cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
Socialization of CBRN-E Threat and Its Anticipation Toward Students of a Particular Senior High School in Bogor Area Stiawan, Elva; Sari, Dini Rusfita; Gita, Mutiara; Atmadi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33269

Abstract

Kesadaran bela negara sudah sepatutnya disadari secara luas dan khususnya diterapkan oleh generasi muda Indonesia saat ini. Gagasan tersebut hendaknya disampaikan secara strategis kepada siswa-siswa SMA untuk mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas yang mendukung pertahanan negara, khususnya dalam mengantisipasi ancaman Bahan Kimia, Biologi, Radiologi, Nuklir, dan Bahan Peledak (CBRN-E). Namun informasi mengenai pemahaman CBRN-E pada tingkat siswa SMA di Indonesia masih terbatas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan profil khusus pemahaman siswa SMA setempat terhadap ancaman CBRN-E sebagai wawasan program selanjutnya dalam mengantisipasi ancaman CBRN-E. Selain melakukan sosialisasi kepada siswa SMA di salah satu SMA tertentu di Kabupaten Bogor, kami menganalisis secara singkat pemahaman awal mereka terhadap isu-isu terkait pertahanan dan topik terkait kimia melalui pre-test kuesioner yang dirancang. Hasil studi pendahuluan ini menunjukkan bahwa pengetahuan mereka tentang ancaman CBRN-E harus diperkuat. Menariknya, sebagian besar peserta mempunyai persepsi positif mengenai preferensi karir mereka untuk mendukung sektor pertahanan negara, misalnya minat mereka untuk berkontribusi di bidang kimia untuk memperkuat pertahanan negara. Temuan ini menyiratkan mendorong pemangku kepentingan pendidikan untuk berkolaborasi secara strategis dengan lembaga pertahanan negara untuk mengintegrasikan materi pembelajaran terkait CBRN-E ke dalam kurikulum yang ada.
PERBEDAAN KADAR TRIGLISERIDA PADA PENDERITA HIPERTENSI BERDASARKAN PERBEDAAN WAKTU PEMBEKUAN SEBELUM DISENTRIFUGASI Yutikasari Karepesina, Aisyah; Agustin Amalia, Arifiani; Murdiyanto, Joko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33273

Abstract

Hipertensi dapat terjadi karena terganggunya profil lipid. Gangguan profil lipid yang terjadi yaitu peningkatan kadar trigliserida. Prosedur pra analitik yang dilakukan pada pemeriksaan laboratorium yaitu pembuatan serum. Berdasarkan survei di lapangan saat pemeriksaan trigliserida terdapat perbedaan perlakuan pada tahap pra analitik untuk mendapatkan serum. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dilakukan penelitian terhadap kesesuaian prosedur pada tahap pra analitik. Metode penelitian menggunakan pre experimental dengan desain yang digunakan yaitu one group pretest posttest design. Populasi dari penelitian berjumlah 150 orang. Sampel yang digunakan berjumlah 33 sampel dengan dua kali perlakuan. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Penggunaan sampel darah berdasarkan perbedaan waktu pembekuan sebelum disentrifugasi merupakan variabel independent, sedangkan variabel dependent yaitu pemeriksaan trigliserida pada penderita hipertensi. Metode pengumpulan data menggunakan data primer. Analisis data uji normalitas menggunakan Shapiro-wilk dan uji signifikasi menggunakan Wilcoxon. Perbedaan selisih pada perlakuan sampel berdasarkan waktu pembekuan didapatkan hasil sebesar 7,07%. Uji normalitas (Shapiro-wilk) didapatkan hasil tidak terdistribusi normal. Uji signifikansi (Wilcoxon) didapatkan hasil Asymp Sig (2-tailed) sebesar 0.000. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan kadar trigliserida pada pasien hipertensi berdasarkan perbedaan waktu pembekuan sebelum disentrifugasi.
PENGENDALIAN MUTU PEMERIKSAAN KOLESTEROL SERUM KONTROL KOMERSIAL BERDASARKAN WAKTU PENUNDAAN Altian Nandasari, Fizi; Aryani, Titin; Murdiyanto, Joko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33275

Abstract

Each phase in laboratory examination is at risk of contributing errors that can affect the results. Quality control using control materials is useful for ensuring the accuracy of laboratory examination, one of which is cholesterol examination.  This study aims to determine results of quality control with control materials that are immediately examined and delayed 7 hours at room temperature (20-25°C) in cholesterol testing. This study used quantitative methods and quasi experimental design. The sample in this study was commercial control serum and used primary data collection techniques with cross sectional approach. Variables in this study are the length of delay as independent variable and cholesterol levels as dependent variable. Kolmogorov-Smirnov normality test and Independent Sample T-Test significance test were used to analyze the data. Quality control analysis was performed using Levey-Jennings chart and Westgard Rules. The difference between 0 and 7 hours cholesterol examination was 0,44% and the significance test result of p = 0,010 showed that there was significant difference between 0 and 7 hours cholesterol examination. The quality control results of 0-hour cholesterol examination followed Wesgard 12S warning rule and control serum that was delayed for 7 hours at room temperature had results that followed Westgard 12S, 22S and 13S rules. There is a significant difference in cholesterol examination with control serum that is examined immediately and delayed for 7 hours, and delay control serum for 7 hours can cause random and systematic errors.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN MENTAL TERHADAP SIKAP REMAJA DI SMA INSHAFUDDIN BANDA ACEH TAHUN 2023 Sartika, Dewi; Iskandar; Yusda, Indah Fitriana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33293

Abstract

Kondisi sehat mental seseorang mampu menyadari kemampuannya sendiri, dapat mengatasi tekanan hidup yang normal dengan pengetahuan informasi yang baik dan tidak melibatkan respon tertutup dalam pendapat dan juga emosi pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan mental terhadap pengetahuan dan sikap remaja di SMA Inshafuddin Banda Aceh. Desain penelitian ini Quasy Eksperimen dengan rancangan penelitian ini adalah one grup pretes-postes design. Populasi penelitian sebanyak 200 dengan Teknik non probability sampling di peroleh sebanyak 50 responden. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan tanggal 7-13 Februari 2024. Analisis data menggunakan uji T paired test. Hasil uji statistic peneliti memperlihatkan equal variances assumed variabel pengetahuan memiliki nilai t sebesar -6,849 dengan nilai sig. (2 tailed) 0,000, sedangkan variabel sikap memiliki nilai t sebesar -6,095 dengan nilai sig. (2 tailed) 0,000. Diketahui bahwa nilai sig (2 tailed) dari kedua variabel lebih kecil (<) dari (a) 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penyuluhan kesehatan terhadap kesehatan mental menjadi aspek yang sangat penting untuk di pahami oleh remaja.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT PISANG RAJA TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Silfi Rofiyana, Ari; Nailufar, Yuyun; Rahmawati, Yeni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33301

Abstract

Tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri adalah tanaman pisang, salah satu bagian yang digunakan dari pisang adalah kulitnya. Kandungan senyawa yang terdapat dalam kulit pisang antara lain alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri gram positif maupun negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak kulit pisang raja (Musa paradisiaca L) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen. Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak kulit pisang raja (Musa paradisiaca L) dengan variasi konsentrasi 10% didapatkan hasil rata-rata 8,6 mm, konsentrasi 20% didaptakan hasil rata-rata 10,4 mm, konsentrasi 40% didapatkan hasil rata-rata 10,8 mm, hasil kontrol positif memiliki rata-rata 33,2 mm, sedangkan hasil kontrol negatif memiliki nilai rata-rata 0 mm. Konsentrasi 10% memiliki zona hambat dalam kategori sedang, konsentrasi 20% dan 40% dikategorikan kuat, kontrol positif dikategorikan sangat kuat sedangkan kontrol negatif tidak ada zona hambat yang terbentuk. Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak kulit pisang raja (Musa paradisiaca L) dianalisa menggunakan One Way Anova untuk mengetahui perbandingan yang signifikan. Uji One way Anova pada penelitian ini didapatkan hasil nilai sig. 0,000 (<0,05) yang menunjukkan adanya rata-rata zona hambat yang berbeda pada setiap konsentrasi, perbedaan antar konsentrasi dinyatakan memiliki perbedaan signifikan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit pisang raja (Musa Paradisiaca L) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan konsentrasi 10%, 20% dan 40%.
PEMBERIAN DIET DIABETES MELLITUS B1 PADA PASIEN HEMAPTO EC TB, MYOSITIS PARU, DAN DIABETES MELLITUS TIPE II Imtiyaz
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33316

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit gangguan metabolic yang disebabkan adanya peningkatan kadar gula darah karena adanya resistensi insulin. Pasien dengan menderita diabetes mellitus memiliki risiko mengalami penyakit tuberkulosis karena adanya peningkatan kadar gula darah yang tinggi dan resistensi insulin yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi fungsi sistem imun tubuh khususnya makrofag dan limfosit. Proses asuhan gizi terstandar dilakukan dengan pemberian diet DM B1 untuk membantu proses pembentukan hemoglobin sehingga dapat mengalami peningkatan karena dalam diet DM B1 mengandung diet dengan tinggi protein. Studi kasus dilakukan pada bulan September 2023 pada pasien rawat inap di Rumah Sakit X Gresik. Metode yang digunakan berupa observasi selama 3 hari dengan memperhatikan 9 kali makan pasien menggunakan food recall 24h, aspek antropometri dengan mengukur berat badan untuk mengetahui status gizi pasien dan pengukuran lingkar lengan atas (LiLA) dan tinggi lutut, aspek fisik/klinis, aspek bioimia melalui rekam medis, dan pemberian edukasi sesuai dengan penyakit dan diet yang diberikan selama berada di rumah sakit dengan ceramah diikuti pemberian media lealet. Berdasarkan hasil intervensi gizi, diperoleh asupan makan gizi makro mulai dari energi, lemak, dan karbohidrat sudah mampir memenuhi target yang telah ditetapkan, sedangkan pada protein hampir memenuhi target yang ditetapkan. Berdasarkan hasil antropometri tidak terdapat perubahan pada pengukuran tinggi lutut dan lingkar lengan atas karena intervensi yang dilakukan dalam kurun waktu yang tidak lama sehingga tidak terdapat perubahan secara signifikan.
PERBANDINGAN JUMLAH TELUR CACING Soil transmitted helminth (STH) YANG DIPERIKSA LANGSUNG DAN DITUNDA SELAMA 1 HARI MENGGUNAKAN FORMALIN 10% Mahendra, Hans Rico; MONIKA, MONIKA PUTRI SOLIKAH
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33333

Abstract

Infeksi cacing melalui perantara tanah atau yang disebut dengan Soil  transmitted helmint ( STH) adalah salah satu dari masalah kesehatan umum yang masih terjadi di negara tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan jumlah telur cacing STH  yang diperiksa langsung dan ditunda selama 1 hari menggunakan formalin 10%. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Parasitologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret-Mei 2024, data yang diperoleh selanjutnya dilakukan uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk  untuk mengetahui data tersebut terdistribusi normal atau tidak, Jika terdistribusi normal maka dilakukan uji dependent T test dan apabila tidak terdistribusi normal maka dilakukan uji Wilcoxon yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan dari dua perlakuan yang telah dilakukan. Hasil yang didapatkan ditemukan telur STH sebanyak 18 telur pada sampel yang diperiksa langsung terdiri dari 11 telur cacing Ascaris lumbricoides dan 7 telur cacing Trichuris trichiura, kemudian terdapat 16 telur cacing STH pada sampel yang ditunda selama 1 hari dengan formalin 10% yang terdiri dari 9 telur cacing Ascaris lumbricoides dan 7 telur Trichuris trichiura. Sampel feses yang diperiksa langsung dan sampel feses yang ditunda selama 1 hari menggunakan formalin 10% dan diuji dengan uji Wilcoxon didapatkan nilai signifikasi yaitu > 0,05 nilai tersebut menunjukan tidak adanya perbedaan yang signifikan.
KUALITAS PEMERIKSAAN TELUR SOIL TRANSMITTED HELMINTH MENGGUNAKAN PEWARNA ALTERNATIF KUNYIT (Curcuma longa) Nisa, Anita Khoirun; MONIKA, MONIKA PUTRI SOLIKAH; ASTUTI, TRI DYAH
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33335

Abstract

Cacing parasit golongan nematoda (cacing usus) menginfeksi manusia yang menelan telurnya melalui rute fekal oral biasa disebut cacing Soil Transmitted Helminth (STH). Pada tahun 2023, World Health Organization (WHO) menyebutkan sekitar 1,5 miliar orang atau 24% dari populasi orang di dunia terinfeksi oleh telur cacing STH. Departemen Kesehatan Republik Indonesia telah melakukan survey di beberapa provinsi di Indonesia menunjukkan hasil prevalensi kecacingan pada anak-anak berkisar 60% hingga 90%. Pewarna rutin yang sering digunakan untuk pemeriksaan telur cacing adalah eosin 2% dan lugol iodin 5%. Kunyit (Curcuma longa) merupakan salah satu pewarna alternatif yang dapat dimanfaatkan sebagai zat warna ramah lingkungan pada pemeriksaan telur cacing STH karena memiliki kandungan zat pigmen warna antosianin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas sediaan telur cacing STH menggunakan pewarna lugol iodin 5% dan pewarna larutan kunyit dengan eosin 2% sebagai kontrol. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan setiap sediaan diberi 3 perlakuan yang berbeda, yaitu menggunakan pewarna eosin 2%, lugol iodin 5% dan larutan kunyit. Data yang diperoleh diolah menggunakan SPSS Uji Kruskal-Wallis dan Mann Whitney. Hasil yang didapatkan terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunakan pewarna eosin 2%, lugol iodin 5% dan larutan kunyit. Tetapi antara pewarnaan menggunakan lugol iodin 5% dan larutan kunyit tidak terdapat perbedaan. Disimpulkan bahwa pewarna larutan kunyit cukup baik dalam mewarnai sediaan telur cacing STH, sehingga dapat digunakan sebagai pewarna alternatif untuk pemeriksaan telur cacing STH meskipun kontras tidak sebaik eosin 2%.
LITERATURE REVIEW : STRES KERJA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI Andriyani, Deni; Syamsu Hidayat, Muhammad; Hariyono, Widodo
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33359

Abstract

Stress kerja merupakan reaksi fisiologis, psikologis dan perilaku dari pekerja yang disebabkan oleh keadaan tempat kerja, faktor organisasi atau perusahaan, beban kerja, dan kondisi lainnya yang menjadi faktor interistik dari tiap-tiap individu pekerja.  Munculnya stress kerja ini dapat menimbulkan dampak yang signifikan terhadap produktivitas kerja perusahaan baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Penulisan ini ditujukan untuk melihat seberapa besar pengaruh stress kerja terhadap produktivitas kerja perusahaan atau organisasi. Artikel ini disusun menggunakan metode literatur riview dari 7 artikel yang dipilih berdasarkan metode flowchart dengan kriteria inklusi penulisan yang ditulis berdasarkan survey atau observasi, penelitian pada perusahaan sektor industri, dan dipublish pada tahun 2018-2022. Dari penulisan ini menunjukkan bahwa stress kerja dapat menimbulkan efek positif maupun negatif kepada produktifitas kerja yang akhirnya berdampak besar terhadap produktifitas perusahaan. Stress kerja dapat dialami oleh setiap pekerja dapat diminimalisir dengan penjaminan lingkungan kerja yang baik, pemberian kompensasi kerja, budaya organisasi yang baik, dan pemberian pelatihan kerja untuk peningkatan kompetensi dan kemapuan kerja pekerja. Khusus untuk pekerja wanita peran ganda merupakan pemicu stress kerja, terutama dari faktor interpersonal pekerja yang dikaitkan dengan kelelahan fisik, kondisi psiklogis, dan kemampuan seseorang dalam beradaptasi menghadapi masalah yang dialaminya.
GAMBARAN KADAR TROMBOSIT, HEMATOKRIT, IgM dan IgG PADA PASIEN PENDERITA DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI PUSKESMAS NGEMPLAK 1 Damayanti, Tania; Shafriani, Nazula Rahma; Mu’awanah, Isnin Aulia Ulfah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33373

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar trombosit, hematokrit, IgM dan IgG pada Pasien Deman Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Ngemplak 1. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif non experimen. Populasi penelitian adalah seluruh pasien DBD yang melakukan pemeriksaan trombosit, hematokrit, IgM dan IgG periode Januari-Maret 2024. Sampel penelitian sebanyak 40 sampel. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik sampling secara total sampling. Hasil analisis data terhadap 40 responden berdasarkan jenis kelamin ditemukan paling banyak pada laki-laki (62,5%), usia paling banyak pada remaja (16-25 Tahun) (57,5%), menunjukkan trombosit rendah (60,0%), menunjukkan hematokrit normal (65,0%). Positif IgM (5,0%), Positif IgG (17,6%), dan negatif IgM-IgG (77,5%). Simpulan bahwa jenis kelamin laki-laki dan usia remaja 16-25 tahun lebih rentang terinfeksi virus dengue, hasil pemeriksaan jumlah trombosit dan hematokrit menunjukkan bahwa terjadinya penurunan jumlah trombosit dari nilai normal (trombositopenia) dan jumah hematokrit normal tidak mengalami peningkatan trombosit (hemokonsentrasi) serta hasil pemeriksaan serologi IgM dan IgG menunjukkan bahwa prevalensi infeksi sekunder lebih banyak daripada infeksi primer.