cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN IBU HAMIL MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAUMAN Adewiyah, Rabiatul; Miranti, Rizka Mulya; Jihan, Jihan; Mulyani, Tuty
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25975

Abstract

Pemerintah Indonesia telah menetapkan program pemberian tambah darah (TTD) minimal sebanyak 90 tablet pada ibu hamil. Program tersebut bertujuan untuk mencegah atau mengobati anemia pada ibu hamil agar dapat mengurangi angka stunting. Namun pada kenyataannya masih terdapat ibu hamil yang mengalami anemia, sehingga perlu diperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi TTD yang diberikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi TTD di wilayah kerja Puskesmas Pekauman kota Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan metode Observasional Analitik, desain Cross Sectional menggunakan consecutive sampling dari responden ibu hamil sebanyak 30 orang di wilayah kerja Puskesmas Pekauman. Variabel penelitian yaitu usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, tingkat pengetahuan, dukungan keluarga dan jarak ketempat pelayanan kesehatan, pengumpulan data menggunakan kuisioner dan data dianalisis menggunakan Chi-square. Hasil uji kepatuhan pada 30 responden diperoleh hasil sebanyak 17 orang (56.7%) patuh sedangkan 13 orang (43.3%) tidak patuh. Terdapat hubungan antara usia, pendidikan, dukungan keluarga, pengetahuan dan jarak ketempat pelayanan kesehatan terhadap kepatuhan mengkonsumsi TTD dengan nilai p value = <0.005. Faktor yang tidak berhubungan yaitu perkerjaan terhadap kepatuhan mengkonsumsi TTD dengan nilai p value = >0.005. Terdapat hubungan antara umur, pendidikan, pengetahuan dan jarak ketempat pelayanan kesehatan dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah, sedangkan pekerjaan, sikap dan dukungan keluarga tidak ada hubungan dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin.
PENGARUH SIMULASI TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR PADA IBU HAMIL TERHADAP MOTIVASI IBU DALAM MEMBERIKAN ASI PADA BBL DI PUSKESMAS KOTO BARU KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2024 Saputri, Ningsih; Astuti, Sri Andar Puji; Sebtianti, Ranti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25978

Abstract

ASI Eksklusif merupakan salah satu program yang cukup sulit dikembangkan karena berkaitan dengan berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Pemberian ASI eksklusif pada bayi sering di kaitkan dengan motivasi ibu. Dukungan atau dorongan sangat penting untuk mendukung ibu agar berhasil menyusui dengan benar dan secara eksklusif. Salah satu ketidak berhasilan ibu menyusui anaknya, diantaranya ibu belum memahami sepenuhnya cara menyusui yang benar termasuk teknik menyusui yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh motivasi ibu dalam memberikan ASI eksklusif dengan teknik menyusui yang benar sebelum dan sesudah diberikan simulasi teknik menyusui. Penelitian ini menggunakan metode komperatif dengan rancangan desain yang di gunakan adalah one group pretest-posttest design artinya kegiatan penelitian yang memberikan tes awal (pretest) sebelum diberikan simulasi, setelah diberikan simulasi barulah memberikan test akhir (posttest). Lokasi penelitian di Puskesmas Koto Baru Dharmasraya. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil sebanyak 20 orang ibu hamil. Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan Shapiro Wilk didapatkan bahwa nilai p-value sebesar 0,003 > 0,05 artinya ada pengaruh motivasi ibu memberikan ASI eksklusif sebelum dan sesudah diberikan simulasi teknik menyusui yang benar. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh motivasi ibu memberikan ASI eksklusif sebelum dan sesudah diberikan simulasi teknik menyusui yang benar.
ANALISA PERBEDAAN VARIASI RECON TYPE TERHADAP INFORMASI CITRA PADA PEMERIKSAAN CT SCAN KEPALA KASUS STROKE ISKEMIK Idris, Festiana Fillauhid; Fitriana, Lutfatul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25986

Abstract

Stroke merupakan salah satu disfungsi otak yang muncul secara tiba-tiba, dengan tanda dan gejala yang berlangsung selama periode 24 jam. Stroke iskemik merupakan suatu kondisi medis yang timbul akibat penyumbatan aliran darah dalam otak. Salah satu pemeriksaan penunjang untuk menegakan diagnosa stroke iskemik yaitu pemeriksaan CT Scan Kepala. Pada CT Scan ada beberapa parameter salah satunya yakni rekontruksi algorithma yang berupa filter kernel tetapi pada alat GE disebut Recon type, Filter kernel merupakan salah satu parameter CT Scan, penelitian ini fokus pada pengaruh pada Informasi Citra dalam CT scan dengan peningkatan kontras resolusi, resolusi spasial, serta pengurangan noise. Pemilihan filter kernel yang tepat dapat sangat mempengaruhi kualitas gambar yang dihasilkan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk membandingkan dan menegetahui informasi citra dihasilkan dengan recon type yang berbeda. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif melalui metode eksperimen. Sampel terdiri 10 pasien yang mengalami stroke iskemik, dan subjek penelitian  gambar CT Scan kepala. Variasi dilakukan pada setiap pasien dengan 3 jenis filter kernel untuk melihat efeknya. Hasil uji statistik menyatakan bahwa p value <0.05 maka variasi recon type filter smooth 1, smooth 2 dan smooth 3 menunjukkan perbedaan informasi citra CT Scan kepala pada kasus stroke iskemik. Variasi recon type smooth 3 disarankan untuk pemeriksaan CT Scan kepala kasus stroke karena hasil uji statistik menunjukkan bahwa itu memberikan informasi citra yang paling optimal.
CHARACTERISTICS OF PATIENTS WITH SUSPECTED BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA BASED ON AGE, OCCUPATION, AND EDUCATION LEVEL AT THE PUSKESMAS TANRALILI MAROS 2022-2023 PERIOD : A RETROSPECTIVE CROSS-SECTIONAL STUDY Reza, Muhammad Alfi; Diennillah, Fathannia Rizky
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26003

Abstract

Benign prostatic hyperplasia (BPH) adalah diagnosis histologis yang mengacu pada proliferasi jaringan epitel dan otot polos di dalam zona transisi prostat. BPH sering menyebabkan disfungsi pada saluran kemih bagian bawah pria dan paling sering terjadi pada pria lanjut usia. Sekitar 18-25% pria berusia di atas 40 tahun dan lebih dari 90% pria di atas 80 tahun mengalami BPH. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif retrospektif cross-sectional dengan menggunakan teknik total populasi sampling. Data diperoleh melalui rekam medis periode 2022-2023 di Puskesmas Tanralili dan diperoleh 21 rekam medis yang didiagnosis suspek BPH oleh Dokter Umum di Puskesmas Tanralili. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Microsoft Excel 2016. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi BPH pada tahun 2022 sebanyak 9 pasien (42,85%) dan pada tahun 2023 terjadi peningkatan sebanyak 12 pasien (57,14%). Disimpulkan bahwa prevalensi BPH tertinggi pada rentang usia 60-69 tahun sebanyak 10 pasien (47,61%), dan prevalensi terendah pada rentang usia 40-49 tahun sebanyak 3 pasien (14,28%). Prevalensi BPH tertinggi pada kategori pekerjaan adalah petani sebanyak 13 pasien (61,90%) dan prevalensi terendah masing-masing 1 pasien adalah pensiunan, TNI/POLRI, dan PNS (4,76%). Prevalensi BPH tertinggi pada kategori tingkat pendidikan adalah SD sebanyak 12 pasien (57,14%) dan terendah pada ? D3 sebanyak 1 pasien (4,76%).
ANALISIS PERILAKU PEREMPUAN MENOPAUSE PADA KLIEN KANKER SERVIKS STADIUM LANJUT DENGAN FOKUS PENERAPAN TEORI KEPERAWATAN ADAPTASI ROY DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAIS TAHUN 2023 Maria, Lisda; Septalia, Septalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26022

Abstract

Latar belakang masalah kanker serviks merupakan pembunuh wanita nomor satu di dunia. Pasien kanker serviks stadium lanjut memiliki beberapa kebutuhan yang berbeda. Model adaptasi Roy diharapkan dapat mengidentifikasi masalah perilaku perempuan menopause dengan kanker serviks stadium lanjut. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana analisis perilaku perempuan menopause pada klien kanker serviks stadium lanjut dengan fokus penerapan teori keperawatan adaptasi Roy diwilayah kerja Puskesmas Lais Tahun 2023. Desain penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan Rapid Assessment Procedure (RAP). Lokasi penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Lais Kabupaten Musi Banyuasin. Informan dalam penelitian ini adalah perempuan menopause yang berada di wilayah kerja dan perawat Penanggung Jawab Program IVA 1 orang. Peneliti menggunakan wawancara terbuka. Hasil kemudian ditranskripsi untuk dianalisis. Perilaku input melalui stimulus didapatkan saat melakukan pemeriksaan IVA karena adanya program dari Puskesmas melalui kader kesehatan. Pada pasien yang tidak mengikuti program karena langsung memeriksakan diri ke dokter sehingga didapat diagnosis kanker serviks. Fase adaptasi fisiologi pada pasien kanker serviks menunjukkan gejala lanjut yang sudah mengarah pada metaphase dan disfungsi reproduksi. Fase fungsi peran menunjukkan bahwa pasien kanker serviks stadium lanjut sebagian besar sudah tidak mampu melakukan perannya dalam rumah tangga dan perawatan anak. Pada fase interdependensi menunjukkan gangguan dalam berhubungan dengan lingkungan dan keluarga sehingga menimbulkan kecemasan. Pada fase umpan balik sebagian besar responden sudah menerima kondisinya dan masalah terburuk, sebagian lagi masih berhadap sembuh dengan intervensi pengobatan.
PENGARUH EDUKASI VIDEO PERAWATAN GIGI DAN MULUT TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA DI RUMAH SAKIT KHUSUS GIGI DAN MULUT PROVINSI SUMATERA SELATAN Nurjannah, Nurjannah; Mahansen, Dwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26023

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu aspek yang perlu menjadi perhatian, karena kesehatan gigi dan mulut sangat berperan dalam kesehatan tubuh secara menyeluruh. World Health Organization (WHO) tahun 2020 melaporkan Penyakit mulut ini telah mempengaruhi 3,5 miliar orang di seluruh dunia. Data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Palembang (2020) sebanyak 452 kasus pada lansia. Jumlah kasus perawatan gigi dan mulut pada lansia yang terjadi di RSK. Gigi dan Mulut Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2023 yaitu 130 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh video edukasi perawatan gigi dan mulut terhadap tingkat pengetahuan lansia  di Rumah Sakit Khusus Gigi Dan Mulut Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian menggunakan metode True Experimental dengan posttest only control design dengan uji Mann-Whitney. Populasi pada penelitian ini adalah lansi yang melakukan perawatan Gigi dan Mulut di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut Provinsi Sumatera Selatan dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden. Dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh edukasi video perawatan gigi dan mulut terhadap tingkat pengetahuan lansia di Rumah Sakit Khusus Gigi Dan Mulut Provinsi Sumatera Selatan tahun 2024 (p.value = 0,003). Diharapkan dapat melakukan penelitian dengan menggunakan sampel yang lebih banyak lagi, menggunakan terapi lain yang dapat menambah tingkat pengetahuan lansia terhadap perawatan gigi dan mulut di rumah sakit.
STUDI KUALITATIF PERILAKU WANITA PADA FASE MENOPAUSE DENGAN PENERAPAN TEORI SELF CARE DI PUSKESMAS TALANG RATU Maria, Lisda; Sari, Rini Puspita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26026

Abstract

Penuaan dikaitkan dengan banyak tantangan terkait kesehatan yang berbeda bagi wanita seperti menopause dan penyakitnya masalah terkait. Perawatan diri merupakan faktor yang mempunyai dampak potensial terhadap menopause dan konsekuensinya. Perilaku perawatan diri pada wanita menopause belum sepenuhnya dipahami dengan menggunakan teori self care. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorisasi Perilaku Wanita pada fase menopause dengan penerapan Teori Self care di Puskesmas Talang Ratu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Penelitian ini akan dilakukan di Puskesmas Talang Ratu pada bulan Desember 2023. Penelitian ini menggunakan kuesioner wawancara terbuka menggunakan model teori self care dari Orem yang terkait dengan Perilaku saudara Pada Perempuan Menopause.  Analisis data dilanjutkan dengan transkripsi hasil wawancara. Hasil penelitian didapatkan lima bahasan self care. Pada self care wanita menopause menunjukkan wanita menopause merupakan masalah normal. Self care agency pada masa menopause yaitu keluhan hubungan seksual, hot flashes dan tidak berdaya. Masalah self care demands pada penelitian ini wilayah genetalia sering mengalami iritasi bahkan sering mengalami gatal, Lelah, perasaan tidak berdaya Self care deficit seluruh informan menunjukkan tidak terdapat masalah sampai di tahap depresi atau masalah defisit kecemasan lainnya. Nursing agency pada masa menopause, masalah yang paling sering muncul pada wanita menopause yaitu keputihan, hot flashes dan insomnia. Masalah psikologi tidak pernah di temukan untuk di rawat di Puskesmas. Program khusus wanita menopause tidak ada di puskesmas Talang Kayu. Program dilakukan bersama-sama dalam program posbindu PTM.
LAPORAN KASUS : STROKE NON HEMORAGIK Fitriyani, Fitriyani; Purnama, Betseba Natalia; Natalia , Nyoman; Rahayu, Lutfi Indah; Damayanti, Alfina Risma; Aisyah, Ainayya Dinari; Sariwulan, Ratri; Alim, Wafa; Yolivia, Shera; Maharany, Ridha Ayu; amin, Fauzurrahman Al
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26028

Abstract

Stroke non hemoragik didefinisikan sebagai sekumpulan tanda klinik yang muncul akibat sebab vaskular. Gejala ini berlangsung 24 jam atau lebih yang pada umumnya terjadi akibat berkurangnya aliran darah ke otak menyebabkan cacat atau kematian. i Indonesia, dari 2.065 pasien stroke akut, dijumpai rata-rata usiaa dalah 58,8 tahun (range 18-95 tahun) dengan kasus pada pria lebih banyak dari pada wanita. Pasien Laki-laki  56 Tahun datang ke IGD RSPBA diantar dengan keluarganya keluhan kelemahan anggota gerak kiri. Pada pemeriksaan neurologis didapatkan neurologi ditemukan kelainan N. VII: menyeringai dengan sudut mulut deviasi ke arah kiri, test patologis (-). Pada pemeriksaan motorik didapatkan gerakan fasif pada ekstremitas kiri dan gerakan aktif pada ekstremitas kanan. Kekuatan tonus untuk ekstremitas superior adalah 5/3 dan ekstremitas inferior adalah 5/3. Keluhan dirasakan secara tiba tiba Pasien memiliki Riwayat hipertensi (+). Hipertensi merupakan factor resiko untuk terjadinya stroke. Kontrol fakto rresiko dapat mencegah terjadinya stroke dan rekurensi dari stroke. Prognosis ditentukan dari NIHSS saat pasien masuk.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN FOOT SPRAY DARI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN PANDAN WANGI (PANDANUS AMARYLLIFOLIUS ROXB.) DAN EKSTRAK ETANOL DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM W.) Kamilah, Nur Ihsan; Almira, Mealdry Dwie; Sapada, Ibrahim Edy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26031

Abstract

Bau kaki disebabkan oleh adanya bakteri dan jamur pada permukaan kulit dan sepatu. Solusi untuk mencegah hal tersebut terjadi adalah menerapkan pemakaian produk antibau kaki yaitu foot spray. Daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dan daun salam (Syzygium polyanthum W.) terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan evaluasi foot spray  kombinasi ekstrak etanol daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dan ekstrak etanol daun salam (Syzygium polyanthum W.). Penelitian ini bersifat eksperimental. Metode ekstraksi yang digunakan adalah metode maserasi, kemudian ekstrak tersebut di formulasikan menjadi foot spray dengan beberapa variasi konsentrasi, yaitu 10%, 12%, 14%. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dan ekstrak etanol daun salam (Syzygium polyanthum W.) memiliki kandungan metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, polifenol, terpenoid, dan steroid. Sediaan foot spray dari kombinasi ekstrak etanol daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dan ekstrak etanol daun salam (Syzygium polyanthum W.) pada setiap formula memenuhi syarat uji mutu sediaan, meliputi uji organoleptis, pH, viskositas, homogenitas, daya sebar, kondisi semprotan, dan uji stabilitas (cycling test). Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa Kombinasi ekstrak etanol daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.)  dan ekstrak etanol daun salam (Syzygium polyanthum W.) dapat diformulasikan dalam sediaan foot spray dan pada setiap formula memenuhi syarat uji mutu sediaan.
STUDI ANALISIS KEGIATAN KUNJUNGAN POSYANDU PEREMPUAN MENOPAUSE DENGAN PENERAPAN TEORI CARING SWANSON DI PUSKESMAS AWAL TERUSAN Maria, Lisda; Marsilia, Mutiara
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kunjungan perempuan menopause dengan penerapan teori caring swanson dalam kegiatan posyandu di Puskesmas Awal Terusan. Penelitian ini di desain dengan metode kualitatif. Metode perekrutan partisipan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode sampel bertujuan (purposive sample). Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik sampling “bola salju". Karakteristik partisipan Wanita Usia 48-65 yang telah menopause dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Partisipan kunci merupakan petugas pelaksana program Posyandu. Penelitian dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas Desa Awal Terusan Kecamatan Sirah Pulau Padang Kabupaten OKI Palembang pada bulan Desember 2023. Pengumpulan data   mengunakan catatan obeservasi dan perekam kemudian hasilnya di transkripsi. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa hanya satu orang yang rutin ke posyandu lansia karena informan memiliki keyakinan pada kemampuan perawat dan dokter di Posyandu untuk dapat membantunya mengobati masalah menopause dan masalah kesehatan lainnya. Informan yang tidak rutin dikarenakan kendala pekerjaan, motivasi dan informasi kegiatan.   Posyandu ini tidak  hanya  untuk  lansia  saja  tapi  digunakan  juga  sebagai  kegiatan  dalam  program pencegahan penyakit tidak menular. Namun demikian informasi terkait tentang menopause sendiri tidak menjadi bahasan utama. Keluhan menopause yang disampaikan pada saat kegiatan Posyandu sendiri sifatnya pribadi di ruang konseling dan tidak dalam kegiatan yang bersama-sama. Sikap empati dari petugas itu biasanya bervariasi. Seluruh petugas Posyandu telah memfasilitasi mereka dalam kegiatan Posyandu. Pendidikan kesehatan dalam posyandu lansia  hanya  berfokus  pada  pemberi  konseling  saja  sedangkan  mereka  selaku  peserta Posyandu sifatnya masih lebih banyak pasif.