cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Keefektifan Metode Matematika Gasing Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Perkalian Dua Digit Untuk Siswa Kelas VI SD Olifvia Rizky Lestari; Agustina Tyas Asri Hardini
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.393 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3038

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan metode Matematika Gasing dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dalam materi perkalian dua digit. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil tes harian Matematika khususnya pada materi perkalian dua digit di kelas VI A dan VI B SDN Bokong 2. Hasil dari tes harian ini sebanyak 66% siswa mendapat nilai tidak tuntas KKM dari jumlah seluruh siswa 30 anak. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa masih rendah terutama dalam konsep perkalian. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Experimental Design dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Instrumen dalam penelitian ini berupa hasil tes belajar siswa topik perkalian dua digit dan observasi pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode Matematika Gasing dengan metode konvensional. Hasil dari penelitian ini terdapat perbedaan rata-rata nilai posttest kelas VI A yang menggunakan metode konvensional sebesar 29,73 dengan kelas VI B yang menggunakan metode Gasing sebesar 35,00. Dengan kata lain, metode Matematika Gasing efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa terutama pada materi perkalian dua digit.Kata Kunci: Matematika Gasing, Kemampuan pemahaman konsep matematis, Perkalian dua digit AbstractThis study aims to test the effectiveness of the Mathematical Gasing method in improving students' ability to understand mathematical concepts in two-digit multiplication material. This research was motivated by the low results of the daily Mathematics test, especially in the double-digit multiplication material in grades VI A and VI B SDN Bokong 2. The results of this daily test were 66% of students scored incomplete KKM out of a total of 30 students. This shows that students' ability to understand mathematical concepts is still low, especially in the concept of multiplication. The type of research used is Quasi Experimental Design with the research design of Nonequivalent Control Group Design. The instruments in this study were the results of student learning tests on the topic of double-digit multiplication and observations of the implementation of learning using the Gasing Mathematics method with conventional methods. The results of this study there is a difference in the average posttest value of class VI A using the conventional method of 29.73 with class VI B using the Gasing method of 35.00. In other words, the Mathematical Gasing method is effectively used to improve students' ability to understand mathematical concepts, especially in the two-digit multiplication material.Keywords: Math Gasing, Ability to understand mathematical concepts, Multiplication of two digits
Komunikasi, Informasi Dan Edukasi (KIE) HIV/AIDS Pada Remaja Dalam Upaya Promotif Dan Preventif Di STKIP Paracendekia NW Sumbawa Saraswati Haylian Chiani; Furqanul Hakim; Nabilah Nurul Ilma; Yosefa Sarlince Atok
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.193 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3039

Abstract

AbstrakDi Indonesia, angka kejadian orang yang terjangkit HIV pada tahun 2019 mencapai angka 50.282 kasus dan untuk AIDS sebanyak 7.036 kasus dimana untuk angka kasus HIV dan AIDS ini mengalami peningkatan selama sebelas tahun terakhir ini. Sementara itu, data penderita HIV di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2019 mencapai angka 258 kasus dan pada tahun 2020 terdapat kasus baru penderita HIV sebanyak 125 kasus dimana kelompok umur yang paling banyak terdapat kasus HIV berada pada kelompok umur 25-49 tahun dan berdasarkan jenis kelamin mayoritas penderita HIV terdapat pada jenis kelamin laki-laki sebanyak 81 orang (64,8%). tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan memberikan KIE tentang HIV pada remaja adalah untuk memberikan pengetahuan kepada remaja sebagai salah satu upaya preventif dan promotif terhadap HIV dan meminimalkan penularan HIV yang terjadi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2022 di Aula STKIP Paracendekia NW Sumbawa dengan melibatkan 71 peserta dan metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi dengan menampilkan materi dalam bentuk powerpoint dan video. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan perilaku peserta terhadap HIV/AIDS yang didapat dari hasil pre test dan post test peserta.Kata Kunci: Komunikasi, Informasi, Edukasi, HIV/AIDS, Remaja AbstractIn Indonesia, the people with HIV in 2019 reached into 50,282 cases and for AIDS as many as 7,036 cases means the number of HIV and AIDS cases has increased over the last eleven years. Meanwhile, data on HIV sufferers in West Nusa Tenggara Province in 2019 reached into 258 cases and in 2020 there were 125 new cases of HIV sufferers where the age group with the most HIV cases was in the 25-49 year age group and based on gender. The sex of the majority of HIV sufferers is male as many as 81 people (64.8%). The purpose of this community service activity by providing IEC about HIV to adolescents is to provide knowledge to adolescents as one of the preventive and promotive efforts against HIV and minimize the transmission of HIV that occurs. This activity was held on 18 December 2022 at STKIP Paracendekia NW Sumbawa Hall involving 71 participants and the method used was lectures and discussions by presenting material in the form of powerpoints and videos. The result of this activity is an increase of the knowledge and behaviour of participants towards HIV/AIDS which is obtained from the results of the pre-test and post-test of the participants.Keywords: Comunication, Information, Education, HIV/AIDS, Teenager
Meningkatkan Keterampilan Sosial Kerjasama Siswa Kelas VB Melalui Permainan Tradisional Gobak Sodor Di SD Negeri 4 Plangka Kota Palangka Raya Meisi Alvionita; Roso Sugiyanto; Ichyatul Afrom
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.199 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3042

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh sistem pembelajaran yang dilakukan secara daring yang diakibatkan oleh pandemic covid-19 membuat siswa hanya bisa belajar dari rumah dan tidak dapat bertemu serta berinteraksi langsung dengan guru dan teman-temannya di sekolah. Hal ini membuat keterampilan sosial siswa menjadi kurang dalam bekerjasama dengan teman-temannya di kelas ketika sekolah sudah mulai dilakukan dengan tatap muka. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan sosial kerjasama siswa V B melalui permainan tradisional gobak sodor di SDN 4 Palangka Kota Palangka Raya. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau classroom action research, menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V B SDN 4 Palangka Kota Palangka Raya yang terdiri dari 10 siswa. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus, masing-masing siklus 2 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional gobak sodor dapat meningkatkan keterampilan sosial kerjasama siswa, hal ini dibuktikan pada kegiatan pra siklus secara keseluruhan presentase keterampilan sosial kerjasama siswa yaitu sebesar 45,62%, pada siklus I pertemuan 1 meningkat menjadi 50%, pada kegiatan siklus I pertemuan 2 meningkat menjadi 63,75%, pada siklus II pertemuan 1 keterampilan sosial kerjasama siswa mencapai 77,25%, dan pada siklus II pertemuan 2 yang meningkat menjadi 85,62% sehingga diperoleh peningkatan dari kegiatan pra siklus sebesar 45,62% hingga kegiatan siklus I sebesar 63,75% terdapat peningkatan sebesar 18,13 poin. Adapun dari kegiatan siklus I sebesar 63,75% hingga kegiatan siklus II sebesar 85.62% terdapat peningkatan sebesar 21,87 poin. Keberhasilan penerapan permainan tradisional gobak sodor dipengaruhi oleh setiap pertemuan siswa mulai terbiasa bermain bersama dengan menggunakan permainan tradisional gobak sodor. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional gobak sodor terbukti dapat meningkatkan keterampilan sosial kerjasama siswa kelas V B SDN 4 Palangka Kota Palangka Raya.Kata Kunci: Keterampilan Sosial, Kerjasama, Permainan Tradisional Gobak Sodor AbstractThis research is backgrounded by the online learning system caused by the Covid-19 pandemic, making students only able to learn from home and unable to meet and interact directly with their teachers and friends at school. This makes students' social skills less in collaborating with their peers in the classroom when school has started to be done face-to-face. The purpose of this study was to improve the social skills of V B students' cooperation through the traditional game of gobak sodor at SDN 4 Palangka, Palangka Raya City. This research method is classroom action research (PTK) or classroom action research, using the Kemmis and Mc Taggart models which consist of 4 stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The subject of the study was a grade V B student of SDN 4 Palangka, Palangka Raya City, consisting of 10 students. The study was conducted in 2 cycles, each cycle 2 times the meeting. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation. The results of this study show that the traditional game of gobak sodor can improve the social skills of student cooperation, this is evidenced in the pre-cycle activities as a whole the percentage of student cooperation social skills is 45.62%, in the first cycle of meeting 1 it increases to 50%, in the first cycle activities of meeting 2 increases to 63.75%, in cycle II of meeting 1 student cooperation social skills reach 77.25%,  and in cycle II of meeting 2 which increased to 85.62% so that an increase was obtained from pre-cycle activities of 45.62% to cycle I activities of 63.75% there was an increase of 18.13 points. Meanwhile, from cycle I activities of 63.75% to cycle II activities of 85.62% there was an increase of 21.87 points. The successful implementation of the traditional game of gobak sodor is influenced by every meeting students begin to get used to playing together using the traditional game of gobak sodor. Thus, it can be concluded that the traditional game of gobak sodor is proven to be able to improve the social skills of cooperation of class V B students of SDN 4 Palangka Kota Palangka Raya. Keywords: Social Skills, Cooperation, Traditional Games of Gobak Sodor
Strategi Pemerintah Dalam Menghadapi Proxy War Sebagai Salah Satu Penyebab Gerakan Separatisme di Indonesia Nurwulansari Nurwulansari; Panji Suwarno; Syamsunasir Syamsunasir; Pujo Widodo
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.497 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3043

Abstract

AbstrakGerakan separatisme banyak menimbulkan kekhawatiran di berbagai belahan dunia. Salah satu penyebabnya adalah Proxy War. Proxy War menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai karena ancamannya yang tidak terasa tapi sangat merusak keutuhan bangsa Indonesia. Proxy War dianggap lebih murah dan tidak terlalu memakan banyak korban bagi negara penyelenggara. Oleh karena itu, Proxy War dianggap lebih efektif dibandingkan strategi pada zaman dahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Peneliti mengambil data dari studi pustaka dan mengamati perkembangan saat ini melalui media. Banyak strategi yang dapat dilakukan oleh pemerintah dalam upaya mencegah Proxy War diantaranya adalah dengan membangun kekuatan beraasarkan sumber daya alam dan budaya dan dengan upaya pembangunan karakter warga negara Indonesia.Kata Kunci : Proxy war, Gerakan Separatisme, Pembangunan Karakter Bangsa, Pengembangan Kekuatan dari Sumber Daya Alam dan Budaya AbstractThe separatist movement raises a lot of concerns in various parts of the world. One of the causes is Proxy War. Proxy War is one of the things that must be watched out for because the threat is not felt but is very damaging to the integrity of the Indonesian nation. Proxy War is considered cheaper and less costly for the host country. Therefore, Proxy War is considered more effective than the strategy in the past. The research method used is descriptive qualitative. Researchers took the data from literature studies and observe current developments through the media. There are many strategies that can be taken by the government in an effort to prevent Proxy War by developing the strength based on natural resources and cultural of Indonesia and character buiding.Keywords: Proxy war, Separatism Movement, Character Building, Developing Natural Resources and Cultural
Leadership Challenges In The Vuca (Volatility, Uncertainly, Complexity, Ambiguity) Environment Rima Pertiwi; Mochammad Ferdion Firdaus; Aris Sarjito
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.555 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3046

Abstract

AbstractTechnological advances on various fronts led to a resource-hungry civilization. The need for considerable resources has an impact on the environmental or ecological crisis. This research uses a descriptive qualitative research method where researchers try to describe existing problems from the results of observations. VUCA is not a new concept in the face of change and the ability to adapt in a wide variety of conditions. This concept comes alive and becomes an abbreviation that every leader of the organization must instill when they want to survive and thrive.Keyword: Challenges, VUCA AbstrakKemajuan teknologi di berbagai bidang menyebabkan peradaban yang haus sumber daya. Kebutuhan akan sumber daya yang cukup besar berdampak pada krisis lingkungan atau ekologis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dimana peneliti mencoba mendeskripsikan permasalahan yang ada dari hasil pengamatan. VUCA bukanlah konsep baru dalam menghadapi perubahan dan kemampuan untuk beradaptasi dalam berbagai kondisi. Konsep ini menjadi hidup dan menjadi singkatan yang harus ditanamkan oleh setiap pemimpin organisasi ketika mereka ingin bertahan dan berkembang.Kata Kunci: Tantangan, VUCA
Implementasi Peperangan Ranjau Dalam Keamanan Maritim Guna Mendukung Pembangunan Nasional Ferry Kurniawan; Sulistiyanto Sulistiyanto; Luthfi Adin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.066 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3047

Abstract

AbstrakWilayah laut Indonesia memiliki makna yang sangat penting  dalam pembangunan nasional, dengan konfigurasi wilayah dua pertiga wilayah lautan dan sepertiga daratan. Sehingga laut dengan segala aspek kehidupannya memegang peranan penting dalam pembangunan nasional. Konsep Indonesia sebagai poros maritim dunia yang ditopang 5 pilar kebijakan utama berupa integritas wilayah yurisdiksi; menjaga pertahanan dan keamanan; memastikan keselamatan; pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab; serta memproyeksikan kepentingan nasional dengan menerapkan Good Goverment disetiap aspek dan institusi terkait dalam pembangunan sektor maritim di Indonesia, dihadapkan dengan keamanan nasional. Oleh karena itu peneliti melihat korelasi pembangunan maritim dalam mendukung poros maritim dunia dengan latar belakang sejarah dan kondisi geografi yang dimiliki bangsa Indonesia, beberapa perairan diwilayah Indonesia sebagian besar masih merupakan wilayah pertahanan maritim berupa area medan ranjau di wilayah perairan dengan potensi bahaya ranjau ex perang dunia II. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan jaminan keamanan dan keselamatan pengembangan pembangunan maritim dari bahaya ranjau laut ex perang dunia II dan implementasi peperangan Ranjau yang telah dilaksanakan dalam mendukung pembangunan maritim di Indonesia.Kata Kunci: Keamanan Maritim, Pembangunan Maritiman, Peperangan Ranjau. AbstractIndonesia’s maritime territory has a very important meaning in terms of national development, with a configuration of two-thirds of the ocean and one-third of the land area. Thus, the sea with all aspects of its life plays an important role in national development. The concept of Indonesia as the world's maritime axis supported by 5 main policy pillars in the form of territorial integrity of jurisdiction; maintain defense and security; ensure safety; responsible management of resources; as well as projecting the national interest by implementing Good Governance in every aspect and related institution in the development of the maritime sector in Indonesia, is now facing national security. Therefore, the researcher looks at the correlation of maritime development in supporting the world's maritime axis with the historical background and geographical conditions maritime territory of Indonesia, some of the waters in the territory of the country are still largely maritime defense areas in the form of minefield areas with the potential danger due to ex-war mines during World War II. The purpose of this study is to determine the implementation of security and safety guarantees, the maritime development from the dangers of sea mines ex World War II and the implementation of Mine Warfare (Mine Counter Measures) that have been implemented to support maritime development in Indonesia.Keywords: Maritime Security, Maritime Development, Mine Counter Measure.
Teknologi Energi Terbarukan Ocean Power Technologies Mochamad Tauffauzan Catur Junihartomo; Zakky Al Mubaroq; Sri Sundari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.635 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3050

Abstract

AbstrakKehidupan manusia tidak terlepas dari penggunaan energi. Berbagai hal seperti memasak, berpergian, hingga bekerja, semua membutuhkan energi. Saat ini energi yang paling besar dibutuhkan adalah energi listrik. Untuk menghasilkan energi listrik dibutuhkan pembangkit listrik baik berbahan bakar tak terbarukan maupun terbarukan. Perkembangan teknologi energi terbarukan saat ini sudah berkembang sangat pesat. Pemanfaatan energi terbarukan ini bertujuan untuk menanggulangi perubahan iklim global, dan kebergantungan kepada penggunaan energi fosil. Begitu banyak sumber daya alam yang dapat digunakan dan dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan, diantaranya adalah Ocean Power Technologies. Teknologi tenaga laut merupakan teknologi pembangkit energi listrik yang bekerja dengan memanfaatkan berbagai macam sifat dan gerakan laut. Teknologi laut dibagi menjadi beberapa macam, diantaranya teknologi arus laut, teknologi gelombang laut, dan Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC). Dengan banyaknya tipe teknologi ini akan memudahkan penyesuaian dengan karakteristik laut yang akan dimanfaatkan.Kata Kunci: Ocean Power Technologies, Energi Arus, Energi ombak, Ocean Thermal Energy Conversion, Energi Terbarukan AbstractHuman life is inseparable from the use of energy. Various things such as cooking, traveling, to work, all require energy. Currently, the most needed energy is electrical energy. To produce electrical energy, power plants are needed, both non-renewable and renewable fuels. The development of renewable energy technology is currently developing very rapidly. The use of renewable energy aims to tackle global climate change, and dependence on the use of fossil energy. So many natural resources that can be used and utilized as renewable energy sources, including Ocean Power Technologies. Marine power technology is an electrical energy generation technology that works by utilizing various properties and movements of the sea. Marine technology is divided into several types, including ocean current technology, ocean wave technology, and Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC). With so many types of technology, it will make it easier to adjust to the characteristics of the sea to be utilized. Keywords: Ocean Power Technologies, Current Energy, Wave energy, Ocean Thermal Energy Conversion, Renewable Energy
Empat Pilar Kebangsaan Sebagai Dasar Perumusan Naskah Politik Dan Strategi Nasional Vania Amelia Annava; Bayu Asih Yulianto; Panji Suwarno; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.854 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3051

Abstract

AbstrakNegara Kesatuan Republik Indonesia memerlukan perencanaan pembangunan nasional untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Tujuan dan cita-cita negara sebagaimana tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ditujukan guna mengembangkan tujuan pembangunan nasional; maka Indonesia perlu memahami visi, misi dan strategi dengan jelas. Keunggulan sosial budaya tersebut mengkristal dalam bentuk nilai-nilai filosofis kehidupan berbangsa, antara lain jati diri bangsa, jiwa bangsa, landasan spiritual kebangsaan, cita-cita bangsa, identitas dan keutuhan bangsa yang terikat dalam satu kesatuan pilar-pilar kebangsaan bangsa Indonesia. Penulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran besar empat pilar kebangsaan Indonesia dalam menentukan arah strategis politik dan strategi nasional bangsa Indonesia; dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif.Kata kunci: Empat Pilar Kebangsaan, Dasar Perumusan, Politik dan Strategi Nasional AbstractThe Republic of Indonesia requires a national development plan to support sustainable development. The goals and ideals of the state as stated in the preamble to the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia are aimed at developing national development goals; then Indonesia needs to understand the vision, mission and strategy clearly. These socio-cultural advantages are crystallized in the form of philosophical values of national life, including national identity, national spirit, national spiritual foundation, national ideals, national identity and integrity that are bound in one unified pillar of the Indonesian nation's nationality. This writing aims to identify the major roles of the four pillars of Indonesian nationality in determining the political strategic direction and national strategy of the Indonesian nation; by using descriptive qualitative method.Keywords: Four National Pillars, Fundamentak Formulation, National Politics and Strategy
Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Fasilitas Kerja Di Gedung Terminal Baru terhadap Kinerja Pegawai Di Unit Aviation Security (Avsec) Pada Bandar Udara Trunojoyo Sumenep Ramadhannisa Kinanti; Nur Makkie Perdana Kusuma
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.134 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3052

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana pengaruh lingkungan kerja & fasilitas kerja di Gedung terminal baru terhadap kinerja petugas aviation security di Bandar Udara Trunojoyo Sumenep. Dalam hal ini petugas Aviation Security (AVSEC) di Bandar Udara Udara Trunojoyo Sumenep sebagai personil keamanan penerbangan kinerjanya berpengaruh menempati gedung terminal baru. Untuk meningkatkan kinerja petugas Aviation Security salah satunya adalah dengan memperhatikan faktor lingkungan dan fasilitas kerja. Penelitian ini menerapkan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner yang disebarkan kepada petugas Aviation Security. Pengambilan sampel menggunakan teknik Sampling Jenuh yang menggunakan semua anggota populasi sebagai sampel. Data primer tersebut diolah menggunakan SPSS 19 untuk mengetahui karakteristik responden, uji instrument data dan uji regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan fasilitas kerja terhadap kualitas kinerja petugas Aviation Security. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan variabel bebas (X1) lingkungan kerja dan (X2) fasilitas kerja terhadap variabel terikat (Y) kualitas kinerja petugas Aviation Security atau hipotesis di terima (H0).Kata Kunci: Lingkungan Kerja, Fasilitas Kerja, Kinerja Karyawan, Aviation Security AbstractThis study aims to examine how the influence of the work environment & work facilities in the new terminal building on the performance of aviation security officers at Trunojoyo Airport Sumenep. In this case, Aviation Security (AVSEC) officers at Trunojoyo Airport Sumenep as flight security personnel have an influential. One of the ways to improve the performance of Aviation Security officers is to pay attention to work environment and work facilities factors. This study applies quantitative research using primary and secondary data. The data collection method used a questionnaire distributed to Aviation Security officers. Sampling using the Saturated Sampling technique which uses all members of the population as a sample. The primary data was processed using SPSS 19 to determine the characteristics of the respondents, test instrument data and simple linear regression test to determine the effect of the work environment and work facilities on the performance quality of Aviation Security officers. The results of data processing indicate that the independent variable (X) has a significant effect and (x2) work facilities on the dependent variable (Y) the performance quality of Aviation Security officers or the hypothesis is accepted (H0).Keywords: Work Environment, Work Facilities, Employee Performance, Aviation Security
Hubungan Pendidikan Karakter Mandiri Dengan Motivasi Belajar Mahasiswa Di Masa Pandemi Covid-19 Mahasiswa Prodi PPKn Universitas Darma Agung Medan Elvi Maya Sari Lubis; Tuti Justiani Zai; Sorta Uli Banjar Nahor; Wina Safitri; Cici Fitri Bety
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.702 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3055

Abstract

AbstrakPendidikan karakter mandiri adalah komponen yang paling penting dalam motivasi belajar. Mahasiswa yang termotivasi akan menunjukkan minatnya untuk melakukan aktivitas belajar, merasakan keberhasilan diri, mempunyai usaha-usaha untuk sukses dalam menyelesaikan tugasnya. Kemandirian adalah kebebasan individu untuk memilih dan menentukan dirinya sendiri. Pendidikan karakter sangat penting untuk diterapkan setiap mahasiswa. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: ada tidaknya hubungan Pendidikan karakter dengan motivasi mahasiswa dimasa pandemi covid-19 serta seberapa besar hubungan Pendidikan karakter dengan motivasi mahasiswa dimasa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif teknik pengumpulan data secara deskriptif. Analisis data yang dilakukan bersifat induktif berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Pendidikan karakter mandiri dengan motivasi belajar mahasiswa, dimana dapat dijelaskan perkuliahan mahasiswa akan optimal apabila karakter mandiri dan motivasi belajar mahasiswa baik. Namun, jika karakter mandirinya kurang baik maka motivasi belajarnya juga akan kurang optimal.Kata Kunci: Pendidikan, Karakter Mandiri, Motivasi Belajar. AbstractIndependent character education is the most important component in learning motivation. Motivated students will show their interest in doing learning activities, feel self-success, have efforts to be successful in completing their tasks. Independence is the freedom of the individual to choose and determine himself. Character education is very important for every student to apply. The problems studied in this study are: whether there is a relationship between character education and student motivation during the Covid-19 pandemic and how much character education has to do with student motivation during the Covid-19 pandemic. This research is a qualitative research on descriptive data collection techniques. The data analysis carried out is inductive based on the facts found in the field. From the results of the study, it shows that there is a relationship between independent character education and student learning motivation, where it can be explained that student lectures will be optimal if the independent character and student learning motivation are good. However, if the independent character is not good, the motivation for learning will also be less than optimal.Keywords: Education, Independent Character, Motivation to Learn

Page 59 of 168 | Total Record : 1679