cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
PEMETAAN STUNTING BERDASARKAN IMUNISASI DASAR LENGKAP DAN RUMAH BER-PHBS DI KABUPATEN KULON PROGO Yuspita Sari, Rizky; Raharjo, Untoro Dwi; Nurhayati, Siti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33383

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi pada balita yang menjadi target pada Sustainable Development Goals (SDGs), Hal ini karena dampak stunting dapat menyebabkan masalah yang serius terhadap pembangunan ekonomi dan sosial di wilayahnya. Sementara itu, angka stunting di Kabupaten Kulon Progo berdasarkan data BKKBN mencapai 15,8% yang mana angka tersebut telah mencapai target penurunan yang ditetapkan oleh pemerintah. Meskipun demikian, angka stunting tersebut menempatkan daerah Kabupaten Kulon Progo pada posisi kedua kasus stunting tertinggi di Provinsi Daerah istimewa Yogyakarta. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian terkait pemetaan faktor pendukung terjadinya penurunan kasus stunting. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan memanfaatkan Microsoft excel untuk melihat korelasi antar variabel dan sistem informasi geografi berupa aplikasi ArcGis untuk menganalisis dan membuat peta dari kasus stunting yang ada di Kabupaten Kulon Progo. Variabel yang diteliti pada penelitian ini berupa kasus stunting tahun 2021-2023, cakupan imunisasi dasar lengkap dan Rumah ber-PHBS. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa kasus stunting di kabupaten Kulon Progo selama tiga tahun terakhir memiliki pola yang acak, selain itu berdasarkan pemetaan cakupan imunisasi dasar lengkap dan pemetaan Rumah ber-PHBS didapatkan hasil bahwa hubungan antara variabel tersebut tidak signifikan terbukti dari hasil overley pada peta. Selain itu, hasil perhitungan tingkat koefisiensi antara stunting dengan cakupan imunisasi dasar lengkap yaitu 0,501055 dan tingkat koefisiensi antara stunting dengan rumah ber-PHBS yaitu 0,440018 yang berarti bahwa tingkat hubungan antar variabel tersebut pada kategori sedang. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu cakupan imunisasi dasar lengkap dan Rumah ber-PHBS tidak signifikan terhadap penurunan kasus stunting di Kabupaten Kulon Progo.
EFEKTIVITAS PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION DAN MUSIC THERAPY TERHADAP KUALITAS TIDUR ANAK USIA 4-12 TAHUN DENGAN ACUTE LYMPHOBLASTIC LEUKEMIA Aprilia, Clara Ananda; Hartini, Sri; Ratnasari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33389

Abstract

Leukimia merupakan salah satu jenis kanker darah yang mengalami kondisi jangka panjang. Produksi sel darah putih yang berlebih oleh tubuh akan menyebabkan leukemia. Kemoterapi adalah metode utama pengobatan kanker yang menggunakan obat sitotoksik/anti kanker sistemik yang didistribusikan ke seluruh tubuh. Dampak dari kemoterapi yaitu gangguan tidur, kelelahan, myelosuppression, rambut rontok, dan vomiting. Terapi nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur diantaranya adalah progressive muscle relaxation dan music therapy. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan efektivitas terapi progressive muscle relaxation dan music therapy terhadap kualitas tidur anak usia 4-12 tahun dengan acute lymphoblastic leukemia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan quasy experimental Two group pretest-post test design. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 30 responden yang terbagi dalam 2 kelompok dengan menggunakan teknik quota sampling. Hasil penelitian yaitu kelompok 1 intervensi progressive muscle relaxation responden mengalami kualitas baik sebanyak 10 responden (66,7%) setelah diberi intervensi progressive muscle relaxation kualitas tidur meningkat sebanyak 14 responden (93,3%). Pada kelompok 2 intervensi music therapy responden mengalami kualitas baik sebanyak 8 responden (53,3%) setelah diberi intervensi music therapy kualitas tidur meningkat sebanyak 13 responden (86,7%). Hasil statistik uji Mann Whitney menunjukkan hasil bahwa (p-value = 0,467) tidak terdapat perbedaan efektivitas progressive muscle relaxation dan music therapy terhadap kualitas tidur anak usia 4-12 tahun dengan acute lymphoblastic leukemia. Kesimpulan penelitian ini yaitu pemberian intervensi progressive muscle relaxation dan music therapy dapat meningkatkan kualitas tidur pada anak usia 4-12 tahun dengan acute lymphoblastic leukemia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman dan diaplikasikan pada responden anak acute lymphoblastic leukemia yang mengalami gangguan tidur.
PERBEDAAN KANDUNGAN E-COLI AIR MINUM ISI ULANG DI DEPO AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG Kurnia Arum Ndani; Misbahul Subhi; Devita Sari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33401

Abstract

Keberadaan Escherichia coli pada sumber air mempengaruhi kualitas air yang berdampak pada Kesehatan, perlu diketahui kualitas sumber air dari sumur bor/sumur gali memenuhi standar air minum. Studi pendahuluan dari hasil pemeriksaan mikrobiologi dari 9 Depo Air Minum tersebut terdapat 7 Depo Air Minum dengan hasil tidak memenuhi syarat. Selain itu dari 9 Depo Air Minum isi ulang tersebut menggunakan sumber air baku yang berbeda-beda yaitu 4 Depo Air Minum menggunakan air PDAM dan 5 Depo Air Minum menggunakan air sumur bor. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kandungan E-coli air minum isi ulang di Depo Air Minum Isi Ulang Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang. Desain penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini depo air minum isi ulang yang berada di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang sebanyak 9 depo air minum. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanak 9 depo air minum dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Berdasarkan penelitian kandungan escherichia coli pada depo air minum yang yang memenuhi syarat (66,%) lebih banyak daripada yang tidak memenuhi syarat (33,3%). Sedangkan, total coliform pada depo air minum yang yang memenuhi syarat (33,3%) lebih banyak daripada yang tidak memenuhi syarat (66,7%). Hasil uji Chi Square kandungan escherichia coli dan total coliform pada depo air minum air minum isi ulang (P-value 0,048), artinya ada perbedaan kanndungan escherichia coli air minum pada depo air minum di kecamatan pasirian Kabupaten Lumajang
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KOMPETENSI TENAGA SANITASI LINGKUNGAN DALAM MELAKSANAKAN SURVEILANS KUALITAS AIR MINUM DI KABUPATEN LUMAJANG TAHUN 2024 Kartikasari, Nova Dwi; Subhi, Misbahul; Cahyani, Septia Dwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33402

Abstract

Setiap  puskesmas memiliki tenaga sanitasi lingkungan sebanyak 1 orang, dimana mereka harus bisa melaksanakan segala kegiatan terkait dengan kesehatan lingkungan diantara surveilans kualitas air minum yang ada di wilayah mereka. Hal ini dapat menjadi penghambat pelaksanaan surveilans kualitas air minum di Kabupaten Lumajang. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kompetensi tenaga sanitasi lingkungan dalam melaksanakan surveilans kualitas air minum di Kabupaten Lumajang tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga sanitasi lingkungan puskesmas di Kabupaten Lumajang yang berjumlah 25 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 orang. Analisis data menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kompetensi tenaga sanitasi lingkungan dalam melaksanakan surveilans kualitas air minum di Kabupaten Lumajang tahun 2024. Berdasarkan penelitian, pada kemampuan intelektual terdapat 20 responden (95.2%) memiliki kemampuan intelektual pada kompetensi tenaga sanitasi lingkungan dan tidak mampu sebanyak 1 responden (4.8%). Pada variabel keterampilan terdapat 15 responden (71.4%) sangat terampil pada kompetensi tenaga sanitasi lingkungan, 5 responden (23.8%) terampil pada kompetensi tenaga sanitasi lingkungan dan 1 responden (4.8%) tidak terampil pada kompetensi tenaga sanitasi lingkungan dalam pelaksanaan survelilans kualitas air minum. Pada variabel pengalaman terdapat 15 responden (71.4%) sangat berpengalaman pada kompetensi tenaga sanitasi lingkungan, 5 responden (23.8%) berpengalaman pada kompetensi tenaga sanitasi lingkungan dan 1 responden (4.8%) tidak berpengalaman pada kompetensi tenaga sanitasi lingkungan dalam pelaksanaan survelilans kualitas air minum.
PENERAPAN KOMBINASI PIJAT OKETANI DAN PIJAT OKSITOSIN PADA IBU MENYUSUI DENGAN KETIDAKADEKUATAN SUPLAI ASI Rosa, Eni Folendra; Aisyah; Martadinata, Umar Hasan; Khairunnisa, Windy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33404

Abstract

Menyusui eksklusif sangat penting untuk kesehatan dan kelangsungan hidup bayi. Namun, banyak ibu post partum mengalami kesulitan dalam menyusui karena ketidakadekuatan suplai ASI. Pijat oketani dan pijat oksitosin adalah metode yang telah terbukti efektif untuk meningkatkan produksi ASI melalui stimulasi hormon prolaktin dan oksitosin. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada dua ibu post partum yang mengalami permasalahan menyusui di UPTD Puskesmas Tanjung Agung, Kabupaten OKU Sumatera Selatan. Subjek dipilih dengan kriteria inklusi ibu post partum usia 20-35 tahun dengan bayi baru lahir (1 minggu) yang mengalami ketidakadekuatan suplai ASI. Data dikumpulkan melalui pengkajian keperawatan, observasi, dan instrumen lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kombinasi pijat oketani dan pijat oksitosin dapat meningkatkan produksi ASI. Peningkatan terlihat pada frekuensi menyusui bayi, volume ASI yang diproduksi, dan frekuensi buang air kecil bayi. Pijat oketani membantu meningkatkan aliran darah dan elastisitas jaringan payudara, sedangkan pijat oksitosin merangsang pelepasan hormon oksitosin yang memfasilitasi aliran ASI. Pijat oketani dan pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan keadekuatan suplai ASI pada ibu post partum, kedua metode ini dapat diintegrasikan dalam program dukungan menyusui di fasilitas kesehatan untuk membantu ibu yang mengalami kesulitan dalam menyusui. Disarankan agar metode pijat oketani dan pijat oksitosin diterapkan secara luas di fasilitas kesehatan sebagai bagian dari intervensi untuk meningkatkan produksi dan pengeluaran ASI.
KEPATUHAN DIET DAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2: STUDI CROSS-SECTIONAL QODIR, ABDUL; Rahmawati, Masnunah; Wulandari, Angernani Trias
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33406

Abstract

Kepatuhan terhadap terapi diet adalah metode yang efektif untuk mengontrol kadar glukosa darah. Namun, sebagian besar pasien diabetes tidak mematuhi terapi baik farmakologis maupun non-farmakologis. Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki korelasi antara kepatuhan diet dan pengendalian glikemik pada individu dengan diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan ukuran sampel sebanyak 100 responden. Alat yang digunakan adalah glikometer, dan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis dengan uji post hoc Mann-Whitney. Hasilnya menunjukkan bahwa 33 responden (33%) menunjukkan kepatuhan yang rendah, dengan rata-rata kadar glukosa darah sebesar 275,85. Responden diklasifikasikan sebagai pematuhi sedang (n = 33, 33%) dengan rata-rata kadar glukosa darah 168,67 mg/dl atau pematuhi tinggi (n = 34, 34%) dengan rata-rata kadar glukosa darah 106,82 mg/dL. Uji Kruskal-Wallis menghasilkan nilai p sebesar 0,000 (p <0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara kepatuhan diet dan kadar glukosa darah pada setidaknya dua kelompok pasien dengan diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Dinoyo. Hasil dari uji post hoc Mann-Whitney menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (p <0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara setiap kelompok. Terdapat korelasi yang signifikan antara kepatuhan diet dan kadar glukosa darah di semua kelompok pada pasien dengan diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Dinoyo.
IDENTIFIKASI CACING STH DAN PROTOZOA USUS PADA ANAK USIA DINI DI DESA KESAWEN, KECAMATAN PITURUH, KABUPATEN PURWOREJO Primadani, Assyifa Mutiara; Putri, Novita Eka; Solikhah, Monika Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33408

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat yang serius merupakan infeksi yang diakibatkan cacing yang menular lewat tanah atau STH, khususnya di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Hookworm (Ancylostoma duodenale dan Necator americanus), Trichuris trichura, dan Ascaris lumbricoides merupakan penyebab kecacingan yang menular melalui tanah. Dikarenakan anak-anak lebih sering bersentuhan dengan tanah daripada sumber infeksi lainnya, infeksi protozoa usus terus menjadi ancaman serius tetapi sering diabaikan terhadap kesehatan masyarakat sampai timbul komplikasi serius atau kronis. Banyak dari infeksi ini juga biasanya tidak menampakkan gejala atau hanya menampakkan gejala ringan. Diagnosis pemeriksaan kecacingan dilakukan dengan metode natif dengan pewarnaan Eosin 2% namun, eosin memiliki kelemahan yang menggunakan eosin bersifat karsiogenik apabila digunakan dalam jangka panjang dan relatif mahal. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental. Metode ini yaitu penelitian bersifat kualitatif dan desain penelitian pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel feses. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 1 sampel yang positif STH berjenis Ascaris lumbricoides sedangkan 24 sampel lainnya tidak terinfeksi cacing STH sedangkan hasil protozoa usus menunjuukan 25 sampel tidak terinfeksi atau negatif. Simpulan: Menurut kesimpulan penelitian, hasil pemeriksaan menggunakan metode natif (direct slide) hasil sangat terlihat jelas dibawah mikroskop dengan perbesaran 40x.
KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN OBAT DI APOTEK Bahtiar, Tiara Yulistia; Saputra, Yoga Dwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33410

Abstract

Kepuasan merupakan perasaan puas, senang dan kelegaan seseorang. Jika konsumen telah merasa puas pada sebuah produk atau jasa, hal tersebut dapat meningkatkan permintaan yang akan mengarah pada peningkatan pendapatan dari penjualan. Konsumen yang merasa puas dengan suatu pelayanan, dapat memberikan informasi yang baik kepada masyarakat luas. Kepuasan tiap orang tentunya berbeda-beda sehingga sebagai penyedia layanan harus dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen. Tujuan dari penelitian ini ialah mengevaluasi kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan di apotek mengacu pada standar pelayanan kefarmasian yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016. Kepuasan tiap orang tentunya berbeda-beda sehingga sebagai penyedia layanan harus dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen. Studi ini memanfaatkan Systematic Literature Review (SLR) sebagai metode penelitian, dengan cara melakukan penelusuran literatur terkait kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan obat di apotek yang terdapat pada Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sebagian besar apotek telah mencapai kualitas pelayanan yang sangat memuaskan bagi konsumen berdasarkan model service quality yang meliputi lima dimensi kualitas pelayanan, diantaranya ketanggapan, kehandalan, jaminan, empati, serta bukti fisik. Namun masih ada apotek yang kualitas pelayanannya berada di kategori cukup sehingga perlu dilakukan peningkatan kualitas pelayanan oleh pihak apotek dengan mengikuti standar pelayanan kefarmasian yang berlaku.
PENGARUH LEAFLET DAN WHATSAPP REMINDER TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA ANAK TUBERKULOSIS Sari, Winda Arum; Hartini, Sri; Nisa, Nafisatun
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33418

Abstract

Tuberkulosis disebabkan oleh kuman Mycrobacterium Tuberkulosis, anak lebih beresiko terinfeksi tuberkulosis karena imun yang rendah sehingga mudah mendapat virus dari lingkungan. Pengobatan tuberkulosis membutuhkan jangka waktu yang lama hingga > 6 bulan, sehingga perlu monitor untuk tingkat kepatuhan menggunakan leaflet dan whatsapp. Penelitian menggunakan Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group Pre-Post Test Design, dengan teknik accidental sampling sebanyak 31 responden. Kuesioner menggunakan MMAS-8 untuk mengukur tingkat kepatuhan minum obat. Nilai kepatuhan anak sebelum intervensi media leaflet dan whatsapp reminder sebagian besar memiliki kepatuhan tinggi 18 responden (58,1%), sedangkan nilai kepatuhan anak sesudah mendapat intervensi media leaflet dan whatsapp reminder sebagian besar memiliki kepatuhan tinggi 29 responden (93,5%), menunjukan bahwa terdapat pengaruh media leaflet dan whatsapp reminder terhadap peningkatan kepatuhan minum obat. Media leaflet dan whatsapp reminder dapat memberikan informasi dan pedoman dalam pengembangan pelayanan kesehatan dalam meningkatkan kepatuhan pada pasien yang sedang menjalani pengobatan.
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI KLINIK BUMI SEHAT MEULABOH KABUPATEN ACEH BARAT Ramada, Ricki; Dilla Santi, Tahara; Ariscasari, Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33424

Abstract

Aktivitas pusat layanan kesehatan memunculkan persoalan baru. Sering kali, puskesmas/klinik kurang memperhatikan masalah penanganan limbah medis yang biasanya terdiri dari bekas kain kasa, kapas, plastik, jarum suntik, dan botol infus. Saat ini, banyak puskesmas dan klinik kesehatan swasta yang membuka layanan rawat inap, sehingga limbah medis yang dihasilkan semakin bertambah. Limbah medis sangat berbahaya karena mengandung berbagai jenis penyakit dan racun. Tujuan umum dari penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan sistem pengelolaan limbah medis padat di Klinik Bumi Sehat Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, pada tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang terdiri dari informan inti dan triangulasi dengan jumlah informan sebanyak tiga orang, yaitu kepala sanitasi, petugas kebersihan, dan penanggung jawab klinik. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 9 sampai 16 Oktober 2023. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pemilahan, dilakukan pemisahan antara limbah medis dan non-medis dengan disertai label sesuai karakteristik. Pewadahan tersedia beberapa tempat sesuai karakteristik limbah dan jenisnya, namun wadah belum dilapisi dengan kantong plastik berwarna. Pengangkutan limbah medis padat menggunakan troli dan melewati jalur khusus. Penyimpanan dilakukan di ruang berventilasi, bukan di cold storage, dan lama penyimpanan yang lebih dari 90 hari mengakibatkan bau. Pengolahan akhir limbah medis padat dilakukan oleh pihak ketiga dengan bukti kerjasama dan manifest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan limbah medis padat di Klinik Bumi Sehat sudah sesuai dengan Permenkes No. 7 tahun 2019.