cover
Contact Name
Fahri Ali
Contact Email
jpn@polinela.ac.id
Phone
+6281373940272
Journal Mail Official
jpn@polinela.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno - Hatta No.10, Rajabasa Raya, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Nasional
ISSN : -     EISSN : 27461742     DOI : -
the aim is to follow the obligation as science journal in Indonesia. we need to increase the level of our journal.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 94 Documents
PEMBIMBINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA UNIT USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KECAMATAN NATAR LAMPUNG SELATAN Astuti, Sri; A Sidik, M. Muhayin; Irawan, Irawan; Kurniawan, Umarudin
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v5i1.3524

Abstract

Pengembangan dan pertumbuhan UMKM merupakan salah satu motor penggerak yang krusial bagi pembangunan ekonomi. Berdasarkan pengalaman di negara-negara maju menunjukkan bahwa UMKM adalah sumber dari inovasi produksi dan teknologi, pertumbuhan jumlah wirausahawan yang kreatif dan inovatif dan penciptaan tenaga kerja terampil dan fleksibel dalam proses produksi. Perkembangan UMKM di Indonesia sendiri cukup pesat dan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Begitu juga dengan perkembangan UMKM yang ada di daerah-daerah yang ada di Provinsi Lampung khususnya di Kecamatan Natar Lampung Selatan. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pemahaman mengenai tata cara pembuatan laporan keuangan yang terkait dengan usaha yang mereka lakukan. Salah satu permasalahan yang ada di beberapa UMKM yang ada di Kecamatan Natar adalah dalam hal pencatatan transaksi dan pembuatan laporan keuangan. Selama ini UMKM yang ada di Kecamatan Natar belum membuat laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan khusus untuk usaha mikro kecil dan menengah, sehingga sering menemui kesulitan pada saat akan berhubungan dengan pihak internal maupun external terutama terkait dengan pendanaan ataupun bantuan lainnya, selain itu juga UMKM mengalami kesulitan dalam melakukan evaluasi terhadap perkembangan usaha yang mereka lakukan karena tidak semua transaksi tercatat dengan baik dan dibukukan sesuai dengan pembukuan ataupun dalam bentuk laporan keuangan yang semestinya. Kegiatan PKM ini menjalin kerjasama dengan UMKM yang ada di Kecamatan Natar dengan melakukan pelatihan secara intensif kepada UMKM - UMKM yang ada di Natar tentang pencatatan transaksi dan pembuatan laporan keuangan dengan menggunakan metode pencatatan yang sesuai dengan standar akuntansi untuk usaha mikro kecil dan menengah, diharapkan dengan adanya bimbingan secara intensif tersebut maka ke depan para pengusaha tersebut dapat membuat laporan dengan lebih baik dan dapat melakukan evaluasi usahanya dengan mudah dan yang lebih utama lagi adalah saat berhubungan dengan pihak external tidak mengalami kesulitan.
BIMTEK INOVASI PRODUK BEKU HASIL PERIKANAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELOMPOK WANITA NELAYAN DI DESA SUKARAJA LAMPUNG SELATAN Zukryandry, Zukryandry; Hidayat, Beni; Muslihudin, M.; Verdini, Liana
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v5i1.3525

Abstract

Desa Sukaraja merupakan salah satu desa yang berada di kawasan pesisir Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Seperti kawasan pesisir pada umumnya, desa ini mempunyai potensi besar dalam bidang hasil perikanan. Potensi tersebut kurang dimanfaatkan dengan baik, dimana ketika musim panen tiba, ikan hasil tangkapan melimpah, namun tidak semua ikan hasil tangkapan dapat dimanfaatkan dengan baik, bahkan dibuang begitu saja karena sudah rusak, sedangkan pada musim paceklik ikan sulit untuk diolah. diperoleh, sehingga masyarakat kekurangan sumber pangan. protein untuk dikonsumsi. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengolah produk perikanan untuk menjaga kualitas dan umur simpannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Desa Sukaraja khususnya kelompok perempuan nelayan mengenai cara penanganan, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. Metode yang digunakan berupa pemberian materi, pelatihan dan praktek. Data yang diperoleh dari rata-rata skor evaluasi awal dan akhir peserta pelatihan adalah 32,50 dan 85,00. Jika dilihat dari peningkatan skornya terlihat terjadi peningkatan skor sebesar 52,50 poin. Peningkatan skor pada evaluasi akhir menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan berjalan cukup baik. Oleh karena itu, pelatihan ini sangat tepat diberikan kepada masyarakat untuk menambah pengetahuan dan keterampilannya. Hasil dari sosialisasi ini adalah masyarakat memperoleh peningkatan pengetahuan mengenai pengolahan hasil perikanan, makanan beku, pengemasan, legalitas dan pemasaran produk, serta peningkatan keterampilan dengan mempraktekkan langsung pembuatan hasil perikanan. produk.
IMPLEMENTASI METODE DEPURASI SEBAGAI UPAYA SANITASI KERANG HIJAU PADA KELOMPOK NELAYAN PANDAN ALAS DI DESA SRIMINOSARI LAMPUNG TIMUR Noor, Nuning Mahmudah; Hartono, Dwi Puji; Subhan, Rio Yusufi; Indariyanti, Nur; Oktaviani, Adni
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerang hijau merupakan salah satu komoditas perikanan yang banyak diragukan konsumen untukmengkonsumsinya karena sifat alaminya yaitu filter fider, sehingga kerang yang diambil langsung darialam memiliki risiko tinggi terpapar mikroorganisme berbahaya dan juga logam berat, hal tersebutmenimbulkan kehawatiran sehingga diperlukan teknologi penanganan yang lebih baik pada saatpanen dan pasca panen untuk dapat mengurangi resiko tersebut. Untuk memastikan keamananproduk kerang, cara paling ideal adalah dengan memastikan kerang tersebut hidup dandibudidayakan di wilayah bebas pencemaran lingkungan. Menteri Perikanan melalui KeputusanMenteri Perikanan dan Kelautan Nomor 17 Tahun 2004, mensyaratkan bahwa produk perairan harusmenjalankan prosedur yang higienis untuk menjamin keamanan pangan bagi konsumen. Kajian inibertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pembudidaya kerang hijaudalam pengolahan pasca panen dengan metode depurasi. Berdasarkan hasil pengamatan diketahuibahwa terdapat peningkatan pengetahuan tentang sanitasi kerang dan minat masyarakat terhadapaplikasi depurasi. Diharapkan nantinya, masyarakat akan menghasilkan kerang yang memenuhistandar sanitasi dan higienis sehingga mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yangmengkonsumsinya.
PEMBEKALAN KEWIRAUSAHAAN PNS PRA PURNABAKTI MELALUI PENYULUHAN BUDIDAYA HIDROPONIK SKALA RUMAH TANGGA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH METRO Ali, Fahri; Tiara, Dede; Safitri, Betari; Hamiranti, Rahmadyah
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v4i1.3702

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Local Education Center (LEC) Kartikatama, Metro, yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Metro untuk para pra purnabakti PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Metro. Permasalahan utama yang dihadapi oleh cara pensiunan ini adalah hilangnya peran individu yang telah lama menjadi bagian dari dirinya, hal ini akan memicu stress, cemas, dan bahkan depresi jika individu tidak siap untuk menghadapi masa pensiun. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan tentang hidroponik skala rumah tangga pada PNS yang akan memasuki masa pensiun, sehingga dapat memunculkan jiwa wirausaha serta dapat berkarya di lingkungan masyarakat. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah ceramah dan praktik langsung untuk menyemai benih sayuran, meracik nutrisi, dan merakit instalasi hidroponik. Selain itu dilakukan juga evaluasi untuk melihat ketercapaian kegiatan dan rencana tindak lanjut setelah kegiatan selesei. Target utama dari kegiatan ini adalah budidaya sayuran hidroponik skala rumah tangga pada kelompok PNS pra purnabakti di Lingkungan Pemerintah Kota Metro. Hasil dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai budidaya hidroponik skala rumah tangga, yang tergambar dari terpasangnya instalasi hidroponik sederhana oleh para peserta kegiatan. Instalasi yang telah terpasang diberikan kepada peserta agar peserta dapat terus berlatih dan menerapkan ilmu yang telah didapatkan selama kegiatan, sehingga tercipta kemandirian pangan (kebutuhan sayur skala rumah tangga terpenuhi) dan pada akhirnya terbentuk jiwa kewirausahaan di bidang sayuran berbasis hidroponik.
PELATIHAN BUDIDAYA BAWANG MERAH BAGI PETANI DI BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) KECAMATAN GISTING, KABUPATEN TANGGAMUS Kartina, Raida; Ali, Fahri
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v4i1.3703

Abstract

Salah satu sayuran yang potensial dikembangkan di Kabupaten Tanggamus adalah Bawang Merah. Bawang merah merupakan salah satu komoditas yang berniali ekonomi tinggi. Kebutuhan masayarakat terhadap bawang merah sangat tinggi karena pada setiap masakan, bawang merah selalu digunakan. Dengan memproduksi bawang merah sendiri, kebutuhan akan bawang merah akan terpenuhi. Selama ini petani yang menanam bawang merah di Kabupaten Tanggamus masih sedikit. Hal tersebut disebabkan karena usaha penanaman bawang merah belum dikenal oleh para petani, sehingga petani memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tanaman bawang merah. Oleh karena itu perlu penyuluhan tentang teknologi budidaya bawang merah bagi petani di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus. Berdasarkan uraian di atas, maka dapat dirumuskan Petani di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus belum memiliki pengetahuan tentang teknologi budidaya bawang merah serta potensi usahataninya. Petani di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus belum memiliki keterampilan dalam budidaya tanaman bawang merah. Dari berbagai permasalahan yang ada, maka solusi yang ditawarkan adalah: Meningkatan pengetahuan petani melalui penyuluhan tentang teknologi budidaya bawang merah serta potensi usahataninya. Pelatihan dan praktik budidaya tanaman bawang merah. Berdasarkan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat Pelatihan Budidaya Bawang Merah Bagi Petani Di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus dapat disimpulkan bahwa: Pengetahuan petani tentang teknologi budidaya bawang merah serta potensi usahataninya meningkat melalui penyuluhan, Keterampilan petani tentang budidaya bawang merah meningkat melalui pelatihan.
HYDROPONIC EXTENSION OF DRIP IRRIGATION METHOD FOR FRUIT AT PT GREAT GIANT PINEAPPLE Sismanto, Sismanto; Ali, Fahri; Safitri, Betari; Tiara, Dede; Prajaka, Nanang Wahyu; Hamiranti, Rahmadyah
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v4i1.3708

Abstract

PT Great Giant Pineapple (GGP) is the 3rd largest pineapple producer in the world. The cultivationactivities carried out by PT Great Giant Pineapple (PT GGP) still use a conventional system. PT. GGPdoes not yet have facilities and infrastructure that support the development of plant cultivation with ahydroponic system so that cooperation with Politeknik Negeri Lampung (Polinela) is needed in itsdevelopment. The problems faced by PT GGP, especially in the Research & Development section,can be resolved by conducting counseling on hydroponic drip irrigation methods for fruit, especiallymelon plants. By holding hydroponic counseling activities on drip irrigation methods for fruit at PTGreat Giant Pineapple, it is hoped that it can increase the knowledge and understanding of workersand staff at PT GGP on the cultivation and installation of hydroponic drip irrigation methods on melonplants. So that the development of hydroponic melon cultivation techniques with drip irrigationmethods can be carried out independently by partners.
PENYULUHAN HIDROPONIK METODE NUTRIENT FILM TECHNIQUE (NFT) UNTUK SAYURAN DAUN DI PT GREAT GIANT PINEAPPLE Ali, Fahri
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v4i1.3711

Abstract

The service activity with the title Hydroponic Counseling Nutrient Film Technique (NFT) Method for Leaf Vegetables at PT Great Giant Pineapple was attended by 11 employees. PT GGP, especially the LOB plant section, will develop a business of cultivating horticultural crops other than fruits. The company has available facilities and infrastructure needed for hydroponic cultivation. However, there is still a lack of knowledge for the implementation of the NFT hydroponic system, so training in the NFT hydroponic system is needed for the experts who work there. Polinela as a partner of PT GGP, especially lecturers of the Horticultural Crop Production Technology study program, facilitates NFT system hydroponic training which is also very capable in the field of hydroponics to assist partners (PT GGP) in using and utilizing the hydroponic installations they already have. This training was carried out by delivering material on hydroponic cultivation, NFT systems, calculation and dissolution of nutrients; discussions, and direct demonstrations. Demonstration activities on nursery activities on rockwoll media and direct checks on installations that have been installed by discussing problems in the field. The results of the discussion included: The roof of the green house is too short; The table frame in each gully is too far away; There is no bypass between the pipe connection from the nutrient tank to the gully connecting pipe; The pipe between the outline hose to return to the nutrient tank is as flat as the floor; The distance between the netpot in each planting hole is too close to the bottom of the gully, The nutrient tank is a white storage box which can cause the nutrients in it to heat up faster. During the activity, participants were actively involved in asking questions and sharing experiences and obstacles faced during hydroponic cultivation. During the activity, participants found solutions to their problems. The service team opens space and time for participants to communicate via whatsapp if they find problems. The results of this service activity are pakchoy seeds that have been sown and 7-day-old pakchoy seeds that the service team brought. The results of the activities that have been carried out can be concluded that the implementation of this service activity can increase the knowledge and skills of PT. GGP employees in cultivating leaf vegetable plants in the hydroponic NFT system.
ALIH TEKNOLOGI PANGKAS BENTUK SEBAGAI USAHA MENGOPTIMALKAN PERCABANGAN PRODUKTIF UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KAKAO PADA KELOMPOK TANI KARYA MAKMUR DESA WIYONO KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN Airlangga, Tandadita Ariefandra; Widiyani, Dimas Prakoswo; Gusta, Adryade Reshi; Luthfi, Hafiz; Hartono, Joko S.S.; Aziz, Abdul
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v5i2.3768

Abstract

Desa Wiyono merupakan desa yang terletak diwilayah Kecamatan Gedong Tataan. Kedua desa tersebut memliliki posisi strategis dan berpotensi dalam pengembangan kakao serta objek wisatanya (Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran, 2019). Kedepanya hal ini akan menjadi daya Tarik kuat bagi wisatawan sehingga dapat mendukung pengembangan agrowisata kampung kakao sekaligus melakukan revitalisasi tanaman kakao di Kabupaten Pesawaran. Namun masih terkendala beberapa masalah diantaranya tanaman yg sudah tua dan sudah tidak produktif lagi sehingga perlunya ada penanggulangan dalam perbaikan atau peremajaan tanaman kakao agar lebih baik kembali. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan di Desa Wiyono yaitu pendampingan tentang berbagai jenis dan metode pemangkasan pada tanaman kakao diantaranya pangkas bentuk, pemeliharaan, dan produksi. Juga peningkatan pemahaman petani untuk mengenal bahan tanam unggul atau klon unggul dalam perbaikan tanaman kakao masyarakat. Berdasarkan hasil dan pembhasan yang telah didapat yaitu sebagai berikut : Peningkatan pemahaman petani mengenai berbagai jenis dan metode pemangkasan pada tanaman kakao diantaranya pangkas bentuk, pemeliharaan, dan produksi dan juga Juga peningkatan pemahaman petani untuk mengenal bahan tanam unggul atau klon unggul dalam perbaikan tanaman kakao di masyarakat.
TEKNOLOGI PENGOLAHAN NATA DE COCO DARI LIMBAH AIR KELAPA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI EKONOMI PADA KWT MENTARI DI DESA WIYONO Maryanti, Maryanti; Delvitasari, Fabrina; Hartari, Widia Rini; Zaqyah, Irene
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v5i2.3769

Abstract

Desa Wiyono merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Mayoritas penduduk desa Wiyono (70% dari seluruh tenaga kerja) memiliki mata pencaharian sebagai petani. Menurut BPS Pesawaran (2022), produksi kelapa di Kabupaten Pasawaran mencapai 8.121 ton/tahun dengan luas areal 11.238 ha. Tanaman kelapa (Cocos nucifera L) adalah tanaman multifungsi yang seluruh bagiannya memiliki manfaat untuk manusia. Nata de coco adalah suatu produk hasil fermentasi oleh bakteri acetobacter xylinum. Produk ini berbentuk padat, kokoh, kuat, putih, transparan, kenyal dan banyak digunakan sebagai salah satu pangan fungsional karena mengandung serat pangan. Saat ini petani mengalami kesulitan dalam mengolah air kelapa menjadi nata de coco karena ketidaktahuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang digunakan, sehingga air kelapa yang dihasilkan hanya dibuang begitu saja sebagai limbah. Kondisi seperti ini tentunya membutuhkan transfer ilmu pengetahuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Tim pengusul kegiatan telah merancang metode kegiatan yang diterapkan melalui penyuluhan, demonstrasi, pelatihan, konsultasi, dan bimbingan, serta evaluasi. Setelah program dilakukan diperoleh hasil bahwa pemahaman dan pengembangan teknis teknologi masyarakat meningkat dari 0% menjadi 100% dan penerapan hasil di lapangan sebesar 15%. Dengan dilakukannya transfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat khususnya kelompok wanita tani Desa Wiyono, diharapkan air kelapa yang sebelumnya tidak bernilai menjadi memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.
PEMBERDAYAAN WANITA TANI UNTUK PENGEMBAGAN GEOTEKSTIL BERBASIS SABUT KELAPA DI DESA CAMPANG RAYA SUKA BUMI BANDAR LAMPUNG Sebastian, Yose; Agassi, Taufik Nugraha; Analianasari, Analianasari; Ningtyas, Kurnia Rimadhanti; Supriyanto, Supriyanto; Putri, Pridata Gina
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v5i2.3770

Abstract

Kelapa merupakan salah satu komoditas yang paling melimpah di Indonesia. Kelapa, tidak hanya menyajikan makanan, minuman, dan bahan tambahan bagi kita, tetapi juga menghasilkan beberapa produk sampingan seperti sabut kelapa, atau cocofiber. Sabut kelapa asal Desa Campang biasanya dijual tanpa proses pengolahan lebih lanjut sehingga menyebabkan rendahnya nilai jual sabut kelapa tersebut. Namun masalah ini dapat diatasi dengan mengubah serat kelapa menjadi produk yang lebih bernilai seperti geotekstil. Namun terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi petani di Desa Campang Raya seperti terbatasnya pengetahuan dalam pengolahan geotekstil berbahan dasar sabut kelapa, kurangnya pengetahuan tentang pentingnya memiliki mitra usaha, dan terbatasnya pengetahuan dalam mengelola usaha. Permasalahan tersebut pada akhirnya akan membatasi perkembangan usaha mereka yang berkaitan dengan serat kelapa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain dengan memberikan edukasi yang benar tentang serat kelapa dan geotekstil, mengenalkan mereka pada pengolahan serat kelapa, memberikan pelatihan keterampilan, dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengolah serat kelapa menjadi geotekstil. Maksud dan sasaran kegiatan pengembangan masyarakat ini secara umum adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani di Desa Campang Raya sehingga dapat menghasilkan banyak produk dari sabut kelapa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga dilakukan agar para petani di Desa Campang Raya mempunyai keterampilan yang cukup dalam memproduksi geotekstil sendiri, mengenalkannya kepada mitra usaha, serta mampu menghitung dan mengelola hasil usahanya sendiri.

Page 7 of 10 | Total Record : 94