cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 3,219 Documents
The Attitude of Campus Da’Wah Institution Administrtator (LDK) Toward Pancasila Rena Kinnara Arlotas
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4227

Abstract

Abstract Campus Da’wah Institution (LDK) is one of Student Activity Units (UKM) which is internal aimed to facilitate Muslim student in terms of self-development as well as to improve Islamic insight. Recently, the are quite a lot of issue stating that LDK is against Pancasila, therefore it is considered as a threat to the national integrity of Republic of Indonesia. However, throughout Indonesian Silaturrohim Forum of Campus Da’wah Institution (FSLDK), LDK denied the accusation. The purpose of this research is to reveal the actual attitude of LDK administrator toward Pancasila as to whether it is against or the otherwise. This is a quantitative descriptive research. Data were collected through scale which arranged based on the attitude component proposed by Ronto (2012). The research population consists of 29 LDK located in West Sumatera in which 16 LDK as the research samples consist of 121 administrators who are the subject of the research. The research result revealed that 95 persons or 47.26% are strongly agree toward Pancasila, and 106 persons or 52.7 % agree toward Pancasila. None of them disagree or strongly disagree. This finding signified that the attitude of LDK administrator toward Pancasila is positive which is agree and strongly agree. Keywords: Attitude, LDK Administrator, Pancasila
Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Arifin Daulay
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4228

Abstract

Abstrak Peraturan Pemerintah No. 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri adalah landasan hukum untuk menjamin Pegawai Negeri Sipil dan dapat di jadikan dasar untuk mengatur penyusunan aparatur Negara yang baik dan benar. Pelanggaran yang sering terjadi di Lingkungan Kanntor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Barat adalah Pegawai yang tidak masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja merupakan pelanggaran pada Pasal 3 ayat 11 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Maka penulis merumuskan permasalahan bagaimana pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PEGAWAI NEGERI SIPIL) di Lingkungan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Barat. Metode Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normative, yaitu suatu metode yang menitik beratkan penelitian terhadap data kepustakaan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan penjatuhan sanksi di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Barat belum sepenuhnya mengikuti ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010. Adapun faktor penghambat pelaksanaan penjatuhan sanksi di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Barat yaitu disebabkan karena adanya pembiaran yang dilakukan oleh atasan, kurangnya kesadaran Pegawai Negeri Sipil dalam melakukan kewajibannya dan berkomitmen untuk tidak melakukan pelanggaran disiplin, dan situasi politik, sering menjadi penghambat dalam penjatuhan sanksi di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Barat. Adapun saran penulis adalah Pelaksanaan penjatuhan sanksi di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Barat, harus sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Kata Kunci: PP 53 Tahun 2010, Disiplin Pegawai Negeri Sipil, Pelanggaran Disiplin
Pengembangan Media Pembelajaran Membaca Permulaan Melalui Permainan Papan Kata Bagi Anak Tunagrahita Ringan Teti Ratnawulan; Hendri Abdul Qohar; Sauzan Adibah Putri Rahman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4229

Abstract

Abstrak Anak tunagrahita merupakan salah satu peserta didik yang mengalami hambatan dalam intelektual di bawah rata-rata dan masih ada peserta didik yang belum mampu membaca permulaan padahal usianya sudah 15-16 tahun, sedangkan guru masih menggunakan media cetak abjad menjadikan anak kurang berminat pada pembelajaran membaca, maka dari itu peneliti berkolaborasi dengan guru mengembangkan media pembelajaran dengan menggunakan media papan kata untuk mempermudah anak mengenal huruf dan kata. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran membaca permulaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, studi dokumentasi dan FGD. Hasilnya dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan: 1). Kemampuan salah satu anak sangat kurang, hal itu di tunjukan dengan belum mengenalnya huruf abjad konsonan dengan baik; 2). Pelaksanaan pembelajaran dimulai dengan melakukan identifikasi kemudian asesmen dan menyusun program pembelajaran. Pada proses pembelajaran membaca permulaan di awali dengan mengabsen proses pembelajaran dilakukan dengan metode demonstrasi dan tanya jawab. Pada kegiatan akhir guru menyimpulkan pembelajaran dan mengevaluasi. Jika anak belum mencapai tujuan pembelajaran maka akan di lakukan tindak lanjut pengulangan; 3). Media saat ini berupa media cetak abjad; 4). Bentuk media yang dikembangkan berupa papan kata. Penelitian menunjukkan bahwa media penunjang pembelajaran belum memadai mengingat pentingnya pengaruh media dalam proses pembelajaran yang efektif, kreatif dan menarik bagi peserta didik demi meningkatkan pemahaman yang lebih cepat diterima oleh peserta didik maka perlunya upaya untuk meningkatkan kualitas pengajarannya dengan senantiasa memperhatikan media yang digunakan dalam proses pembelajaran disekolah. Kata Kunci: Pengembangan Media, Membaca Permulaan, Tunagrahita Ringan
Peran Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi UMKM Pemerintah Kota Serang dalam Pemberdayaan Masyarakat di Kota Serang Siti Asyiah; Ria Yuni Lestari; Ronni Juwandi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4243

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemberdayaan UMKM di kota serang yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi UMKM Pemerintah Kota Serang. Untuk mengetahui tantangan yang dihadapi oleh Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi UMKM Pemerintah Kota Serang dalam Pemberdayaan UMKM di Kota Serang. Untuk mengetahui inovasi yang dilakukan Dinas Perdagangan Perindustrian Dan Koperasi UMKM Pemerintah Kota Serang dalam melakukan Pemberdayaan UMKM di Kota Serang. Metode yang digunakan ialah metode pendekatan kualitatif. Adapun sumber informan dalam penelitian ini diantaranya kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi UMKM Pemerintah Kota Serang, Kepala Bidang UMKM Pemerintah Kota Serang, dan pelaku UMKM (mikro) di Kota Serang. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi UMKM Pemerintah Kota Serang Dalam Pemberdayaan UMKM di Kota Serang sudah cukup baik dalam pemberdayaan terhadap Usaha Kecil Menengah. Terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi UMKM Pemerintah Kota Serang dalam Pemberdayaan UMKM di Kota Serang adalah pertama, keterbatasan sumber daya manusia diantaranya adalah konsultan dan tenaga penyuluh. Kedua, terbatasnya anggaran yang dimilki. Ketiga, kesulitan permodalan UMKM. Keempat, Permasalahan teknis UMKM. Permasalahan teknis yang dihadapi oleh UMKM adalah seputar proses produksi, teknik pemasaran, promosi produk. Inovasi yang dilakukan Dinas Perdagangan Perindustrian Dan Koperasi UMKM Pemerintah Kota Serang dalam melakukan Pemberdayaan UMKM di Kota Serang adalah pertama, adanya struktur yang terintegrasi. Kedua, adanya Koperasi yang menaungi UMKM. Ketiga, pemanfaatan teknologi ebusiness. Keempat, dukungan pihak-pihak terkait. Dinas Koperasi dan UMKM Kota Serang memilki pegawai yang sebagian kurang berkompeten dalam bidang UMKM sehingga perlu mengembangkan jaringan kerjasama dengan Dinas terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdangan. Kata Kunci: Peran, UMKM, Pemberdayaan Masyarakat. Abstract This study aims to determine the empowerment of UMKM in the city of Serang carried out by the Department of Trade, Industry and Cooperatives of UMKM, Serang City Government. To find out the challenges faced by the Department of Trade, Industry and Cooperatives of UMKM in Serang City Government in Empowering UMKM in Serang City. To find out the innovations made by the Department of Trade, Industry and Cooperatives of UMKM, Serang City Government, in empowering UMKM in Serang City. The method used is a qualitative approach method. The sources of informants in this study include the head of the Department of Trade, Industry and Cooperatives of UMKM in Serang City Government, Head of the UMKM Division of Serang City Government, and UMKM (micro) actors in Serang City. The results showed that the role of the Department of Trade, Industry and UMKM Cooperatives of Serang City Government in Empowering UMKM in Serang City was quite good in empowering Small and Medium Enterprises. There are several challenges faced by the Office of Trade, Industry and Cooperatives of UMKM in Serang City Government in empowering UMKM in Serang City. First, the limitations of human resources include consultants and extension workers. Second, the limited budget they have. Third, the difficulty of UMKM capital. Fourth, UMKM technical problems. The technical problems faced by UMKM are around the production process, marketing techniques, product promotion. The innovations carried out by the Department of Trade, Industry and Cooperatives of UMKM in Serang City Government in empowering UMKM in Serang City are the first, the existence of an integrated structure. Second, there is a cooperative that houses UMKM. Third, the use of e-business technology. Fourth, the support of related parties. The Office of Cooperatives and UMKM in Serang City has employees who are partially incompetent in the field of UMKM, so it is necessary to develop a network of cooperation with related agencies such as the Department of Industry and Trade. Keywords: Role, UMKM, Community Empowerment.
Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga Sebagai Upaya Memelihara Keutuhan Keluarga yang Harmonis dan Sejahtera (Suatu Tinjauan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga) Heru Ismaya; Itok Dwi Kurniawan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4244

Abstract

Abstrak Rumah tangga merupakan sebuah susunan terkecil dalam masyarakat dan merupakan bagian pergaulan hidup yang eksistensinya untuk mengembangkan keturunan agar dapar berkembang biak sebagaimana mestinya. Disamping itu tumah tangga dapat juga dimaknai sebagai lambang kenyamanan dalam rangka pemenuhan nalurinya hidup di dunia ini. Kekerasan Dalam Rumah Tangga dimaknai sebagai ragam bentuk penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan (fisik, psikis, emosional, seksual,penelantaran) yang dilakuan untuk mengendalikan pasangan, anak, atau anggota keluarga/orang lainnya, yang menetap atau berada dalam suatu lingkup rumah tangga. Tujuan penelitian ini mendiskripsikan Undang-undang Nomor 23 tahun 2004 Tentang Penghapus kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT ) terhadap sikap tindak kekerasan Dalam Rumah Tangga sehingga terbentuk keluarga yang harmonis dan sejahtera. Metode penelitian dengan menggunakan pendejtan kualitatif disajikan secara deskriptif, yaitu dengan menguraikan, menjelaskan dan menggambarkan sesuai dengan permasalahan. Hasil penelitian ini, apapun bentuknya kekerasan dalam rumah tangga akan mendapatkan sangsi hukum, karenanya dengan lahirnya Undang-undang tersebut akan berdampak terbentuknya keluarga yang harmonis dan sejahtera. Kata Kunci: Pencegahan, kekerasan, Keluarga Harmonis. Abstract A Family is the smallest arrangement in society and it is part of the association of life whose to develop offspring in order to breed as it should. In addition, the staircase can also be interpreted as a symbol of comfort in order to fulfill his instincts to live in this world. Family Violence is defined as a variety of violence or threats of violence (physical, psychic, emotional, sexual, neglect) that are carried out to control a spouse, child, or family member / other person who is sedentary or within a family sphere. The purpose of this study describes Law Number 23 year 2004 concerning the Elimination of Family Violence towards the attitude of family violence so that a harmonious and prosperous family is formed. Research methods using qualitative learning are presented descriptively, namely by describing, explaining and describing according to the problem. Research results, various form of family violence will get a legal penalty, therefore with the presence of the law will have an impact on the formation of a harmonious and prosperous family. Keywords: Prevention, violence, Harmonious Family.
Pembangunan Benteng Digital Pertahanan Indonesia Unggul Satrio Yudhotomo; Selfira Salsabilla; Khaerudin; Timbul Siahaan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4245

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi yang sangat pesat memicu munculnya ancaman siber. Dampaknya tidak hanya pada bidang teknologi saja, namun juga mengancam berbagai bidang kehidupan seperti Pertahanan keamanan negara, ekonomi, ideologi, politik, sosial, dan budaya. Sehingga diperlukan adanya inovasi teknologi berupa cyber security yang handal dan terintegrasi dalam perlindungan data dan keamanan informasi semacam Benteng Digital yang mampu menangkal ancaman. Namun, cyber security di Indonesia dinilai masih belum cukup tangguh. Untuk memperkuat cyber security di Indonesia, sebaiknya dilakukan penguatan lima fondasi dasarnya, meliputi: kepastian hukum, prosedur tindakan teknis, struktur organisasi; capacity building, dan pendidikan bagi pengguna perangkat siber. Salah satu bentuk inovasi cyber security adalah sistem control access dan firewall. Kata Kunci: Inovasi Teknologi, Perlindungan Data, Keamanan Informasi Abstract Rapid technological developments trigger the emergence of cyber threats. The impact is not only in the field of technology, but also threatens various fields of life such as national security, economic, ideological, political, social and cultural defense. So that there is a need for technological innovation in the form of cyber security that is reliable and integrated in data protection and information security such as a Digital Fortress that is able to ward off threats. However, cyber security in Indonesia is considered not strong enough. To strengthen cyber security in Indonesia, it is advisable to strengthen the five basic foundations, including: legal certainty, technical action procedures, organizational structure; capacity building, and education for cyber device users. One form of cyber security innovation is access control systems and firewalls. Keywords: Technological Innovation, Data Protection, Information Security
Penerapan Model Pembelajaran Savi (Somatis, Audio, Visual dan Intelektual dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Riri Susanti; Hardianto; M. Isa
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4246

Abstract

Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya daya serap dan daya ingat terhadap materi yang disampaikan oleh guru. Materi yang disampaikan tidak bertahan lama dalam memori siswa. Hal ini dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa yang terlihat pada nilai ulangan harian Pendidikan Agama Islam dengan rata rata nilai mencapai 60, sedangkan kriteria ketuntasan minimal adalah 75. Jadi Nilai siswa lebih rendah dari standar nilai minimum. Selain itu kurangnya kemampuan guru dalam penggunaan metode, media pembelajaran atau pengelolaan kelas. Model pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intelektually adalah salah satu model pembelajaran dapat mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses penerapan model pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intelektually dan mendeskripsikan hasil belajar Pendidikan Agama Islam melalui model pembelajaran tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 14 Ganting Dodok Sulit Air Kabupaten Solok. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Analisis data dilasanakan dengan cara pengumpulan data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa model pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intelektually dengan tepat dapat meningkatkan aktifitas pembelajaran, suasana pembelajaran menjadi lebih hidup dan menyenangkan. Model pembelajaran ini juga meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam. Kata Kunci: SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intelektually), Hasil Belajar, Pendidikan Agama Islam. Abstract The problem in this study is the low absorption and memory of the material presented by the teacher. The material presented does not last long in the students' memory. This can affect student achievement as seen in the daily test scores of Islamic Religious Education with an average score of 60, while the minimum completeness criterion is 75. So the student's score is lower than the minimum standard. In addition, the teacher's lack of ability in using methods, learning media or classroom management. Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually learning models are one of the learning models that can overcome these problems. The purpose of this study was to describe the process of applying the Somatic, Auditory, Visualization, Intellectual learning model and to describe the learning outcomes of Islamic Religious Education through the learning model. This type of research is classroom action research which is carried out in two cycles. This research was conducted at SDN 14 Ganting Dodok Difficult Air, Solok Regency. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews, tests and documentation. Data analysis is carried out by collecting data, presenting data, drawing conclusions or verifying data. The results of the research show that the Somatic, Auditory, Visualization, Intellectual learning model can appropriately improve learning activities, making the learning atmosphere more lively and fun. This learning model also improves the learning outcomes of Islamic Religious Education. Keywords: Savi (Somatic, Auditory, Visualization, Intelektually), Hasil Belajar, Pendidikan Agama Islam
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Arus Kas Operasi, Tingkat Hutang, Terhadap Persistensi Laba pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bei Tahun 2016-2020 Ahmad Muhammad Ryad; Maudi Atiah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4247

Abstract

Abstrak  
Optimalisasi Pelayanan Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Polda Jawa Barat Dinia Anis Setiani; Arda Novrizal Haq; Rizky Ilhami
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4253

Abstract

Abstrak Penyelenggara pelayanan publik dituntut untuk memberikan kualitas pelayanan yang baik, tidak rumit dan tidak berbelit-belit. Salah satu penyelenggara pelayanan publik yang berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan adalah Polda Jawa Barat. Upaya meningkatkan kualitas pelayanan oleh Polda Jabar dilakukan dengan menyelenggarakan pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) melalui Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan intelijen dan keamanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara jelas tentang kualitas pelayanan pembuatan SKCK di Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan Intelijen dan Keamanan Polda Jabar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik penyebaran angket terhadap purposive sampling. Adapun fokus penelitian ini yaitu kualitas pelayanan SKCK di Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan intelijen dan keamananPolda Jabar. Indikator yang digunakan adalah dimensi-dimensi kualitas pelayanan Zeithaml, Parasuraman & Berry (2011). Hasil penelitian ini menunjukan pemohon dominan merasa sangat puas dengan pelayanan yang diberikan dalam pembuatan SKCK namun masih ada beberapa hal yang dapat diperbaiki diantaranya pemberian kepastian waktu pelayanan, pemanfaatan fasilitas yang sudah sangat memadai, perbaikan strategi sosialisasi kepada masyarakat, dan peleburan pelayanan perekaman sidik jari agar lebih efisien, Kata Kunci: Pelayanan Publik, Kualitas Pelayanan, Optimalisasi, SKCK
Peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam Penanganan Potensi Konflik di Provinsi Riau Mohamad Fahmi; Syamsunasir; Achmed Sukendro; Pujo Widodo
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4254

Abstract

Abstrak Jurnal ini bertujuan menganalisis Peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Riau dalam Penanganan Potensi Konflik di Provinsi Riau. Bakesbangpol Provinsi Riau adalah Lembaga Pemerintah di tingkat daerah Provinsi atau biasa disebut Organisasi Perangkat Daerah memiliki peran strategis dalam menangani konflik di Provinsi Riau, khususnya dalam bidang Kewaspadaan Nasional yang berisikan program-program kegiatan Kerjasama Intelijen dan Penanganan Konflik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Bakesbangpol Provinsi Riau telah melaksanakan Penanganan Potensi Konflik di Provinsi Riau sesuai Tugas Pokok dan Fungsinya, berbasis Koordinasi, Sosialisasi dan edukasi. Fungsi Fasilitasi dan Fungsi koordinasi dilaksanakan dengan baik melalui terlibatnya berbagai sektor dalam penanganan konflik antara lain terbentuknya Tim Penanggulangan Konflik Sosial di tiap Kabupaten/Kota di Provinsi Riau yang melibatkan Forkopimda, OPD, dan Kominda. selain itu Bakesbangpol Provinsi Riau juga meilbatkan masyarakat dengan terbentuknya Forum Komunikasi Umat Beragama. Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat dan Forum Kebangsaan, dengan adanya berbagai macam wadah tersebut memudahkan Bakesbangpol Provinsi Riau dalam memfasilitasi Resolusi Konflik di Provinsi Riau. Kata Kunci: Peran, Konflik, Potensi Konflik, Manajemen Konflik Abstract This journal aims to analyze the role of the National Unity and Political Agency (Bakesbangpol) of Riau Province in Handling Potential Conflicts in Riau Province. Bakesbangpol Riau Province is a Government Institution at the provincial level or commonly called Regional Apparatus Organizations that have a strategic role in dealing with conflicts in Riau Province, especially in the field of National Vigilance which contains programs for Intelligence Cooperation and Conflict Handling. The results of this study indicate that the Bakesbangpol of Riau Province has implemented the Handling of Potential Conflicts in Riau Province according to its Main Duties and Functions, based on coordination, outreach and education. The facilitation function and coordination function are carried out well through the involvement of various sectors in conflict management, including the formation of a Social Conflict Management Team in each Regency/City in Riau Province involving Forkopimda, OPD, and Kominda. In addition, the Riau Province Bakesbangpol also involved the community with the formation of the Religious Communication Forum. The Community Early Awareness Forum and Nationality Forum, with the existence of these various forums, facilitate the Riau Province Bakesbangpol in facilitating Conflict Resolution in Riau Province. Keywords: The Role, Conflicts, Potential Of Conflicts, Conflict Management