cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH BREATHING EXERCISE KOMBINASI TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI SECTIO CAESAREA iddman, iddman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26041

Abstract

Tindakan operasi yang direncanakan dapat menimbulkan respon fisiologi dan psikologi pada pasien. Respon psikologi yang biasanya terjadi pada pasien pre operasi yaitu kecemasan. Menurut WHO jumlah pasien yang menjalani operasi telah meningkat secara signifikan dari tahun ketahun. Pada tahun 2017 terdapat 140 juta pasien di seluruh rumah sakit di dunia. Kecemasan dapat dikurangi dengan cara farmakologi dan non farmakologi. Cara non farmakologi diantaranya teknik relaksasi, psikoterapi dengan hipnotis atau hipnoterapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh breathing exercise kombinasi teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre operasisectio caesarea di Rumah Sakit Pusri Palembang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperiment dengan menggunakan rancangan one group pretest and postest. semua pasien pre operasi sectio cesarea di Ruang Persiapan Operasi Rumah Sakit Pusri Palembang dari bulan Oktober-November tahun 2023 yang berjumlah 148 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 31 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan menggunakan Uji paired sample t test. Hasil sebelum tingkat kecemasan sebelum diberikan intervensi rata-rata tingkat kecemasan  23,87 dan sesudah diberikan intervensi rata-rata tingkat kecemasan  17,55. Hasil uji statistik paired sample t test diketahui bahwa pengaruh breathing exercise kombinasi teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre operasisectio caesarea di Rumah Sakit Pusri Palembang.Tahun 2023 (p value = 0,001).Diharapkan dapat menjadi tambahan referensi yang dapat digunakan sebagai alternatif terapi dalam penatalaksanaan kecemasan pada pasien pre operasi SC  dengan melakukan breathing exercise kombinasi teknik relaksasi genggam jari.
PENGARUH TERAPI KELOMPOK SUPORTIF TERHADAP KEMANDIRIAN PASIEN GANGGUAN JIWA YANG MENGALAMI DEFISIT PERAWATAN DIRI DI YAYASAN MITRA MULIA HUSADA PALEMBANG Rahil Fataya, Rahmi; Putra, Riko Sandra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26042

Abstract

Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan,jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara social dan ekonomi. Defisit perawatan diri adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami kelainan dalam melakukan atau menyelesaikan suatu aktivitas sehari-hari secara mandiri dan merupakan satu masalah yang sering timbul pada klien dengan gangguan jiwa. Data WHO secara global diperkirakan 300juta orang terkena gangguan jiwa 24 juta diantaranya menderita skizofrenia dengan permasalahan utama defisit perawatan diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi kelompok suportif terhadap kemandirian pasien gangguan jiwa yang mengalami defisit perawatan diri. Metode penelitian ini menggunakan Kuantitatif, desain Pre Eksperimen dengan rancangan One Group Pre Post Test Design. Pendekatan Terapi Suportif terhadap pasien yang mengalami defisit perawatan diri mampu memberikan dukungan terapis terhadap pasien sehingga pasien dapat berkontribusi dalam pemecahan masalah kelompok dan mampu meningkatkan kemampuan mencapai kemandirian yang optimal. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien gangguan jiwa yang ada di Yayasan Mitra Mulia Husada Palembang dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik Purposive Sampling. Hasil Uji Shapiro Wilk skor kemandirian pasien sebelum dan sesudah dilakukan intervensi terapi kelompok suportif menunjukan pvalue >0,05, artinya Ha diterima dan skor kemandirian pasien sebelum dan sesudah dilakukan intervensi terapi kelompok suportif berdistribusi normal. Saran dari hasil penelitian ini diharapkan pasien yang ada di Yayasan Mitra Mulia Husada Palembang diberikan terapi kelompok suportif secara rutin dan terjadwal sehingga permasalahan tentang perawatan diri pada pasien gangguan jiwa teratasi.
PENGALAMAN PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DENGAN TERAPI OKUPASI BERKEBUN DI YAYASAN MITRA MULIA HUSADA PALEMBANG Hasanah, Dini; Sandra Putra, Riko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26043

Abstract

Halusinasi Pendengaran merupakan adanya perasaan dengan adanya suatu rangsangan pada objek yang jelas dari luar diri klien terhadap panca indra. Halusinasi dapat ditangani dengan melakukan kombinasi psikofarmakologi dan intervensi psikososial seperti psikoterapi, terapi keluarga, dan terapi okupasi yang memperlihatkan hasil yang baik. Terapi okupasi berkebun adalah pemberian terapi aktivitas menanam yang dilakukan bertujuan untuk meminimalisasi interaksi pasien dengan dunianya yang tidak nyata, mengeluarkan pikiran, perasaan, atau emosi yang selama ini mempengaruhi perilaku yang tidak disadarinya, memberi motivasi dan memberikan kegembiraan, hiburan, serta mengalihkan perhatian pasien dari halusinasi yang dialami sehingga pikiran pasien tidak terfokus dengan halusinasinya khusus nya pada pasien halusinasi pendengaran. Penelitian ini dilakukan pada dua pasien halusinasi pendengaran dan satu perawat kunci. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tehnik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Analisis yang digunakan Analisis deskriptif. Hasil penelitian pengalaman pasien halusinasi pendengan dengan terapi okupasi berkebun yaitu kedua pasien bisa mengatasi halusinasi pendengarannya dengan kegiatan terapi okupasi berkebun. Kesimpulan dari penelitian mengenai pengalaman pasien halusinasi pendengaran dengan terapi okupasi berkebun di Yayasan Mitra Mulia Husada Palembang adalah efektif dalam menurunkan tingkat halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia. Meskipun pasien masih mengalami halusinasi, terapi ini membantu mengubah respon pasien terhadap halusinasi dan memberikan dampak positif pada kesejahteraan pasien .Pengalaman pasien dalam menjalani terapi okupasi berkebun menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat membantu pasien dalam mengatasi halusinasi pendengaran, mengeluarkan pikiran negatif, dan memberikan motivasi serta kegembiraan.
PENGARUH PENAMBAHAN HATI AYAM, TERI, DAN KELOR TERHADAP DAYA TERIMA, GIZI, SERTA NILAI EKONOMI KUE BERAS Putri, Cahya Ramadhanti; Purwandini, Septiana; Adi, Annis Catur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26044

Abstract

Anemia defisiensi besi masih menjadi masalah utama bagi remaja putri di Indonesia. Remaja putri yang mengalami anemia berpotensi untuk mengalami anemia kehamilan sehingga berdampak pada kondisi malnutrisi pada anak. Salah satu penyebab terjadinya anemia pada remaja putri adalah konsumsi makanan yang rendah zat gizi protein dan zat besi. Bahan dengan ketersediaan melimpah, harga murah, dan memiliki kandungan protein dan zat besi tinggi diantaranya hati ayam, teri, dan daun kelor. Penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap. Panelis yang berpartisipasi berupa 5 panelis terlatih dan 30 panelis tidak terlatih yang berasal dari masyarakat. Berdasarkan hasil uji hedonik pada panelis terlatih diperoleh 2 formula terbaik yaitu F1 dan F3. Setelah dilakukan uji hedonik pada 30 panelis tidak terlatih dan dilakukan uji Friedman, diperoleh hasil tidak terdapat perbedaan warna (p=0,684), aroma (p=0,438), rasa (p=0,905), dan terkstur (p=0,103) pada ketiga formula kue beras. Berdasarkan daya terima, kandungan gizi, serta nilai ekonomi kue beras diperoleh formula terbaik yaitu F3 (9 gr hati ayam, 9 gr bubuk teri, 15 gr puree daun kelor). Penambahan bubuk teri, hati ayam, dan puree daun kelor dapat memperkaya kandungan protein dan zat besi kue beras.
PERSEPSI PERAWAT TERHADAP PEREMPUAN MENOPAUSE DENGAN CA. MAMMAE DAN PENERAPAN TEORI UNPLEASANT SYMPTOMS TAHUN 2023 Maria, Lisda; Dwi Novriyanti, Meri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26045

Abstract

Kanker payudara, kanker paling umum kedua di kalangan wanita baik di Dunia juga di Indonesia. Saat menerima pengobatan, Anda mungkin mengalami berbagai efek samping fisik, psikologis dan situasional. Persepsi perawatalam merawat keluhan pasien kanker payudara dengan menopause belum dijelaskan dalam teori unpleasant symptoms. Penelitian ini untuk mengetahui mengetahui  secara mendalam terkait persepsi perawat terhadap perempuan menopause dengan ca. mammae dan penerapan teori unpleasant symptoms. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif. Penelitian dilakukan di RSUD Sungai Lilin Sumatera Selatan pada bulan Desember 2023. Partisipan adalah 5 orang perawat, dengan 1 perawat paling senior sebagai key informan di RSUD Sungai Lilin. Dengan kriteria inklusi dan eksklusi sebagai berikut : Perawat dengan masa kerja di atas 2 tahun, Telah Merawat klien dengan kasus Perempuan Menopause Dengan CA. Mammae, Pendidikan minimal  DIII Keperawatan dan bersedia menjadi responden. Peneliti menggunakan pedoman wawancara terbuka dan alat perekam. Hasil penelitian didapatkan perawat melakukan praktik unpleasant symptoms namun tidak sepenuhnya memehami cara teori bekerja. Persepsi perawat paling sering menunjukkan bahwa pasien memiliki gejala fisik seperti nyeri dan efek kemoterapi serta gejala menopause umumnya. Pada aspek psikologi terdapat perasaan positif dan negative pada saat merawat pasien Ca mamae dengan kondisi menopause. Pada situasional menunjukkan faktor stigma memberikan kontribusi pada perawatan pasien. Disarankan tenaga kesehatan dapat melakukan intervensi perawatan dengan teori  unpleasant symptoms agar dapat meningkatkan rasa nyaman pasien ca. mamae dengan menopause.
PENGARUH TERAPI AUDIO MUROTTAL AL-QUR'AN TERHADAP SKOR HALUSINASI PADA PASIENHALUSINASI PENDENGARAN Herawatey, Neti; Putra, Riko Sandra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26049

Abstract

Skizofrenia merupakan masalah serius dalam kesehatan jiwa yang butuh perhatian penuh. Salah satu tanda dan gejala nyata dari skizofrenia adalah halusinasi.Jumlah penderita Skizofrenia diseluruh dunia menurut World Health Organization (WHO) yaitu sekitar 29 juta orang. Sekitar 50%-70% pasien skizofrenia mengalami halusinasi pendengaran. Penatalaksanaan yang dapat diberikan pada pasien halusinasi ada 2 yaitu farmakologi dan non farmakologi. Salah satu terapi modalitas adalah terapi psikoreligius. Dengan membaca dan mendengarkan Al-Qur’an seseorang dapat terhindar dari penyakit kejiwaan. Tujuan penelitian diketahui pengaruh terapi audio murottal Al-Qur'an Terhadap Skor Halusinasi pada pasien halusinasi pendengaran di Yayasan Mitra Mulia Husada Palembang. Metode penelitian menggunakan One-grouppreandposttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien halusinasi pendengaran di Yayasan Mitra Mulia Husada Palembang yang berjumlah 32 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan sebelum diberikan terapi audio murottal Al-Qur'an skor rata-rata 14,50, sesudah diberikan terapi audio murottal Al-Qur'an skor rata-rata 11,16. Hasil uji statistik wilcoxon didapatkan nilai p value = 0,000 <? 0,05. Kesimpulan: ada pengaruh terapi audio murottal Al-Qur'an Terhadap Skor Halusinasi pada pasien halusinasi pendengaran di Yayasan Mitra Mulia Husada Palembang. Saran: Diharapkan pihak Yayasan Mitra Mulia Husada Provinsi Sumatera Selatan agar dapat memasukkan terapi audio murottal Al-Qur'an sebagai salah satu penatalaksanaan secara non psikofarmakologis dalam memberikan pelayanan keperawatan kepada pasien halusinasi.
ANALISIS PENERAPAN TERAPI GUIDED IMAGERY PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DI YAYASAN MITRA MULIA HUSADA PALEMBANG Putra, Riko Sandra; Nurhidayanti, Nurhidayanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26050

Abstract

Penderita gangguan jiwa berdasarkan analisis dinas kesehatan berjumlah 14 juta orang yang ditandai dengan adanya kecemasan. Terdapat banyak terapi yang dapat diberikan untuk menurunkan kecemasan dan menimbulkan rasa nyaman pada pasien gangguan jiwa salah satunya terapi guided imagery. Terapi guided imagery merupakan terapi keperawatan yang dilakukan dengan cara mengajak partisipan untuk membayangkan hal-hal yang membahagiakan dalam hidupnya, sehingga mendorong alam bawah partisipan agar menimbulkan rasa senang dengan cara menvisualisasikan dalam pikiran partisipan sehingga partisipan dapat melupakan beban pikiran yang dirasakan. Tujuan: Menggali informasi bagaimana pengaruh setelah diberikan terapi guided imagery terhadap pasien gangguan jiwa .Metode Penelitian: Metode peneitian yang digunakan adalah kualitatif, responden hanya berjumlah 2 orang dengan menggunakan wawancara mendalam serta observasi, pemilihan responden menggunakan teknik Non Probability Sampling dengan mengambil sample proporsi sesuai dengan karakteristik sample yaitu berusia dewasa, kooperatif. Hasil  Penelitian : berdasarkan wawancara dan observasi peneliti memperoleh beberapa tema yang dapat diperoleh melalui pengkategorian ungkapan partisipan marah karena faktor social dan ekonomi.gangguan jiwa mengakibatkan marah serta berteriak saat marah, guided imagery memberikan perasaan tenang dalam pikiran , merilekskan badan, menurunkan emosi, dan menyenangkan.Kesimpulan : berdasrkan keterangan dari partisipan bahwa sebelum dilakukan terapi guided imagery penyebab marah partisipan ialah faktor social dan ganguan jiwa sehingga partisipan menunjukkan respon emosionalnya denagan cara marah dan berteriak, efek setelah dilakukan terapi guided imagery responden berpendapat bahwa terapi guided imagery menenangkan pikiran, merilekskan badan, menurunkan emosi dan menyenangkan.
EKSPLORASI PENGALAMAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA UNTUK PENCEGAHAN RESIKO JATUH PADA LANSIA Nurjannah, Nurjannah; Hartati, Hartati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26051

Abstract

Lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun keatas. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) tahun 2020 ada sekitar 28-35% insiden pasien jatuh terjadi pada usia 65 tahun dan resiko meningkat menjadi 32-42% seiring pertambahnya usia diatas 70 tahun. Sekitar 30-50% orang yang tinggal dilembaga perawatan jangka panjang jatuh setiap tahun, dan 40% diantaranya sering jatuh. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi pengalaman pengetahuan, dan dukungan keluarga meningkatkan untuk pencegahan resiko jatuh pada lansia dan pengetahuan keluarga terhadap pencegahan jatuh pada lansia di Klinik Manjur Palembang Tahun 2023. Peneliti akan melakukan analisa data kualitatif berdasarkan dengan temuan di lapangan. Jumlah sampel partisipan/informan dalam penelitian ini adalah 5 orang yaitu2keluargayang memiliki lansia dengan resiko jatuh dan2 pasien di wilayah Klinik Manjur Palembang dan 1 key informan. Hasil penelitian didapatkan Penyebab terjadinya jatuh, Dampak jatuh, Pencegahan jatuh pada lansia, Riwayat penyakit, Dukungan keluarga. Saran dari penelitian imni adalah dapat mengetahui pencegahan apa saja yang dapat dilakukan dalam pencegahan jatuh
PERAN KELUARGA DALAM MENGATUR POLA MAKAN PADA LANSIA DENGAN KEJADIAN GASTRITIS DI PUSKESMAS MUARA BELIDA KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2023 Nurjannah, Nurjannah; Fahmi, Husnul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26052

Abstract

Gastritis merupakan suatu peradangan mukosa lambung yang dapat bersifat akut, kronis, difus atau lokal. Lansia adalah seorang yang mengalami tahap lanjut, lansia menghadapi proses penuan ditandai dengan menurunnya daya tahan tubuh yang semakin rentan pada penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis peran keluarga dalam mengatur pola makan pada lansia dengan kejadian gastritis. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yang didasarkan pada pendekatan wawancara. Informan dalam wawancara mendalam penelitian ini terdiri dari 2 keluarga yang mempunyai anggota keluarga lansia penderita gastiritis. Berdasarkan seluruh analisa dan pembahasan yang telah disampaikan sebelumnya maka didapatkan hasil pada keluarga pertama tidak semua anggota keluarga berperan dalam mengatur pola makan anggota keluarga yang mengalami gastritis dikarnakan faktor pekerjaan. Pada keluarga pertama ayah berperan sebagai pencari nafkah dan pendorong, melindungi keluarganya sedangkan ibu berperan sebagai pendorong, mengatur dan menyediakan makanan, mengurus dan memperhatikan keluarganya dan pada keluarga kedua semua keluarga terutama ayah selain berperan sebagai pencari nafkah, pendorong, dan melindungi keluarga, ayah juga berperan dalam mengatur pola makan dan ibu berperan sangat dominan dalam mengatur pola makan anggota keluarga, sebagai pendorong, mengatur dan menyediakan makanan, mengurus dan memperhatikan keluarganya. yang mengalami gastritis. Terdapat faktor pendidikan dan pekerjaan yang mempengaruhi peran keluarga dalam mengatur pola makan anggota keluarga yang terkena gastritis.Diharapkan dari hasil penelitian ini keluarga menjadi lebih paham tentang pola makan untuk lansia penderita gastritis dan menjadi pionir utama dalam keluarga maupun masyarakat untuk mencegah terjadinya gastritis.
UJI ACCEPTANCE LULUR BERAS PUTIH DAN PENDAMPINGAN PENGUSAHA PETANI DI DESA KALIWUNGU KENDAL Widyaningrum, Naniek; Abdul Arief, Thendi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26054

Abstract

Desa Kaliwungu Kendal merupakan daerah dengan hasil padi unggul. Beras memiliki berbagai manfaat dalam kehidupan, selain sebagai bahan makanan, beras juga dapat dimanfaatkan sebagai produk kosmetik. Beras putih mampu menjaga kulit agar tetap terhidrasi, kulit tampak putih dan bersih, mampu mencegah radikal bebas, menahan sinar ultraviolet serta memperbaharui sel kulit yang rusak.  Salah satu produk kosmetik yang dapat dibuat dari beras adalah lulur kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan lulur beras putih kepaada ibu-ibu petani Desa Kaliwungu Kendal. Penelitian acceptance merupakan non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling, pengumpulan data berupa kuesioner kepuasan responden terhadap sifat fisik lulur beras. Sedangkan metode penelitian pendampingan ibu-ibu petani dalam produksi lulur beras menggunakan metode pre post only group design. Formula lulur beras putih diuji penerimaannya pada 30 responden. Hasil uji acceptance didapatkan secara keseluruhan hasil acceptance 86% sehingga dapat diterima oleh masyarakat pada produk lulur beras putih terkait warna lulur yang menarik, aroma harum, mudah diambil, mudah dioleskan, mudah dibilas, mudah melekat, tekstur baik, tidak mengiritasi kulit, membersihkan kulit dalam sekali pemakaian dan memberikan kepuasan yang tinggi. Berdasarkan hasil pendampingan yang telah dilaksanakan terdapat peningkatan pengetahuan petani di Desa Kaliwungu Kendal terkait potensi dari beras selain sebagai makanan pokok dapat dimanfaatkan menjadi produk kecantikan berupa lulur yang memiliki daya saing tinggi dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kaliwungu Kendal.