cover
Contact Name
Wahyu Indah Dewi Aurora
Contact Email
jurnalmedic@unja.ac.id
Phone
+6285347808000
Journal Mail Official
jurnalmedic@unja.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Jl. Jendral Soeprapto Kel. Buluran Kenali Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, 36123
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
MEDIC MEdical Dedication
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 26557959     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal MEDIC terbit 2 kali setahun bulan April dan Oktober. Terbit pertama pada tahun 2018 dengan focus dan scope adalah pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kesehatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication" : 14 Documents clear
UPAYA PENCAPAIAN TUGAS PERKEMBANGAN REMAJA MELALUI TERAPI KELOMPOK TERAPEUTIK (TKT) luri Mekeama; Yosi Oktarina; Yuliana Yuliana; Nurhusna Nurhusna
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri, remaja dihadapkan dengan perbagai perubahan diantaranya perubahan fisik, psikologis, sosial, emosional yang kurang stabil, perubahan suasana hati. Kondisi ini dapat menimbulkan stress dan memicu perilaku unik pada remaja. Menghadapi gejolak perubahan perkembangan ini, maka setiap remaja membutuhkan proses adaptasi, dengan cara remaja diperkenalkan dengan tugas perkembangannya.Untuk mencapai tugas perkembangan remaja mencapai identitas diri diperlukan upaya untuk memaksimalkan pencapaian tugas perkembangan remaja melalui kegiatanTerapi kelompok terapeutik remaja (TKT).Terapi kelompok terapeutik berfokus kepada pencegahan gangguan, stress emosional pada suatu situasi atau krisis perkembangan, yaitu dengan mengajarkan kepada remaja cara yang efektif memahami setiap fase perubahan, sehingga dapat mendorong perkembangan masa remaja yang sehat.Pengabdian ini dilakukan dengan metode melakukan pengkajian terlebih dahulu kepada keluarga dan kepada remaja, setelah itu remaja dikumpulkan dalam satu kelompok atau dinamika kelompok, pemberian edukasi, melakukan diskusi, tanya jawab serta melakukan game didalam kelompok.Pengabdian ini dilakukan pada kelompok remaja di Rt 17 kel.Pemetang Sulur Kec. Telanai Pura Kota Jambi Kata kunci: TKT, Tugas perkembangan, Remaja
SKRINING KELAINAN KULIT PADA PELAJAR PONDOK PESANTREN NURUL IMAN DI KOTA JAMBI Lipinwati Husman; Rhonaz Putra Agung; Maya Arini Hestiningtyas; Maria Estela Karolina; Mara Imam Taufik Siregar
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren sering dihadapkan pada masalah Kesehatan dengan berbagai macam jenis penyakit seperti penyakit kulit dan TB. Kelainan kulit berpotensi menular jika salah satu pelajar tidak menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Pemeriksaan langsung secara mikroskopis merupakan pemeriksaan yang paling mudah, murah dan spesifik . Untuk itu tim pengabdian masyarakat Fakultas Kedokteran dan ilmu Kesehatan Universitas Jambi (FKIK UNJA) memberikan penyuluhan mengenai PHBS, melakukan pemeriksaan kerokan kulit, dan pengobatannya. Penyuluhan PHBS, Pemeriksaan langsung kerokan kulit dilakukan dengan mengerok bagian kelainan kulit menggunakan skalpel diatas objek gelas dan diberikan 1 tetes larutan KOH 10%, Pembacaan hasil menggunakan mikroskop, dan pengobatan yang diberikan yang sesuai. Pengabdian dilaksanakan 24 September 2022 di ponpes Nurul Iman. Penyuluhan diikuti oleh 285 orang pelajar MTs. Nurul Iman, Kota Jambi dan peserta yang melakukan pemeriksaan langsung kerokan kulit ada 23 orang. Pada pelajar dengan kelainan kulit terbanyak adalah laki-laki, umur 13 tahun. pemeriksaan langsung kerokan kulit banyak yang tidak ditemukan spora/hifa/tungau, dan diagnosis scabies terbanyak di antara jenis kelainan kulit lain. Adanya peningkatan pengetahuan para pelajar mengenai PHBS, telah dilakukan pemeriksaan langsung kerokan kulit, dan pemberian terapi sehingga diharapkan dapat mencegah penularan penyakit kulit. Keyword: Kelainan kulit, Pondok pesantren, Kerokan kulit
PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA PONDOK PESANTREN NURUL IMAN TENTANG INFEKSI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DI KULIT DENGAN METODE PENYULUHAN Hanina Hanina; Humaryanto Humaryanto; Patrick William Gading; Wahyu Indah Dewi Aurora; Huntari Harahap
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri patogen pada manusia yang terdapat pada permukaan kulit maupun hidung manusia. Jika lapisan permukaan tubuh tersebut mengalami luka akibat gesekan, goresan atau penyakit kulit lainnya, bakteri akan menginfeksi bahkan dapat masuk ke pembuluh darah dan menyebabkan bacteremia dan menginfeksi berbagai organ tubuh manusia. Pada kulit, infeksi S.aureus dapat berupa bisul, selulitis, impetigo yang tidak sembuh-sembuh dengan pengobatan antibiotika topical yang umum digunakan. Penularan bakteri ini dapat terjadi melalui luka dan kontak langsung ataupun tidak langsung, misalnya melalui handuk, pakaian atau peralatan olahraga yang digunakan bersama. Hal ini tentu merupakan hal yang biasa terjadi pada sekolah berasrama dimana sekelompok pelajar tinggal pada kamar yang sama dan berbagi peralatan yang sama. Risiko penularan bakteri S.aureus semakin meningkat pada sekolah berasrama. Penyuluhan ini mengikutsertakan 141 orang responden yang merupakan siswa Pondok Pesantren Nurul Iman Kota Jambi tingkat Madrasah Tsanawiyah. Metode penyuluhan yang dilakukan adalah diskusi interaktif dan pemberian leaflet. Responden mengisi kueisioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasilnya terdapat peningkatan rata-rata hasil kueisioner dari 50 menjadi 66. Kategori tingkat pengetahuan responden sebelum penyuluhan didominasi oleh kategori cukup. Sedangkan setalh penyuluhan kategori tingkat pengetahuan responden berubah didominasi oleh kategori baik. Hasil analisis chi-square menunjukkkan terdapat perbedaan bermakna tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan. Dapat disimpulkan bahwa metode penyuluhan dengan diskusi interaktif dan leaflet cukup efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa MTs Nurul Iman mengenai infeksi Staphylococcus aureus pada kulit.
PENYULUHAN KESEHATAN WASPADA ADIKSI INTERNET PADA REMAJA DI MASA PANDEMI COVID-19 Nindya Aryanty; Raihanah Suzan; Mirna Marhami Iskandar; Putri Sari Wulandari; Ima Maria
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan internet yang berlebih dan tidak terkendali menyebabkan munculnya adiksi internet. Pada tahun 2018, The eleventh revision of the International Classification of Diseases (ICD-11) yang dirilis oleh World Health Organization (WHO) memasukkan gangguan internet sebagai gangguan baru yang sering dikaitkan dengan adiksi internet. Remaja mengalami periode transisi dari kanak-kanak menjadi dewasa yang ditandai oleh rasa ingin tahu yang tinggi dan selalu ingin mencoba hal-hal baru sehingga remaja dikhawatirkan rentan mengalami adiksi internet. Pandemi Covid-19 yang mengharuskan setiap orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, semakin meningkatkan pajanan internet pada remaja. Penelitian terhadap siswa di 13 SMA Negeri Kota Jambi pada tahun 2021 menemukan kejadian adiksi internet sebesar 23,25%. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kewaspadaan orangtua, guru serta siswa akan ancaman adiksi internet di masa Pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berupa seminar kesehatan. Kegiatan ini dihadiri oleh 201 orang peserta yang terdiri dari 50% siswa SMA, 46% guru, 1% orang tua, dan 3% peserta dengan profesi lainnya. Berdasarkan hasil pengisian kuesioner didapatkan 13% peserta mengalami adiksi internet dengan 69% diantaranya merupakan siswa SMA, sebanyak 53% peserta mengaku ada peningkatan penggunaan internet dalam 12 bulan terakhir, 48% peserta menggunakan internet dengan durasi 6-10 jam per hari selama pandemi, dan 32,3% peserta menggunakan internet dengan alasan tugas sekolah.
Pemeriksaan Status Gizi dan Edukasi Nutrisi Pada Pasien Hipertensi Rita halim halim; Attiya Istarini; Patrick William Gading; Deri Mulyadi; Hanina Hanina
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi hipertensi di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hampir sebagian besar (50%) pasien hipertensi memiliki faktor risiko kardiovaskuler , yaitu diabetes, dislipidemia, overweight dan obesitas, hiperurisemia dan sindroma metabolik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya komplikasi kardiovaskuler pada penyakit hipertensi adalah dengan melakukan pemantauan status gizi dan pengaturan pola makan pada pasien hipertensi. Pada pasien hipertensi pengaturan pola makan bertujuan untuk menstabilkan tekanan darah, mencegah komplikasi organ-organ vital, mencegah penyakit stroke dan PJK, mencegah kematian dan meningkatkan kualitas hidup pasien hipertensi
SKRINING HBA1C PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKUAN BARU KOTA JAMBI Armaidi Darmawan; Ima Maria; Wahyu Indah Dewi Aurora; Erny Kusdiyah; Nuriyah Nuriyah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Background: Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease that can be evaluated through HbA1c examination. The hemoglobin A1c test is a test used to control blood sugar levels within 6 weeks to 3 months. Objective: This service aims to determine the HbA1c value in DM patients in the work area of the Pakuan Baru Health Center, so that the HbA1c results can be used as basic data for adherence to treatment and changes in healthy living behavior. Methods: Counseling on DM and HbA1C examination was conducted in SAGU (Sugar Aware) Village. Blood samples were taken and examined at the Emerald Clinical Laboratory, Jambi City. Results: The most abnormal HbA1c was found in the age range of 50-54 years and 64.81% had HbA1c values above the reference normal range (4.5-6.3%). Keywords: Diabetes Mellitus, HbA1c Abstrak Latar Belakang: Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang dapat dievaluasi melalui pemeriksaan HbA1c. Tes hemoglobin A1c merupakan tes yang dipergunakan untuk mengontrol kadar gula darah dalam waktu 6 minggu hingga 3 bulan. Tujuan: Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui nilai HbA1c pada penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Pakuan Baru, sehingga hasil HbA1c tersebut dapat dijadikan data dasar untuk kepatuhan menjalani pengobatan dan perubahan perilaku hidup sehat. Metode: Penyuluhan tentang DM dan pemeriksaan HbA1C dilakukan di Kampung SAGU (Sadar Gula). Sampel darah dibawa dan diperiksa ke Laboratorium Klinik Emerald, Kota Jambi. Hasil: HbA1c abnormal terbanyak ditemukan pada rentang usia 50-54 tahun dan 64,81% memiliki nilai HbA1c di atas batas normal rujukan (4,5-6,3%).
Skrining Kadar Vitamin D Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Tahtul Yaman Kota Jambi Herlambang Herlambang; Nyimas Natasha Ayu Shafira; Citra Maharani; Rina Nofri Enis; Susan Tarawifa; Anggelia Puspasari; Erny Kusdiyah; Amelia Dwi Fitri
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Vitamin D is one of the nutritional components needed by the human body. This vitamin plays a role in maintaining healthy bones, teeth and muscles because it functions in terms of the absorption of calcium and phosphate. The need and function of vitamin D are also very influential on the condition of pregnancy for both mother and fetus because the compound 1,25 dihydroxy vitamin D (1,25(OH)2D) plays a role in the maintenance of cell function in the placenta. Another function of vitamin D is maintaining the mother's immune system properly. Fulfilment of vitamin D should be gradual from early pregnancy, and vitamin D deficiency causes pregnancy disorders and complications such as pre-eclampsia, premature birth, and stunted fetal growth. Examination of vitamin D levels is not included in routine pregnancy checks, so this service activity screens Vitamin D levels in pregnant women as an initial effort to prevent pregnancy disorders that can be triggered by low levels of vitamin D. A total of 24 pregnant women have received explanations and are willing to follow this activity. The service team collaborates with the Tahtul Yaman Health Center and also the PRODIA Laboratory in helping with the implementation of this service. The results of the Vitamin D examination showed that plasma Vitamin D levels were more in the insufficiency and deficiency categories, and only a small proportion had normal Vitamin D plasma levels. Based on these results, vitamin D screening should be included as an antenatal care program, and a thorough follow-up study should be carried out hereafter. Keywords: Antenatal care, Pregnancy, Vitamin D ABSTRAK Vitamin D merupakan salah satu komponen nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Vitamin ini berperan dalam menjaga kesehatan tulang, gigi dan juga otot karena memiliki fungsi dalam hal penyerapan kalsium dan fosfat. Kebutuhan dan fungsi dari vitamin D ini juga sangat berpengaruh pada kondisi kehamilan baik untuk ibu maupun janin, karena senyawa 1,25 dihidroksi vitamin D (1,25(OH)2D) berperan untuk pemeliharaan fungsi sel pada plasenta. Fungsi lain dari vitamin D adalah untuk menjaga sistem kekebalan tubuh ibu agar tetap melakukan fungsinya dengan baik. Pemenuhan vitamin D sebaiknya bertahap dari awal kehamilan, defisiensi Vitamin D berdampak pada timbulnya komplikasi kehamilan seperti preeklampsia, persalinan prematur, dan pertumbuhan janin terhambat. Pemeriksaan kadar vitamin D tidak termasuk dalam pemeriksaan rutin kehamilan, sehingga kegiatan pengabdian ini melakukan skrining kadar Vitamin D pada ibu hamil sebagai upaya awal pencegahan timbulnya gangguan kehamilan yang dapat dipicu oleh rendahnya kadar vitamin D. Sebanyak 24 orang ibu hamil telah mendapatkan penjelasan dan bersedia untuk mengikuti kegiatan ini. Tim pengabdian berkerja sama dengan puskesmas Tahtul Yaman dan juga Laboratorium PRODIA dalam membantu terselanggaranya pengabdian ini. Hasil pemeriksaan Vitamin D didapatkan kadar Vitamin D plasma lebih banyak dalam kategori insufisien dan defisien, sebagian kecil yang memiliki kadar plasma Vitamin D normal. Berdasarkan hasil tersebut, sebaiknya skrining Vitamin D dapat dimasukkan sebagai program pemeriksaan rutin kehamilan dan dilakukan kajian lanjutan secara menyeluruh. Kata kunci: Kehamilan, Vitamin D, Pemeriksaan Kehamilan
Kliniko-sitopatologi Apusan Serviks di Puskesmas Muara Bulian Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi Fairuz Chatib Quzwain; Hasna Dewi; Erisca Ayu Utami; ahmad syauqy
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker yang paling banyak menyebabkan kematian dinegara-negara berkembang seperti Indonesia maupun diseluruh dunia. Berdasarkan data GLOBOCAN tahun 2012 kanker serviks menempati urutan yang ke-7 secara global dari penilaian segi angka kejadian (menempati urutan yang ke urutan ke 6 di negara kurang berkembang) serta urutan yang ke-8 sebagai penyebab kematian. Untuk itu, diperlukan upaya pencegahan atau deteksi dini penyakit ini sehingga tidak ditemukan pada stadium lebih buruk. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana gambaran klinikositopatologi apusan serviks di wilayah kerja Puskesmas Muaro Bulian Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan teknik potong lintang, menggunakan klasifikasi Bethesda 2014 sebagai acuan. Data yang diambil merupakan data primer klinis dan gambaran sitopatologi apusan serviks dengan teknik pap smear. Didapatkan 29 data yang lengkap. Didapatkan rata-rata usia sebesar 43.5 tahun, paling banyak berstatus multipara (75.8%) multipara dan tidak menggunakan metode kontrasepsi apapun atau lainnya (75.8%).Hasil sitopatologi yang paling banyak adalah servisitis kronis non spesifik dan ditemukan perubahan berupa ASCUS pada urutan ketiga, yang ditemukan justru pada wanita dengan tanpa keluhan dan usai menarche,sehingga disimpulkan perlu dilakukan secara rutin pemeriksaan apusan serviks yang dapat ditemukan perubahan lesi walaupun tanpa keluhan.
UPAYA PEMBENTUKAN CREATIVE DOCTORPRENEUR BAGI GENERASI MILENIAL MELALUI EDUKASI INOVASI HEALTH-PRENEURSHIP BERBASIS DIGITAL DAN INVESTASI Miftahurrahmah; Tia Wida Ekaputri Hz; Esa Indah Ayudia; Budi Justitia
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kondisi pandemi Covid-19 membatasi interaksi dokter dan pasien serta berdampak pada kesejahteran masyarakat Indonesia, sehingga saat ini wawasan entrepreneurship sangat dibutuhkan. Terjadi perubahan cara pandang dokter generasi milineal dengan mengusung pentingnya wawasan health-preneurship berbasis digital. Tujuan: Pembentukan creative doctorpreneur bagi generasi milenial melalui edukasi tentang inovasi health-preneurship berbasis digital dan investasi. Metode: Acara ini dilangsungkan secara webinar dengan mengundang narasumber di bidang doctorpreneur berbasis digital. Pretest dan posttest serta kuesioner evaluasi kegiatan diberikan kepada peserta webinar. Setelah dilakukan pemaparan oleh narasumber, diberikan kesempatan untuk diskusi kepada peserta. Analisa data digunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui peningkatan pengetahuan. Hasil: Peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini sebanyak 330 orang yang terdiri dari 102 mahasiswa tahun keempat, 90 mahasiswa tahun ketiga, 61 mahasiswa tahun kedua dan 77 mahasiswa tahun pertama. Terdapat perbedaan yang signifikan nilai pre-test dan post-test mahasiswa (P-value=0,00). Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan mayoritas peserta menyatakan kegiatan seminar sangat baik dan baik. Kesimpulan: Kegiatan webinar ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang creative doctorpreneur bagi generasi milenial. Kata kunci: doctorpreneur, health-preneurship, generasi milineal, berbasis digital
IMPLEMENTASI DOKTERPRENEUR DI ERA KESEHATAN DIGITAL MELALUI EDUKASI INOVASI BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN Esa Indah Ayudia; Tia Wida Ekaputri Hz; Miftahurrahmah; Budi Justitia; Yuliawati
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Selama kondisi pandemi Covid-19, telah terjadi pengurangan interaksi dokter dan pasien di pelayanan kesehatan. Namun, masa pandemi terjadi di tengah-tengah era kemajuan teknologi digital, sehingga situasi ini mengubah cara pandang mahasiswa kedokteran untuk menyadari betapa pentingnya mengeksplorasi inovasi pelayanan kesehatan digital sebagai alternatif melayani pasien yang sebelumnya dilakukan dalam pengaturan klinis konvensional. Tujuan: untuk mengimplementasi dokterpreneur di era kesehatan digital melalui edukasi inovasi bisnis dan kewirausahaan. Metode: Kegiatan ini diadakan secara webinar dengan mengundang narasumber di bidang doctorpreneur berbasis digital. Pretest dan posttest serta kuesioner evaluasi kegiatan diberikan kepada peserta webinar. Setelah dilakukan pemaparan oleh narasumber, diberikan kesempatan untuk diskusi kepada peserta. Analisa data digunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui peningkatan pengetahuan. Hasil: Peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini sebanyak 337 orang yang terdiri dari 114 mahasiswa tahun keempat, 94 mahasiswa tahun ketiga, 61 mahasiswa tahun kedua dan 68 mahasiswa tahun pertama. Terdapat perbedaan yang signifikan nilai pretest dan posttest mahasiswa (P-value=0,00). Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan mayoritas peserta menyatakan kegiatan seminar sangat baik dan baik. Kesimpulan: Kegiatan webinar ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang dokterpreneur di era kesehatan digital. Kata kunci: dokterpreneur, kesehatan digital, inovasi bisnis

Page 1 of 2 | Total Record : 14