cover
Contact Name
Kaharuddin
Contact Email
kaharazzam@gmail.com
Phone
+6285338614311
Journal Mail Official
jurnalkreatifpai2020@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima Gedung Lantai III, Jln. Anggrek No. 16 Ranggo NaE Kota Bima NTB, Telp. 0374-44646, Fax. 0373-45267
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 02167794     EISSN : 27456447     DOI : -
Kreatif : Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Agama Islam diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima. Jurnal ini memuat kajian-kajian keislaman yang meliputi Studi Pemikiran pendidikan Agama Islam. Terbit dua kali setahun, yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 20 No 2 (2022): Juli" : 8 Documents clear
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION Salam, Agus; Kaharuddin, Kaharuddin
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 2 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i2.1153

Abstract

Abtrak: Usaha terencana dalam memanipuli berbagai sumber belajar merupakan tugas mulia pendidik untuk mengarahkan peserta didik melibatkan potensi jiwa (emotional dan mental) sehingga mengarahkannya untuk memiliki konsep yang tepat tentang diri, tuhan serta lingkunganya dalam bereksistensi menuju titik cerdas dalam berihlas, cerdas dalam berbuat serta cerdas dalam bersabar. Analisis dan identifikasi kebutuhan pembelajaran merupakan kompetensi utama sebagai langkah awal tugas mulia sang pendidik, karena dengan demikian bisa pembelajaran yang mengarah pada titik kelemahan dapat teratasi. Pembelajaran bukan kegiatan asal jadi tapi merupakan kegiatan keilmuan yang memiliki landasan sebagai daya inovasi, juga telah melewati uji kelayakan sebagai standar keyakinan valid, praktis dan evektif. Tulisan ini memaparkan hasil identifikasi dan analisis kebutuhan, teori pendukung model, kerangka pemikiran, tahapan pengembangan, sintak, pripsip reaksi system sosial serta produk perangkat pembelajaran model pembelajaran berbasis kooperatif group Invetigation.
PENDIDIKAN RAMAH LINGKUNGAN: Perbandingan Program Adiwiyata Pada Sekolah Umum dan Madrasah Faturrahman, Faturrahman; Kaharuddin, Kaharuddin
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 2 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i2.1158

Abstract

Abstrak: Tulisan ini merupakan studi literatur dari penelitian lapangan terhadap pelaksanaan pendidikan ramah lingkungan pada dua lembaga pendidikan yang bernaung di bawah Kementerian pendidikan Nasional dan Kementerian Pendidikan Agama. Kedua lembaga ini memiliki ciri khas masing-masing dalam proses menanamkan nilai dan pengetahuan pada siswanya. Madrasah bertumpu pada nilai-nilai agama sebagai ciri khas lembaganya, dan sekolah bertumpu pada nilai-nilai keindonesiaan sebagai basis nilainya. Dalam pelaksanaan internalisasi nilai-nilai ramah lingkungan melalui program adiwiyata pada kedua lembaga ini menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan yang mendasar dalam penanaman nilai ramah lingkungan karena masih bertumpu pada legal teknis procedural program adiwiyata dalam menanamkan nilai-nilai ramah lingkungan.
KEUNGGULAN PROGRAM BAITUL QUR’AN WAL HUFADZ DAN PENGARUHNYA BAGI KURIKULUM FORMAL DI MTS AL HUSAINY KOTA BIMA Irwan, Irwan; Fitri, Ainun; Salahuddin, Salahuddin
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 2 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i2.1189

Abstract

Dewasa ini, di Indonesia telah tumbuh subur lembaga-lembaga Islam yang mendidik para santri untuk mampu menguasai ilmu Al-Qur’an secara mendalam, disamping itu juga ada yang mendidik santrinya untuk menjadi Qori-Qoriah, hafidz dan hafidzah. Namun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah pelaksanaan Baitul Qur’an wal hufadz yang memperbolehkan siswa/siswi MTS Al-Husainy untuk meninggalkan kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan ketentuan yang telah berlaku. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari ketua lembaga Baitul Qur’an wal hufadz Kota Bima, guru yang mengajar di MTS Al-Husainy, guru yang mengajar di Baitul Qur’an wal hufadz Kota Bima, dan proses pembelajaran di Baitul Qur’an wal hufadz Kota Bima. Tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik observasi, tehnik wawancara dan tehnik dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan tehnik reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : 1. keunggulan program Baitul Qur’an wal hufadz di MTS Al-Husainy yaitu: A. Para santri mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar serta menguasai hukum-hukum Tajwid. B. Para santri menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar. C. Para santri mengerti makna kandungan Al-Qur’an sampai memahami tafsir Al-Qur’an. D. Para santri mampu mengamalkan makna kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan Pengaruh program Baitul Qur'an wal Hufadz bagi kurikulum formal di MTS Al-Husainy yaitu dari aspek kehadiran, ilmu pengetahuan bidang lainnya dan penilaian formal.
KONSEP PENDIDIKAN BERKEMAJUAN KH. AHMAD DAHLAN RELEVANSINYA DENGAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Ferdiansyah, Ferdiansyah; Ma’ruf, Anang
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 2 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i2.1192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat konsep pendidikan berkemajuan KH Ahmad Dahlan Relevansinya dengan penyelenggara Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (libarary research), studi kepustakaan dapat diartikan sebagai sebuah rangkaian kegiatan dengan metode membaca dan menganalisis serta mengolah bahan penelitian. Hasil olah data dan analisis berbagai literatur menunjukan bahwa pendidikan dan era revolusi industri 4.0 untuk mewujudkan pembelajaran tingkat tinggi (HOTS) dan gagasan KH ahmad dahlan dengan pendidikan berkemajuanya sendiri sudah mengajarkan kepada muridnya untuk berpikir tingkat tinggi dalam fenomena geger AL-Ma’un. Subtansi pendidikan berkemajuan terkait dengan teknologi dan penggunaanya dalam kehidupan ataupun pendidikan karakter dapat meresap dalam konteks jaman yang berbeda seperti era revolusi industri 4.0.
MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PADA SDN KARUMBU KABUPATEN BIMA Ahmaddin, Ahmaddin
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 2 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i2.1195

Abstract

Manajemen sekolah dapat diartikan segala sesuatu yang berkenaan dengan pengelolaan proses pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik tujuan jangka pendek, menengah, maupun tujuan jangka panjang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, dengan meliputi: (1) Perencanaan program sekolah; (2) Pelaksanaan program sekolah dan (3) Hambatan yang dihadapinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui pedoman wawancara, pedoman observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, pengawas dan guru pada SD Negeri Karumbu Kabupaten Bima. Hasil penelitiannya ditemukan: (1) Perencanaan program sekolah mencakup: program pengajaran, meliputi: kebutuhan tenaga guru pembagian tugas mengajar, pengadaan buku-buku pelajaran, alat-alat pelajaran dan alat peraga, pengadaan atau pengembangan laboratorium sekolah, pengadaan atau pengembangan perpustakaan sekolah, sistem penilaian hasil belajar, dan kegiatan kurikuler; (2) Pelaksanaan program sekolah yaitu strategi yang diterapkan untuk tercapainya peningkatan mutu pendidikan, meliputi: sosialisasi program, analisis SWOT, pemecahan masalah, peningkatan mutu, dan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program sekolah; dan (3) Hambatan dalam perencanaan program sekolah, antara lain kurangnya partisipasi masyarakat dan kesulitan ekonominya sehingga dukungan mereka terhadap manajemen sekolah ikut rendah. Diharapkan kepada pengawas agar dapat mengarahkan dan mengawasi kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan tentang perencanaan program sekolah, pelaksanaan program dan hambatan yang dihadapinya secara tepat guna, efektif dan efesien sehingga mutu pendidikan di sekolah tersebut dapat ditingkatkan.
PERAN TOKOH AGAMA DALAM MENANAMKAN KARAKTER KEISLAMAN REMAJA DI DESA TOLOUWI Sadat, Anwar; Abdurrahim, Abdurrahim
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 2 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i2.1207

Abstract

Penelitian ini tujuannya adalah, a) untuk mengetahui peran tokoh agama dalam menannamkan karakter keislaman remaja di desa tolouwi, b) untuk mengetahui apa sajakah faktor penghambat dan pendukung tokoh agama dalam menanamkan karakter keislaman remaja di desa tolouwi. Sumber data pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Pada penelitian ini data di kumpulkan dengan menggunakan metode pengamatan/observasi, metode interview/wawancara dengan tehnik dasar dan lanjut dengan metode dokumentasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa tokoh agama memiliki beberapa peran penting dalam kehidupan beragama yaitu : Peran kaderisasi yakni suatu cara untuk membina para remaja dalam suatu perkumpulan tertentu yang dibentuk dalam sebuah organisasi remaja agar kegiatan yang dilakukan lebih terarah dan memiliki tujuan yang jelas, seperti halnya organisasi remaja masjid dan organisasi komunitas pemuda hijrah, melakukan dakwah door to door yaitu melakukan dakwah dengan cara mendatangi warga masyarakat dari rumah ke rumah. Melakukan dakwah secara terbuka yaitu dengan cara mengisi kegiatan keagaman seperti kegiatan hari-hari besar Islam, ta’jiah kematian, ceramah, kultum, khutbah jumat dan mengisi kegiatan majelis ta’lim. Faktor penghambat dan pendukung peran tokoh agama dalam menanamkan karakter keislaman remaja faktor penghambatnya yaitu: rendahnya pendidikan keagamaan orang tua, kesenjangan social, kurangnya kerja sama antar tokoh agama dan pemerintah stempat yang masih kurang baik. Adapun faktor pendukungnya yaitu keaktifan tokoh agama dalam memberikan pengarahan keagamaan terhadap masyarakat terhusus para remaja, adanya dukungan dari orang tua walaupun sebagian orang tua masih banyak yang belum paham tentang hal keagamaan sehingga proses pendidikan akhlak berjalan kurang baik.
STRATEGI GURU AQIDAH AKHLAK DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI MTS MUHAMMADIYAH KOTA BIMA Nuningsih, Syafruddin; Nuningsih, Nuningsih
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 2 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i2.1208

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh berbagai macam permasalahan yang terjadi di dalam dunia Pendidikan, baik di sekolah madrasah negeri maupun di sekolah swasta yang mendorong peneliti untuk mengkaji lebih lanjut, seperti hal nya permasalahan yang di hadapi oleh guru aqidah akhlak dalam menerapkan strategi pembelajaran di sekolah. Adanya permasalahan tersebut sehingga mendorong guru untuk semakin kreatif dalam mengembangkan strategi-strategi pembelajaran agar peserta didik dapat menangkap dan memahami setiap materi yang di jelaskan secara jelas. Pemilihan startegi pembelajaran yang tepat sangat berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran. Sehingga yang menjadi fokus dalam penelitian ini ialah: (1) Bagaimana Strategi Guru Aqidah Akhlak Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di MTs Muhammadiyah Bima?, (2) Apa Saja Kendala- Kendala Guru Aqida Akhlak Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di MTs Muhammadiyah Bima?. Adapun jenis penelitian dalam skripsi ini ialah penelitian kualitatif, peneliti melakukan penelitian di MTs Muhammadiyah Kota Bima, selama penelitian peneliti mengambil data-data penting yang berkaitan dengan pembahasan dalam skripsi ini, selain itu peneliti melakukan pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrument yang digunakan ialah pedoman instrumen wawancara guna untuk mengetahui apa dan bagaimana strategi yang digunakan oleh guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran siswa, selanjutnya pedoman observasi untuk mengamati bagaiman proses dalam meningkatkan mutu pembelajaran siswa dan selanjutnya pedoman dokumentasi untuk mengetahui data dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan mutu pembelajaran aqidah akhlak. Hasil menelitian dalam skripsi ini menunjukan bahwa untuk meningkatkan mutu pembelajaran aqidah akhlak di MTs Muhammadiyah Kota Bima yaitu dengan cara memberikan motivasi, menasehati dan saranan supaya siswa lebih semangat untuk belajar.
PENDEKATAN MULTIDISIPLINER PEDIDIKAN ISLAM PADA ERA MILENIAL Nurdiniawati, Khairudin; Nurdiniawati, Nurdiniawati
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 2 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i2.1212

Abstract

Pada era milenial dan disrupsi, pendekatan multidisipliner sangatlah urgen dalam rangka menyikapi arus perkembangan informasi digital yang sedemikian tak terbendung. Pendekatan multidisipliner menjadikan alternatif dalam menghadapi berbagai persoalan pendidikan pada era milenial, sehinga menjadi lebih arus, dinamis dan integratif dalam mengkaji dan memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang semakin kompleks termasuk dalam lingkup pendidikan Islam, sehingga idealitas kehidupan masyarakat di era millenial dan disrupsi dapat tercapai. Tuntunan terhadap pendidikan Islam seperti itu dapat dijawab manakala pemahaman pendidikan Islam yang selama ini banyak menggunakan pendekatan teologis normative dilengkapi dengan pemahaman agama yang menggunakan pendekatan lain yang secara operasional dapat memberikan jawaban terhadap masalah yang timbul. Berbagai pendekatan tersebut diantaranya pendekatan filosofis, pendekatan teologi normatif, pendekatan Sosiologis, pendekatan Psikologis, pendekatan Historis, dan pendekatan kebudayaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8