembangan Media Pembelajaran Videoscribe pada Materi Hubungan Simbol dengan Makna Sila Kedua Pancasila Kelas IV SDN Margorejo 1/403 Surabaya Ericha Ristaviana Putri Wahyuni; Achmad Fanani; Rarasaning Satianingsih
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3566

Abstract

AbstrakPendidikan berperan terpenting pada usaha embina serta pembentukan karakter bangsa. Pendidikan tentunya sangat berhubungan erat dengan pembelajaran. Untuk memberikan pembelajaran yang terbaik maka diperlukan adanya sebuah media belajar. Suatu media pembelajaran yang bisa dipakai ialah dengan Sparkol VideoScribe. Penelitian ini hendak dilaksanakan penelitian berkaitan pada media pembelajaran berbasis Videoscribe yang diterapkan dalam materi Hubungan Simbol dengan Makna Sila Pancasila Kelas IV Sekolah Dasar. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian dan pengembangan berdasarkan model Borg and Gall. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berbentuk kuesioner, observasi, dan wawancara. Berdasarkan penelitian kesimpulannya ialah dari uji validitas kelayakan media, sebagian besar dinyatakan layak. Hal ini memperlihatkan media belajar berbasis Sparkol Videoscribe ini sangat layak dijadikan media dalam belajar. Kemudian berdasarkan hasil dari penyebaran angket kepada siswa, didapatkan hasil sejumlah dua ratus delapan puluh sembilsn jawaban YA dan tiga puluh satu jawaban TIDAK. Hal itu memperlihatkan media belajar Sparkol VideoScribe ini sangat bagus untuk diaplikasikan sebagai media belajar.Kata Kunci: Pendidikan, Media, Pembelajaran, Sparkol VideoScribe AbstractEducation plays the most important role in the effort to foster and shape the nation's character. Education is of course very closely related to learning. To provide the best learning, it is necessary to have a learning media. A learning media that can be used is Sparkol VideoScribe. This research intends to carry out research related to the Videoscribe-based learning media which is applied in the Material Relationship of Symbols with the Meaning of the Precepts of Pancasila Class IV Elementary School. The method used is a research and development method based on the Borg and Gall model. Data collection techniques used are in the form of questionnaires, observations, and interviews.Based on the research, the conclusion is from the media feasibility test, most of them are declared feasible. This shows that this Sparkol Videoscribe-based learning media is very worthy of being used as a medium for learning. Then based on the results of distributing questionnaires to students, the results obtained are two hundred and eighty nine YES answers and thirty one NO answers. This shows that the Sparkol VideoScribe learning media is very good to be applied as a learning medium.Keyword: Education, Media, Learning, Sparkol VideoScribe