cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
THE COMPARATIVE EFFECTIVENESS OF INTENSITY-MODULATED RADIOTHERAPY (IMRT) IN CANCER TREATMENT: SYSTEMATIC REVIEW Nazhifah, Naurah; Nurhidayat, Wahyudi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25853

Abstract

Intensity-Modulated Radio Therapy (IMRT) are often used to treat cancer because of its advantages and low risks. This study aims to investigate the evidence supporting the routine use of IMRT in various cancer in the aspects of conformity and homogeneity indices, toxicity, quality of life, and life expectancy. This is a systematic review which examines articles published from 2019 – 2024 in Google Scholar, Proquest, Elsevier, Portal Garuda and local journals databases. Article searched using keywords like Radiotherapy, Intensity-Modulated Radiotherapy, Effectiveness of Intensity-Modulated Radiotherapy, and comparison of Intensity-Modulated Radiotherapy. This study found the superiority of IMRT compared to other methods in the aspects of achieving conformity and homogeneity indices, toxicity, quality of life and life expectancy.  
TANGGUNG JAWAB HUKUM TUKANG GIGI TERHADAP KONSUMEN ATAS TINDAKAN YANG DILAKUKAN DILUAR KEWENANGAN Akbar, Fajri; Triana, Yeni; Afrita, Indra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25854

Abstract

Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap berbagai profesi gigi seperti tukang gigi, teknisi gigi, dan dokter gigi mempunyai dampak terhadap praktik yang melebihi kewenangan yang dilakukan selama bertahun-tahun tanpa ada akibat hukum yang ditanggung oleh tukang gigi. Padahal peraturan mengenai pekerjaan yang boleh dilakukan oleh tukang gigi telah ada sudah dijelaskan secara jelas dalam Permenkes No 39 Tahun 2014 hal ini masih dilanggar oleh dokter gigi pengrajin. Dalam hal ini masyarakat menjadi korban karena ketidaktahuan dan tingginya lokal kebijaksanaan dalam bidang tertentu. Penelitian ini menggunakan jenis hukum yuridis normatif riset. Penelitian hukum normatif merupakan penelitian yang memfokuskan kajiannya dengan memandang hukum sebagai suatu keseluruhan sistem peraturan yang meliputi seperangkat asas, norma, dan kaidah hukum, keduanya tertulis dan tidak tertulis. Memberikan hak untuk menuntut ganti rugi kepada pasien upaya untuk memberikan perlindungan kepada setiap pasien atas akibat yang timbul baik secara fisik dan non fisik akibat kesalahan atau kelalaian tenaga kesehatan. Kesimpulan: Pekerja gigi bisa dijerat pasal 359, 360, 361 KUHP yakni barangsiapa karena kesalahannya (kelalaiannya) menyebabkan orang lain dirugikan berat cacat, atau bahkan meninggal. Selain itu, Undang-Undang Perlindungan Konsumen No.8 Tahun 1999 Pasal 4 Undang-Undang Perlindungan Konsumen berhak atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam barang dan/atau jasa yang dikonsumsi dapat dimanfaatkan.
PERAN TEORI HEALTH BELIEF MODEL DALAM MENELAAH HUBUNGAN ANTARA PERILAKU MASYARAKAT, KETERSEDIAAN PENAMPUNGAN AIR HUJAN, DAN KEJADIAN DIARE DI DAERAH YANG BERGANTUNG PADA SUMBER AIR HUJAN: TINJAUAN PUSTAKA Upa, Ludia; Winarti, Eko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25864

Abstract

Penggunaan penampungan air hujan sebagai sumber air bersih menjadi penting, terutama di daerah yang bergantung padanya. Namun, hubungan antara perilaku masyarakat terkait penggunaan penampungan air hujan dan kejadian diare memunculkan pertanyaan yang perlu dipahami lebih dalam. Melalui pendekatan Health Belief Model (HBM), faktor-faktor psikologis yang memengaruhi perilaku masyarakat terkait ketersediaan penampungan air hujan dan dampaknya terhadap kejadian diare dapat dijelaskan. Studi-studi terdahulu memberikan bukti bahwa persepsi masyarakat terhadap risiko dan manfaat, serta hambatan dan keuntungan dalam menggunakan penampungan air hujan, memengaruhi kepatuhan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat, yang pada gilirannya memengaruhi kejadian diare. Implikasi dari pemahaman tentang hubungan ini adalah pentingnya merancang intervensi kesehatan masyarakat yang tepat sasaran dan efektif. Langkah-langkah intervensi yang memperkuat pengetahuan, sikap, dan perilaku positif terkait penggunaan penampungan air hujan dapat membantu mengurangi risiko kejadian diare. Dengan demikian, intervensi kesehatan masyarakat yang berbasis pada temuan literatur ini dapat menjadi landasan untuk upaya pencegahan yang lebih efektif terhadap diare di daerah-daerah yang bergantung pada sumber air hujan.
HUBUNGAN PEMAHAMAN TERKAIT PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN PENYAKIT SKABIES PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-HIKAM BANGKALAN Gumilang, Retna; Farakhin, Noer
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25873

Abstract

Pesantren (sekolah asrama Islam) dianggap sebagai lingkungan berisiko tinggi untuk penularan scabies karena keramaian, manajemen lingkungan yang buruk, dan praktik kebersihan pribadi yang tidak memadai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemahaman terkait Personal hygiene dengan kejadian penyakit skabies pada santri di Pondok Pesantren Al-Hikam Bangkalan. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Al-Hikam Bangkalan pada bulan Agustus 2019 menggunakan desain penelitian observasional analitik pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar check list observasi dan lembar indepth interview. Populasi dalam penelitian ini adalah santri yang berada di Ponpes Al-Hikam Bangkalan selama penelitian berlangsung, yaitu sebanyak 84 santri dengan penentuan sampel menggunakan teknik total populasi. Analisis data menggunakan analisis univariat untuk melihat proporsi dan bivariate dengan uji statistik chi square (X2) untuk melihat hubungan antara kejadian scabies dengan pemahaman terkait Personal hygiene responden. Hasil penelitian diketahui bahwa dari 84 orang responden, sebagian besar berumur 15 tahun dan berjenis kelamin perempuan dengan tingkat pendidikan berasal dari SMP sederajat dan SMA sederajat dengan perbandingan 1:1. Sebagian besar santri pernah mengalami kejadian scabies (66.7%) dengan tingkat pemahaman yang tinggi (66.7%). Hasil uji statistik chi square (X2) antara pemahaman Personal hygiene dengan kejadian skabies di Pondok Pesantren Al Hikam Bangkalan sebesar p-value 0,000 < 0,05 PR= 18,360 (95% Cl: 2,618 – 128,763). Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan pemahaman Personal hygiene dengan kejadian skabies di Pondok Pesantren Al Hikam Bangkalan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA STIKES BUDI MULIA SRIWIJAYA TERHADAP TINDAKAN PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) Apriani, Maya; Triana, Neni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25878

Abstract

Demam berdarah dengue merupakan masalah kesehatan di negara yang mempunyai iklim tropis seperti Indonesia. Angka kasus kematian akibat demam berdarah di Indonesia terus meningkat. Penyakit demam berdarah dengue angka kesakitan ataupun Incidence rate (IR) yang terjadi di provinsi Sumatera Selatan meningkat dibandingkan tahun 2022. Berdasarkan data per tahun 2023 terdapat sebanyak 2.462 kasus. Sedangkan angka kejadian demam berdarah di kota Palembang mencapai 677 kasus. Angka kejadian demam berdarah dapat diturunkan dengen pengetahuan dan sikap mahasiswa yang baik dan diimplementasikan melalui tindakan pencegahan demam berdarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penetahuan dan sikap mahasiswa STIKES Budi Mulia Sriwijaya terhadap tindakan pencegahan demam berdarah. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa STIKES Budi Mulia Sriwijaya Palembang sebanyak 115 mahasiswa dengan jumlah sampel sebanyak 49 mahasiswa. Analisis data  menggunakan uji chi square. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan p value 0,001 dan sikap dengan p value 0,004 Mahasiswa STIKES Budi Mulia Sriwijaya terhadap tindakan pencegahan demam berdarah. Pengetahuan dan sikap mahasiswa kurang baik membuat rendahnya tindakan pencegahan demam berdarah.
ANALISIS KETIDAKLAKSANAAN PENGKODINGAN TINDAKAN MEDIS DI RSUD HAJI JAWA TIMUR Sabran, Sabran; Anelia, Zaifatul; Nuraini, Novita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25886

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan di RSUD Haji Provinsi Jawa Timur yang dilakukan pada tanggal 2 sampai 4 Oktober 2023 ditemukan data yang menunjukkan kejadian belum terlaksananya pengkodingan tindakan medis pasien RJ pada RME (aplikasi H3IS). Hal tersebut mengakibatkan data untuk pelaporan tindakan medis yang ada di menu Laporan Sentral hanya berisi daftar kode tindakan pasien RI saja. Selain itu, mutu RME menjadi kurang. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor penyebab belum terlaksananya pengkodingan tindakan medis pasien RJ pada RME di RSUD Haji Provinsi Jawa Timur. Penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Subjek penelitiannya terdiri dari 10 informan. Objek penelitiannya berupa entry data tindakan medis pasien RJ pada RME. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Faktor penyebab belum terlaksananya pengkodingan tindakan medis pasien RJ pada RME berdasarkan predisposing factors yaitu kurangnya pengetahuan coder mengenai pengkodingan tindakan medis. Enabling factors yaitu belum adanya kolom tindakan pada fitur SOAP di aplikasi H3IS mengakibatkan coder merasa rancu dan bingung, belum tersedianya ICD-9CM versi terbaru, serta belum adanya pelatihan pengkodingan tindakan medis yang mengakibatkan pengetahuan coder menjadi kurang updated. Sedangkan untuk variabel reinforcing factors yaitu belum adanya reward dan bentuk punishment yang kurang tegas kepada coder serta belum adanya SPO pengkodingan diagnosis dan tindakan medis pasien RJ pada aplikasi H3IS mengakibatkan coder merasa tidak wajib melaksanakan pengkodingan tindakan medis. Dapat disimpulkan kurangnya pengetahuan, tidak tersedianya kolom tindakan medis, ICD-9CM versi terbaru, pelatihan koding, SPO serta kurang tegasnya bentuk punishment menjadi penyebab belum terlaksananya pengkodingan tindakan medis pada RME.
LITERATUR REVIEW: AKTIVITAS FARMAKOLOGIS, METABOLIT SEKUNDER, POTENSI 4-HIDROKSIDERISIN DAN XANTOANGELOL ASHITABA SEBAGAI ANTIBIOTIK, ANTIINFLAMASI, ANTIOKSIDAN UNTUK PENYEMBUHAN JERAWAT Riadi, Putri Oktaviati; Hidayati, Agriana Rosmalina; Muliasari, Handa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25921

Abstract

Akne vulgaris (AV) atau jerawat merupakan kondisi peradangan menahun unit pilosebasea dengan gambaran klinis biasanya polimorfik yang terdiri atas berbagai kelainan kulit berupa: komedo, papul, pustul, nodul, dan jaringan parut. AV dapat sembuh sendiri (Self limited disease). AV memiliki banyak penyebab, yaitu faktor genetik, ras, makanan, iklim, kebersihan kulit, penggunaan dan pemilihan kosmetik, serta faktor kejiwaan atau kelelahan. Tata laksana pengobatan jerawat umumnya menggunakan antibiotik yang dapat menghambat inflamasi, membunuh bakteri dan antioksidan mampu membantu jerawat lebih cepat sembuh serta mencegah kerusakan kulit lebih lanjut. Ashitaba (Angelica keiskei) merupakan tanaman tradisional dari Jepang, mengandung kalkon yang melimpah. Kandungan kalkon dari ashitaba yaitu 4-hidroksiderisin (4-HD) dan xantoangelol (XAG) menunjukkan bioaktivitas seperti antibakteri, antikanker, antiinflamasi, antioksidan dan antidiabetes. Metabolit sekunder lain yang terkandung dalam ashitaba antara lain alkaloid, triterpenoid, saponin, steroid dan glikosida. Literatur Review ini bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunder dan aktivitas farmakologis sebagai antibiotik, antiinflamasi, serta antijerawat untuk Penyembuhan jerawat ashitaba terutama pada senyawa 4-hidroksiderisin dan Xantoangelol. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu dengan mengumpulkan berbagai sumber berupa pustaka primer, sekunder, dan tersier.. Database yang digunakan yaitu Google Scholar, dan PubMed. Literatur yang digunakan terdiri dari dua bahasa, yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil data literatur, dapat disimpulkan bahwa kandungan kalkon yaitu 4-hidroksiderisin dan Xantoangelol tanaman ashitaba (Angelica keiskei) memiliki aktivitas farmakologis sebagai agen antibakteri, antiinflamasi dan antioksidan, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan jerawat.
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN SISWA DAN SISWI SEBELUM DAN SESUDAH DI BERIKAN PENYULUHAN TENTANG HIV AIDS DI SMK NEGERI 1 KOTO BARU KABUPATEN DHARMASRAYA Saputri, Ningsih; Astuti, Sri Andar Puji; Irawanti, Ayu Silvi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25922

Abstract

Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang merubah kesehatan di dunia dan hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan secara total. Menurut Profil Kesehatan Dharmasraya, jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Dharmasraya pada tahun 2021 tercatat ada 7 kasus. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui pengetahuan siswa dan siswi sebelum dan sesudah di berikan penyuluhan tentang HIV/AIDS. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan rancangan desain yang di gunakan adalah one group pretest-posttest design artinya kegiatan penelitian yang memberikan test awal (pretest) sebelum di berikan penyuluhan, setelah di berikan penyuluhan barulah memberikan test akhir (posttest). Penelitian ini di lakukan pada bulan desember 2023 -januari tahun 2024 dengan sampel sebanyak 21 orang responden. Penelitian ini dengan melakukan uji Wilcoxon di karenakan kategori berpasangan dan lebih dari dua kategori. Hasil uji univariat sebelum di berikan penyuluhan  dari 21 responden di dapatkan sebagian besar pengetahuan siswa dan siswi yang rendah tentang HIV/AIDS sebanyak 13 orang (61,9%), Hasil uji univariat sesudah di berikan penyuluhan dari 21 responden terdapat hampir seluruhnya pengetauan siswa dan siswi tinggi tentang HIV/AIDS sebanyak 19 orang (90,5%) dan hasil uji bivariat di dapatkan test statistic menunjukan hasil Wilcoxon. Dengan uji Wilcoxon di peroleh nilai signifikan 0,00. dengan demikian di simpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan sebelum dan sesudah di berikan penyuluhan tentang HIV/AIDS.
GAMBARAN PENGETAHUAN KADER PKK MENGENAI ANEMIA DI DESA MEREMBU BARAT, LOMBOK BARAT Zahara, Baiq Rilda Erliana; Puspitasari, Candra Eka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25926

Abstract

Anemia digambarkan sebagai kondisi dalam tubuh dimana dalam eritrosit konsentrasi hemoglobinnya berkurang yang menyebabkan tidak tercukupinya kebutuhan fisiologis dalam tubuh. Secara global, sekitar sepertiga dari total populasi dunia mengalami masalah kesehatan anemia dan prevalensinya di Indonesia cukup besar yaitu sekitar 21,7%. Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu penyebab stunting pada anak. Ibu hamil dengan masalah kesehatan anemia akan berisiko lebih tinggi terkena intrauterine growth reterdation (IUGR) atau kondisi dimana terhambatnya pertumbuhan pada janin dan anak yang dilahirkan memiliki risiko BBLR atau berat lahir rendah Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menilai tingkat pemahaman kader PKK mengenai kejadian anemia. Metode yang dipilih untuk melakukan penelitian ini adalah observasional dengan design cross-sectional. Penelitian ini menggunakan kuisioner yang telah tervalidasi kemudian diujikan kepada 30 responden. Data yang telah diperoleh kemudian diolah dengan analisis deskriptif yang disajikan dalam bentuk tabel persentase. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa jumlah responden yang paling banyak menjawab benar adalah pada pernyataan mengenai definisi dari anemia yaitu sebanyak 86,67%. Sedangkan jumlah responden yang paling banyak menjawab salah adalah pada pernyataan mengenai tanda-tanda dari anemia yaitu sebanyak 33,33%, sehingga sebanyak 79,45% dari total pernyataan pada kuisioner dijawab benar sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan kader PKK di desa Merembu Barat mengenai anemia sudah baik
DETERMINAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET SUPLEMEN ZAT BESI: LITERATURE REVIEW Selfiana, Selfiana; Winarti, Eko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25966

Abstract

Anemia pada ibu hamil adalah kondisi yang ditandai oleh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin. Volume plasma dan sel darah merah meningkat, dengan volume plasma meningkat lebih signifikan, yang mengakibatkan penurunan konsentrasi hemoglobin akibat hemodilusi. Untuk mengatasi anemia melibatkan pemberian suplemen zat besi dan pendidikan kesehatan. Kepatuhan terhadap suplemen zat besi tetap menjadi tantangan di kalangan ibu hamil di Indonesia. Tujuan dari studi literatur review ini adalah untuk mempelajari variabel-variabel yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet suplemen zat besi. Penelitian ini menggunakan metode literature review yang bertujuan untuk menyusun dan menganalisis temuan-temuan dari berbagai penelitian terdahulu tentang determinan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet suplemen zat besi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua jurnal dan artikel yang membahas determinan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet suplemen zat besi. Hasil penelitian yaitu determinan untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet suplemen zat besi selama kehamilan, perlu dilakukan upaya yang lebih terfokus pada pemberian dukungan keluarga, peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil, pemberian konseling yang efektif oleh petugas kesehatan, serta meningkatkan frekuensi kunjungan Antenatal Care. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang cukup tentang manfaat suplemen zat besi-folat selama kehamilan berkorelasi positif dengan kepatuhan ibu hamil terhadap penggunaan suplemen tersebut. Ibu hamil juga dapat dimotivasi oleh dukungan sosial dari keluarga, konseling dari profesional kesehatan, dan kunjungan prenatal yang sering. Ini meningkatkan pengetahuan, sikap, dan dukungan sosial serta kesadaran akan konsumsi suplemen zat besi-folat selama kehamilan.