cover
Contact Name
Arham Rusli
Contact Email
a_rusli06@yahoo.com
Phone
+624102312704
Journal Mail Official
agrokompleksjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Poros Makassar-Parepare Km. 83 Mandalle, Kab. Pangkajene dan Kepulauan, Prop. Sulawesi Selatan, 90652
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Agrokompleks
ISSN : 1412811X     EISSN : 27752321     DOI : http://doi.org/10.51978/
Core Subject : Agriculture,
Agrokompleks merupakan jurnal ilmiah kedua yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan. Ruang lingkup artikel yang dimuat pada jurnal ini meliputi bidang pertanian secara umum meliputi; teknologi pertanian, teknologi perikanan, teknologi peternakan, dan agribisnis. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan Januari dan Juli
Articles 167 Documents
Tingkat kematangan gonad dan indeks kematangan gonad udang air tawar macrobrachium idae di Danau Tempe Kabupaten wajo Andi Yusuf; luqman Saleh; Dam Surya Massora
Agrokompleks Vol 17 No 1 (2018): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v17i1.150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kematangan gonad dan indeks kematangan gonad udang air tawar Macrobrachium idae. Pengambilan sampel udang dilakukan di Danau Tempe Kabupaten Wajo sekali dalam sebulan selama bulan Juni hingga bulan Oktober 2017, sedangkan analisis sampel dilakukan di Laboratorium Biologi Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Sampel udang ditangkap menggunakan alat tangkap serok dengan alat bantu panambe (scoop net with artificial bait) yang dioperasikan oleh nelayan pada malam hari. Sampel udang dimasukkan ke dalam cool box untuk dianalisis di laboratorium. Tingkat kematangan gonad diamati secara morfologi dan dianalisis secara deskriptif. Penentuan indeks kematangan gonad dengan cara membandingkan bobot gonad dengan bobot udang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ovarium udang air tawar M. idae berbentuk oval dengan ukuran dan warna bervariasi sesuai dengan tingkat kematangannya. Berdasarkan karakter morfologi, kematangan gonad udang dapat dibedakan atas empat tingkat, yaitu: TKG I, TKG II, TKG III, dan TKG IV. Indeks kematangan gonad (IKG) udang air tawar M. idae meningkat seiring dengan peningkatan Tingkat Kematangan Gonad (TKG). Nilai IKG udang air tawar M. idae rata-rata berkisar 0,213–7,429 %. Berdasarkan nilai IKG ini, menunjukkan bahwa udang air tawar M. idae dapat memijah lebih dari satu kali dalam setahun
Kajian eksploitasi ikan hias laut dengan memanfaatkan terumbu buatan sebagai solusi rehabilitasi terumbu karang di Kabupaten Barru Syatir Suaib; Muh. Nadir; Usman LT
Agrokompleks Vol 17 No 1 (2018): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v17i1.151

Abstract

Penelitian tentang kajian eksploitasi ikan hias laut dengan memanfaatkan terumbu buatan sebagai solusi rehabilitasi terumbu karang di kabupaten Barru telah dilakukan dari bulan Oktober hingga Desember 2017. Penelitin bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis ikan hias laut yang terdapat pada terumbu karang alami dan terumbu buatan. Hasil penelitian menunjukkan jenis ikan yang terdapat pada terumbu karang alami; ikan kaka tua (Scarus croicensis) famili Scaridae, ikan Triger (Rhinecanthus verrucosus) famili Balistidae, ikan Titang (Acanthurus spp) famili Acanturidae dan Ikan Lepu (Scorpaenopsis diabolus) famili Scorpaenidae adalah jenis-jenis ikan terumbu karang alami (coral reef). Pada terumbu karang buatan ditemukan jenis ikan ; Giru gelang (Amphiprion percula) famili Pomacentridae, Giru balong strip (Premnas biaculeatus) family Pomacentridae, Bunga waru (Monadactylus argentius) family Monadactylidae, Sekar taji (Acanthurus lineatus) family Acathuridae, Lencan (Lethrinus sp) family Lethrinidae, Peperek (Leoignathus sp) family Leoignathidae, Tompel (Amphiprion ephipium) family Pomacentridae, Betok sebra (Dascylus melanurus) family Pomacentridae dan Triger (Balistoides spp) family Balistidae
Pola nafkah petani kopi: kajian petani kopi di desa tertinggal di Kabupaten Jeneponto Isnam Junais
Agrokompleks Vol 20 No 1 (2020): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v20i1.152

Abstract

Kemiskinan sangat identik dengan masyarakat petani, jeratan kemiskinan seolah menjadi penyakit masyarakat yang sudah turun temurun. Salah satu faktor yang memperparah kondisi ini adalah kurangnya sumber daya masyarakat petani dalam mengelola potensi yang dimiliki.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pola nafkah petani kopi di sebuah desa tertinggal. Penelitian ini melibatkan 70 keluarga petani yang diwawancarai. Analisis data menggunakan pendekatan data kuantitatif yang kemudian didukung dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ketidakmampuan petani dalam memenuhi kebutuhannya sepenuhnya bukan karena kurangnya pendapatan petani namun, ketidakmampuan petani dalam mengelola keuangan dalam rangka memenuhi kebutuhan keluarga. Pendapatan petani yang tidak merata sepanjang tahun dimana petani hanya akan mendapatkan pendatan lebih di masa musim panen kopi dan hortikultura yaitu pada bulan April, Mei dan Juli, selebihnya petani hanya menggantungkan pendapatannya pada tanaman hortikultura jangka pendek dan sektor lain diluar pertanian seperti buruh bangunan di kota, berdagang, supir dan lain-lain. Sehingga secara umum masyarakat petani akan nampak miskin akibat ketidakmampuannya dalam memenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu, untuk dapat mengelola kebutuhan diperlukan adanya peningkatan sumberdaya petani dalam mengelola pendapatan sehingga mampu merencanakan pemenuhan kebutuhan keluarga dalam satu tahun.
Strategi pengelolaan budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan Arham Rusli; Dahlia Dahlia; Muhammad Ikbal Ilijas; Muh. Alias; Budiman Budiman
Agrokompleks Vol 20 No 1 (2020): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v20i1.153

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditi budidaya laut yang menjadi unggulan Kab. Pangkep. Budidaya rumput laut K. alvarezii telah lama diusahakan oleh masyarakat di Kab. Pangkep, namun masih ditemui beberapa kendala dan permasalahan sehingga hasil yang diperoleh oleh petani dari usaha rumput laut belum maksimal. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pengelolaan budidaya rumput laut di Kab. Pangkep. Penelitian dilaksanakan pada empat wilayah budidaya rumput laut di Kab. Pangkep yaitu Kec. Ma’rang, Kec. Mandalle, Kec. Segeri dan Kec. Labakkang. Data penelitian dikumpulkan menggunakan beberapa metode yaitu: Focus Group Discussion (FGD), observasi, wawancara terstruktur, dan studi literatur. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk menentukan strategi pengelolaan budidaya rumput laut. Berdasarkan hasil analisis SWOT terhadap kondisi lingkungan internal dan eksternal yang berpengaruh pada kegiatan budidaya rumput laut di Kab. Pangkep, maka strategi yang terpilih adalah strategi yang memanfaatkan faktor peluang untuk mengatasi faktor kelemahan (strategi WO). Rumusan strategi WO yang diusulkan untuk perbaikan dan pengembangan budidaya rumput laut di Kab. Pangkep antara lain; peningkatkan bimbingan teknis dan pendampingan oleh penyuluh pada kegiatan usaha budidaya rumput laut; pembentukan usaha produksi “bibit sebar” hasil kaidah seleksi secara konsisten dan berkesinambungan di setiap kawasan/zona budidaya; kajian dan penetapan musim tanam sepanjang tahun sesuai karakter perairan dan musim di setiap zona budidaya.
Analisis pendapatan budidaya ayam broiler dengan menggunakan herbal kunyit Nurjannah Bando; Fitriana Akhsan; Anita Sari
Agrokompleks Vol 20 No 1 (2020): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v20i1.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh perbedaan pendapatan pemeliharaan ayam broiler antara penggunaan herbal kunyit melalui pakan dan aplikasi pada air minum. Penelitian dilakukan mulai bulan Juli sampai Agustus 2019 di kampus Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Sebanyak 96 ekor DOC dipelihara selama 21 hari, masing-masing 8 ekor untuk setiap unit percobaan. Penelitian ini menggunaan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 3 perlakuan dan 4 kali ulangan, dengan susunan perlakuan yaitu P0 = Pemeliharaan menggunakan pakan dan air minum konvensional; P1 = Pemeliharaan dengan menggunakan herbal kunyit sebanyak 1% dari jumlah pakan dan P2 = Pemeliharaan dengan menggunakan herbal kunyit dengan aplikasi pada air minum sebanyak 1% dari jumlah air minum. Pendapatan kegiatan budidaya ayam broiler dihitung menggunakan rumus : Pd (Pendapatan) = TR (Total Penerimaan) – TC (Total biaya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan budidaya ayam broiler menggunakan herbal kunyit melalui pakan tidak berbeda nyata dengan aplikasi pada air minum. Namun jika dibandingkan pemeliharaan secara konvensional, pemeliharaan ayam dengan menggunakan herbal kunyit cenderrung meningkatkan pendapatan (P<0,05). Rata-rata pendapatan tertinggi diperoleh pada perlakuan P2 yaitu Rp 84.578,-/8 ekor, kemudian P1 sebesar Rp 73.165,- /8 ekor dan terendah pada perlakuan P0 yaitu Rp 31.495,-/8 ekor.
Analisis budaya dan iklim organisasi terhadap kinerja pegawai: studi kasus Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan Wiwiek Hidayati; Arifah Arifah
Agrokompleks Vol 20 No 1 (2020): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v20i1.155

Abstract

Iklim organisasi menjadi unsur yang penting dalam institusi karena dapat memberikan nilai-nilai, sikap, serta meningkatkan kinerja pegawai dalam pencapaian institusi, karena nilai-nilai dari setiap individu yang berlainan harus diketahui oleh institusi agar dapat digunakan untuk menilai pegawai yang potensial dan menetapkan nilai-nilai segaris dengan nilai dominan institusi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh budaya organisasi dan iklim organisasi terhadap kinerja pegawai pada Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Politani Pangkep). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai Politani Pangkep sebanyak 100 responden. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis deskriptif penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor distribusi jawaban responden untuk menilai variabel budaya organisasi (X1) skor sebesar 55,6, variabel iklim organisasi (X2) skor sebesar 55, dan variabel kinerja pegawai (Y) skor sebesar 56,4. Hal ini membuktikan bahwa budaya organisasi, iklim organisasi dan kinerja yang dimiliki pegawai Politani Pangkep kuat. Secara parsial (uji t) pengujian variabel budaya organisasi terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Politani Pangkep. Sementara itu, variabel iklim organisasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan (uji f) hasil analisis regresi linier berganda diperoleh dari variabel bebas yaitu budaya oganisasi dan iklim organisasi yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Politani Pangkep, bahwa kinerja pegawai dapat dipengaruhi secara signifikan oleh budaya organisasi dan iklim organisasi atau dengan meningkatkan budaya organisasi dan iklim organisasi maka kinerja pegawai akan mengalami peningkatan secara nyata.
Substitusi Tepung Tapioka dengan Tepung Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas blackie) pada produk nugget udang Hasri Hasri; Dina U; Muhammad Nur
Agrokompleks Vol 17 No 1 (2018): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v17i1.156

Abstract

Dalam pembuatan nugget udang, karbohidrat diperlukan sebagai bahan pengikat agar bahan saling terikat satu sama lain dan memperbaiki tekstur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembuatan dan tingkat penerimaan konsumen terhadap nugget udang yang menggunakan tepung ubi jalar ungu sebagai substitusi tepung tapioka. Perlakuan yang diterapkan pada penelitian ini adalah konsentrasi tepung ubi jalar ungu yang digunakan dalam pembuatan nugget udang yaitu 100%, 50% dan 20%. Responden sebanyak 10 orang digunakan sebagai panelis uji organoleptik. Data hasil penelitian diuji secara deskriptif menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi tepung ubi jalar ungu sebesar 20% memiliki tingkat penerimaan tertinggi atau berada pada kisaran suka untuk semua parameter sensorik atau organoleptik.
Pengaruh Substrat Yang Berbeda Terhadap Sintasan Udang Putih Penaeus marguensis Rimal Hamal; Zainal Abidin Musa; Fauziah Nurdin; Nursyahran Nursyahran
Agrokompleks Vol 17 No 1 (2018): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v17i1.157

Abstract

Substrat dasar tambak adalah salah satu bagian penting yang menentukan efisiensi produksi udang. Substrat dasar secara langsung dapat mempengaruhi kualitas air di tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substrat yang berbeda terhadap sintasan udang putih P. merguiensis de Man. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Maret-Nopember 2017, di Hatchery Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Perlakuan yang diujicobakan dalam penelitian ini sebagai berikut: Perlakuan A : Substrat Tanah mangrove, Perlakuan B : Substrat Pasir, Perlakuan C : lapisan substrat Plastik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 9 unit percobaan. Sintasan tertinggi dicapai pada perlakuan B (Substrat pasir) yaitu 80%, disusul perlakuan A (Substrat tanah mangrove) yaitu 75% dan terendah pada perlakuan C (Substrat plastik) yaitu 70%. Suhu air pada tiap perlakuan memperlihatkan kisaran nilai sebesar 26,9°C-32°C. Rataan pH air pada tiap perlakuan memiliki kisaran nilai 8,2 – 8,77. Kandungan oksigen terlarut pada tiap perlakuan menunjukkan rataan nilai yang bervariasi antara 5,37 ppm – 7,28 ppm. Nilai salinitas air berkisar antara 30‰ – 34‰
Pengembangan Kewirausahaan pada Remaja Putus Sekolah di Pulau Salemo Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan Asti Sugiarti; St. Muslimah Bachrun; Amir Yusuf
Agrokompleks Vol 17 No 2 (2018): Agrokompleks Edisi Juni
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v17i2.158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis kewirausahaan pada remaja putus sekolah di Pulau Salemo Kabupaten Pangkep. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode survey lapangan dan pengumpulan data sekunder. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan perangkat lunak (software) Microsoft Excell dan SPSS v.11.0. Analisis data untuk pengembangan jenis mata pencaharian alternatif digunakan Analisis PRA (Participatory Rural Appraisal). Selanjutnya dilakukan pengembangan kegiatan wirausaha pada kelompok sasaran terpilih sesuai hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk putus sekolah masih cukup tinggi, dimana penduduk yang hanya mengecap pendidikan sampai Sekolah Dasar dan Tamat Sekolah Lanjutan Pertama merupakan tingkat pendidikan yang dominan. Data juga menunjukkan bahwa sekitar 30 persen jumlah keluarga mendapatkan bantuan modal atau mendapatkan kredit mikro. Hal ini menunjukkan keadaan kesejahteraan penduduk masih cukup rendah. Rentang usia remaja perempuan putus sekolah yang cukup tinggi sehingga ditetapkan sebagai sasaran program. Berdasarkan potensi sumberdaya dan keadaan alam, dimana bahan baku ikan cukup tersedia sehingga mendukung program usaha bidang perikanan untuk dikembangkan. Berdasarkan hasil kajian ini maka ditetapkan program MPA terpilih adalah pengembangan wirausaha Abon Ikan. Kegiatan produksi abon ikan dilaksanakan dengan menggunakan bahan baku daging ikan berdasarkan jenis ikan yang tersedia. Untuk keberlanjutan usaha dibutuhkan dukungan pemerintah setempat dalam hal ketersediaan listrik yang memadai sehingga kegiatan produksi dapat dilakukan dengan kapasitas lebih besar dan berkesinnambungan. Selain itu fasilitas dukungan transfortasi laut yang lebih modern sehingga jangkauan pemenuhan kebutuhan bahan baku dan pemasaran produk lebih lancar.
Pengaruh Dosis Probiotik dan Tingkat Kepadatan yang Berbeda terhadap Tingkat Kelangsungan Hidup Mysis dan Postlarva Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) pada Pembenihan Sistem Backyard Ruang Terbuka Yani Narayana
Agrokompleks Vol 17 No 2 (2018): Agrokompleks Edisi Juni
Publisher : PPPM Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v17i2.159

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui dosis probiotik yang berbeda untuk memperoleh tingkat kelangsungan hidup tertinggi dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap. Penelitian ini terdiri dari dari 2 (dua) stadia yaitu Mysis dan Postlarvae (hingga PL5) keduanya diberikan pakan yang mengandung probiotik (Super L Brand) dengan 3 (tiga) perlakuan yaitu (A) 7,5 ml, (B) 12,5 ml dan (C) 17,5 ml probiotik/2 kg pakan komersial (berprotein tinggi (50% protein kasar) dengan 3 (tiga) ulangan dalam tangki pemeliharaan, masing masing mengandung 50 l air laut dengan kepadatan 2500 ekor Mysis (M1)/tanki dan 1500 ekor Postlarvae (PL1)/tanki. Pada stadia Mysis diberikan 0,1 ml probiotik kedalam masing masing tangki yang telah diisi air laut, diberikan 5 hari sebelum pemeliharaan dan 0,3 ml terhadap stadia Postlarvae (PL), keduanya diberikan pakan 3,5 g/hari sebanyak 4 (empat) kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa probiotik dalam pakan berpengaruh terhadap tingkat kelangsungan hidup (SR) pada stadia Mysis. Probiotik yang diberikan pada pakan uji pada fase mysis dengan dosis 17 ml/2 kg memberikan kelangsungan hidup tertinggi 72,0 % sedangkan yang diberikan pada fase postlarvae (hingga PL5) memberikan kelangsungan hidup tertinggi 75,26%, diduga probiotik ini membantu meningkatkan efesiensi penyerapan makanan pada usus dan mutu media air pemeliharaan.

Page 3 of 17 | Total Record : 167